PENGUMUMAN PENDAFTARAN BEASISWA PPA 2018

Form Surat Tidak Menerima Beasiswa Lain :
Surat Pernyataan Tidak Menerima Beasiswa
Form Isian Data Mahasiswa Calon Penerima Beasiswa PPA :
AHMAD ERANI : PTN PUNYA PERAN VITAL DALAM PEMBANGUNAN DESA
Prof. Ahmad Erani Yustika, Dirjen Pembangunan Kawasan Perdesaan, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDDT) menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam menunjang pembangunan desa.
“Pembangunan desa tidak semata-mata soal anggaran saja namun, kekuatan ide, gagasan dan inovasi merupakan penggerak utamanya. Kampus merupakan tempat transaksi ide-ide ini yang menjadi cikal bakal munculnya berbagai inovasi pembangunan desa,” tuturnya dalam orasi ilmiah Dies Natalis ke-4 Universitas Tidar, Senin (02/04).

UNTIDAR terdiri dari berbagai fakultas dan program studi (prodi) yang merupakan wadah berbagai ilmu yang bisa dikolaborasikan menjadi sebuah ide dan gagasan pembangunan desa. Harapannya UNTIDAR dapat bekerjasama dalam program pembangunan desa khususnya Kota dan Kabupaten Magelang.
Tahap pertama dalam rumusan agenda pembangunan desa adalah Sumber Daya Manusia (SDM). “Kita semua harus menyadari bahwa kualitas manusia adalah pertaruhan bagi bangsa,” jelasnya. Maka itu peningkatan akses pendidikan harus dipastikan tersedia dengan baik sehingga peningkatan kualitas ekonomi desa bersinambung dengan peningkatan kualitan pendidikan warganya.
Pembangunan desa akan sukses jika diagendakan dengan baik serta merupakan inisiatif hasrat dari warga desa itu sendiri. “Warga desa dibuat sibuk membangun desanya sendiri sesuai dengan kebutuhannya, sehingga dana desa dapat terserap maksimal dan warga juga merasakan langsung hasilnya,” kata Ahmad erani.

Saat ini ada 20 desa di sekitar Borobudur, Kabupaten Magelang yang telah bekerjasama dengan Kemendes PDDT dan BUMN mendirikan Balkondes sebagai salah satu perwujudan pengembangan ekonomi perdesaan melalui dana desa. UNTIDAR sebagai PTN di wilayahnya kedepannya dapat segera menjalin kerjasama dan memulai ide gagasan baru untuk pengembangan balkondes tersebut. (DN/HDN)
UNTIDAR BERSINERGI DALAM BERKARYA DAN BERINOVASI
Pada awal tahun 2018, Universitas Tidar memperoleh penghargaan sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Satker dengan Rapor Terbaik ke-2 dalam Pelaksanaan Program, Kegiatan dan Anggaran Tahun Anggaran 2017 dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. UNTIDAR memperoleh nilai 60,02 atau predikat B (Baik).Penghargaan ini merupakan pembuktian bahwa UNTIDAR terus berupaya meningkatkan kualitas khususnya pada bidang akuntabilitas kinerja sebagai perguruan tinggi negeri baru.

Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd. menyampaikan perkembangan UNTIDAR periode April 2017-Maret 2018 pada Sidang Senat Terbuka Dies Natalis ke-4 Universitas Tidar, Senin (02/04).
Genap berusia 4 tahun sebagai PTN pada 1 April 2018, UNTIDAR terus berbenah dan meningkatkan kualitas pada berbagai bidang yaitu akademik, umum dan keuangan serta kemahasiswaan. Mengusung tema “UNTIDAR bersinergi dalam berkarya dan berinovasi” pada Dies Natalis ke-4 ini, sivitas akademika yang terdiri dari dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan dalam rangka mengemban tugasnya yaitu ikut mencerdaskan kehidupan bangsa harus selalu berkerja sama sehingga mampu menghasilkan karya dan inovasi yang bermanfaat bagi bangsa dan negara. Kampus UNTIDAR akan berkembang dengan baik jika dikelola secara kolektif dan kolegial melibatkan semua komponen yang ada.
Peminat UNTIDAR tahun 2017 meningkat 36,16%. Pada tahun 2017, total peminat UNTIDAR sebanyak 13.434 orang, meningkat 3.568 orang dari tahun 2016 yang berjumlah 9.866 orang. Dari total keseluruhan peminat pada tahun 2017 ini hanya 14,8% yang akhirnya diterima yaitu sebanyak 1.988 orang. Rasio keketatan penerimaan mahasiswa baru tahun 2017 sekitar 7:1 meningkat dari rasio tahun sebelumnya yaitu 6:1.
UNTIDAR membuka 7 program studi (prodi) baru pada Tahun Akademik 2017/2018.Prodi baru terdiri dari 6 prodi sarjana yaitu Hukum,IlmuKomunikasi, Manajemen, Akuntansi, Peternakan, dan Pendidikan IPA serta 1 prodi magister yaitu Pendidikan Bahasa Indonesia. Pada Tahun Akademik 2018/2019, UNTIDAR kembali membuka 3 prodi baru program sarjana yaitu Pendidikan Matematika, Pendidikan Biologi dan Akuakultur.
Sistem Monitoring Perkuliahan (SIMOKUL) mulai diberlakukanTahun Akademik 2017/2018. Sistem ini bertujuan memonitoring proses perkuliahan seperti jumlah tatap muka per mata kuliah, kehadiran mahasiswa, durasi perkuliahan, waktu pelaksanaan perkuliahan dan rekap kehadiran dosen. Pada awal perkuliahan dosen wajib mengisi Rencana Pembelajaran Semester (RPS) serta pada setiap perkuliahan wajib membuka kelas, presensi, mengisi jurnal perkuliahan, dan menutup kelaspada laman simokul.untidar.ac.id
Selain SIMOKUL, UNTIDAR tengah membangun puluhan sistem lain yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap bidang. Dalam rangka perlindungan ciptaan di bidang ilmu pengetahuan, seni dan sastra berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 maka setiap sistem tersebut didaftarkan ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia untuk memperoleh sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

Rektor (kiri) menerima piagam penghargaan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) atas SIPAKU dan SIPADU dari Kepala UPT TIK Sigit Joko Purnomo, S.T., M.T. (kanan).
Saat ini, dua sistem yaitu Sistem Informasi Perencanaan Anggaran dan Pelaksanaan Keuangan (SIPAKU) dan Sistem Informasi Pelayanan Akademik Terpadu (SIPADU) telah mendapatkan sertifikat HKI. SIPAKU mulai dioperasikan pada 28 November 2016 diciptakan oleh Ismail Cahyo Setiyanto dan SIPADU mulai dioperasikan pada 23 Januari 2018 diciptakan oleh Ahmad Khotibul Umam. Kedua pencipta adalah bagian dari UPT Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK) UNTIDAR. Ciptaan ini akan dilindungi selama 50 (lima puluh) tahun sejak Ciptaan tersebut pertama kali dilakukan Pengumuman.
Salah satu sistem utama yang sedang dikembangkan UPT TIK UNTIDAR saat ini adalah data.untidar.ac.id. Sistem ini bertujuan menghimpun dan mengorganisasi data setiap bidang dalam 1 wadah. Sistem ini nantinya menjadi sumber data tunggal yang tervalidasi oleh tiap bidang di UNTIDAR.
Program Bela Negara mulai diwajibkan untuk semua mahasiswa baru, dosen dan tenaga kependidikan UNTIDAR. Sejumlah 1590 mahasiswaTahun Akademik 2017/2018 mengikuti program ini pada 21 – 30 Agustus 2017 disusul pimpinan, dosen dan tenaga kependidikan sebanyak 262 peserta pada 18-19 November 2017. Pelaksanaan Program Bela Negara ini dilaksanakan di Akademi Militer (AKMIL) Magelang.Programini merupakan upaya menumbuhkan sikap dan perilaku yang teratur dalam menunaikan hak dan kewajiban bela negara atas landasan cinta tanah air.
Pada penghujung tahun 2017, UNTIDAR turut berpartisipasi bersama 24 perguruan tinggi lain dari seluruh Indonesia dalam Pelayaran Kebangsaan Bela Negara Mahasiswa Indonesia (PKBNMI). UNTIDAR mengirimkan 27 mahasiswa berlayar menggunakan Kapal Republik Indonesia (KRI) Banjarmasin berlayar dari Dermaga Ujung, Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) Surabaya menuju Komando Utama Pembinaan dan Operasional (Kolinlamil) Kawasan Barat DKI Jakarta.

Penampilan PSM Garandio Sonora Tidar menyanyikan lagu persembahan Soleram pada acar Dies Natalis ke-4 UNTIDAR.
Dalam kurun waktu April 2017-Maret 2018 tercatat beberapa prestasi gemilang mahasiswa UNTIDAR di kancah Nasional maupun Internasional. Prestasi tersebut diantaranya adalah Tim Paduan SuaraMahasiswa (PSM) Grandio Sonora Tidarberhasilmemperoleh 2 medaliemasdan 1 perakdalamajang 5th Vietnam International Choir 2017 yang berlangsungpada 7 – 11 Juni 2017 di Hoi An, Vietnam.
Di tingkat nasional, Prototype mobil hemat energi karya mahasiswa D3 Teknik Mesin, ELANG UNTIDAR mendapatkan penghargaan sebagai The Best Rookie atau pendatang baru terbaik dalam ajang Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) yang berlangsung Selasa-Sabtu 7-11 November 2017 di Sirkuit Kenjeran Park Surabaya.

Rektor (kiri) dan Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Drs. Hery Suroso, S.T., M.T., berfoto bersama juara SAYEMBARA desain rektorat UNTIDAR.
Bulan Januari 2018 lalu, Panitia Sayembara Desain Arsitektur Gedung Rektorat (Sidotopo) Universitas Tidar menetapkan desain dengan judul ‘Pakuning Ilmu Tanah Jawi’ karya Tim Rahadhian Prajudi Herwindo sebagai juara 1. Mengusung konsep yang terinspirasi dari Gunung Tidar, Candi Borobudur dan Joglo (rumah tradisional jawa), desain gedung 10 lantai ini nantinya akan dibangun di Desa Kedungsari, Sidotopo, Magelang Utara, Kota Magelang pada tahun 2020 mendatang.
Usia 4 tahun merupakan usia yang masih sangatlah muda untuk menjadi sebuah perguruan tinggi negeri yang terbaik namun di usia ini kami segenap sivitas akademika UNTIDAR terus berusaha berbenah, berkarya dan berinovasi sehingga dapat memberikan kebermanfaatan bagi seluruh masyarakat Kota Magelang khususnya dan Indonesia pada umumnya. Dirgahayu Universitas Tidar.
KERJASAMA UNTIDAR DENGAN BANK BAPAS 69
Senin (26/03) telah terjalin kerjasama antara UNTIDAR dengan Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat Bank Bapas 69 (PD BPR Bank Bapas 69) Magelang. Kerjasama ini guna mendukung prasana pembelajaran mahasiswa UNTIDAR khususnya bagi mahasiswa bidikmisi.
Sejumlah 42 mahasiswa bidikmisi UNTIDAR telah mengajukan kredit laptop yang dimana pembayaran cicilan laptop ini dilakukan 6 bulan sekali sesuai dengan penerimaan beasiswa bidikmisi.
Rektor Universitas Tidar Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd. menyatakan mahasiswa sangat membutuhkan fasilitas pembelajaran yaitu laptop dan jumlah yang perlu dibayarkan cukup banyak. Universitas memikirkan cara agar mahasiswa dapat mewujudkan keinginan itu. “Terima kasih kepada PD BPR Bank Bapas 69 sanggup mendukung terwujudnya keinginan mahasiswa bidikmisi untidar mendapatkan laptop melalui pengajuan kredit”, jelasnya.
Pembayaran cicilan ini akan dipotong melalui uang penerimaan bidikmisi dan dilakukan selama dua tahun. Biaya tiap bulan yang perlu dibayarkan sejumla Rp 182.740,00 dengan bunga 9% tiap bulannya dan akan turun ke bulan berikutnya. Pemberian bunga cicilan ini berbeda dari cicilan pada umumnya yang mencapai 11% per bulan.

Bapak H. Fran Suharmaji, S.E., M.M. selaku Direktur Utama PD BPR Bank Bapas 69 Magelang menyampaikan bahwa akan siap membantu terwujudnya keinginan mahasiswa bidikmisi UNTIDAR dengan segala kebijakan yang disesuaikan dengan aturan yang terdapat di UNTIDAR. “ Kami juga lembaga milik pemerintahan daerah disini akan membantu dan khususnya dalam hal pengabdian kepada masyarakat membantu mahasiswa bidikmisi UNTIDAR”, ucapnya.
Penandatangan Nota Kesepahaman (Memorandom of Understanding) tersebut dilangsungkan di Ruang Rapat Rektorat dan dilanjutkan Perjanjian Kerjasama (Memorandum of Agreement).

Penandatangan MoU oleh Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd. selaku Rektor UNTIDAR dan Direktur Utama PD BPR Bank Bapas 69 Magelang oleh H. Fran Suharmaji, S.E., M.M. serta penandatangan MoA oleh Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan dan Kerjasama Drs. Giri Atmoko, M.Si. dan Direktur Operasional PD BPR Bank Bapas 69 Magelang oleh Teguh Wiharso, S.E, Akt. (HDN)
DIES NATALIS KE-4, UNTIDAR GELAR LOMBA HAFIDZ ANTAR MAHASISWA SE-KEDU
Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-4, Universitas Tidar menyelenggarakan Lomba Hafidz Qu’an antar mahasiswa se-Karesidenan Kedu, Sabtu (24/03) di Masjid Mambaul Ulum. Miftahul Jannah, mahasiswa asal Universitas Muhamadiyah Magelang (UMMagelang) berhasil menjadi juara 1 dan berhak mendapatkan piagam, tropi dan uang pembinaan dari panitia penyelenggara.
“Tidak menyangka bisa menjadi juara, semoga dengan kejuaraan ini saya semakin terpacu untuk meningkatkan hafalan Al Qur’an saya,” tutur mahasiswa Pendidikan Agama islam yang sekarang duduk di semester 4 ini.

(Foto : Abdul Muvid/Dok.Dies)
Dalam kesehariannya, Miftah mengikuti rutinitas menghafal Al Quran di Rumah Tahfidz Al Falah, Cacaban Magelang. Saat ini Miftah telah menghafal juz 1-7, 28, 29 dan 30. “Lomba hafidz qur’an ini merupakan lomba ketiga yang pernah saya ikuti dan ini kedua kalinya dapat membawa pulang gelar juara,” tambah Miftah.
Setiap peserta lomba diwajibkan mempunyai hafalan Al Quran juz 28, 29 dan 30. Juri lomba adalah Ustad Faisal Trie Atmadja dan Ustadzah Rizky Aisyah yang menetapkan beberapa poin penilaian yaitu hafalan, tajwid, irama dan makhrajul huruf.

(Foto : Abdul Muvid/Dok.Dies)
Juara Lomba Hafidz Qur’an dalam rangka Dies Natalis ke-4 UNTIDAR yaitu Juara 1 : Miftahul Jannah (UMMagelang), Juara 2: Sofwan Hilmi (UMMagelang) dan Muhammad Imam Fauzi (Universitas Sains Al Qur’an Wonosobo). (DN)
UNTIDAR – POLRES MAGELANG KOTA JALIN KERJASAMA TINGKATKAN KEAMANAN DAN PENEGAKAN HUKUM
Universitas Tidar dan Polres Magelang Kota bersepakat menjalin kerjasama untuk memelihara keamanan dan penegakan hukum. Kesepakatan ini diwujudkan dalam penandatangan Nota Kesepahaman (Memorandom of Understanding) dan Perjanjian Kerjasama (Memorandum of Agreement) yang dilangsungkan di Ruang Rapat Rektorat UNTIDAR, Rabu (21/03).

Rektor UNTIDAR, Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd. menyatakan bahwa kegiatan inipenting untuk menjaga kestabilan keamanan khususnya di wilayah kampus dan Kota Magelang pada umumnya.“Kerjasama ini juga diharapkan dapat dikembangkan melalui berbagai kegiatan positif dengan melibatkan mahasiswa, dosen maupun tenaga kependidikan UNTIDAR,” ujarnya.
Pada kesempatan ini, Wakil Kepala Polres Magelang Kota, Kompol Prayudha Widiatmoko, S.I.K. mewakili Kapolres yang sedang berhalangan hadir menyambut baik kerjasama dengan UNTIDAR. “Melalui kerjasama ini kami ingin bersama membantu menemukan solusi atas setiap permasalahan kemanan di UNTIDAR. Salah satunya, kondisi mahasiswa yang banyak mengakibatkan volume kendaraan dan helm yang digunakan juga banyak. Pencurian kendaraan dan helm pun beberapa kali terjadi, maka kami akan coba menemukan solusi mulai dari pengenalan wilayah parkir, CCTV dll,” jelasnya.

Penandatangan MoU oleh Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd. selaku Rektor UNTIDAR dan Kapolres Magelang Kota yang diwakili oleh Waka Polres Kompol Prayudha Widiatmoko, S.I.K. serta penandatangan MoA oleh Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Drs. Hery Suroso, S.T., M.T. dan KepalaSatuanReserseKriminal Kepolisian Resor Magelang Kota, Ajun Komisaris Polisi Rinto Sutopo, S.H.

“Pada kesempatan ini, tanpa mengurangi rasa hormat saya selaku perwakilan dari Kapolres Magelang Kota hanya sebatas memberi paraf pada MoU ini dan akan ditandatangani oleh Kapolres nantinya. Kapolres berhalangan hadir dikarenakan mengikuti acara pelantikan Wakapolda di Semarang,” tambah Kompol Prayudha.

Fokus utama perjanjian kerjasama UNTIDAR dan Polres Magelang Kota adalah Kerjasama di bidang keamanan dan penegakan hukum dalam kependidikan. Meliputi pembinaan, perlindungan, pengayoman dan pelayanan di semua kegiatan, Memberikan pengamanan pada proses pengadaan dan objek Vital (Pekerjaan kontruksi) apabila terdapat suatu hal yang di khawatirkan dan Memonitoring, mengevaluasi, pada tahapan pengadaan sarana dan prasarana UniversitasTidar. (DN-HDN)

PROF. KOMARUDDIN : UNTIDAR PERLU JALIN KERJASAMA DENGAN PERGURUAN TINGGI LUAR NEGERI
Ketua Penegerian Universitas Tidar, Prof. Dr. Komaruddin Hidayat mengatakan bahwa kampus sebagai bagian dari aset bangsa dan motor perkembangan ekonomi, menjadikan penelitian di lingkungan perguruan tinggi tidak hanya berhenti di lemari tetapi memiliki daya saing di pasar.
Hal ini perlu didukung dengan adanya mentalitas industri (industrial mentality) yaitu sadar akan kompetisi produk, selalu ingin memberikan yang terbaik, layanan cepat, kualitas bagus dan harga murah serta loyalitas customer (pencitraan). “Mentalitas industri harus dimiliki setiap perguruan tinggi untuk mendorong riset, kreasi dan inovasi,” jelasnya.
Pada kuliah umum “Menjalin Kerjasama dengan Perguruan Tinggi luar Negeri” di auditorium UNTIDAR, Senin (19/03) ini Prof Komaruddin menekankan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan yang tidak bisa dibendung lagi saat ini harus disalurkan secara posistif dengan menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi luar negeri.
“UNTIDAR perlu menjalin kerjasama dengan banyak perguruan tinggi luar negeri. Selain untuk menjalin kerjasama dalam bidang ilmu pengetahuan juga sebagai sarana bagaimana perguruan tinggi mengembangkan gerakan ekonomi dan kebudayaan,” jelasnya.
Dihadapan 292 peserta yang terdiri sivitas akademika UNTIDAR ini, Prof. Komaruddin juga menghimbau untuk tidak melupakan masyarakat sekitar. “Kehadiran kampus harus merasa dimiliki oleh masyarakat sekitarnya. Riset produktif yang dilakukan kampus tidak hanya mendukung ilmu pengetahuan tetapi juga bermanfaat bagi kemajuan daerah,” ujarnya.

Foto : Siti Naili Sholikhah / Dok.Dies
Rektor UNTIDAR, Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd. dalam sambutannya mengatakan bahwa perjuangan UNTIDAR menjadi sebuah perguruan tinggi negeri melewati proses yang panjang dan masih memerlukan peningkatan dan pengembangan khususnya di bidang akademik.
“Semangat bersama para dosen, mahasiswa dan tenaga kependidikan sangat diperlukan untuk membangun UNTIDAR lebih baik lagi di tingkat regional, nasional dan internasional,” tuturnya,
Saat ini UNTIDAR telah menjalin kerjasama internasional dengan beberapa perguruan tinggi dan instansi di luar negeri yaitu The University of Auckland New Zealand, Imperia College of Hospitality (ICH), Pejabat Pendidikan Daerah (PPD) Hulu Selangor, Universitas Sultan Idris (UPSI), Sekolah Kebangsaan Bandar Sungai Buaya dan Sekolah Menengah Bandar Sungai Buaya. Kerjasama internasional ini digawangi oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan rencananya akan disusul oleh fakultas lain pada tahun ini. (Rany P/DN)


