MONEV BIDIKMISI UNTIDAR 2018 KUNJUNGI RUMAH MAHASISWA DIFABEL
Penerima Beasiswa Bidikmisi Universitas Tidar (UNTIDAR) tahun 2018 berjumlah 214 mahasiswa. Plt. Rektor, Prof. Drs. John Hendri, M.Si., Phd. mengadakan kunjungan ke rumah salah satu mahasiswa Universiats Tidar di Desa larangan Lor, Kecamatan Garung , Kabupaten Wonosobo Sabtu (10/11) lalu. Kunjungan ini dalam rangka monitoring dan evaluasi (Monev) mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi tepat guna.

Tri Maya Wahyu merupakan mahasiswi yang mendapat kunjungan tersebut. Mahasiswa penerima bidikmisi itu lolos melalui jalur SBMPTN dan diterima menjadi mahasiswa periode angkatan 2018/2019 di Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan dalam Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.
Alumni Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Wonosobo tersebut merupakan mahasiswi penyandang keterbatasan fisik dan berasal dari keluarga dengan ekonomi yang kurang. Sebagai penyandang difabel (different ability) Maya merupakan satu-satunya warga Larangan Lor yang melanjutkan kuliah ke tingkat strata satu dan menerima beasiswa bidikmisi. Difabel memiliki pengertian akan keadaan seseorang yang memiliki fisik atau sistem biologisnya berbeda dengan orang lain pada umumnya.
“Kami harap akan ada Maya lainnya untuk meneruskan pendidikan, dengan tekad dan informasi yang ada menjadi pintu seseorang untuk berani melangkah ke jenjang pendidikan tinggi memperbaiki taraf hidupnya”, kata John Hendri.
Beliau menambahkan penerima beasiswa bidikmisi diutamakan bagi pendaftar yang memiliki kemampuan belajar baik namun kekurangan dalam perekonomian juga bagi penyandang disabilitas. Disabilitas yang dapat diterima belum keseluruhan, contohnya untuk penyandang tuna rungu belum tersedia tenaga pengajarnya.
“Untuk penyandang disabilitas yang mendaftar melalui jalur bidikmisi akan diprioritaskan namun juga dilihat pendaftar yang memang memiliki kemampuan belajar baik namun kurang beruntung dalam keadaan ekonomi”, tambahnya.
Kepala desa Larangan Lor, Budi Handoyo juga turut menjelaskan untuk warga desanya saat ini kebanyakan masih berpendidikan di tingkat SMA dan dengan adanya Maya dapat menjadi contoh bagi warga lainnya untuk tutur memperhatikan pentingnya pendidikan.

“Dengan berhasilnya maya masuk ke universitas tidar dapat menjadi inspirator bagi warga lain untuk memperhatikan pendidikan, bukan hanya untuk mencari pekerjaan namun untuk memperbaiki taraf hidup dirinya dan keluarga”, jelasnya.
Dalam kegiatan ini turut ikut serta Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Joko Widodo, M.Pd.; Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Drs. Hery Suroso, S.T., M.T; Dekan Fakultas Pertanian, Ir. Gembong Haryono, M.P.; Dekan Fakultas Teknik, Ir. Kun Suharno, M.T.; Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Dr. Samodra Wibawa, M.Sc.; Kepala Biro Umum dan Keuangan, Among Wiwoho, S.E., M.M.; Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan dan Kerjasama, Drs. Giri Atmoko, M.Si. dan Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan, David Budhi Hartono, S.E. (HDN)
SEMINAR TOI KE-55 : MAKSIMALKAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN TUMBUHAN INDONESIA MENUJU KEMANDIRIAN BAHAN BAKU OBAT
Universitas Tidar bekerjasama dengan Kelompok Kerja Nasional Tumbuhan Obat Indonesia menyelenggarakan Seminar Tumbuhan Obat Indonesia (TOI) ke-55 pada Rabu-Kamis, 17-18 oktober 2018 di Grand Artos Hotel & Convention, Magelang.
Sebagai negara tropis, Indonesia merupakan negara dengan mega-biodiversitas yang telah diakui dunia. Keragaman hayati, baik tanaman maupun hewan merupakan bahan baku untuk obat tradisional maupun obat modern.
Siswanto, MHP, DTM, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) menuturkan Balai Besar Litbang Tanaman Obat dan Obat Tradisional (Balai Litbang TOOT) melalui studi RISTOJA (etnofarmakologi) telah berhasil mengidentifikasi 2.848 spesies tumbuhan obat, dengan klaim secara tradisional yang beragam.

“Tumbuhan tersebut mulai dari obat panas, obat batuk, obat diare, obat malaria, dan lain-lain. Meskipun klaim ini belum tentu tepat secara ilmiah, ini merupakan potensi yang luar biasa untuk dikembangkan menjadi bahan baku obat tradisional, baik sebagai jamu, obat herbal terstandar, maupun fitofarmaka,” katanya saat membacakan sambutan dari Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, Sp. M(K).
Di samping sebagai obat tradisional, hasil studi etnofarmakologi tersebut juga bisa dikembangkan menjadi obat modern, baik melalui isolasi bahan aktif maupun melalui teknik biofarming (rekayasa genetik). ”Maka itu penelitian dan pengembangan tumbuhan obat Indonesia berpotensi besar menuju kemandirian bahan obat. Diluar dari semua itu, perlu diperhatikan bahwa hasil produk nantinya dapat dipasarkan dan dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia,” tambahnya.
Wakil Walikota, Dra. Windarti Agustina Magelang dan Plt. Rektor Univeritas Tidar, Prof. Drs. John Hendri, M.Si., Ph.D. yang turut hadir dalam pembukaan Seminar TOI ke-55 ini menyatakan dukungannya dalam pengembangan tumbuhan obat Indonesia.
“Pemerintah Kota Magelang mengapresiasi kegiatan ini dan berharap akan muncul gagasan atau pemikiran baru tentang tumbuhan obat yang bisa dimanfaatkan kedepannya,” tutur Ibu Wakil Walikota.

Kurangnya perhatian terhadap tumbuhan obat menyebabkan masih banyak bahan baku obat yang diimpor dari luar negeri. Maka itu, seminar, penelitian dan pengembahan tumbuhan obat harus lebih digalakkan kembali.
“Perbedaan obat herbal dengan obat modern adalah, jika obat modern hanya memiliki zat akfif tunggal. Sedangkan obat herbal berasal dari ekstrak tumbuhan yang terdiri dari beberapa bahan aktif di dalamnya jadi 1 tanaman bisa memiliki beberapa manfaat,” jelas Plt. Rektor UNTIDAR.
Selain itu, pada seminar yang diikuti 300 peserta dari 60 instansi yang berasal dari 20 provinsi di Indonesia ini Dinas Pertanian provinsi jawa Tengah juga turut membuka tangan jika nantinya terwujud program pengembangan tumbuhan obat yang akan dilakukan pasca seminar ini.
Pada seminar ini, tumbuhan obat dibahas dalam berbagai sudut pandang dengan beberapa narasumber/ahli sesuai bidangnya diantaranya : Bidang Kebijakan oleh Deputi Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik, BPOM RI, Dra. Rr. Maya Gustina Andarini, Apt., M.Sc.; Bidang Ekonomi oleh Gabungan Pengusaha Jamu Indonesia (GPI), Dra. Riana Sitorus, Apt.; Bidang Kesehatan oleh Prof. Dr. dr. Nyoman Kertia, Sp.PD-KR dari Fakultas kedokteran, Universitas Gadjah Mada.; Bidang Sosial Budaya oleh Budayawan Sutanto Mendut.; Bidang Teknik Budidaya disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Provinsi Jawa Tengah.

Selain itu, pada seminar ini dikemukaan hasil penelitian tumbuhan Kelembak (rheum officinale Baili) dan Nagasari (Mesua Ferrea L.) serta review Hasil Penelitian tentang Pare (Momordica charantian L.) oleh Prof. Gemini Alam, M.S., Apt.
ROADSHOW ANTIKORUPSI KPK KE UNTIDAR
Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) melakukan roadshow ke kota-kota dalam mengedukasi dan mengkampanyekan gerakan antikorupsi di masyarakat. Kegiatan ini sudah dimulai sejak bulan september dengan mendatangi institusi pendidikan ke daerah-daerah. Universitas Tidar berkesempatan mendapatkan kunjungan itu dan pada Jumat (19\11) lalu di gedung auditorium Untidar digelar Kuliah Umum Antikorupsi dengan tema jelajah negeri bangun antikorupsi.
Roadshow Antikorupsi itu berlangsung di ruangan auditorium Universitas Tidar (Untidar) pada Jumat (19/11) lalu dengan moderator Sholihul Hakim, S.H., M.H., Dosen Ilmu Hukum Untidar.
Disambut oleh Wakil Rektor Bidang akademik, Prof. Dr. Joko Widodo, M.Pd. mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kepercayaan KPK melibatkan instansi pendidikan dalam roadshow antikorupsi. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan KPK dengan melibatkan mahasiswa untuk ikut berpartisipasi dalam roadshow ini”, katanya.
Dalam sambutannya, Ia juga mengatakan pentingnya untuk membangun mahasiswa. Mahasiswa merupakan generasi muda, karena untuk membangun negeri ini memerlukan seluruh komponen masyarakat bukan pejabatnya saja. Masyarakat juga terdiri dari anak muda yang menjadi pondasi dalam membangun negeri maka butuh kekuatan mental dan komitmen melalui regulasi.

“Saat ini untuk membangun negeri harus menyeluruh dengan melibatkan masyarakat bukan hanya pejabat dan membangun membutuhkan mental dan komitmen melalui adanya regulasi, untuk itu anak muda bagian dari masyarakat yang menjadi pondasi dalam membangun negeri”, katanya.
Sambutan tersebut juga diperjelas dalam materi roadshow KPK oleh Saut Situmorang selaku Wakil Ketua KPK. Ia menjelaskan KPK merupakan suatu bagian dari pondasi untuk membangun negeri dari kepentingan mencegah tindakan korupsi, kolusi serta nepotisme dikalangan pejabat pemerintah. “ KPK hanya satu dari tiang pondasi dari keseluruhan pondasi yang dibangun sama-sama untuk membangun negeri”, jelasnya.
Harapan dengan adanya roadshow ke institusi pendidikan akan menjadi penguat pondasi untuk menanamkan sikap antikorupsi dikalangan masyarakat. Melalui mahasiswa kita dapat memberikan edukasi yang nantinya kampanye antikorupsi lebih mudah tersebar dikalangan masyarakat. “Mahasiswa adalah generasi muda yang menjadi tongkat zaman di era saat ini, melalui eduaksi langsung ini dapat mempermudah kampanye antikorupsi di kalangan masyarakat luas”, tambahnya. (HDN)
INFO WISUDA SARJANA DAN AHLI MADYA UNTIDAR PERIODE OKTOBER 2018
- VERIFIKASI DATA IJAZAH & TRANSKRIP NILAI
Kepada Calon Wisudawan/Wisudawati Wisuda Sarjana dan Ahli Madya di-WAJIB-kan hadir ke Ruang Biro Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan dan Kerjasama (BAKPK) Universitas Tidar pada hari Senin, 08 Oktober 2018 untuk verikfikasi data pada Ijazah dan Transkrip Nilai.
Hasil verifikasi data yang telah disepakati oleh Mahasiswa dan BAKPK adalah hasil final yang akan segera segera diproses dan dibagikan saat pelaksanaan Wisuda. Apabila terdapat kesalahan penulisan data setelah pemeriksaan menjadi tanggung jawab pribadi.
Berikut pembagian jadwal verifikasi Ijazah dan Transkrip Nilai :
Fakultas Ekonomi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik
Fakultas Pertanian
Senin, 8 Oktober 2018
Pukul 08.00 – 12.00 Wib
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Fakultas Teknik
Senin, 8 Oktober 2018
Pukul 13.00 – 16.00 Wib
- PERUBAHAN JADWAL WISUDA SARJANA & AHLI MADYA UNIVERSITAS TIDAR PERIODE OKTOBER 2018
Cek pada link PERUBAHAN JADWAL & TEMPAT WISUDA PERIODE OKTOBER 2018
- JADWAL & ALUR PENDAFTARAN WISUDA OKTOBER 2018
Cek pada link ALUR PENDAFTARAN WISUDA PERIODE OKTOBER 2018
PERUBAHAN JADWAL PELAKSANAAN CPNS KEMENRISTEKDIKTI DI LINGKUNGAN UNTIDAR 2018
Cek info Pendaftaran CPNS Kemenristekdikti di Lingkungan UNTIDAR di link CPNS UNTIDAR 2018
