Untidar Jemput Bola ke Medan, Gaet Siswa dan Guru Lewat Sospro PMB & “Profesor Mengajar”
Universitas Tidar berupaya memperluas jangkauan calon mahasiswa baru dengan menyasar wilayah Sumatra Utara. Bekerja sama dengan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Sumatra Utara, Untidar menggelar Sosialisasi dan Promosi Penerimaan Mahasiswa Baru (Sospro PMB) 2026 yang dirangkai dengan program “Profesor Mengajar” di Aula SMK Negeri 7 Kota Medan, Kamis (02/04).
Sebanyak 20 Wakil Kepala Sekolah bidang kesiswaan dan 50 siswa kelas XI dari Medan dan sekitarnya mengikuti kegiatan ini. Program ini menjadi strategi Untidar untuk menjaring calon mahasiswa melalui jalur UTBK-SNBT dan seleksi mandiri, sekaligus memperkenalkan dunia perkuliahan sejak dini.
Ketua Tim Kerja Bidang Humas Untidar, Danu Wiratmoko, mengungkapkan bahwa Medan dipilih karena tren peningkatan jumlah mahasiswa asal Sumatra Utara yang kuliah di Untidar. Pada 2026 saja, tercatat 28 siswa dari provinsi ini lolos melalui jalur SNBP.
“Harapannya, dengan kami hadir langsung di sini, sekolah-sekolah di Sumatra Utara semakin mengenal Untidar, baik dari sisi eksistensi maupun prestasi,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa antusiasme para guru selama sesi berlangsung sangat tinggi. “Ini langkah awal untuk mewujudkan Untidar yang semakin majemuk, diisi mahasiswa dari seluruh penjuru Indonesia,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerja Sama Untidar, Prof. Dr. Ir. Suyitno, S.T., M.Sc., IPM., hadir sebagai penggagas sekaligus narasumber program “Profesor Mengajar”. Ia menekankan pentingnya membekali siswa dengan pemahaman tentang dunia pendidikan tinggi.
“Pendidikan tinggi menuntut kemandirian dalam mengambil keputusan masa depan. Karena itu, siswa perlu dibekali pengalaman, motivasi, dan pemahaman akan konsekuensi,” jelasnya. Ia juga mengajak peserta untuk berani bermimpi besar, yang disambut dengan antusias oleh para siswa.
Menurut Prof. Suyitno, konsep “two in one event” ini merupakan wujud implementasi nilai-nilai Tidar: Tangguh, Integratif, Dedikatif, Aktif, dan Responsif. “Kita ingin kegiatan ini tidak hanya efisien, tapi juga berdampak maksimal. Medan menjadi pilot project, dan ke depan diharapkan bisa diperluas ke kota lain,” ungkapnya.
Apresiasi juga datang dari Wakil Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Sumatra Utara, Halimah Harahap, S.Pd., M.Pd. Ia menyambut baik kehadiran Untidar dan berharap kegiatan ini mampu mendorong minat siswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Salah satu peserta, Fadilah dari SMAN 14 Medan, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru. “Saya jadi lebih yakin untuk kuliah tahun depan. Sekarang saya juga punya alasan yang kuat untuk meyakinkan orang tua,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Untidar tidak hanya mempromosikan kampus, tetapi juga menanamkan semangat dan kesiapan generasi muda untuk melangkah ke jenjang pendidikan tinggi.
Penulis ; Farhan
Editor ; Humas Untidar





