World AIDS Day 2025: UNTIDAR Bersama Dinas Kesehatan Kota Magelang Gelar Layanan Kesehatan dan VCT Gratis
Magelang – Universitas Tidar bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Magelang, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Magelang, serta sejumlah puskesmas menggelar kegiatan peringatan Hari AIDS Sedunia, Senin (1/12), di Gedung Kuliah Umum (GKU) dr. H. R. Suparsono. Kegiatan ini menghadirkan layanan cek kesehatan gratis, talkshow, serta pemeriksaan voluntary counseling and testing (VCT) bagi mahasiswa dan masyarakat umum sebagai upaya memperkuat kesadaran pencegahan HIV.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Magelang, Dr. Istikomah, menegaskan bahwa peringatan Hari AIDS Sedunia menjadi momentum penting untuk memperkuat pemahaman publik mengenai pencegahan HIV. “Mahasiswa adalah kelompok sasaran strategis. Jika kesadarannya tinggi, mereka dapat membantu memutus rantai penularan dan mendukung target End HIV 2030,” ujarnya. Ia juga menyampaikan bahwa hingga 2025 Kota Magelang mencatat lebih dari 234 kasus HIV, dengan sebagian besar ditemukan pada usia produktif. Sehingga, kondisi ini mendorong perlunya edukasi yang lebih intensif pada lingkungan kampus.
Sejalan dengan itu, Sekretaris KPA Kota Magelang, Budi Prayitno, menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan di lingkungan kampus, mengingat mahasiswa termasuk kelompok rentan. “Kolaborasi antara pemerintah daerah, puskesmas, dan perguruan tinggi menjadi kunci untuk memperluas jangkauan informasi sekaligus mengurangi stigma terhadap ODHA,” ungkapnya.
Pada kegiatan ini, peserta memperoleh pemeriksaan kesehatan gratis, termasuk cek gula darah dan tekanan darah, yang disediakan oleh tiga puskesmas: Puskesmas Jurangombo melayani 23 peserta, Puskesmas Magelang Utara 27 peserta, dan Puskesmas Magelang Tengah 26 peserta. Layanan VCT, disediakan oleh Puskesmas Kerkopan melayani 30 peserta, dan Puskesmas Magelang Selatan yang melayani 35 peserta.
Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh 15 Penjangkau Kalandara, 10 anggota Kelompok Dukungan Sebaya (KDS), serta 15 peserta donor darah, hal tersebut menunjukkan partisipasi luas dari berbagai pihak dalam peringatan Hari AIDS Sedunia 2025.
Kegiatan berlangsung ramai melalui layanan kesehatan, VCT, dan sesi edukasi yang melibatkan mahasiswa secara aktif. Sebagai mahasiswa, Badis berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin. “Setelah kegiatan ini, kami berharap mahasiswa semakin aware dan memahami bahwa HIV-AIDS bukan hanya isu medis, tetapi juga isu sosial yang harus diperhatikan bersama,” ujarnya. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, seluruh pihak berharap kampus dapat berkembang sebagai ruang edukasi yang inklusif dalam upaya menekan angka kasus HIV di Kota Magelang.
Penulis : Gita Puspita Rakhmawati
Editor : Humas Untidar






