“UNTIDAR TINGKATKAN PENGELOLAAN AKADEMIK BERBASIS RISET DAN TEKNOLOGI” WISUDA SARJANA DAN AHLI MADYA PERIODE APRIL 2018 UNIVERSITAS TIDAR

Universitas Tidar yang genap berusia 4 tahun menyandang status perguruan tinggi negeri pada 1 April 2018 lalu, kembali menggelar Wisuda Sarjana dan Ahli Madya pada Sabtu, 21 April 2018. Jumlah wisudawan setiap periode selalu mengalami peningkatan. Besar harapannya peningkatan jumlah ini juga diiringi oleh peningkatan kualitas lulusan yang mampu bersaing di dunia kerja.

Peningkatan kualitas lulusan tentunya telah dirancang sesuai Visi UNTIDAR yaitu universitas berbasis riset dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan kewirausahaan dengan menyelenggarakan pendidikan dengan mengedepankan nilai-nilai riset, langkah-langkah riset dan hasil riset dalam kehidupan kampus, khususnya dalam pembelajaran/perkuliahan.

Foto : Dok. Humas

Peningkatan bidang Akademik khususnya, menjadi hal yang sangat pokok dalam pengelolaan pendidikan di sebuah perguruan tinggi. Perkembangan komponen pendidikan di Perguruan Tinggi bermuara pada akademik. Akademik sangat dinamis sesuai fungsi Perguruan Tinggi, bahwa Perguruan Tinggi (kampus) merupakan pusat ilmu, pusat peradaban, pusat riset dan pusat budaya.

UNTIDAR harus bisa mewujudkan fungsi ini. Jika, UNTIDAR mampu mewujudkan akademik ini, UNTIDAR sejajar dengan Perguruan Tinggi Negeri yang sudah “gede-gede”. Mudah-mudahan Allah SWT, memberikan wawasan, alur dan proses, hasil akademik yang tinggi kepada sivitas akademika sehingga UNTIDAR lebih berkibar di tingkat regional, nasional, dst.

Perkembangan akademik yang sangat dinamis menuntut UNTIDAR harus mampu menyesuaikan diri salah satunya dengan meyelaraskan pengelolaan bidang akademik dengan sistem/program berbasis teknologi (computer) secara komprehensif dan holistik (terpadu).

Foto : Dok. Humas

Selain itu pula kualitas pendidik maupun mahasiswa juga menjadi salah satu tarif ukur adanya perkembangan di bidang akademik. Ini terlihat dengan meningkatnya jumlah wisudawan periode april tahun 2018.

Pada Wisuda Sarjana dan Ahli Madya Periode April 2018 ini, UNTIDAR meluluskan 249 wisudawan wisudawati terdiri dari 230 sarjana dan 19 ahli madya. Berikut jumlah lulusan tiap prodi :

Program Studi

Fakultas

Jumlah

S1  Ekonomi Ekonomi (FE)

50

DIII Akuntansi

10

S1  Pend. Bahasa dan Sastra Indonesia Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)

77

S1  Pend. Bahasa Inggris

43

S1  Ilmu Administrasi Negara Ilmu Sosial & Ilmu Politik (FISIP)

42

S1  Agroteknologi Pertanian (FP)

3

S1  Teknik Elektro Teknik (FT)

10

S1 Teknik Sipil

5

DIII Teknik Mesin

9

 

Peningkatan Jumlah Mahasiswa Cumlaude

Rektor UNTIDAR, Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd. pada wisuda ini memberikan penghargaan kepada 87 mahasiswa dengan predikat pujian (cumlaude). Jumlah wisudawan dengan predikat cumlaude meningkat 2 kali lipat dari pewisudaan sebelumnya pada periode Oktober 2017 lalu yang berjumlah 33 wisudawan.

Peraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi adalah Antin Purwanti dengan perolehan IPK 3,88 yang merupakan wisudawati Prodi S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), FKIP. Wisudawan yang beralamat di Jl. Jeruk 1, Kalinegoro, Mertoyudan, Kabupaten Magelang menyelesaikan masa studinya selama 3 tahun, 5 bulan, dan 15 hari. Mantan Ketua Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Mata, UNTIDAR ini berencana melanjutkan studi ke jenjang S2 untuk mewujudkan cita-citanya sebagai dosen. “Membuat diri sendiri paham akan sesuatu itu mudah sedangkan membuat orang lain mengerti dan paham akan suatu hal itu tantangan. Setiap kali punya pemikiran atau penemuan bisa share dengan mahasiswa, kreatifitas tidak dikebiri,” tuturnya.

Pada wisuda ini, terdapat juga wisudawan cumlaude dengan usia Tertua yaitu Lugi Tri Ernanto, wisudawan Prodi S1 Ilmu Administrasi Negara, FISIP dengan perolehan IPK 3,55. Karyawan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Dr. Soerojo, Magelang ini merupakan wisudawan non regular (kelas karyawan) yang menyelesaikan masa studi dalam 3 tahun, 6 bulan dan 11 hari. Lugi lahir di Magelang, 19 September 1978 dan beralamat di Botton Balong, Magelang Tengah, Kota Magelang.

Foto : Dok. Humas

Rektor bersama sivitas akademika UNTIDAR mendoakan seluruh lulusan mampu mengaktualisasikan diri sebagai Aparatus Sipil Negara (ASN), pegawai swasta, dan atau pelaku usaha yang hebat dan sukses. Lulusan UNTIDAR diharapkan mampu mengedepankan nilai kebaikan dengan melatih diri perihal sikap secara terus-menerus untuk Indonesia Jaya, aaamiin. (DN/HDN)

INFO REGISTRASI SNMPTN 2018

Calon mahasiswa Universitas Tidar WAJIB melengkapi beberapa persyaratan sebelum ditetapkan sebagai MAHASISWA BARU Angkatan Tahun 2018/2019. Berikut persyaratan yang harus dipenuhi pada gambar dibawah ini.

Keterangan Tambahan :

  1. Detail tata cara registrasi dapat diakses pada link http://um.untidar.ac.id/registrasi-mahasiswa-baru/
  2. Format LOGIN Borang Sosial Ekonomi pada link ukt.untidar.ac.id adalah Username : Nomor SNMPTN dan Pasword adalah tanggal lahir format yyyy-mm-dd
  3. Borang Sosial Ekonomi meliputi data : Kartu Keluarga, Foto Rumah Tampak Depan, Slip gaji/Surat Keterangan Penghasilan, Rekening Listrik, Rekening Air, Rekening Telepon dan STNK (dalam bentuk softfile)
  4. Detail Panduan Pembayaran dapat diakses pada link http://um.untidar.ac.id/panduan-pembayaran/

INFO :

Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UNTIDAR
Universitas Tidar
Gedung Ekonomi lantai 1
Jln. Kapten Suparman 39 Magelang
Hotline/Telepon : 085290963266
Email : pmb@untidar.ac.id
Laman : um.untidar.ac.id

PENGUMUMAN SNMPTN UNTIDAR 2018 DAN INFO REGISTRASI

  • Selamat kepada para peserta SNMPTN 2018 yang telah dinyatakan lolos seleksi masuk Universitas Tidar.
  • Calon mahasiswa diharapkan segera mengisi Borang Sosial Ekonomi pada laman ukt.untidar.ac.id pada 19-28 April 2018 dan melengkapi ketentuan lain sesuai pengumuman yang diupload pada laman ini. Calon mahasiswa yang tidak memenuhi ketentuan akan DIANGGAP MENGUNDURKAN DIRI sebagai mahasiswa UNTIDAR Tahun Akademik 2018/2019.

INFO :

Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UNTIDAR
Universitas Tidar
Gedung Ekonomi lantai 1
Jln. Kapten Suparman 39 Magelang
Hotline/Telepon : 085290963266
Email : pmb@untidar.ac.id
Laman : um.untidar.ac.id

pengumuman2018


PENGUMUMAN HASIL SNMPTN 2018


352_lampiran-sk-perptn


PENGUMUMAN PILMAPRES TINGKAT UNIVERSITAS TIDAR TAHUN 2018

Berdasarkan hasil keputusan juri tertanggal 3 April 2018 mengenai seleksi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (PILMAPRES) Tahun 2018 yang diselenggarakan pada Selasa, 27 Maret 2018 di Ruang Multimedia pada pukul 08.00 – 15.00 Wib maka diputuskan juara PILMAPRES tingkat UNTIDAR tahun 2018 adalah :

  1. Program Sarjana
NAMA PRODI
Juara 1 Eka Kusuma Adianingrum Pendidikan Bahasa Inggris
Juara 2 Yusuf Yuliyanto Pendidikan Bahasa Inggris
Juara 3 Ririh Rubus Setyaningrum Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

2. Program Diploma

NAMA PRODI
Juara 1 Sonia Millatul Zakia Akuntansi
Juara 2 Safitri Mundiasih Akuntansi

BIOETANOL DAUN BINTARO HANTARKAN SMAN 1 GRABAG JUARA LKCT

Dalam rangka Dies Natalis ke-4, Universitas Tidar menyelenggarakan Lomba Karya Cipta Teknologi (LKCT) antar siswa SMA/SMK/MA sederajat se-Jawa Tengah pada Sabtu (07/04).

Pada kesempatan ini, tim dari SMA N 1 Grabag berhasil meraih juara 1 dengan karya bahan bakar alternatif (bioetanol) dari limbah daun bintaro.

Setiap peserta mempresentasikan hasil karyanya selama 15 menit di depan juri dan menjelaskan konsep dan cara kerjanya dilanjutkan dengan tanya jawab. Juri LKCT 2018 ini adalah Dr. Sudarno, dosen Teknik Sipil dan Muhammad Syukron, M.Eng., Ph.D., dosen Teknik Elektro dari UNTIDAR.

Penilaian berdasarkan beberapa poin yaitu kreativitas, penyajian, simulasi dan ketepatan teknologi dan diskusi.

Berikut juara LKCT UNTIDAR 2018 :

Juara 1 : SMA N 1 Grabag

Tema : bahan bakar alternatif (bioetanol) dari limbah daun bintaro, total nilai : 90 mendapatkan piala + sertifikat + uang tunai Rp. 1.500.000

Juara II  : SMK N 3 Magelang

Tema : pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), total nilai : 77 mendapatkan piala + sertifikat + uang tunai Rp. 800.000

Juara III : SMK N 2 Magelang

Tema : sistem informasi pengelolaan surat berbasis web (sipskanida), total nilai : 72 mendapatkan piala + sertifikat + uang tunai Rp. 500.000 (Rani P/DN)

JAMAL WIWOHO : SPI HARUS JADI PENGAWAS DAN KONSULTAN YANG BAIK

Satuan Pengawas Internal (SPI) Universitas Tidar berkesempatan menjadi tuan rumah pertemuan Forum SPI Perguruan Tinggi Negeri Baru (PTNB) yang diselenggarakan Jumat-Minggu, (06-08/04) di The Atria Hotel Magelang.

Pertemuan yang baru pertama kali diadakan ini bertujuan untuk membentuk forum SPI PTNB sekaligus menyusun kepengurusannya. “Selain menjalin komunikasi dan diskusi mengenai berbagai permasalahan yang dihadapi PTNB, kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan beberapa rekomendasi kepada pimpinan PTN, Inspektorat Jenderal (Irjen) serta Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi dalam mengatasi permasalahan tersebut,” tutur Eva Wulandari, S.E., M.Sc., Ketua SPI UNTIDAR.

Saat ini PTNB terdiri dari 15 perguruan tinggi, 5 institut, dan 15 politeknik di seluruh Indonesia. Permasalahan PTNB tentunya berbeda dengan permasalahan yan dihadapi oleh PTN Badan Hukum (BH) dan PTN Badan Layanan Umum (BLU). Maka itu, perlu dibentuk forum SPI PTNB menyusul forum SPI PTN BH dan BLU yang sudah terbentuk sebelumnya.

“Ada beberapa problematika PTNB yaitu tata kelola bidang keuangan, pengelolaan aset, Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) dan kepegawaian. Perpindahan dari perguruan tinggi yang murni swasta atau setengah swasta menjadi negeri pastinya membutuhkan waktu dan penyesuaian yang tidaklah mudah maka itu SPI harus berperan menjadi advokat dalam menjadi pengawas serta konsultan yang baik,” jelas Prof. Dr. Jamal Wiwoho, S.H., M.Hum., Inspektorat Jenderal, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), peran SPI meliputi tercapainya efektivitas dan efisiensi pencapaian tujuan penyelenggaraan pemerintahan negara, kendalan laporan keuangan, pengamanan aset negara dan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan.

“SPI itu fungsinya mencegah ‘keborosan’ menjaga efektivitas dan efisiensi. Salah satu contohnya saja, tahun ini SPI menjadi bagian dari pelaksanaan SBMPTN 2018 yang mengelola dana hampir 350 Milyar. Kehadiran SPI diharapkan dapat mengatasi setiap kemungkinan ‘kebocoran’ atau pemborosan dalam pelaksanan kegiatan rutin tahunan berskala nasional ini,” tambahnya.

Pada Forum SPI PTNB ini hadir 41 peserta dari 9 perguruan tinggi negeri, 7 politeknik dan 1 institusi. Turut hadir pula Inspektur Wilayah II, Inspektorat Jenderal Kemenristekdikti, Dadit Herdiagung, S.H., M.Soc.Sc., dan Ketua SPI PTN, Dr. Witarsa, M.S. (Universitas Tanjungpura).

 

Rektor UNTIDAR, Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd. mengapresiasi kedatangan peserta dari berbagai daerah dan berharap pertemuan ini membawa manfaat bagi perkembangan SPI khususnya SPI PTNB. “Sebagai PTNB kita dalam masa menata semua aspek di PTN masing-masing. Membangun sistem pendidikan itu tidak mudah. Maka itu, SPI hadir dan menjadi tangan panjang rektor dalam mengawal PTN terutama dalam sistem keuangannya,” ujarnya. (DN/HDN)

AHMAD ERANI : PTN PUNYA PERAN VITAL DALAM PEMBANGUNAN DESA

Prof. Ahmad Erani Yustika, Dirjen Pembangunan Kawasan Perdesaan, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDDT) menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam menunjang pembangunan desa.

“Pembangunan desa tidak semata-mata soal anggaran saja namun, kekuatan ide, gagasan dan inovasi merupakan penggerak utamanya. Kampus merupakan tempat transaksi ide-ide ini yang menjadi cikal bakal munculnya berbagai inovasi pembangunan desa,” tuturnya dalam orasi ilmiah Dies Natalis ke-4 Universitas Tidar, Senin (02/04).

UNTIDAR terdiri dari berbagai fakultas dan program studi (prodi) yang merupakan wadah berbagai ilmu yang bisa dikolaborasikan menjadi sebuah ide dan gagasan pembangunan desa. Harapannya UNTIDAR dapat bekerjasama dalam program pembangunan desa khususnya Kota dan Kabupaten Magelang.

Tahap pertama dalam rumusan agenda pembangunan desa adalah Sumber Daya Manusia (SDM). “Kita semua harus menyadari bahwa kualitas manusia adalah pertaruhan bagi bangsa,” jelasnya. Maka itu peningkatan akses pendidikan harus dipastikan tersedia dengan baik sehingga peningkatan kualitas ekonomi desa bersinambung dengan peningkatan kualitan pendidikan warganya.

Pembangunan desa akan sukses jika diagendakan dengan baik serta merupakan inisiatif hasrat dari warga desa itu sendiri. “Warga desa dibuat sibuk membangun desanya sendiri sesuai dengan kebutuhannya, sehingga dana desa dapat terserap maksimal dan warga juga merasakan langsung hasilnya,” kata Ahmad erani.

Saat ini ada 20 desa di sekitar Borobudur, Kabupaten Magelang yang telah bekerjasama dengan Kemendes PDDT dan BUMN mendirikan Balkondes sebagai salah satu perwujudan pengembangan ekonomi perdesaan melalui dana desa. UNTIDAR sebagai PTN di wilayahnya kedepannya dapat segera menjalin kerjasama dan memulai ide gagasan baru untuk pengembangan balkondes tersebut. (DN/HDN)

UNTIDAR BERSINERGI DALAM BERKARYA DAN BERINOVASI

Pada awal tahun 2018, Universitas Tidar memperoleh penghargaan sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Satker dengan Rapor Terbaik ke-2 dalam Pelaksanaan Program, Kegiatan dan Anggaran Tahun Anggaran 2017 dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. UNTIDAR memperoleh nilai 60,02 atau predikat B (Baik).Penghargaan ini merupakan pembuktian bahwa UNTIDAR terus berupaya meningkatkan kualitas khususnya pada bidang akuntabilitas kinerja sebagai perguruan tinggi negeri baru.

Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd. menyampaikan perkembangan UNTIDAR periode April 2017-Maret 2018 pada Sidang Senat Terbuka Dies Natalis ke-4 Universitas Tidar, Senin (02/04).

Genap berusia 4 tahun sebagai PTN pada 1 April 2018, UNTIDAR terus berbenah dan meningkatkan kualitas pada berbagai bidang yaitu akademik, umum dan keuangan serta kemahasiswaan. Mengusung tema “UNTIDAR bersinergi dalam berkarya dan berinovasi” pada Dies Natalis ke-4 ini, sivitas akademika yang terdiri dari dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan dalam rangka mengemban tugasnya yaitu ikut mencerdaskan kehidupan bangsa harus selalu berkerja sama sehingga mampu menghasilkan karya dan inovasi yang bermanfaat bagi bangsa dan negara. Kampus UNTIDAR akan berkembang dengan baik jika dikelola secara kolektif dan kolegial melibatkan semua komponen yang ada.

Peminat UNTIDAR tahun 2017 meningkat 36,16%. Pada tahun 2017, total peminat UNTIDAR sebanyak 13.434 orang, meningkat 3.568 orang dari tahun 2016 yang berjumlah 9.866 orang. Dari total keseluruhan peminat pada tahun 2017 ini hanya 14,8% yang akhirnya diterima yaitu sebanyak 1.988 orang. Rasio keketatan penerimaan mahasiswa baru tahun 2017 sekitar 7:1 meningkat dari rasio tahun sebelumnya yaitu 6:1.

UNTIDAR membuka 7 program studi (prodi) baru pada Tahun Akademik 2017/2018.Prodi baru terdiri dari 6 prodi sarjana yaitu Hukum,IlmuKomunikasi, Manajemen, Akuntansi, Peternakan, dan Pendidikan IPA serta 1 prodi magister yaitu Pendidikan Bahasa Indonesia. Pada Tahun Akademik 2018/2019, UNTIDAR kembali membuka 3 prodi baru program sarjana yaitu Pendidikan Matematika, Pendidikan Biologi dan Akuakultur.

Sistem Monitoring Perkuliahan (SIMOKUL) mulai diberlakukanTahun Akademik 2017/2018. Sistem ini bertujuan memonitoring proses perkuliahan seperti jumlah tatap muka per mata kuliah, kehadiran mahasiswa, durasi perkuliahan, waktu pelaksanaan perkuliahan dan rekap kehadiran dosen. Pada awal perkuliahan dosen wajib mengisi Rencana Pembelajaran Semester (RPS) serta pada setiap perkuliahan wajib membuka kelas, presensi, mengisi jurnal perkuliahan, dan menutup kelaspada laman simokul.untidar.ac.id

Selain SIMOKUL, UNTIDAR tengah membangun puluhan sistem lain yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap bidang. Dalam rangka perlindungan ciptaan di bidang ilmu pengetahuan, seni dan sastra berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 maka setiap sistem tersebut didaftarkan ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia untuk memperoleh sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

Rektor (kiri) menerima piagam penghargaan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) atas SIPAKU dan SIPADU dari Kepala UPT TIK Sigit Joko Purnomo, S.T., M.T. (kanan).

Saat ini, dua sistem yaitu Sistem Informasi Perencanaan Anggaran dan Pelaksanaan Keuangan (SIPAKU) dan Sistem Informasi Pelayanan Akademik Terpadu (SIPADU) telah mendapatkan sertifikat HKI. SIPAKU mulai dioperasikan pada 28 November 2016 diciptakan oleh Ismail Cahyo Setiyanto dan SIPADU mulai dioperasikan pada 23 Januari 2018 diciptakan oleh Ahmad Khotibul Umam. Kedua pencipta adalah bagian dari UPT Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK) UNTIDAR. Ciptaan ini akan dilindungi selama 50 (lima puluh) tahun sejak Ciptaan tersebut pertama kali dilakukan Pengumuman.

Salah satu sistem utama yang sedang dikembangkan UPT TIK UNTIDAR saat ini adalah data.untidar.ac.id. Sistem ini bertujuan menghimpun dan mengorganisasi data setiap bidang dalam 1 wadah. Sistem ini nantinya menjadi sumber data tunggal yang tervalidasi oleh tiap bidang di UNTIDAR.

Program Bela Negara mulai diwajibkan untuk semua mahasiswa baru, dosen dan tenaga kependidikan UNTIDAR. Sejumlah 1590 mahasiswaTahun Akademik 2017/2018 mengikuti program ini pada 21 – 30 Agustus 2017 disusul pimpinan, dosen dan tenaga kependidikan sebanyak 262 peserta pada 18-19 November 2017. Pelaksanaan Program Bela Negara ini dilaksanakan di Akademi Militer (AKMIL) Magelang.Programini merupakan upaya menumbuhkan sikap dan perilaku yang teratur dalam menunaikan hak dan kewajiban bela negara atas landasan cinta tanah air.

Pada penghujung tahun 2017, UNTIDAR turut berpartisipasi bersama 24 perguruan tinggi lain dari seluruh Indonesia dalam Pelayaran Kebangsaan Bela Negara Mahasiswa Indonesia (PKBNMI). UNTIDAR mengirimkan 27 mahasiswa berlayar menggunakan Kapal Republik Indonesia (KRI) Banjarmasin berlayar dari Dermaga Ujung, Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) Surabaya menuju Komando Utama Pembinaan dan Operasional (Kolinlamil) Kawasan Barat DKI Jakarta.

Penampilan PSM Garandio Sonora Tidar menyanyikan lagu persembahan Soleram pada acar Dies Natalis ke-4 UNTIDAR.

Dalam kurun waktu April 2017-Maret 2018 tercatat beberapa prestasi gemilang mahasiswa UNTIDAR di kancah Nasional maupun Internasional. Prestasi tersebut diantaranya adalah Tim Paduan SuaraMahasiswa (PSM) Grandio Sonora Tidarberhasilmemperoleh 2 medaliemasdan 1 perakdalamajang 5th Vietnam International Choir 2017 yang berlangsungpada 7 – 11 Juni 2017 di Hoi An, Vietnam.

Di tingkat nasional, Prototype mobil hemat energi karya mahasiswa D3 Teknik Mesin, ELANG UNTIDAR mendapatkan penghargaan sebagai The Best Rookie atau pendatang baru terbaik dalam ajang Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) yang berlangsung Selasa-Sabtu 7-11 November 2017 di Sirkuit Kenjeran Park Surabaya.

Rektor (kiri) dan Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Drs. Hery Suroso, S.T., M.T., berfoto bersama juara SAYEMBARA desain rektorat UNTIDAR.

Bulan Januari 2018 lalu, Panitia Sayembara Desain Arsitektur Gedung Rektorat (Sidotopo) Universitas Tidar menetapkan desain dengan judul ‘Pakuning Ilmu Tanah Jawi’ karya Tim Rahadhian Prajudi Herwindo sebagai juara 1. Mengusung konsep yang terinspirasi dari Gunung Tidar, Candi Borobudur dan Joglo (rumah tradisional jawa), desain gedung 10 lantai ini nantinya akan dibangun di Desa Kedungsari, Sidotopo, Magelang Utara, Kota Magelang pada tahun 2020 mendatang.

Usia 4 tahun merupakan usia yang masih sangatlah muda untuk menjadi sebuah perguruan tinggi negeri yang terbaik namun di usia ini kami segenap sivitas akademika UNTIDAR terus berusaha berbenah, berkarya dan berinovasi sehingga dapat memberikan kebermanfaatan bagi seluruh masyarakat Kota Magelang khususnya dan Indonesia pada umumnya. Dirgahayu Universitas Tidar.