Upgrading UKM KSR PMI UNTIDAR: Ajang Perkenalan dan Belajar Organisasi

Unit Kegiatan Mahasiswa Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (UKM KSR PMI) Unit UNTIDAR menggelar kegiatan upgrading, Minggu (19/03). Bertajuk “Mewujudkan Relawan Muda yang Aktif, Berintegritas, dan Berjiwa Kepemimpinan”, kegiatan ini dilaksanakan di SD Kartika III-3, Potrobangsan, diikuti oleh 45 anggota KSR PMI UNTIDAR yang terbagi menjadi 21 panitia dan 24 peserta.

“Dari kegiatan ini, diharapkan anggota bisa lebih mengenal satu sama lain agar ke depannya bisa bekerja sama lebih baik lagi dan membangun hubungan yang baik antar anggota,” kata Uswatun Hasanah selaku ketua panitia. Kegiatan ini bertujuan sebagai ajang berbagi pengetahuan sekaligus kegiatan penyegaran (refreshing).
Materi tentang kepanitiaan disampaikan dalam sesi berbagi (sharing session). Peserta diperkenalkan dengan sistem kerja organisasi dan tugas masing-masing unit kerja. Unit kerja tersebut terdiri dari ketua panitia, sekretaris, bendahara, seksi acara, seksi koordinator lapangan, seksi perlengkapan, seksi hubungan masyarakat, seksi konsumsi, serta seksi publikasi, dekorasi, dan dokumentasi.

Selain itu, kegiatan juga diisi dengan permainan outbound dan games sebagai ajang berkenalan sekaligus latihan kerja sama tim.
Upgrading UKM KSR PMI UNTIDAR merupakan kegiatan pengembangan diri para anggota yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kinerja sebagai individu, tim, maupun organisasi. Kegiatan ini adalah langkah awal untuk meningkatkan kualitas anggota KSR PMI UNTIDAR.

Kontributor : Faizah/ Editor : Humas UNTIDAR

Bidang Kemahasiswaan UNTIDAR Adakan Coaching Clinic Penyusunan Program Kreativitas Mahasiswa 2023

Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) adalah salah satu program Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Diktiristek (Ditjen Diktiristek), sebagai upaya untuk menumbuhkan, mewadahi, dan mewujudkan ide kreatif dan inovatif mahasiswa. Tahun ini PKM sudah memasuki tahun ke 22, dan akan terus dijalankan di tahun-tahun selanjutnya.

Dalam rangka membekali mahasiswa yang akan ikut serta di ajang Program Kreativitas Mahasiswa tahun 2023, bidang Kemahasiswaan UNTIDAR mengadakan Workshop Penyusunan PKM, dengan menghadirkan salah satu reviewer PKM tingkat nasional, Prof. Dr. Parmin, M.Pd., Selasa (28/2). Kegiatan berlangsung di Auditorium UNTIDAR, gedung dr. HR. Suparsono.

Saat membuka acara, Rektor UNTIDAR, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. menyampaikan apresiasinya kepada mahasiswa UNTIDAR yang tergerak untuk menyusun proposal PKM. “Tentunya keikutsertaan dalam PKM akan membawa banyak manfaat bagi diri sendiri dan bagi reputasi institusi,” tandasnya. “Saya begitu berbahagia, tahun ini ada lebih dari 300 proposal PKM yang diajukan oleh mahasiswa UNTIDAR. Dengan kehadiran Prof. Parmin, semoga semakin banyak proposal yang lolos untuk didanai, dan lolos PIMNAS,” tambahnya.

Prof. Dr. Parmin, M.Pd. yang telah berpengalaman menjadi reviewer PKM tingkat nasional menyampaikan bahwa mahasiswa yang ikut serta dalam PKM akan merasakan manfaat yang besar saat memasuki dunia kerja. “Biasanya akan lebih survive selepas lulus kuliah nanti,” jelasnya. “Saya ingin menggarisbawahi kata ‘kreatifitas’. Misalkan belum berhasil lolos pendanaan PKM atau belum lolos PIMNAS, mahasiswa tetap memiliki nilai tambah karena sudah terlatih mengungkapkan/mengeksplorasi gagasan/ide yang dimiliki. Jadi jangan mudah patah semangat. Berhasil menyusun proposal sampai proses upload, itu sudah merupakan prestasi,” imbuhnya. Prof. Parmin juga mengatakan bahwa data menunjukkan, perguruan tinggi yang kreatifitas mahasiswanya tinggi, maka tinggi pula keterterimaan mahasiswanya di dunia kerja.
Selama kurang lebih 2 jam, Prof. Parmin menyampaikan strategi menyusun proposal PKM, memandu cara menganalisa proposal PKM yang lolos didanai dan lolos PIMNAS di tahun 2022, serta melakukan simulasi bagaimana cara lolos seleksi PKM tahun ini.

HUMAS UNTIDAR

Fungsionaris Ormawa UNTIDAR Ikuti Tidar Management Organization

Ketua dan anggota organisasi mahasiswa (ormawa) di lingkungan UNTIDAR periode 2023 baru saja dilantik. Sesaat setelah acara pelantikan, para fungsionaris Ormawa mengikuti kegiatan Tidar Management Organization (TMO). Tidar Management Organization berisi pembekalan berbagai materi, diantaranya materi mengenai alur pembuatan proposal dan laporan pertanggungjawaban (lpj), tata cara peminjaman sarana dan prasarana, serta materi terkait Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi.

Sosialisasi mengenai alur proposal dan laporan pertanggungjawaban disampaikan oleh Giovanni Saputro Cahyo W. selaku Bendahara Pengeluaran UNTIDAR. “Proposal dan lpj adalah hal yang sangat krusial karena menyangkut terselenggaranya acara kemahasiswaan di tingkat universitas. Untuk itu dalam penyusunannya sangat dibutuhkan pendampingan dari Pembina Ormawa. Semoga sosialisasi ini dapat mendorong efektivitas pengajuan dan laporan pertanggung jawaban kegiatan ormawa,” jelasnya.

Sesi berikutnya adalah sosialisasi terkait tata cara peminjaman sarana dan prasarana yang disampaikan oleh Bagian Rumah Tangga Universitas Tidar, dan Bagian Rumah Tangga Fakultas. Diharapkan semua fungsionaris ormawa memahami tata cara peminjaman sarpras dan bertanggung jawab setelah sarana dan prasarana selesai digunakan.

Sesi terakhir adalah penyampaian materi mengenai Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi, yang disampaikan oleh Dr. Ericka Darmawan S.Si. S.Pd. M.Pd. Ia menjelaskan bahwa Indikator Kinerja Utama adalah indikator majunya sebuah perguruan tinggi. “Salah satu poin IKU yaitu ‘mahasiswa mendapat pengalaman di luar kampus’, dapat didukung oleh kegiatan kemahasiswaan. Salah satu yang menjadi fokus adalah Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa),” urainya.
Ia menambahkan, mahasiswa diberikan keleluasaan untuk mengembangkan diri. Lebih baik jika tidak hanya berkembang secara individu, namun program studi juga ikut maju. Mahasiswa bisa mengupayakan untuk meraih prestasi akademik, non akademik, melakukan kegiatan pengabdian masyarakat, menghasilkan publikasi ilmiah, dsb. Terpenting ada bukti yang bisa dipertanggungkawabkan. Dr. Ericka juga mengingatkan harus ada kolaborasi antara universitas, pembina dan mahasiswa.

Pada hari kedua Tidar Management Organization, tiap-tiap ormawa diberikan kesempatan untuk mempresentasikan rencana program kerja kedepan, untuk kemudian ditinjau dan mendapatkan masukan dari tim teknis, agar program kerja yang akan dilaksanakan bisa lebih tepat sasaran dan turut berkontribusi dalam pencapaian Indikator Kinerja Utama Perguruan Tinggi.

Unit Kegiatan Mahasiswa Ilmu Al’Quran dan Seni Rebana “IQSAN” UNTIDAR Rayakan Puncak Harlah ke-3

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Ilmu Al-Qur’an dan Seni Rebana (IQSAN) UNTIDAR, rayakan Puncak Harlah yang ke-3, Sabtu (18/2/2023), bertempat di Aula Pondok Pesantren Dudan, Magelang. Rangkaian Harlah UKM IQSAN sudah dimulai sejak 14-15 Januari, yaitu kegiatan Ziarah Waliyullah, dimulai dari rute Pekalongan hingga Pamijahan di Makam Syech Abdul Muhyi.

Selanjutnya pada 11 Februari 2023, fungsionaris IQSAN melaksanakan khataman di Makam Kyai Ma’sum, Tempuran, Kabupaten Magelang. Para IQSANers mengkhatamkan Al-Qur’an sebanyak 3 kali, sesuai dengan umur UKM IQSAN. Di tanggal 14 Februari, hari lahir UKM IQSAN, dilaksanakan acara tasyakuran bertempat di Basecamp UKM IQSAN UNTIDAR Ganten, dihadiri oleh semua masyarakat IQSAN hingga alumni UKM IQSAN (KAMADAR/ (Keluarga Alumni Arribathul Mustofa dan UKM IQSAN UNTIDAR).

Di tanggal 18 Februari 2023, UKM IQSAN UNTIDAR melaksanakan Puncak Harlah di Pondok Pesantren Dudan, Kota Magelang. Acara harlah turut dihadiri oleh Habib Muhammad Nizar Maghribi Bin Abdulqodir Abdullah Basyaiban, dan K.H. Abdul Aziz.Ketua UKM IQSAN UNTIDAR periode 2023 Muhammad Kholisuddin berpesan bahwa tema menuju generasi yang unggul dan berprestasi bukan hanya jargon semata, namun cita cita yang harus diwujudkan dengan penuh kesungguhan.

Mahasiswa UNTIDAR Sosialisasikan Cinta Bangga Paham Rupiah di SDN 1 Kalirejo

Mahasiswa UNTIDAR yang tergabung dalam Komunitas Generasi Baru Bank Indonesia (GenBI) Komisariat Universitas Tidar (UNTIDAR) melaksanakan kegiatan Sosialisasi CBPR (Cinta Bangga Paham Rupiah), Sabtu,(4/2/2023), berlokasi di SD Negeri 1 Kalirejo.
Materi sosialisasi CBPR disampaikan oleh salah satu anggota GenBI Komsat UNTIDAR, yakni Ubaid Hawari dari divisi Edukasi. Kegiatan sosialisasi diikuti oleh siswa siswi kelas 4 dan 5 SD Negeri 1 Kalirejo. “ Anak-anak sangat antusias, memperhatikan dan mengikuti sosialisasi CPBR. Acara berjalan dengan seru dan meriah,” ujar Ubaid.


Kegiatan Sosialisasi CPBR di SD Negeri 1 Kalirejo bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa terkait rupiah. Sosialisasi ini juga merupakan wujud kontribusi langsung GenBI Komsat UNTIDAR kepada masyarakat. “Salah satu bentuk kepedulian kepada adik-adik penerus bangsa dan calon pemimpin masa depan. Semoga kegiatan sosialisasi CBPR ini dapat memberikan ilmu yang bermanfaat dan dampak yang positif untuk adik-adik SD Negeri 1 Kalirejo,” tutur Ubaid.


Komunitas Generasi Baru Bank Indonesia (GenBI) memiliki visi menjadi kaum muda Indonesia yang kompeten dalam berbagai bidang keilmuan serta dapat membawa perubahan positif dan menjadi inspirasi bagi bangsa dan negara. GenBi berkomitmen untuk menggagas berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat untuk Indonesia yang lebih baik, menjadi garda terdepan dalam melakukan aksi nyata untuk pembangunan bangsa, serta peduli dan berkontribusi untuk pemberdayaan masyarakat

Kontributor (Khikmatun Thoyibah)

Editor Humas UNTIDAR

GenBI Komisariat UNTIDAR Adakan Clean Up Day di Desa Kalirejo Salaman

Komunitas Generasi Baru Bank Indonesia (GenBI) Komisariat Universitas Tidar (UNTIDAR) melaksanakan  kegiatan GenBI Clean Up Day dan GenBI Menanam Desa Binaan pada Minggu, (29/1). Kegiatan berlangsung di Desa Kalirejo, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Selama berkegiatan, anggota GenBI didampingi oleh pengelola kawasan wisata Bukit Grhadika Garden (GG), berkolaborasi dengan warga sekitar, karang taruna, dan mahasiswa KKN di desa Kalirejo.

Acara Bina Desa dimulai dengan bersih-bersih balai desa, sekolah, juga lingkungan sekitar. Dilanjutkan dengan kegiatan menanam pohon di 3 titik penanaman yaitu area balai, area jalan, dan juga kawasan wisata Bukit GG, dengan dipandu oleh pengelola Bukit GG.

GenBI UNTIDAR menanam 150 pohon pucuk merah, 50 pohon indigovera, dan 100 pohon matoa, dengan harapan dapat memberikan manfaat kepada warga juga lingkungan sekitar. Tajib selaku perwakilan perangkat desa begitu terkesan dan merasa bangga dapat terlibat langsung dalam kegiatan GenBI UNTIDAR. “Kegiatan yang sederhana tapi sangat bermanfaat,” katanya. Ia juga berpesan agar kegiatan seperti  ini bisa rutin dilaksanakan oleh mahasiswa. “Selain meningkatkan motivasi belajar, juga bisa bermanfaat bagi orang lain,” imbuhnya.

Area wisata bukit GG cukup merasakan dampak dari pandemi Covid-19. Oleh karenanya warga berharap agar mahasiswa UNTIDAR dapat turut membantu, memberikan semangat dan memotivasi para pelaku wisata Bukit GG agar bisa bangkit dari keterpurukan.

 

Kontributor: Mei Rahma/Editor:Humas UNTIDAR

UKM IQSAN Laksanakan Ziarah Makam Auliya ke Wilayah Barat Pulau Jawa

Ziarah Makam Auliya adalah agenda rutin yang selalu dilaksanakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Ilmu Al’Quran dan Ilmu Rebana (UKM IQSAN) UNTIDAR. Jika di tahun 2022 tujuan ziarah adalah ke timur pulau Jawa, di tahun 2023 ini, tujuan ziarah adalah barat pulau Jawa, yaitu ke Batang, Pemalang, Pekalongan, Cirebon, Ciamis dan Tasikmalaya.
“Ziarah akan menjadikan seseorang mengenal kematian, sehingga semasa hidupnya akan selalu ingat kepada Allah dan tidak akan menjalankan maksiat serta berprilaku sombong. Selain itu juga meneladani apa yang telah dilakukan para wali dalam menjalankan ibadah kepada Allah. Ziarah juga memberikan ketentraman hati dan membangkitkan semangat untuk semakin meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT,” ujar Ketua UKM IQSAN Yusna Hidayat.Dalam wisata religi kali ini ada 6 tempat yang dikunjungi oleh UKM IQSAN UNTIDAR, yaitu makam Syaikh Maulana Maghribi di Batang, makam Al Habib Ahmad bin Abdullah bin Thalib Al Attas di Pekalongan, Syaikh Maulana Samsudin di Pemalang, Sunan Gunung Jati di Cirebon, Mbah Pandjalu di Ciamis, dan Syaikh Abdul Muhyi di Tasikmalaya.

Humas UNTIDAR

Mahasiswa Wirausaha UNTIDAR Ikuti KMI Expo 2022

Mahasiswa Wirausaha UNTIDAR – Stand Mahasiswa UNTIDAR di Ajang Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia Expo (KMI Expo) 2022, yang dilaksanakan di UPN Veteran Surabaya, 22-25 November 2022, disambut dengan antusias oleh para peserta dan pengunjung KMI Expo dari seluruh Indonesia. KMI Expo merupakan ajang para mahasiswa se-Indonesia untuk memamerkan dan mempromosikan produk mereka, dengan tujuan untuk turut serta mendorong pertumbuhan perekonomian Indonesia.

Acara pembukaan dihadiri oleh Rektor UPN Veteran Jawa Timur, Prof. Dr. Ir. Akhmad Fauzi, MMT,. IPU., beserta jajarannya, Sukino, S.Pd. M.A.P, Koordinator Kemahasiswaan Belmawa Ditjen Diktiristek, perwakilan pejabat dari perguruan tinggi peserta KMI Expo, para dosen pembimbing serta mahasiswa peserta KMI Expo.

Dalam sambutannya, Rektor UPN Veteran Jawa Timur, Prof. Dr. Ir. Akhmad Fauzi, MMT., IPU, menyampaikan, bahwa dengan adanya minat serta semangat Mahasiswa Indonesia untuk berwirausaha dapat berkontribusi positif dalam proses pembangunan dan kemajuan bangsa. “KMI EXPO 2022 ini dapat menjadi wadah untuk mendukung mahasiswa Indonesia, untuk terus mengembangkan potensi, inovasi dan kreativitas mereka di bidang wirausaha,” tandasnya.

“Saya berharap mahasiswa Indonesia dapat menjadi wirausahawan yang tangguh, unggul, serta mampu untuk bersaing baik secara lokal maupun global, sehingga menciptakan lapangan kerja baru, menumbuhkan perekonomian Indonesia, dan mengurangi pengangguran serta mengurangi angka kemiskinan di Indonesia,” tambahnya.

KMI Expo 2022 mengusung tema “Entrepreneurship Change To Good Life”. KMI Expo XIII ini diikuti sekitar 351 perguruan tinggi, 951 Produk Usaha, dan lebih dari 3000 mahasiswa peserta. Selain itu terdapat 402 booth pameran dari perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia.

Mahasiswa Akuakultur UNTIDAR Hasilkan Produk Inovasi Selai Ikan Beong

Inovasi Selai Ikan Beong – Ikan Beong merupakan salah satu komoditas lokal Magelang yang berpotensi untuk diolah menjadi produk inovasi. Olahan beong yang masih monoton, menarik perhatian sekelompok mahasiswa prodi Akuakultur UNTIDAR untuk berinovasi membuat olahan ikan beong. Selain mengoptimalkan olahan lokal, inovasi ini juga diharapkan dapat mengoptimalkan program GEMAR IKAN dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat melalui produk yang inovatif.

Selai ikan beong adalah produk yang memiliki nilai lebih dan diharapkan menjadi produk unggulan Magelang. Selai ikan beong menjadi salah satu bentuk kebaruan dari inovasi sebelumnya, yaitu selai ikan lele, yang pemasarannya sudah dilakukan di berbagai daerah seperti Magelang, Purworejo, Sleman, Kebumen, dan Bandung.

Melalui Hibah Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Tidar, tim PKM dari prodi Akuakultur, yaitu Hipit Putri Apriasih, Arlin Anugerah Febrianti, Ulfa Jati Muwakhidah, dan A’idah Salma Cahyaningtyas,  berharap selai beong ini dapat menjadi strategi yang tepat untuk mengangkat potensi lokal yaitu ikan beong, menjadi komoditas unggulan Magelang.

“Ikan beong adalah ikan endemik di Sungai Progo, Magelang. Karena dagingnya yang lembut dan tebal, ikan ini selalu jadi primadona kuliner masakan ikan di Magelang. Namun, pengolahan ikan beong masih monoton, yaitu hanya dijadikan sebagai lauk dalam makanan sehari-hari. Diperlukan adanya inovasi produk agar ikan beong ini dapat menjadi produk yang bernilai jual tinggi dan menjadi produk unggulan lokal Magelang,” tutur Hipit Putri Apriasih selaku ketua tim.  “Produk selai ikan beong diharapkan akan menarik perhatian konsumen dengan keunikan dan rasa yang dimiliki,” tambahnya.

“Melalui PKM kami merasa terfasilitasi untuk mengkaji, mengembangkan, dan menerapkan ilmu dan teknologi yang telah kami pelajari, kepada masyarakat luas. Dengan adanya program ini, kami mahasiswa dapat merealisasikan ide-ide dan memiliki kesempatan untuk menumbuhkan inovasi kreatif serta mengangkat potensi daerah di tempat kami tinggal,” pungkasnya.

Humas UNTIDAR

Anggota Resimen Mahasiswa (Menwa) Batalyon 922 Macan Tidar Ikuti Pelatihan River Rescue dan Rafting

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Resimen Mahasiswa (Menwa) Batalyon 922 Macan Tidar Universitas Tidar, mengadakan kegiatan Pelatihan River Rescue dan Rafting, Sabtu (23 dan 31/10). Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja UKM Menwa UNTIDAR tahun 2022. Tujuan dari kegiatan ini, selain melatih para anggota agar memiliki ketrampilan water rescue, juga menjadi media untuk menjalin relasi dengan pihak ketiga, yaitu pihak pengelola rafting sungai Elo.

Dalam kegiatan ini para anggota Menwa dilatih untuk bisa menjadi skipper sekaligus rescuer saat terjadi hal-hal yang tidak terduga di air. Kegiatan river rescue ini dilatarbelakangi oleh kondisi beberapa kota di Jawa Tengah yang masih berpotensi rawan bencana banjir, sehingga diharapkan jika terjadi hal-hal yang tidak terduga, dapat turut serta dalam misi penyelamatan.

Pelatihan River Rescue dan Rafting mendatangkan pelatih river rescue dan skipper, Mugiono Eko Wibowo dan tim. Saat membuka acara, Komandan Menwa Macan Tidar Evi Yustikasari menyampaikan bahwa pelatihan river rescue ini adalah pertama kali diadakan oleh Menwa Macan Tidar. “Pada saat pendidikan di dodik bela negara, ketrampilan river rescue belum didapatkan dari pelatih, sehingga perlu diadakan agar  anggota Menwa bisa turut berkontribusi jika terjadi banjir di beberapa kota di Jawa Tengah. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan saat terjadi hal-hal tak terduga, Menwa Macan Tidar dapat mengirimkan personil dalam rangka pertolongan dan penyelamatan,” urainya.

“Pelatihan river rescue ini merupakan bentuk pembelajaran awal SAR, semoga nantinya anggota Menwa mampu mengaplikasikan seluruh teori dan ketrampilan yang telah didapat selama pelatihan,” ujar pelatih Mugiono Eko Wibowo. Berbagai hal diajarkannya bersama tim saat pelatihan, diantaranya mengenai peralatan yang dibutuhkan saat rafting, yaitu perahu karet, life jacket, helm (pelindung kepala), dayung, dry bag, tali lempar, pompa perahu, p3k dan peluit. Ia juga mengajarkan cara duduk di perahu, posisi kuda-kuda, cara memegang dayung dalam kegiatan arung jeram, dsb.  Selama kegiatan, anggota Menwa Macan Tidar juga mendapatkan pengetahuan sekaligus praktek terkait Basic Paddle Technic, hal-hal yang penting dilakukan dalam self rescue, serta teknik renang jeram (defensive swimmbing positon dan aggressive swimming position).

Penulis : Humas