Untidar Bergerak: Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor Banjarnegara sebagai Wujud Kepedulian Kampus

Banjarnegara – Untidar menunjukkan kepeduliannya terhadap korban bencana tanah longsor di Banjarnegara dengan menyalurkan hasil donasi yang dikumpulkan dari lingkungan kampus, termasuk dari ORMAWA dan beberapa warga kampus pada Selasa (2/12) di Kantor Kecamatan Banjarnegara.

Penyerahan donasi tersebut diwakili oleh Ketua Tim Bidang Hubungan Masyarakat Danu Wiratmoko dan Ketua BEM KM Untidar, Ahmad Rizky Airlangga, didampingi oleh perwakilan Menwa, Olivia Anggraeni sebagai wujud rasa kemanusiaan serta empati masyarakat Untidar bagi korban yang terdampak bencana.

Bantuan uang donasi senilai Rp6.150.000 diserahkan secara simbolis oleh Ketua BEM KM Untidar kepada perwakilan staf BPBD Posko Komando yang berlokasi di Kantor Kecamatan Banjarnegara yang sekaligus menjadi posko pengungsian. Korban yang terdampak berada pada Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara.

“Kami dari warga Situkung mengucapkan rasa terimakasih kepada Untidar yang telah jauh-jauh datang ke Banjarnegara serta menunjukan rasa keprihatinan atas keadaan yang sedang kami alami, selanjutnya bantuan ini sangat bermanfaatkan dalam menunjang kebutuhan bagi para korban yang sampai saat ini masih berada di pengungsian,” ungkap salah satu Staf BPBD Banjarnegara Posko Komando.

Perwakilan Untidar turut mengunjungi posko pengungsian, dapur umum, serta berinteraksi langsung dengan para korban yang masih memiliki keterbatasan akses dalam beraktivitas.

Sekretaris Kecamatan Pandanarum, Sigit Indra menjelaskan bahwa titik awal bencana longsor terjadi pada daerah lereng di RT 1, RT 3, dan RT 4 di Dusun Situkung hingga berakibat seluruh akses pada desa tersebut sudah dinyatakan sebagai zona merah. Pada hari kejadian terdapat lebih dari 1000 relawan yang ikut mengevakuasi dan mengamankan korban ke posko pengungsian, sehingga seluruh warga dapat berlindung di tempat aman.

“Bencana longsor ini terakhir terjadi pada 2017. Meskipun saat kejadian tidak ada tanda-tanda, namun BNPB telah menghimbau warga agar segera menuju titik lokasi aman. Saat ini aktivitas para korban sudah dapat berjalan normal di pengungsian namun masih terdapat keperluan yang dibutuhkan seperti baju sekolah, alat sekolah, serta keperluan mandi” ujar Sigit Indra lebih lanjut.

Saat dikunjungi, di posko pengungsian masih terdapat penjagaan dari BNPB secara bergilir serta masih terus dilakukan pemantauan perkembangan tanah agar tidak terjadi indikasi longsor susulan. Melalui bantuan ini, Untidar berupaya memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dalam meringankan beban para korban longsor serta membantu proses pemulihan di Banjarnegara terutama dalam situasi sulit seperti ini.

 

Penulis: Maura Deaazaria Firdanisahara

Editor : Humas Untidar