Delapan Tim PPK Ormawa Untidar Jalankan Misi Pemberdayaan di Kabupaten Magelang
Universitas Tidar melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan desa. Kegiatan dimulai dengan penandatanganan kerjasama serta penyambutan tim PPK Ormawa yang lolos pendanaan.
Penandatanganan kerjasama dilakukan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Parmin, S.Pd., M.Pd. dengan masing-masing Kepala Desa lokasi pelaksanaan PPK Ormawa Untidar, Rabu (23/7) di Gedung Kuliah Umum dr. HR Suparsono.
“Kegiatan hari ini merupakan kelanjutan dari dua minggu lalu ketika Pak Rektor bersama saya menyerahkan lima titik program ini secara resmi kepada Pak Bupati. Kami berbincang selama hampir satu jam, dan beliau sangat mendukung,” ujar Prof. Parmin dalam sambutannya.

Kegiatan ini akan dilaksanakan selama lebih dari satu tahun, dimulai pada Juli 2025 hingga Oktober 2026. Tahun 2025 ini, delapan tim PPK Ormawa UNTIDAR berhasil lolos pendanaan, terdiri atas enam tim yang didanai oleh Direktorat Belmawa Kemendikbud Ristek dan dua tim dengan dukungan dana internal universitas.
Selain menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat, program ini juga diharapkan juga mendapatkan berbagai penghargaan tingkat nasional. Tahun lalu, salah satu desa binaan Untidar, yakni Desa Gandusari, Kecamatan Bandongan, berhasil mendapatkan berbagai penghargaan tingkat nasional, mulai dari tim mahasiswa terbaik hingga Kepala Desa inspiratif.
“Gandusari itu jadi ikon tahun lalu. Tim PPK Ormawanya juara 1 nasional, dosen pendampingnya juara 2, dan Pak Kadesnya juara 3 nasional,” tambahnya.
Beliau berharap, 8 desa yang terlibat tahun ini bisa mengikuti jejak Gandusari, bahkan melampaui capaian yang sudah diraih. Terlebih, tahun ini Kementerian akan memilih 12 Kepala Desa terbaik se-Indonesia dari ratusan yang tergabung dalam program PPK Ormawa.
“Kami tahu Pak Kades-kades ini tidak mengejar penghargaan. Tapi kalau dukungannya total, memfasilitasi adik-adik mahasiswa secara maksimal, peluang itu pasti terbuka,” katanya optimistis.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala Desa Gandusari, Kecamatan Bandongan, Bapak Mustofa Kamal, yang pada tahun 2024 lalu menjadi salah satu pemenang Anugerah Abdidaya, Juara 3 Mitra Paling Partisipatif.

Dalam sesi testimoni, Mustofa membagikan pengalaman positifnya dalam berkolaborasi dengan mahasiswa UNTIDAR serta manfaat nyata yang dirasakan masyarakat dari program pemberdayaan yang dijalankan.
Kepala Desa Gandusari, Pak Mustafa, menyampaikan bahwa sejak hadirnya program PPK Ormawa Pelita, desanya mengalami banyak perubahan positif, khususnya dalam bidang pertanian.
“Alhamdulillah, sejak adanya program PPK Ormawa Pelita di desa kami, Desa Gandusari mengalami banyak perubahan positif. Program ini benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam hal pertanian. Sekarang, tanaman kopi yang dulu baru ditanam, alhamdulillah sudah mulai berbuah. Bahkan produk kopinya sudah bisa dibeli! Ini jadi kebanggaan tersendiri bagi warga Gandusari,” ujarnya.
Ia juga berharap kerjasama antara kampus dan desa seperti ini bisa terus berlanjut.
“Karena saya yakin, kalau desa dan kampus berjalan bersama, desa-desa seperti Gandusari bisa makin mandiri dan sejahtera,” tutupnya.
Untidar berharap, melalui program ini, mahasiswa dapat mengembangkan keterampilan kepemimpinan dan kolaborasi lintas sektor, sekaligus memberikan kontribusi langsung bagi kemajuan desa-desa mitra.
Program PPK Ormawa Universitas Tidar (UNTIDAR) tahun 2024 dilaksanakan di delapan desa di Kabupaten Magelang, meliputi Desa Gondangsari di Kecamatan Pakis, Desa Giripurno di Kecamatan Borobudur, Desa Blondo di Kecamatan Mungkid, serta Desa Karangkajen yang berada di Kecamatan Secang. Selain itu, program ini juga menjangkau Desa Sidorejo di Kecamatan Bandongan, Desa Balesari dan Desa Kembangkuning di Kecamatan Windusari, serta Desa Genikan yang terletak di Kecamatan Ngablak.
Setiap desa menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan pemberdayaan masyarakat oleh mahasiswa Untidar yang tergabung dalam tim PPK Ormawa, dengan fokus pada pengembangan potensi lokal, peningkatan kapasitas warga, serta sinergi dengan program pembangunan desa.
Penulis: Suryanti
Editor : Humas Untidar


