LAJUR KIRI FC JUARA FUTSAL DIES NATALIS UNTIDAR

MAGELANG – Setelah mengalami beberapa kali pengunduran jadwal, pertandingan Futsal dosen, karyawan dan mahasiswa Universitas Tidar akhirnya berlangsung, Jumat (29/04/2016). Dua puluh tim futsal berlaga menampilkan kemampuannya masing-masing demi meraih gelar Juara Futsal UNTIDAR.

“Niatnya hanya untuk memeriahkan Dies Natalis sekaligus menyalurkan bakat futsal malahan mendapat bonus gelar juara,” tutur Syhab Yanu Ikhsan, Kapten Lajur Kiri FC.

Lajur Kiri FC, tim futsal dari Program Studi Teknik Elektro berhasil mengalahkan tim D3 Teknik Mesin A pada pertandingan final dengan skor terakhir 6 : 5. Walaupun sempat terjadi beberapa pelanggaran namun pertandingan sesama mahasiswa Fakultas Teknik ini berjalan cukup suportif.

Pertandingan memperebutkan gelar juara 3 menampilkan Bismilah FC dari Prodi Ekonomi Pembangunan melawan Kebijakan FC dari Prodi Administrasi Negara. Kemenangan berhasil diraih Tim Bismillah FC dengan skor terakhir 3 : 2.

Pertandingan futsal dimainkan dalam dua babak. Setiap babak berdurasi 10 menit, jika hasilnya draw maka pemenang ditentukan dengan adu penalti. “Masing-masing pertandingan diawasi 2 wasit profesional dari luar kampus sehingga permainan diharapkan fair,” kata Koweri, koordinator pertandingan futsal.

Usai pertandingan beberapa pemain atau suporter mengeluhkan pemilihan tempat pertandingan yang dinilai kurang nyaman. “Kalau untuk pemain, fasilitas sudah cukup baik. Tapi, ruang untuk suporter kurang,” tambah Syhab.

Berikut hasil pertandingan Futsal Dies Natalis ke-2 UNTIDAR :

               Juara 1                Juara 2                  Juara 3
Lajur Kiri FC (Teknik Elektro) D3 Teknik Mesin A Bismillah FC (Ekonomi Pembangunan)
Ibnu Tri Tri Bangun Bhakti Wahyu P Gilang
Reza Dimas Pareh Dyan P Sapta Adhi Irawan
Syhab David Franky Gutara Hasan Dedi Khabib
Habib Surya Azam Rifki D Is Ferry Haris
Soerya Asyarif Hery K Gusti
Afif Ade P Nada

 

 

 

PANITIA SNMPTN UNTIDAR TETAPKAN HASIL AKHIR PTN 2

MAGELANG – Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Universitas Tidar sudah memasuki tahap penetapan hasil akhir PTN 2. Tahapan ini merupakan penentuan akhir jumlah peserta yang lolos masuk UNTIDAR lewat jalur SNMPTN setelah hasil seleksi PTN 1 ditetapkan pertengahan April lalu.

“Ada 1441 peserta yang diseleksi pada tahap PTN 2, sebagian besar masih dari sekitaran Jawa Tengah,” jelas Yogi Prayogo, Humas SNMPTN UNTIDAR.

 Penetapan hasil akhir PTN 2 ini dilaksanakan dalam Focus Group Discussion (FGD), Kamis-Jumat (28-29/04/2016) di Hotel Indraloka Kusuma, Temanggung. Selain panitia SNMPTN, Rektor UNTIDAR, Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd turut hadir dan memberikan sambutan pada pembukaan acara.

Total peserta SNMPTN UNTIDAR mencapai 2051 orang terdiri dari peserta seleksi PTN 1 sebanyak 610 orang dan PTN 2 sebanyak 1441 orang. Memasuki tahap penetapan hasil PTN 2 ini maka proses keseluruhan SNMPTN UNTIDAR sudah berjalan 80%. Peserta lolos seleksi PTN 1 dan PTN 2 baru akan diumumkan pada 10 Mei 2016 nanti.

“UNTIDAR perlu tingkatkan promosi agar lebih dikenal masyarakat luas bahkan kalau bisa seluruh Indonesia,” tutur Prof. Ir. Ali Munawar, M.Sc., Ph.D., Wakil Rektor Bidang Akademik.

Menurut penanggungjawab SNMPTN UNTIDAR 2016 ini, sebanyak 1324 peserta dari total 1441 peserta seleksi PTN 2 masih berasal dari daerah Jawa Tengah. Data ini menunjukkan bahwa UNTIDAR sebagai perguruan tinggi negeri belum dikenal khalayak luas. Maka itu, kedepannya perlu dirancang program khusus untuk promosi kampus ke daerah-daerah lain terutama daerah diluar pulau Jawa agar persebaran mahasiswa lebih merata.

Sependapat dengan Prof. Ali, Pengarah SNMPTN 2016, Prof. Dr. Joko Widodo, M.Pd., salah satu alat promosi UNTIDAR yang perlu ditingkatkan adalah website. “Konten website perlu dilengkapi dengan informasi-infomasi yang mendukung sehingga penyebaran informasi menjadi lebih baik dan dapat diakses oleh masyarakat di berbagai tempat,” jelasnya.

TIM ALIHE UNTIDAR GEMBLENG DOSEN TINGKATKAN PEMBELAJARAN AKTIF

MAGELANG – Perkuliahan yang monoton dimana dosen menjadi pusat segala informasi sering kali membuat perkuliahan menjadi kurang efektif. Suasana yang menjenuhkan membuat mahasiswa kehilangan fokus dan tidak dapat menerima materi dengan maksimal.

Berbeda dengan pembelajaran di bangku sekolah, pembelajaran di perguruan tinggi baik dosen maupun mahasiswa dituntut lebih aktif. Menurut teori cone of learning oleh Edgar Dale, sumber belajar itu adalah pengalaman. Setelah dua minggu, pengalaman yang didapat dari apa yang kita baca hanya 10% yang masih dapat diingat namun pengalaman dari yang kita katakan dan kerjakan bisa mencapai 90%. Semakin aktif dosen dan mahasiswa berinteraksi maka semakin banyak materi yang akan terserap.

Perlunya pembekalan kepada para dosen mengenai pembelajaran aktif di perguruan tinggi, panitia Dies Natalis ke-2 Universitas Tidar menggelar Workshop Pembelajaran Aktif di Perguruan Tinggi, Senin-Selasa (25-26/04/2016) di auditorium. Pemateri berasal dari Tim Active Learning for Higher Education (ALIHE) unit UNTIDAR yang memberikan berbagai materi terkait pembejaran aktif sampai pada praktek langsung oleh peserta pada penutupan acara.

Salah satu fasilitator ALIHE UNTIDAR yang juga Ketua Umum ALFA (Active Learning Fasilitator Association), Prof. Dr. Sukarno, M.Si. memberikan materi mengenai pembejaran aktif di perguruan tinggi dengan salah satu topik bahasan mengenai icebreaker.

Icebreaker dapat disisipkan disela-sela penyampaian materi sehingga perkuliahan tidak membosankan,” tutur Prof. Dr. Sukarno, M.Si. Menurutnya, Icebreaker tidak hanya bertujuan untuk membangkitkan semangat belajar namun juga mempunyai nilai edukatif dengan pemilihan konten yang disesuaikan dengan tujuan pembelajaran.

Selain para dosen UNTIDAR khususnya yang belum pernah mengikuti Workshop ALIHE juga mengundang dosen dari STIMIK Bina Patria, Akademi Teknik Tirta Wiyata (Akatirta) dan Poltekkes Magelang.

TIM ALIHE UNTIDAR GEMBLENG DOSEN TINGKATKAN PEMBELAJARAN AKTIF

Imam Baihaqi salah satu peserta workshop, dosen FKIP UNTIDAR, menyatakan bahwa metode pembelajaran aktif terbukti membuat perkuliahan menjadi lebih “hidup”. Peserta yang mendemonstrasikan teknik pembelajaran aktif pada mata kuliah drama, bab ekspresi di akhir workshop ini mendapat tanggapan positif dari para peserta. “Saya mencoba menjelaskan ekspresi marah, sedih, dan tertawa dengan tayangan video serta mengajak peserta mempraktekannya langsung,” jelasnya.

 

 

 

 

HADAPI MEA, UPT BAHASA TINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA INGGRIS MAHASISWA UNTIDAR

MAGELANG – Pemberlakuan MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) mendesak masyarakat Indonesia untuk mulai meningkatkan kemampuan berkomunikasi dengan bahasa asing. UPT Bahasa Universitas Tidar menyadari pentingnya penguasaan bahasa Inggris sebagai bahasa global sehingga dapat menjembatani masalah komunikasi antar negara.

Dalam mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya mahasiswa, UPT Bahasa menyelenggarakan pelatihan bahasa inggris untuk mahasiswa. Pelatihan ini difokuskan pada penguasaan ketrampilan komunikasi yaitu pelatihan English Conversation untuk menambah ketrampilan berkomunikasi dan berinteraksi dalam bahasa Inggris.

“Pelatihan ini tidak dipungut biaya sedikitpun dan masih dibuka kesempatan bagi mahasiswa yang belum sempat mendaftar,” tutur Kepala UPT Bahasa, Dr. Farikah, M.Pd.

Pelaksanaan pelatihan bahasa Inggris ini dimulai bulan April – November 2016. Pelatihan dilaksanakan setiap hari dari Senin – Jumat pukul 14.30 – 16.00 dan 16.00 – 17.30 di ruang UPT Bahasa. Instruktur pelatihan merupakan dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris.

“Sampai saat ini sudah ada 236 mahasiswa yang mendaftar dan kemudian dibagi menjadi 9 kelas dengan jadwal hari dan waktu pelatihan yang berbeda-beda,” tambah Farikah.

Menurutnya, mahasiswa yang belum lancar berbahasa Inggris tidak perlu kecil hati. Para instruktur siap membimbing mahasiswa tahap demi sehingga mahasiswa mampu menyerap dan mempraktekkan materi yang diberikan dengan baik dan lancar. Tujuan akhir pelatihan ini adalah membekali mahasiswa UNTIDAR dengan kemampuan berbahasa Inggris baik tulis maupun lisan untuk level dasar dengan pemberian sertifikat pada akhir pelatihan.

Pelatihan Bahasa Inggris ini sudah dimulai Senin (18/04/2016) lalu. Minggu perdana pelatihan ini diisi dengan materi introducing yourself and introducing someone. Berlanjut ke minggu kedua dengan materi checking information, minggu ketiga describing work and school, dan seterusnya sampai minggu ke-20.

2.1

“Saya mengikuti pelatihan ini karena ingin meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris saya. Jadi ketika lulus nanti selain mendapat gelar juga fasih berbahasa Inggris,” kata Sani, salah satu peserta pelatihan bahasa, mahasiswi D3 Akutansi semester 4.

Penguasaan bahasa Inggris mendapat poin tersendiri ketika melamar pekerjaan dan membantu kelancaran dalam bekerja jika mendapat klien atau partner kerja dari luar negri. Tidak ada kata terlambat untuk belajar, maka manfaatkanlah kesempatan pelatihan bahasa Inggris oleh UPT Bahasa ini, bagi mahasiswa yang belum mendaftar bisa menghubungi Ibu Farikah (085642737806).

TONG SAMPAH “CANTIK” UNTUK LINGKUNGAN YANG LEBIH BAIK

MAGELANG – Tong sampah lekat dengan kesan kumuh dan kotor. Walaupun keberadaannya sering disepelekan yaitu hanya sebagai tempat menampung sampah namun, tong sampah mempunyai peranan penting bagi kebersihan lingkungan. Bagaimana jika tong sampah yang kumuh itu disulap menjadi “cantik” dan menarik, harusnya tidak ada lagi yang “lupa” membuang sampah ditempatnya bukan?

Panitia Dies Natalis Ke-2 Universitas Tidar khususnya bidang pengabdian masyarakat menggadakan lomba melukis tong sampah antar SMA dan SMK se-Ekskaresidenan Kedu, Sabtu (23/04/2016). Lomba ini tidak dipungut biaya dan panitia menyediakan media lukisnya yaitu tong sampah plastik.

“Tema kali ini adalah kelestarian lingkungan. Hasil lukisan pada tong sampah ini diharapkan mampu menjadi pengingat untuk membuat sampah pada tempatnya,” tutur Rangga Asmara, koordinator lomba.

Puluhan peserta diberi kebebasan dalam memilih alat lukis dan diberikan waktu selama 2 jam untuk menyelesaikan lukisannya. Selain kesesuaian dengan tema, peserta diwajibkan melukis logo UNTIDAR atau logo Dies Natalis.

“Karena medianya terbuat dari plastik, teknik paling aman adalah melapisinya dengan cat dasar terlebih dahulu atau lebih mudahnya menggunakan pilox,” jelas Agus Supriyono, salah satu juri.

Menurut Agus yang kesehariannya menjadi guru privat melukis ini, lomba melukis seperti ini memang tepat ditujukan kepada anak usia SMA/SMK. Selain sebagai bentuk ekspresi, kegiatan sejenis ini sebagai wadah untuk menyalurkan potensi seni lukis/mural daripada mereka mengekspresikannya di jalan atau tembok-tembok rumah. Selain aliran ekspresionisme, beberapa peserta lomba juga melukis dengan aliran dekoratif atau kita sering menyebutnya dengan doodle.

“Mungkin karena sudah terlalu asik melukis banyak peserta yang lupa menggambar logo sehingga banyak yang didiskualisifikasi,” tambah Ipung Tri Purnomo, juri lainnya.

Kriteria penilaian melukis tong sampah yaitu kesesuaian dengan tema, komposisi warna serta kreativitas. Berdasarkan hasil penilaian juri maka diputuskan Juara 1 diperoleh Annisa Kurnia Fajrin dari SMA N 4 Magelang; Juara 2, Rafly Aprianata dari SMA N 5 Magelang dan Juara 3, B. Deni Nanda W dari SMA Kristen 1 Magelang. Masing-masing juara mendapatkan tropi dan uang pembinaan sebesar Rp 1.000.000 untuk juara pertama, Rp 750.000 untuk juara kedua dan Rp 500.000 untuk juara ketiga.

1.1

Tong sampah hasil lukisan para peserta lomba selain akan digunakan di lingkungan UNTIDAR juga akan dibagikan ke wilayah sekitar kampus. Pentingnya melestarikan lingkungan khususnya dari hal yang kecil seperti membuang sampah pada tempatnya terkadang dilupakan sebagian orang. Terlebih Kota Magelang sebagai Kota Adipura Kencana sepatutnya kita sebagai warga yang baik harus mampu hidup dengan budaya peduli lingkungan paling tidak dimulai dari hal kecil yaitu membuang sampah pada tempatnya.

 

 

PENERIMAAN PEGAWAI KONTRAK DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS TIDAR TAHUN 2016

PENGUMUMAN
Nomor : 515/UN57/KP/2016

TENTANG

PENERIMAAN PEGAWAI KONTRAK DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS TIDAR
TAHUN 2016

Universitas Tidar membuka kesempatan kepada Warga Negara Indonesia yang mempunyai potensi, kreatifitas, dan profesional dalam mengembangkan Universitas Tidar sebagai Pegawai Kontrak dengan ketentuan sebagai berikut:

Pengumuman Rekruitment Pegawai Kontrak 2016

PENJELASAN TAMBAHAN TENTANG PENERIMAAN PEGAWAI KONTRAK

LPPM-PMP UNTIDAR DAN PROFESOR UNIVERSITAS MAHASARAKHAM THAILAND BICARAKAN KEMUNGKINAN KERJASAMA

MAGELANG – Prof. Chayan Picheansoonthon, Dosen Fakultas Farmasi Universitas Mahasarakham sekaligus salah satu penasehat Raja Thailand, berkunjung ke Universitas Tidar, Rabu (06/04/2016). Perjalanannya ke Indonesia kali ini dalam rangka menyusun monografi tanaman obat Thailand yang akan dipersembahkan kepada Permaisuri Raja Thailand, Ratu Sirikit yang berulang tahun pada bulan Agustus nanti.

“Beberapa tanaman obat adalah tanaman asli Indonesia seperti kayu manis dan kemukus,” kata Chayan.

Chayan mengunjungi kebun Bedono, wilayah Jambu, Kabupaten Semarang untuk melihat langsung pohon kayu manis dan kemukus serta proses pengolahannya. Sebelum menuju Borobudur, anggota The Royal Society of Thailand ini mengunjungi UNTIDAR. Kehadirannya disambut Ketua LPPM-PMP, Ir. Usman Siswanto, M.Sc., Ph.D., Staf Ahli Rektor, R. Suryoto Edy Raharjo, S.T., M.Eng., serta perwakilan dari masing-masing fakultas di kantor LPPMP-PMP.

“Pertemuan ini merupakan rintisan awal untuk menjalin kerja sama antara UNTIDAR dengan Universitas Mahasarakham”, tutur Usman.

thailand 2

Menurut penuturan Chayan, Thailand memfokuskan pengembangan program pendidikannya pada tiga aspek yaitu engineering, agriculture dan education. Tapi, tidak menutup kemungkinan untuk pengadaan kerja sama diluar bidang tersebut seperti sosial, politik, budaya atau bidang lainnya.

Membangun jejaring kerja sama baik domestik maupun internasional merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kinerja UNTIDAR di era global. Sebelumnya, pada September 2015 lalu, UNTIDAR juga dikunjungi oleh Frank B. Matta, Ph.D., Profesor Hortikultura dari Missisippi State University, Amerika Serikat. Pertemuan tatap muka langsung dengan universitas dari luar negeri ini diharapkan mampu membuka peluang kerja sama khususnya untuk pengembangan mutu pendidikan UNTIDAR.

 

 

KARTINIAN UNTIDAR : NASI GORENG BALA-BALA SUKSES JADI PRIMADONA

MAGELANG – Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Darma Wanita Universitas Tidar menggelar lomba memasak nasi goreng khusus bapak-bapak, Jumat (22/04/2016). Acara yang diadakan di auditorium UNTIDAR ini diikuti 16 tim yang masing-masing terdiri dari dua orang peserta.

Panitia menyediakan bahan-bahan yang diperlukan seperti nasi putih, telor, bumbu-bumbu yang diperlukan serta garnish untuk mempercantik penyajian. Peserta hanya diperbolehkan membawa alat masak dan piring untuk penyajian. Bagi yang membawa bahan tambahan diluar ketentuan maka akan disita.

“Beberapa peserta membawa bumbu yang sudah jadi, maka kami sita,” tutur Dr. Bambang Kuncoro, M.Si., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni.

Sebelum lomba masak dimulai, Wakil Rektor III bersama dengan Dekan FKIP, Prof. Dr. Sukarno. M.Si. melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk menyita bahan-bahan tambahan yang dibawa oleh peserta. Kedua inspektor ini berhasil menyita berbagai macam bahan tambahan mulai dari bumbu instan atau bumbu yang sudah jadi sampai bahan tambahan seperti kerupuk atau sayuran untuk garnish makanan.

Segera setelah pembawa acara memberi aba-aba lomba memasak dimulai, peserta langsung cekatan mengambil bahan-bahan nasi goreng sesuai dengan nomer peserta di meja yang sudah disediakan. Selama 30 menit waktu yang ditentukan panitia, dapat terlihat peserta mana yang sudah terbiasa dan tidak terbiasa memasak sebelumnya. Pasangan Jati dan Rasyid, tim dari LPPMPP menarik perhatian juri dari mulai proses memasak sampai penyajian. Nasi goreng bala-bala ini berhasil menyingkirkan 15 nasi goreng lainnya hingga merebut gelar juara pertama.

“Nasi gorengnya enak, garnish-nya cantik seperti buatan ibu-ibu biasanya,” tutur Lucia, salah satu tim juri yang juga Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi.

Tim juri berasal dari perwakilan masing-masing fakultas yaitu Anis Rakhmawati, Sri Dayati, Lucia Rita Indrawati, Dwi Winarsih dan Sri Rahayu Safitri. Penilaian juri ditentukan dalam beberapa kategori antara lain kebersihan, cara kerja, ketepatan waktu, penampilan dan rasa.

Lomba memasak nasi goreng ini juga sekaligus menjadi acara perdana Darma Wanita UNTIDAR setelah sekian lama dalam masa vakum. Menurut penuturan Suwerli, Ibu Rektor, harapannya kegiatan Darma Wanita akan mulai aktif kembali dengan berbagai kegiatan yang variatif dan bermanfaat baik bagi anggota maupun bagi UNTIDAR.

Berikut daftar pemenang Lomba Memasak Nasi Goreng dalam Rangka Hari Kartini UNITIDAR : Juara 1 (Jati&Rasyid,LPPMP), Juara 2 (Hari Wahyono&Imam,FKIP), Juara 3 (Purba&Gentur,FE), Harapan 1 (Yogi&Reza,Rektorat), Harapan 2 (Ardi&Dwi,Staff Driver) dan Harapan 3 (Hatma&Ma’un,BAU).

 

JAWA TENGAH DOMINASI PENDAFTAR SNMPTN UNTIDAR

MAGELANG – Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) telah memasuki tahap seleksi tingkat perguruan tinggi. Jalur seleksi dengan menggunakan nilai rapor siswa ini baru pertama kali dilaksanakan di Universitas Tidar. Menurut data dari pusat, jumlah pendaftar SNMPTN ke UNTIDAR masih didominasi dari wilayah Provinsi Jawa Tengah.

“Mayoritas pendaftar masih dari provinsi sendiri (Jawa Tengah) namun, beberapa pendaftar ada juga yang berasal dari Papua, Kalimantan, Sumatera, dan Sulawesi,” jelas Humas SNMPTN UNTIDAR, Yogi Prayogo.

SNMPTN merupakan pola seleksi nasional berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik dengan menggunakan rapor semester 1 (satu) sampai dengan semester 5 (lima) bagi SMA/MK dan SMK yang masa belajarnya 3 (tiga) tahun atau semester 1 (satu) sampai semester 7 (tujuh) bagi SMK yang masa belajarnya 4 (empat) tahun, serta Portofolio Akademik. SNMPTN merupakan tahap pertama penerimaan mahasiswa baru program sarjana pada perguruan tinggi, sebelum Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan Seleksi Mandiri (SM).

Rektor, Wakil Rektor beserta Tim Panitia SNMPTN UNTIDAR menggelar Focus Group Discussion (FGD) Penetapan Hasil Akhir PTN 1, Sabtu-Minggu (16-17/04/2016) di Laras Asri Resort & Spa Salatiga. PTN 1 yang dimaksud adalah kelompok pendaftar yang memilih UNTIDAR sebagai pilihan pertama. Bagi pendaftar PTN 1 yang tidak lolos seleksi otomatis diikutkan kembali pada seleksi PTN 2 pada akhir April 2016.

FGD ini dipimpin oleh Rektor Universitas Tidar, Prof.Dr. Cahyo Yusuf,M.Pd dan Wakil Rektor I, Bidang Akademik, Prof.Ir. Ali Munawar,M.Sc.,Ph.D. Menurut keterangan dari panitia SNMPTN UNTIDAR, jumlah pendaftar kelompok PTN 1 ini mencapai 610 orang. Pada FGD ini ditetapkan jumlah calon mahasiswa SNMPTN PTN 1 yang dinyatakan lolos yang nanti akan diumumkan pada 10 Mei 2016.

SOSIALISASI SNMPTN UNTIDAR 2016 BAGI PIMPINAN FAKULTAS DAN UNIVERSITAS  

MAGELANG – Menindaklanjuti Focus Group Discussion (FGD) penetapan hasil akhir PTN 1 SNMPTN di Salatiga, tim panitia menggelar acara Sosialisasi Pelaksanaan SNMPTN 2016 bagi pimpinan universitas dan fakultas di lingkungan Universitas Tidar, Selasa (19/04/2016) di Hotel Atria Magelang.

“Proses seleksi dilaksanakan secara adil, akuntabel dan transparan serta tanpa membeda-bedakan,” tutur Prof. Ir. Ali Munawar, M.Sc., Ph.d., Wakil Rektor Bidang Akademik.

Prof. Ali yang sekaligus menjadi pembicara utama dalam sosialisasi ini memaparkan proses tahapan seleksi secara rinci. Materi yang disampaikan meliputi proporsi jalur Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) dan daya tampung.

Saat ini proses seleksi sudah memasuki tahap penetapan calon seleksi yang lolos PTN 1. Akhir April 2016 ini akan dilanjutkan kepada proses seleksi SNMPTN untuk kategori PTN 2 atau pendaftar yang memilih UNTIDAR pada pilihan keduanya ditambah pendaftar PTN 1 yang tidak lolos seleksi.

“Jumlah calon mahasiswa PTN 1 yang lolos seleksi sudah ditetapkan, namun masih dirahasiakan serta menunggu hasil seleksi PTN 2 akhir April nanti,” jelas Humas SNMPTN UNTIDAR, Yogi Prayogo.

Jumlah keseluruhan pendaftar SNMPTN UNTIDAR yang lolos seleksi adalah penjumlahan dari hasil seleksi PTN 1 dan PTN 2 yang nantinya akan diumumkan pada 10 Mei 2016.  Dalam kesempatan ini hadir Rektor Universitas Tidar, Wakil Rektor I dan 2, Dekan dari semua Fakultas, Kepala Biro, Kepala UPT, Satuan Pengawas Internal, dan tim seleksi SNMPTN Universitas Tidar.