CKG Jadi Syarat Registrasi Mahasiswa Baru, Untidar Gandeng Dinas Kesehatan Magelang
Universitas Tidar kembali menyelenggarakan registrasi secara offline pada Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) pada Selasa-Kamis, 29 – 31 Juli 2025. Berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya, kali ini ada satu tahapan yang harus dipenuhi mahasiswa baru yaitu Cek Kesehatan Gratis.
Ketua Tim Kerja Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kesehatan Jiwa (Keswa), Ita Maria dari Dinas Kesehatan Kota Magelang menjelaskan bahwa CKG sendiri merupakan salah satu program prioritas dari Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan untuk melakukan deteksi dini terhadap risiko penyakit di berbagai rentang usia, mulai dari bayi hingga lansia, agar dapat ditindaklanjuti secara cepat.
“Kami sangat mengapresiasi pihak UNTIDAR yang sangat kooperatif dan fast response. Bahkan sebelum kami mengajak, mereka sudah menghubungi duluan. Ini kolaborasi yang sangat baik,” ujar Bu Ita Maria.
Cek kesehatan yang diberikan mencakup berbagai skrining seperti tekanan darah, kadar gula darah, HB, serta screening jiwa melalui kuesioner. Semua layanan diberikan secara gratis.
Target peserta registrasi offline Untidar adalah seluruh mahasiswa baru jalur seleksi SNPB, SNBT, dan Seleksi mandiri (SMJK-MS, SMJP, SMUTBK, SMUT, serta SMODS) dengan jumlah total 4.138 mahasiswa. Sampai pelaksanaan hari terakhir terdata sebanyak 4.050 mahasiswa baru telah mengikuti kegiatan lain sedangkan sisanya akan diarahkan untuk menghubungi Helpdesk Untidar untuk arahan Registrasi offline susulan.
Rangkaian kegiatan Registrasi offline meliputi Kegiatan ini juga meliputi pengecekan oleh petugas Bank dan Asuransi, pengambilan jas almamater, foto untuk pembuatan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM), dan menjalani Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Mahasiswa baru Universitas Tidar juga sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Menurut mereka, kegiatan ini bukan hanya urusan administratif, tetapi juga menjadi ajang perkenalan awal dengan kampus, lingkungan, dan teman-teman baru.
“Kegiatan ini penting banget, soalnya kita juga jadi tahu lokasi kampus, gedung-gedungnya, dan bisa kenalan sama teman-teman sejurusan,” ungkap Nailina, mahasiswa baru dari Prodi Ilmu Komunikasi.
Mereka juga mengungkapkan kesan bahwa kegiatan cukup terkoordinasi dengan baik dan berharap bahwa kegiatan ini tetap harus berlanjut kedepannya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memulai perjalanan akademiknya, tetapi juga dibekali dengan kesadaran akan pentingnya kesehatan sejak dini. Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai wujud nyata sinergi antara institusi pendidikan tinggi dan pemerintah daerah dalam menciptakan generasi muda yang sehat, dan siap berkontribusi untuk Indonesia.
Penulis : Aghna
Editor : Humas Untidar








