Untidar Gelar Media Gathering, Gandeng Media Bangun Kepercayaan Publik

Universitas Tidar menggelar kegiatan Media Gathering bertajuk “Kolaborasi yang Bertumbuh, Kepercayaan yang Menguat”, Kamis (29/1) di Ruang Auditorium lantai 6, Gedung Rektorat Sidotopo.

“Reputasi perguruan tinggi tidak mungkin tumbuh tanpa publikasi yang baik. Prestasi, keunggulan, bahkan kekurangan institusi perlu diidentifikasi dan disampaikan secara proporsional. Di sinilah kami sangat membutuhkan peran media,” jelas Rektor, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si.

Menurutnya, selama ini sumber daya alam dan sumber daya manusia sering menjadi fokus utama, namun sumber daya informasi kerap belum mendapat perhatian yang memadai, padahal justru menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik.

“Kebijakan dan tindakan sangat ditentukan oleh bagaimana informasi dikelola dan dikomunikasikan. Perang informasi hari ini menjadi faktor penting yang menentukan reputasi dan arah perubahan sebuah institusi,” ungkapnya.

Ia menyampaikan bahwa Untidar tengah memperkuat manajemen dan pengembangan sumber daya informasi melalui kolaborasi lintas unit, termasuk kerja sama yang lebih intensif dengan media.

Lebih lanjut, Rektor menjelaskan bahwa pengembangan Untidar dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu penguatan bidang akademik dan percepatan melalui bidang kemahasiswaan.

Prof. Dr. Parmin, S.Pd., M.Pd., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan alumni pada kesempatan ini menyampaikan capain prestasi mahasiswa dan institusi sepanjang tahun 2025.

“Jumlah mahasiswa Untidar yang memperoleh beasiswa jumlah semakin meningkat. Tahun 2025 jumlah penerima beasiswa sebanyak 4.602 naik dari tahun sebelumnya yaitu 3.602 mahasiswa,” jelasnya.

Jenis beasiswa terbanyak adalah PIP Pendidikan tinggi dan puluhan instansi maupun Pemerintah Kota/Kabupaten launnya.

Awal tahun 2026 ini, Dua tim atau proposal dari Untidar berhasil lolos Pendanaan Kampus Berdampak dan perolehan pendanaan ini merupakan jumlah terbanyak di Pulau Jawa.

Setiap kelompok memperoleh pendanaan sebesar Rp114 juta, dengan komposisi 50 mahasiswa dan 3 dosen per kelompok. Capaian ini dinilai sebagai bentuk kepercayaan pemerintah terhadap kapasitas Untidar dalam mengelola program kolaboratif yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Ini bukan hanya capaian institusi, tetapi juga peluang besar bagi mahasiswa dan dosen Untidar untuk terlibat langsung dalam program-program yang memberi dampak nyata. Kepercayaan ini harus kita jawab dengan kinerja dan hasil yang baik,” jelas Prof. Parmin.

Pada kesempatan ini, Ir. Andriyatna Agung Kurniawan, S.T., MEng. dan Ir. Raka Mahendra Sulistiyo, S.T., M.Sc., dosen pendamping masing-masing kelompok menjelaskan program yang akan dilaksanakan pada Program Mahasiswa Berdampak ini.

Kedua tim dari Untidar akan melaksanakan kegiatan di Kabupaten Agam yaitu teknologi tepat guna berupa Pembangkit Listrik Tenaga Surya, penjernihan air, pengolahan ikan, dan limbah minyak jelantah. Sedangkan di Kabupaten Pesisir Selatan akan melaksanakan program integrasi ketahanan pangan melalui instalasi smart farming.

Pada akhir acara, Rekan Media diajak mengunjungi rooftop Gedung Rektorat Sidotopo untuk melihat pemandangan 7 gunung yang mengitari Kota Magelang.

Penulis : Suryanti

Editor : Humas Untidar