Stand Universitas Tidar Tampilkan Empat Produk Unggulan pada KMI Expo 2025
Magelang – Universitas Tidar (Untidar) menampilkan empat inovasi wirausaha unggulan mahasiswa dalam Stand (Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia) KMI Expo 2025 sejak Senin lalu (19/11). Sebagai tuan rumah, Untidar menghadirkan karya dari berbagai bidang mulai dari jasa kreatif, kuliner berbasis rempah, peternakan inovatif, hingga industri game developer, yang mencerminkan keberagaman ide dan kemampuan kewirausahaan mahasiswa.
Salah satu program yang ditampilkan adalah Jasa Aerial Fotografi, yang menyediakan layanan foto dan video menggunakan drone serta kamera profesional dengan harga fleksibel sesuai kebutuhan. Dengan omzet mencapai Rp6 juta, target pasar mereka kini meluas dari wisatawan menjadi instansi, UMKM, komunitas wisata, pelajar, dan masyarakat umum.
Inovasi kuliner juga hadir melalui Es Herbalicious, yaitu es krim berbahan dasar rempah lokal dengan varian kunyit asam dan beras kencur, dengan omzet antara Rp300.000 hingga Rp1,2 juta. Namun, dalam menjalankannya, terdapat satu tantangan terbesar bagi tim, yaitu pendistribusian produk yang mudah mencair.
Selain itu, tim dari mahasiswa Untidar juga memperkenalkan gim horor berjudul Nusantara: Pasar Bubrah, sebuah gim digital yang terinspirasi dari kawasan Gunung Merapi pos 3 Pasar Bubrah. Dipasarkan melalui Steam dan itch.io dengan harga 10 dolar AS, gim ini mulai menghasilkan pendapatan dari donasi. Dengan dukungan pendanaan Rp10.900.000, pengembangan kini mencapai tahap quality control, setelah sebelumnya melalui riset dan validasi konsep. Gim ini menargetkan pemain usia 15–31 tahun yang aktif bermain gim di berbagai platform digital.
Produk dengan skala terbesar di stand Untidar ditunjukkan oleh Tim SarwoMendho yang masuk kedalam kategori Budidaya (Tahapan Bertumbuh) dengan menerapkan peternakan berbasis circular economy. Usaha ini mencatat omzet sebesar Rp620.277.500, berawal dari hanya 8 ekor ternak, kini populasi meningkat menjadi 62 ekor setelah menerapkan konsep circular economy.
Mereka menyampaikan pesan, untuk selalu menjaga kekompakan tim, dan berkorban dalam menjalani setiap prosesnya. “KMI telah melalui proses yang panjang untuk sampai ke tahap itu maka dari itu sebelumnya harus menyiapkan mental, tenaga, mau berkorban waktu, dan semangat selalu. Yang terpenting selama menjalani proses yang panjang tersebut tetap jaga kekompakan tim.” Ungkap mereka.
Di tengah rangkaian kunjungan ke stand, Asisten Deputi Pengembangan Peran Wirausaha (PPW), Deputi Bidang Kewirausahaan, Kementerian Koperasi & UMKM RI, Ginda P. Siregar, turut memberikan apresiasi atas penyelenggaraan KMI Expo tahun ini.
“Saya mengucapkan selamat kepada Universitas Tidar yang telah berhasil melaksanakan KMI Expo, menariknya, karena disini tidak hanya melibatkan mahasiswa tapi saya melihat ada keterlibatan para UMKM didalam pelaksanaannya. Ini menarik daripada pelaksanaan expo sebelumnya. “ Ujarnya.
Ginda menjelaskan bahwa wirausaha adalah ketika seseorang berusaha dan memberikan dampak pada banyak orang. Ia mengharapkan akan lebih banyak wirausaha muda. “nantinya semakin banyak anak anak muda kita menjadi wirausaha” pungkasnya.
Melalui keikutsertaan pada KMI Expo 2025, Universitas Tidar berharap semakin banyak mahasiswa terdorong menjadi wirausahawan muda, memperluas jejaring usaha, serta meningkatkan daya saing melalui inovasi dan kolaborasi.
Ada pula kegiatan lain yang bersamaan dengan pelaksanaan KMI Expo Universitas Tidar hari ketiga, Lomba Tari Kreasi SMP se-Kota Magelang hingga Awarding EKKN 2025. Peraih Juara Stand Terbaik oleh Universitas Siliwangi. Sedangkan untuk peraih Juara 1 Lomba Tari Kreasi dimenangkan oleh SMP N 3 Kota Magelang.
Penulis : Aghna Nur Shabrina
Editor : Humas Untidar





