Universitas Tidar Bekali Calon Wisudawan dengan Strategi Meraih Karir di Multinasional Company

Universitas Tidar Bekali Calon Wisudawan dengan Strategi Meraih Karir di Multinasional Company

Universitas Tidar Bekali Calon Wisudawan dengan Strategi Meraih Karir di Multinasional Company

Magelang, 26 September 2025 – Universitas Tidar (Untidar) melalui Unit Penunjang Akademik (UPA) Pengembangan Karir dan Kewirausahaan menyelenggarakan Seminar Pembekalan Calon Wisudawan Periode September 2025 dengan tema ‘Unlocking Global Opportunities: Strategi Meraih Karir Cemerlang di Multinational Company’, bertempat di Gedung Dr. H.R. Suparsono Universitas Tidar.

Acara dibuka oleh Kabag Akademik, Wahyu Andriyanto, S.A.P., yang menekankan pentingnya Tracer Study bagi alumni sebagai bentuk evaluasi dan promosi kampus. “Lulusan UNTIDAR diharapkan dapat segera mengisi Tracer Study karena data ini penting sebagai sarana penilaian dan pengembangan universitas,” ujarnya.

Hadir sebagai pembicara pertama, PIC Tracer Study UPA PKK, Tri Agus Gunawan, M.H., yang menyampaikan bahwa Tracer Study merupakan survei alumni yang penting untuk memantau keberadaan lulusan, menjalin komunikasi berkelanjutan, serta menilai relevansi pendidikan tinggi dengan kebutuhan dunia kerja.

Sesi berikutnya diisi oleh Ardhilles Ardhy, Senior Human Resources Teleperformance Indonesia, yang memaparkan strategi sukses berkarir di perusahaan multinasional. Menurutnya, peluang di Multinational Company (MNC) sangat besar, mulai dari exposure internasional, standar profesional tinggi, hingga kompensasi kompetitif. Namun, ada tantangan yang harus dihadapi seperti persaingan global, target tinggi, dan perbedaan budaya kerja.

Ardhilles menekankan pentingnya tiga aspek utama yang harus dipersiapkan lulusan, yakni Clarity, Competitiveness, dan Connections (3C). “ Clarity: mengenali diri, tujuan karir, dan pasar kerja. Competitiveness: membangun daya saing melalui penguasaan hard skills, soft skills, digital literacy, serta personal branding, dan Connections: membangun jejaring profesional, akademik, maupun komunitas yang relevan.” Sebutnya.

Ardhilles menambahkan bahwa keberhasilan dalam rekrutmen ditentukan oleh kombinasi Knowledge, Skills, dan Attitude.

Peserta juga dibekali pengetahuan mengenai pentingnya membuat CV yang ATS Friendly, mengingat mayoritas perusahaan kini menggunakan sistem Applicant Tracking System.

Acara diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif. Peserta menanyakan berbagai hal mulai dari pentingnya pengalaman kerja, cara menilai kesiapan mental kandidat, strategi mengasah soft skill, hingga tips menjawab pertanyaan ekspektasi gaji. Narasumber menekankan bahwa pengalaman dapat diperoleh melalui magang, kesiapan mental diuji melalui wawancara mendalam, soft skill dapat diasah lewat proyek relevan, dan jawaban diplomatis sangat penting ketika membahas gaji.

Seminar ini diikuti oleh 817 calon wisudawan serta jajaran dosen dan pimpinan universitas. Dengan pembekalan ini, diharapkan lulusan Universitas Tidar semakin siap menghadapi dunia kerja global dan mampu bersaing di perusahaan multinasional.

Penulis dan Editor : FK

Editor: Danu Wiratmoko