Mahasiswa Semester 7 FKIP Untidar Ikuti pembekalan Program Pengalaman Lapangan (PPL)

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tidar merupakan lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang bertujuan menghasilkan guru yang profesional, yang menguasai empat kompetensi guru, yaitu kompetensi pedagogik, profesional, sosial dan kepribadian. Disamping itu, guru juga diharapkan mampu melakukan Pengembangan Keprofesionalan Berkelanjutan (PKB).

            Untuk mewujudkan tujuan tersebut, FKIP Untidar melaksanakan program-program kurikuler untuk mendukung tercapainya kompetensi guru bagi lulusannya. Salah satu komponen mata kuliah pendukungnya adalah Program Pengalaman Lapangan (PPL) yang merupakan mata kuliah aplikatif dan disajikan untuk memperkuat landasan perilaku berkarya sehingga diharapkan dapat memberikan kecakapan profesional (professional skill).

            Bertempat di Auditorium Universitas Tidar, Senin 4 Agustus 2014, mahasiswa semester 7 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan mengikuti acara Pembekalan Program Pengalaman Lapangan. Acara diikuti oleh 145 mahasiswa, yang terdiri dari 101 mahasiswa FKIP Bahasa Inggris dan 34 mahasiswa FKIP Bahasa Indonesia. Nantinya para mahasiswa ini akan melaksanakan praktek mengajar di beberapa SMA di wilayah Kota dan Kabupaten Magelang, juga Kabupaten Temanggung. Selama pembekalan, mahasiswa akan mendapatkan materi untuk pengembangan wawasan mahasiswa tentang pelaksanaan pendidikan yang relevan dan kebijakan-kebijakan baru bidang pendidikan dan materi yang terkait dengan teknis PPL

            Program Pengalaman Lapangan akan memfasilitasi mahasiswa untuk melaksanakan praktik mengajar yang meliputi perencanaan, pelaksankaan, evaluasi, serta pelaporan. Layanan kesulitan belajar siswa dalam mata pelajaran yang diampu, dan praktik persekolahan yaitu partisipasi dalam layanan dan pengelolaan sekolah, dibawah bimbingan dosen guru dan kepala sekolah.

            Setelah mengikuti pembekalan ini, akan dilaksanakan penyerahan peserta PPL ke sekolah-sekolah tujuan pada tanggal 6-9 agustus 2014. Dilanjutkan dengan Observasi Pembelajaran pada tanggal 11-16 Agustus 2014, dan Observasi Persekolahan pada tanggal 18-23 Agustus 2014. Pelaksanaan PPL sendiri dimulai tanggal 28 Agustus dan berakhir 27 Desember 2014.

Prof. Dr. Ir. Muhammad Nuh, DEA, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan – Kuliah Umum “Membangkitkan Potensi Akademis Sivitas Akademika”

Potensi saja tidak cukup, karena harus dikonversikan menjadi sebuah kekuatan dan mampu merubah peradaban lama menjadi baru di Magelang dan sekitarnya.  Ini terpenting setelah kampus Universitas Tidar menjadi perguruan tinggi negeri

Mahasiswa Semester 7 FKIP Untidar Ikuti pembekalan Program Pengalaman Lapangan (PPL)

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tidar merupakan lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang bertujuan menghasilkan guru yang profesional, yang menguasai empat kompetensi guru, yaitu kompetensi pedagogik, profesional, sosial dan kepribadian. Disamping itu, guru juga diharapkan mampu melakukan Pengembangan Keprofesionalan Berkelanjutan (PKB).

            Untuk mewujudkan tujuan tersebut, FKIP Untidar melaksanakan program-program kurikuler untuk mendukung tercapainya kompetensi guru bagi lulusannya. Salah satu komponen mata kuliah pendukungnya adalah Program Pengalaman Lapangan (PPL) yang merupakan mata kuliah aplikatif dan disajikan untuk memperkuat landasan perilaku berkarya sehingga diharapkan dapat memberikan kecakapan profesional (professional skill).

            Bertempat di Auditorium Universitas Tidar, Senin 4 Agustus 2014, mahasiswa semester 7 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan mengikuti acara Pembekalan Program Pengalaman Lapangan. Acara diikuti oleh 145 mahasiswa, yang terdiri dari 101 mahasiswa FKIP Bahasa Inggris dan 34 mahasiswa FKIP Bahasa Indonesia. Nantinya para mahasiswa ini akan melaksanakan praktek mengajar di beberapa SMA di wilayah Kota dan Kabupaten Magelang, juga Kabupaten Temanggung. Selama pembekalan, mahasiswa akan mendapatkan materi untuk pengembangan wawasan mahasiswa tentang pelaksanaan pendidikan yang relevan dan kebijakan-kebijakan baru bidang pendidikan dan materi yang terkait dengan teknis PPL

            Program Pengalaman Lapangan akan memfasilitasi mahasiswa untuk melaksanakan praktik mengajar yang meliputi perencanaan, pelaksankaan, evaluasi, serta pelaporan. Layanan kesulitan belajar siswa dalam mata pelajaran yang diampu, dan praktik persekolahan yaitu partisipasi dalam layanan dan pengelolaan sekolah, dibawah bimbingan dosen guru dan kepala sekolah.

            Setelah mengikuti pembekalan ini, akan dilaksanakan penyerahan peserta PPL ke sekolah-sekolah tujuan pada tanggal 6-9 agustus 2014. Dilanjutkan dengan Observasi Pembelajaran pada tanggal 11-16 Agustus 2014, dan Observasi Persekolahan pada tanggal 18-23 Agustus 2014. Pelaksanaan PPL sendiri dimulai tanggal 28 Agustus dan berakhir 27 Desember 2014. 

MAHASISWA UNTIDAR TERIMA BEASISWA SUPERSEMAR

Lima Mahasiswa Universitas Tidar mendapatkan  Beasiswa Supersemar Tahun Anggaran 2014. Lima Mahasiswa yang terpilih adalah mahasiswa semester 4. Beasiswa diberikan kepada :

  1. LENY ZULAECHAH DARI FKIP BAHASA INGGRIS
  2. ARDHIYAN NUGRAHANTO DARI FKIP BAHASA INGGRIS
  3. MISTA MIROH DARI FKIP BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
  4. DEVITA DHAMANINGRUM DARI FAKULTAS EKONOMI PRODI EKONOMI PEMBANGUNAN
  5. PANGLIPUR SETYO ASIH DARI FAKULTAS EKONOMI PRODI AKUNTANSI

Masing-masing mahasiswa mendapatkan beasiswa pendidikan sebesar Rp 2.400.000,-. Beasiswa Supersemar adalah beasiswa yang diberikan oleh Yayasan Supersemar kepada mahasiswa di seluruh penjuru Indonesia yang terpilih dengan tujuan untuk meningkatkan semangat belajar dan meningkatkan prestasi pendidikan. Syarat utama penerima Beasiswa Supersemar adalah memiliki IPK minimal 3,5 dan aktif di organisasi kampus.  

BEM Untidar Lolos Proposal Hibah Bina Desa Tahun 2014

Proposal Hibah Bina Desa yang Didanai Tahun 2014 yang diajukan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Tidar dengan judul "Pemberdayaan Wanita Tani Melalui Wirausahatani Bibit Manggis Sambung Pucuk, Buah Lokal Unggul Nasional Potensi Desa Kaliboto" telah dinyatakan lolos seleksi Nasional oleh Dikti dan berhak didanai sebesar Rp. 40.000.000,-

Hal Ini merupakan prestasi tersendiri bagi BEM Untidar karena dari 154 proposal yang diterima Dikti hanya 83 proposal yang dinyatakan lolos dan berhak didanai. 

Selamat kepada BEM Untidar dan selamat bertugas…

Mahasiswa UTM Berhasil Raih Hibah Bina Desa

Mahasiswa adalah luaran dari sistem pendidikan nasional yang akan menjadi penggerak bangsa di masa depan. Oleh karena itu, salah satu indikator kemajuan suatu bangsa dapat diukur dari kualitas mahasiswanya saat ini. Mahasiswa yang berkualitas adalah mahasiswa yang memiliki multi kecerdasan, kecerdasan intelektual, emosional, spiritual dan sosial. Oleh karena itu, proses pembelajaran perguruan tinggi harus mampu mengembangkan soft skills dan hard skills mahasiswa serta mampu membangkitkan, menumbuhkan, dan mengembangkan berbagai dimensi kecerdasan tersebut. Soft skills mahasiswa dapat dikembangkan melalui berbagai program, salah satunya melalui pemberdayaan masyarakat. Sehubungan dengan itu Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan memberi kesempatan kepada para mahasiswa untuk terjun membangun desa, melalui Program Hibah Bina Desa.

Program Hibah Bina Desa adalah kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh para mahasiswa melalui Ikatan Organisasi Mahasiswa Sejenis (IOMS), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan atau Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Mahasiswa pelaksana  Program Hibah Bina Desa ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa peduli dan berkontribusi kepada masyarakat di desa agar terbangun desa binaan yang aktif, mandiri, berwirausaha, dan sejahtera.

Program Hibah Bina Desa yang diajukan oleh BEM Universitas Tidar tahun ini berhasil lolos seleksi. Proposal yang diajukan berjudul Pemberdayaan Wanita Tani melalui wirausaha tani bibit manggis sambung pucuk, buah lokal unggulan nasional potensi Desa Kaliboto. PHBD dari Untidar ini diketuai oleh Honi Kharisma dari Fakultas Pertanian. Adapun anggotanya adalah Bagus wisnu (Fak.Pertanian) Ahmadi (Fak.Pertanian), Aninda Kartika (FKIP.B.Inggris) dan Laela Febriana (Fak.Ekonomi. Adapun pembimbingnya adalah Ir.Historiawati, M.P. (Dosen Fak.Pertanian)

Untuk meloloskan proposal, Tim PHBD harus menempuh tiga tahap seleksi. Seleksi pertama adalah seleksi pra proposal. Ada 164 tim yang lolos. Seleksi  kedua seleksi proposal lengkap. Ada 154 tim yang lolos. Seleksi ketiga adalah seleksi presentasi. Dari 154 Tim, 84 tim berhasil lolos dari seluruh Indonesia.

             Dengan total dana sebesar 40 juta rupiah yang diberikan oleh Ditjen Dikti, Honi dan kawan-kawan akan menjalankan program sesuai yang tercantum dalam proposal, yaitu membina wanita tani untuk membuat bibit manggis sambung pucuk, yang dilaksanakan  di desa Kaliboto Purworejo. 

MAHASISWA UNTIDAR GELAR ACT FOR PALESTINA

Berbagai komunitas bergabung dalam gerakan penggalangan dana dengan tajuk "Galang Dana Peduli Palestina #Act For Gaza". Aksi kepedulian ini dilaksanakan Sabtu, 12/7 pukul 15.00. Secara teknis aksi penggalangan dana tersebut dilaksanakan di 11 titik. yaitu di Armada Estate, Kupatan, Menowo, Kebonpolo, Canguk, Artos, Pakelan, Kejuron Cacaban, Alun-alun, Pecinan dan Shoping. Untuk Alun Alun karena public centre, banyak masyarakat yang berkumpul di situ, dibagi menjadi 9 titik. Masna Abullah, Ketua BEM Universitas Tidar mengatakan aksi kepedulian ini berangkat dari sisi kemanusiaan, di mana peperangan yang sejenis dengan bencana tersebut wajib mendapatkan perhatian, khususnya dari sisi korban dan pengungsi. 

                        Koordinator aksi, Fatur menuturkan sebanyak 20 komunitas turut andil, diantaranya Komunitas Stand Up Komedy UNTIDAR, Berbagi Nasi, Fotografer, Housepreneur, Vixion, juga beberapa Unit Kegiatan Mahasiswa UNTIDAR yaitu Mapala, Bengkel Seni, UKM Olahraga, UKAI, Pramuka, Menwa dan BEM UNTIDAR. Anggota Komunitas yang hampir semuanya anak muda begitu antusias melaksanakan kegiatan ini. Total dana yang terkumpul lebih dari 7 juta rupiah dan akan langsung didonasikan ke Palestina melalui Aksi Cepat Tanggap ACT yang merupakan Lembaga Kemanusiaan Nasional

PARADE DRAMA MAHASISWA FKIP BAHASA INDONESIA UNTIDAR

Mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Untidar, Selasa hingga Kamis 17 – 19 Juni 2014, tampil dalam Parade Drama yang merupakan tugas akhir mata kuliah "Drama Pentas". Mahasiswa dari semester 4. 6 dan 8, terbagi menjadi total 10 kelompok, unjuk kebolehan di Auditorium Untidar. Parade Drama dimulai sejak pukul 09.00 WIB dan berakhir pukul 18.00 WIB

Ini merupakan kali pertama Parade Drama Pentas diadakan secara terbuka bisa ditonton oleh civitas akademika Untidar dari semua prodi. Wahyu Widodo, mahasiswa semester 4 Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia, yang merupakan Ketua Pelaksana Kegiatan ini mengatakan 11 Judul akan dipentaskan. Di hari pertama dipentaskan Kisah Cinta di hari Rabu (Teater Ubur-ubur), Jumiati (Teater Batu Karang), Ayahku Pulang (Teater Manteb), dan Anak Sayang Anak Malang (Teater Mandala). Keempat Teater ini adalah mahasiswa semester 8 Untidar. Sementara di hari kedua dipentaskan Ayahku Pulang (Teater Mentari Senja), Warisan (Teater Terang Bulan), dan Dukun-dukunan (Teater Jingga). Kesemuanya adalah mahasiswa semester 6. Di hari terakhir dipentaskan 3 judul yaitu Janji Senja (Teater Senja), Hujan Belum Reda ( Teater Indarus) dan Warisan oleh Ceria Teater. Kesemuanya mahasiswa semester 4.

Parade Drama dibuka oleh Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Drs. Samingin, M.Hum. Dalam sambutannya Drs. Samingin, M.Hum sangat mengapresiasi kegiatan ini. Karena dengan adanya Parade Drama ini, mahasiswa benar benar bisa menjiwai bagaimana sebuah drama yang berawal dari naskah, bisa menjadi sebuah tontonan yang sarat makna, dan menghibur. Dengan adanya Parade Drama ini, mahasiswa jadi punya pengalaman untuk tampil di depan umum dan belajar untuk memvisualisasikan naskah dengan baik dan benar.

Parade drama ini merupakan tugas akhir mata kuliah drama pentas yang wajib diikuti oleh mahasiswa semester 4, 6, dan 8. Tri Setyo Nugroho, SE dosen pengampu mata kuliah 
drama pentas memberikan penghargaan untuk kelompok dengan penampilan terbaik.
Untuk semester 4, penghargaan tersebut jatuh pada kelompok Indarus dengan 
drama berjudul Hujan Belum Reda. Untuk semester 6, kelompok mentari dengan drama
berjudul Ayahku Pulang. Untuk semester 8, kelompok Mantab dengan judul Ayahku Pulang.

Selain itu, ada juga penghargaan untuk sutradara, aktor, dan aktris terbaik. 
Untuk semester 4, penghargaan sutradara terbaik diberikan kepada Wahyu Widodo,
aktris terbaik diberikan kepada Ika Fitri Astorina dan aktor terbaik diberikan kepada Puguh
Muhammad Setyawan. Untuk semetser 6, penghargaan sutradara terbaik diberikan kepada
Diah Susilowati, aktris terbaik diberikan kepada Nindya Hutami, dan aktor terbaik 
diberikan kepada Ahmad Sholikin. Sementara untuk semester 8, penghargaan sutradara 
terbaik diberikan kepada Saeful Mustakim, aktris terbaik diberikan kepada Intan Wijayanti
dan Sherlin Dhisa Faidha, serta aktor terbaik diberikan kepada Muhammad Khabib.

Parade Drama ditutup dengan drama berjudul Republik Burung yang dipentaskan
oleh dosen pengampu mata kuliah drama pentas dan beberapa dosen lainnya. 

Kuliah Umum Mendikbud Mohammad Nuh di Untidar

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh mengatakan, ingin menambah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di wilayah Jawa Tengah. "Dengan harapan akses masuk ke PTN di wilayah Jawa Tengah akan semakin bagus", tegas Mendikbud ditemui wartawan usai menyampaikan ceramahnya di forum kuliah umum di depan sivitas akademika Universitas Tidar (Untidar) Magelang, Senin (02/06/2014) sore. 

Di forum ini Mendikbud juga menyerahkan buku karyanya berjudul "Menyemai Kreator Peradaban" kepada Rektor Untidar Prof Dr H Cahyo Yusuf MPd.Dalam ceramahnya, ada beberapa hal yang disampaikan Mendikbud, khususnya berkaitan dengan penegerian Untidar Magelang ini. 

Dikatakan, untuk proses penegerian ini membutuhkan waktu yang lama dan proses yang panjang. Dengan adanya Untidar ini, Mendikbud juga menyampaikan beberapa harapan.

Di antaranya berharap adanya kerja keras semua pihak. Kalau berangkatnya ketemu sinar matahari, pulangnya kalau bisa setelah matahari tenggelam. "Jangan sampai berangkat ketemu sinar matahari, pulangnya juga masih bertemu dengan sinar matahari," katanya.

Dikatakan, untuk penegerian suatu perguruan tinggi swasta, kata Mendikbud, juga tergantung dari kesiapan perguruan tinggi yang ada di Jawa Tengah, termasuk kesiapan pemerintah daerahnya. Keinginan menambah PTN tidak hanya di Jawa Tengah, tetapi juga di provinsi lain seperti Jawa Barat maupun lainnya. Hingga kini jumlah PTN di Indonesia baru sekitar 100, sedang kebutuhannya cukup banyak. Karena itu penambahan akan dilakukan secara bertahap.

Sumber: http://kr.co.id/read/218183/jumlah-ptn-akan-ditambah-lagi.kr

Mendikbud Lantik Rektor Pertama Untidar

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh melantik lima pimpinan perguruan tinggi yang baru dinegerikan pada tahun ini. Kelima pimpinan perguruan tinggi tersebut terdiri dari empat rektor universitas dan satu direktur politeknik. Mereka adalah Rektor Universitas Teuku Umar di Aceh; Rektor Universitas Siliwangi di Tasikmalaya, Jawa Barat; Rektor Universitas Tidar di Magelang, Jawa Tengah; Rektor Universitas 19 November Kolaka di Sulawesi Tenggara; dan Direktur Politeknik Negeri Ketapang di Kalimantan Barat.

Peresmian kelima perguruan tinggi tersebut menjadi perguruan tinggi negeri telah berlangsung pada 2 April 2014 lalu oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, bersamaan dengan peluncuran Beasiswa Presiden.

Selain itu Mendikbud juga melantik Direktur Politeknik Negeri Padang, Direktur Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, dan Direktur Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya. Sehingga total pimpinan perguruan tinggi yang dilantik Mendikbud hari ini, Senin (26/05/2014), ada delapan orang.

Mereka yang dilantik adalah:

  1.  Prof. Dr. Jasman J., SE., MBA., sebagai Rektor Universitas Teuku Umar
  2. Prof. Dr. Ir. H. Rudi Priyadi, MS., sebagai Rektor Universitas Siliwangi
  3. Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd., sebagai Rektor Universitas Tidar
  4. Dr. Azhari, S.STP., M.Si., sebagai Rektor Universitas Sembilan Belas November Kolaka
  5. Dr. Zainal Arif, ST., MT., sebagai Direktur Politeknik Elektronika Negeri Surabaya
  6. Ir. Muhammad Mahfud, M.MT., sebagai Direktur Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
  7. Aidil Zamri, ST., MT., sebagai Direktur Politeknik Negeri Padang
  8. Dr. Ir. Hj. Nurmala, MM., sebagai Direktur Politeknik Negeri Ketapang

Dalam sambutannya, Mendikbud berharap para pimpinan perguruan tinggi tersebut bisa menjaga amanah dengan baik. Ia juga berpesan agar perguruan tinggi yang baru dinegerikan di daerah-daerah bisa menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang baik sehingga potensi SDM yang ada di daerah bisa dikembangkan di perguruan tinggi. (Desliana Maulipaksi)

Sumber : kemdikbud.go.id