Kolaborasi Penelitian Internasional, Untidar Kembangkan Jejaring Riset Asia Tenggara

Tim Peneliti Universitas Tidar yang terdiri dari Dr. Rochmat Aldy Purnomo, S.E., M.Si.  dan Dr. Siti Arifah, S.E., M.Si. berkolaborasi dengan peneliti dari Prince of Songkla University, Universiti Malaya, dan Universitas Diponegoro dalam riset dengan tema “Finance & Digital Technology for Sustainable Business in Indonesia, Malaysia and Thailand”.

“Kegiatan ini tidak hanya memperkuat jejaring akademik lintas negara, tetapi juga membuka ruang bagi Untidar untuk berkontribusi langsung dalam pengembangan model bisnis berkelanjutan berbasis literasi keuangan dan teknologi digital yang relevan bagi komunitas perdesaan di Asia Tenggara,” ujar Dr. Siti Arifah saat ditemui, Senin (2/2).

Pada kesempatan ini, kedua Dosen dari Fakultas Ekonomi ini menghadiri undangan resmi dari Prince of Songkla University (PSU), Thailand dalam rangka pengambilan data lapangan, pelaksanaan workshop, serta penulisan artikel ilmiah bersama sebagai tindak lanjut kerjasama penelitian internasional periode 2025–2026. Kegiatan ini didanai oleh Prince of Songkla University dan menjadi bagian dari komitmen masing-masing institusi dalam memperkuat jejaring riset di Asia Tenggara.

“Rangkaian kegiatan berlangsung pada 25–28 Januari 2026 di Faculty of Commerce and Management, Prince of Songkla University (Kampus Trang). Agenda meliputi kunjungan lapangan (site visit) di Krabi, diskusi riset tematik tentang dampak literasi keuangan dan inovasi inklusif terhadap orientasi kewirausahaan digital di komunitas perdesaan, serta workshop kewirausahaan digital yang berfokus pada penguatan ekosistem usaha dan peningkatan kinerja bisnis,” jelas Dr. Rochmat Aldy Purnomo.

Kolaborasi ini menargetkan luaran berupa publikasi pada jurnal bereputasi serta pengembangan model ekosistem inovasi inklusif dan kewirausahaan digital dalam mendorong kinerja bisnis berkelanjutan, khususnya di komunitas dan wilayah perdesaan yang dapat diimplementasikan secara berkelanjutan.

Melalui pendekatan lintas negara, riset ini diharapkan menghasilkan model dan rekomendasi kebijakan berbasis bukti yang relevan bagi Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

Partisipasi aktif Untidar dalam kegiatan ini menegaskan komitmennya untuk memperluas jejaring internasional, meningkatkan kualitas riset, serta mendorong kontribusi nyata akademisi dalam pengembangan bisnis berkelanjutan berbasis teknologi digital. Hasil kolaborasi diharapkan tidak hanya memperkaya khasanah akademik, tetapi juga memberikan dampak praktis bagi pelaku usaha dan pembuat kebijakan di tingkat lokal hingga regional.

Penulis : Maura Deaazaria Firdanisahara

Editor : Humas Untidar