Gandeng Kementerian Komdigi, Untidar selenggarakan Vocational School Graduate Academy

Keterampilan digital menjadi syarat mutlak yang harus dimiliki jika ingin menjadi tenaga kerja unggul di masa ini. Untidar menyadari hal tersebut dan berkomitmen untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan-keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja. Hal ini juga merupakan prioritas Kementerian Komunikasi dan Digital yang berkomitmen untuk mencetak talenta digital unggul dan membangun ekosistem SDM yang adaptif di era digital.

Sejalan dengan hal tersebut, Untidar bekerja sama dengan Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BPSDMP Kominfo) Yogyakarta, yang merupakan Unit Pelaksana Teknis di lingkungan Kementerian Komdigi, selenggarakan Sertifikasi Kompetensi berbasis SKKNI untuk mahasiswa bertempat di Kampus Untidar Potrobangsan (14-16/7). Sertifikasi ini diikuti oleh 44 mahasiswa Program Studi S1 Manajemen dan Program Studi S1 Teknologi Informasi.

Tahun 2025 ini merupakan tahun ke-4 Universitas Tidar menjadi mitra penyelenggara program Digital Talent Scholarship Kementerian Komdigi, atau yang dahulu dikenal sebagai Kementerian Kominfo. Pada kesempatan ini Untidar melaksanakan Vocational School Graduate Academy (VSGA) dengan skema Associate Data Analyst dan Junior Mobile Programmer. Pelaksanaan VSGA kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Jika pada tahun-tahun sebelumnya mahasiswa diberi pelatihan selama 3 hari dan kemudian mengikuti uji kompetensi selama 2 hari, tahun ini VSGA diselenggarakan dengan pola baru, yaitu penyelarasan bahan ajar. Kegiatan dimulai sejak awal semester genap 2024/2025.

Mata kuliah yang bersinggungan dengan skema sertifikasi yang ditawarkan oleh Kementerian Komdigi diselaraskan bahan ajarnya dengan bahan ajar yang disusun oleh Kementerian Komdigi. Sebelumnya, dosen pengajar mata kuliah tersebut juga diberi pelatihan agar persepsinya ketika mengajar nanti sama. Setelah melalui perkuliahan selama 1 semester, mahasiswa yang mengikuti mata kuliah tersebut diseleksi untuk selanjutnya diberi kesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi berbasis SKKNI.

Menurut Kepala BPSDMP Kominfo Yogyakarta, Dr. Anton Susanto, kegiatan ini adalah salah satu implementasi sinergi Kementerian Komdigi dengan perguruan tinggi untuk mewujudkan generasi emas. “Generasi emas adalah generasi yang kompeten dalam menghadapi tantangan zaman. Oleh karena itu BPSDMP Kominfo Yogyakarta memberikan fasilitasi pelatihan dan sertifikasi kompetensi kepada mahasiswa Untidar sebagai salah satu upaya untuk menyiapkan SDM yang berkualitas,” kata Anton dalam sambutannya.

Pada kesempatan terpisah Wakil Rektor bidang Akademik dan Kerja Sama Untidar, Prof. Suyitno, menyatakan harapannya agar program studi yang ada di Untidar dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik untuk membekali mahasiswanya dengan keterampilan-keterampilan yang dibutuhkan oleh industri.

”Kerja sama yang dilakukan oleh prodi ini tujuannya untuk mendukung IKU 1. Semua yang dilakukan harus bisa memberikan nilai tambah kepada lulusan Untidar agar diminati di dunia kerja”, tegasnya. Sebagai informasi, Indikator Kinerja Utama (IKU) 1 Perguruan Tinggi digunakan untuk mengukur lulusan yang mendapatkan pekerjaan yang layak.

Setelah melalui proses pra-sertifikasi dan sertifikasi selama 3 hari, 17 mahasiswa S1 Prodi Manajemen dinyatakan lulus dan kompeten pada skema Associate Data Analyst dan 27 mahasiswa Prodi S1 teknologi Informasi dinyatakan lulus dan kompeten pada skema Junior Mobile Programmer.

Penulis dan Editor : Humas Untidar