UKAI Bekerjasama Dengan Takmir Masjid Mambaul Ulum Adakan MTQ Untidar 2015

UKAI Bekerjasama Dengan Takmir Masjid Mambaul Ulum Adakan MTQ Untidar 2015

    Memperingati Maulud Nabi Besar Muhammad SAW 1437 Hijriah, UKAI Bekerjasama dengan Takmir Masjid Mambaul Ulum adakan MTQ Untidar 2015. Lomba yang diadakan meliputi Tilawah, Tahfizh Juz 1 atau 30 dan Musabaqoh Makalah Ilmiah Al Quran (M2IQ) dengan tema Arti Kehidupan dalam Prespektif Al Quran. Cabang Tilawah diikuti oleh 8 orang peserta putra dan 8 peserta putri. Cabang Tahfizh diikuti oleh 3 peserta putra dan 8 peserta putri, dan cabang M2IQ  diikuti oleh 5 peserta putra dan 5 peserta putri. Peserta lomba adalah mahasiswa Untidar dari semua program studi. 

Dalam Lomba Tilawah kali ini Maqra atau materi bacaan tidak ditentukan oleh panitia melainkan pilihan sendiri. Adapun unsur-unsur yang dinilai meliputi ilmu baca (tajwid) seni ( lagu dan suara) serta adab atau etika. Untuk cabang Musabaqoh Makalah Ilmiah Alquran peserta diwajibkan untuk mengkaji atau menganalisis kandungan Al Quran dikaitkan dengan kehidupan manusia di berbagai aspek dan bukan merupakan hasil penelitian yang bersifat eksperimen. Dalam M2IQ peserta  diharuskan menulis dengan tulisan tangan bukan mesin ketik manual, komputer maupun laptop. Peserta boleh membawa Al Quran, Tafsir, Buku atau Jurnal tetapi tidak diperkenankan membawa laptop dan browsing pada saat hari H. Untuk hasil tulisan yang dinilai meliputi tata tulis dan tata bahasa, pendahuluan, kajian teori, metodologi, hasil dan pembahasan serta kesimpulan dan saran. Adapun yang dinilai saat presentasi hasil M2IQ adalah penyajian ketepatan waktu dan ketrampilan menyajikan makalah dan merespons dalam sesi tanya jawab. Untuk cabang Tahfidz Maqra sudah ditentukan oleh panitia. Adapun unsur yang dinilai meliputi ilmu baca atau tajwid, kelancaran, seni yaitu lagu dan suara serta adab etika. 

"Lomba semacam ini baru pertama kali diadakan, namun kami cukup puas karena mahasiswa Untidar responnya sangat positif. Diharapkan dengan adanya lomba semacam ini bisa memotivasi mahasiswa untuk berkompetisi secara sehat, sekaligus sebagai ajang untuk mencari bibit unggul di bidang MTQ untuk mewakili Untidar di tingkat propinsi maupun nasional" tutur Ir Hadi Riyanto, M.P., selaku pembina UKAI. 

Tim Dewan Juri yang terdiri dari Nurrofiq M. Ag, Faizal, Abdul Haris S.Ag, Heriawan S.T., Dr. Bambang Surendro, M.T, dan Agung Trihasto, M.T memutuskan para pemenang sebagai berikut

LOMBA TILAWAH 
PUTRA
Juara 1 : Andhi Rispata (FISIP)
Juara 2 : Moh Ibah Alfauzi (D3 Teknik Otomotif)

PUTRI
Juara 1 : Maryam Alvi Nur (PBSI)
Juara 2 : Zaitun Harba Azizah (S1 Ekonomi Pembangunan)

TAHFIZH
PUTRA
Juara 1 : Prastyo Tri Utomo (S1 Agroteknologi)
Juara 2 : Hamzah Miftakhul Iman (D3 Akutansi)

PUTRI
Juara 1 : Durrotun Nafisah (FKIP Bahasa Inggris)
Juara 2 : Umu Hanifah (FKIP Bahasa Inggris)

M2IQ
PUTRA
Juara 1 : Sahrul (FKIP Bahasa Indonesia)
Juara 2 : Sukroni (FKIP Bahasa Indonesia)

PUTRI
Juara 1 : Putra Anik Solekhah (FKIP Bahasa Inggris)
Juara 2 : Arizka Nurul ( FKIP Bahasa Inggris)

Mahasiswa UNTIDAR Unjuk Kreatifitas melalui Expo PMW

Universitas Tidar membuktikan visinya sebagai universitas berbasis wirausaha melalui Expo Program Mahasiswa Wirausaha (Expo PMW) pada Jum’at (18/12) hingga minggu (20/12). Acara yang digelar di alun-alun kota Magelang ini menampilkan berbagai produk dari mahasiswa Untidar yang lolos seleksi PMW.

30 stand dari berbagai program studi yang mengikuti PMW menawarkan berbagai produk mulai dari makanan, minuman, fashion, furniture, budidaya dan jasa bimbingan belajar. Salah satu produk makanan yang ditawarkan adalah Otelo Mama, kripik singkong dengan berbagai varian rasa. Diantaranya rasa Hampa, PHP, Barbie, Sambalado, Kurang Belaian, Raja Skandal dan Friendzone. Selain itu, masih banyak lagi produk inovatif yang dipamerkan di Expo PMW seperti Mie Ayam Pelangi Organik, Jaranya Mina Bibit Lele Sangkuriang, Takuchipy (Tahu Kuning Chrispy), Keripik Godong Budin, Tule (Tahu Isi Lele), Nuttle Crunchy, Tek-Yam (Jamu untuk Ayam), Si Boke (Singkong Bakar Coklat Keju), Jahe Corner, Mally Furniture, Jati Onik (Jamur Tiram Organik) dan Masrian Mushrom.

Acara yang diketuai oleh Rangga Asmara selaku pembimbing PMW dan dosen FKIP Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Tidar ini bertujuan untuk memperkenalkan produk hasil kreatifitas mahasiswa Untidar kepada masyarakat luas. Expo PMW berlangsung 3 hari, dimulai dari pukul 09.00 WIB sampai 17.00 WIB. Antusias pengunjung yang sangat besar membuat penutupan Expo pada hari sabtu diperpanjang hingga pukul 21.00 WIB. Tidak hanya mahasiswa Untidar, sebagian besar pengunjung juga merupakan masyarakat Magelang. Diharapkan acara semacam ini dapat melatih kreatifitas para mahasiswa khususnya di bidang wirausaha sehingga mampu menciptakan peluang usaha sendiri untuk bekal masa depannya.

(bet/lil) Lembaga Pers Mahasiswa M@T@ Untidar

LPPM-PMP ADAKAN RAPAT KOORDINASI “Membangun Unggulan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Berbasis Sumberdaya/Kearifan Lokal”

"Peningkatan mutu proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat Universitas Tidar perlu dilakukan secara berkelanjutan, sehingga kualitas hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dapat meningkat", jelas Ir. Usman Siswanto, M.Sc., Ph.D Ketua LPPM-PMP saat membuka RAPAT KOORDINASI "Membangun Unggulan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Berbasis Sumberdaya/Kearifan Lokal"di Grand Artos Hotel Magelang, Kamis 17 Desember 2015. 

Acara ini diikuti 60 peserta yang terdiri dari unsur pimpinan universitas, ketua lembaga, kepala pusat, pimpinan fakultas, ketua program studi, sekretaris program studi, SPI, dan Staf Keuangan Untidar. 

Hadir sebagai Narasumber dalam acara ini Prof. Ir. Totok Agung Dwi Haryanto, M.P.,Ph.D. dari Universitas Jenderal Sudirman Purwokerto. Prof Totok menyampaikan materi mengenai  "Membangun Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Berbasis Sumberdaya/Kearifan Lokal" . Dalam kesempatan ini Wakil Rektor I Untidar Prof. Ir. Ali Munawar, M.Sc, Ph.D memberikan arahan mengenai Peningkatan Kualitas Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi. Wakil Rektor II Drs. Hery Suroso, S.T., M.T. memberikan arahan mengenai Penggunaan Anggaran dan Pelaporan Keuangan. 

Setelah mengikuti paparan dari narasumber, Ketua LPPM_PMP menyampaikan Rencana Induk Penelitian Universitas Tidar. Kemudian Dekan dari semua Fakultas yaitu Dekan FKIP, Dekan FISIP, Dekan Faperta, Dekan Fakultas Ekonomi, dan Dekan Teknik menyampaikan Tema Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Setelah diadakan diskusi peserta merumuskan Tema Penelitian Unggulan Untidar yang akan dilaksanakan di tahun 2016 mendatang. 

Sesuai usulan RAKL tahun 2016 LPPM – PMP, skema penelitian dan pengabdian kepada masyarakat terdiri dari 2 skema penelitian dan 2 skema pengabdian kepada masyarakat dengan tema tentang Iptek dan tentang kewirausahaan. Untuk itu perlu diadakan Rapat Koordinasi dengan program studi untuk menetapkan tema dalam penyusunan proposal penelitian dan pengabdian yang disesuaikan dengan visi universitas dengan mengedepankan kearifan lokal. Dengan tema yang telah disepakati dan ditetapkan menjadi pedoman dalam penulisan proposal, diharapkan dapat diperoleh hasil penelitian yang berkualitas. 

200 Mahasiswa Untidar Terima Bidik Misi

Tahun 2015, Beasiswa Bidik Misi kembali disediakan pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti). Bantuan biaya pendidikan diberikan sejak calon mahasiswa dinyatakan diterima di perguruan tinggi selama delapan (8) semester untuk program Diploma IV dan S1, dan selama enam (6) semester untuk program Diploma III. 

Jika dikalkulasi jumlah beasiswa yang diberikan tidak hanya untuk keperluan bayar semester, melainkan biaya hidup perbulan dan biaya tempat tinggal juga turut diberikan jadi bagi mereka yang sudah lulus beasiswa bidik misi ini dipastikan biaya selama kuliah terjamin. 

Tahun ini penerima Bidik Misi Untidar kuotanya naik 2 kali lipat. Di tahun 2014 mahasiswa Untidar penerima Bidik Misi berjumlah 100 orang. Di tahun 2015 penerima bidik misi berjumlah 200 orang. Dengan semakin meningkatnya kuota bidik misi yang diperoleh Untidar ini tentunya merupakan kabar yang menggembirakan bagi lulusan SMA dari keluarga kurang mampu yang berprestasi yang ingin melanjutkan studi di Universitas Tidar.  harapannya dengan adanya beasiswa ini mereka yang ingin melanjutkan kuliah tidak lagi bingung karena tidak ada biaya.

Penerima Bidik Misi dari luar Kota/Kabupaten Magelang mendapatkan bantuan biaya kedatangan sebesar Rp 450.000,00 (Empat Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah).  Bagi Mahasiswa yang berasal dari Kabupaten Magelang sebesar 200.000. dan Rp. 100.000,- untuk semua mahasiswa penerima Program Bidikmisi Angkatan Tahun 2015, 

Penerima Bidik Misi mendapatkan  600.000,-/bulan untuk biaya hidup dan mendapatkan Biaya Pendidikan sebesar Rp. 2.400.000,-(Dua Juta Empat Ratus Ribu Rupiah) /semester bagi mahasiswa penerima bantuan baik yang di dalam Kota/Kabupaten Magelang maupun yang di luar Kota/Kabupaten Magelang. 

"Penerima Bidik Misi Wajib hukumnya untuk selalu meningkatkan prestasi baik akademik maupun non akademik. Karena penerima bidik misi yang kedapatan memiliki nilai rendah saat menempuh pendidikan di kampusnya, maka beasiswa tersebut akan dicabut kembali. Ini tentunya menjadi catatan bagi para penerima bidik misi agar bisa memanfaatkan bantuan Bidik Misi ini sebaik baik nya" jelas Wakil Rektor 3 Untidar Dr. Bambang Kuncoro saat memberikan pengarahan di hadapan peserta Makrab yang diadakan oleh Mahasiswa Penerima Bidik Misi Untidar. 

 

 

HMJ Administrasi Negara Gelar Turnamen Futsal HMJ AN CUP

Himpunan Mahasiswa Jurusan Administrasi Negara FISIP Universitas Tidar mengadakan Turnamen Futsal HMJ AN CUP dengan tema “Menjalin Silahturahmi Dengan Olahraga”. Kegiatan diadakan di Gor Samapta Magelang, Sabtu dan Minggu 12 dan 13 Desember 2015. Pertandingan diikuti oleh 19 Tim Futsal dari 10 Program Studi yang ada di Untidar. 

Dalam permainan Futsal sportivitas dan kerjasama merupakan kunci sukses dalam permainan. Sebuah tim tidak akan menang atau menjadi juara apabila dalam permainan tidak ada saling kerjasama. Apalagi ketika ego para pemain sudah dikedepankan, sudah pasti masalah akan muncul. 
Oleh karena itu perlu adanya kemampuan beradaptasi untuk  menyesuaikan diri dengan keadaan lingkungan sosial. "Dengan kegiatan futsal kita mencoba membangun pemahaman dan kesadaran dalam diri mahasiswa untuk membangun nilai kebersamaan, serta menjalin komunikasi antar mahasiswa" tutur Widyo Pangesti Ketua Pelaksana Kegiatan. 

Turnament Futsal Antar Prodi ini merupakan Program Kerja dari Himpunan Mahasiswa Jurusan Administrasi Negara Bidang Seni dan Olahraga Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Tidar.

Ada 19 tim yang berlaga yaitu Tim Futsal dari Prodi Administrasi Negara, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Prodi Ekonomi Pembangunan, Prodi Agroteknologi, Prodi Teknik Elektro, Prodi Teknik Mesin, Prodi Teknik Sipil, Prodi D3 Akuntansi dan Prodi D3 Teknik Otomotif. 

Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan memupuk semangat sportivitas, sebagai ajang untuk mempererat rasa kekeluargaan antar mahasiswa, dan untuk memotivasi prestasi di bidang olahraga. Turnamen Futsal HMJ AN CUP memperebutkan total uang pembinaan Rp. 1.800.000,-
Juara 1 berhasil diraih Tim Futsal dari Prodi Teknik Sipil, Juara Tim Futsal Prodi Pendidikan Bahasa Inggris dan Juara 3 Tim Futsal dari Prodi D3 Teknik Otomotif dan Tim Futsal Prodi Agroteknologi

“Evaluasi Kerja Akademik dan Rencana Kerja Akademik T.A. 2015/2016” Hadirkan Narasumber Prof. Dr. Supriadi Rustad dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi

"Kegiatan akademik merupakan salah satu pilar bagi perguruan tinggi dalam mencapai visi dan misinya. Universitas Tidar sebagai perguruan tinggi negeri baru membutuhkan sinergi dari setiap elemen dalam universitas untuk melaksanakan langkah konkret guna menciptakan iklim akademik yang unggul, dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban. Pentingnya penyusunan tersebut dilaksanakan melalui sistematika evaluasi kinerja akademik yang dilanjutkan oleh penyusunan rencana fenomenal dalam Kegiatan "Evaluasi Kerja Akademik dan Rencana Kerja Akademik T.A. 2015/2016" Jelas Rektor Untidar Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd saat membuka acara. 

"Evaluasi Kerja Akademik dan Rencana Kerja Akademik T.A. 2015/2016" bertujuan memberikan pemahaman yang mendalam mengenai implementasi kinerja akademik yang kompetitif di Universitas Tidar.

Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan Evaluasi Kegiatan Akademik di setiap unit/lembaga/fakultas/universitas Tahun Akademik 2014/2015, dan menghasilkan output  berupa penilaian, metodologi, ketercapaian sasaran, dan proyeksi kegiatan Universitas Tidar.

Selain itu dilaksanakan penyusunan Rencana Kerja Fenomenal Tahun Akademik 2015/2016 yang disusun sebagai dasar, acuan, dan arah pengembangan Universitas Tidar

Kegiatan "Evaluasi Kerja Akademik dan Rencana Kerja Akademik T.A. 2015/2016" dilaksanakan 12-13 Desember 2015. Dimulai Pukul 08.00 s/d 16.00 WIB bertempat di Hotel Grand Artos Aerowisata, Magelang diikuti oleh para pejabat, kepala lembaga dan kepala unit di lingkungan Untidar. 

"Evaluasi Kerja Akademik dan Rencana Kerja Akademik T.A. 2015/2016" kali ini menghadirkan narasumber yaitu Bapak Prof. Dr. Supriadi Rustad dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Narasumber dihadirkan sebagai sarana Universitas Tidar mengikuti panduan dan bimbingan dari lingkungan yang menaungi Universitas Tidar dalam setiap upaya, langkah, proses pembelajaran, dan pemantapan kinerja dengan tujuan meningkatkan standar mutu akademik.
Prof. Supriadi juga memberikan banyak  masukan agar Untidar sebagai PTN baru bisa melakukan percepatan, bisa berkembang pesat menjadi PTN unggulan pencetak generasi emas di masa depan. 

 

Untidar Adakan Monitoring dan Evaluasi Internal Serta Workshop Dan Seminar Hilirisasi dan Komersialisasi Hasil-Hasil Penelitian Dosen/Peneliti Perguruan Tinggi

Undang-undang Nomor 12 Tahun 2012 mewajibkan perguruan tinggi untuk melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi, yaitu menyelenggarakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Penelitian sebagai salah satu kegiatan yang wajib dilaksanakan di perguruan tinggi harus selalu terjaga kualitas penyelenggaraannya, luaran yang dihasilkan, dan kontribusinya terhadap kebutuhan masyarakat. Untuk memenuhi hal tersebut, setiap perguruan tinggi diharapkan dapat mengelola kegiatan penelitian lebih profesional diantaranya diperlukan monitoring dan evaluasi internal terhadap kegiatan penelitian yang dilakukan oleh penerima hibah penelitian. Monitoring dan evaluasi internal penelitian dipandang penting untuk setiap tahapan kegiatan tersebut.  "Melalui monitoring dan evaluasi internal, kinerja penelitian akan diketahui dan saran-saran perbaikan diberikan sebagai dasar penyusunan program kerja penelitian di masa-masa berikutnya. Selain itu juga diperlukan deseminasikan hasil penelitian melalui seminar", tutur Ir. Usman Siswanto, M.Sc., Ph.D. Ketua LPPM-PMP Untidar. "Untuk itulah kami mengadakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Internal Serta Workshop Dan Seminar Hilirisasi dan Komersialisasi Hasil-Hasil Penelitian Dosen/Peneliti Perguruan Tinggi"

"Kegiatan ini bertujuan untuk memonitoring dan evaluasi kegiatan penelitian di lapangan bagi dosen yang menerima hibah penelitian di lingkungan Universitas Tidar tahun 2015 serta deseminasikan hasil penelitian melalui seminar" tambahnya. Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Internal Serta Workshop Dan Seminar Hilirisasi dan Komersialisasi Hasil-Hasil Penelitian Dosen/Peneliti Perguruan Tinggi diadakan pada tanggal 1 Desember 2015 untuk pemeriksaan awal di Ruang LPPM-PMP Universitas Tidar, dilanjutkan 5 Desember 2015 di Hotel Artos Magelang. 

Kegiatan ini menghadirkan Narasumber   Prof. Dr. Supriyono, Dosen Agronomi Fakultas Pertanian UNS. Acara diawali dengan sambutan Rektor, Ketua LPPM dilanjutkan paparan oleh narasumber tentang pemanfaatan hasi penelitian dan komersialisasi hasil penelitian. Dilanjutkan diskusi dengan dibagi menjadi 4 kelompok. Setiap kelompok memaparkan proses pelaksanaan penelitian hingga mendapatkan hasil penelitian yang diharapkan. Jumlah penelitian yang dibiayai DIPA UNTIDAR tahun ini sebanyak 38 judul penelitian dosen

Untidar Meriahkan International Food and Culture Festival

Dalam upaya untuk memberikan wadah dan kesempatan tukar menukar informasi kebudayaan antar negara diantara mahasiswa international dan lokal, maka International Office Universitas Diponegoro menyelenggarakan International Food and Culture Festifal (IFCF) 2015. Acara dikemas dalam bentuk expo makanan dan pentas seni tradisional negara-negara di dunia.

Menurut Jati Utomo PhD selaku Direktur IO Undip acara bertujuan sebagai ajang perkenalan diri dan budaya masing-masing negara. Selain itu, acara yang dikemas dalam suasana penuh kekeluargaan ini diharapkan dapat menumbuhkan atmosfir belajar yang kondusif dan menyenangkan.

IFCF 2015 berlangsung lebih meriah dari tahun sebelumnya. Tahun ini, Undip berkolaborasi dengan tujuh universitas lain yang ada di wilayah Semarang dan sekitarnya. Ketujuh universitas tersebut Univertitas Kristen Satya Wacana, Universitas Sultan Agung, Universitas Dian Nuswantoro, Stikubank, Universitas Wahid Hasyim, Universitas Muhammadiyah Semarang dan Universitas Tidar

Turut berpartisipasi dalam acara ini beberapa Atase Budaya negara-negara lain. Tiap peserta menyajikan makanan tradisional dari negara bersangkutan yang juga bisa dinikmati bersama antar peserta dan para pengunjung. Masing-masing peserta juga menampilkan seni budaya tradisional mereka. Acara berlangsung sangat semarak. Universitas Tidar sebagai salah satu peserta menyajikan Gethuk sebagai makanan khas Magelang. Perwakilan dari Untidar yaitu Esterika Kuswardani beserta tim menampilkan Kompilasi Tarian Jawa dan Seni Pedalangan. Selain itu acara dimeriahkan dengan penampilan berbagai kesenian tradisional yaitu Korean Singing Performance, Thailand Music Performance, Turkish Singing Performance, Tari Merak, Japaneese Traditional Dance Surambusi Libyan Culture, Tari Dzikir Putri dari Thailand juga Afganistan Dance Performance

Himpunan Mahasiswa Penerima Bidikmisi Adakan Makrab

HIMADIKTAR yaitu Himpunan Mahasiswa Bidik Misi Untidar yang beranggotakan seluruh mahasiswa Universitas Tidar yang mendapatkan batuan dana Bidik Misi  mengadakan acara Makrab. "Diharapkan penerima Bidik Misi yang tadinya tidak saling mengenal bisa saling bersilaturahmi dan mengikat tali persaudaraan. Kegiatan juga bertujuan untuk membangun kesadaran berorganisasi" jelas Tajus Sobirin Ketua Himadiktar.

Tahun ini kuota penerima bidik misi Untidar bertambah. Jika tahun 2014 penerima bidik misi berjumlah 100 mahasiswa. Tahun 2015 bertambah menjadi 200 orang. Makrab diadakan dalam 2 gelombang. Gelombang 1 sudah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu dengan 100 peserta, dan gelombang 2 dilaksanakan Sabtu dan Minggu tanggal 5 dan 6 Desember 2015. Acara Makrab kali ini bertema Prestasi Meraih Mimpi. Dalam kegiatan Makrab ini peserta mendapatkan sajian materi dari Pembina Himadiktar, Materi dan Motivasi dari Wakil Rektor 3, Materi mengenai Program Mahasiswa Wirausaha dan Program Kreativitas Mahasiswa. Selain itu mahasiswa juga akan menerima materi mengenai bidik misi, pemutaran video inspirasi dan motivasi, dan serta dimeriahkan dengan Outbond. 

BEM FE ADAKAN MAKRAB Satu Hati Keluarga Ekonomi

"Akrab merupakan satu kata yang mudah terucapkan, tetapi sulit dilakukan. Apalagi kalau sedang berada dilingkungan yang serba baru, kampus baru, teman baru, dan suasana baru. Hal tersebut membuat seseorang merasa canggung dalam berkomunikasi ataupun menjalin hubungan kerjasama. Padahal salah satu kunci sebuah kesuksesan adalah seseorang mampu bekerjasama membangun teamwork ataupun jaringan yang baik dengan berbagai pihak maupun berbagai kalangan. Dengan adanya keakraban, bisa dipastikan kerjasama akan terbentuk, tetapi yang menjadi permasalahan sekarang ini adalah bagaimana membentuk sebuah keakraban di suatu lingkungan yang serba baru. Hal inilah yang memerlukan cara dan upaya agar suasana harmonis serta rasa solidaritas dapat tercipta dalam lingkungan tersebut. Melihat kondisi tersebut kami BEM FE-UNTIDAR mencari solusi untuk mengatasi permasalahan itu. Salah satunya dengan mengadakan kegiatan Malam Keakraban (Makrab) dimana dengan kegiatan ini diharapkan mampu membentuk keakraban yang menghasilkan sikap solidaritas antar sesama melalui kreativitas bisa membentuk sebuah jalinan kerjasama maupun jaringan yang baik" jelas Agung Setyo Pamungkas Ketua BEM Fakultas Ekonomi. 

MAKRAB kali ini bertema “Satu Hati Keluarga Ekonomi” Kegiatan bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara mahasiswa baru dengan Dosen Fakultas Ekonomi, mempererat kerjasama antar progam study Ekonomi Pembangunan dan Akuntansi  Fakultas Ekonomi UNTIDAR, Mempererat kebersamaan,kekeluargaan dan komunikasi antar angkatan Fakultas Ekonomi UNTIDAR, meningkatkan peran Mahasiswa dalam bidang kemahasiswaan baik akademis maupun praktis dan menyatukan semangat juang para mahasiswa Fakultas Ekonomi UNTIDAR.

Selama Makrab peserta bermalam di tenda tenda. Mendapatkan berbagai materi pencerahan, mengikuti kegiatan api unggun dan juga outbond. Acara yang diadakan 2 hari 1 malam ini diharapkan semakin memotivasi mahasiswa baru untuk mau selalu bekerjasama dan terus meningkatkan skill dan pengetahuan selama kuliah di Fakultas Ekonomi Untidar.