IBK TARGETKAN CETAK WIRAUSAHA MUDA DARI KAMPUS

MAGELANG – Selaras dengan visinya menjadi universitas berbasis riset dalam mengembangkan ipteks dan wirausaha, Universitas Tidar memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi mahasiswa maupun alumni dalam memulai maupun mengembangkan wirausaha salah satunya melalui program IbK.

Ipteks bagi Kewirausahaan (IbK) adalah program kerjasama UNTIDAR dengan Direktorat Jenderal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Kementrian Riset, Tenologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) dalam mencetak wirausaha muda dari kampus.

“Dari 40-an tenant, kami meloloskan 22 tenant yang selanjutnya akan mengikuti serangkaian pelatihan kewirausahaan hingga penyampaian bantuan untuk mengembangkan wirausahanya,” tutur Drs. Sri Bondan, M.Si., Kepala UPT Pengembangan Kewirausahaan dan Pembangunan Pedesaan. Pengumuman seleksi program IbK UNTIDAR 2016 dilangsungkan di ruang UPT Bahasa, Selasa (04/05/2016).

Beberapa persyaratan untuk mengikuti IbK adalah mahasiswa mempunyai minat berwirausaha, pernah/sedang mengikuti mata kuliah kewirausahaan, dan minimal duduk di semester 4. “IBK juga diperuntukkan untuk alumni tapi, karena keterbatasan promosi kegiatan, belum banyak alumni yang tahu tentang program ini,” tambahnya.

Berbeda dengan Program Kreatifitas Kemahasiswaan Kewirausahaan (PKMK), mahasiswa yang lolos seleksi belum tentu mendapatkan bantuan usaha. Mereka harus melalui beberapa proses terlebih dahulu diantaranya diklat kewirausahaan, magang, uji coba usaha mandiri, tahap pengembangan usaha, diklat promosi, evaluasi dan laporan kemajuan. “Bantuan tidak diberikan cuma-cuma setelah tenant diterima. Perlu adanya monitoring perkembangan usaha, terlebih pada individunya, sejauh mana keseriusan dalam berwirausaha,” jelas Yustirania Septiani, salah satu tim Pelaksana IBK.

Tahun 2016 ini adalah tahun kedua program IBK dijalankan oleh UPT Pengembangan Kewirausahaan dan Pembangunan Pedesaan UNTIDAR. Berbeda dengan tahun lalu, tenant yang lolos tahun ini diprioritaskan untuk mahasiswa yang memulai usahanya dari “nol”. Jenis usaha pun semakin beragam seperti kuliner, industri kreatif (kerajinan) dan jasa. Peserta IBK juga diberikan tempat untuk memasarkan hasil usahanya di lingkungan kampus yaitu di samping Gedung Fakultas Ekonomi, KOPMA, Kantor IbK, dan ruang di lantai 4 Fakultas Ekonomi yang dikhususkan untuk pemasaran busana/konveksi.

SOSIALISASI PTN 2, PENGUMUMAN HASIL SNMPTN SELANGKAH LAGI

MAGELANG – Tim panitia SNMPTN Universitas Tidar mengadakan Sosialisasi Teknis Pelaksanaan SNMPTN, Rabu (04/05/2016) di Atria Hotel and Conference. Selain mengumumkan hasil seleksi PTN 2, sosialisasi kali ini lebih fokus kepada penjelasan teknis mulai dari pendaftaran hingga pola seleksi dengan jelas dan akurat. “SNMPTN merupakan pola seleksi nasional berdasarkan hasil penelusuran akademik yaitu nilai rapor,” jelas Dr. Farikah, M.Pd.

Berdasarkan tujuannya, SNMPTN bertujuan memberikan kesempatan kepada siswa SMA, MA, SMK atau SRI di luar negeri yang memiliki prestasi unggul untuk memperoleh pendidikan tinggi serta memberi peluang kepada PTN untuk mendapatkan mahasiswa baru yang mempunyai prestasi akademik tinggi. Prestasi unggul yang dimaksud adalah calon peserta masuk peringkat di sekolah pada semester 3, 4 dan 5 dengan ketentuan berdasarkan akreditasi sekolah.

“Akreditasi A, 75% terbaik di sekolahnya. Akreditasi B, 50%. Akreditasi C, 20% sedangkan akreditasi lainnya 10% terbaik di sekolahnya,” tutur Yogi Prayogo, Humas SNMPTN UNTIDAR.

Sosialisasi terakhir sebelum hasil SNMPTN diumumkan 9 Mei 2016 ini dihadiri Ketua jurusan, Sekretaris jurusan, Koordinator program studi, dan Satuan Pengawas Internal (SPI). Peserta diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk bertanya mengenai teknis pelaksanaan SNMPTN UNTIDAR.

Pada kesempatan ini Rektor UNTIDAR, Prof.Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd menyampaikan kepada seluruh peserta perihal memberikan pelayanan pendidikan terbaik dan humanis kepada mahasiswa dan masyarakat. “Pendidikan tidak melulu belajar di kelas, namun bisa ditunjang dengan kegiatan-kegiatan kemahasiswaan di luar kelas,” kata Prof. Cahyo.

Pengumuman hasil SNMPTN 2016 dapat mulai diakses pada Senin, 9 Mei 2016 pukul 13.00 di laman resmi http://pengumuman.snmptn.ac.id dan 11 laman mirror yaitu, http://snmptn.unand.ac.id, http://snmptn.unsri.ac.id, http://snmptn.ui.ac.id, http://snmptn.ipb.ac.id, http://snmptn.itb.ac.id, http://snmptn.undip.ac.id, http://snmptn.ugm.ac.id, http://snmptn.its.ac.id, http://snmptn.unair.ac.id, http://snmptn.untan.ac.id, http://snmptn.unhas.ac.id.

CALON MAWAPRES UNTIDAR KUASAI BAHASA ASING

MAGELANG – Sebanyak 16 mahasiswa dari berbagai program studi mempresentasikan karya tulis ilmiah mereka di depan tim juri Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) Universitas Tidar, Selasa (03/05/2016). “Sebagian besar peserta menggunakan bahasa Inggris dalam mempresentasikan karya ilmiahnya,” kata Wandi Arnandi, S.T., M.T.

Menurut juri yang juga dosen Fakutas Teknik ini, jika dibandingkan dengan tahun lalu, penguasaan bahasa Inggris peserta seleksi Mawapres tahun 2016 semakin baik. Kondisi ini membuktikan bahwa kualitas peserta Mawapres UNTIDAR juga mengalami peningkatan khususnya dalam penguasaan bahasa asing.

Penguasaan bahasa Inggris/asing merupakan salah satu komponen penilaian selain Indeks Penilaian Kumulatif (IPK) minimal 3.0, karya tulis ilmiah, dan prestasi/kemampuan yang diunggulkan minimal tingkat universitas. Penilaian bahasa Inggris/asing dilakukan melalui dua tahap yaitu penulisan ringkasan (bukan abstrak) karya tulis ilmiah dan presentasi/diskusi.

Tema Mawapres 2016 adalah “Iptek & Inovasi untuk Daya Saing Bangsa”. Sesuai dengan pedoman yang dikeluarkan Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) tema tersebut dijabarkan kebeberapa sub tema seperti anti korupsi, anti narkoba, HAM, hubungan internasional dll yang dapat dijadikan acuan dalam penulisan karya tulis ilmiah.

“Ada anjuran tema karya tulis disesuaikan dengan jurusan mahasiswa tersebut namun, tidak ada larangan juga untuk mahasiswa yang ingin memilih tema yang tidak berhubungan langsung dengan jurusannya,” tutur Dr. Farikah, M.Pd, juri lainnya.

Vina Ardiyani, mahasiswi semester 2 dari Prodi Agroteknologi membuat karya tulis berjudul “Post Harvest Tomatoes as MOL”. Menurutnya, petani di Indonesia khususnya petani tomat perlu diberikan pengetahuan dan pelatihan bagaimana memanfaatkan sebagian tomat yang melimpah pasca panen menjadi MOL atau lebih dikenal sebagai Mikro Organisme Lokal. MOL dapat digunakan sebagai bahan pengurai pupuk atau pestisida nabati.

Berbeda dengan Vina yang mengangkat judul karya tulis sesuai dengan jurusannya, Yudhana Priambodo Rahman, mahasiswa Teknik Sipil ini memilih macapat sebagai kajian utama karya tulisnya. Berdasarkan pengalamannya sebagai Juara Kedua Lomba Macapat di UNNES semasa SMA, Yudhana memilih judul “Upaya Melestarikan Budaya Jawa Tengah Melalui Apresiasi Tembang Macapat” untuk karya tulis ilmiahnya.

Juri penyeleksian Mawapres tingkat UNTIDAR terdiri yaitu Dr. Farikah, M.Pd (koordinator juri) dari FKIP, Wandi Arnandi, S.T., M.T. (FT), Ir. Hadi Rianto, M.Sc. (FAPERTA), Dra. Lucia Indrawati, M.Si. (FE), dan Dra. Eni Boedi Orbawati, M.Si (FISIPOL). Juara dalam seleksi tingkat universitas ini nantinya akan diikutkan ke Mawapres Tingkat Nasional yang akan dimulai pendaftarannya pada 25 Mei 2016 mendatang.

HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PEGAWAI KONTRAK DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS TIDAR TAHUN 2016

Berdasarkan hasil verifikasi dokumen, berikut daftar Pelamar Lolos Seleksi Administrasi Pegawai Kontrak Universitas Tidar Tahun 2016. Pelamar yang dinyatakan Lolos, WAJIB mengikuti Seleksi Ujian Tahap I (Tes Kompetensi Dasar) yang akan dilaksanakan pada:

Hari, tanggal        : Senin, 9 Mei 2016

Waktu                  : 13.00 – selesai

Tempat                : sesuai dengan daftar pada lampiran surat ini.

Pengumuman Lolos Adm Pegawai Kontrak 2016

Lampiran Pelamar Jenjang S1_Formasi Tenaga Kependidikan

Lampiran Pelamar Jenjang D3_Formasi Tenaga Kependidikan

Lampiran Pelamar Formasi Tenaga Perpustakaan

Lampiran Pelamar Formasi Satpam

Lampiran Pelamar Formasi Pengemudi

 

UPACARA HARDIKNAS, BUKAN SEKEDAR RITUAL MENGENANG KI HADJAR DEWANTARA

MAGELANG – Memperingati Hari Pendidikan Nasional, Senin (02/05/2016), civitas cademica Universitas Tidar mengikuti upacara bendera di halaman Fakutas Ilmu Keguruan dan Pendidikan (FKIP). Resimen Mahasiswa (Menwa) Macan Tidar mendapat mandat menjadi petugas upacara dibantu paduan suara Grandio Sonora.

“HARDIKNAS bukan hanya untuk mengenang jasa Ki Hadjar Dwantara namun sebagai ajang refleksi upaya peningkatan kualitas pendidikan tinggi yang telah dan sedang kita lakukan,” kata Rektor UNTIDAR, Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd saat membacakan sambutan dari Mohamad Nasir, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

Peringatan HARDIKNAS kali ini mengangkat tema “Ayo Kerja, Inovatif dan Kompetitif”. Tema tersebut merupakan seruan bagi seluruh kalangan pendidikan tinggi dan perguruan tinggi untuk melakukan reformasi pendidikan tinggi sebagai mana telah dimulai Bapak Pendidikan kita dahulu, Ki Hadjar Dewantara. Perlunya reformasi pendidikan ke arah yang inovatif dan kompetitif guna mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) menghadapi tantangan skala lokal, nasional dan global.

“Reformasi pendidikan tidak mungkin dijalankan oleh Pemerintah saja, atau satu pihak saja,” tambah Prof. Cahyo. Jumlah perguruan tinggi yang mencapai 4438, mahasiswa yang berjumlah lebih dari 7 juta dan dosen yang berjumlah sekitar 300.000 diharapkan dapat berpartisipasi dan berkontribusi dalam proses reformasi pendidikan ini.

Selamat memperingati Hari Pendidikan Nasional, semoga jasa para pahlawan pendidikan terdahulu bukan sekedar untuk dikenang tetapi menjadi acuan dalam setiap upaya peningkatan pendidikan nantinya.

UPACARA HARDIKNAS, BUKAN SEKEDAR RITUAL MENGENANG KI HADJAR DEWANTARA 2

TIM ROBOTIK UNTIDAR CURI PERHATIAN WALIKOTA MAGELANG

MAGELANG – Walikota Magelang, Sigit Widyonindito mengunjungi stand Universitas Tidar usai membuka pameran Kedu Expo 2016, Kamis (29/04) di gedung Tribakti. Tak jauh berbeda dengan stand lainnya yang mempromosikan produk khas daerahnya, UNTIDAR juga mempromosikan “produk” khasnya yaitu Tim Robotik.

Beberapa karya Tim Robotik seperti robot elang dan microcontroller hydroponic menarik perhatian Walikota Magelang yang juga alumnus Fakultas Teknik UNTIDAR ini. “Bagus, perlu ditingkatkan kembali agar nama UNTIDAR semakin dikenal khalayak luas,” kata Sigit.

Tim Robotik UNTIDAR terdiri 5 mahasiswa yaitu Bayu Seto Respati, Alfauzan S. N., Nurul Ardi, Yafi A., dan M. Cahyo A.P. Mereka merupakan mahasiswa Fakultas Teknik asuhan R. Suryoto Edy Raharjo, S.T., M.Eng. yang dilatih secara khusus untuk mengembangkan karya-karya robotik khususnya di bidang microcontroller.

TIM ROBOTIK UNTIDAR CURI PERHATIAN WALIKOTA MAGELANG1

Microcontroller hydroponic adalah satu satu karya tim robotik yang dipamerkan di Kedu Expo 2016. Alat ini merupakan bentuk aplikasi microcontroller untuk memudahkan para petani hidroponik dalam mewarawat tanamannya. Pemenuhan nutrisi tanaman hidroponik menentukan pertumbuhan tanaman itu sendiri maka penting untuk memperhatikan sistem pengairan. “Jika ditinggal keluar rumah atau bahkan keluar kota, alat ini akan membantu mengalirkan air sesuai jangka waktu yang sudah disesuaikan juga, misal 5 menit sekali, 3 menit sekali dan seterusnya sesuai kebutuhan tanaman,” tutur Ardi.

TIM ROBOTIK UNTIDAR CURI PERHATIAN WALIKOTA MAGELANG 2

Tim robotik UNTIDAR juga membuka kesempatan pelatihan robotik untuk siswa SMP, SMA dan masyarakat umum dalam Industrial Control Training. “Pelatihan akan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing orang. Pelatihan basic akan diberikan bagi yang belum pernah ikut pelatihan robotik namun yang sudah pernah, kita tinggal melanjutkannya saja,” jelas Alfauzan.

LAJUR KIRI FC JUARA FUTSAL DIES NATALIS UNTIDAR

MAGELANG – Setelah mengalami beberapa kali pengunduran jadwal, pertandingan Futsal dosen, karyawan dan mahasiswa Universitas Tidar akhirnya berlangsung, Jumat (29/04/2016). Dua puluh tim futsal berlaga menampilkan kemampuannya masing-masing demi meraih gelar Juara Futsal UNTIDAR.

“Niatnya hanya untuk memeriahkan Dies Natalis sekaligus menyalurkan bakat futsal malahan mendapat bonus gelar juara,” tutur Syhab Yanu Ikhsan, Kapten Lajur Kiri FC.

Lajur Kiri FC, tim futsal dari Program Studi Teknik Elektro berhasil mengalahkan tim D3 Teknik Mesin A pada pertandingan final dengan skor terakhir 6 : 5. Walaupun sempat terjadi beberapa pelanggaran namun pertandingan sesama mahasiswa Fakultas Teknik ini berjalan cukup suportif.

Pertandingan memperebutkan gelar juara 3 menampilkan Bismilah FC dari Prodi Ekonomi Pembangunan melawan Kebijakan FC dari Prodi Administrasi Negara. Kemenangan berhasil diraih Tim Bismillah FC dengan skor terakhir 3 : 2.

Pertandingan futsal dimainkan dalam dua babak. Setiap babak berdurasi 10 menit, jika hasilnya draw maka pemenang ditentukan dengan adu penalti. “Masing-masing pertandingan diawasi 2 wasit profesional dari luar kampus sehingga permainan diharapkan fair,” kata Koweri, koordinator pertandingan futsal.

Usai pertandingan beberapa pemain atau suporter mengeluhkan pemilihan tempat pertandingan yang dinilai kurang nyaman. “Kalau untuk pemain, fasilitas sudah cukup baik. Tapi, ruang untuk suporter kurang,” tambah Syhab.

Berikut hasil pertandingan Futsal Dies Natalis ke-2 UNTIDAR :

               Juara 1                Juara 2                  Juara 3
Lajur Kiri FC (Teknik Elektro) D3 Teknik Mesin A Bismillah FC (Ekonomi Pembangunan)
Ibnu Tri Tri Bangun Bhakti Wahyu P Gilang
Reza Dimas Pareh Dyan P Sapta Adhi Irawan
Syhab David Franky Gutara Hasan Dedi Khabib
Habib Surya Azam Rifki D Is Ferry Haris
Soerya Asyarif Hery K Gusti
Afif Ade P Nada

 

 

 

PANITIA SNMPTN UNTIDAR TETAPKAN HASIL AKHIR PTN 2

MAGELANG – Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Universitas Tidar sudah memasuki tahap penetapan hasil akhir PTN 2. Tahapan ini merupakan penentuan akhir jumlah peserta yang lolos masuk UNTIDAR lewat jalur SNMPTN setelah hasil seleksi PTN 1 ditetapkan pertengahan April lalu.

“Ada 1441 peserta yang diseleksi pada tahap PTN 2, sebagian besar masih dari sekitaran Jawa Tengah,” jelas Yogi Prayogo, Humas SNMPTN UNTIDAR.

 Penetapan hasil akhir PTN 2 ini dilaksanakan dalam Focus Group Discussion (FGD), Kamis-Jumat (28-29/04/2016) di Hotel Indraloka Kusuma, Temanggung. Selain panitia SNMPTN, Rektor UNTIDAR, Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd turut hadir dan memberikan sambutan pada pembukaan acara.

Total peserta SNMPTN UNTIDAR mencapai 2051 orang terdiri dari peserta seleksi PTN 1 sebanyak 610 orang dan PTN 2 sebanyak 1441 orang. Memasuki tahap penetapan hasil PTN 2 ini maka proses keseluruhan SNMPTN UNTIDAR sudah berjalan 80%. Peserta lolos seleksi PTN 1 dan PTN 2 baru akan diumumkan pada 10 Mei 2016 nanti.

“UNTIDAR perlu tingkatkan promosi agar lebih dikenal masyarakat luas bahkan kalau bisa seluruh Indonesia,” tutur Prof. Ir. Ali Munawar, M.Sc., Ph.D., Wakil Rektor Bidang Akademik.

Menurut penanggungjawab SNMPTN UNTIDAR 2016 ini, sebanyak 1324 peserta dari total 1441 peserta seleksi PTN 2 masih berasal dari daerah Jawa Tengah. Data ini menunjukkan bahwa UNTIDAR sebagai perguruan tinggi negeri belum dikenal khalayak luas. Maka itu, kedepannya perlu dirancang program khusus untuk promosi kampus ke daerah-daerah lain terutama daerah diluar pulau Jawa agar persebaran mahasiswa lebih merata.

Sependapat dengan Prof. Ali, Pengarah SNMPTN 2016, Prof. Dr. Joko Widodo, M.Pd., salah satu alat promosi UNTIDAR yang perlu ditingkatkan adalah website. “Konten website perlu dilengkapi dengan informasi-infomasi yang mendukung sehingga penyebaran informasi menjadi lebih baik dan dapat diakses oleh masyarakat di berbagai tempat,” jelasnya.

TIM ALIHE UNTIDAR GEMBLENG DOSEN TINGKATKAN PEMBELAJARAN AKTIF

MAGELANG – Perkuliahan yang monoton dimana dosen menjadi pusat segala informasi sering kali membuat perkuliahan menjadi kurang efektif. Suasana yang menjenuhkan membuat mahasiswa kehilangan fokus dan tidak dapat menerima materi dengan maksimal.

Berbeda dengan pembelajaran di bangku sekolah, pembelajaran di perguruan tinggi baik dosen maupun mahasiswa dituntut lebih aktif. Menurut teori cone of learning oleh Edgar Dale, sumber belajar itu adalah pengalaman. Setelah dua minggu, pengalaman yang didapat dari apa yang kita baca hanya 10% yang masih dapat diingat namun pengalaman dari yang kita katakan dan kerjakan bisa mencapai 90%. Semakin aktif dosen dan mahasiswa berinteraksi maka semakin banyak materi yang akan terserap.

Perlunya pembekalan kepada para dosen mengenai pembelajaran aktif di perguruan tinggi, panitia Dies Natalis ke-2 Universitas Tidar menggelar Workshop Pembelajaran Aktif di Perguruan Tinggi, Senin-Selasa (25-26/04/2016) di auditorium. Pemateri berasal dari Tim Active Learning for Higher Education (ALIHE) unit UNTIDAR yang memberikan berbagai materi terkait pembejaran aktif sampai pada praktek langsung oleh peserta pada penutupan acara.

Salah satu fasilitator ALIHE UNTIDAR yang juga Ketua Umum ALFA (Active Learning Fasilitator Association), Prof. Dr. Sukarno, M.Si. memberikan materi mengenai pembejaran aktif di perguruan tinggi dengan salah satu topik bahasan mengenai icebreaker.

Icebreaker dapat disisipkan disela-sela penyampaian materi sehingga perkuliahan tidak membosankan,” tutur Prof. Dr. Sukarno, M.Si. Menurutnya, Icebreaker tidak hanya bertujuan untuk membangkitkan semangat belajar namun juga mempunyai nilai edukatif dengan pemilihan konten yang disesuaikan dengan tujuan pembelajaran.

Selain para dosen UNTIDAR khususnya yang belum pernah mengikuti Workshop ALIHE juga mengundang dosen dari STIMIK Bina Patria, Akademi Teknik Tirta Wiyata (Akatirta) dan Poltekkes Magelang.

TIM ALIHE UNTIDAR GEMBLENG DOSEN TINGKATKAN PEMBELAJARAN AKTIF

Imam Baihaqi salah satu peserta workshop, dosen FKIP UNTIDAR, menyatakan bahwa metode pembelajaran aktif terbukti membuat perkuliahan menjadi lebih “hidup”. Peserta yang mendemonstrasikan teknik pembelajaran aktif pada mata kuliah drama, bab ekspresi di akhir workshop ini mendapat tanggapan positif dari para peserta. “Saya mencoba menjelaskan ekspresi marah, sedih, dan tertawa dengan tayangan video serta mengajak peserta mempraktekannya langsung,” jelasnya.