TANGGUH MENGINOVASI, AKTIF MENGABDI: UNTIDAR SABET  7 PENGHARGAAN SEKALIGUS DI ABDIDAYA 2025

Universitas Tidar catat prestasi membanggakan pada Malam Penganugerahan Abdidaya PPK Ormawa 2025 yang diselenggarakan di Dome Universitas Muhammadiyah Malang ( UMM ), Sabtu (6/12). Dalam ajang bergengsi yang mempertemukan berbagai inovasi pemberdayaan desa dari perguruan tinggi seluruh Indonesia tersebut, Untidar berhasil meraih tujuh penghargaan sekaligus. Pencapaian ini sekaligus menegaskan kualitas ekosistem pemberdayaan yang telah dibangun kampus secara konsisten dalam beberapa tahun terakhir.

Suasana malam penganugerahan berlangsung meriah dengan sorotan lampu, penampilan budaya, serta tepuk tangan para peserta yang memenuhi gedung. Di tengah keseruan tersebut, nama Untidar berkali-kali disebut sebagai penerima penghargaan dari berbagai kategori. Setiap penyebutan nama disambut dengan rasa bangga oleh seluruh delegasi yang hadir. Bukan hanya programnya yang diapresiasi, tetapi juga keberlanjutan, dampak, dan keseriusan Untidar dalam membangun desa yang mandiri serta berdaya saing.

Capaian prestisius ini merupakan hasil dari perjalanan panjang pelaksanaan PPK Ormawa sepanjang 2025, yang terdiri atas pendampingan masyarakat, inovasi teknologi pertanian, pemberdayaan ekonomi, hingga edukasi ekologi berbasis digital. Setiap tim membawa cerita perjuangan masing-masing, mulai dari mengolah kopi di lereng Windusari, merancang sistem pengendali hama bertenaga surya di Secang, hingga membangun rumah sampah digital yang mendidik masyarakat Bandongan untuk lebih melek lingkungan. Semua kisah itu menjadi pondasi kuat yang mengantar Untidar menembus deretan terbaik skala nasional.

Adapun tujuh penghargaan yang berhasil diraih Untidar adalah sebagai berikut:

  1. Terbaik 1 Perguruan Tinggi dengan Kategori Penguatan Ekosistem Pemberdayaan Terbaik: (Untidar)
  2. Terbaik 1 Ormawa dengan Rekam Jejak Pemberdayaan Terbaik: (HIMAPBIO)
  3. Terbaik 1 Tim dengan Perencanaan Keberlanjutan Paling Terukur: (HIMEPA)
  4. Terbaik 3 Dosen Pendamping dengan Keberlanjutan Terbaik: Winasti Rahma Diani, S.Hum., M. Hum. (HIMAPRODI PBSI)
  5. Terbaik 3 Mitra Paling Partisipatif: Desa Sidorejo, Sudarsono (HIMAPRODI PBSI)
  6. Terbaik 3 Tim PPK dengan Hasil yang Dapat Diadopsi Nasional: (HIMAPRODI PBSI)
  7. Terbaik 4 Stand Expo Paling Lengkap: HIMEPA

Rektor Universitas Tidar Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh tim yang terlibat. “Keberhasilan ini bukan hanya kemenangan organisasi kemahasiswaan, namun juga kemenangan seluruh unsur perguruan tinggi yang terus berupaya menjadikan pengabdian masyarakat sebagai identitas kuat kampus” sambutnya. Beliau menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi bagi Untidar untuk terus memperkuat kolaborasi, memperluas jejaring, serta menghadirkan solusi nyata bagi berbagai permasalahan masyarakat desa.

Dengan raihan tujuh penghargaan nasional ini, Untidar menegaskan diri sebagai salah satu perguruan tinggi yang paling konsisten menjalankan program pemberdayaan berbasis sains, teknologi, dan kearifan lokal. Kampus berkomitmen untuk melanjutkan tradisi prestasi ini, sembari memastikan bahwa setiap program PPK Ormawa ke depan dapat memberikan dampak jangka panjang yang terukur, inklusif, dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.

 

Penulis : Ade Afriansyah

Editor : Humas Untidar