LAZIS JATENG dan UKM IQSAN UNTIDAR Gelar Toko Sedekah di Desa Mangli, Kaliangkrik, Magelang

Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Al-Ihsan Jawa Tengah (Lazis Jateng) berkolaborasi dengan UKM IQSAN (Unit Kegiatan Mahasiswa Ilmu Al qur’an dan Seni Rebana) Universitas Tidar mengadakan acara Toko Sedekah di Desa Mangli, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah pada Jum’at, 22 September 2023.

Toko Sedekah menyediakan 250 paket sembako bersubsidi. Paket terdiri dari beras, gula pasir, minyak, senilai Rp 50.000,00 (lima puluh ribu rupiah). Warga bisa mendapatkannya dengan hanya membayar separuhnya, yaitu Rp25.000,00 (dua puluh lima ribu rupiah). Setiap kartu keluarga mendapatkan satu kupon pembelian paket sembako murah.

Dok : UKM Iqsan

Manajer Lazis Jateng, Cabang Magelang, Fajar Setiawan berharap Program Toko Sedekah dapat bermanfaat dan menjadi sarana edukasi kepada masyarakat untuk senang bersedekah.

“Semoga Toko Sedekah bisa  membantu warga Desa Mangli dan harapannya juga menambah masyarakat yang ingin bersedekah baik bersama Lazis atau cara lainnya. Terima kasih juga kepada UKM Iqsan atas kerjasamanya,” kata Fajar Setiawan.

Dalam acara tersebut Kepala Desa Mangli ikut menyerahkan santunan yatim untuk anak yatim warga desa mangli.

Dok : UKM Iqsan

Selain paket sembako bersubsidi, dalam kegiatan Toko Sedekah ada juga layanan Warung 1000 Berkah. Warga bisa mendapat kudapan (snack) dan makan berat dengan cara mengambil sendiri secukupnya dengan membayar Rp1.000,00 (seribu rupiah) saja. Selain itu juga ada layanan cek kesehatan, potong rambut gratis, pakaian layak pakai, dan ruqyah syar’iyah.

Penulis : Muhammad Kholisudin

Editor : Humas UNTIDAR

Tim PKM-K UNTIDAR Ciptakan Tote Bag “Towards” Promosikan Desa Wisata Di Kabupaten Magelang

Tim Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) UNTIDAR memproduksi tas jinjing atau tote bag sebagai media promosi Desa Wisata di Kabupaten Magelang.

Mengusung judul PKM-K TOWARDS: Usaha Tote Bag sebagai media untuk mengenalkan potensi desa wisata guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi kreatif melalui teknologi QR Code. Inovasi ini diharapkan tidak hanya mempromosikan Desa Wisata dengan gambar yang ada di Tote Bag namun juga mengarahkan masyarakat mengunjungi laman TOWARDS yang berisi berbagai informasi mengenai Desa Wisata di Kabupaten Magelang.

“Potensi desa wisata di Kabupaten Magelang banyak yang belum dikenal oleh masyarakat luas, maka kami berinisiatif menciptakan Tote Bag yang dilengkapi dengan QR-Code laman yang menyajikan informasi desa wisata dalam dua bahasa yakni bahasa indonesia dan bahasa inggris,” jelas Laely Nafila, Ketua Tim PKM-K Towards, saat ditemui Senin (28/8).

Laman TOWARDS menyajikan 8 informasi Desa Wisata meliputi Desa Wisata Borodubur, Desa Bahasa Borobudur, Desa Wisata Candirejo, Desa Wisata Nepal Van Java, Desa Wisata Ngawen, Desa Wisata Sukomakmur dan Desa Wisata Nageretno.

“Detail produk terdiri dari Tote Bag yang berdesain gambar desa wisata, stiker dan gantungan kunci yang berisi QR-Code yang terintegrasi dengan link website khusus buatan Tim PKM-K,” tambah Laely Nafila.

Bersama 4 anggota timnya Rahayu Triningsih, Sri Romadhoni, Cahyaning Asri Arumsari dan M. Asfa Sakiful Khakim, Laely memulai projek ini pada Juni 2023. Tote Bag dijual  online dan offline dengan harga Rp 45.000 di e-comerce seperti Shopee, Tokopedia, dan juga event tertentu.

Foto : Tim PKMK Towards

Laman TOWARDS saat ini telah terdaftar dalam Hak kekayaan intelektual (HKI) dan informasi Desa Wisata yang ditampilkan juga akan bertambah, sehingga dapat membantu seluruh Desa Wisata yang ada di Kabupaten Magelang.

Didampingi oleh dosen pembimbing, Karunia Galih Permadani, M.Sc., inovasi baru dari produk TOWARDS ini diharapkan mampu menjadi media pengenalan potensi desa wisata di Kabupaten magelang.

“Integrasi dengan teknologi melalui QR-Code yang dipindai dan terhubung dengan website kami ini sebagai upaya agar masyarakat luas dapat mengetahui adanya berbagai potensi desa wisata di kabupaten Magelang yang dapat dikunjungi sehingga dapat meningkatkan ekonomi kreatif. Informasi lebih lanjut terkait produk ini dapat mengunjungi akun instagram resmi Towards, yakni @towards.pkm23,” pungkas Karunia.

Penulis : Tim PKM-K TOWARDS

Editor : Humas UNTIDAR

TIM PPK Ormawa HMJM UNTIDAR Kenalkan Teknik Pemasaran Digital pada warga Desa Girirejo, Kaliangkrik.

Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Manajemen (HMJM) Fakultas Ekonomi Universitas Tidar mengenalkan teknik pemasaran digital untuk produk pertanian kepada masyarakat Desa Girirejo, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang.

“Pemasaran digital membuka jangkauan pasar yang lebih luas. Petani bisa langsung bertransaksi dengan pembeli tanpa perantara tengkulak,” jelas Budi Raharjo, S.TP,. M.M., Dosen Manajemen, FE UNTIDAR.

Petani Desa Girirejo mengeluhkan mengenai penjualan hasil panen yang tidak stabil dan cenderung murah ketika musim panen raya tiba. Biaya dan tenaga yang dikeluarkan akhirnya tidak dapat terpenuhi dari hasil penjualan panen mereka.

“Penggunaan Agromaret.com memungkinkan petani memasarkan produknya sendiri secara online. Maka itu para petani didampingi untuk mengenal, mengoperasikan serta melakukan trasaksi dengan aplikasi ini,” tambahnya.

Tahapan pertama yang dilakukan Tim PPK Ormawa HMJM adalah sosialisasi terkait pemasaran digital pada Juli lalu. Kegiatan ini dihadiri 30 warga yang berprofesi sebagai petani. Jumlah peserta yang cukup banyak ini menunjukkan bahwa antusiasme warga Desa Girirejo ini cukup tinggi.

Desa Girirejo memiliki kondisi tanah yang subur dengan potensi pertanian yang baik. Selama ini, hasil pertanian belum dikelola dengan baik dalam arti para petani lebih memilih langsung memasarkan hasil panen tanpa melakukan pengelolaan atau pemilahan terhadap hasil panen mereka. Komoditas hasil pertanian yang dihasilkan adalah cabai, padi dan jagung.

“Penguatan kapasitas dari produk dan pembaharuan metode pemasaran produk berpotensi menarik lebih banyak minat konsumen. Serta berpeluang mendampatkan penghasilan yang lebih baik,” jelas Vierda Dwi Aprillia, Ketua Tim PPK Ormawa HMJM.

Berdasarkan pengamatan tim, masyarakat dan petani sekitar masih minim pengetahuan mengenai pengelolaan hasil pertanian dan kurangnya kemampuan pemanfaatan teknologi. Permasalahan tersebutlah yang menggerakan Tim PPK Ormawa HMJM untuk melakukan pembenahan mengenai teknik pengelolaan dan pelatihan pemasaran untuk menunjang kegiatan pertanian desa dalam kurun waktu Juli – Oktober 2023.

Tahapan kedua yang dilakukan adalah membentuk wadah sanggar tani muda sebagai wadah pemasaran hasil pertanian masyarakat. Melalui sanggar ini mulai dikenalkan lebih detail terkait Agromaret.com dan pengelolaan produk.

“Dalam pemasaran digital penting untuk diperhatikan adalah kualitas produk dan bagaimana menjadikan produk itu menarik bagi konsumen seperti foto produk. Cara komunikasi dengan konsumen juga penting sehingga terbentuk kepercayaan dan akhirnya membeli produk,” tambahnya.

Agromaret.com telah beroperasi sejak 2009. Aplikasi ini dapat diakses melalui web atau aplikasi smartphone. Tidak ada mewadahi para petani yang ingin menjual produknya namun juga memberi kesempatan konsumen untuk memperoleh produk-produk hasil dari petani tanpa perantara pihak ketiga.

Tim PPK Ormawa HMJM

  1. Vierda Dwi Aprilia (Ketua)
  2. Laili Khoirul Nisa
  3. Temi Ariska
  4. Galuh Witantri
  5. Hesti Agustin
  6. Hafidh Al Fathan Wijaya
  7. Dimas Said Kurniawan
  8. Nabyla Ayu Kusuma Jati
  9. Dewi Lanjar Ibana Hutagalung
  10. Ael Ruhy Fafian Satyawimba
  11. Devy Surya Rosiana
  12. Dewi Farandita Cahya Kusuma
  13. Brilian Setyo Utomo
  14. Miftachussurur
  15. Tri Hartini

Penulis : Tim PPK Ormawa HMJM

Editor : Humas UNTIDAR

Dirikan Sanggar Abyakta, Mahasiswa UNTIDAR Dampingi Desa Genito Menuju Desa Wirausaha.

Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Koperasi Mahasiswa (Kopma) Universitas Tidar mendirikan Sanggar Abyakta sebagai wadah pendidikan, pelatihan dan pendampingan usaha di Desa Genito, Kecamatan Windusari Kabupaten Magelang

“Desa Genito memiliki potensi untuk dirintis menjadi Desa Wirausaha. Mulai saat ini, kami mulai dengan Sanggar Abyakta ini,” ujar Ketua Tim PPK Ormawa Kopma, Nurkhasanah.

Sanggar Abyakta memilik 10 anggota yang mayoritas adalah ibu rumah tangga yang tertarik untuk mencari penghasilan tambahan tanpa harus bekerja diluar Desanya.

Beberapa warga desa mempunyai usaha tusuk sate dan budidaya jamur tiram. Selama ini, mereka langsung menjualnya ke tengkulak atau pasar. Tim PPK Ormawa Kopma menemukan celah untuk meningkatkan nilai ekonomi kedua produk ini dan bisa menjadi lahan penghasilan warga lain.

“Kami mendampingi warga membuat kripik jamur dan es kul kul. Tidak hanya dalam produksi namun sampai pada pengemasan dan pemasarannya,” tambahnya.

Bapak Supiyo selaku Ketua Sanggar Abyakta menjelaskan produksi keripik jamur dan es kul kul ini adalah usaha rintisan. Warga desa diharapkan dapat membuat produk inovasi lain untuk meningkatkan nilai jual potensi dan sumber daya alam di desanya.

“Jamur biasanya diperjualbelikan secara langsung tanpa pengolahan. Setelah diolah menjadi keripik mampu menambah nilai jual dan ketahanan penyimpanan produk sehingga meningkatkan pendapatan warga,” ujarnya.

Keripik jamur tiram dikemas dalam kemasan kecil seharga Rp 3000 dan Es kul kul dengan harga satuan Rp 2000, kedua produk ini menjadi produk usaha baru yang bisa dijajakan untuk anak-anak.

Tim PPk Ormawa Kopma mengarahkan Desa Genito menjadi Desa wirausaha  yaitu desa yang kegiatan kewirausahaan diselenggarakan secara terorganisir oleh seluruh warga desa. Pengembangan desa wirausaha akan membawa banyak manfaat termasuk pengurangan kemiskinan, mengurangi laju urbanisasi penduduk, menciptakan lapangan kerja di desa, meningkatkan pendapatan masyarakat, penguatan jenis inovasi usaha di desa, serta pemanfaatan sumber daya alam desa secara rasional keberlanjutan dan layak.

“Semoga kegiatan pengembangan jamur tiram dan tusuk sate menjadi kripik jamur dan es kul kul kekinian ini akan menjadi produk baru Desa Genito. Munculnya produk-produk baru semoga mampu menambah penghasilan dan kesejahteraan warga,” tutur Prof. Dr. Parmin, S.Pd., M.Pd., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni saat melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev).

Tim PKK Ormawa Kopma juga membuka diskusi terkait kendala-kendala yang sering dihadapi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yaitu Sumber Daya Manusia (SDM).

Warga kurang memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk mengembangkan usahanya, permodalan, kurangnya infrastrutur dan aksesibiltas promosi produk.

“Maka itu kami akan memaksimalkan pendampingan dari Juli-November 2023 untuk mengarahkan Desa Genito menjadi Desa Wirausaha,” pungkasnya.

Tim PPK Ormawa Kopma juga melaksanakan ekspose kegiatan bersamaan dengan pelaksanaan Merti Dusun, Selasa (29/8) dengan mempromosikan produk kripik jamur dan es kul kul hasil pelatihan Sanggar Abyakta. Kegiatan ini diharapkan mulai menggerakan warga desa lainnya untuk mengikuti kegiatan Sanggar Abyakta.

PPK Ormawa UKM Kopma

  1. Nurkhasanah_Ekonomi Pembangunan (Ketua Tim)
  2. Ulfa Rahma Pramudianti _Ekonomi Pembangunan
  3. Siti Sarifah_Ekonomi Pembangunan
  4. Hikmah Rochimatul Chasanah _Pendidikan IPA
  5. Nurul Fajar Amini_Agroteknologi
  6. Lu’lu’ul Maknun_Agroteknologi
  7. Qurotul A’yun_Agroteknologi
  8. Akhmad Kautsar_Teknik Elektro
  9. Erli Baroroh_Ekonomi Pembangunan
  10. Cahya Ramadani_Manajemen
  11. Bondan Nugroho _Hukum
  12. Nur Cahyati Ningsih_Ekonomi Pembangunan
  13. Alifia Ninda kariza_S1 Akuntansi
  14. Arlian Sherly Anjani_S1 Akuntansi

 

Penulis : Tim PPK Ormawa Kopma

Editor : Humas UNTIDAR

Walikota Magelang Tantang Mahasiwa UNTIDAR Ikut Promosikan Magelang dengan Karyanya

Walikota Magelang. dr Muchamad Nur Aziz mengapresiasi kegiatan Pameran Jurusan yang diselenggarakan BEM KM dan UKM Pelita Universitas Tidar, Rabu (7/9) di Gedung dr. H. R Suparsono.

“Pameran ini menunjukkan mahasiswa itu kreatif. Beragam karya dipamerkan sesuai dengan jurusan masing-masing. Karya mahasiswa ini tidak hanya bisa menjadi ajang promosi UNTIDAR tapi juga Magelang,” ujarnya.

Walikota juga berpesan untuk selalu berinovasi karena orang-orang yang berinovasi adalah orang yang nantinya akan menjadi pemimpin.

Saat mengunjungi stand, Walikota tertarik pada salah satu karya dari Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik.

“Bagus ini… berani gak kalau besok kita pamerkan di Pasaraya Magelang. Langsung kita sediakan stand, tunjukan bahwa mahasiswa UNTIDAR itu bisa loh membuat karya seperti ini,” tambahnya.

Karya ini adalah Steering Wheel Simulator yaitu adalah alat simulasi mengemudi kendaraan roda empat. Menarik perhatian banyak orang karena simulator ini dihubungkan dengan game kekinian yang mungkin banyak digemari anak masa kini.

Putra Aderinada salah satu anggota tim Janggo Elektro menjelaskan bahwa karya ini dibuatnya bersama 7 orang lainnya yang saat ini masih semester 3 di Prodi Elektro.

“Kami langsung diberi kontak, besok Sabtu kami siap memamerkan karya ini di Pasaraya Magelang. Beberapa perbaikan akan kami usahakan dalam beberapa hari ini dan juga berkoordinasi dengan prodi,” katanya.

Tahun 2023 ini, UNTIDAR berhasil menjadi Peringkat ke-2 Nasional, Perguruan Tinggi dengan pendanaan terbanyak pada Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa). Prestasi ini membuktikan bahwa banyak karya mahasiswa UNTIDAR yang inovatif.

“Tujuan utamanya mengenalkan karya nyata tiap jurusan lewat produk-produk program kemahasiswaan seperti PPK Ormawa, PKM, PMW dsb. Harapannya mahasiswa baru juga mulai tertarik membuat karya sejenis dan untuk ekternal seperti siswa SMA bisa tertarik masuk ke UNTIDAR saat tiba masuk kuliah nantinya,” jelas Muhammad Adi Nugroho, Ketua Panitia Pameran Jurusan.

Pada kesempatan ini total terdapat 18 stand yang memamerkan hasil karyanya atau sekedar mempromosikan jurusannya.

Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama (BAKK), Drs. Giri Atmoko, M.Si. menambahkan acara ini murni merupakan gagasan mahasiswa.

“Kami mendukung sepenuhnya kegiatan mahasiswa yang selaras dengan Visi UNTIDAR, menjadi Universitas Unggul Dalam Bidang Kewirausahaan Berbasis Sumberdaya dan Kearifan Lokal. Salah satunya adalah kegiatan ini, mahasiswa diberikan kesempatan memamerkan karya orisinalnya kepada masyarakat,” pungkasnya.

Penulis dan Editor : Humas UNTIDAR

Muhadharah UKM IQSAN UNTIDAR Tampilkan Ragam Karya Islami

Unit Kegiatan Mahasiswa Ilmu Al-Qur’an dan Seni Rebana (UKM IQSAN) UNTIDAR sukses menggelar malam pentas seni religi Muhadharah, Sabtu malam (19/8). Dalam acara yang berlangsung di Aula Secaba Rindam IV Diponegoro Magelang tersebut, sebanyak 135 mahasiswa UNTIDAR dan masyarakat umum menyaksikan pentas seni dengan antusias.

Ketua panitia Muhadharah, Imam Agus Wahyudi menyampaikan rasa terima kasih atas partisipasi dan dukungan yang diberikan para peserta. Acara tahunan ini adalah bentuk unjuk diri UKM IQSAN yang aktif mengembangkan seni Islami melalui berbagai penampilan kreatif.

“Tema pada acara muhadhoroh ini yaitu ‘Memperkenalkan Keanekaragaman Budaya Islam melalui Pentas Seni Religi’. Muhadharah bertujuan memperkenalkan UKM IQSAN kepada mahasiswa baru dan masyarakat umum,” tutur Imam saat menyambut acara.

Foto : UKM Iqsan

Rangkaian penampilan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh divisi Tilawah dan Tartil. Penampilan dilanjutkan dengan tim Syarhil, presentasi Karya Tulis Ilmiah Alquran (KTIA) berjudul ‘Memoranda’, serta penampilan drama oleh divisi Tahfidz dan Kaligrafi. Tak ketinggalan, penampilan tari indang dan saman juga memeriahkan acara ini, diikuti lantunan sholawat oleh divisi Rebana.

Foto : UKM Iqsan

Penampilan dilanjutkan dengan persembahan “Mahalul Qiyam”, sebuah penampilan yang mengangkat esensi dari Muhadharah. Acara inti ini dikemas dalam bentuk kirab untuk mengenal divisi-divisi UKM IQSAN. Mengakhiri acara tim Nasyid UKM IQSAN menghadirkan beberapa lagu islami.

Dengan suksesnya acara Muhadharah ini, UKM IQSAN sekali lagi membuktikan peran dan kontribusinya untuk menghidupkan seni religi dan budaya Islam di kalangan mahasiswa dan masyarakat umum.

Penulis : Lailatul Khusna

Editor : Isaka

Mapala Sulfur UNTIDAR Raih Juara Terbaik II Nasional Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan 2023

Mapala Sulfur Universitas Tidar, berhasil meraih Juara terbaik II Tingkat Nasional sebagai Kelompok Pecinta Alam pada Apresiasi Teladan Wana Lestari Tahun 2023. Penghargaan ini diserahkan secara langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Prof. Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc. kepada Ketua Mapala Sulfur di Hotel Menara Peninsula, Jakarta Barat (15/08). Mapala Sulfur hadir mewakili Provinsi Jawa Tengah.

Sedangkan untuk Terbaik pertama diraih perwakilan dari Provinsi Jawa Timur, Yayasan Masyarakat Ficus Indonesia. Sedang terbaik ketiga diraih oleh Mapala Universitas Indonesia dari Provinsi Jawa Barat.

Apresiasi Teladan Wana Lestari ini sendiri merupakan lomba yang diadakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia sebagai suatu metode penyuluhan, dilaksanakan untuk menilai prestasi perorangan, kelompok, atau aparatur pemerintah dalam pemberdayaan dan mengubah perilaku masyarakat di bidang lingkungan hidup dan kehutanan.

Apresiasi Teladan Wana Lestari merupakan agenda rutin tahunan oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dan pemberian apresiasi tahun ini sengaja dilakukan mendekati peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-78 Republik Indonesia.  Pada Lomba Wana Lestari Tingkat Nasional Tahun 2023 ini, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia tidak hanya memberikan apresiasi kepada kelompok Konservasi Alam, melainkan juga kepada kepada Individu Kader Konservasi Alam yang berasal masyarakat dan unsur pemerintah.

 

Penulis: Mapala Sulfur Universitas Tidar

Peringati Hari Lahir Prodi Pendidikan Matematika, Himatika Gelar Festik

Festik atau Festival Matematika merupakan acara untuk memperingati hari lahir Program Studi Pendidikan Matematika pada tanggal 5 Juli. Tahun ini puncak acara Festik dilaksanakan pada Sabtu, (8/7), di Gedung dr. H. R Suparsono. Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa Pendidikan Matematika dan terbuka untuk seluruh mahasiswa FKIP UNTIDAR.

Festik merupakan salah satu program kerja Himpunan Mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika (HIMATIKA). Acara diawali dengan pemotongan tumpeng, dilanjutkan, penampilan seni musik dan tari, pembacaan nominasi dan pemenang Festik Award, dan pembacaan pemenang lomba Festik.

Festik Award terdiri dari beberapa kategori antara lain mahasiswa terpopuler, terjudes, tergokil, terinspiratif, tergokil, dan terkalem. Sedangkan untuk perlombaan telah dilaksanakan pada bulan Juni, terdiri dari lomba Futsal se-FKIP, cover lagu pop dan dangdut untuk mahasiswa UNTIDAR, dan berbagai lomba untuk umum (Mobile Legend, Poster, Fotografi, dan Video Tiktok). Pemenang lomba diumumkan pada acara puncak Festik.

Kontributor : Himatika FKIP UNTIDAR

Wakili Provinsi Jawa Tengah di Tingkat Nasional, Mapala Sulfur Terima Kunjungan Tim Penilai Lomba Apresiasi Wana Lestari, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Sulfur UNTIDAR menerima kunjungan tim penilai lomba Apresiasi Wana Lestari dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, di ruang rapat LPPM pada Senin, 26 Juni 2023. Kegiatan ini merupakan tahapan penilaian dan verifikasi dari keikutsertaan Mapala Sulfur pada lomba Apresiasi Wana Lestari tingkat Nasional, setelah sebelumnya menjadi juara pertama lomba Apresiasi Wana Lestari tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Lomba Apresiasi Wana Lestari merupakan perlombaan rutin yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk menilai prestasi perorangan, kelompok, dan aparatur pemerintah dalam memberdayakan dan mengubah perilaku masyarakat di bidang lingkungan hidup dan kehutanan. Dalam kesempatan ini, Mapala Sulfur menjadi peserta lomba apresiasi Wana Lestari kategori Kelompok Pencinta Alam (KPA), dan mewakili provinsi Jawa Tengah di tingkat Nasional.

Proses penilaian diawali dengan presentasi dan verifikasi dokumen dari kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Mapala Sulfur dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan, dan mengubah perilaku masyarakat di bidang lingkungan hidup pada tahun 2020-2022. Kegiatan penilaian dilanjutkan dengan verifikasi lapangan terhadap desa binaan Mapala Sulfur dalam upaya pelestarian lingkungan di Dusun Witono, Desa Genito, Kecamatan Windusari.

Tim penilai antara lain Sulistiyanto, S.Hut. M.Sc. dan Jossy Talutta dari Direktorat Pengelolaan Kawasan Konservasi, Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Turut hadir perwakilan dari Kantor Cabang Dinas Kehutanan IX, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, serta Pendamping Mapala Sulfur.

Pada kesempatan yang berbeda, Rektor Universitas Tidar Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. mengapresiasi dan mendukung penuh keikutsertaan Mapala Sulfur di Perlombaan Apresiasi Wana Lestari. “Saya mendukung penuh kiprahnya (Mapala Sulfur) untuk berjuang mengikuti lomba Wana Lestari di Tingkat Nasional. Harapan kami tidak hanya di tahun ini melainkan juga di tahun-tahun yang akan datang. Teruslah belajar menjadi lebih baik,” pesan Rektor.

Penulis: Kurnia Fahmy/Editor Humas UNTIDAR

Studi Banding UKM Pelita UNTIDAR dan UKM Penalaran UNIMMA: Bangun Jaringan Pengetahuan dan Kerja Sama Unggul

Unit Kegiatan Mahasiswa Penalaran Ilmiah dan Kreativitas Mahasiswa Universitas Tidar (UKM Pelita UNTIDAR) mengadakan studi banding ke UKM Penalaran Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA), Sabtu (24/6).

Ketua UKM Pelita UNTIDAR, Nafisah Khoiriah dalam sambutannya menekankan, studi banding ini menjadi ajang pertukaran pengalaman dan komunikasi positif antara kedua UKM.

“Studi banding ini bertujuan menambah wawasan dan pengetahuan untuk diterapkan agar pengelolaan suatu badan menjadi lebih baik. Khususnya mengenai pengelolaan organisasi kemahasiswaan yang berfokus pada bidang penelitian dan penalaran,” kata Nafisah.

Selama kegiatan berlangsung, UKM Pelita UNTIDAR dan UKM Penalaran UNIMMA saling berbagi pengalaman mengenai struktur organisasi, tata kelola, dan kontribusi mereka selama menjadi bagian dari UKM. Divisi-divisi yang terlibat juga aktif berdiskusi tentang program kerja selama satu periode, sebagai dasar evaluasi dan sumber inspirasi pengelolaan UKM.

Lebih jauh, studi banding ini diharapkan menjadi langkah awal yang membangun kerja sama yang baik antara UKM Pelita UNTIDAR dan UKM Penalaran UNIMMA.

Penulis : Isaka