DWP UNTIDAR GELAR ACARA BUKA BERSAMA DAN SANTUNAN ANAK YATIM

Darma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Tidar menyelenggarakan acara buka bersama sekaligus memberikan santunan kepada anak yatim dan kaum duafa, Jumat (24/05) di Masjid Mambaul Ulum.

“Pada Bulan Ramadhan ini kita diberi kesempatan untuk beribadah, bersilaturahmi dan berbagi. Berbagi dapat dimaknai dalam banyak hal seperti berbagi kebahagiaan atau rezeki atau harta yang seperti saat ini kita laksanakan,” ujar Rektor UNTIDAR, Prof. Dr. Ir. Mukh Arifin, M.Sc.

Acara yang melibatkan 82 anak yatim piatu dan kaum duafa dari sekitar kampus UNTIDAR diharapkan dapat menjadi acara rutin tahunan DWP UNTIDAR. Tidak hanya melibatkan masyarakat sekitar kampus namun kedepannya dapat lebih luas lagi.

Penerima santunan berasal dari wilayah sekitar kampus seperti wilayah Dumpoh, Potrobangsan, Ngembik, Sanden, Jetis, bandongan dan Windusari.

“Semoga adik-adik, bapak dan ibu yang hadir pada acara ini yang belum mengenal UNTIDAR jadi mengetahui bagaimana UNTIDAR itu dan semoga besok bisa melanjutkan untuk kuliah di perguruan tinggi ini,” tambahnya.

Salah satu penerima santunan, Adhani Triyas Prasetya mengucapkan terima kasih dan bersyukur mendapat rezeki untuk kebutuhan menyambut Idul Fitri besok. “Terima kasih kepada DWP UNTIDAR semoga silaturahmi dengan UNTIDAR tidak hanya sebatas acara ini namun bisa berlanjut ke kegiatan lain,” tuturnya.

Setelah vakum beberapa saat yang lalu, kini kegiatan DWP UNTIDAR mulai satu-persatu muncul kembali. Beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan akan peringatan Hari Kartini dan kegiatan buka bersama serta santunan. Kedepannya kegiatan DWP UNTIDAR akan dilanjutkan dengan kegiatan-kegiatan lain yang bermanfaat bagi sivitas akademika UNTIDAR dan masyarakat sekitar. (DN)

WISUDA UNTIDAR PERIODE APRIL 2019 : 28% WISUDAWAN MENDAPAT PREDIKAT CUMLAUDE

Universitas Tidar meluluskan 329 wisudawan pada Upacara Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana dan Ahli Madya Periode April 2019 pada Selasa, 23 April 2019. Sebanyak 95 wisudawan lulus dengan predikat cumlaude atau pujian.

“28% dari seluruh wisudawan mendapat predikat cumlaude yaitu mendapatkan IPK lebih dari 3,5 serta lulus tepat waktu yaitu 3 tahun untuk program diploma dan 4 tahun untuk program sarjana,” jelas Rektor, Prof. Dr. Ir. Mukh Arifin, M.Sc.

Wisuda periode April ini, UNTIDAR meluluskan 310 wisudawan program sarjana dan 19 wisudawan program diploma III. Rektor berharap alumni UNTIDAR segera bersiap menghadapi dunia kerja.

UNTIDAR meluluskan 329 wisudawan pada Wisuda Periode April 2019.(Tim Dokumentasi Humas-Yusril Fahmi Hidayat)

“Wisuda bukanlah akhir namun titik awal dalam proses selanjutnya yaitu memasuki lapangan kerja, membuka lapnagn kerja maupun untuk menlanjutkan studi ke jengjang yang lebih tinggi lagi,” tambah Rektor.

Alumni UNTIDAR juga diharapkan dapat mengharumkan nama almamater dengan karier dan prestasinya di masa datang. Alumni juga diberikan wadah dalam Gerakan Alumni UNTIDAR (Ganidar) yang diharapkan dapat berkembang terus menjadi sarana komunikasi yang aefektif baik untuk sesama alumni dan kampus tercinta.

Wisudawan Terbaik

Peraih IPK tertinggi adalah Oktavia Suryaningsih mahasiswi program studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dengan IPK 3,91. Okta merupakan mahasiswa Bidikmisi asal Dusun Rejasari Rt 02 Rw 01 Danasri Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Sempat pesimis mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) pada masa pendaftaran kuliah karena lulus dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Okta menerima saran dari gurunya untuk mendaftar ke UNTIDAR.

Foto bersama wisudawan terbaik bersama Rektor dan Wakil Rektor UNTIDAR.(Tim Dokumentasi Humas-Yusril Fahmi Hidayat)

“Jangan minder! Asal dari mana, kuliah dimana. Tapi buktikan bahwa kamu punya potensi yang lebih dari pada lainnya serta terus eksplorasi bakatmu,” tutur Okta.

Pada masa menginjak kelas X dan XI, Okta belum berpikir untuk melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi karena keterbatasan ekonomi orang tua. Pada saat menginjak kelas XII, Okta mulai mencari informasi untuk melanjutkan kuliah tanpa biaya.

“Alhamdulillahnya, saya diterima di UNTIDAR lewat jalur Bidikmisi pada SBMPTN. Setelah itu, saya bertekad untuk menjalani kuliah dengan sebaik-baiknya penuh tekad dan semangat agar membuahkan hasil terbaik dan tidak mengecewakan orang tua,” tambah Okta.

Kerjasama dengan Ramada Plaza Melaka Malaysia

UNTIDAR dalam usaha peningkatan kualitas akademik dan melaksanakan Tri Dharma Pendidikan menjalin kerjasama dengan pihak dalam dan luar negeri.

Pada acara Wisuda April 2019 ini, UNTIDAR menjalin kerjasama dengan Ramada Plaza Melaka, Malaysia. Kerjasama ini bertujuan untuk memanfaatkan potensi yang dimiliki kedua belah pihak untuk menunjang kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Pendatangan MoU antara UNTIDAR dengan Ramada Plaza Melaka. (Tim Dokumentasi Humas-Ahmad Faisal Hasyim)

Peresmian kerjasama ini dibuktikan dengan Penandatangangan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) yang dilaksanakan oleh Rektor Universitas Tidar, Prof. Dr. Ir. Mukh Arifin, M.Sc. dan Resident Manager Ramada Plaza Melaka, Malaysia, Jason Bak serta disaksikan oleh para wakil rektor dan General Manager Ramada Plaza Melaka. (HDN/DN)

PERINGATI HARI BUKU DUNIA, PERPUS UNTIDAR GELAR PELATIHAN FOTOGRAFI DAN VIDEOGRAFI

Perpustakaan apakah semakin kurang populer? Berbagai data menunjukkan rata-rata indeks tingkat membaca di Indonesia hanya 0,01 berbanding terbalik di negara maju mencapai 0,62. Lebih parah lagi, survei UNESCO pada 2011 menunjukkan tingkat membaca masyarakat Indinesia hanya 1 orang dari 1.000 penduduk yang mau membaca.

Pantas saja sebuah penilaian menunjukkan Indeks Pembangunan Manusia Indonesia menempati posisi 124 dari 187 negara. Padahal hadirnya perpustakaan disinyalir mampu meningkatkan kualitas SDM dan menumbuhkan tingkat perekonomian masyarakat melalui program perpustakaan berbasis inklusi sosial.

Dokumentasi Perpus UNTIDAR

Berlandaskan kondisi di atas, perpustakaan Untidar yang memiliki visi mendukung dan memberdayakan wirausaha mahasiswa memiliki program Kelas Tematik. Kali ini, perpustakaan menyelenggarakan pelatihan fotografi dan videografi kepada mahasiswa Untidar yang berminat pada bidang jurnalistik foto dan video.

Acara ini diselenggarakan tiap tahunnya yang bertujuan memberikan pembekalan soft skill baru di luar mata kuliah. Harapan kegiatan ini adalah mahasiswa akan mendapatkan kemampuan sebagai bekal berwirausaha saat berkarir pasca lulus kuliah.

Acara yang diselenggarakan selama dua hari pada Selasa-Rabu, 23-24 April 2019 ini mampu menyedot antusias 30 mahasiswa yang memiliki minat foto dan video.

Acara berlangsung di Lantai 2 UPT Perpustakaan Untidar ini akan menghasilkan keluaran yaitu mahasiswa mampu berwirausaha di dunia kreatif.

Menurut pembicara tunggal, Yuka Sakalingga Mahesa, FSTVLST Official Photographer, menjadi profesi fotografi itu harus mengutamakan prioritas hidup berkeluarga dahulu.

Dokumentasi Perpus UNTIDAR

Yuka menambahkan, “pasalnya, ada peluang berkarir di dunia kreatif di kota kecil ini seperti magelang. Karena pasarnya masih banyak melalui brand yang kita ciptakan sendiri sehingga bisa menciptakan pasar u/ kita sendiri kok.”

“Nah ada 2 tips sederhana untuk mahasiswa : yakinlah bahwa keberanian adalah menyelamatkan dan jujurlah dalam berkarir di dunia kreatif”, tandas Yuka. (Dicki Agus Nugroho, S.Hum/DN)

DENAH TEMPAT DUDUK WISUDA PERIODE APRIL 2019

INFO PENTING :

  1. Seluruh calon wisudawan-wisudawati dimohon memperhatikan dan memahami info denah tempat duduk yang dapat didownload pada laman ini.
  2. Gladi Bersih Wisuda April 2019 dilaksanakan pada Senin, 22 April 2019 pukul 14.30 WIB di Grand Ballroom Artos
  3. Seluruh Wisudawan-wisudawati harap datang tepat waktu menggunakan Baju bebas, rapi, sopan dan bersepatu.
  4. Membawa FC Transkrip sementara dari Fakultas dan dokumen lain (jika perlu) untuk mengkoreksi Transkrip Nilai sebelum dicetak.

wisuda april 2019 kursi



UTBK BERJALAN LANCAR, UNTIDAR JALIN KERJASAMA DENGAN 4 SEKOLAH DI MAGELANG

Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di Pusat UTBK Universitas Tidar pada hari pertama dan kedua Sabtu-Minggu, 13-14 April 2019 berjalan lancar. Target peserta yang melaksanakan ujian pada sesi 1- 4 ini sebanyak 1740 peserta.

“Ada 8,45% peserta tidak hadir yaitu sebanyak 147 peserta pada hari pertama dan kedua UTBK,” jelas Rektor UNTIDAR, Prof. Dr. Ir. Mukh Arifin, M.Sc.

Perbedaan yang paling terlihat dalam pelaksanaan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun ini adalah UTBK. “Tidak ada lagi ujian menggunakan kertas semuanya menggunakan komputer dan hasilnya dapat dilihat 10 hari setelah pelaksanaan ujian. Nilai hasil UTBK inilah yang nantinya menjadi syarat wajib untuk mendaftar SBMPTN,” tambahnya.

UNTIDAR dalam pelaksanaan UTBK menggandeng 4 sekolah di Kota Magelang. Sekolah tersebut adalah SMA N 1 Magelang, SMA N 4 Magelang, SMK N 1 Magelang dan Man 1 Kota Magelang.

“Jumlah komputer di UNTIDAR masih terbatas maka itu kami bekerjasama dengan 4 mitra sekolah di Kota Magelang. Jumlah komputer dari 5 lokasi ujian ini total 435 buah. Dalam 1 hari dilaksanakan 2 sesi ujian, pagi dan siang jadi total peserta ujian UTBK UNTIDAR dalam 1 hari sebanyak 870 peserta,” tutur Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Ir. Noor Farid, M.Si.

Selain penghapusan ujian dengan menggunakan kertas, saat ini peserta UTBK dapat melakukan tes sebanyak 2 kali. Namun pada saat pendaftaran UTBK hanya bisa menggunakan 1 nilai saja dari hasil kedua tes tersebut. Materi tes UTBK terdiri dari Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Potensi Akademik (TPA).

TPS mengukur kemampuan kognitif yang dianggap penting untuk keberhasilan di sekolah formal, khususnya pendidikan tinggi. Dalam TPS yang akan diuji adalah kemampuan penalaran umum, kemampuan kuantitatif, Pengetahuan dan pemahaman umum, serta kemampuan memahami bacaan dan menulis. Kemampuan kuantitatif akan mencakup Pengetahuan dan Penguasaaan Matematika Dasar. Pada TPS, sebagian soal disajikan dalam Bahasa Inggris.

Sedangkan TPA adalah tes untuk mengukur pengetahuan dan pemahamam keilmuan yang diajarkan di sekolah dan diperlukan untuk seseorang dapat berhasil dalam menempuh pendidikan tinggi. TKA juga mengukur kemampuan kognitif yang terkait langsung dengan konten matapelajaran yang dipelajari di sekolah. Penekanan tes adalah pada Higher Order Thinking Skills (HOTS).

Penyerahan dokumen perlengkapan ujian dari Penaanggung Jawab Lokasi SMA N 1 Magelang, Prof. Cahyo Yusuf, M.Pd. kepada Koordinator Pelaksana Ujian, Sigit Joko Purnomo, S.T., M.T.

Pelaksanaan UTBK resmi dimulai Sabtu, 13 April 2019 dan berakhir pada 26 Mei 2019 terdiri dari 10 hari pelaksanaan terdiri dari 20 sesi ujian. UTBK dilaksanakan pada hari Sabtu dan Minggu agar tidak mengganggu kegiatan akademik di kampus dan sekolah.

“Total peserta yang memililih lokasi ujian di Pusat UTBK UNTIDAR sebanyak 8700 peserta, kuota ini habis pada hari ke-3 hingga ke-4 pembukaan pendaftaran. Tingginya peminat memungkinkan tahun depan UNTIDAR akan menggandeng lebih banyak mitra untuk meningkatkan kuota,” tambah WR 1.

Jadwal UTBK dimulai pukul 07.30-11.45 WIB untuk sesi pagi dan 12.30-16.45 WIB. Siswa mengerjakan  (DN/HDN)