UNTIDAR Gandeng USSEC Selenggarakan Workshop Fundamental Animal Nutrition And Feed Formulation

USSEC (U.S. Soybean Export Council) bekerjasama dengan Fakultas Pertanian Universitas Tidar (UNTIDAR) menyelenggarakan kegiatan workshop dengan tema “Fundamental Animal Nutrition And Feed Formulation”, Jumat (24/2). Kegiatan diadakan secara luring di ruang kuliah lantai 5 Gedung Kuliah Terpadu Universitas Tidar. Narasumber yang hadir adalah praktisi yang ahli dalam bidang industri pakan unggas. Kegiatan dimulai dari pukul 08.00 WIB, dihadiri oleh peserta dari mahasiswa program studi Peternakan Universitas Tidar, Universitas Muhammadiyah Karanganyar, dan Universitas Gadjah Mada. Melalui kegiatan yang diselenggarakan USSEC dan UNTIDAR ini diharapkan mampu memberikan bekal kepada peserta kegiatan dalam memasuki kehidupan kerja di masa yang akan datang.

Budi Tangendjaja, PhD., technical consultant USSEC Indonesia menjadi narasumber pada sesi satu, menyajikan materi mengenai Quality Control Feed Ingedients dan Principle on Feed Formulation, dipandu oleh Yahya M, S.Pt., MP., IPM. sebagai moderator. “Dengan mengetahui prinsip dalam formulasi pakan maka formulasi penyusunan ransum akan efisien bagi ternak. Prisip yang perlu dipegang dalam penyusunan ransum berkualitas yaitu bahan baku dengan kualitas terstandar dan diformulasikan dengan tepat dan cermat sesuai tujuan produksi yang efisien,” jelas Budi. Ia menambahkan formulasi pakan dengan berbagai macam bahan pakan dapat dibantu dengan program linier dan standarisasi bahan pakan yang berasal dari berbagai sumber seperti NRC.

Diskusi pada sesi kedua dipandu oleh Ibnu Edhy Wibowo, Country Director Indonesia U.S. Soybean Export Council (USSEC) dengan narasumber Engr. Conrado U. Bulanhagui yang merupakan Mechanical Engineer Private Consulant yang didatangkan dari Filipina. Materi workshop pada sesi kedua yaitu Good Feed Manufacturing Practices dan Finished Feed Handling and Storage, memberikan informasi kepada mahasiswa mengenai aspek teknis dalam pembuatan pakan hingga penyimpanan dan penanganan pakan agar kualitas pakan tetap terjaga. “Animal nutrition memiliki dampak 80% pada biaya produksi yang ditentukan oleh akurasi, dimana semakin akurat sebuah formulasi maka semakin efisien biaya yang diperlukan, sementara processing mengambil bagian sebesar 20-25% dalam biaya produksi,” rangkum Ibu Edhy Wibowo.

Yahya M, S.Pt., MP., IPM menjadi narasumber ketiga dalam worksop dengan materi Feeding Manajement and Performance Analysis. Ia menguraikan bahwa porsi lingkungan paling besar dalam mendukung terciptanya performa optimum yaitu manajemen pemberian pakan karena menentukan produksi pada ternak. Dalam menganalisis performa diperlukan adanya pencatatan secara terstruktur sehingga didapatkan data riil berupa hasil produksi sudah tercapai atau tidaknya performa ternak.
Secara keseluruhan kegiatan berlangsung dengan lancar tanpa adanya kendala yang berarti. Meskipun materi disampaikan menggunakan dua Bahasa yaitu Bahasa Inggris dan bahasa Indonesia, materi tersampaikan dengan baik kepada peserta. Peserta sangat antusias dengan materi yang disampaikan dan diskusi berlangsung secara dinamis pada sesi tanya jawab.

UNTIDAR dan Balitbang SDM Kominfo Sepakati MBKM Unggulan Digital Skill for Enterpreneurs

Wakil Rektor Bidang Akademik UNTIDAR, Prof. Dr. Suyitno, M.Sc. berkunjung ke Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Komunikasi dan Informasi (Balitbang SDM Kominfo), dalam rangka inisiasi kerjasama antara kedua pihak, Jumat (17/2). Kunjungan diterima oleh Kepala Balitbang SDM Kominfo, Dr. Hary Budiarto. Dari pertemuan tersebut, salah satu hal yang telah disepakati yaitu Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Unggulan Digital Skill for Entrepreneurs sebanyak 20 SKS, yang dalam waktu dekat akan dilaksanakan di UNTIDAR, dengan dukungan Kementerian Kominfo.

Prof. Suyitno juga bertemu dengan Direktur Pemberdayaan Informatika Direktorat Jenderal Aplikasi Komunikasi (Ditjen Aptika), Dr. Bonifasius Wahyu Pudjianto, dan sepakat untuk menjalin kerja sama terkait gerakan literasi digital (yang mempunyai target dan sasaran di bidang pendidikan dengan ruang lingkup Perguruan Tinggi dan sederajat), serta gerakan 1000 start up digital. Hal ini merupakan salah satu upaya dalam rangka mewujudkan masyarakat yang makin cakap digital dan semakin berkurangnya kesenjangan digital.

Humas UNTIDAR

9 Dosen Fakultas Teknik Raih Gelar Insinyur

Selasa (31/1/2023) bertempat di Gedung Prof. Soedarto, S.H., sebanyak 9 Dosen Fakultas Teknik, Universitas Tidar (UNTIDAR) mengikuti prosesi Wisuda Ke-169 Universitas Dipongoro. Acara dilanjutkan dengan pengambilan sumpah Insinyur ke-8 Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, di Gedung Dekanat Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro.

Acara Pengambilan Sumpah Insinyur dibuka oleh Ketua Program Studi Profesi Insinyur (PSPPI) Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Ir. Widayat, S.T., M.T., IPM. ASEAN Eng. Dijelaskannya, sesuai UU No, 11 tahun 2014 tentang Keinsinyuran dalam Pasal 10 ayat 1 menyatakan, bahwa setiap Insinyur yang akan melakukan Praktik Keinsinyuran di Indonesia harus memiliki Surat Tanda Registrasi Insinyur.

Dekan Fakultas Teknik Undip, Prof. Ir. M. Agung Wibowo, M.M., M.Sc., Ph.D yang turut hadir dalam acara tersebut mengucapkan selamat kepada para lulusan. Acara dihadiri juga oleh Sekretaris Jenderal Persatuan Insinyur Indonesia Ir. Bambang Goeritno, M.Sc., M.P.A., IPU.
Acara Pengambilan Sumpah Insinyur berlangsung dengan hikmat, dimulai dengan pembacaan nama lulusan, dilanjutkan dengan pengambilan Sumpah Insinyur oleh Sekretaris Jenderal Persatuan Insinyur Indonesia. Acara diakhiri dengan penyerahan medali Insinyur Indonesia, simbol Sertifikat Insinyur Profesional (SIP), dan Surat Tanda Registrasi Insinyur (STRI) oleh Direktur Eksekutif Persatuan Insinyur Indonesia, didampingi Ketua Pengurus Persatuan Insinyur Indonesia Wilayah Jawa Tengah.

Wakil Rektor Bidang Akademik UNTIDAR  Terima Kunjungan Guru dan Siswa Kelas XII MAN 2 Cilacap

Dalam rangka meningkatkan wawasan keilmuan dan implementasi pengembangan diri siswa kelas XII, Rombongan MAN 2 Cilacap berkunjung ke Universitas Tidar, Kamis (15/12). Rombongan diterima oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Suyitno, M.Sc. Turut menyambut Kepala Biro Umum dan Keuangan, Among Wiwoho, S.E., M.M., Koordinator Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, David Budi Hartono, S.E., M.M., dan Koordinator Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Humas, Sulistyaningrum, S.E.

“Selamat datang di Universitas Tidar. Kampus yang nyaman, berada di Kota Magelang yang letaknya di tengah Jawa Tengah, sangat strategis. UNTIDAR adalah PTN yang letaknya berada diantara UNNES dan UNY, diantara UNSOED dan UNS. Kuliah di UNTIDAR, biaya kuliah dan biaya hidupnya insyaallah terjangkau,” jelas Prof. Suyitno dalam sambutannya.

“UNTIDAR pilihan yang tepat untuk melanjutkan studi. Di sini pendidikan tidak hanya ditujukan untuk akal, namun juga hati. Kami ingin lulusan UNTIDAR, calon pemimpin di masa depan, tak hanya memiliki akal yang pintar, namun juga memiliki tangan yang terampil dan hati yang baik. Cerdas dan berempati,” tambahnya.

Mewakili Kepala Sekolah yang berhalangan hadir, Kepala Urusan Tata Usaha MAN 2 Cilacap menyampaikan bahwa tak sedikit alumni MAN 2 Cilacap yang kuliah di UNTIDAR. “Bahkan Ketua BEM UNTIDAR saat ini adalah alumnus MAN 2 Cilacap. Semoga bisa membuat adik-adik kelasnya bersemangat untuk melanjutkan studi ke UNTIDAR,” tuturnya.

Rombongan MAN 2 Cilacap terdiri dari 10 orang guru pendamping, dan 90 orang siswa-siswi kelas XII. Seusai mengikuti presentasi yang disampaikan oleh tim Humas UNTIDAR di Gedung Kuliah Umum dr. H.R. Suparsono, rombongan MAN 2 Cilacap melakukan study tour ke fakultas-fakultas, lembaga, dan unit di lingkungan UNTIDAR.

Humas UNTIDAR

Fakultas Teknik Gelar SENASTER Bertema “Green Engineering Untuk Membangun Indonesia Berkelanjutan”

Fakultas Teknik UNTIDAR mengadakan Seminar Nasional Riset Teknologi Terapan (SENASTER), Kamis (24/11). SENASTER merupakan seminar nasional dengan menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang (akademisi, praktisi dan unsur pemerintah), serta call for paper yang dilaksanakan secara luring dan daring.

Ketua Pelaksana, Fuad Hilmy, S.T., M.T., IPP., dalam sambutannya mengatakan bahwa SENASTER 2022 dengan tema “Green Engineering Untuk Membangun Indonesia Berkelanjutan”, bertujuan untuk memperkaya keilmuan terkait dengan perkembangan teknologi yang ramah lingkungan, dan menelisik sejauh mana peran Indonesia dalam berkiprah  secara global. “SENASTER juga bertujuan untuk meningkatkan wawasan terkait Green Engineering, serta meningkatkan kuantitas dan kualitas  artikel ilmiah khususnya di lingkungan Fakultas Teknik, Universitas Tidar,” tuturnya.

Dekan Fakultas Teknik Dr. Ir. Sapto Nisworo, M.T., I.P.U., Asean Eng. menyampaikan bahwa kegiatan SENASTER merupakan agenda rutin yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknik Universitas Tidar. “Edisi 1-4 diadakan secara online. Baru pada edisi ke 5 dilaksanakan secara online dan offline. “Saya berharap kedepan kegiatan SENASTER terus meningkat dari segi kualitas maupun kuantitas artikel, proses review hingga publikasi,” tandasnya.

“Salah satu tugas dari peneliti adalah mempublikasikan hasil penelitiannya, jangan hanya disimpan saja,” ucap Rektor UNTIDAR, Prof. Dr. Mukh. Arifin, M.Sc. “Semoga Green Engineering tak hanya menjadi pembicaraan namun juga banyak diterapkan di Indonesia,” tambahnya

Narasumber pertama, Prof. Ir. Samsul Kamal, M.Sc., Ph.D, IPU., dosen Departemen Teknik Mesin dan Industri UGM mengulas materi mengenai prospek dan tantangan penggunaan biomassa dengan co firing untuk pembangkit listrik, sebagai   bagian dari program transisi energi. “Perkembangan energi baru dan terbarukan sangat penting keberadaanya untuk dikembangkan. Energi supply di Indonesia masih berasal dari  batubara, oleh karena itu pemerintah memberikan kebijakan meningkatkan investasi energi terbarukan, meningkatkan kecepatan energi terbarukan, dan mengurangi greenhouse emisi udara,” jelasnya. Lebih lanjut ia menguraikan bahwa  Biomassa adalah salah satu jenis energi  terbarukan yang dapat digunakan sebagai alternatif energi baru melalui co firing, namun harga pengolahan biomasssa tersebut juga harus menjadi pertimbangan selain kualitas dan efektivitasnya.

Narasumber kedua adalah Endang Widayati, S.T., M.T., dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Energi dan Sumber Daya Mineral (BPSDM ESDM). Materi yang dipaparkan mengenai energi bersih Indonesia, serta tantangan akademisi dan generasi muda. “Pemerintah telah mendukung transisi energi bersih yang dituangkan dalam kebijakan. Salah satu kebijakan tersebut merupakan output dari G20 Indonesia yang fokus terhadap transisi menuju energi bersih. Focus presidensi G20 yang berkaitan dengan energi bersih adalah kesehatan global yang inklusif, transformasi ekonomi berbasis digital, transisi menuju energy,” tegasnya.

Narasumber ketiga adalah Ir. Habib Muhajir, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., praktisi dari PT PLN Nusantara Power. Materi yang dipresentasikan mengenai green energy dan tantangan pengembangan EBT. Dalam urainya ia menjelaskan bahwa PT PLN Indonesia Power konsisten untuk mendorong program pemerintah dalam mewujudkan zero emisi. Usaha PLN untuk mendukung     green energy adalah dengan cofiring biomassa, yang saat ini sudah mulai diterapkan di PLTU Paiton Probolinggo.

Dosen D-III Teknik Mesin UNTIDAR Terapkan Mesin Spinner Untuk Genjot Produksi Keripik Talas UKM “Sumber Rejeki” Cacaban Magelang

UKM Keripik Talas “Sumber Rejeki” terletak di Kelurahan Cacaban, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang, yang berlokasi sekitar 3,6 km dari pusat kota Magelang. Usaha ini sudah berproduksi sejak tahun 2010. Kapasitas produksi keripik talas mencapai 20 kg/hari, dengan harga Rp. 38.000,-/kg.

Proses produksi keripik talas “Sumber Rejeki”, sebagian besar masih dilakukan secara manual, salah satunya pada proses penirisan keripik yang masih dilakukan dengan menggunakan serokan/saringan minyak. Hal ini akan menyebabkan kandungan minyak pada keripik talas masih cukup banyak. Berangkat dari permasalahan ini, tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) UNTIDAR yang diketuai oleh Rany Puspita Dewi, S.T., M.Eng., IPM (dosen prodi D-III Teknik Mesin), serta beranggotakan Trisma Jaya Saputra, S.T., M.T. (dosen prodi D-III Teknik Mesin) dan Herru Santosa Budiono, S.T., M.T. (dosen prodi D-III Teknik Mesin), berinisiatif untuk memproduksi mesin spinner sebagai alternatif solusi. Tim juga melibatkan dua orang mahasiswa program studi Diploma-III Teknik Mesin, yaitu Fahreza Fauzia dan Nurikhsan Hera Pratama, yang membantu dalam survey lapangan, perancangan mesin spinner, pembuatan mesin spinner dan pengujian mesin spinner.

Rany menuturkan, kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) di Kelurahan Cacaban, dilaksanakan dalam dua tahap. “Tahap pertama adalah observasi dengan melakukan metode pengumpulan data dokumentasi dan diskusi dengan UKM Keripik Talas “Sumber Rejeki” sebagai stakeholder. Tahap kedua adalah tahap pengembangan solusi untuk menyelesaikan permasalahan UKM Keripik Talas “Sumber Rejeki”, jelasnya.

Hasil dan luaran yang dicapai dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu berupa produk mesin spinner. Mesin spinner memiliki kapasitas 12 liter (5 kg produk), berat 8 kg, dengan konsumsi daya 60 watt. Mesin spinner dilengkapi tombol on off, timer, dan pengatur kecepatan.

“Penerapan mesin spinner memberikan beberapa keuntungan, diantaranya mempercepat waktu penirisan keripik kurang lebih menjadi 15 menit untuk setiap 10 kg keripik, kualitas keripik menjadi lebih baik karena kandungan minyak yang rendah, dan jumlah produksi serta jumlah konsumen keripik talas semakin meningkat karena kapasitas produksi yang semakin bertambah,” urai Rany.

Ia menambahkan hasil lain dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatnya kualitas produk, khususnya pada kandungan minyak keripik talas yang lebih sedikit. Meningkatnya kualitas produk keripik talas “Sumber Rejeki” menyebabkan meningkatnya omzet mitra, yang semula memiliki kapasitas produksi 20 kg/hari dengan omzet Rp. 760.000,- meningkat menjadi 40 kg/hari dengan omzet Rp. 1.520.000,-, karena meningkatnya jumlah konsumen.

Selain itu, melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan, pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman masyarakat tentang mesin spinner di lingkungan Cacaban, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang semakin meningkat. “Mereka yang pada awalnya hanya mengenal proses penirisan minyak secara manual, sekarang memiliki pemahaman tentang pemanfaatan mesin spinner untuk meningkatkan kualitas produk sekaligus meningkatkan omzet usaha,” pungkas Rany.

Humas UNTIDAR

Prodi Peternakan Faperta UNTIDAR Undang U.S. Soybean Export Council Berikan Kuliah Mahasiswa Tingkat Akhir

Rabu-Kamis (14-15/9), prodi Peternakan Faperta UNTIDAR melaksanakan kegiatan kuliah umum di Gedung Kuliah Bersama Kampus UNTIDAR Sidotopo.  Kegiatan kali ini menghadirkan pemateri dari U.S. Soybean Export Council (USSEC) dan PT. Sidoagung Farm. 

U.S. Soybean Export Council (USSEC) merupakan kemitraan yang mewadahi para produsen kedelai AS, pengolah, pengirim komoditas, pedagang, agribisnis sekutu, dan organisasi pertanian yang bekerja untuk membangun preferensi kedelai AS di seluruh dunia.  Sedangkan PT Sidoagung Farm adalah perusahaan pakan ternak terkemuka, yang saat ini juga memproduksi bibit anak ayam berkualitas, ayam siap potong dan ayam potong.

Ketua Jurusan Teknologi Peternakan dan Perikanan Faperta, Annisa Novita Sari, S.Pi., M.Si. menyampaikan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa tingkat akhir prodi peternakan terjun ke dunia kerja selepas lulus kuliah nanti.

Country Director Indonesia USSEC, Edy Wiyono, S.E., MSE., dalam sambutannya mengatakan,  60 persen kedelai yang dihasilkan oleh USSEC diekspor ke berbagai negara termasuk juga Indonesia. Dunia ekspor impor ini tentu menjadi peluang karir bagi lulusan prodi peternakan.

Selama 2 hari mengikuti kuliah umum, mahasiswa tingkat akhir prodi peternakan banyak mendapatkan pengkayaan materi dari narasumber. Ir. Suyatmin, Marketing Manajer PT Sidoagung Farm, memberikan materi terkait keahlian yang perlu dikembangkan untuk siap bekerja di Industri Peternakan. Di sesi selanjutnya, Yahya Munirudin S.Pt., MP, IPM., (Technical Consultant Animal Protein USSEC) menyampaikan materi diantaranya mengenai bahan pakan ternak yang banyak ragamnya, pemberian feed additive, dan basic formulasi pakan yang perlu diperhatikan. Yahya Munirudin juga memberikan penjelasan terkait status Indonesia dalam dunia ekspor impor yang belum bebas dari Flu Burung. Flu Burung masih terus ada, berkembang, dan bermutasi. 

Lebih lanjut ia menjelaskan mengenai proses pemeliharaan hewan ternak yang harus dilakukan, salah satunya pelaksanaan vaksinasi. Vaksinasi bisa melalui vaksin tetes mata, intra nasal, sub cutan, intra muscular, dan wing web. Ia menyampaikan dalam proses pelaksanaan vaksin yang perlu diperhatikan antara lain: memastikan ternak sehat sebelum vaksin; pemberian vitamin anti stress sebelum dan sesudah vaksin; metode dan dosis vaksin yang benar; memperhatikan suhu vaksin dan pengamatan reaksi setelah vaksin. Berbagai hal yang disampaikan diharapkan bisa memberikan wawasan dan pengetahuan baru bagi mahasiswa prodi peternakan.

Kegiatan kuliah umum ditutup oleh Ketua Pelaksana, Danes Suhendra, S.Pt., M.Si. Ia menyampaikan ucapan terimakasih kepada para narasumber, yang telah memberikan banyak materi pencerahan bagi para mahasiswa tingkat akhir prodi peternakan Faperta. “Semoga kerjasama dengan USSEC tidak hanya sebatas kuliah umum, namun terus berlanjut dan memberi manfaat yang besar bagi kedua belah pihak,” ujarnya.

Penulis : Humas

Sembilan Mahasiswa UNTIDAR Ikuti Asia University Virtual Exchange Program Fall Semester 2022

Dalam rangka menerapkan kebijakan Kampus Merdeka, dan mengembangkan hard skill mahasiswa agar memiliki rasa percaya diri untuk bersaing di era global, Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiwaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi memberikan penawaran kepada mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi, untuk mengikuti program Asia University Virtual Exchange Program Fall Semester 2022.

Asia University Virtual Exchange Program Fall Semester 2022, diselenggarakan oleh Asia University dalam bentuk pelaksanaan short course yang bisa diikuti oleh mahasiswa dari berbagai negara. Tahun ini, 9 orang mahasiswa UNTIDAR berkesempatan untuk mengikuti program ini. Mahasiswa UNTIDAR yang lolos seleksi, mengikuti short course dari bulan September sampai Februari 2022.

“Ini merupakan tahun kedua, Unit Kerjasama Internasional menginisiasi MoU antara UNTIDAR dengan Asia University Taiwan, bertujuan agar bisa memfasilitasi mahasiswa mendapatkan exposure internasional,” jelas Winda Candra Hantari, S.S., M.A., selaku PIC program. “Banyak manfaat yang bisa didapatkan dengan mengikuti program ini, diantaranya mahasiswa UNTIDAR bisa mengikuti kelas bersama dengan mahasiswa dari berbagai negara, dan setelah selesai program, mahasiswa akan mendapatkan sertifikat dan grade card dari Asia University Taiwan,” tambahnya.

Kesembilan mahasiswa UNTIDAR yang mendapatkan privilege mengikuti Asia University Virtual Exchange Program Fall Semester 2022 yaitu :

  1. Muhammad Ma’ruf Nur Rifai (Fakultas Teknik)

Digital Image Processing (for Computer Science Students)

  • Nurkhanifah (Fakultas Teknik)

Digital Image Processing (for Computer Science Students)

  • Rahmat Aldino (Fakultas Teknik)

Digital Image Processing (for Computer Science Students)

  • Maulana Yusuf (FKIP)

English Interpretation for Tour Guide, English Composition V

  • Bagus Surya Gumilar (FKIP)

English Interpretation for Tour Guide, English Composition V

  • Delia Annisa Putri (FKIP)

English Interpretation for Tour Guide, English Composition V

  • Muhammad Eginda Erlangga (FKIP)

English Interpretation for Tour Guide, English Composition V

  • Novita Nurfitria (FKIP)

English Interpretation for Tour Guide, English Composition V

  • Salma Annafi (FKIP)

English Interpretation for Tour Guide, English Composition V

Penulis : Humas

KOLABORASI DOSEN PRODI PETERNAKAN DAN PRODI PENDIDIKAN IPA UNTIDAR LAKUKAN EDUKASI PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK MELALUI BIOKONVERSI OLEH LALAT BSF (MAGGOT)

Salah satu permasalahan yang dialami oleh warga Dusun Sempu, Desa Ngadirojo, Secang Magelang yaitu belum adanya tempat pengolahan sampah.  Saat ini warga masih mengandalkan kebun kosong untuk membuang sampah dan semakin lama sampah menumpuk dan menimbulkan polusi bagi lingkungan sekitar. 

Sedangkan bagi peternak Itik Magelang, harga pakan terutama pakan sumber protein mahal. Peternak memberikan pakan seadanya dan semampunya untuk Itik Magelang yang mereka pelihara.  Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tidar hadir ditengah-tengah para peternak Itik Magelang dan kelompok PKK di wilayah tersebut.  Solusi yang diberikan tim pengabdian kolaborasi antara dosen prodi Peternakan dan prodi Pendidikan IPA, yaitu tentang biokonversi sampah organik menggunakan Larva BSF (Maggot). Tim pengabdian diketuai oleh Tri Puji Rahayu, S.Pt., M.P., dan beranggotakan Pradipta Bayu Aji P, S.Pt., M.Sc. dan Eli Trisnowati, S.Pd., M.Pd., dibantu oleh beberapa mahasiswa yang  hadir ditengah warga dengan serangkaian kegiatan guna menjawab permasalahan yang terjadi. 

Agenda pertama yang dilaksanakan yaitu tentang edukasi pengolahan sampah organik melalui biokonversi oleh lalat BSF (maggot).  Tri Puji Rahayu, S.Pt., M.P. ketua tim pengabdian hasil pendanaan dari Kemdikbudristek 2022 ini, menerangkan biokonversi merupakan suatu proses alami yang melibatkan larva serangga untuk menyerap nutrien dari limbah organik menjadi biomassa Larva BSF. Selain itu, larva BSF (maggot) mengandung protein tinggi antara 45-50% dan lemak 24-30%, sehingga sangat berpotensi sebagai bahan pakan sumber protein hewani yang ekonomis. Kegiatan agenda pertama meliputi penyuluhan tentang edukasi sampah dan pengolahannya, edukasi tentang budidaya larva BSF (maggot), dan praktik pemilahan sampah oleh para peserta, dipandu oleh tim pengabdian kepada masyarakat.  Kegiatan berjalan lancar, dan para peserta sangat antusias dengan materi serta praktik yang diberikan oleh tim. 

Eli Trisnowati, S.Pd., M.Pd menyampaikan, luaran akhir yang akan dicapai dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu, peningkatan keterampilan peternak yang tergabung dalam kelompok ternak `Sumber Makmur`, dan kelompok Ibu PKK dalam melakukan biokonversi sampah organik menggunakan maggot.  Selanjutnya maggot dapat digunakan sebagai pakan sumber protein Itik Magelang. “Besar harapan kami dari tim, serangkaian kegiatan yang telah dijadwalkan  berjalan dengan baik, warga sasaran pengabdian meningkat dalam hal pengetahuan, keterampilan, hingga pemenuhan kebutuhan pakan Itik Magelang,” tutur Tri Puji Rahayu, S.Pt., M.P.

Penulis : Humas

LPPM-PMP UNTIDAR DAN LPM AKADEMI MILITER MAGELANG ADAKAN WORKSHOP DAN SERTIFIKASI AMI

LPPM-PMP Universitas Tidar berkolaborasi dengan Akademi Militer Magelang mengadakan Workshop dan Sertifikasi Audit Mutu Internal (AMI), Kamis s.d. Sabtu (18-20/8/2022). Kegiatan diadakan secara luring di Gedung Kuliah Umum dr. H.R. Suparsono Universitas Tidar. Acara pembukaan Workshop dan Sertifikasi AMI dihadiri oleh Gubernur Akmil beserta jajarannya, Rektor UNTIDAR beserta jajarannya, para Dekan, pimpinan dan staf LPPM-PMP UNTIDAR, pimpinan dan staf LPM Akmil, serta para peserta workshop yang terdiri dari ketua jurusan, koordinator prodi dan perwakilan Gugus Penjaminan Mutu fakultas di lingkungan UNTIDAR, serta para koordinator prodi dan dosen Akmil.

Dalam sambutannya saat membuka acara, Rektor UNTIDAR, Prof. Dr. Ir. Mukh Arifin, M.Sc. menjelaskan pentingnya Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) bagi Universitas. “Di era akuntabilitas ini, setiap lembaga akan diukur dan dipertanyakan kinerjanya. Hal-hal yang rutin yang dirasa sudah baik, kalau tidak dilakukan monitoring dan audit, maka kualitasnya akan menurun. Oleh karena itu penting adanya sistem penjaminan mutu internal,” jelasnya. “Semoga kegiatan workshop dan sertifikasi AMI ini semakin mempererat kerjasama antara UNTIDAR dan Akmil, serta memberikan manfaat yang besar bagi kedua belah pihak,” imbuhnya.

Lebih lanjut Prof. Arifin menyampaikan bahwa SPMI (Sistem Penjaminan Mutu Internal) dioperasikan untuk menjaga apa yang dikerjakan sesuai dengan standar nasional pendidikan tinggi. Di UNTIDAR, SPMI dikerjakan oleh unit khusus, yaitu LPPM-PMP, gugus penjaminan mutu, dan diselenggarakan sesuai dengan penetapan, penerapan, evaluasi dan pengendalian.

Pada kesempatan yang sama,  Gubernur Akademi Militer, Mayjen TNI Legowo W.R. Jatmiko, S.I.P, M.M. menyampaikan, bahwa di Akmil, sistem penjaminan mutu disebut sebagai sistem pengawasan internal, yang dilaksanakan oleh LPM (Lembaga Penjaminan Mutu). “Semoga apa yang didiskusikan pada saat workshop memberikan banyak insight untuk semakin menyempurnakan sistem yang sudah ada,” ujarnya.

Di Acara Pembukaan Workshop dan Sertifikasi AMI, narasumber dari IPB University, yaitu Dr. Wonny Ahmad Ridwan, M.M., memaparkan tentang Kebijakan Nasional Sistem Mutu Perguruan Tinggi. Ia menjelaskan bahwa sistem penjaminan mutu dapat disesuaikan dengan ciri khas masing-masing perguruan tinggi. Meski demikian, setiap perguruan tinggi seharusnya mengusahakan agar akreditasi institusi maupun akreditasi program studi, mendapatkan nilai di atas rata-rata. “Jangan hanya berupaya agar sesuai dengan standar nasional pendidikan tinggi. Ciri khas masing-masing perguruan tinggi bisa menjadi nilai tambah, agar peringkat akreditasi tidak hanya Baik, tetapi Baik Sekali atau Unggul,” jelas Dr. Wonny.

Selama 3 hari mengikuti Workshop dan Sertifikasi AMI, para peserta diwajibkan mengikuti pretest, mengikuti seluruh rangkaian acara dari tanggal 18-20 Agustus 2022, dan lulus post test, agar bisa tersertifikasi sebagai Auditor Mutu Internal di instansi masing-masing.