PENGUMUMAN PESERTA LULUS UTBK-SBMPTN DAN REGISTRASI MAHASISWA BARU UNIVERSITAS TIDAR TAHUN 2021

Berdasarkan Keputusan Rektor Universitas Tidar Nomor 1399/UN57/K/HK.02/2021 tentang Penetapan Peserta Lulus Ujian Tulis Berbasis Komputer – Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK-SBMPTN) Tahun 2021, dengan ini Rektor Universitas Tidar mengumumkan bahwa nama-nama yang tercantum dalam, Lampiran I surat ini dinyatakan LULUS UTBK-SBMPTN Tahun 2021 dapat melanjutkan proses verifikasi dan registrasi sebagai calon mahasiswa baru Universitas Tidar.

Pimpinan dan seluruh sivitas akademika Universitas Tidar mengucapkan selamat atas keberhasilan saudara. Calon mahasiswa yang dinyatakan lulus dan diterima sebagai calon mahasiswa baru Universitas Tidar dapat melakukan registrasi sesuai dengan tahapan dan prosedur administrasi sebagaimana Lampiran II surat ini.

Informasi PKKMB Tahun 2021 dapat menghubungi WA Helpdesk BEM KM UNTIDAR sdr. Muhammad Romadzon (085726971454)

Pengumuman Tambahan terkait Legalisir Dokumen Kependidikan KLIK DISINI

Pengumuman SBMPTN dan Registrasi Maba UNTIDAR Tahun 2021



PEMBERLAKUAN PEMBATASAN KEGIATAN ORMAWA DALAM RANGKA PENCEGAHAN COVID 19 DI UNTIDAR

Semua bentuk kegiatan kemahasiswaan baik di dalam maupun diluar kampus Universitas Tidar yang menimbukan kerumunan serta berpotensi terjadinya penularan Covid-19 ditiadakan sesuai edaran berikut :

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Ormawa



60 PPPK DI LINGKUNGAN UNTIDAR DILANTIK

Rektor Universitas Tidar melantik Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Senin (7/6)di Gedung Kuliah Umum dr. H. Suparsono. Peserta pelantikan adalah 60 orang eks karyawan Yayasan Borobudur Tidar yang masuk Berita Acara Serah Terima (BAST) dan telah lulus verifikasi serta lulus ujian pada tahun 2019. PPPK yang dilantik terdiri dari 22 orang  tenaga kependidikan dan 38 dosen yang telah mengabdi sebelum penegerian kampus UNTIDAR.

Acara pelantikan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehaatan Covid-19. Pada acara pelantikan tersebut, Rektor memimpin pengambilan sumpah/janji jabatan didampingi oleh rohaniawan agama Islam, Kristen, dan Katolik.

Penandatangan berita acara sumpah/janji jabatan PPPK dan penandatangan perjanjian kerja PPPK diwakili oleh B. Riko Kusumo Brahmono, S.Sos. sebagai perwakilan tenaga kependidikan (menjabat Arsiparis Ahli Pertama) dan Dr. Farikah, S.Pd., M.Pd. sebagai perwakilan dosen (menjabat Dosen Lektor).

Dalam sambutannya, Rektor UNTIDAR Prof. Dr. Ir. Mukh Arifin, M.Sc. menyampaikan bahwa proses pengangkatan PPPK ini dimulai dari tahun 2016 sampai dengan 2021. Proses pengangkatan PPPK melibatkan berbagai pihak yaitu BKN, Kemenristekdikti (sekarang Kemendikbudristek) dan Kemenpan RB.

“Tentunya Bapak dan Ibu masih ada beberapa pertanyaan terkait PPPK. Namun pertanyaan demikian merupakan hal yang wajar dan juga ditanyakan oleh PPPK di kampus penegerian lain. Pimpinan dalam hal ini diinisiasi Forum Pimpinan PTNB akan terus berupaya dalam mendorong pemerintah untuk menyelesaikan berbagai persoalan terkait dampaknya ditetapkannya PPPK. Dengan dilantiknya PPPK, semoga dalam bekerja tidak lagi menunggu instruksi khususnya bagi tenaga kependidikan yang diangkat menjadi jabatan fungsional. Semoga diangkatnya PPPK dapat menciptakan insiatif-inisiatif untuk perkembangan dan kemajuan UNTIDAR.”

Penulis/Editor : Tim Humas UNTIDAR

PENGUMUMAN PEMENANG NUDC DAN KDMI TINGKAT UNIVERSITAS TIDAR TAHUN 2021

PENGUMUMAN PEMENANG KDMI UNIV 2021



Surat Keputusan Rektor Pemenang KDMI Tingkat Universitas Tidar Tahun 2021 KLIK DISINI

PENGUMUMAN PEMENANG NUDC UNIV 2021



Surat Keputusan Rektor Pemenang NUDC Tingkat Universitas Tidar Tahun 2021 KLIK DISINI

MENINGKATKAN PERAN SERTA DALAM MEMBANGUN KOTA, UNTIDAR JALIN KERJASAMA DENGAN PEMKOT MAGELANG

Peran Perguruan Tinggi sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan sebuah kota sangatlah penting. Universitas Tidar sebagai satu-satunya Perguruan Tinggi Negeri di Kota Magelang harus lebih banyak berperan serta dari sisi akademisi.

Hal ini disampaikan Prof. Dr. Ir. Mukh Arifin, M.Si., Rektor UNTIDAR, saat menyampaikan sambutan dalam acara penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Pemerintah Kota Magelang di ruang sidang lantai 2 gedung Sekretariat Daerah Kota Magelang, Senin (03/05/2021).

“Dengan 5 Fakultas yang ada, semoga UNTIDAR dapat membantu memberikan sumbangsih pemikiran dalam pembangunan kota ke depannya, sesuai amanah Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengembangan, serta Pengabdian Kepada Masyarakat,” imbuhnya.

Dalam kesempatan ini Mukh Arifin didampingi kepala BAKPK UNTIDAR, Drs. Giri Atmoko, M.Si., Sekretaris Rektor, dan staf Kerjasama. Nota kesepahaman ini diharapkan akan memayungi kerjasama yang sinergis antara unit kerja di lingkungan UNTIDAR dengan OPD atau satuan kerja di lingkungan Pemeritahan Kota Magelang.

Pihak Pemkot Magelang dihadiri oleh Walikota Magelang, dr. H. Muhammad Nur Aziz, Sp.PD., didampingi Wakil Walikota KH. Drs. Muhammad Mansyur, M.Ag., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Drs. Agus Sujito, dan beberapa pejabat lainnya.

Dalam sambutannya seusai penandatanganan, Nur Aziz atau lebih dikenal sebagai Dokter Aziz menyampaikan harapannya UNTIDAR dapat menjadi salah satu sumber peningkatan ekonomi masyarakat di sekitarnya.

“UNTIDAR dengan hampir 10 ribu mahasiswa adalah kekuatan yang layak diperhitungkan dalam peningkatan ekonomi kecil menengah di sekitarnya, dan ikut menjadi center of excellence, di mana Pemkot nantinya bisa meminta sumbang sarannya terkait pembangunan kota,” sambungnya.

Selama ini, menurutnya, UNTIDAR sudah banyak berperan dan bekerjasama dengan Pemkot Magelang. Dengan adanya Nota Kesepahaman ini diharapkan akan lebih banyak hal yang bisa dikerjakan bersama. Untuk itu, Pemkot juga berjanji akan memberikan kemudahan fasilitas selama dibutuhkan demi kemajuan UNTIDAR. 

Penulis / Editor : Tim Humas UNTIDAR

TARUNA AKMIL IKUTI PELATIHAN BETON DAN BAJA DI UNIVERSITAS TIDAR

Taruna Teknik Sipil Pertahanan Akademi Militer mengikuti Pelatihan Perencanaan Campuran Beton (Mixdesign) dan Pekerjaan Baja bekerjasama dengan Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Tidar.

Kegiatan yang diikuti 29 taruna AKMIL ini dilaksanakan dalam 2 periode yaitu pada Selasa, 20 April 2021 dan 27 April 2021. Materi yang diberikan selama pelatihan meliputi campuran beton, mutu beton, pengujian semen, pasir (agregat halus), pengujian agregat kasar (split), faktor air semen (fas),  campuran dengan perbandingan volume, campuran dengan perbandingan berat, serta mixdesign campuran sesuai PBI 1971 atau SNI tentang perencanaan campuran beton.

Dokumentasi : Satria Prayudha Ramadhani – Teknik Sipil

Setelah perhitungan komposisi campuran selesai, taruna diminta membuat campuran dengan menimbang PC, pasir, air dan spliet dilanjutkan dengan mengaduk  menggunakaan alat  mixer elektrik yang sudah disiapkan di Laboratorium Material. Setelah adukan jadi diadakan pengujian slump dan pembuatan benda uji silinder beton diameter 15 cm dengan tinggi 30 cm untuk test kuat desak beton dan  balok uji  untuk pengujian lentur balok.

Sebelumnya tim dari Jurusan Teknik Sipil telah menyiapkan benda uji silinder dan balok. Pada saat itu taruna juga dilatih menggunakan alat uji tekan (Compression  Machine) dan alat uji lentur (Flexure Machine) untuk mengetahui kuat lentur balok diperagakan uji kuat tekan beton dengan Hammer Test.

Selanjutnya praktek baja di mulai, materi tentang baja  bangunan disampaikan beberapa hal, antara lain: Bahan baja kelebihan dan kekurangan bahan baja, tentang sejarah penggunaan baja, proses produksi baja, macam-macam profil baja, cara menentukan ukuran profil baja, cara pengujian tarik baja, cara menentukan mutu baja, praktek uji tarik baja dengan alat Universal Testing Machine.

Praktek memotong baja, praktek membengkok baja, praktek mengelas baja dengan las listrik, praktek menyambung baja dengan mengebor dan membaut plat didampingi oleh Muhammad Amin, , Dwi Sat Agus Yuwana dan Ali Murtopo dan laboran.

Dokumentasi : Satria Prayudha Ramadhani – Teknik Sipil

Kegiatan ini didampingi Ketua Jurusan Teknik Sipil, Muhammad Amin, S.T., M.T., Ir. Dwi Sat Agus Yuwana, M.T. (Ka. Laboratorium Teknik Sipil), Dr. Yudhi Arnandha, S.T., M.T., Anis Rakhmawati S.T., M.T., Ali Murtopo, S.Pd., M.Eng, Lalu Samsul Aswadi S.T., M.Eng., sebagai pengajar dan Instruktur serta 2 orang Laboran Iwan Rahman Hakim, S.T. dan Muhammad Edi Arifian, S.Stat, dan 4 Dosen pendamping dari Akademi Militer Kolonel Czi  Ir. Agus Supriyono, M.T., Mayor Czi Jumadi, S.H.,M.H., Mayor Czi Ndaru Sukmono Aji, S.T., M.Sc.,  Kapten Czi Luluk K., S.T.

Dokumentasi : Satria Prayudha Ramadhani – Teknik Sipil

Menurut Muhammad Amin, “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi Jurusan Teknik Sipil  Fakultas Teknik UNTIDAR dan Akademi Militer Magelang, untuk meningkatkan keterampilan bagi taruna di bidang pekerjaan  beton dan pekerjaan konstruksi baja. Sangat bermanfaat untuk membekali ketrampilan dan pengetahuan taruna  dalam membuat campuran sampai penggunaan beton untuk struktur bangunan serta tentang pekerjaan struktur baja. Semoga kegiatan ini dapat dilanjutkan di waktu yang akan datang,” demikian ungkapnya.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut Nota kesepahaman (MoU) antara Universitas Tidar dengan Akademi Militer Magelang No.1679/UN57/KS/2020 dan PKS/02/X/2020 tanggal 15 Oktober 2020, tentang Pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Penulis : Muhammad Amin, S.T., M.T.

Editor : Tim Humas UNTIDAR

WISUDA PROGRAM PASCASARJANA, SARJANA, DAN AHLI MADYA KE-57 UNIVERSITAS TIDAR

Pertama kalinya, Universitas Tidar menggelar wisuda secara offline program pascasarjana, sarjana, dan ahli madya di gedung baru, Gedung H. R. Suparsono Universitas Tidar pada Sabtu, (10/4) pukul 07.00 WIB. Meski berada di kampus sendiri, kegiatan wisuda tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat.

Wisudawan wajib mematuhi protokol kesehatan Covid-19. (Tim Dokumentasi Humas-Faisal Hasyim)

Seperti dua periode sebelumnya, prosesi wisuda kali ini juga disederhanakan. Panitia membatasi wisudawan hanya boleh datang sendiri tanpa didampingi oleh orang tua.
Jumlah wisudawan pada periode ini lebih sedikit daripada periode sebelum-sebelumnya, yaitu 198 mahasiswa. Terdiri atas 13 mahasiswa diploma, 181 mahasiswa sarjana, dan 4 mahasiswa pascasarjana. Mahasiswa yang memperoleh predikat pujian sebanyak 12 mahasiswa, dengan rincian 5 mahasiswa prodi Pendidikan Bahasa Inggris, 2 mahasiswa prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 2 mahasiswa prodi Ekonomi Pembangunan, 2 mahasiswa prodi Ilmu Administrasi Negara, dan 1 mahasiswa prodi Teknik Mesin.

Wisudawan terbaik disandang oleh Ikrar Genidal Riadil, mahasiswa prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Wisudawan kelahiran Jakarta, 21 Oktober 1999 ini lulus pada 8 Januari 2021 dengan IPK 3,88 yang diraihnya selama 3 tahun 4 bulan 22 hari masa kuliahnya. Ia berasal dari Kelurahan Cilincing, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

Wisuda UNTIDAR ke-57 meluluskan 198 wisudawan dari jenjang Pascasarjana, sarjana dan ahli madya. (Tim Dokumentasi Humas – Faisal Hasyim)

Rektor UNTIDAR, Prof. Dr. Ir. Mukh. Arifin, M. Sc., saat memberikan sambutannya mengatakan bahwa semua mahasiswa lulus pada saat tatanan kehidupan mengalami turbulensi yang sangat hebat. Hal ini dikarenakan gelombang Revolusi Industri 4.0, krisis ekonomi yang disebabkan oleh Pandemi Covid-19, dan berbagai gejolak sosial ikutannya.

“Anda semua lulus saat nilai-nilai kehidupan sangat mudah dipermainkan; nilai-nilai kebaikan dan kebenaran hanya diukur berdasarkan jumlah ‘like dan share’ atau jumlah follower dalam media-media sosial,” paparnya.

Ia menambahkan bahwa semua lulus pada saat lapangan pekerjaan mulai berubah, banyak sekali jenis-jenis pekerjaan yang dulunya didambakan banyak orang sekarang telah hilang atau tidak ada, digantikan oleh mesin dan komputer.

Mukh Arifin juga menyebutkan beberapa contoh keberhasilan yang dapat menginspirasi para mahasiswa, yaitu The Beatles, Albert Einstein, Walt Disney, dan Thomas Edison. Diakhir sambutannya, Mukh. Arifin menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan para mahasiswa serta permohonan maaf atas pelayanan UNTIDAR yang mungkin masih banyak kekurangan selama ini.

Pada Wisuda UNTIDAR ke-57 ini, alumni sukses Hasan Sulaeman Syah, S.P. membagikan kiat-kiat menjadi pengusaha sukses. Hasan, merintis usaha anggrek yang dia beri nama “Anggrek Nambangan” mulai tahun 2019 hingga saat ini. Dirinya pun tidak pernah menyangka bahwa anggrek yang dulunya hanya sebagai objek skripsinya sejarang menjadi sumber rejekinya.

Ada 4 kiat sukses yang ia jalankan dalam merintis usaha budidaya anggreknya, yaitu:
1. Niat yang lurus.
Luruskan niat saat memulai usaha. Membuat usaha untuk mencari rejeki bukan untuk motif lain seperti menipu orang atau melakukan kecurangan lain.
2. Ridho Allah pada Ridho Orang Tua.
Saya akhirnya memutuskan kuliah di jurusan agronomi itu karena arahan dari orang tua. Ketika saya memutuskan untuk akhirnya kembali merintis tanaman anggrek juga karena dukungan orang tua. Kini saya sadari, doa atau ridho orang tua telah membantu membuka jalan rejeki saya.
3. Usaha dan kemampuan.
Ilmu yang saya dapatkan di perkuliahan tidak bisa dipungkiri bermanfaat dalam usaha anggrek ini namun masih banyak sekali ilmu lain yang saya dapatkan dari sumber lainnya. Tidak malu bersilaturahmi ke senior atau para expert lain.
4. Berserah pada Allah SWT.
Jika poin 1-3 sudah dijalankan. Kini tinggal berserah kepada Allah SWT. Jangan lupa zakat dan sedekah juga perlu diperhatikan. Sekecil apapun keuntungan ada hak orang lain yang perlu dikembalikan.

Wisudawan Terbaik
Ikrar Genidal Riadil, mahasiswa prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan berhasil mendapat predikat wisudawan terbaik dengan IPK 3,88. Ia merupakan putra dari pasangan Dalil dan Loni Elizabeth. Namanya memang tak begitu ‘terdengar’ di kampus, namun, ia aktif di berbagai kegiatan di luar kampus.

Ikrar merupakan wisudawa terbaik dari prodi Pendidikan Bahasa Inggris, FKIP UNTIDAR meraih IPK 3,88. (Tim Dokumentasi Humas – Faaiz Septian Darmawan)

Siapa sangka jika orang yang selalu dipandang rendah oleh kebanyakan orang itu, mampu berdiri di atas podium, memberikan sambutan sebagai perwakilan dari mahasiswa. “Jujur, saya kaget banget sampai terharu, begitu juga dengan orang tua saya. saya tidak mengira akan mendapat achievements ini,” tutur Ikrar ketika diwawancarai via WhatsApp pada Selasa, (6/4).

Ia mengaku dulunya bukan siapa-siapa dan mungkin banyak orang menganggap dirinya tidak kompeten dalam hal akademik. Hal tersebut dimulai ketika dirinya berada di bangku sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas.

“Saya bukan orang yang suka belajar dan selalu dipandang bodoh oleh teman-teman saya di kelas. Bahkan guru juga pernah understimate kepada saya. Tetapi, setelah saya mendapatkan chance kuliah di Universitas Tidar, dengan jurusan yang saya cintai, saya mulai bangkit dan menjadi sosok yang lebih baik,” jelasnya.

Ikrar sejak awal memang memilih Universitas Tidar sebagai tujuan kuliahnya dengan prodi yang sesuai dengan keinginannya. “Memang kalau compare sama Jakarta, banyak universitas yang lebih baik dari UNTIDAR, tapi karena saya tidak mau di Jakarta lagi, mau hidup mandiri dan merantau juga, jadi saya pilih universitas yang di luar Jakarta,” sambungnya.

Ia mengatakan meskipun UNTIDAR baru menjadi universitas negeri, akan tetapi ia yakin UNTIDAR akan berkembang dengan baik ke depannya dan tidak akan kalah dengan universitas ternama lainnya.

Semasa kuliah, Ikrar bukan termasuk golongan mahasiswa kupu-kupu alis kuliah langsung pulang. “Saya banyak sibuk di luar kampus, seperti ikut seminar nasional maupun internasional, dan menjadi presenter dalam mempresentasikan artikel penelitiannya. Sampai saat ini sudah lebih dari 20 seminar nasional maupun internasional yang telah saya ikuti,” jelas Ikrar.

Sekarang, ia masih aktif dalam mempublikasi artikel penelitiannya di jurnal internasional dan National Journal Accreditation. Ia juga berkolaborasi dengan beberapa dosen di UNTIDAR dan satu mahasiswa di University of Auckland dalam penelitiannya. “Target publikasi di Scopus Accreditation. Saat ini saya sudah memperoleh 40 lebih jurnal artikel,” tambahnya.

Tidah hanya itu, ia juga aktif dalam berbagai lomba. Ia pernah menjadi juara 1 lomba seriosa tingkat universitas dan juga finalis lomba Peksiminas tingkat nasional dalam menyanyi seriosa,” bebernya.

Masih ada kegiatan yang hingga saat ini masih ia tekuni, seperti aktif dalam kegiatan volunteering, mengajar bahasa Inggris, dan melakukan kerja part time di beberapa perusahaan nasional maupun international.

Di tengah kegiatannya yang terbilang aktif, Ikrar mengaku mudah dalam membagi waktu antara kuliah dan kegiatan lainnya. “Kalau kuliah, fokus aja kuliah. Setelah pulang kuliah, kalau saya bosan, biasanya saya suka baca buku dan jurnal sebagai referensi. Kalau sudah fix, baru melalkukan penelitian, mengambil data, and then diimplementasikan dalam artikel penelitian,” kata Ikrar.

Dalam sehari, ia bisa meluangkan waktu dua jamnya untuk mencicil artikelnya tersebut. Ia lebih sering menulis daripada main keluar. Sisa-sia waktu yang seharusnya ia gunakan untuk keluar, ia melakukan kegiatan untuk masak, bersih-bersih kos, mencuci, dan lain sebagainya.

“Untuk mahasiswa-mahasiswa yang sedang berjuang dengan skripsinya maupun yang masih berada dii semester awal dan pertengahan, do your best! Jangan compare diri kalian dengan orang lain, but be the best version of you,” tuturnya.

Ia mengimbau agar para mahasiswa mencari motivasi untuk meningkatkan mood karena motivasi merupakan hal yang penting. “Carilah passion yang kalian cintai, tidak harus dalam hal akademis, jika kalian cinta sesuatu non akademis silakan perjuangkan dan lakukan yang terbaik,” tambahnya.

Ikrar juga menambahkan untuk mahasiswa yang masih dianggap rendah dan bodoh oleh orang-orang yang mungkin sisi akademisnya lebih tinggi untuk tidak takut dan tidak pesimis. “Buat kalian yang mungkin having depression, stress, mental health, I am here with you guys! If you do not get any supports from any others, i am the greatest supporter for you all,” pesannya.

Penulis : Naila Nihayah (LPM Mata)

Editor : Tim Humas UNTIDAR

Wisuda UNTIDAR ke-57 dapat disaksikan di Kanal Youtube UNTIDAR

pada link KLIK DISINI