Penguatan Ekosistem Jurnal Ilmiah: Universitas Tidar Laksanakan Pendampingan bagi Pengelola Jurnal di Kedu Raya
Pengelolaan jurnal ilmiah kini menjadi prioritas utama dalam memperkuat publikasi ilmiah dosen. Perguruan tinggi dengan banyak jurnal terakreditasi nasional dan internasional berpotensi besar dalam mendukung pengembangan karier akademik dosen dan tenaga kependidikan. Namun, masih banyak pengelola jurnal yang menghadapi tantangan dalam menerapkan tata kelola yang berkualitas, di mana jurnal yang baik harus memiliki manajemen yang sehat serta substansi artikel yang sesuai dengan kaidah ilmiah.
Universitas Tidar, melalui tim pengabdian masyarakat yang dipimpin oleh Prof. Dr. Parmin, M.Pd., yang juga sebagai Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, memberikan dukungan kepada pengelola jurnal ilmiah di perguruan tinggi se-Kedu Raya. Kegiatan pendampingan perdana ini dilaksanakan di Gedung Multimedia Kampus Untidar, Rabu (27/8). Para pengelola jurnal berkumpul untuk mendapatkan informasi penting mengenai kebijakan akreditasi. Rangkaian acara mencakup pembahasan mendalam mengenai instrumen penilaian akreditasi serta pendampingan langsung bagi jurnal yang akan diajukan untuk akreditasi atau akreditasi ulang.
Agista Sintia Dewi Adila, M.Pd., Koordinator Prodi Pendidikan IPA FKIP Untidar sekaligus anggota tim pengabdi menjelaskan bahwa dukungan dana dari LPPM Untidar memungkinkan pelaksanaan program pendampingan ini. “Tentu ini akan berlanjut secara berkesinambungan, dengan monitoring hingga pendampingan terhadap tingkat keberhasilan jurnal dapat terbit di Sinta,” imbuhnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh pengelola jurnal dari 16 perguruan tinggi di wilayah Kedu Raya, di antaranya: Universitas Tidar, Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara Magelang, Akademi Kesehatan Soedjono Magelang, Akper Alkautsar Temanggung, IAI An-Nawawi Purworejo, IAINU Kebumen, INISNU Temanggung, Institut Teknologi Bisnis dan Kesehatan Bhakti Putra Bangsa Indonesia, Politeknik Muhammadiyah Magelang, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Rajawali Purworejo, STAI Syubbanul Wathon, Stikes Bethesda Yakkum Kampus Temanggung, STMIK Bina Patria, Universitas Muhammadiyah Gombong, Akatirta, dan Universitas Muhammadiyah Magelang.

Prof. Parmin menyebutkan pengabdian ini menjadi wujud nyata dari komitmen Untidar bersama dengan perguruan tinggi se-Kedu Raya dalam mengembangkan kapasitas sumberdaya melalui penguatan ekosistem publikasi ilmiah. “Melalui kegiatan pendampingan tersebut, diharapkan mampu berdampak langsung bagi peserta yang hadir agar mampu mendesiminasikan secara lebih luas di masing-masing perguruan tinggi,” pungkasnya.
Penulis dan Editor: Humas Untidar


