UNTIDAR 5 BESAR PTN SAINTEK DENGAN KEKETATAN TERTINGGI SBMPTN 2019

Universitas Tidar masuk 5 besar Perguruan Tinggi Negeri (PTN) kelompok ujian Sains dan Teknologi (SAINTEK) terketat di Indonesia. Dipaparkan oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti), Mohamad Nasir saat konferensi pers SBMPTN 2019 di Jakarta, Selasa (06/10) bahwa tingkat persaingan kelompok SAINTEK di UNTIDAR adalah 1 : 15.

“10 PTN SAINTEK dengan ketetatan tertinggi di Indonesia dari urutan pertama yaitu UNNES (1:17), UIN Sunan Gunung Jati (1:17), UPN “Veteran” Jakarta (1:17), UNSOED (1:16), UNTIDAR (1:15), UNY (1:15), UPN “Veteran” Yogyakarta (1:15), UIN Jakarta (1:15), UNS (1:15) dan UNSIL (1:15),” jelas Menristekdikti.

Wakil Rektor Bidang Akademik UNTIDAR, Dr. Ir. Noor Farid, M.Si. menyatakan bahwa jumlah peminat kelompok SAINTEK sebanyak 7230 peserta sedangkan yang diterima hanya 469 peserta.

Program studi kelompok SAINTEK dengan jumlah peminat terbanyak adalah Teknik Sipil dengan total 1335 peserta. “Ketetatan prodi Teknik Sipil di UNTIDAR yaitu 1 : 27 dari total peminat 1335 peserta dan yang diterima sebanyak 50 orang,” jelas jelasnya pada Rabu (07/10).

Sedangkan prodi SOSHUM dengan jumlah peminat terbanyak adalah Ilmu Administrasi Negara total 1.004 peserta dan yang diterima di UNTIDAR sebanyak 58 peserta.

“Total peserta lolos seleksi SBMPTN 2019 di UNTIDAR sebanyak 970 peserta dengan rincian 469 SAINTEK dan 501 SOSHUM dari total 13.460 peserta,” tambahnya.

Total peserta Bidikmisi sejumlah 453 peserta dan 517 peserta regular. Semua calon mahasiswa UNTIDAR wajib melakukan pengisian data social dan ekonomi via lamn ukt.untidar.ac.id untuk menentukan besaran biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) dilanjutkan dengan registrasi online serta verifikasi data pada Kamis-Jumat, 1-2 Agustus 2019 di kampus UNTIDAR.

Jumlah peminat tahun ini meningkat sebesar 3.384 atau sekitar 25% dari tahun sebelumnya yang berjumlah 10.076 peserta. (DN/HDN)

PENGUMUMAN PESERTA LULUS DAN REGISTRASI SBMPTN 2019

PENTING!!!!!!! PENGUMUMAN REGISTRASI PESERTA SBMPTN 2019 YANG DINYATAKAN LULUS DI UNTIDAR, CEK INFO DIBAWAH INI!!

PENGUMUMAN SBMPTN 2019 UNIVERSITAS TIDAR


DAFTAR PESERTA LULUS SBMPTN 2019 UNIVERSITAS TIDAR



PKM 2019 : EXOTIC SI NUTRISI UNIK UNTUK BAKTERI BAIK

Filosofi kacang lupa kulitnya ternyata tidak berlaku bagi mahasiswa Universitas Tidar yang tergabung dalam tim EXOTIC. Tim yang dimotori oleh Suwasdi (Agroteknologi ‘16), Mahdalina Mursilati (Agroteknologi ‘17) dan Surya Bagus Purnomo (Peternakan ‘16) mampu mengolah limbah kulit kacang tanah menjadi Extraordinary Peanut Shells Prebiotic atau disingkat EXOTIC.

Tim Program Kreatifitas Mahasiswa Penelitian Eksakta (PKM-PE) EXOTIC ini merupakan salah satu dari 22 PKM dari UNTIDAR yang berhasil mendapatkan dana hibah dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi pada tahun 2019 ini.

“Penelitian ini berfokus pada pemanfaatan limbah kulit kacang tanah untuk mendapatkan kandidat prebiotik atau ‘makanan’ bagi bakteri probiotik Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophillus,” kata Suwasdi selaku Ketua tim EXOTIC.

Suwasdi menambahkan bahwa latar belakang yang mendasari penelitian ini adalah banyaknya limbah kulit kacang tanah terbuang begitu saja sehingga menjadi pencemar lingkungan. Padahal limbah tersebut masih dapat dimanfaatkan dalam bentuk lain salah satunya sebagai prebiotik.

Suatu bahan dapat digunakan sebagai prebiotik jika memiliki kadar serat yang tinggi dan tidak dapat dicerna oleh sistem pencernaan manusia. Saat ini bakteri probiotik umumnya ditumbuhkan dengan inulin yang merupakan salah satu bahan prebiotik. Hanya saja harga inulin relatif mahal di pasaran.

Kulit kacang tanah mengandung serat selulosa yang tinggi dan sekaligus dapat menjadi sumber nutrisi bagi bakteri probiotik. Dengan harapan bakteri dapat tumbuh kuat dan melipatgandakan diri secara optimal.

Selain mendapatkan kandidat prebiotik, penelitian ini juga ikut membantu petani kacang tanah dalam mengelola sisa hasil panen sehingga tidak hanya dibuang atau dibakar saja. Limbah kulit kacang tanah yang berasal dari produk olahan kacang tanah dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga mengurangi jumlah limbah yang berpotensi mengganggu estetika lingkungan.

“Kandungan prebiotik biasanya dapat kita temukan pada beberapa makanan olahan seperti yogurt dan produk olahan susu fermentasi lainnya,” kata Suwasdi.

Prebiotik merupakan nutrisi yang baik untuk flora dan mikroba yang ada dalam system pencernaan manusia. Makanan yang mengandung prebiotik berfungsi mengatasi gangguan pencernaan dan inflamasi usus.

“Besar harapan kami melalui penelitian ini dapat mendapatkan kandidat prebiotik selain media inulin sehingga dapat menjadi alternatif prebiotik kedepannya dan dapat memenuhi permintaan akan sediaan prebiotik baik skala kecil maupun skala industri,” tambahnya.

Tim EXOTIC berharap dapat dilakukan penelitian lanjutan tentang prebiotik dari limbah kulit kacang ini untuk diaplikasikan pada jenis bakteri baik lainnya. Melalui penelitian lanjutan diharapkan mampu melengkapi hasil penelitian EXOTIC untuk dijadikan kandidat prebiotik yang terstandar. (Tim PKM-PE EXOTIC/HDN/DN)