Direktur Pukat UGM di Fakultas Teknik Untidar: Bongkar Strategi Jitu Perangi Korupsi dalam Seminar Nasional Anti Korupsi

Magelang – Fakultas Teknik Universitas Tidar (Untidar) sukses menyelenggarakan Seminar Nasional Anti Korupsi yang interaktif. Seminar ini menghadirkan Direktur Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat) UGM, Dr. Totok Dwi Diantoro, S.H., M.A., LL.M., dan perwakilan dari Kejaksaan Negeri Kota Magelang, Wishnu Hayu K, S.H., M.H.Li, sebagai narasumber utama.

Mengusung tema “Penguatan Pemahaman Peran Legislasi, Reformasi Birokrasi, dan Zona Integritas di Fakultas Teknik,” kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu (15/10/2025) bertempat di Gedung dr. H. R. Suparsono Universitas Tidar Kampus Tuguran.

Kejaksaan Tegaskan Peran Masyarakat dan Ancaman Hukuman Bagi Koruptor

Sesi pertama diisi oleh Wishnu Hayu K dari Kejaksaan Negeri Kota Magelang. Beliau memaparkan secara gamblang mengenai alur penindakan jika terjadi indikasi tindak pidana korupsi. Dalam kesempatan tersebut, Kejaksaan menekankan bahwa peran serta dan partisipasi aktif masyarakat sangat krusial dalam upaya penindakan.

Selain itu, narasumber juga mengingatkan para peserta mengenai konsekuensi hukum bagi pelaku korupsi, yang meliputi pidana penjara, pidana denda dan uang pengganti, hingga kemungkinan pidana mati pada kondisi-kondisi tertentu yang diatur oleh undang-undang.

Pukat UGM Soroti Indeks Korupsi dan Strategi Pencegahan Organisasi

Sementara itu, Dr. Totok Dwi Diantoro selaku Direktur Pukat UGM memaparkan data yang cukup mengkhawatirkan. Beliau menegaskan bahwa Indeks Persepsi Korupsi (IPK) di Indonesia Tahun 2024 masih berada di angka 37/100. Angka ini menunjukkan bahwa Indonesia masih tertinggal di bawah skor rata-rata global (43) dan skor Asia Pasifik (44).

Berdasarkan kajian yang mendalam, Dr. Totok kemudian membeberkan strategi jitu untuk pencegahan korupsi di tingkat organisasi. Beberapa upaya pencegahan yang efektif tersebut meliputi:

  1. Komitmen Pemimpin
  2. Penilaian Resiko Korupsi
  3. Due Diligence/ Uji Kelayakan
  4. Pendidikan dan Pelatihan
  5. Penanganan, Pelaporan, dan Investigasi
  6. Pengawasan, Pemantauan, dan Evaluasi

Dukungan Penuh Fakultas~ Teknik untuk ZI dan WBK

Al Iza Trimulyanta selaku Ketua DPM Fakultas Teknik menjelaskan bahwa seminar ini adalah wujud nyata komitmen kampus. “Kegiatan ini sebagai bentuk kerja sama DPM FT dengan Tim Pembangunan Reformasi Birokrasi dan Zona Integritas Fakultas Teknik dalam mendukung program pemerintah membangun Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM),” ungkap Al Iza Trimulyanta.

 

Penulis : Humas Untidar

Editor : Humas Untidar