BEM KM UNTIDAR berkolaborasi dengan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNTIDAR, untuk pertama kalinya mengadakan kegiatan Paramasakti, Senin (14/11), di GKU dr. H.R. Suparsono. Paramasakti merupakan Pekan Raya Mahasiswa, Sains, Kebudayaan dan Teknologi, event untuk menampilkan karya ilmiah dan karya inovasi mahasiswa dari berbagai program studi yang ada di UNTIDAR.
Pada kegiatan ini, masing masing prodi mendapatkan kesempatan untuk menampilkan produk terbaiknya, baik dari bidang sains dan teknologi, maupun sosial humaniora.
Paramasakti 2022 dimeriahkan dengan seminar bertajuk “Membangun Daya Kreativitas Dalam Transformasi Sains, Budaya dan Teknologi, Menuju Peradaban Unggul”, menghadirkan 2 orang pembicara, yaitu Dr. Ahmad Muhlisin. M.Pd. (dosen Prodi S1 Pendidikan IPA FKIP UNTIDAR) dan Iqbal Aji Daryono (penulis dan praktisi media sosial).
Dalam sambutannya, Rektor UNTIDAR, Prof. Dr. Mukh. Arifin, M.Sc. menyampaikan harapannya agar Paramasakti bisa dilaksanakan secara rutin, karena kegiatan ini bisa menjadi ajang yang efektif bagi mahasiswa untuk mengasah kepekaan, meningkatkan rasa kepedulian, mengasah kemampuan, mengembangkan kreativitas dan mengembangkan potensi diri.
Humas UNTIDAR
00AdminHumasUntidarhttps://untidar.ac.id/wp-content/uploads/2025/10/LOGO-DIKTISAINTEK-BERDAMPAK-300x104.pngAdminHumasUntidar2022-11-24 15:15:252022-11-24 15:15:25PARAMASAKTI (Pekan Raya Mahasiswa, Sains, Kebudayaan dan Teknologi)
Sebagai salah satu upaya mengimplimentasikan Peraturan Presiden Nomor 2 tahun 2022, tentang Pengembangan Kewirausahaan Nasional Tahun 2021-2024, Deputi Bidang Kewirausahaan, Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia (Kemenkop UKM RI), berkolaborasi dengan Universitas Tidar (UNTIDAR) mengadakan kegiatan Akselerasi Kewirausahaan, Sabtu (19/11), di GKU dr. H.R. Suparsono. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mengajak mahasiswa masuk ke dalam ekosistem kewirausahaan.
“Pemerintah memiliki banyak program yang menyasar wirausahawan muda, diantaranya program konsultasi bisnis dan pendampingan, program peningkatan kapasitas startup (dimana startup banyak dijalankan oleh anak muda), pengembangan ekosistem bisnis melalui dunia usaha dan dunia industri, serta program perluasan akses pembiayaan alternatif bagi para wirausaha. Perguruan tinggi ditempatkan sebagai pelaksana/ implementing agency, dimana perannya sangat signifikan dalam menumbuhkan wirausahawan di kalangan pemuda dan mahasiswa. Pentingnya peran perguruan tinggi inilah yang mendasari kami untuk berkolaborasi dengan perguruan tinggi untuk penyelenggaraan acara Akselerasi Kewirausahaan,” urai Drs. Talkah Badrus, M.M., Sekretaris Deputi Bidang Kewirausahaan Kemenkop UKM RI.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. menyampaikan siap menjalin kerjasama berkelanjutan dengan Deputi Bidang Kewirausahaan Kemenkop UKM, karena misi yang diemban oleh Kemenkop UKM sejalan dengan program-program kampus, seperti penguatan mata kuliah kewirausahaan maupun ekstrakulikuler kewirausahaan, serta penguatan lembaga inkubator perguruan tinggi. “Terimakasih kami sampaikan kepada Kemenkop UKM yang telah memberikan semangat dan dukungan kepada mahasiswa melalui kegiatan Akselerasi Kewirausahaan. Kedepan apapun kegiatan Kemenkop UKM, kami siap bekerjasama dengan sebaik-baiknya, jelas Prof. Sugiyarto.
Ir. Luhut Pradjarto, M.M., Staf Ahli Menteri Koperasi dan UKM Bidang Hubungan Kelembagaan menyampaikan hal yang senada. “Kami berharap kolaborasi ini tidak selesai di kegiatan hari ini, namun nantinya dapat ditindaklanjuti dengan pelaksanaan kegiatan yang lebih intensif dengan para mahasiswa,” ucapnya. Ia mengatakan, pengembangan kewirausahaan nasional sesuai dengan RPJMN pemerintah yang telah menargetkan pencapaian rasio kewirausahaan sebesar 3,95 persen dan pertumbuhan sebesar 4 persen di tahun 2024.
“Saat ini berdasarkan data sakernas Februari 2022, jumlah angkatan kerja sebanyak 144.010.000, sementara jumlah orang berwirausaha baru mencapai 4.483.950 atau 3.11 persen,” tuturnya. Meskipun masih kurang dari target nasional, ia mengklaim, angka wirausahawan di Indonesia terus mengalami peningkatan.
Akselerasi Kewirausahaan dikemas dalam bentuk talkshow, menyajikan success story dari 2 orang entrepreneur muda inspiratif yaitu Wednes Aria Yudha (Founder Coklat Ndalem) dan Liris Maduningtyas (Founder Jala Tech). Acara juga dimeriahkan penampilan tari Jaipong oleh penari dari UKM Bengkel Seni UNTIDAR, dan penampilan band dosen dan tendik UNTIDAR.
Himpunan Mahasiswa Mesin Fakultas Teknik Universitas Tidar (HMM FT-UNTIDAR) menyelenggarakan MEUFORIA TECH EXPO 2022, Kamis (17/11), di GKU dr. H.R. Suparsono.
Kegiatan ini merupakan ajang unjuk karya teknologi mahasiswa Fakultas Teknik UNTIDAR dari semua jurusan, yaitu Teknik Mesin, Teknik Sipil dan Teknik Elektro.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, bisa menghasilkan generasi muda yang produktif dan inovatif. Utamanya mahasiswa UNTIDAR tergerak untuk menciptakan alat-alat inovatif yang mempermudah aktivitas manusia,” ujar M. Nanda Safitra, Ketua Himpunan Mahasiswa Mesin Fakultas Teknik.
“Melalui pameran teknologi yang kami adakan ini, semoga bisa mengedukasi para mahasiswa dan masyarakat umum, bahwa saat ini teknologi sudah berkembang sangat pesat. Semoga juga dapat memacu semangat generasi muda untuk adaptif, mengikuti perkembangan zaman dan mau kreatif menciptakan teknologi-teknologi baru” tambahnya.
Dalam sambutannya Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNTIDAR, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. menyampaikan apresiasi kepada HMM FT atas terlaksananya MEUFORIA TECH EXPO 2022.
“Saya merasa senang dan bahagia karena HMM FT mengadakan pameran teknologi, yang terkemas dengan begitu baik. Sudah seharusnya sebagai akademisi bisa menunjukkan produk sains dan teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” ucapnya.
Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, Hamzah Kholifi, S.Sos., M.Si. yang hadir mewakili Walikota Magelang, menyampaikan apresiasi dan dukungannya pada penyelenggaraan MEUFORIA TECH EXPO 2022.
“Semoga acara ini bisa menginspirasi dan memotivasi semua yang hadir dan berkunjung agar lebih melek sains dan teknologi, dan adaptif dengan perubahan yang ada di sekelilingnya,” tandasnya.
Pada kegiatan ini turut hadir Kolonel Cpl Erwin Hasugian, Sip dari Akademi Militer, Puji Lestari dari Bappeda Kab.Magelang dan Didin Saepudin dari Balitbang Kota Magelang.
Angga Herlambang selaku ketua pelaksana kegiatan menyampaikan target pengunjung adalah 300 orang, namun ternyata animo pengunjung melebihi ekspektasi.
“Sampai jam 2 siang, sudah lebih dari 500 orang yang hadir, rupanya banyak yang tertarik dengan karya-karya sains dan teknologi yang dipamerkan di MEUFORIA TECH EXPO 2022,” katanya.
Harapannya kegiatan ini mampu memperkenalkan teknologi terkini yang bisa membantu masyarakat pada kegiatan sehari-hari bahkan dapat melakukan pekerjaan menjadi lebih efektif dan efisien.
MEUFORIA TECH EXPO 2022 diikuti oleh kurang lebih 70 karya mahasiswa Fakultas Teknik, meliputi hasil karya dari mata kuliah Mekatronika, karya Tugas Akhir mahasiswa Fakultas Teknik, karya inovasi mahasiswa Fakultas Teknik, karya peraih hibah Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan peraih hibah Program Mahasiswa Wirausaha (PMW).
Berbagai karya yang ditampilkan diantaranya Lampu Tidur Pintar, Alat Vaksinasi Semi Otomatis Pada Ayam, Triple Way Bluetooth Soundbar, Hiasan Dinding Dari Limbah Kayu Palet, Alat Penyangga/Paddock Sepeda Motor, Ferritic Stainless Stell Bracket, Smart Feeding System Berbasis Smartphone, Alat Pengaduk Nira Menggunakan Motor Listrik, Modifikasi Kipas Angin Sederhana Tanpa Baling-Baling, Tong Pengering Sampah Dengan Spinner Sederhana Manual, Mini Conveyor, Alat Pengering Tangan Otomatis Sensor Infrared Obstacle, Alat Pelipat Baju Otomatis, Light Tracking for Solar Panel, Smart Vacuum Cleaner Robot, Robot Obstacle, Ventilator Portable, dsb.
Tentang Meuforia
Mechanical Engineering Euforia adalah rangkaian acara dalam memperingati hari ulang tahun Himpunan Mahasiswa Mesin (HMM) Fakultas Teknik, UNTIDAR. Kegiatan ini terdiri dari kegiatan sosial, ilmu pengetahuan dan teknologi, olah raga dan pertunjukan seni. Kegiatan Meuforian sudah mulai diselenggarakan secara rutin dari 2016 silam.
Mengusung tema “Futuristic” penyelenggaraan Meuforia Tahun 2022 ini dikemas secara modern dengan mengedepankan berbagai kegiatan yang bisa meningkatkan kesadaran dan pentingnya peran generai muda untuk membentuk masa depan Indonesia menjadi lebih baik.
Penulis/Editor :
Humas UNTIDAR
00adminhttps://untidar.ac.id/wp-content/uploads/2025/10/LOGO-DIKTISAINTEK-BERDAMPAK-300x104.pngadmin2022-11-18 10:42:582022-11-18 10:42:58Mahasiswa Fakultas Teknik Unjuk Karya di Ajang MEUFORIA TECH EXPO 2022
Universitas Tidar, Akademi Militer serta Pemerintah Kota Magelang kembali menyelenggarakan Lomba Inovasi Nasional Tahun 2022.
Tahapan presentasi dan pengumuman juara dilaksanakan secara luring di Gedung dr. H. Suparsono, Kampus Tuguran, UNTIDAR dan disiarkan secara langsung melalui kanal Youtube Universitas Tidar.
Mengusung tema “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat” kegiatan ini bertujuan menjaring ide kreatif dan inovatif serta kontribusi kritis terhadap persoalan bangsa dalam hasil karya yang orisinil oleh mahasiswa. Budaya kompetisi tercipta jiwa sportivitas dan rasa percaya diri mahasiswa dalam berkompetisi. Selain itu juga merupakan ajang share knowledge antar mahasiswa dan antar perguruan tinggi di Indonesia. Memadukan sudut pandang dan/atau konteks teknis, fungsional, bisnis, sosial budaya, estetika, dan menghasilkan nilai tambah dari produk dan/atau proses produksi bagi kesejahteraan masyarakat melalui Inovasi. Berdasarkan hal tersebut di atas, maka akan dilaksanakan Kompetisi Inovasi dengan dasar pelaksanaan Undang- Undang Nomor 11 Tahun 2019 tentang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.
“Total jumlah peserta Lomba Inovasi Nasional Tahun 2022 sebanyak 49 peserta. Setelah melewati beberapa tahapan seleksi, hari ini tekah hadir 5 besar finalis untuk mempresentasikan hasil karyanya secara langsung di depan para juri,” kata Prof. Dr. Sugiyarto, M.Sc., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, UNTIDAR.
Kelima besar finalis berasal dari Universitas Sumatera Utara (USU), Poltekad Kodiklatat, Universitas Lampung, Universitas Tidar, dan Akademi Militer. Masing-masing peserta diberikan kesempatan untuk mempresentasikan hasil karyanya dilanjutkan dengan tanya jawab dengan juri selama 20 menit.
Mengusung judul Sistem Pengukuran Pelebaran Rongga Dada untuk Menentukan Tingkat Keparahan Penyakit Paru Obstruktif Kronis, Tim dari USU berhasil meraih penilaian tertinggi sebanyak 664,75 dan menjadi Juara 1 dalam Lomba Inovasi Nasional Tahun 2022 ini.
“Sistem ini memiliki keunggulan yaitu tidak ada kontak langsung antara alat ukur dan pasien, pemeriksaan yang cepat, efisien, aman, dan nyaman. Selain itu, pemeriksaan yang dilakukan tidak membutuhkan biaya yang mahal,” jelas Ero Anderson Hutagaol, Ketua Tim USU.
Ero bersama 4 anggota timnya yaitu Rahmat Ramadhan Atrima, M. Alfariq Zachry, Ganang Lesmana dan Bayu Harly Putra meyakini sistem pengukuran menggunakan pelebaran rongga dada dalam menentukan tingkat keparahan merupakan inovasi baru dalam bidang kesehatan. Sistem pengukuran ini dapat diaplikasikan pada lembaga kesehatan dan menjadi alternatif pemeriksaan.
“Tidak ada efek samping terhadap tubuh pasien, seperti pusing, lemas, gemetar, maupun kerusakan biologis yang ditimbulkan oleh penggunaan spirometer dan CT scan maka alat ini kami jamin aman,” tambahnya.
Pemeriksaan yang dilakukan terbilang cepat, dengan waktu lima menit, pasien dapat mengetahui tingkat keparahan penyakitnya. Selain itu, pengoperasian alat ini sangat mudah, cukup dengan mengendalikan joystick maka pipa penghubung dapat bergerak naik turun sesuai keinginan penguji. Alat ukur juga dilengkapi dengan laser untuk memastikan posisi pipa penghubung telah setentang dengan titik interkostal keenam dari tubuh pasien.
Penilaian Lomba Inovasi Nasional Tahun 2022 ini dilakukan oleh 4 juri yaitu Dr. rer. Nat. (Doctor rerum naturalium) Andri Frediansyah, S.Si., M.Sc. dari Pusat Riset Teknologi dan Proses Pangan, Badan Riset dan Inovasi Nasional; Letkol CPL Budi Harijanto, S.T., M.T merupakan Dosen Muda Gol. V Niksinhan Kordos, AKMIL; Xander Salahudin, S.T., M.Eng., Dosen S1 Teknik Mesin, Fakultas Teknik UNTIDAR dan Didin Saepudin, M.T., Kasubid Penelitian dan Pengkajian Ekonomi dan Prasarana Wilayah Balitbang, Kota Magelang.
Berikut daftar kejuaran pada Lomba Inovasi Nasional Tahun 2022 :
Juara Ke-
Score
Asal Perguruan Tinggi
Judul karya
1
664, 75
Universitas Sumatera Utara
SISTEM PENGUKURAN PELEBARAN RONGGA DADA UNTUK MENENTUKAN TINGKAT KEPARAHAN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIS
2
626, 5
Poltekad Diklatad
DESAIN SMART COOLING BOX SYSTEMS UNTUK PERSEDIAAN LOGISTIK DAN OBAT-OBATAN PRAJURIT TNI AD BERBASIS FINGERPRINT MONITORING TRACKING SYSTEMS AND PHOTOVOLTAIC
3
625, 3
Akademi Militer
PEMANFAATAN KANDUNGAN BETHACYANINS YANG DIGUNAKAN SEBAGAI SINTESIS BAHAN SANDWICH DENGAN BAHAN DASAR HYLOCEREUS POLYRHIZUS UNTUK KAIN ANTI KANKER: STUDI KASUS IN VIVO
Harapan 1
615, 45
Universitas Tidar
PEMANFAATAN INOVASI SAMBUNGAN SINGLE LAP JOINT MENGGUNAKAN RESIN EPOXY DAN LATEKS POHON KARET PADA KOMPONEN ELEKTRONIK DENGAN DASHBOARD KOMPOSIT MOBIL LISTRIK
Harapan 2
606, 7
Universitas Lampung
Sistem Integrasi Autonomus UAV dan Perangkat Pengukur Gelombang Laut Sebagai Sistem Peringatan dan Pemantauan Dini Daerah Terdampak Tsunami Gunung Anak Krakatau
00adminhttps://untidar.ac.id/wp-content/uploads/2025/10/LOGO-DIKTISAINTEK-BERDAMPAK-300x104.pngadmin2022-11-16 18:49:072022-11-16 18:49:07Lomba Inovasi Nasional Tahun 2022, USU Sabet Juara 1
Program Indonesian Student Mobility Awards – Menjadi bagian dalam program Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) adalah suatu hal yang tidak pernah saya duga sebelumnya. Pada kesempatan emas ini, saya dapat berkuliah di University of Szeged, Hongaria dengan dibiayai oleh LPDP. Di sini, saya masuk ke dalam Juhász Gyula Faculty of Education. Berbagai kegiatan perkuliahan dan kemahasiswaan saya ikuti. Banyak pelajaran berharga yang saya dapatkan dari hampir seluruh hal yang saya alami di salah satu universitas terbaik di dunia ini, khususnya mengembangkan hard skills dan soft skills. Sistem pendidikannya tidak hanya mengandalkan “buku”, tetapi juga realita di kehidupan yang ada. Saya belajar menjadi seorang mahasiswi yang lebih mandiri. Saya bertemu dengan banyak manusia hebat dari berbagai penjuru dunia. Kami berdiskusi beragam hal yang membuat pikiran dan pandangan saya lebih terbuka.
Dengan mengadaptasi budaya penduduk lokal yang menjalankan work-life balance, saya berusaha untuk berkegiatan dengan optimal. Dari hal tersebut, saya terdorong untuk menjadi perwakilan para mahasiswa IISMA di sini dalam menyampaikan pidato bertemakan “A Hero Lies in You”, saat perayaan Hari Pahlawan yang turut dihadiri oleh pihak KBRI di Hongaria. Saya senang karena dapat mengharumkan nama Indonesia di hadapan mahasiswa – mahasiswi internasional. Apresiasi berdatangan dari para tamu undangan, juga teman – teman saya lainnya. Tidak hanya itu, saya turut bangga untuk mengenakan dan mengenalkan kain batik. Bersama dengan para mahasiswa IISMA di sini, kami telah mempromosikan budaya Indonesia, mulai dari bahasanya sampai dengan makanannya.
Namun, ada kalanya seorang manusia jatuh. Saya sempat sakit yang mana membuat beberapa aktivitas tidak berjalan secara maksimal. Saat itu, terlintas kata “pulang” di benak saya. Akan tetapi, saya tersadar bahwa “rumah” saya saat itu ialah teman – teman IISMA di sini. Saya bersyukur dapat memiliki teman – teman yang peduli dengan saya ketika jauh dari keluarga di Indonesia. Saya mulai bangkit karena saya tahu bahwa tujuan awal saya ialah untuk menjalankan program IISMA ini dengan sebaik – baiknya.
Untuk ke depannya, saya ingin terlibat dalam lebih banyak pengalaman internasional. Saya sangat berharap untuk kuliah S2 di Eropa nantinya, terlebih lagi jika mendapatkan beasiswa dari LPDP. Pesan saya kepada setiap orang yang membaca sharing saya ini, you do not want to regret things you have not done when they are already gone. Jangan ragu untuk mendaftar program IISMA! Selama kesempatan terbuka lebar, di sanalah pengalaman baru menunggu.
Humas UNTIDAR
00AdminHumasUntidarhttps://untidar.ac.id/wp-content/uploads/2025/10/LOGO-DIKTISAINTEK-BERDAMPAK-300x104.pngAdminHumasUntidar2022-11-16 15:41:002022-11-16 15:41:00Sharing Rizky Purwa Lestari, Ikuti Program Indonesian Student Mobility Awards di Hongaria
Universitas Tidar (UNTIDAR) kembali menggelar Galadarma 2022, ajang pemberian penghargaan bagi insan UNTIDAR berprestasi, Sabtu (12/11), bertempat di GKU dr. H.R. Suparsono.
Galadarma tahun ini mengangkat tema “Darpa Bhayanaka,” yang artinya kebanggaan yang luar biasa, merepresentasikan Galadarma sebagai bentuk apreasiasi atas pencapaian yang luar biasa dari dosen, tendik dan mahasiswa UNTIDAR di tahun 2022 ini.
“Selamat kepada para penerima penghargaan. Semoga bisa semakin memotivasi untuk berkinerja lebih baik, dan memacu untuk terus berprestasi,” kata Rektor UNTIDAR Prof. Dr. Ir. Mukh Arifin, M.Sc., dalam sambutannya. Lebih lanjut ia mengingatkan, bahwa di era revolusi industri 4.0, kolaborasi adalah hal penting yang harus senantiasa dilakukan, dan generasi muda harus selalu kreatif serta inovatif, serta pandai membaca peluang.
Larsita, S.E., M.Sc., yang hadir mewakili Walikota Magelang, menyampaikan apresiasi atas prakarsa UNTIDAR menyelenggarakan Galadarma. “Pencapaian UNTIDAR tentu menjadi kebanggaan Pemerintah dan seluruh masyarakat Kota Magelang. “Saya yakin UNTIDAR akan terus meneguhkan komitmen untuk menjadi universitas unggulan yang berdaya saing global,” imbuhnya.
Penghargaan diberikan kepada Dosen Berprestasi (Acariya Dipta Nugraha), Tendik Berprestasi dan Favorit (Widyarastra Nugraha), Organisasi Mahasiswa Berprestasi (Baraya Abhipraya Nugraha), Mahasiswa Berprestasi (Garjita Adhibrata Nugraha), Duta Askara Berprestasi, Duta Askara Lingkungan Hidup, Duta Hafidz Qur’an, dan Duta Askara Kewirausahaan.
Di tahun 2022 ini, sebanyak 177 mahasiswa menerima penghargaan Garjita Adhibrata Nugraha, terdiri dari 125 mahasiswa yang berprestasi pada kompetisi tingkat nasional/internasional yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) dan 52 mahasiswa yang berprestasi pada kompetisi tingkat nasional/internasional yang diselenggarakan oleh lembaga selain Puspresnas. Galadarma 2022 turut dimeriahkan penampilan tari dari UKM Bengkel Seni UNTIDAR, Medley dari UKM Paduan Suara Grandio Sonora Tidar, Koreo Jingle Galadarma, Chaintone Band, Paranada Band, Berkah Dalem dan Solo Performe dari Ginanjar Pramuditya, S.Pd. selaku perwakilan Tendik UNTIDAR.
Berikut daftar penerima penghargaan pada Galadarma 2022 :
00adminhttps://untidar.ac.id/wp-content/uploads/2025/10/LOGO-DIKTISAINTEK-BERDAMPAK-300x104.pngadmin2022-11-14 16:19:412022-11-14 16:19:41UNTIDAR Gelar Galadarma 2022, Ajang Penghargaan Insan UNTIDAR Berprestasi
Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, MS optimis Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di Bumi yang memiliki tanah subur memiliki tinggi potensi untuk menghasilkan komoditas pangan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan Nasional bahkan bisa diekspor ke negara lain secara berkelanjutan.
“Untuk mewujudkannya perlunya menyusun strategi dan aturan-aturan khusus perihal pangan untuk kemajuan dan kemakmuran bangsa,” tutur Ketua Umum Masyarakat Akuakultur Indonesia pada International Conference on Agricultural, Nutraceutical and Food Science (ICANFS) 2022, Rabu (09/11).
Menteri Kelautan dan Perikanan Kabinet Gotong Royong Tahun 2001-2004 ini memaparkan beberapa permasalahan dan tantangan bidang pangan Indonesia.
“Kesejahteraan petani, nelayan dan produsen komoditas pangan di Indonesia masih kurang atau tergolong miskin,” tambahnya.
Sebagian besar unit usaha di bidang pertanian, perikanan budidaya, perikanan tangkap, peternakan, dan sektor penghasil pangan lainnya adalah skala kecil dan tradisional yang tidak menerapkan: (1) skala ekonomi, (2) Sistem Manajemen Rantai Pasokan Terpadu), ( 3) teknologi mutakhir (misalnya Industri 4.0), dan (4) prinsip pembangunan berkelanjutan Akibatnya: produktivitas rendah, kurang efisien, kurang kompetitif, dan kurang berkelanjutan.
Kenyataan saat ini bermunculan “Mafia Impor Pangan (Konspirasi)” yang telah kecanduan dengan keuntungan tinggi melalui impor pangan, terlepas dari produksi nasional lebih tinggi dari kebutuhan nasional.
“Dan tentunya kebijakan ekonomi-politik seperti moneter, fiskal, ekspor – impor, dan iklim investasi yang tidak kondusif turut menyumbang permasalahan bidang pangan saat ini,” tutupnya.
Wakil Rektor Bidang Akademik, Universitas Tidar, Prof. Dr. Suyitno, S.T., M.Sc., IPM memberikan apresiasi yang luar biasa kepada Fakultas Pertanian atas terselenggaranya ICANFS 2022 ini.
“Ada dua manfaat yang ingin saya sampaikan dari penyelenggaraan ICANFS ini, yang pertama peserta seminar ini dapat belajar dan meningkatkan kemampuan bahasanya terutama Bahasa Inggris dan yang kedua, seminar ini diharapkan dapat menjadi salah satu pemecah masalah di bidang pangan dan kesehatan Indonesia saat ini,” tuturnya.
ICANFS 2022 merupakan seminar internasional pertama dari Fakultas Pertanian, UNTIDAR yang membahas tentang nutrisi dan pengolahan pangan. Seminar ini dilaksanakan dalam 2 hari yaitu 9-10 November 2022 secara hybrid yaitu luring di Gedung dr. H Suparsono, UNTIDAR dan daring melalui Zoom Meeting dan Youtube Channel Universitas Tidar.
ICANFS melibatkan 6 narasumber dari dalam dan luar negeri yaitu Prof. Stephen E. Gerau, Ph.D. dari SUNY, Buffalo State, United State of America; Prof. Iin Handayani, Ph.D dari Murray State University, United State of America; Puji Lestari, M.Si., Ph.D, Kepala Organisasi Riset Pertanian dan Pangan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN); Prof. Herry Utomo, Ph.D dari Lousiana State University, United State of America; Prof. Dr. Anang M. Legowo, M.Sc. dari Asosiasi Pakar Teknologi Pangan Indonesia dan Arif Reza, Ph.D dari University of Idaho, Twin Fall Research and Education Center, United State of America.
Rangkuman Materi Seminar ICANFS (Hari 1)
International Conference on Agricultural, Nutraceutical, and Food Science (ICANFS) pada hari ini tanggal 9 November 2022 di Gedung dr. H.R. Suparsono Universitas Tidar diawali dengan dengan registrasi dan pembukaan kemudian dilanjutkan dengan menyayikan lagu Indonesia Raya. Setelah itu, dilanjutkan dengan sambutan oleh Prof. Dr. Suyitno, S.T., M.Sc., IPM dan Ir. Usman Siswanto, M.Sc., Ph.D. Selanjutnya diisi dengan penampilan dari Untidar Dance Team. Keynote Speaker disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Rokhimin Dakuri, M.S selaku President of Indonesia Aquaculture Society. Plenary Speaker I disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Anang M. Legowo, M.Sc., Plenary Speaker II disampaikan oleh Puji Lestari, S.P., M.Si., Ph.D, dan Plenary Speaker III disampaikan oleh Arif Reza, Ph.D.
Prof. DR. IR. ROKHIMIN DAKURI, M.S (PRESIDENT OF INDONESIA AQUCULTURE SOCIETY)
“MAKING INDONESIA AS A WORLD’S MAJOR FOOD PRODUCER AND EXPORTER ON A SUSTAINABLE BASIS”
Pangan pada hakekatnya adalah yang paling penting di antara lima kebutuhan dasar manusia (pangan, sandang, papan, kesehatan, dan pendidikan). Sederhananya, karena asupan makanan bagi manusia menentukan kesehatan, kecerdasan, dan kualitasnya, Meskipun secara global total produksi komoditas pangan primer (misalnya gandum, beras, jagung, kedelai, ubi kayu, daging, dan ikan) sejauh ini lebih besar dari total kebutuhan dunia; tetapi banyak negara berkembang (miskin dan menengah ke bawah) menghadapi kekurangan pangan, yang pada gilirannya membuat warganya mengalami masalah terkait kelaparan, kekurangan gizi, kesehatan dan kecerdasan.
Selanjutnya, Perubahan Iklim Global; polusi dan hilangnya keanekaragaman hayati; pandemi covid-19; Perang Rusia vs Ukraina; dan meningkatnya ketegangan geopolitik, terutama antara AS vs China, telah membawa tidak hanya krisis kesehatan dan keuangan (ekonomi) global, tetapi juga krisis pangan dan energi global akibat penurunan produksi pangan, terutama di Rusia dan Ukraina (sekitar 30% dari produksi sereal dunia; 25% dari produksi minyak dan gas dunia), dan gangguan rantai pasokan global. Sekitar 20 negara (misalnya Rusia, Turki, Iran, India, Argentina, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Australia) telah membatasi atau menghentikan ekspor pangan mereka untuk mengamankan ketahanan pangan mereka sendiri.
Sejalan dengan jumlah populasi manusia yang terus meningkat, permintaan global akan komoditas dan produk pangan juga akan berlipat ganda di masa depan. Suatu negara dengan jumlah penduduk lebih dari 100 juta jiwa, sulit atau tidak mungkin menjadi negara yang maju dan sejahtera, jika kebutuhan pangannya bergantung pada impor.
Sebagai negara kepulauan terbesar di Bumi dan tanah yang subur, Indonesia memiliki potensi yang tinggi untuk menghasilkan komoditas pangan yang cukup tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan nasionalnya, tetapi juga memberi makan dunia secara berkelanjutan.
Permasalahan Dan Tantangan Bidang Pangan Di Indonesia :
Mayoritas petani, nelayan, dan produsen komoditas pangan lainnya masih miskin.
Sebagian besar unit usaha di bidang pertanian, perikanan budidaya, perikanan tangkap, peternakan, dan sektor penghasil pangan lainnya adalah skala kecil dan tradisional yang tidak menerapkan: (1) skala ekonomi, (2) Sistem Manajemen Rantai Pasokan Terpadu), ( 3) teknologi mutakhir (misalnya Industri 4.0), dan (4) prinsip pembangunan berkelanjutan Akibatnya: produktivitas rendah, kurang efisien, kurang kompetitif, dan kurang berkelanjutan.
Sebagian besar Perusahaan Besar Pangan (Badan Usaha Milik Negara, Badan Usaha Milik Negara, dan Perusahaan Multinasional) yang menguntungkan, kompetitif, dan berkelanjutan.
Hasil pangan dinikmati oleh pengolah dan pedagang; bukan oleh petani, nelayan, dan produsen komoditas pangan lainnya (on-farm).
Minimnya industri pengolahan dan pengemasan, sebagian besar komoditas pangan dijual (dipasarkan) dalam bentuk bahan baku baik untuk pasar domestik maupun pasar global (ekspor) Akibatnya: tidak ada nilai tambah, daya tahan lebih rendah, semakin sulit didapat. diangkut (didistribusikan), dan tidak ada atau kurang multiplier effect.
Luas lahan pertanian, khususnya di Pulau Jawa, semakin berkurang akibat alih fungsi menjadi perumahan (pemukiman), kawasan industri, pusat kota, infrastruktur, dan penggunaan lahan lainnya Akibatnya: land to man ratio menurun, dan volume produksi tertentu komoditas menurun.
Petani mikro dan kecil, nelayan, dan produsen komoditas pangan lainnya tidak atau kurang memiliki akses terhadap sarana produksi yang cukup, bermutu, dan relatif lebih murah seperti: benih, pupuk, larva, pakan, serta mesin dan peralatan (ALSINTAN).
Kekurangan dan kenaikan harga benih, larva, dan pakan berkualitas. Padahal, lebih dari 60% dari total biaya produksi pertanian, budidaya, peternakan, dan bisnis on-farm lainnya adalah untuk benih, larva, dan/atau pakan Akibatnya: biaya produksi lebih tinggi, dan komoditas pangan kita lebih sedikit kompetitif dibandingkan negara penghasil pangan lainnya.
Tidak adanya jaminan pasar untuk komoditas pangan yang dihasilkan oleh petani skala mikro dan kecil, nelayan, dan produsen komoditas pangan lainnya Akibatnya: harga komoditas pangan sangat fluktuatif, petani dan nelayan mendapatkan harga yang lebih rendah.
Kurangnya infrastruktur, logistik, dan konektivitas.
“Mafia Impor Pangan (Konspirasi)” yang telah kecanduan dengan keuntungan tinggi melalui impor pangan, terlepas dari produksi nasional lebih tinggi dari kebutuhan nasional.
Suku bunga pinjaman Bank sangat tinggi dan persyaratan pinjaman lebih rumit untuk investasi dan bisnis di sektor makanan di Indonesia dibandingkan dengan negara lain.
Kualitas sumber daya manusia (petani, nelayan, dan produsen komoditas pangan lainnya) perlu ditingkatkan.
Kebijakan ekonomi-politik (misalnya moneter, fiskal, ekspor – impor, dan iklim investasi) tidak kondusif.
2. Prof. Dr. Ir. Anang M. Legowo, M.Sc. (Indonesian Technology Expert Association)
“NUTRACEUTICAL AND FUNCTIONAL FOODS BASED ON LOCAL RESOURCES”
Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam termasuk kaya akan sumber pangan, namun dalam pengelolaannya belum dilakukan dengan optimal. Seiring dengan kemajuan zaman, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta informasi di seluruh dunia, tingkat pengetahuan dan kepedulian konsumen terhadap jenis makanan yang akan dikonsumsi semakin meningkat. Saat ini,telah terdapat banyak produk makanan yang menunjang Kesehatan manusia berdasarkan fungsi makanan. Produk yang dikembangkan berdasarkan tiga fungsi makanan dikenal sebagai makanan fungsional. Tiga fungsi tersebut adalah fungsi utama, fungsi sekunder, dan fungsi tersier. Produk yang dikembangkan dengan mengacu kefungsi ketiga disebut sebagai “nutraceutical”. Nutraceuticals dapat berupa makanan yang kaya akan nutrisi, atau komponen makanan tertentu yang dapat berfungsi sebagai obat atau untuk kesehatan.Tampilannya bisa berupa makanan, atau terutama bukan makanan seperti pil, tablet, kapsul, bubuk. Tanaman obat asli Indonesia secara tradisional, Obat herbal Indonesia paling banyak digunakan sebagai jamu (suplemen dan obat herbal Indonesia), bahan tanaman yang baru disiapkan, biasanya dalam bentuk ekstrak air.
Makanan fungsional adalah makanan dan bahan makanan yang dapat memberikan manfaat kesehatan tambahan selain fungsi gizi dasar makanan bagi masyarakat. Jenis makanan fungsional berdasarkan sumber makanan yaitu Pangan fungsional nabati (kedelai,umbi-umbian, beras merah, tomat, bawang putih,banyak jenis buah-buahan, teh), pangan fungsional hewani (ikan, daging, dan susu serta hasil olahannya). Berdasarkan metode pemrosesan yaitu pangan fungsional alami tanpa pengolahan (buah dan sayur segar), pangan fungsional yang diproses secara tradisional (tempe,dadih, yogurt yang diperkaya, beras merah, susu, teh), pangan fungsional modern (produk pangan yang ditujukan khusus untuk penderita diabetes, dll). Umbi sebagai Makanan Fungsional, Indonesia memiliki banyak jenis umbi-umbian antara lain singkong, ubi jalar, talas, dan porang. Ubi jalar dan beberapa umbi-umbian kaya serat, karoten, dan antosianin. Nutraceuticals memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan pribadi dan masyarakat. Indonesia kaya akan sumber daya lokal untuk nutraceuticals yang perlu dikembangkan saat ini dan di masa yang akan datang.
3. Puji Lestari, S.P.,M.Si.,Ph.D (HEAD OF AGRICULTURAL AND FOOD RESEARCH ORGANIZATION (BRIN), INDONESIA)
Strategi riset pertanian dalam mendukung keamanan pangan berkelanjutan dan peningkatan daya saing dapat dilakukan dengan cara : meninggkatkan kapasitas produksi yang mana didukung dengan pengelolaan sumberdaya lahan berbasis ekosistem untuk mengurangi dampak negative terhadap lingkungan, selanjutnya manajemen dan pengendalian stunting, meningkatkan efisiensi dan daya saing , stabilisasi harga makanan dan yang terakhir meningkatkan nilai tambah dan volume ekspor. Keanekaragaman hayati dengan keamanan pangan mempunyai hubungan karena peran perbaikan tanaman dibuktikan dengan keragaman genetik alami telah diseksploitasi dalam spesies tanaman untuk memenuhi kebutuhan subsisten, mengaktifkan adaptasi terhdap stress lingkungan dibuktikan dengan Keragaman genetik tanaman memungkinkan tanaman dan hewan untuk beradaptasi dengan hama dan penyakit baru, perubahan lingkungan dan iklim, sumber gen untuk citra yang diinginkan yang dibuktikan dengan Gen untuk sifat-sifat yang diinginkan tertanam dalam keanekaragaman hayati, sumber obat yang di buktikan dengan Industri farmasi didasarkan pada sumber daya hayati ini dan pengetahuan lokal yang terkait. Bab selanjutnya yaitu potensi sumber daya genetik lokal dimana setiap daerah mempunyai makanan yang disukai sesuai dengan potensi dan kearifan lokal. Hal tersebut di bantu oleh kontribusi pembiakan tanaman di keanekaragaman makanan. Dan bab yang terkahir meliputi program riset di brin untuk mendukung keamana pangan, program tersebut diantaranya kemasan makanan olahan dilakukan dengan cara pengawetan kemasan steril, komersial dengan teknologi baru, dapat dimakan atau degradable kemasan. Kemudian program yang selanjutnya revitalisasi ketahan pangan sampai penaganan stunting, riset dan inovasi halal dengan cara pergantian produk deteksi halal dan ekspolorasi sumber daya laut untuk pangan.
4. Arif Reza, PhD (UNIVERSITY OF IDAHO, TWIN FALLS RESEARCH AND EDUCATION CENTER, UNITED STATES OF AMERICA)
“ELECTROCHEMICAL TREATMENT OF LIVESTOCK WASTE STREAMS”
Peningkatan permintaan produk peternakan di seluruh dunia. Peningkatan pesat dalam populasi global dikaitkan dengan peningkatan kebutuhan makanan untuk daging dan produk susu. Tingginya konsentrasi polutan dalam aliran limbah ternak. Beberapa biologis, fisik, dan kimia teknologi telah dikembangkan dan diuji untuk menghilangkan polutan dari remediasi air limbah ternak berkekuatan tinggi. Pencernaan anaerobic adalah teknologi pengolahan air limbah biologis ternak yang umum dipraktekkan di seluruh dunia.Pencernaan anaerobik memiliki keuntungan menghasilkan energi hijau berupa biogas,nutrisi tidak dapat dihilangkan secara efektifdan membutuhkan perpanjangan waktu retensi dan ruang besar. Perlakuan elektrokimia dari aliran limbah telah dipraktekkan sejak sebelum abad terakhir.
Teknologi yang digunakan dalam mengolah aliran limbah ternak. Elektrokoagulasi. Generasi in situ koagulan dengan kapasitas penyerapan tinggi terjadi melalui pelarutan bahan anoda logam korban. Koagulan yang dihasilkan kemudian menjebak atau membuat ikatan dengan polutan sebelum dihilangkan baik melalui flotasi atau sedimentasi. Elektrodisinfeksi. Polutan organik dari aliran limbah yang sulit diolah menggunakan metode biologi dan kimia konvensional dapat dengan mudah dihilangkan.Umumnya diklasifikasikan sebagai oksidasi anodik langsung dan oksidasi anodik tidak langsung
Pengolahan elektrokimia aliran limbah ternak adalah pendekatan perbaikan yang menjanjikan untuk memecahkan beberapa masalah lingkungan yang dihadapi oleh industri peternakan. Teknologi perawatan elektrokimia bersifat bersih dan fleksibel. Berbagai polutan dari aliran limbah ternak dapat dihilangkan secara efektif melalui pengolahan elektrokimia.Menunjukkan efisiensi penghilangan polutan yang lebih tinggi dalam waktu singkat. Desain reaktor dan parameter operasional mengatur efektivitas proses pengolahan.
Penulis :
Wulan Fitria Utami, Nisrina Kamilah, Safira Arumsari
Editor : Humas UNTIDAR
00adminhttps://untidar.ac.id/wp-content/uploads/2025/10/LOGO-DIKTISAINTEK-BERDAMPAK-300x104.pngadmin2022-11-14 14:36:512022-11-14 14:36:51Prof. Rokhmin Dahuri : Indonesia Bisa Menjadi Penghasil Dan Pengekspor Pangan Utama Dunia Secara Berkelanjutan
Guna membentuk dan mewadahi generasi muda yang memiliki hobi olahraga yaitu beladiri khususnya beladiri pencak silat, Divisi Merpati Putih, Unit Kegiatan Mahasiswa Olahraga dan Beladiri UNTIDAR, mengadakan Kejuaraan Pencak Silat UNTIDAR Open Eks Karesidenan Kedu 2022. Melalui kegiatan ini diharapkan bisa turut mendidik generasi bangsa agar memiliki jiwa kesatria, berani membela kebenaran, dan menjunjung tinggi kebudayaan Indonesia di mata dunia.
Kejuaraan Pencak Silat UNTIDAR Open Eks Karesidenan Kedu 2022, diikuti oleh ratusan peserta, dan dilaksanakan selama 2 hari, Sabtu-Minggu (29-30/10), bertempat di GOR SMAN 5 Kota Magelang. Peserta kegiatan ini adalah remaja usia 14-18 tahun, dan mahasiswa aktif maksimal 23 tahun (per tanggal 29 Oktober 2022). Pertandingan meliputi Laga dan Seni. Kategori dibagi untuk remaja dan mahasiswa.
Para peserta bertarung untuk memperebutkan juara 1, 2, dan 3 di setiap kelas dan kategori. Para pemenang mendapatkan sertifikat dan medali. Tahun ini Gelar Juara Umum diraih oleh Kontingen dari Unimma (berhak mendapatkan Trophy Juara dan Uang Pembinaan). Sedangkan Juara Favorit berhasil diraih oleh Indy Melati dari UNTIDAR (berhak mendapatkan Trophy Juara dan Uang Pembinaan)
“Kegiatan yang rutin diselenggarakan tiap tahun ini menjadi media yang cukup efektif untuk memperkenalkan UNTIDAR kepada masyarakat di lingkup Eks Karesidenan Kedu, yaitu Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Wonosobo, dan Kabupaten Kebumen,” kata Pembina Merpati Putih, Boris Ramadhika, M.Pd.
“Semoga Kejuaraan Pencak Silat UNTIDAR Open Eks Karesidenan Kedu 2022 ini bisa meningkatkan apresiasi pencak silat di kalangan pelajar dan mahasiswa, mempererat rasa persaudaraan dan solidaritas, dan menjadi ajang para atlet pencak silat remaja dan mahasiswa untuk menyalurkan bakat dan prestasi mereka dalam suatu kompetisi,” imbuhnya.
Penulis : Humas
00adminhttps://untidar.ac.id/wp-content/uploads/2025/10/LOGO-DIKTISAINTEK-BERDAMPAK-300x104.pngadmin2022-11-04 09:30:362022-11-04 09:30:36Divisi Merpati Putih Gelar Kejuaraan Pencak Silat UNTIDAR Open Eks Karesidenan Kedu 2022
Habib Geys bin Abdurrahman Assegaf menyerukan jangan pernah melupakan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari kita semua.
“Orang yang tidak menghargai masa lalu adalah orang-orang yang tidak mempunyai masa depan. UNTIDAR harus menjadi tempat dimana setiap insannya menghargai jati diri dan masa lalu,” jelas Habib Geys pada acara Puncak Tidar Islamic Fair 2022 di Gedung dr. H. Suparsono, Minggu (30/10).
Perlu diketahui, 9 dari 10 hukum perdata Prancis berhutang pada Fiqih Maliqi. Mengapa begitu? Pada masa penjajahan Mesir, Napoleon Bonaparte setiap harinya membunuh 5 ulama Al Azhar yang mempelajari Fiqih Maliqi.
“Kemudian hukum yang ada diinstal tanpa unggah-ungguh dan diadopsi menjadi hukum Prancis tanpa mereka tahu bahwa sesungguhnya semua itu berasal dari syariah Rasul,” tambahnya.
Contoh ajaran Rasul yg diadopsi adalah perihal 2 saksi yang harus dihadirkan dalam suatu pernikahan agar dianggap sah. Klausul 2 saksi tersebut sama persis dengan yang tercantum pada Fiqih Maliqi.
“Contoh lain adalah apabila istri ditinggal 4 tahun maka pengadilan dapat menjatuhkan status cerai dengan suaminya. Jika suaminya tiba-tiba kembali maka dianggap telah bangkit dari kematian tanpa bisa mengakui lagi harta benda yang sudah ada di istrinya terdahulu,” papar Habib Geys.
Hanya Rasullullah SAW satu-satunya makhluk yang tidak rela jika umatnya masuk ke dalam neraka. Padahal setiap hari umatnya menyakiti hatinya dengan melanggar ajaran-ajarannya. Hal yang paling sederhana saja adalah jika kita makan dengan selain tangan kanan atau minum berdiri.
”Satu yang perlu saat ini benar-benar dihindari adalah hoax dan pembunuhan. Telah dijelaskan Rasullullah SAW menjelang hari akhir akan merajalelas fitnah atau saat ini juga bisa dipahami dengan hoax dimana menyebabkan sesama muslim saling membunuh,” pungkasnya.
Mengusung tema membentuk generasi muslim berakhlak Rasullah yang dirindukan bangsa, tujuannya agar kita semua dapat bersama-sama memperbaiki diri kearah yg baik, berhijah dari keburukan dan menyongsong kebaikan. Acara ini juga diisi dengan sholawat bersama dengan Habib Fata Zahir Al-Atthas.
Tidar bersholawat juga disemarakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Iqsan yang selama ini memang menggeluti rebana dan seni religi di UNTIDAR.
“Mewakili keluarga besar UNTIDAR kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas Habib Geys dan Habib Fata. Dengan niat membangun cinta kepada Rasulullah SAW kami berharap bisa membaca sholawat bersama dan mendapat tambahan pengetahuan untuk jalan kebaikan dalam beribadah kepada Allah SWT,” tutur Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, UNTIDAR.
Beliau berharap semoga acara ini membawa berkah sebanyak-banyaknya sehingga cahaya kebaikan terpancar dari UNTIDAR.
Humas UNTIDAR
00adminhttps://untidar.ac.id/wp-content/uploads/2025/10/LOGO-DIKTISAINTEK-BERDAMPAK-300x104.pngadmin2022-11-03 10:02:282022-11-03 10:02:28Puncak Islamic Tidar Fair 2022, Habib Geys Ajak Teladani Nabi Muhammad SAW
Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. memperoleh suara terbanyak pada tahapan Pemilihan Rektor yang diselenggarakan pada Sidang Tertutup Senat Universitas Tidar, Rabu (2/11) di Ruang Multimedia UNTIDAR.
“Hasil pemungutan suara, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. sejumlah 21 suara, Prof. Dr. Hadi Sasana, S.E., M.Si. sejumlah 10 suara dan Prof. Sukirno, S.Pd., Msi., Ph.D. sejumlah 0 suara. Hasil ini menjadikan Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. sebagai Rektor Terpilih,” terang Dr. Dra. Sri Mulyani, M.S.I., Ketua Senat UNTIDAR.
Tahapan Pemilihan Rektor diikuti oleh 20 anggota senat dan 1 perwakilan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.
“Totalnya ada 31 suara, tiap anggota senat mempunyai 1 suara sedangkan perwakilan kementerian mendapatkan 11 suara atau senilai 35% dari jumlah keseluruhan senat,” tambahnya.
Dr. Lukman, S.T., M.Hum., Direktur Kelembagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kemendikbudristek hadir sebagai Kuasa Mendikbudristek.
“Hari ini kita akan memulai sejarah baru bagi UNTIDAR yaitu menentukan Rektor untuk memimpin UNTIDAR periode 2022-2026. Tidak lupa, kami mengucapkan terima kasih kepada Prof. Dr. Ir. Mukh Arifin, M.Sc. yang telah mengawal UNTIDAR selama 4 tahun ini,” tuturnya.
Proses pemilihan rektor dimulai dengan Pembukaan oleh Ketua Senat, Sambutan perwakilan Kemendikbudristek, pembacaan Tata Tertib oleh sekretaris senat, pemungutan suara dan penandatanganan berita acara.
“Hasil pemungutan suara yang tercantum pada berita acara hari ini selanjutkan akan diproses sebagai bahan pertimbangan dalam penetapan dan pengangkatan Rektor Universitas Tidar Periode Tahun 2022-2026,” jelas Ketua Panitia Pemilihan Rektor UNTIDAR 2022-2026, Drs. Sujatmiko, M.P.A.
Tahapan Pemilihan Rektor UNTIDAR telah dimulai pada 17 Juni 2022 dimulai dari tahapan penjaringan, penyaringan, pemilihan dan dilanjutkan penetapan dan pelantikan rektor pada Desember 2022 mendatang.
Humas UNTIDAR
00adminhttps://untidar.ac.id/wp-content/uploads/2025/10/LOGO-DIKTISAINTEK-BERDAMPAK-300x104.pngadmin2022-11-02 16:50:562022-11-02 16:50:56Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. Terpilih Menjadi Rektor UNTIDAR 2022-2026