UNTIDAR berpartisipasi dalam Edu Fair SMA Tarakanita Magelang

Universitas Tidar kembali mengikuti pameran edukasi sebagai ajang sosialisasi dan promosi fakultas dan program studi kepada siswa kelas XII yang akan melanjutkan pendidikannya ke jenjang perguruan tinggi.

Bersama 20 perguruan tinggi lainnya, UNTIDAR mengikuti Edu Fair SMA Tarakanita Magelang di Gedung Panti Mandala, Selasa (24/10).

“Harapannya kegiatan ini dapat membuka wawasan terkait perguruan tinggi khususnya bagi siswa SMA Tarakanita dan beberapa sekolah lain yang mengunjungi kegiatan ini,” tutur G. Yulityas Pratyaksa, Guru SMA Tarakanitas sekaligus Panitia Edu Fair.

Dalam kesempatan ini Tim Humas UNTIDAR memperkenalkan Fakultas dan Program Studi di UNTIDAR kepada pengunjung Edu Fair yang didominasi siswa kelas XII.

Foto : Sindi Magang ULT

Selain siswa dari SMA Tarakanita, kegiatan ini juga turut dikunjungi sekolah lain seperti SMAK Pendowo, SMA El Shadai, SMA Kristen Indonesia, SMK Pius X, SMK Wiyasa dan SMA SBTH.

Perguruan tinggi yang mengikuti Edu fair ini yaitu Unika Soegiyapranata, UKSW, Universitas Sanata Dharma, Mercu Buana. STIE YKPN, Stipram, Untar, Atmajaya, UMN, Stikes Panti Rapih, ISI Surakarta, UNDIP, Xianmen University, APU Malaysia, Ciputra, AS. Student, Binus University, UKDW, STMIK Bina Patria dan UNTIDAR.

Tidak hanya membagikan brosur, Tim Humas UNTIDAR juga melayani konsultasi bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikannya di UNTIDAR. Beberapa pengunjung yang beruntung juga mendapat souvenir menarik seperti mug dan kaos.

Penulis dan Editor : Humas UNTIDAR

Kunjungi Rumah Produksi Pothil dan Gerabah, Mahasiswa PMM3 UNTIDAR Belajar Wirausaha

Mahasiswa Pertukaran Mahasiswa Merdeka 3 (PMM3) Universitas Tidar melakukan kunjungan ke tempat usaha Pothil, Tumbar Unyil di Mertoyudan, Kabupaten Magelang pada Sabtu, 21/10/2023.

Dalam kunjungan tersebut, Mahasiswa PMM3 diajak untuk melihat proses produksi Pothil mulai dari persiapan alat, bahan, sampai dengan proses pembuatannya. Tentu, mereka juga berkesempatan mencicipi Pothil langsung dari pabriknya.

Foto : Haikal UNTIDAR TV

“Kami mengajak Mahasiswa PMM3 ke tempat produksi Pothil yang merupakan makanan khas Magelang dengan tujuan agar mahasiswa mengetahui makanan khas Magelang dan bisa menjadi stimulan ide baru tentang kewirausahaan yang dapat diterapkan mahasiswa di daerah asal mereka,” ujar Ayunda Putri Nilasari, S.Pd., M.Si selaku dosen Modul Nusantara saat ditemui Selasa (24/10).

Usaha rumahan Pothil Tumbar Unyil dirintis sejak tahun 2020 oleh Sulistyo dan istrinya, Ulfa. Usaha ini dimulai karena mereka resign dari pekerjaan sebelumnya akibat Covid-19 melanda. Untuk melanjutkan hidup, Sulistyo bersama keluarga dan beberapa tetangganya memulai usaha produksi Pothil ini. Beliau menjelaskan proses pembuatan Pothil yang diawali dengan mengupas singkong sebagai bahan utama, memarut, memeras, lalu memfermentasikan singkong sekitar 3-4 hari. Setelah itu, tahap terakhirnya adalah penggorengan. Semua proses pembuatan sudah menggunakan mesin. Dalam sehari, usaha rumahan ini memproduksi 200 kg Pothil yang siap dipasarkan.

Mahasiswa PMM3 UNTIDAR mencoba pothil. Foto : Haikal UNTIDAR TV

“Usaha kami sudah berjalan sekitar 3 tahun. Kendalanya ada di pemasaran kerena peminat Pothil sudah berkurang. Saat musim hujan, singkong juga lebih sulit diproduksi karena kandungan airnya lebih banyak. Jadi, lama proses fermentasinya,” jelas Sulistyo.

Selain mengunjungi usaha rumahan Pothil, mahasiswa juga mengunjungi usaha gerabah di Dusun Klipoh, Desa Karanganyar, Kabupaten Magelang. Sebagian besar masyarakat Dusun Klipoh menjadi pengrajin gerabah salah satunya usaha gerabah Arum Art milik Bapak Supoyo yang dikelola oleh anaknya Dwi Arum Sari. Tidak sekedar mengunjungi, mahasiswa juga mendapat kesempatan untuk membuat langsung gerabah dari tanah liat yang dibantu oleh beberapa pekerja di Arum Art. Setelah itu, mahasiswa juga bisa melukis gerabah yang telah disediakan.

Foto : Haikal UNTIDAR TV

Secara terpisah, PIC Program PMM3 Untidar, Ikhwan Taufik juga menambahkan, “Belajar tentang proses pembuatan Pothil dan gerabah adalah sebagian kecil dari sesuatu khasanah yang ada dan bisa dipetik di Magelang. Mahasiswa Inbound PMM3 juga harus lebih aktif dan bersemangat dalam mempelajari keanekaragaman budaya yang ada di Magelang, sebelum pulang kembali ke daerah asal masing-masing,” pungkasnya.

Penulis : Sari Octavia Sagala (Mahasiswa Inbound PMM3 dari Universitas Negeri Medan)

Editor : Humas UNTIDAR

15 Tim Futsal dari SMA/SMK Se-Kota dan Kabupaten Magelang Berkompetisi dalam “Fantasy Cup”

Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Tidar Angkatan 2020 menyelenggarakan Turnamen Futsal antar SMA/SMK Se-Kota dan Kabupaten Magelang “Fantasy Cup” di GOR Samapta, Kota Magelang, Minggu (15/10).

Turnamen futsal “Fantasy Cup” menjadi pembuka dalam rangkaian acara Fantasy (Freedom to Imagine With Communication to Express Yourself). Turnamen ini digelar untuk mewadahi minat dan bakat olahraga futsal bagi siswa SMA/SMK se-Kota dan Kabupaten Magelang. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara mahasiswa Ilmu Komunikasi dengan siswa SMA/SMK. Di samping itu, rangkaian acara Fantasy merupakan implementasi project based learning dari Mata Kuliah Manajemen Event.

Ketua Panitia Fantasy, Bogi Aji, menjelaskan tema kegiatan ini adalah “Practice with Integrity, Playing with Solidarity”, Fantasy Cup diikuti peserta sebanyak 15 tim dari SMA/SMK se-Kota dan Kabupaten Magelang.

Final Turnamen Futsal “Fantasy Cup” yang Diikuti oleh Tim Futsal SMAN 1 Grabag dan MAN Kota Magelang Bersama Wasit di GOR Samapta, Kota Magelang (15/10). Dok. Fantasy Cup

“Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi dan bisa meningkatkan potensi serta kreatifitas bagi teman-teman dari SMA/SMK yang ikut memeriahkan event ini. Bonusnya kami bisa memperkenalkan prodi Ilmu Komunikasi, UNTIDAR secara tidak langsung,” ujarnya.

Turnamen diawali dengan babak penyisihan untuk 15 tim. Dilanjutkan babak perempat final atau 8 besar. Kemudian babak semi final dan terakhir adalah babak final.

Tim Futsal SMAN 1 Grabag pun berhasil meraih gelar juara setelh mengalahkan Tim Futsal MAN Kota Magelang dalam partai final dengan skor 1-0. Adapun juara ketiga diduduki oleh Tim PMS United yang berhasil menundukkan Tim Futsal SMAN 4 Magelang dalam adu penalti setelah skor imbang 2-2.

Juara Fantasy Cup, Tim Futsal SMAN 1 Grabag yang diwakili oleh Fandi, menyatakan bahwa dirinya sangat menikmati kemeriahan acara ini. Ia juga mengapresiasi sportivitas dari seluruh peserta, baik pemain maupun suporter sehingga acara berlangsung kondusif.

“Acaranya seru banget, bisa menjalin silaturahmi antar sesama, di mana saya jarang ketemu sama teman daerah Magelang dan dengan adanya Fantasy Cup ini jadi bisa ketemu. Alhamdulillah dari seluruh suporter dapat menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah GOR Samapta maupun di luar,” terang Fandi salah satu peserta Fantasy Cup.

Selaras dengan Fandi, Pemenang Best Supporter, SMAN 4 Kota Magelang yang diwakili oleh Guntur selaku Capo, berpendapat bahwa event ini sebagai ajang silahturahmi.

“Seru, jadi bisa unjuk bakat dan kreatifitas dari sekolah kita masing-masing dan juga menambah saudara dengan mengenal capo-capo dari sekolah lain,” ujarnya.

Guntur pun berharap untuk seluruh suporter lain agar tetap kndusif dan menjaga solidaritas antar suporter. “Tingkatkan kekompakan, keamanan, kreatifitas, dan koordinasinya agar teman-teman suporter tetap kondusif,” tambahnya.

Penyerahan Hadiah kepada Best Suporter dari Ketua Angkatan Mahasiswa Ilmu Komunikasi 2020, Farchan kepada Guntur, Capo “Devil Gama” Suporter SMAN 4 Kota Magelang. Dok. Fantasy Cup

Penggiat event olahraga yang turut hadir dalam acara ini, Wahyu Wiji Nugroho menuturkan kekaguman atas terlaksananya acara ini meski dalam rentang waktu yang cukup singkat. Ia menyebutkan bahwa plotingan alur untuk suporter atau penonton bagus dan terorganisir.

“Sangat saya apresiasi kerja keras dan kerja cepatnya,” ujarnya.

Dosen Mata Kuliah Manajemen Event, Eny Ratnasari mengapresiasi antusiasme dan partisipasi yang luar biasa dari siswa SMA/SMK se-Kota dan Kabupaten Magelang dalam gelaran Fantasy Cup. “Semoga antusiasme ini akan terus berlanjut, bahkan meningkat, hingga seluruh rangkaian event Fantasy ini selesai,” lanjutnya.

Rangkaian acara Fantasy masih akan berlangsung hingga awal Desember 2023. Rangkaian acara selanjutnya adalah Fantasy Run dan Fantasy Art. Fantasy Run merupakan ajang lomba lari yang terbuka untuk umum dan bisa diikuti oleh seluruh warga Magelang. Ditambah juga dengan adanya penampilan dari guest star terpilih dan doorprize banyak hadiah menarik. Sedangkan Fantasy Art adalah pameran karya seni yang akan digelar selama delapan hari lamanya di Gedung Loka Budaya. Selain memamerkan karya seni, Fantasy Art juga akan mengadakan acara All You Can Paint yang baru pertama kali diselenggarakan di Magelang.

Penulis :

Vionita
Nova

Editor : Humas UNTIDAR

Modul Nusantara Kenalkan Mahasiswa PMM Tentang Budaya di Sekitar UNTIDAR

Setelah berkunjung ke Candi Borobudur dan sekitarnya, 31 peserta Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) di Universitas Tidar melanjutkan kunjungan budaya ke Candi Prambanan, Pasar Beringharjo dan Maliboro, Daerah Istimewa Yogyakarta pada 23 September 2023.

“Salah satu mata kuliah yang harus ditempuh mahasiswa PMM adalah Modul Nusantara (MN). Mahasiswa diajak berkunjung ke berbagai situs budaya di sekitar perguruan tinggi untuk memahami kebhinekaan, inspirasi, refleksi, dan kontribusi sosial,” jelas Ayunda Putri Nilasari, S.Pd., M.Si, Dosen MN PMM UNTIDAR saat ditemui, Senin (25/9).

Tidak hanya mengunjungi situs budaya, mahasiswa juga mencoba kuliner khas, berinteraksi dengan masyarakat sekitar dan juga berdiskusi mengenai pengalaman budaya yang mereka dapatkan.

“Outputnya mahasiswa mengetahui terkait tentang budaya selain itu juga kebhinekaan baik agama, sejarah serta kuliner yang ada di Magelang dan sekitarnya,” tambahnya.

Sinta Ria, mahasiswa asal Universitas Jambi menikmati agenda Modul Nusantara dari UNTIDAR tiap minggunya.

“Pengalaman berkunjung ke Candi Prambanan sangat seru. Berbeda dengan Candi Borobudur kemarin, kunjungan kali ini kita bisa menjelajah sampai ke dalam candi dan melihat detail ukiran dan patung yang ada,” ujarnya.

Senada dengan Sinta, Serli Adra asal Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Sulawesi Tenggara mendapatkan jawaban atas mitos Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso yang selama ini berkembang mengenai Candi Prambanan.

Foto : Haikal UNTIDAR TV

Tour guide menjelaskan yaitu candi ini dibuat pada zaman Mataram kuno. Dibangun berpuluh-puluh tahun dan melibatkan banyak pekerja. Hasilnya terciptalah kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia ini,” tambahnya.

Perjalanan PMM UNTIDAR berlanjut ke area Pasar Beringharjo dan Malioboro. Disinilah peserta melihat dan berinteraksi langsung dengan para pedagang dan masyarakat sekitar. Mencicipi aneka kuliner dan berbelanja merchandise khas Yogyakarta.

Kunjungan selanjutnya diagendakan kembali ke wilayah Borobudur, yaitu di Kampung Dolanan, melihat pembuatan batik dan gerabah. Selain berkunjung peserta PMM UNTIDAR juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi mengenai pengalaman yang telah mereka dapatkan.

Foto : Tim PMM UNTIDAR

Pada akhir kegiatan peserta PMM diharuskan membuat modul yang berisi hasil pengamatan dan evaluasi kegiatan yang selama ini dilakukan pada mata kuliah modul nusantara.

 

Penulis :

  1. Uut Sihombing, Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal
  2. Sari Octavia Sagala, Universitas Negeri Medan

Editor :

Haikal dan Humas UNTIDAR

Kunjungan ke Malaysia, UNTIDAR Gagas Kolaborasi Strategis

Lima dosen Universitas Tidar melakukan kunjungan strategis ke Universiti Malaya, Universiti Kebangsaan Malaysia,  dan Kedutaan Besar Republik Indonesia Kuala Lumpur Malaysia. Kunjungan tersebut dalam rangka peningkatan kualitas pengajaran melalui patok duga pengelolaan pengajaran ke universitas bereputasi di luar negeri, Senin-Kamis (5-7/9).

Kelima dosen tersebut di antaranya Plt. Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan dan Umum Dr. Astuty, M.Pd., Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Dr. Sri Mulyani, M.Si., Dekan Fakultas Ekonomi Prof. Dr. Hadi Sasana, S.E., M.Si., dan Dosen Teknologi Rekayasa Perancangan Manufaktur Ir. Nurhadi, S.T., M.T., IPM., dan Dosen Peternakan Dody Houston Billhaq, S.Pt., M.Sc.

Foto : Dody Houston Billhaq

Dua universitas yang dikunjungi merupakan universitas kelas dunia. Menurut QS World University Ranking 2024, Universiti Malaya menempati peringkat ke-65 dunia, sementara Universiti Kebangsaan Malaysia menempati peringkat ke-159 dunia. Perwakilan UNTIDAR berkesempatan meninjau langsung kegiatan proses pengajaran, manajemen kelas, fasilitas penunjang pembelajaran, dan laboratorium di kedua universitas tersebut.

“Besar harapan kami bahwa Universitas Tidar dapat terus berkembang dengan standar universitas dunia,” kata Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tidar Dr. Sri Mulyani, M.Si.

Baca juga : Kunjungi Borobudur, Mahasiswa PMM3 Untidar Perdalam Pengetahuan Budaya Nusantara

Dalam kegiatan diskusi bersama Universiti Malaya dan Universiti Kebangsaan Malaya, terdapat pembahasan dukungan implementasi lanjutan program pre-doctoral untuk dosen Universitas Tidar. Program ini bertujuan mendorong percepatan peningkatan kualitas dosen dengan studi lanjut jenjang S3 di universitas bereputasi dunia.

International Office Relation Official Universiti Malaya, Salifah Hasanah Ahmad Bedawi menyatakan bagaimana kewirausahaan juga bisa menjadi bidang kolaborasi antaruniversitas. “Universiti Malaya and Universitas Tidar shared the importance of entrepreneurship amongst the students and graduates so it is definitely one of the areas of collaboration that we can pursue,” katanya.

Foto : Dody Houston Billhaq

Diskusi juga membahas perihal Program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM) dengan Universiti Malaya melalui Long Term Mobility Program. Selain itu, diskusi ini juga membuka kesempatan bagi UNTIDAR untuk bergabung dalam forum ekonomi internasional, yakni Malaysia-Indonesia International Conference on Economics, Management and Accounting (MIICEMA).

Dalam kunjungan ke Universiti Kebangsaan Malaysia, Nur Haiqal Rawlins Una Abdullah selaku Chief Assistant Registrar menyampaikan, “I believe the meeting was fruitful to all the delegates and some form of partnerships/collaboration will materialize soon,” pungkasnya.

Sementara itu, kunjungan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur juga mendorong inisiatif kerja sama kegiatan kemahasiswaan bersama UNTIDAR. Kegiatan tersebut di antaranya program magang di KBRI Kuala Lumpur dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) internasional di Sekolah Indonesia Malaysia dan Sanggar Belajar Malaysia.

Penulis : Hardina

Editor : Isaka

UNTIDAR Delegasi Summer School di Rusia

Implementasi Kerja Sama Universitas Tidar (UNTIDAR) dengan Tula State University (TSU) yaitu dengan berlangsungnya kegiatan  Summer School of Russian and Russian Culture. Tiga dosen berangkat ke Moscow, Rusia mengikuti kegiatan tersebut pada Senin-Sabtu (11-16/09) diantaranya Dwi Novianto, S.Pd., M.Eng. (Fakultas Teknik); Kenyo Kharisma Kurniasari, S.S., M.I.T.M. (Fakultas Ekonomi) dan  Muh. Azril, S.S.T.Pi., M.Sc. (Fakultas Pertanian). Mereka bertujuan kegiatan ini dapat menjadi bentuk keterbukaan Rusia danuntuk memperkuat kerjasama dengan Indonesia khususnya antar perguruan tinggi.

Foto : Dok. Tula State University

Pada Juli 2022 Tula State University diwakili oleh Vyacheslav A. Arlyapov (Slava) dan Tatiana V. Kozlova (Tanya) telah hadir ke Universitas Tidar untuk melaksanakan tur kampus dan tur laboratorium. Giliran UNTIDAR diundang berkegiatan, dimulai dengan mengikuti kelas Russian language, History and Culture class disana.

Disampaikan oleh Prof. Labadze Olesya Evgenievna selaku Vice-Rector for International and Project Activities bahwa, “Indonesia adalah mitra strategis bagi Rusia dalam Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara, terutama dalam mengembangkan hubungan perdagangan dan budaya. Dan dari sudut pandang ini, delegasi dosen dari Universitas Tidar ke Tula State University diharapkan untuk menjadi implementasi kedua negara dalam mengembangkan kerjasama ilmiah dan pendidikan serta mobilitas akademik antar universitas”, katanya.

Foto : Dok. Tula State University

Delegasi UNTIDAR juga sempat berdiskusi mengenai Kerjasama riset dosen dan kegiatan mahasiswa kedepannya, dilanjutkan mengunjungi fasilitas riset di TSU, mempresentasikan profil Universitas Tidar juga kultur dan budaya Indonesia serta ekskursi ke pusat kota dan museum kota Moscow, Rusia.

Perjalanan tidak hanya berhenti di TSU, kunjungan dilakukan ke Patrice Lumumba Peoples’ Friendship University of Russia (RUDN University). Perwakilan UNTIDAR menjajaki RUDN dalam rangka inisiasi kerja sama. Kedatangan UNTIDAR disambut baik oleh pihak RUDN. Dalam kesempatan itu Prof. Inna Andronova (Dean of the Faculty of Economics of the RUDN University, & Head of Department of International Economic Relations) mengatakan bahwa, “Pihak RUDN senang menerima kunjungan balasan dari Universitas Tidar di Moscow. Kami harap dua universitas dapat berkolaborasi lebih banyak di masa mendatang, terutama dalam bidang penelitian dosen dan kegiatan antar mahasiswa’, tuturnya.

Pihak RUDN laiinya yang hadir dalam pertemuan itu diantaranya Balashova Svetlana (Head of the Department of Economic and Mathematical Modeling); dan Andrey Berezin (Lecturer at Department of Economic and Mathematical Modeling).

Foto : Dok. Tula State University

Kehadiran UNTIDAR ke Rusia juga diketahui oleh Pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia yang bertempat di Moskow, dalam pertemuan singkat itu disampaikan “Semoga hubungan baik yang dijalin oleh Universitas Tidar dengan Tula State University dan RUDN University dapat membuka jalan untuk penelitian bersama dan kerjasama lain dalam berbagai macam bidang keilmuan”, tutur Berlian Helmy, Wakil Duta Besar RI.

Dalam kesempatan ini UNTIDAR memiliki harapan meningkatkan capaian indikator kinerja utama dengan kerjasama dan kolaborasi dengan berbagai universitas di dunia. Salah satunya dengan berkegiatan dengan universitas luar negeri yang masuk kedalam kategori QS100 by subject. Ini juga disampaikan oleh Kenyo Kharisma Kurniasari, S.S., M.I.T.M. yang menjadi salah satu delegasi ke rusia. “Tujuan utama dari kunjungan kami sebagai dosen untuk berkegiatan di Tula State University, Tula, dan RUDN University, Moscow, adalah untuk mempererat hubungan Universitas Tidar dengan kedua universitas di Rusia tersebut pada bidang pendidikan, ilmu pengetahuan, dan budaya. Hal ini dilaksanakan sebagai upaya dalam menjalankan komitmen Universitas kami untuk meningkatkan kualitas pendidikan bertaraf internasional”’ ucapnya.

Penulis : Hardina Suryani

Editor : Humas UNTIDAR

FKIP UNTIDAR Gelar Orientasi Mahasiswa PPG Dalam Jabatan Tahun 2023

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tidar melaksanakan orientasi mahasiswa kepada 60 mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Kategori 1 Tahun 2023 secara online, Senin (18/9).

“Terima kasih atas kepercayaannya untuk memilih UNTIDAR, walau baru pertama kali dalam penyelenggaraannya kami mohon keseriusan kepada kedua belah pihak baik dari mahasiswa maupun pengajar agar kegiatan ini membuahkan hasil yang baik,”kata Rektor dalam sambutannya.

Foto : Tim PPG FKIP

Rektor menekankan kesempatan ini harus dimanfaatkan mahasiswa PPG yang juga berprofesi sebagai Guru sebagai ajang belajar, karena belajar itu seumur hidup.

“Tujuannya tidak sekedar sertifikat pendidik namun juga kemampuan guru professional yang bisa mendidik anak-anak bangsa dengan kualitas yang baik,” ujarnya.

Dekan FKIP, Dr. Ahmad Muhlisin, M.Pd. mengingatkan pentingnya penyesuaian dengan metode pembelajaran dan komunikasi khususnya dengan Tim PPG FKIP UNTIDAR.

“Pelaksanaan PPG Daljab di UNTIDAR akan dilaksanakan secara daring. Ada 2 hal penting yang perlu dicermati yaitu Learning Management System (LMS) dan perkuliahan melalui aplikasi zoom meeting,” jelasnya.

Foto : Tim PPG FKIP

Whatsapp grup yang telah disediakan diharapkan dapat menjadi media komunikasi jika dalam pelaksanaanya nanti terdapat kendala. Semua kebutuhan perkuliahan terkait jadwal, materi tugas, nilai dll akan diunggah di LMS.

Mahasiswa PPG Daljab Kategori 1 Tahun 2023 di FKIP UNTIDAR terdiri dari 30 mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan 30 mahasiswa program studi Pendidikan IPA.

Masa orientasi dan perkuliahan dimulai 18 September – 28 November 2023. Sedangkan untuk Uji Kompetensi Mahasiswa PPG (UKMPPG) dijadwalkan 30 November – 10 Desember 2023.

Baca Juga : Rangkul 200 Mitra Dudi

Dalam situs resmi PPG Kemdikbud dijelaskan bahwa Program PPG Daljab merupakan program pendidikan untuk mempersiapkan lulusan S-1 Kependidikan dan S-1/D-IV Non Kependidikan yang memiliki bakat dan minat menjadi guru agar menguasai kompetensi guru secara utuh sesuai dengan Standar Pendidikan Guru.

Program sertifikasi guru saat ini terbagi menjadi 2 yaitu PPG Daljab dan PPG Prajabatan. PPG Daljab diperuntukkan bagi guru-guru dalam jabatan yang diangkat sampai dengan tahun 2015 dengan syarat-syarat yang berlaku. Pembiayaan PPG Daljab dibiayai oleh Pemerintah.

Penulis dan Editor : Humas UNTIDAR

Fakultas Pertanian UNTIDAR Ikuti Wonosobo Agro Festival 2023

Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Tidar turut berpartisipasi aktif dalam acara pameran “Wonosobo Agro Festival 2023”, yang diadakan di Komplek Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan (Dispaperkan), Kabupaten Wonosobo (22-25 Juni 2023).

Wonosobo Agro Festival 2023 mengusung tema “Alam Subur Petani Makmur” merupakan ajang pesta bagi petani Wonosobo dalam memamerkan hasil pertaniannya kepada masyarakat luas. Acara ini dibuka langsung oleh bupati Wonosobo, H. Afif Nurhidayat, S.Ag.

Selain memamerkan hasil pertanian, para petani juga dapat menyaksikan hasil pertanian yang dipamerkan oleh petani lain. Faperta sebagai salah satu peserta festival, memamerkan produk-produk hasil kewirausahaan mahasiswa, seperti keripik ikan, susu, plakat, tanaman anggrek, dan pupuk cair tanaman.

Tanaman Anggrek menjadi idola bagi setiap pengunjung festival. Selama pameran, puluhan anggrek yang dibudidayakan oleh Fakultas Pertanian UNTIDAR dibeli oleh pengunjung pameran. Selain anggrek, pupuk cair tanaman juga banyak peminatnya, karena bisa dimanfaatkan untuk tanaman buah maupun bunga.

“Melalui event ini diharapkan nama UNTIDAR bisa semakin dikenal oleh masyarakat luas. Diharapkan anak muda yang mengunjungi pameran tergerak dan tertarik dengan dunia pertanian, dan berminat untuk melanjutkan studi di Fakultas Pertanian UNTIDAR,” ujar Wike Oktasari, S.P., M.Sc., Dosen Kewirausahaan Faperta UNTIDAR.

Penulis : Rachmi Nurhardini, Editor : Ahmadi (Humas Faperta) dan Humas UNTIDAR

Yuk Jadi Generasi Baru Guru Indonesia Dengan PPG Prajabatan

PPG Prajabatan adalah program pendidikan profesi untuk mencetak generasi baru guru-guru Indonesia yang memiliki panggilan hati menjadi guru, profesional, berkomitmen menjadi teladan, cinta terhadap profesi, dan menjadi pembelajar sepanjang hayat.

PPG Prajabatan adalah program pendidikan yang diselenggarakan setelah program sarjana atau sarjana terapan bagi lulusan Sarjana maupun Diploma IV, baik dari kependidikan maupun non kependidikan bagi calon guru untuk mendapatkan Sertifikat Pendidik pada pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.
Perjalanan menjadi Generasi Baru Guru Indonesia dimulai dengan tahap seleksi dan mengikuti rangkaian Program Pendidikan Profesi Guru selama dua semester yang terdiri dari perkuliahan, praktik kerja lapangan, proyek kepemimpinan, dan pendampingan. (dikutip dari ppg.kemdikbud.go.id/prajabatan)

Bagaimana tata cara mendaftar dan seleksi PPG Prajabatan?
Untuk informasi pendaftaran bisa melalui ppg.kemdikbud.go.id/prajabatan
Setelah itu mengisi pendaftaran di ppg-prajab.simpkb.id/pendaftaran

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tidar mulai tahun 2023 ditunjuk sebagai Lembaga Pendidikan Tenaga Pendidikan (LPTK) untuk menyelenggarakan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Bidang Studi PPG di FKIP Universitas Tidar:
• Bahasa Indonesia
• Bahasa Inggris
• Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)

source : fkip.untidar.ac.id

Mahasiswa Akuakultur Pamerkan Maket Tugas Mata Kuliah Ecopark

Sepuluh maket Ecopark disusun rapi oleh Mahasiswa Akuakultur semester enam di Selasar lantai 4 Gedung Kuliah Terpadu Sidotopo, Senin (12/6). Pameran maket Ecopark terbuka untuk umum. Pengujung diminta untuk bisa memberikan penilaian pada masing-masing maket.

“Jumlah maket yang tersedia totalnya 10 buah, ini adalah karya mahasiswa Akuakultur yang mengambil mata kuliah Ecopark, penerapan pembelajaran Project Based Learning, dengan mengusung konsep Desain Ecopark Bandongan Teaching Farm bertema Zerowaste,” ujar Annisa Novita Sari, S.Pi., M.Si., Dosen Ecopark sekaligus Ketua Jurusan Teknologi Peternakan dan Perikanan Untidar.

Project Based Learning adalah sebuah pendekatan dalam pembelajaran yang memberikan kesempatan pada mahasiswa untuk memperdalam pengetahuannya sekaligus mengembangkan kemampuan melalui kegiatan problem solving dan investigasi. Model pembelajaran PBL (Project Based Learning) ini tidak hanya fokus pada hasil akhirnya, namun lebih menekankan pada proses bagaimana mahasiswa dapat memecahkan masalah dan akhirnya dapat menghasilkan sebuah produk. Pendekatan ini membuat mahasiswa mendapatkan pengalaman yang sangat berharga dengan berpartisipasi aktif dalam pengerjakan proyek. Hal ini tentu saja lebih menantang daripada hanya duduk diam mendengarkan penjelasan dosen atau membaca buku kemudian mengerjakan kuis atau tes.

Para mahasiswa pembuat maket sangat antusias dalam menjelaskan proyek yang mereka buat. Mereka menjelaskan mulai dari jalan pengunjung masuk, tempat parkir, keunggulan maket buatannya, pengolahan limbah, cara mengatasi jika air sungai kering, dan pemanfaatan lahan seminimal mungkin agar hasil maksimal.

Salah seorang mahasiswa yang terlibat dalam pembuatan maket, Khairul menyampaikan bahwa ia dan tim harus berpikir keras dalam merancang proyek yang dibuat, agar masalah yang diberikan oleh dosen bisa terpecahkan.

Penulis : Rachmi Nurhardini, Editor : Ahmadi (Humas Faperta)