Denah Tempat Duduk Wisudawan pada Wisuda ke-72 Universitas Tidar Tahun 2025 (Periode Desember)

Denah Tempat Duduk Wisudawan pada Wisuda ke-72 Universitas Tidar Tahun 2025 (Periode Desember) dapat didownload 
Klik Disini

Kupas Isu Disabilitas Tersembunyi, Untidar Gelar Workshop Riset Inklusif Bersama Coventry University

 

Magelang – Universitas Tidar melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menyelenggarakan “International Workshop: Building an Inclusive Research Ecosystem in Higher Education” pada Selasa (2/12) di Kledung Research Park, Kampus Untidar, Temanggung. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kolaborasi penelitian internasional bersama Coventry University melalui program inklusif Pathways into Research , yang fokus pada penguatan ekosistem penelitian inklusif di perguruan tinggi. Agenda ini dilaksanakan dengan dukungan Pusat Layanan Disabilitas (PLD), serta tim peneliti Universitas Tidar.

Workshop berlangsung penuh selama satu hari, meliputi sesi pemetaan isu, Focus Group Discussion (FGD), hingga aksi perencanaan. Sebanyak 12 relawan dari Pusat Layanan Disabilitas terlibat aktif dalam menyusun identifikasi masalah, khususnya isu-isu disabilitas yang tidak terlihat (hidden disabilitas) di lingkungan kampus. Peserta juga diajak menyusun peta perjalanan penelitian , gambaran kualifikasi akademik dari mahasiswa sarjana hingga profesor untuk memahami hambatan dan peluang pengembangan karir penelitian bagi kelompok yang membutuhkan dukungan khusus.

Mewakili Pusat Layanan Disabilitas, yang turut serta dihadiri oleh Susanti Malasari, S.Pd., M.Hum, sebagai perwakilan PLD; Kenyo Kharisma Kurniasari, SS, MITM, sebagai penerjemah; serta Dr. Rochmat Aldy Purnomo, SE, sebagai anggota tim peneliti sekaligus fasilitator yang mendampingi workshop.

Turut hadir pula tim peneliti dari Coventry University, Prof. Katherine Wimpenny, dan Prof. Sylvester Arnab; serta Dr. Richard Harisson dari University of Surrey. Selain itu, hadir perwakilan Universitas Negeri Malang, Dr. Muhibuddin Fadhli.

Pada sesi pembukaan, disampaikan oleh Dr. Rochmat Aldy Purnomo, SE, M.Si , yang mengungkapkan harapannya terhadap kebijakan yang mendukung kesejahteraan mental, “harapannya, universitas dapat menjadi lebih inklusif dan menghadirkan kebijakan yang mendukung kesejahteraan mental serta keberhasilan akademik mahasiswa.” Jelasnya.

Dilanjutkan oleh Susanti Malasari, S.Pd., M.Hum., sebagai perwakilan dari Pusat Layanan Disabilitas yang menjelaskan terkait sejumlah kegiatan besar “setelah ini, kami akan memulai penjelasan mengenai metode pemetaan dan memfasilitasi untuk memberikan masukan sebaik mungkin.” katanya.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan metode pemetaan, ideasi , dan perencanaan tindakan , yang memungkinkan peserta mengidentifikasi isu-isu nyata, merumuskan solusi, serta menyusun langkah-langkah tindak lanjut untuk mendorong kampus yang lebih ramah dan inklusif terhadap seluruh sivitas akademika.

Salah satu peserta, Primaayu Nihashafa, menyampaikan kesannya, “Merasa terhormat bisa ikut serta dalam acara ini, saya mendapatkan banyak insight dan wawasan baru mengenai pentingnya inklusivitas dalam penelitian, harapannya seluruh ilmu yang diperoleh dapat implementasikan dengan baik dalam mewujudkan inklusivitas dalam bidang akademik.” Ungkapnya.

Melalui workshop ini, Universitas Tidar berharap dapat memperkuat kapasitas internal dalam membangun budaya riset yang inklusif, mendukung partisipasi mahasiswa penyandang disabilitas, serta memperluas kolaborasi riset internasional yang berdampak bagi pengembangan pendidikan tinggi yang setara dan aksesibel.

Penulis: Aghna Nur Sabrina

Editor: Humas Untidar

Universitas Tidar Terima Kunjungan dari Universitas Musi Rawas, Bahas Proses Perubahan Status dari PTS ke PTN

Magelang – Universitas Musi Rawas, Sumatera Selatan, melakukan kunjungan ke Universitas Tidar dalam agenda studi proses perubahan status dari perguruan tinggi swasta ke perguruan tinggi negeri,  di Ruang Rapat Rektorat, Kampus Tuguran, Selasa (25/11).

Kegiatan dihadiri oleh Rektor Universitas Tidar, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si; Rektor Universitas Tidar Tahun 2007-2018, Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd; Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja sama, Drs. Giri Atmoko, M.Si; beserta jajarannya.

Sedangkan dari Universitas Musi Rawas, turut hadir Rektor Universitas Musi Rawas, Prof. Dr. Ir. Eddy Ibrahim, M.S., CP., IPU., ASEAN.Eng., APEC.Eng., ACPE; Wakil Rektor II, Dr. Wartono, S.P., M.Si; Direktur Pascasarjana, Dr. Ir. John Bimasri, M.Si; Asisten Ahli II Kabupaten Musi Rawas/Sekretaris Yayasan, H. Mukhlisin, S.H., M.H; dan Wakil Sekretaris YPPT-BSMR, Rehal Ikmal, S.H., M.Si.

Kegiatan dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pemutaran video profil Untidar dan Universitas Tidar Magelang (UTM), dilanjutkan dengan sambutan Rektor Universitas Tidar, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si., yang menyampaikan puji syukur serta ungkapan hormat kepada para tamu yang hadir.

“Pertama-tama saya ucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak dan Ibu dari Musi Rawas yang telah datang jauh-jauh menuju Magelang.” Ungkapnya

Beliau melanjutkan dengan penjelasan mengenai proses panjang transformasi Untidar dari perguruan tinggi swasta menjadi negeri, sekaligus membagikan pengalaman yang relevan bagi institusi lain yang sedang menempuh proses serupa

“Terkait niat untuk belajar mengenai proses perubahan status dari swasta ke negeri, kami tentu dengan senang hati akan berbagi informasi sesuai yang kami ketahui. Ada beberapa kunci penting yang kami pelajari dari proses itu, yaitu kekompakan tim, kesungguhan dalam berjuang, hubungan baik dengan para pemangku kepentingan, serta ikhtiar yang tidak berhenti,” tuturnya.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Ir. Eddy Ibrahim, M.S., CP., IPU., ASEAN.Eng., APEC.Eng. menyampaikan rasa syukur atas penerimaan yang hangat dari Universitas Tidar. Ia menjelaskan bahwa kunjungan ini menjadi momentum penting bagi Universitas Musi Rawas untuk belajar secara langsung mengenai proses dan tahapan menuju perubahan status dari PTS menjadi PTN. 

“Kami merasa bersyukur bisa hadir dan diterima dengan sangat baik hari ini. Kami ingin banyak belajar tentang apa saja yang harus kami persiapkan, langkah-langkah yang harus dilakukan, serta peran pemerintah daerah dan yayasan dalam proses menuju penegerian. Kami berharap pertemuan ini menjadi awal yang baik bagi kami untuk menimba ilmu, memahami kebutuhan administratif, politis, dan teknis, agar kami dapat mempersiapkan Universitas Musi Rawas dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd., Rektor Universitas Tidar Tahun 2007-2018, menyampaikan apresiasi atas kedatangan rombongan Universitas Musi Rawas. Ia mengenang perjalanan panjang Untidar dari perguruan tinggi swasta hingga akhirnya berhasil dinegerikan, sebuah proses yang membutuhkan ketekunan, kekompakan, dan perjuangan kolektif selama bertahun-tahun. 

“Pengalaman kami saat masih swasta sangat tidak mudah. Jumlah mahasiswa sedikit, kondisi kampus pun penuh keterbatasan. Perjuangan penegerian dimulai sejak 2005, melalui banyak tantangan, hingga akhirnya terwujud berkat kerja keras semua pihak dan dukungan berbagai tokoh,” ujarnya. 

Universitas Tidar berharap kunjungan ini dapat menjadi langkah awal yang kuat dalam membangun kolaborasi berkelanjutan antara kedua perguruan tinggi, dan berharap Universitas Musi Rawas dapat memeroleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai langkah-langkah strategis, kebutuhan administratif, dukungan pemerintah daerah, hingga koordinasi lintas pemangku kepentingan yang diperlukan dalam proses perubahan status dari PTS menjadi PTN.

Penulis: Aghna Nur Shabrina

Editor: Humas Untidar

Puncak Acara KMI Expo XVI 2025 Berlangsung Meriah, Puluhan Inovator Muda Raih Penghargaan Nasional

 

Magelang – Malam Puncak sekaligus Awarding Night KMI Expo XVI 2025 sukses diselenggarakan pada Jumat malam (21/11) di panggung utama, Kawasan Kampus Sidotopo, Universitas Tidar. Ajang penghargaan terbesar bagi wirausaha mahasiswa tingkat nasional ini menobatkan puluhan inovator muda dari berbagai kategori, sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan dampak usaha yang dikembangkan.

Acara puncak dihadiri oleh jajaran pimpinan perguruan tinggi, perwakilan pemerintah daerah, juri nasional, delegasi peserta KMI Expo, dosen, tenaga kependidikan, hingga masyarakat umum. Suasana semakin meriah dengan dukungan tata panggung megah dan penampilan hiburan yang mengisi rangkaian acara, dimulai dengan penampilan oleh Paduan Suara Mahasiswa Grandio Sonora Tidar (PSM GST) membawakan lagu Ahtoi Porosh dan Yamko Rambe Yamko.

Sebelum sesi awarding dimulai, acara diawali dengan laporan dari Ketua Pelaksana KMI Expo XVI 2025, Prof. Dr. Parmin, S.Pd., M.Pd., yang mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya KMI Expo di Untidar, “alhamdulillah kita semua bersyukur kegiatan KMI Expo XVI tahun 2025 di Universitas Tidar berjalan dengan sangat baik, sangat lancar.” Ungkapnya. Ia juga menyampaikan bahwa banyak pengunjung antusias terhadap kegiatan ini. “Hasil catatan dari among tamu penerima tamu, teman-teman Satpol PP menghitung pengunjungnya total 13.000.” Tambahnya.

Dilanjutkan sambutan dari Rektor Universitas Tidar, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. menyampaikan rasa terima kasihnya terhadap seluruh elemen masyarakat. “Terima kasih atas kehadiran Bapak Ibu sekalian. Ini suatu event yang sungguh menjadi karunia, berkah bagi kami, terutama bagi Untidar karena memang kampus kami membawa misi untuk memajukan bidang kewirausahaan dan kebudayaan.” Jelasnya.

Sesi sambutan ditutup oleh Direktur Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Dr. Beny Bandanadjaja, S.T., M.T., yang menyatakan bahwa KMI Expo ini merupakan ajang untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam berwirausaha, “bentuk kewirausahaan adalah salah satu bentuk pendidikan yang perlu kita kembangkan dan perlu kita jalankan di dalam melaksanakan pendidikan tinggi. Oleh karena itu, tentunya kita perlu mempersiapkan lulusan-lulusan yang siap menjadi para wirausahawan,” tuturnya.

Ia juga mengucapkan apresiasinya terhadap Untidar sebagai tuan rumah,  “tentunya kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pak Rektor Universitas Tidar, Pak Wakil Rektor Universitas Tidar yang telah mempersiapkan acara yang luar biasa yang sangat meriah, 13 ribu itu bukan hal yang mudah,” ungkapnya.

 

Universitas Tidar meraih kemenangan pada 3 kategori lomba pada KMI Expo Tahun ini diantaranya Juara Harapan 2 pada kategori Lomba Stand Up Comedy; Juara 3 pada kategori Makanan dan Minuman (A) Tahapan Awal dengan inovasi “Es Herbalicious Inovasi Kuliner Es Krim Jamu Untuk Menjaga Tradisi Dan Kesehatan”  dan Juara 2 kategori Budidaya Tahapan bertumbuh dengan inovasi “SarwoMendho Circular Economy dalam Peternakan Domba dan Kambing Melalui Pemanfaatan Limbah  Menjadi Pupuk Organik dan Pakan Jangkrik”.

Pengumuman pemenang dilaksanakan secara bertahap berdasarkan kategori lomba. Berikut kategorinya:

Pemenang

Perguruan Tinggi

1. Lomba Stand Up Comedy

Juara 1

Universitas Tadulako

Juara 2

Universitas Yudharta Pasuruan

Juara 3

Universitas Hasanuddin

Juara Harapan 1

Universitas Muhammadiyah Malang

Juara Harapan 2

Universitas Tidar

Juara Harapan 3

Universitas Teuku Umar

2. Lomba Kirab Budaya

Juara 1

Universitas Gadjah Mada

Juara 2

Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta

Juara 3

Universitas Pendidikan Indonesia

Juara Harapan 1

Institut Seni Indonesia Surakarta

Juara Harapan 2

Universitas Jambi

Juara Harapan 3

Universitas Dian Nuswantoro

3. Lomba Stand Terbaik

Juara 1

Universitas Gadjah Mada

Juara 2

Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Juara 3

Universitas Brawijaya

Juara Harapan 1

Universitas Santo Borromeus

Juara Harapan 2

Universitas Negeri Malang

Juara Harapan 3

Universitas Palangka Raya

4. Kategori Bisnis Digital – Tahapan Awal

Juara 1

Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Inovasi : FounderHub Platform Edukasi Bisnis All in One Berbasis Personalized Learning Path

Juara 2

Universitas Dian Nuswantoro

Inovasi : Exantara Platform Digital Ekspor Berbasis SaaS Memberdayakan UMKM untuk Menembus Pasar Global

Juara 3

Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Inovasi : ZappOn SuperApp Layanan Transportasi Listrik Berbasis Mobile Untuk Mendukung Green Lifestyle

Juara Harapan 1

Politeknik Elektronika Negeri Surabaya

Inovasi : HAGE Portal Digital untuk Game Edukasi Kreativitas dan Komunitas Pecinta Game

Juara Harapan 2

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Inovasi : Platform Otomasi Marketing Peningkat Engagement Berbasis Sistem Cerdas

Juara Harapan 3

Universitas Sugeng Hartono

Inovasi : Catetify Aplikasi Mobile Revolusioner untuk Optimalisasi Pencatatan dan Manajemen UMKM Berbasis Artificial Intelligence Menggunakan Metode Optical Character Recognition

5. Kategori Budidaya – Tahapan Awal

Juara 1

Universitas Diponegoro

Inovasi : BiooVermix Pupuk Organik dan Pelet Nutrisi Tinggi Guna Meningkatkan Hasil Panen serta Daya Cerna Pakan Ikan Berbasis Cacing

Juara 2

Universitas Hasanuddin

Inovasi : TANAHMU Inovasi Pupuk Berbasis Limbah Cangkang Tiram Cangkang Telur dan Daun Gamal sebagai Solusi Rehabilitasi Lahan Sub Optimal dalam Upaya Peningkatan Produktivitas Pertanian

Juara 3

Universitas Negeri Yogyakarta

Inovasi : ChickenZ Telur Omega 3 berbasis Smart Farming untuk Kemandirian Pangan dan Regenerasi Peternak Gen Z Masa Depan

Juara Harapan 1

Universitas Negeri Semarang

Inovasi : mart Organic Fertilizer Berbasis Limbah Kotoran Ternak untuk Peningkatan Kualitas dan Nilai Jual Hasil Pertanian dalam Mendukung Ketahanan Pangan

Juara Harapan 2

Universitas Negeri Malang

Inovasi : Rekan Inovasi Suplemen High Protein berbasis Limbah Ikan Rucah dengan Kandungan Triptofan untuk Anti Kanibalisme dan Meningkatkan Hasil Panen Lobster

Juara Harapan 3

Universitas Muhammadiyah Jambi

Inovasi : CocoBaggie Pemanfaatan Limbah Ampas Tebu dan Sabut Kelapa sebagai Media Tanam Inovatif

6. Kategori Industri Kreatif, Seni, dan Budaya – Tahapan Awal

Juara 1

Universitas Tanjungpura

Inovasi : Needstrawble Inovasi Sedotan Edible Pertama dari Singkong dan Bunga Telang

Juara 2

Universitas Pendidikan Indonesia

Inovasi : RAW2WEAR Produk Fashion Berkelanjutan dengan Teknik Upcycle dan Seni pada Tekstil

Juara 3

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Inovasi : Produk Kit Batik Peningkat Kemampuan Motorik dan Kreativitas Berbasis Praktik

Juara Harapan 1

Universitas Pelita Harapan

Inovasi : Versa Memory

Juara Harapan 2

Institut Teknologi Sawit Indonesia

Inovasi : Inovasi pemanfaatan limbah pelepah kelapa sawit menjadi kemasan biodegradable berbasis Plantable Seed Paper

Juara Harapan 3

Universitas PGRI Semarang

Inovasi : Batik Matur

7. Kategori Jasa, Pariwisata, dan Perdagangan – Tahapan Awal

Juara 1

Universitas Pendidikan Indonesia

Inovasi : Titik Santai Eco Cafe Mahasiswa

Juara 2

Universitas Negeri Makassar

Inovasi : Chaospace Jasa Penyediaan Stress Out and Sharing Room untuk Pelajar Mahasiswa dan Pekerja di Mamminasata

Juara 3

Universitas Muhammadiyah Surakarta

Inovasi : Sobat Ceria Program Stimulasi Tumbuh Kembang yang Inklusif berbasis Mindfulness dan Family Co Creation

Juara Harapan 1

Universitas Negeri Yogyakarta

Inovasi : MAKE BATIK Sustainable Milineris Batik dari Limbah Kertas Semen

Juara Harapan 2

Universitas Hasyim Asy’ari Tebuireng Jombang

Inovasi : K Box Inovasi Media Pembelajaran STEAM Ramah Lingkungan dengan Jasa Edukasi Hands On dan Terintegrasi Kurikulum Nasional

Juara Harapan 3

Universitas Pendidikan Ganesha

Inovasi : Dewata Dirt Bike

8. Kategori Manufaktur dan Teknologi Terapan – Tahapan Awal

Juara 1

Universitas Sam Ratulangi

Inovasi : Lumans Bliss Teh Calming Mood Warisan Sulawesi Utara

Juara 2

Universitas Palangka Raya c

Inovasi : Inovasi Parfum Roll On EDP Minyak Atsiri Berbasis Kayu Putih Serai Wangi Gaharu dan Bibit Parfum Ekstrak Tumbuhan untuk Efek Aroma Terapi yang Mendukung Kesehatan Pernapasan dan Relaksasi

Juara 3

Universitas Jambi

Inovasi : Ecopil Inovasi Sabun Cuci Piring Ramah Lingkungan Berbasis Limbah Sabut Pinang Lerak Dan Eco Enzyme

Juara Harapan 1

Universitas Ciputra Surabaya

Inovasi : Radja Geni sebagai Inovasi Teknologi Manufaktur Briket Pipih Berkelanjutan dari Limbah Tongkol Jagung dan Sekam Padi untuk Pemberdayaan Petani Lokal

Juara Harapan 2

Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Inovasi : PACE Papuan Essence

Juara Harapan 3

Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Inovasi : Transformasi Limbah Sandblasting Dan  Tempurung Kelapa Menjadi Media  Fungsional Dalam Penangkapan Karbon

9. Kategori Makanan dan Minuman (A) – Tahapan Awal

Juara 1

Universitas Ahmad Dahlan

Inovasi : BEKAMIE Inovasi Mie Instan Sehat Berbahan Dasar Bekatul Padi Sebagai Sumber Serat Dan Free Gluten

Juara 2

Universitas Hasanuddin

Inovasi : BROTEM Alternatif Camilan Sehat Brownies  Berbasis Tempe dan Oat  dengan Pemanis Alami dari Phoenix Dactylifera

Juara 3

Universitas Tidar

Inovasi : Es Herbalicious Inovasi Kuliner Es Krim Jamu Untuk Menjaga Tradisi Dan Kesehatan

Juara Harapan 1

STIKES Pelita Ibu

Inovasi : BonKelor Kendari Inovasi Pangan Lokal Berbasis Cakalang  Katsuwonus pelamis dan Kelor Moringa oleifera untuk Pencegahan Stunting dan Penggerak Ekonomi Pesisir Sulawesi Tenggara

Juara Harapan 2

Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi

Inovasi : Choco Deles Cokelat Premium Berjiwa Budaya

Juara Harapan 3

Universitas Internasional Semen Indonesia

Inovasi : Inovasi Bisnis Makanan DEMEN PASTA Berbahan Dasar Ampas Tahu Berprotein Tinggi Sebagai Bentuk Pemanfaatan Hasil Samping Industri Tahu

10. Kategori Makanan dan Minuman (B) – Tahapan Awal

Juara 1

Universitas Negeri Semarang

Inovasi : Fortizinc Beras Tak Perlu Di Cuci Berzat Gizi Tinggi Untuk Mencegah Stunting

Juara 2

Universitas Mataram

Inovasi : TuChips Transformasi Produk Tradisional Jaje Tujak Guna Memperpanjang Umur Simpan sebagai Oleh Oleh dan Peluang Ekonomi Kreatif Mahasiswa

Juara 3

Universitas La Tansa Mashiro

Inovasi : Kukis Gembili Anti Obesitas  sebagai Pangan Fungsional Inovatif

Juara Harapan 1

Universitas Ngudi Waluyo

Inovasi : MELGALANGA Inovasi Marshmallow Rempah Kombinasi  Campuran Jahe  Kencur dan Madu Sebagai Pelega Tenggorokan

Juara Harapan 2

Universitas Teknokrat Indonesia

Inovasi : Pineboost Minuman Probiotik Ekstrak Kulit Nanas

Juara Harapan 3

Universitas Muhammadiyah Tangerang

Inovasi : Barley Healthy Coffee Inovasi Kopi Rempah Sehat dengan Kemasan Drip Bag Praktis

11. Kategori Bisnis Digital – Tahapan Bertumbuh

Juara 1

Universitas Amikom Yogyakarta

Inovasi : SkillUpKids Startup Edutech AI untuk Memaksimalkan Potensi Anak Indonesia

Juara 2

Universitas Airlangga

Inovasi : Bisnis GC Gamingstore Platform Top Up Game Online Terintegrasi yang Mendukung Para Gamers Untuk Menjadi Pro Player Pada Kejuaraan ESports Tingkat Nasional maupun Internasional

Juara 3

Politeknik Negeri Banyuwangi

Inovasi : DENTAL DIARY Smart Medical Record System Berbasis Natural Language Processing dan WhatsApp Automation Untuk Klinik Gigi Modern

Juara Harapan 1

Universitas Negeri Jakarta

Inovasi : Study Fashion Aplikasi Kursus Rancang Busana Berbasis Virtual Reality Untuk Meningkatkan Kualitas Busana Para Wirausahawan

Juara Harapan 2

Universitas Muria Kudus

Inovasi : NUTRIDEL Nutrisi Delivery Platform Digital Penyedia Makanan Sehat

Juara Harapan 3

Universitas Jenderal Soedirman

Inovasi : Ricocapital Sebagai Inovasi Edukasi Kripto Dalam Mendorong Ekosistem Cryptocurrency Yang Berkelanjutan

12. Kategori Budidaya – Tahapan Bertumbuh

Juara 1

Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Inovasi : VertiCrab Budidaya Pembesaran Kepiting Bakau Berkualitas Guna Meningkatkan Nilai Jual Kepiting Bakau Menggunakan Budidaya Kepiting Vertikal Dilengkapi Teknologi Pengendalian Air

Juara 2

Universitas Tidar

Inovasi : SarwoMendho Circular Economy dalam Peternakan Domba dan Kambing Melalui Pemanfaatan Limbah  Menjadi Pupuk Organik dan Pakan Jangkrik

Juara 3

Universitas Muhammadiyah Bone

Inovasi : Inovasi GroCoco Grow with Coconut Sawdust Substrate

Juara Harapan 1

Universitas Trunojoyo

Inovasi : SEEDMART Bibit dan Tanaman Cabai Urban Farming Solusi Ketahanan Pangan Rumah Tangga

Juara Harapan 2

Universitas Muhammadiyah Malang

Inovasi : Embik Eco Green Farm An Integrated Disability Friendly Business with Impactful Product Innovation

Juara Harapan 3

Universitas Terbuka

Inovasi : Inovasi Kampus Berdampak Dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan Melalui Peternakan Ayam Kampung Yang Terintegrasi Berbasis Komunitas Desa

13. Kategori Industri Kreatif, Seni, dan Budaya – Tahapan Bertumbuh

Juara 1

Universitas Gadjah Mada

Inovasi : CV. Mandira Heritage Group Sebagai Perusahaan Penyedia Inovasi Media Edukasi Warisan Budaya Berbasis Teknologi Digital

Juara 2

Universitas Jambi

Inovasi : Moladambi Eksistensi Budaya melalui Permainan Interaktif Sebagai Pengembangan Industri Kreatif

Juara 3

Universitas Udayana

Inovasi : PRASI Produk Suvenir Khas Bali Berbahan Dasar Daun Lontar

Juara Harapan 1

Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Inovasi : Refashioned Soluvia Ecostra Desain Fashion Kreatif Dengan Dukungan Augmented Reality

Juara Harapan 2

Universitas Riau

Inovasi : Wastra Project Pengembangan Budaya Melayu Melalui Wastra Nusantara Pada Tas Multifungsi Kemeja Dan Rok Tenun Dengan Dukungan Sumber Daya Lokal

Juara Harapan 3

Universitas Siliwangi

Inovasi : Tasik CraftCO Sustainable Fashion Etnis Kolaborasi Mendong dan Batik Khas Tasikmalaya

14. Kategori Jasa, Pariwisata, dan Perdagangan – Tahapan Bertumbuh

Juara 1

Universitas Diponegoro

Inovasi : MAKAIRA Street Coffee yang Berkelana Menebar Kebahagiaan di Setiap Sudut Jalan

Juara 2

Universitas Sam Ratulangi

Inovasi : The Condimentum Candle Gel Lilin Custom Berbahan Rempah Sulut

Juara 3

Universitas Sumatera Utara

Inovasi : Mobilized Fully Automated Photobooth untuk Optimalisasi Engagement dan Branding Industri MICE melalui Dokumentasi Interaktif Berbasis Digital

Juara Harapan 1

Universitas Agung Podomoro

Inovasi : Tiny Financiers Buku Literasi Finansial dan Dongeng Edukatif untuk Cerdas Kelola Uang Sejak Dini

Juara Harapan 2

Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Inovasi : Artamotion Layanan Pelatihan Animasi dan Ilustrasi Digital

Juara Harapan 3

Universitas Lambung Mangkurat

Inovasi : HYPERFIT Jasa Kelas Kebugaran Digital Training Course Consultant Fitness

15. Kategori Manufaktur dan Teknologi Terapan – Tahapan Bertumbuh

Juara 1

Universitas PGRI Semarang

Inovasi : AQUABOAT REBORN

Juara 2

Universitas Musamus Merauke

Inovasi : ECO PAVING BLOCK GENERASI KEDUA

Juara 3

Universitas Negeri Makassar

Inovasi : AUTO CLEAN Solusi Inovatif Untuk Perawatan Kendaraan Secara Mandiri Pada Masyarakat

Juara Harapan 1

Institut Pertanian Bogor

Inovasi : Polytree Rekayasa Produksi Biopolybag Biodegradable sebagai Solusi Pertanian Berkelanjutan

Juara Harapan 2

Universitas Mataram

Inovasi : Radiant Sea Inovasi Body Lotion dari Ekstrak Rumput Laut Padina sp Untuk Menjaga Kulit Tetap Kulit Sehat Lembab  dan Bernutrisi

Juara Harapan 3

Universitas Sebelas Maret

Inovasi : Tani Solution  Produsen Inovasi Semi Mekanisasi Alat Pertanian

16. Kategori Makanan dan Minuman – Tahapan Bertumbuh

Juara 1

Universitas Muhammadiyah Semarang

Inovasi : Valdian Cake Gluten Free dan Low Calory Berbahan Mocaf dan Stevia  Solusi Sehat Pecinta Cake

Juara 2

Universitas Palangka Raya

Inovasi : Brownchips Bawang Dayak Inovasi Olahan Bawang Dayak Eleutherine SP Dengan Kombinasi Tepung Ubi Manggala Khas Kalimantan Tengah

Juara 3

Institut Informatika Dan Bisnis Darmajaya

Inovasi : Inslove

Juara Harapan 1

Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Inovasi : Bun And Bean Varian Inovatif Dengan Ecofactpack Penuh Fakta Dan Cinta Bumi

Juara Harapan 2

Sekolah Tinggi Teknologi Terpadu Nurul Fikri

Inovasi : Inovasi Camilan Makaroni Macwish Dengan Cita Rasa Nusantara Untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Juara Harapan 3

Institut Teknologi Kalimantan

Inovasi : SANDAY

 

Perayaan kemenangan ditutupan dengan penampilan tamu spesial oleh OM Janema sebagai penutup acara KMI Expo XVI yang berlokasi di Kampus Sidotopo Untidar, Magelang.

Penulis: Aghna Nur Shabrina
Editor: Hardina Suryanti

Belmawa Kemendiktisaintek Jelajah 3 Desa Mitra PPK Ormawa Untidar

Magelang – Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, bersama Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemendiktisaintek melakukan visitasi terhadap pelaksanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Universitas Tidar  di Ruang Rapat Rektorat Kampus Tuguran, dan di tiga desa mitra PPK Ormawa, Sabtu (1/11).

Sebelum tim reviewer melakukan kunjungan lapangan ke tiga lokasi mitra desa PPK Ormawa Untidar, dilakukan pemaparan hasil pelaksanaan program di Ruang Rapat Rektorat. Visitasi ini dihadiri oleh dua reviewer Belmawa, Ery Hidayat, S.T., M.T. dan Intishar, S.T., serta didampingi oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Parmin, S.Pd., M.Pd., Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama, serta staf kemahasiswaan Untidar.

Dalam sambutannya, Prof. Parmin menegaskan posisi Untidar sebagai kampus yang berkomitmen terhadap pemberdayaan mahasiswa dan masyarakat. “Kampus ini punya keyword atau kata kunci, kalau dalam visi, Untidar adalah kampus kewirausahaan dan kampus kebudayaan. Sedangkan tagline bidang kemahasiswaan adalah Untidar Kampus Ormawa Pemberdaya. Jadi memang PPK Ormawa di Untidar ini sudah langganan hasilnya maksimal, banyak yang meraih penghargaan,” ujarnya.

Kunjungan lapangan diawali di Desa Sidorejo, Kecamatan Bandongan, yang merupakan lokasi kegiatan PPK Ormawa oleh Himpunan Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (HIMA PBSI). Program bertema ‘Optimalisasi Rumah Sampah Digital sebagai Upaya Berkelanjutan Ekologi melalui RESIK (Recycling Edukasi Sampah Inovatif dan Kreatif)’ ini mengajak masyarakat untuk mengelola sampah secara lebih kreatif dan efisien melalui pendekatan digital. 

Kunjungan dilanjutkan ke Desa Balesari, Kecamatan Windusari, tempat pelaksanaan Himpunan Mahasiswa Ekonomi Pembangunan (HIMEPA) dengan tema ‘Optimalisasi Komoditas Kopi Desa Balesari melalui Pendekatan Agroindustri dan Smart Society untuk Meningkatkan Profitabilitas Guna Menuju Desa Usaha Berkelanjutan.’ Melalui program ini, mahasiswa berupaya membantu petani kopi lokal untuk meningkatkan nilai tambah produk, mulai dari pelatihan pengolahan hingga pemasaran digital.

Lokasi terakhir yang dikunjungi adalah Desa Karangkajen, Kecamatan Secang, tempat Himpunan Mahasiswa Pendidikan Biologi (HIMAPBIO) mengembangkan inovasi pertanian melalui program ‘SIPAMA (Sistem Pengendali Hama) berbasis Teknologi Smartfarming dan Energi Surya Terbarukan dalam Meningkatkan Produktivitas Pertanian.’ Program ini membantu petani meningkatkan hasil panen dengan efisien sekaligus ramah lingkungan.

Salah satu penerima manfaat, Siswanto, Kepala Desa Balesari, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaannya dinilai berdampak positif bagi masyarakat. “PPK Ormawa ini tentunya sangat membantu kami ya, dan sangat berguna. Lalu tentunya banyak hal positifnya. Rakyat semakin melek teknologi dan bermindset industri, bukan lagi tani tradisional,” sebutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ery Hidayat, S.T., M.T., selaku reviewer juga menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan PPK Ormawa Untidar yang dinilai solid dan berdampak nyata. “PPK Ormawa di Untidar sudah berjalan sangat baik. Dukungan pimpinan kampus, dosen pembimbing, dan mahasiswa terlihat kompak. Ini bisa menjadi contoh ideal bagaimana kampus dan desa bisa tumbuh bersama,” ungkapnya.

Melalui kegiatan visitasi ini, Universitas Tidar menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat serta memperluas jejaring kolaborasi dengan desa mitra.

Penulis: Aghna Nur Shabrina

Editor: Danu Wiratmoko

Ratusan Siswa SMA dari Yogyakarta geruduk Universitas Tidar, Ada Apa?

Magelang – Universitas Tidar (Untidar) digeruduk 252 siswa SMA Negeri 2 Banguntapan Bantul dan 59 siswa SMA SahabatQu, Sleman pada Rabu (9/10) di Gedung Kuliah Umum (GKU) dr. H.R. Suparsono, Kampus Tuguran. Bukan untuk tawuran, ternyata mereka melakukan kunjungan studi untuk mengenal dunia kampus lebih jauh. 

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan lebih dekat lingkungan akademik dan fasilitas yang dimiliki Untidar kepada para siswa, sekaligus memberikan gambaran nyata mengenai kehidupan perkuliahan di perguruan tinggi negeri yang berlokasi di Magelang tersebut.

Kepala Bagian Akademik Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama Universitas Tidar, Wahyu Andriyanto, S.A.P., menyampaikan bahwa kunjungan edukatif ini merupakan salah satu bentuk komitmen Untidar dalam memperluas akses informasi pendidikan tinggi.

“Harapannya, para siswa dapat mengenal lebih jauh seperti apa Universitas Tidar itu, mulai dari fasilitas, prestasi mahasiswa, hingga akreditasi program studi. Kami ingin mereka mendapatkan gambaran utuh agar bisa menjadikan Untidar sebagai pilihan kuliah di masa depan,” jelasnya.

Beliau menambahkan, kegiatan semacam ini juga menjadi media bagi siswa untuk melihat langsung suasana akademik kampus dan memahami potensi Magelang sebagai kota pendidikan dan wisata. “Biasanya, rombongan siswa juga melanjutkan kunjungan ke destinasi wisata edukatif seperti Ketep, Borobudur, atau Museum BPK RI,” imbuhnya.

Salah satu peserta, Levy, dari SMA Negeri 2 Banguntapan, mengungkapkan kesan positifnya terhadap kegiatan ini. “Aulanya keren banget, luas, dingin, dan nyaman. Kegiatannya juga menarik, karena dari awal sampai akhir dijelasin semua tentang kampus, jadi kita gak perlu tanya-tanya lagi,” ujarnya dengan antusias.

Melalui kegiatan kunjungan edukatif ini, Universitas Tidar berharap dapat membuka wawasan para siswa SMA tentang dunia perkuliahan sekaligus menumbuhkan motivasi untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, khususnya di Universitas Tidar.

Penulis: Aghna Nur Shabrina

Editor: Danu Wiratmoko

Untidar Raih Pendanaan Erasmus+, Perkuat Kolaborasi Internasional Lewat Program FIND4S

Magelang –  Universitas Tidar (Untidar) memperluas kiprahnya di kancah internasional melalui program Food Innovation and Education for Sustainable Society (FIND4S, baca: Find Force) yang dihelat Senin (6/10), di Ruang Multimedia, Kampus Tuguran. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari konsorsium internasional yang didanai oleh Erasmus+ Uni Eropa dan melibatkan tujuh universitas di Indonesia serta empat mitra dari Eropa.

FIND4S berfokus pada pengembangan dan peningkatan kurikulum studi Teknologi Pangan agar lebih adaptif terhadap tantangan global, terutama dalam bidang inovasi pangan berkelanjutan. Dalam kesempatan ini hadir perwakilan dari universitas luar negeri di Eropa, yakni Prof. Jan Van Impe, Monika Polanska, Ph.D., dan Satyajeet Bhonsale, Ph.D. (KU Leuven, Belgia), Prof. Jean Titze (Anhalt University of Applied Science, Jerman), Prof. Rui Morais dan Prof. Alcina Morais (Catholic University of Portugal), serta Dr. Rajat Nag (University College Dublin, Irlandia).

Dosen Program Studi Teknologi Pangan Universitas Tidar sekaligus Kepala Laboratorium Gizi, Teknologi Pangan dan Farmasi, Muhammad Iqbal Fanani Gunawan, S.T.P., M.Si. menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara universitas-universitas di Indonesia dengan mitra Eropa dalam rangka penguatan kurikulum.

“FIND4S ini merupakan kegiatan konsorsium yang kami ajukan bersama Undip sebagai koordinator Indonesia ke Erasmus+. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas kurikulum teknologi pangan di Indonesia melalui kolaborasi dengan universitas-universitas Eropa,” jelasnya.

Iqbal menambahkan bahwa program FIND4S akan berjalan hingga tahun 2027 dan menjadi tonggak penting bagi Untidar karena ini merupakan kali pertama Untidar mendapatkan pendanaan dari Erasmus+. Selain sesi diskusi kurikulum, kegiatan di Untidar juga diisi dengan pemaparan kuliah umum dari perwakilan universitas Eropa yang hadir.

“Saya harapkan FIND4S ini bisa memberikan manfaat dan dampak yang baik bagi program Teknologi Pangan. Semoga dosen-dosen Universitas Tidar semakin semangat mencari pendanaan dan memperluas kerjasama, agar bisa memiliki lebih banyak jejaring dengan universitas luar negeri. Sebenarnya, peluang program kolaborasi dan pendanaan internasional itu banyak sekali, tinggal bagaimana kita aktif menjangkau dan memanfaatkannya.” Pungkasnya.

Melalui kolaborasi ini, Universitas Tidar berharap dapat memperkuat jejaring internasional, meningkatkan kapasitas dosen dan mahasiswa, serta memperluas peluang kerja sama global di bidang pendidikan dan penelitian, khususnya dalam pengembangan inovasi pangan berkelanjutan.

Penulis: Aghna 

Editor: Danu 

Workshop Akses Dan Submit Artikel Database Jurnal Internasional WileyMenuju Peningkatan Kualitas Publikasi Ilmiah Dosen

Magelang — Dalam rangka meningkatkan kapasitas  sumber referensi ilmiah bereputasi, sekaligus mendorong peningkatan publikasi pada jurnal internasional, Perpustakaan Untidar selenggarakan kegiatan workshop bertajuk “Akses dan Submit Artikel Database Jurnal Internasional Wiley”. Diselenggarakan di Gedung Kuliah Umum dr. H.R. Suparsono, Senin (06/10), workshop ini menghadirkan 2 narasumber ternama, yakni Dwi Janto Suandaru, Marketing Manager PT. Jasaraya Tama Jaya Buana dan Dr. Evi Widowati, S.KM., M.Kes, Kepala Pusat Pengembangan Jurnal dan Publikasi LPPM Universitas Negeri Semarang.

Dwi Janto merupakan perwakilan dari Wiley yang  membawakan materi mengenai cara efektif mengakses database jurnal Wiley. Sementara itu, Dr. Evi sebagai akademisi profesional membagikan pengalaman serta strateginya dalam menyusun serta mengirim artikel agar lolos terbit di jurnal-jurnal Wiley.

Sebagai moderator yang memandu diskusi dalam acara ini adalah Dr. Phil. Arif Budy Pratama, MPA., dosen Universitas Tidar dan penulis aktif di berbagai jurnal internasional, salah satunya Wiley.

Kepala Perpustakaan Untidar, Dr. Drs. Hari Wahyono, M.Pd. menyebut workshop ini lengkap karena menghadirkan 2 orang yang sama-sama terhubung dengan Wiley. “Tentunya ini penting juga, khususnya untuk memperluas kemudahan akses dan publikasi di Universitas Tidar ini,” lanjutnya.

Melalui workshop ini juga, diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam mendukung upaya institusi untuk meningkatkan jumlah publikasi ilmiah dosen pada jurnal internasional terindeks, sejalan dengan visi penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Khususnya, apabila ada dosen yang telah aktif menulis di Wiley atau jurnal internasional lainnya,  nantinya para mahasiswa juga akan aktif mencari referensi di jurnal internasional yang telah disediakan oleh UPA Perpustakaan,” imbuh Hari.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dosen dari setiap program studi dengan tujuan memberikan pemahaman praktis mengenai pemanfaatan database jurnal dari penerbit Wiley, serta langkah-langkah strategis dalam proses submission artikel ilmiah ke jurnal-jurnal yang dikelola oleh Wiley. Tak hanya itu, sekelompok mahasiswa Untidar peraih penghargaan duta perpustakaan dan pemustaka teraktif pun turut serta mengikuti workshop ini.

Ibda Fikrina Abda, S.I.P., M.I.Kom., dosen Ilmu Komunikasi yang hadir sebagai peserta mengatakan kegiatan ini sangat bermanfaat bagi dosen yang memang sedang ditugaskan untuk penelitian dan juga bisa terbit artikel di jurnal internasional. “Apalagi pemateri juga memberikan saran, tips supaya artikel penelitian kami bisa tembus di Scopus. Terkait Wiley, kami juga akhirnya mempunyai akses jurnal internasional  yang artinya, baik mahasiswa maupun dosen, bisa memiliki referensi yang bagus, yang baik dan juga terindeks internasional,” ujarnya.

Wiley sendiri merupakan salah satu penerbit akademik terkemuka di dunia yang telah berdiri sejak tahun 1807. Dengan lebih dari 2.000 jurnal ilmiah yang mencakup berbagai disiplin ilmu—mulai dari ilmu kesehatan, sains dan teknologi, hingga ilmu sosial dan humaniora—Wiley menjadi rujukan penting bagi akademisi dan peneliti di seluruh dunia. Selain menyediakan akses ke jurnal-jurnal berkualitas tinggi, Wiley juga dikenal dengan proses editorial yang ketat dan reputasi internasional yang sangat baik.

Keunggulan lain dari Wiley terletak pada komitmennya dalam mendukung peneliti global, termasuk dari negara berkembang, untuk dapat berkontribusi dalam publikasi ilmiah bereputasi. Wiley menyediakan berbagai panduan dan dukungan teknis dalam proses submission, serta membuka peluang publikasi terbuka (open access) guna memperluas dampak penelitian. Dengan demikian, memahami cara mengakses dan memanfaatkan platform Wiley menjadi keterampilan penting bagi dosen dan peneliti.

Penulis: Ginanjar Kurniawan

Editor: Yasmin

Universitas Tidar Kukuhkan 132 Guru Profesional Baru Lewat PPG Gelombang II

Magelang – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tidar menyelenggarakan upacara pengukuhan Guru Profesional Pendidikan Profesi Guru (PPG) Gelombang II bagi 132 mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Selasa (30/9). Kegiatan ini diselenggarakan secara daring dan luring di Gedung Kuliah Umum (GKU) dr. H.R. Suparsono, Kampus Tuguran. Upacara pengukuhan secara luring dihadiri oleh 127 mahasiswa, terdiri atas 19 mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), 22 mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), dan 91 mahasiswa program studi Pendidikan IPA (PIPA). Sedang 5 mahasiswa lainnya melaksanakan pengukuhan via daring.

Prosesi pengukuhan secara simbolis dilakukan oleh Rektor Untidar, prof. Dr. Sugiyarto, M.Si., Dekan FKIP, Dr. Ahmad Muhlisin S.Pd., M.Pd., Wakil Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Siswanto, S.Pd., M.Pd., dan Koordinator PPG, Prof. Dr. A. Sri Haryati, M.Pd. Mahasiswa terjauh tercatat berasal dari Makassar, yaitu Dyah Sekar Pratiwi, S.Pd., Gr., dari program studi IPA, dan mahasiswa termuda berusia 23 tahun, yaitu Putri Yulianti, S.Pd., Gr., dari program studi IPA.

Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan bahwa pengukuhan guru profesional ini merupakan tonggak penting dalam perjalanan para lulusan PPG. “Guru adalah profesi mulia, tidak boleh merasa rendah diri. Justru dari tangan guru lahir generasi bangsa yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing. Saya berharap para guru yang dikukuhkan hari ini mampu menjaga integritas, terus belajar, dan memberikan teladan terbaik bagi peserta didiknya,” ujarnya.

Sebagai penutup, Prof. Sugiyarto juga menyampaikan pesan inspiratif melalui sebuah tembang Jawa. “Kabeh kang urip iku bakale mati, mulo becik sanyo anggayuh sejati ning pati, nanging kawruh ono yen sejatining pati iku dumunung ono sing sejatining urip. Banjur opo to sejatining urip iku? Urip iku urup. Apa yang sejatinining urip itu? Urip itu guru. Insya Allah sebagai guru akan urip memberikan cahaya, dan memberikan manfaat.

Dengan pengukuhan ini, Universitas Tidar berharap para lulusan PPG dapat menjadi guru profesional yang berkompeten, berintegritas, serta mampu memberi manfaat luas bagi masyarakat dan berkontribusi nyata dalam kemajuan pendidikan Indonesia

Penulis: Aghna Nur Shabrina

Editor: Humas Untidar

Pelaksanaan Wisuda Universitas Tidar Periode ke-71 Tahun 2025

Universitas Tidar menyelenggarakan Wisuda Magister, Sarjana, Sarjana Terapan, dan Ahli Madya Periode ke-71 Tahun 2025, di Gedung dr. H. R. Suparsono, Jalan Kapten Suparman no. 39, Magelang, Sabtu (27/9).

Pada wisuda periode ini, sebanyak 817 lulusan dari jenjang Magister, Sarjana, Sarjana Terapan dan Ahli Madya akan dikukuhkan secara resmi. Wisudawan terdiri dari 20 program studi dan 5 Fakultas yaitu Fakultas Ekonomi, Fakultas Pertanian, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Teknik, dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Dalam sambutannya, Rektor Untidar, Prof. Dr. Sugiarto, M.Si. mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati yang telah berhasil menyelesaikan pendidikannya dan upgrade diri dari mahasiswa menjadi alumni kebanggaan. “Selamat. Ananda adalah bukti bahwa kerja keras, doa, dan dukungan keluarga bisa mengantarkan kalian ke puncak pertama dalam petualangan hidup,” ungkapnya.

Ia menyampaikan lulusan Untidar haruslah pribadi yang tidak hanya cerdas secara ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki integritas, etika, dan kemampuan menjaga serta mengembangkan budaya bangsa. 

“Jadilah lulusan yang unggul dalam kompetensi, tetapi tetap berbudaya dalam berperilaku.Wisuda bukanlah akhir dari proses belajar, tetapi awal dari tanggung jawab yang lebih besar: untuk menerapkan ilmu yang telah kalian peroleh demi kemajuan masyarakat, bangsa, dan peradaban,” jelasnya.

Rektor memberikan penghargaan khusus untuk 11 wisudawan berprestasi: 6 Wisudawan Berprestasi Akademik, yaitu wisudawan dengan nilai akademik terbaik di masing-masing Fakultas, dan 5 Wisudawan Berprestasi Non Akademik berdasarkan seleksi dari bagian Kemahasiswaan (BAKK) Untidar atas raihan prestasi lomba dan kejuaraan skala nasional dan internasional.

Wisudawan Terbaik kali ini diraih oleh Inayah Isnaini Faizah, lulusan program studi S2 Pendidikan Bahasa Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dengan IPK 3.97 dengan lama studi selama 1 Tahun 10 Bulan 13 Hari. 

Selain menyelesaikan studinya, Ibu dua anak ini juga telah bekerja sebagai Guru di SMP Muhammadiyah Plus Gunungpring, Muntilan. Ia menempuh studi Magister sebagai bekal untuk melanjutkan profesinya sebagai pendidik “Saya kuliah sambil mengurus anak, sambil tetap bekerja. Tapi Alhamdulillah semua bisa dijalani,” tuturnya.

Semua perjuangan itu ia jalani dengan satu tujuan, yaitu keluarga. Inayah ingin membalas kerja keras orang tuanya yang sejak dulu berjuang untuk pendidikan anak-anaknya. “Saya ingin mengangkat derajat orang tua yang telah bekerja keras untuk pendidikan anaknya, sekarang saya buktikan dengan bisa bersekolah hingga jenjang Magister dan memperoleh predikat wisudawan terbaik,” jelasnya.

Anik Sri Yulianti, Orang tua Inayah  menyampaikan rasa bangganya saat mendampingi anaknya selama prosesi Wisuda. Ibunya, mengungkapkan bahwa pencapaiannya saat ini merupakan berkat usahanya sendiri. “Saya bangga dia ada di posisi ini, semua usaha sendiri, cari makanan sendiri, bekerja sambil kuliah.” tuturnya.

Sedangkan Sambutan Wisudawan diwakili oleh Wisudawan Berprestasi Risma Nanda Handayani  dengan IPK 3,95 dari S1 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), FKIP, Untidar. Risma yang berdomisili di Donorojo, Magelang telah menyelesaikan kuliah Sarjana-nya selama 3 Tahun 10 Bulan 14 Hari. 

Risma menyebutkan bahwa Orang tuanya bukan lulusan sekolah tinggi. Pendidikan bapaknya lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan ibu hanya sampai Sekolah Dasar (SD). “Pekerjaan bapak sebagai buruh lepas harian, sementara ibu membuka warung kelontong seadanya di rumah. Saya menjadi sarjana pertama di keluarga, baik dari pihak bapak maupun ibu,” ungkapnya.

Orang tua risma turut menyampaikan perasaan bahagianya mengetahui anaknya menjadi sarjana pertama di keluarganya sekaligus wisudawan terbaik. “Saya bangga, bangga sekali. saya sekolah nggak terlalu tinggi, Cuma lulusan SMP.” ungkap Ayahnya, Wahib Mudaim.

Ibunya, Nirwati, berharap dan mendoakan anaknya agar keinginannya selalu tercapai, “harapannya yang diinginkan tercapai, terus berguna bagi keluarga, orang tua, nanti apa yang dia inginkan dan yang dia harapkan bisa berhasil sesuai dengan harapan.” tambahnya.

Risma membuktikan meskipun berasal dari keluarga dengan ekonomi sederhana, ia dapat meraih gelar Sarjana dan menjadi Sarjana pertama di keluarga baik pihak Bapak maupun Ibunya. Lulusan dari jalur SNMPTN itu juga mendapatan KIPK dan aktif dalam Unit Kegaiatan Mahasiswa IQSAN Universitas Tidar.

“Keberhasilan ini bukanlah milik kami seorang. Wisuda ini adalah persembahan untuk mereka yang senantiasa hadir di balik perjuangan kami, mereka yang diam-diam menengadahkan doa di setiap malam, mereka yang menghapus lelah tanpa pamrih: ayah dan ibu tercinta,” pungkasnya.

Penulis: Humas Untidar