LAUNCHING SIBITA, REKTOR GARANSI BIMBINGAN TUGAS AKHIR MAHASIWA UNTIDAR BISA DIPERTANGGUNGJAWABKAN.

Universitas Tidar kembali meluncurkan sebuah sistem untuk memperlancar kegiatan pembelajaran mahasiswa khususnya dalam hal monitoring bimbingan tugas akhir. Sistem Bimbingan Tugas Akhir atau disingkat SIBITA resmi diluncurkan oleh Rektor UNTIDAR pada Kamis (07/02).

“Sistem ini diharapkan dapat menjadi sarana pertanggungjawaban dosen maupun mahasiswa dalam menjalani proses bimbingan tugas akhir sampai pada tahap pendadaran,” tutur Prof. Dr. Ir. Mukh. Arifin, M.Sc., Rektor UNTIDAR.

Selama ini proses bimbingan hanya menggunakan buku dan ditulis secara manual oleh dosen pembimbing. Revisi atau progres mahasiswa dimonitor melalui buku tersebut. Kendalanya kalo buku itu hilang maka mahasiswa atau dosen pembimbing kan sulit melacak sampai mana perkembangan terakhir tugas akhir yang bersangkutan.

“Tidak ada lagi ‘perasaan saya sudah bimbingan’ kata mahasiswa dan sebaliknya ‘perasaan saya belum membimbing’ kata dosen lalu ujung-ujungnya proses bimbingan macet dan menambah masa studi mahasiswa yang bersangkutan,” tambahnya.

SIBITA dibuat untuk mempertanggungjawabkan serta mempermudah proses bimbingan skripsi untuk mahasiswa program sarjana (S1), tugas akhir untuk mahasiswa diploma (D3) dan thesis untuk mahasiswa program magister (S2).

Wakil Rektor Bidang Umum dan Akademik, Prof. Dr. Joko Widodo, M.Pd. menambahkan bahwa sistem ini akan diaplikasikan kepada seluruh dosen tanpa pengecualian. “Maaf sebelumnya, mungkin beberapa dosen memang sudah memasuki usia menjelang pensiun dan merasa kesulitan dengan pengaturan seperti ini. Lalu bagaimana? Ya ini tugas kita yang masih muda-muda ini harus mendampingi beliau,” jelasnya.

SIBITA dapat diakses pada laman sibita.untidar.ac.id tiap dosen pembimbing harus login menggunakan NIDN dan password masing-masing. Tahap pertama, para dosen harus memasukan beberapa data terkait mahasiswa bimbingannya dan progress terakhir.

Dalam SIBITA terdapat 3 menu utama yaitu bimbingan, proposal dan pendadaran. Pada menu bimbingan terdapat menu lainnya seperti jumlah mahasiswa bimbingan dan permohonan bimbingan. Pada menu proposal terdapat menu persetujuan proposal, jadwal seminar proposal, dan revisi proposal. Sedangkan menu pendadaran berisi menu izin pendadaran dan jadwal pendadaran. Fitur menu tiap menu utama ini tidak menutup kemungkinan akan dikembangkan lagi sesuai kebutuhan dosen dan mahasiswa.

“Semoga SIBITA menjadi jawaban atas rumor yang selama ini beredar bahwa cepat dan tidaknya lulus tergantung dosen pembimbing serta dalam pengembangannya diharapkan  dapat memperbanyak variasi judul skripsi yang sekarang masih banyak menumpuk pada beberapa judul saja,” tutur Tadjus Sobirin, mahasiswa tingkat akhir Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik yang sekarang sedang menyelesaikan skripsinya. (DN)

PENETAPAN PENERIMA BANTUAN BAGI MAHASISWA BERPRESTASI LIPPO (BMBL)

SK PENETAPAN PENERIMA BEASISWA LIPPO 2018

Bagi mahasiswa penerima BMBL diwajibkan mengumpulkan FC KTP (1 lembar) dilengkapi Nama Ibu kandung dan Nomor Handphone. Dikumpulkan selambat-lambatnya Jumat, 1 Februari 2019 pukul 15.00 WIB di kantor BAKPK, Gedung Rektorat lantai 1.



PROGRAM SEA-TEACHER & SEA-TVET, UNTIDAR SAMBUT 4 MAHASISWA ASING DARI ISATU FILIPINA

Student Teacher Exchange in Southeast Asia (SEA-TEACHER) dan Southeast Asia Technical and Vocational Education and Training (SEA-TVET) merupakan program dari Southeast Asian Minister Education Organization (SEAMEO) bekerja sama dengan universitas di wilayah Asia Tenggara untuk memfasilitasi pertukaran mahasiswa.

Pertukaran mahasiswa ini bertujuan untuk mendapatkan pengalaman mengajar di egara ASEAN. Program ini rutin dilakukan oleh UNTIDAR khususnya Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) mulai tahun 2018.

Awal tahun 2019 ini 4 mahasiswa dari Iloilo State of University of Science and Technology (ISATU) Filipina untuk melaksanakan praktek mengajar serta perhotelan di Magelang. Mereka adalah Danica F. Naorbe, Voline C. Echaveria, Sheila E. Calapillo, dan Lovely S. Lobreguito.

Danica F. Naorbe dan Voline C. Echaveria melaksanakan program SEA-TEACHER selama 28 hari mengajar Bahasa Inggris dan Ilmu Pengetahuan Alam di SMP Negeri 1 Kota Magelang. Sedangkan Sheila E. Calapillo dan Lovely S. Lobreguito melaksanakan program SEA-TVET  praktek di Rumah  Dharma yang berada di wilayah Borobudur.

Rektor UNTIDAR, Prof. Dr. Ir. Mukh Arifin, M.Sc., dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Bambang Kuncoro, M.Si. menyambut langsung keempat mahasiswa asing dari Filipna tersebut, Kamis (17/01).

“Semoga keempat mahasiswi ini dapat melaksanakan magang dengan baik dan mendapat menyenangkan selama di Magelang. Selain magang mereka diharapkan belajar kebudayaan daerah Magelang”, kata Rektor.

Selama 4 pekan mereka akan tinggal bersama orang tua asuh dan didampingi mahasiswi FKIP selama melaksanakan aktifitas magangnya. Kesehariannya juga akan ditemani oleh mahasiswa FKIP untuk membantu menerjemahkan bahasa sekaligus menjadi guide selama mereka beraktifitas di Kota Magelang.

Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Prof. Dr. Sukarno, M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan ini rutin berlangsung tiap tahunnya sehingga lebih banyak mahasiswa dari UNTIDAR juga dapat dikirim ke luar negeri. “Kegiatan ini nantinya kan berlangsung terus menerus, jadi kita tidak hanya menerima mahasiswa asing untk magang disini tetapi juga mengirimkan mahasiswa ke luar negeri,” ujar Prof. Karno. (HDN/DN)

INFORMASI PEMBERKASAN BAGI PESERTA YANG LULUS SELEKSI CPNS DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS TIDAR TAHUN 2018

Berdasarkan Pengumuman Ketua Panitia Seleksi Penerimaan CPNS Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor B/17/A.A2/KP.02.01/2019 tanggal 11 Januari 2019 tentang Hasil Akhir Seleksi Pengadaan CPNS Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Tahun Anggaran 2018, dengan ini kami sampaikan pengumuman terkait pemberkasan bagi peserta yang lulus seleksi CPNS di lingkungan Universitas Tidar Tahun 2018.

  1. Pengumuman Ketua Panitia CPNS Universitas Tidar Tahun 2018
  2. Lampiran I – Daftar Peserta Seleksi CPNS Tahun 2018 yang dinyatakan lulus
  3. Lampiran II – Daftar Kelengkapan Berkas
  4. Lampiran III – Surat Pengunduran Diri
  5. Lampiran IV – Surat Lamaran
  6. Lampiran V – Pejabat yang berwenang legalisir
  7. Lampiran VI – Daftar Riwayat Hidup sesuai Perka BKN
  8. Lampiran VII – Surat Pernyataan

TAK HIRAUKAN HUJAN, RIBUAN JAMAAH IKUTI SINAU BARENG CAK NUN & KYAI KANJENG DI UNTIDAR

Emha Ainun Najib atau lebih akrab disapa Cak Nun menekankan bahwa konsep “Sinau Bareng” adalah menempatkan para audience atau jamaah sebagi subyek utama bukannya dirinya.

“Kita itu fasilitator ibarat wadah sayur. Kalo anda butuh kangkung ya ambil kangkungnya, butuh kecambah ya diambil kecambahnya. Kalo anda pasif dan konsumtif maka tidak akan dapat apa-apa tapi kali aktif dan berperan sebagai pelaku utama maka anda akan bergerak kreatif,” tutur Cak Nun di halaman parkir Universitas Tidar, Jumat (14/12).

Mengangkat tema “Ngrumat Sejarah Tidar, Ngrakit Kawicaksanaan, Mbangun Peradaban”, acara Sinau Bareng Cak Nun dan Kyai Kanjeng ini mampu menarik perhatian ribuan jamaah baik dari sivitas akademika UNTIDAR serta masyarakat Magelang dan sekitarnya.

Hujan yang sempat membuat lokasi menjadi becek tidak menyurutkan keinginan para jamaah bertemu serta mendapatkan ilmu baru dari Cak Nun. Sajian hiburan dari Kyai Kanjeng juga membuat suasana pengajian menjadi tambah semarak.

Meruntut sejarah Tidar, berawal dari sejarah pembabatan tanah Jawa pada masa kekuasaan Kesultanan Turki. Raja mengirimkan ulama untuk pembabatan dengan cara berdakwah untuk mengajarkan agama islam dengan cara peperangan. Namun menurut Syekh Subakir, utusan Kesultanan Turki, metode peperangan tidak lagi efektif dan ttidak bisa mencapai titik final.

“Maka itu dilakukanlah sebuah negosiasi dengan Kyai Semar penunggu di Gunung Tidar yang merupakan paku tanah jawa lalu disepakati bahwa jika melakukan dakwah di pulau Jawa tidak boleh meninggalkan kebudayaannya, seperti yang dilakukan oleh walisongo,” jelas Cak Nun.

Tidak hanya budaya yang melingkupi kegiatan seni namun juga budaya dalam berperilaku seperti Belajar disiplin, madep, mantep dan istiqomah. “Kita mulai peradaban Magelang mulai malam ini, walaupun baru mulai muncul dalam sel-sel anda namun kita harus yakin kedepan peradaban Magelang akan tumbuh lebih baik lagi,” ungkapnya.

Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Joko Widodo, M.Pd menuturkan diskusi dengan Cak Nun selalu mencerdaskan karena beliau selalu berdasarkan logika yang rapi. “Pertama, Cak Nun tidak pernah berteori dan bertele-tele. Kedua, solutif dan cocok dengan pegangan Al Qur’an dan Hadits, dan Ketiga, hasil pemaknaan akan dikembalikan kepada pemaknaan masing-masing bukan pemaknaan Cak Nun sendiri,” tuturnya.

Sinau Bareng Cak Nun dan Kyai Kanjeng ini merupakan bagian dari kegiatan UNTIDAR Islamic Fair (UIF) ke-3 yang diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Agama Islam (UKAI) Ar Ribath dimana diselenggarakan selama 3 hari yaitu 14-16 Desember 2018. (DN/HDN)

PELAKSANAAN SKB CPNS UNTIDAR BERJALAN LANCAR

Panitia Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Universitas Tidar mulai menyelenggarakan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), Selasa (13/12). Pelaksanaan SKB CPNS UNTIDAR dilaksanakan Kamis-Sabtu, 13-15 Desember 2018. Total Peserta yang hadir untuk mengikuti SKB hari pertama ini sejumlah 163 orang.

“Pelaksanaan secara umum berjalan lancar.  Peserta SKB yang tidak hadir pada hari pertama maka sudah tidak dapat mengikuti tahap selanjutnya pada hari kedua dan ketiga atau dianggap gugur,” jelas Kepala Biro Umum dan Keuangan (BUK) Among Wiwoho, S.E., M.M.

Sebanyak 3 peserta tidak hadir pada pelaksanaan SKB hari pertama yaitu test kemampuan keahlian (kemampuan bidang) dinyatakan gugur. Peserta yang tidak hadir pada hari pertama tidak dapat melanjutkan tahapan test pada hari kedua yaitu wawancara dan hari ketiga yaitu microteaching atau praktek mengajar.

Sedangkan khusus untuk test kesehatan dilaksanakan secara mandiri oleh para peserta pada Rumah Sakit Pemerintah atau Puskesmas setempat dan dikumpulkan paling lambat pada Sabtu, 15 desember 2018 pada Panitia Seleksi CPNS UNTIDAR.

Berdasarkan pengumuman hasil lolos Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang dikeluarkan oleh Kemenristekdikti pada Sabtu, 8 Desember 2018 lewat laman https://cpns.ristekdikti.go.id/, total pelamar ke UNTIDAR yang lolos sebanyak 190 peserta. Terdiri dari 166 peserta formasi dosen dan 24 peserta formasi tendik. Sedangkan total pelamar CPNS ke UNTIDAR tahun 2018 ini sebanyak 1008 orang.

Pelaksanaan SKB hari pertama formasi dosen dilaksanakan di kampus UNTIDAR sedangkan untuk formasi tendik dilaksanakan di UPT BKN Semarang.

“Pelaksanaan lokasi ujian berbeda dikarenakan BKN belum mempunyai bank soal bagi beberapa formasi yang ada di UNTIDAR dan juga beberapa PTN lain di Indonesia. Pelaksanaan SKB formasi dosen di UNTIDAR menggunakan sistem LJK berbeda dengan formasi tendik sudah menggunakan fasilitas CAT BKN,” tambah Among.

Pelaksanaan test keahlian (kemampuan bidang) terdiri dari 100 soal yang harus dikerjaan selama 90 menit dimulai dari pukul 09.00 – 10. 30 Wib. Peserta diwajibkan mengenakan atasan warna putih dan bawahan celana/rok bewarna hitam serta hadir di tempat ujian selambat-lambatya 60 menit sebelum ujian berlangsung.

SKB adalah tahap kedua dan terakhir rangkaian seleksi CPNS. Bagi peserta yang dinyatakan lolos SKB sudah dipastikan akan ditetapkan sebagai CPNS.

Pelaksanaan SKB hari kedua dan ketiga formasi dosen dan tendik dilaksanakan di Kampus UNTIDAR sesuai dengan jadwal dan ketentuan yang telah diumumkan via laman www.untidar.ac.id. (DN/HDN)

PENGUMUMAN PENETAPAN BIDIKMISI KUOTA TAMBAHAN TAHAP 2, BIDIKMISI ALOKASI KHUSUS DAN BEASISWA PPA ALOKASI KHUSUS TAHAP 2

SK KUOTA TAMBAHAN BIDIKMISI TAHAP 2 TAHUN 2018



SK BM ALOKASI KHUSUS 2018



SK PPA ALOKASI KHUSUS TAHAP 2 2018