Universitas Tidar Gelar Mujahadah bil Qur’an dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H
Magelang – Universitas Tidar (Untidar) menyelenggarakan Mujahadah bil Qur’an dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H pada Selasa Legi (16/9) di Masjid Mamba’ul Ulum, Kampus Tuguran. Acara berlangsung dari sore hingga malam hari dengan penuh khidmat dan diikuti oleh para dosen, tendik, mahasiswa, serta terbuka untuk masyarakat umum.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Al-Qur’an oleh KH. Drs. Nurcholis, dilanjutkan shalat maghrib berjamaah, doa khotmil Qur’an, hingga shalat Isya berjamaah. Usai itu, jamaah mengikuti mujahadah bersama KH. Arif Miftachul Huda.

Memasuki acara inti, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Rektor Universitas Tidar, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si., turut memberikan sambutan yang menekankan pentingnya meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam dunia akademik dan sosial kemasyarakatan.
“Estu kulo lan panjenengan sedaya dipun paringi enteng nderek’i punapa ingkang dados akhlak lan lampah kesaenanipun anggen kita srawung ing alam dunya punika, ingkang mahanani kabekjan, keslametan dunya lan akhirat. Mugi mugi waosan niki waget njalari anggen kita niat sinau wonten ing kampus Untidar estu pikantuk ilmu ingkang berkah lan manfaat dunya akhiratipun (Semoga kita semua diberi kemudahan mengikuti apa yang menjadi akhlak dan kebaikannya dalam kita berhubungan di dunia ini, menemukan kebahagiaan, keselamatan dunia akhirat. Semoga pengajian ini dapat menjadi langkah awal untuk berniat belajar di Untidar, benar-benar mendapat ilmu yang berkah dan bermanfaat dunia akhirat),” tutur Prof. Sugiyarto.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Maulid Nabi SAW dan taushiyah hikmah Maulid yang disampaikan oleh Habib Ahmad Wildan Basyaiban. Dalam ceramahnya, beliau menekankan pentingnya peringatan Maulid Nabi sebagai wujud rasa cinta dan syukur atas kelahiran Rasulullah SAW. Habib Wildan juga menyinggung aspek sejarah perjalanan Nabi, pentingnya menjaga syariat, serta tujuan syariat Islam yang mencakup perlindungan agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta.
Melalui kegiatan ini, Untidar berharap semangat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat semakin menumbuhkan akhlakul karimah, serta menjadi pengingat bagi seluruh civitas akademika untuk terus menjunjung nilai-nilai keislaman dalam kehidupan kampus maupun bermasyarakat.
Penulis : Aghna Nur Shabrina
Editor : Humas Untidar



