Gandeng PERMADANI Kota Magelang, Untidar Gelar Pelatihan Pembawa Acara Berbahasa Jawa Bagi Mahasiswa
Mengejawantahkan visinya sebagai Kampus Wirausaha dan Berbudaya, Untidar menggandeng DPD Persaudaraan Masyarakat Budaya Nasional Indonesian (Permadani) Kota Magelang, menggelar Pelatihan Pembawa Acara Berbahasa Jawa bagi Mahasiswa Untidar. Pembukaan pawiyatan (pelatihan) dilakukan di Laboratorium Rekayasa, Kampus Sidotopo, Jumat (22/08).
Hadir dalam pembukaan, Rektor Untidar, Prof. Dr. Sugiyarto, Msi., Ketua Bidang Organisasi DPP Permadani, Antonius Suparyatun, Ketua DPD Permadani Kota Magelang, Susilo Anggoro, SE., Paranpara DPP Pusat Permadani, Ir. H. Wiyoto, dan beberapa pengurus Permadani Kota Magelang.

Dalam sambutannya, Susilo Anggoro menyebutkan kegiatan ini diikuti oleh 50 mahasiswa Untidar yang dijaring melalui pendaftaran secara daring.
“Pawiyatan akan berlangsung sebanyak 11 kali pertemuan. 10 kali berisi materi, dan pertemuan kesebelas nantinya akan menjadi hari untuk menggelar karya,” imbuhnya.
Susilo menambahkan, pawiyatan yang digelar Permadani sebenarnya 46 kali pertemuan, namun untuk kelas mahasiswa dipadatkan menjadi 11 kali pertemuan.
Di kesempatan yang sama, Prof. Sugiyarto menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi manifestasi visi Untidar sekaligus menguatkan karakter lokal yang perlu dijaga kelestariannya.
“Saya berharap kegiatan pelatihan seperti ini akan dapat terus terlaksana. Tidak hanya berhenti pada bergada (angkatan) pertama ini saja. Kelak, setelah mahasiswa diharapkan kelas dosen dan tenaga pendidikan bisa menyusul,” ungkapnya.

Pembukaan pelatihan pembawa acara ini dilaksanakan keseluruhannya dikemas dalam bahasa jawa, Baik dari pembawa acara hingga sambutan-sambutannya. Bahkan seluruh pengurus Permadani hadir dalam busana jawa lengkap. Yang istimewa, dalam acara tersebut, Sus Anggoro berkesempatan menembangkan tembang Mijil Wigaringtyas laras slendro patet 9. Sementara tak kalah serunya, Prof. Sugiyarto pun membalas dengan tembang Pangkur Kala Tidar laras pelog patet 6.
Penulis dan Editor : Humas Untidar



