Dedikatif dalam Menjalin Kerja Sama: Penandatanganan dan Sarasehan Toleransi Antarumat Beragama di Untidar
Magelang – Universitas Tidar (Untidar) kembali memperkuat pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya dengan memperkuat hubungan antarumat beragama. Melalui kegiatan “Penandatanganan dan Sarasehan Toleransi Antarumat Beragama” yang dilaksanakan pada hari Jumat (12/12) di Ruang Multimedia Untidar.
Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat dan pemimpin agama, termasuk Kepala Kemenag Kota Magelang, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta perwakilan dari berbagai organisasi kemasyarakatan. Pembukaannya diawali dengan sambutan dari Rektor Untidar, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. yang menyampaikan komitmen Untidar untuk menghormati keberagaman keyakinan dan kepercayaan antarumat beragama.
“Saya sangat menghargai kehadiran semua peserta dan mengucapkan terima kasih kepada FKUB yang telah menginisiasi kegiatan ini. Bersama pertemuan ini Untidar ingin mengajak beriringan membangun persamaan persepsi di antara masyarakat Magelang termasuk sivitas akademika mengenai pentingnya menjaga harmoni dalam kehidupan berbangsa di tengah perbedaan agama. Dalam mengakui perbedaan, kita perlu terus membangun kerjasama demi kebaikan bersama sebagai wujud menyelaraskan nilai-nilai Pancasila dalam masyarakat” ungkap Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua FKUB Kota Magelang, Ahmad Rifai, yang mengapresiasi fasilitas yang diberikan oleh Untidar dan menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai Pancasila dan kebangsaan dalam masyarakat. “Harapan kami, program-program di Magelang dapat berjalan dengan baik dengan dukungan dan kolaborasi dari semua pihak” tuturnya.
Acara dilanjutkan dengan penandatanganan MoU kerja sama antara Universitas Tidar dan berbagai organisasi keagamaan, termasuk PCNU Kota dan Kabupaten Magelang serta PD Muhammadiyah Kota dan Kabupaten Magelang. Penandatanganan sebagai wujud simbol komitmen bersama untuk mewujudkan toleransi antarumat beragama di wilayah Magelang.
Sesi talkshow menjadi highlight acara, di mana Nimatul Solihah, S.Pd., M.Pd. membuka sesi sarasehan dengan menghadirkan K.H. Ahmad Rifai dalam berbagi wawasan tentang pentingnya toleransi dan moderasi beragama di Kota Magelang. Diskusi interaktif juga melibatkan tokoh agama dan mahasiswa yang membahas bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
“Mahasiswa perlu menemukan jati diri dalam beragama dan memahami bahwa agama seharusnya mengajarkan kasih sayang” ungkap H. Muhammad Nasirudin M.A., selaku PD Muhammadiyah.
Acara diakhiri dengan pernyataan dari Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. mengenai komitmen Untidar untuk terus menjalin kerjasama dalam berbagai aspek demi menciptakan keharmonisan dalam masyarakat. “Kita tidak boleh membiarkan ada dominasi dalam agama atau budaya. Semua harus saling menghargai,” tegasnya.
Sebagai penutup, peserta dan para undangan bersama-sama mengabadikan momen berharga ini dalam sesi foto bersama. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang kuat dalam membangun persamaan persepsi di antara masyarakat Magelang tentang pentingnya menjaga harmoni dalam kehidupan berbangsa di tengah perbedaan agama.
Penulis: Maura Deaazaria Firdanisahara
Editor: Humas Untidar



