Perubahan Daya Tampung Seleksi Mandiri Pada Program Sarjana dan Diploma di Universitas Tidar Tahun 2024

Berkenaan dengan berakhirnya masa registrasi ulang calon mahasiswa baru jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) Universitas Tidar Tahun 2024, bersama ini kami sampaikan perubahan Daya Tampung Seleksi Mandiri Universitas Tidar Tahun 2024 pada program Diploma dan Sarjana yang semula berjumlah  1.208  menjadi  1.523.

Informasi Resmi Perubahan Daya Tampung Seleksi Mandiri Pada Program Sarjana dan Diploma di Universitas Tidar Tahun 2024 dapat diakses KLIK DISINI

VERIFIKASI DATA PADA PANGKALAN DATA PENDIDIKAN TINGGI (PDDIKTI) BAGI ALUMNI DAN MAHASISWA UNTIDAR

Diberitahukan kepada seluruh mahasiswa dan alumni Universitas Tidar (mahasiswa aktif dan lulusan tahun 2019-2024) untuk melakukan verifikasi data pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI).

Adapun mekanisme verifikasi data pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI) sebagai berikut:

  1. verifikasi data dilakukan pada laman kemdikbud.go.id
  2. Isikan kedalam menu pencarian dengan format [nama mahasiswa] [NIM]

Contoh: Hanafi Shofiana 1810101999

  1. Pada hasil pencarian data, cari nama mahasiswa/alumni dan NIM pada tabel Mahasiswa kemudian klik lihat detail
  2. Pada menu Biodata Mahasiswa periksa apakah terdapat kesalahan, data yang di periksa sebagai berikut:
  • Nama
  • Jenis Kelamin
  • Nomor Induk Mahasiswa
  • Status Awal Mahasiswa
  • Tahun Masuk
  • Status Terakhir Mahasiswa
  1. Apabila data tidak ditemukan atau mengalami kendala lainnya, silahkan menghubungi helpdesk Universitas Tidar dengan nomor WhatsApp: 0811-2633-353

Apabila terdapat kesalahan data yang terlapor pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI), maka mohon untuk segera menyampaikan kesalahan data tersebut melalui tautan bit.ly/LaporPDDIKTIUNTIDAR.

Demikian pengumuman ini kami sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Pengumuman Resmi Verifikasi Data Pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) silahkan KLIK DISINI

Pelepasan PMM 4 Indbound Untidar : Bertukar Sementara, Bermakna Selamanya.

Universitas Tidar menggelar Pelepasan mahasiswa Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Batch 4 Inbound, Kamis (4/7) di Gedung Kuliah Umum (GKU) Dr. H.R Suparsono.

Dalam laporannya, Koordinator PMM Untidar, Eny Ratnasari, S.I.Kom., M.I.Kom., menyampaikan, pelaksanaan PMM 4 di Universitas Tidar berjalan lancar.

“Secara keseluruhan kegiatan PMM 4 di Untidar dari program akademik, non akademik, hingga penyelenggaraan Modul Nusantara berjalan lancar. Ciri khas dari program PMM yaitu merayakan kebhinekaan melalui kegiatan Modul Nusantara. Bersama dosen Modul Nusantara dan para LO, serta dukungan kampus, PMM 4 di Untidar berhasil menyelenggarakan 17 kali Modul Nusantara, jumlah ini melebihi dari kewajiban yang diminta kementerian,” tuturnya.

Kegiatan Modul Nusantara Untidar tidak hanya mengunjungi situs budaya di Magelang saja, namun juga mengunjungi situs budaya di Yogyakarta dan Klaten. Selain itu, diketahui, PMM 4 inbound Untidar juga melaksanakan kontribusi sosial sebanyak dua kali yaitu mengunjungi panti asuhan dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan dan mengunjungi Tempat Pembelajaran Al-Qur’an (TPQ) di daerah Silancur.

“Banyak sekali hal spesial di PMM Untidar kali ini, salah satunya untuk pertama kalinya Untidar terpilih untuk dilakukan monitoring dan evaluasi (monev) oleh tim Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditbelmawa) dan tim Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Pusat. Secara keseluruhan, berdasarkan hasil monev alhamdulillah Untidar mendapatkan hasil yang baik,” tambah Eny Ratnasari.

Tahun ini, Untidar menerima 30 mahasiswa PMM yang berasal dari 20 perguruan tinggi di Indonesia. Dari 30 mahasiswa, 7 diantaranya merupakan mahasiswa program vokasi dan 23 diantaranya adalah mahasiswa program sarjana.

Pulau Sumatera mengirim mahasiswa PMM 4 terbanyak dengan jumlah 16 mahasiswa, diikuti Kalimantan sejumlah 6 mahasiswa, dan Pulau Papua 5 mahasiswa. Sementara Program Studi yang paling banyak dituju antara lain S1 Administrasi Negara, S1 Pendidikan Bahasa Inggris, dan D3 akuntansi.

Rektor Universitas Tidar, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si bertekad tahun depan Untidar akan menerima mahasiswa inbound lebih banyak lagi.

“Meskipun dari tahun ke tahun jumlah peserta yang datang ke Untidar masih sekitar 30-an, belum ada penambahan. Namun, kami yakin kebersamaan selama ini menjadi sesuatu yang sangat bermakna bagi kita. Terutama bagi kami selaku penyelenggara, menjadi pembelajaran dan evaluasi bagaimana kami bisa melayani dengan baik setiap insan yang datang ke Untidar. Kami berharap di tahun depan jumlahnya bertambah. Untuk itu, tentu saja, kami melalui bidang Humas bisa melakukan  perluasan jangkauan sospro dan saya harap mahasiswa inbound menjadi agen yang membantu memperkenalkan Untidar di daerahnya masing-masing,” jelasnya.

Rektor turut menyampaikan rasa terima kasih kepada mahasiswa PMM 4 inbound yang telah memilih Untidar sebagai kampus tujuan. Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada perguruan tinggi atas kepercayaannya telah mengirimkan mahasiswa ke Untidar.

Simbolisasi  pelepasan Mahasiswa PMM 4 Inbound, Rektor melepaskan kartu peserta sekaligus memberikan kenang-kenangan kepada 5 mahasiswa perwakilan dari 5 pulau yang berbeda. Perwakilan ini yaitu Bintang Anugrah Setya Agung dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Hanuuna Falihulayya Suabey dari Universitas Cenderawasih, Amalia Kartika dari Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, Rusmin dari Universitas Sembilanbelas November Kolaka dan Gracia Claudia Martina Mali dan Universitas Katolik Widya Mandira Kupang.

Pada kesempatan ini, masing-masing peserta PMM menampilkan tarian dan nyanyian dari asalnya yaitu Tari Aceh, Tari Batak, Tari Padang, Tari Melayu, Tari Papua dan Flashmob bersama.

Kepala Suku PMM 4 Inbound Untidar, Lady Maria menyampaikan rasa syukur bisa menyelesaikan program dengan lancar.

“Selama 6 bulan tentunya kami mendapatkan kesan yang baik. Pengalaman yang kami dapatkan adalah tentang keberagram kami dari berbagai provinsi bertemu di pulau jawa itu bisa disatukan dengan kesopanan dan keamanan yang diberikan oleh Untidar,” tuturnya.

Penulis : Kerin

Editor : Humas Untidar

Pelaksanaan Hari Pertama SMUT Untidar 2024, 428 Peserta Jalani Tes Tanpa Kendala.

Seleksi Mandiri Ujian Tulis (SMUT) hari pertama berjalan lancar, 428 peserta mengikuti ujian sesuai jadwal dan sesi yang telah ditetapkan. Berbeda dengan tahun sebelumnya, SMUT Tahun 2024 ini sepenuhnya menggunakan perangkat computer atau computer based.

“Skema SMUT tahun ini sedikit berbeda dengan tahun lalu, pelaksanaan SMUT tahun ini berbasis komputer, sementara tahun lalu berbasis android dan IOS. Pengerjaan soal SMUT per sesi tahun ini lebih singkat yaitu menjadi 90 menit,” jelas Prof. Dr. Suyitno, S.T., M.Sc., Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerjasamadalan Konferensi Pers SMUT Untidar Tahun 2024, Kamis (27/06) di Ruang Multimedia Untidar.

SMUT dibuka untuk 28 program studi sarjana dan diploma termasuk 2 prodi baru di tahun 2024 yaitu D3 Farmasi dan D4 Akuntansi Perpajakan. Kelompok soal yang diujikan meliputi Tes Potensi Skolastik (TPS), Literasi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Penalaran Matematika.

“Total peserta SMUT adalah 1.662 peserta dimana pelaksanaan ujiannya terbagi dalam 12 sesi, 3 sesi per hari mulai Kamis, 27 Juni 2024 hingga Minggu, 30 Juni 2024. Hari pertama pelaksanaan, 428 peserta hadir dan 19 peserta tidak hadir,” tambahnya.

Diketahui SI Manajemen menjadi program studi yang paling diminati peserta SMUT. diikuti S1 Ilmu Komunikasi dan S1 Administrasi Negara. Berdasarkan prodi yang dipilih dan kuota yang tersedia, rasio keketatan Seleksi Mandiri Untidar tahun ini menjadi 1:5, artinya setiap kuota yang tersedia akan diperebutkan oleh 5 calon mahasiswa.

Jika dilihat dari jumlah peserta SMUT, jumlah peserta 1.662 lebih sedikit dari tahun sebelumnya. Namun jumlah ini dipengaruhi adanya jalur Seleksi Mandiri Nilai UTBK dan Seleksi Mandiri One Day Service.

“Tercatat peserta SM Nilai UTBK atau jalur seleksi yang menggunakan nilai UTBK adalah 964 peserta. Jumlah ini dinilai cukup tinggi untuk jalur seleksi ‘baru’ di Untidar saat ini,” jelas Muh. Azril, M.Sc., Koordinator Pelaksana SMUT Untidar 2024.

Selain SM Nilai UTBK, Untidar juga merilis jalur SM One Day Service dimana salah satu tujuan dari jalur seleksi ini adalah memaksimalkan daya tampung yang ada agar tidak ‘mubazir’.

“Pada SMUT One Day Service calon mahasiswa datang untuk pendaftaran dan ujian di hari yang sama, jadi semuanya dilakukan dalam satu hari. Harapannya ini akan lebih efektif,” tambahnya.

Namun, tidak semua prodi akan dibuka pada jalur SM One Day Service ini karena hanya diperuntukan bagi prodi yang daya tampungnya belum terpenuhi.

Penulis : Kerin

Editor : Humas Untidar

 

PERPANJANGAN PENDAFTARAN DAN PERUBAHAN JADWAL PELAKSANAAN WISUDA KE-67 UNIVERSITAS TIDAR TAHUN 2024

Berdasarkan surat nomor B/451/UN57.B2/DT.00.00/2024 tanggal 26 Juni 2024 bersama ini kami sampaikan bahwa terdapat perubahan jadwal pada Wisuda Periode ke 67 Semester genap Tahun Akademik 2023/2024, perubahan jadwal sebagaimana dimaksud adalah sebagai berikut :

 

No

Kegiatan Semula

Menjadi

1

Penutupan Pendaftaran Wisuda 28 Juni 2024 12 Juli 2024

2

Pengambilan Toga dan Undangan Wisuda 24 Juli 2024 31 Juli 2024

3

Gladi Bersih Wisuda 26 Juli 2024 2 Agustus 2024

4

Prosesi Wisuda 27 Juli 2024 3 Agustus 2024

 

Demikian surat ini kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.

 

Hormat kami,

Kepala   Biro   Akademik, Kemahasiswaan dan Kerjasama

Drs. Giri Atmoko, M.Si

PERPANJANGAN KEDUA JADWAL PENGISIAN BIODATA DAN BORANG SOSIAL-EKONOMI PADA REGISTRASI CALON MAHASISWA BARU JALUR SNBT TAHUN AKADEMIK 2024/2025 UNIVERSITAS TIDAR

Disampaikan kepada Calon Mahasiswa Baru Jalur SNBT Tahun Akademik 2024/2025 Universitas Tidar, dengan ini kami sampaikan bahwa Universitas Tidar memberikan kesempatan kepada Calon Mahasiswa Baru Jalur SNBT Tahun Akademik 2024/2025 untuk menyelesaikan pengisian biodata dan/atau borang sosial ekonomi sampai dengan hari Rabu, 26 Juni 2024. Adapun rincian perubahan jadwal registrasi sebagai berikut:

No

Uraian Kegiatan Semula

Menjadi

1

Mengisi biodata dan mengunggah borang sosial ekonomi 15–22 Juni 2024 15–26 Juni 2024*

2

Pengumuman UKT bagi yang sudah mengisi biodata dan mengunggah borang sosial ekonomi sampai dengan tanggal 22 Juni 2024 24 Juni 2024

 

24 Juni 2024

(tetap)

3

Pengumuman UKT bagi yang belum mengisi biodata dan mengunggah borang sosial ekonomi sampai dengan tanggal 22 Juni 2024 25–26 Juni 2024*

4

Pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT), biaya setoran awal pembuatan rekening KTM-ATM, dan Program Asuransi Perlindungan Diri dari PT Jasa Raharja 25–30 Juni 2024 25–30 Juni 2024

(tetap)

 

*  Terdapat Perubahan Waktu Pelaksanaan

Demikian kami sampaikan untuk menjadi perhatian. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

 

Pengumuman Resmi Perpanjangan Kedua Jadwal Pengisian Biodata Dan Borang Sosial-Ekonomi Pada Registrasi Calon Mahasiswa Baru Jalur Snbt Tahun Akademik 2024/2025 Universitas Tidar silahkan KLIK DISINI

                                                        

Untidar Terima 2.031 Mahasiswa Baru Jalur SNBT Tahun 2024, D3 Akuntansi Jadi Prodi Terfavorit

Universitas Tidar resmi menerima 2.031 mahasiswa baru melalui Seleksi Nasional Berbasis Tulis (SNBT) yang diumumkan oleh panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) pada Kamis, 14 Juni 2024 pukul 15.00 Wib lalu.

Ditemui sehari setelahnya, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerjasama, Prof. Dr. Suyitno, S.T., M.Sc. menyatakan program studi D3 Akuntansi menjadi prodi paling diminati dengan 1.819 peminat dari keseluruhan peminat ke Untidar yaitu 12.647 peminat.

“Dari hasil SNBT kali ini, terlihat prodi ilmu sosial lebih diminati. Prodi D3 Akuntansi menjadi prodi dengan peminat paling banyak 1.819 peminat disusul D4 Akuntansi Perpajakan 1.134 peminat dan S1 Manajemen 909 peminat,” paparnya saat ditemui rekan media, Jumat (14/06) di ruangan kerja WR 1 Untidar.

Peminat prodi vokasi juga meningkat dikarenakan aturan baru yang memberikan kesempatan peserta SNBT diperbolehkan memilih maksimal 4 prodi dimana 2 diantaranya adalah prodi vokasi.

“Berdasarkan data, selain D4 Akuntansi Perpajakan beberapa prodi baru di Untidar yang memiliki cukup banyak yaitu S1 Gizi 476 peminat, S1 Pariwisata 396 peminat, S1 Teknologi Pangan 361, dan Teknologi Informasi 334 peminat,” tambahnya.

Muhammad Rifqi Maarif, S.T., M.Eng., Koordinator Pelaksana UTBK-SNBT Untidar manambahkan trend prodi yang diminati pada tahun yg sama bisa berbeda tiap jalur seleksinya.

“Prodi paling diminati di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) yaitu S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) adalah S1 Ilmu Komunikasi, di Fakultas Tenik adalah S1 Teknik Sipil, Di Fakultas Pertanian adalah S1 Gizi dan tentunya di Fakultas Ekonomi adalah D3 Akuntansi,” jelasnya.

Setelah mendapatkan hasil lolos seleksi, calon mahasiswa baru Untidar wajib melakukan registrasi dimana informasinya telah diunggah pada laman um.untidar.ac.id dan untidar.ac.id Jika tidak melakukan registrasi sesuai ketentuan yang telah ditetapkan maka akan dianggap mengundurkan diri.

Namun, jika belum berhasil lolos SNBT, Untidar masih membuka 4 jalur mandiri yaitu Seleksi Mandiri jalur Prestasi (SMJP), Seleksi Mandiri Jalur Kerjasama (SMJK), Seleksi Mandiri Nilai UTBK dan Seleksi Mandiri Ujian Tulis (SMUT). Khusus untuk pelaksanaan SMUT akan dilaksanakan 2 kali yaitu seleksi yang kan dilaksanakan pada 27-30 Juni 2024 dan SMUT One Day Service pada 19-20 Juli 2024.

Penulis dan Editor : Humas Untidar

JUMLAH WISUDAWAN TERBANYAK, WISUDA UNTIDAR KE-65 DIGELAR 2 HARI

Universitas Tidar kembali menyelenggarakan Wisuda Sarjana dan Diploma pada Sabtu dan Minggu (25-26/11) di Gedung dr. H. R Suparsono, Kampus Tuguran Universitas Tidar. Berbeda dengan pelaksanaan wisuda sebelumnya, wisuda ketiga di Tahun 2023 ini diselenggarakan 2 hari berturut-turut.

Pada Wisuda ke-65, UNTIDAR meluluskan 905 wisudawan. Jumlah ini merupakan jumlah wisudawan terbanyak. Demi tertib dan lancarnya acara, Panitia memutuskan menyelenggarakan kegiatan wisuda dalam 2 hari.

Rektor UNTIDAR memberikan sambutan pada Wisuda ke-65 Tahun 2023. Foto : Dok. Humas

“Pelaksanaan wisuda kali ini sangat istimewa, wisuda dibagi dalam 2 sesi. Jumlahnya meningkat tajam yaitu 905 personil,” jelas Rektor UNTIDAR, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si saat menyampaikan sambutan,Sabtu (25/11).

Sesi 1 dilaksanakan Sabtu, 25 November 2023 untuk pewisudaan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan Fakultas Ekonomi (FE) dengan total 474 wisudawan. Sedangkan Sesi 2 dilaksanakan Minggu, 26 November 2023 untuk pewisudaan Fakultas Pertanian, Fakultas Teknik dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) dengan total 431 wisudawan.

Pada wisuda kali ini, sebanyak 33,7% atau sejumlah 305 wisudawan lulus dengan Predikat Pujian atau Cumlaude. Dari total905 wisudawan, 254 wisudawan merupakan wisudawan berprestasi, baik prestasi di tingkat Nasional hingga tingkat Internasional.

“Beri aku 1000 orang tua niscaya aku cabut semeru sampai ke akarnya, beri aku 10 pemuda akan ku goncang dunia. Berikut adalah kalimat legenda dari Presiden Soekarno, dari sinilah pada hari ini kami memilih 10 wisudawan berprestasi yang mendapatkan penghargaan dan tabungan dari BankMitra UNTIDAR,” kata Rektor.

Pada wisuda kali ini, perdana Rektor UNTIDAR memberikan penghargaan khusus bagi 20 wisudawan berprestasi, diantaranya 12 wisudawan berprestasi di bidang akademik dan 8 wisudawan berprestasi di bidang non akademik. Penghargaan diberikan masing-masing 10 wisudawan pada setiap sesi.

Bank Mitra yang berkesempatan memberikan tabungan untuk wisudawan berprestasi adalah BPD Jateng, BRI dan BTN kantor wilayah Magelang. Penghargaan ini diharapkan dapat membakar motivasi untuk terus berprestasi.

Wisudawan terbaik tingkat Universitas yaitu terdiri dari 2 wisudawan dari Program Sarjana (S1) dan 2 wisudawan dari Program Diploma (D3). Berikut rinciannya :

Wisudawan terbaik tingkat Universitas S1 :

  1. Detta Ramadhania Putrie dari Program Studi S1 Pendidikan Matematika dengan IPK 3,92;
  2. Bunga Rifka Bintara dari Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris dengan IPK 3,92.

Wisudawan terbaik tingkat Universitas D3 :

  1. Yulliana dari Program Studi D3 Akuntansi dengan IPK 3.89;
  2. Tesalonika Mutiara Indah dari Program Studi D3 Akuntansi dengan IPK 3.83.

Ayah di-PHK, Detta Bertekad Lulus Kuliah Cepat

Detta Ramadhania Putrie mahasiswi Prodi Pendidikan Matematika, FKIP UNTIDAR mendapatkan gelar Wisudawan Terbaik. Lulus dengan IPK 3,92 dan  berhasil menyelesaikan studi dalam 3 tahun 10 bulan 3 hari.

Putri dari Bapak Nana Suryana dan Ibu Sri Lestariningsih ini sempat pesimis bisa melanjutkan kuliahnya di UNTIDAR setelah ayahnya diberhentikan dari pekerjaanya pada masa Pandemi Covid yang lalu lalu memutuskan untuk mulai berwirausaha.

Pewisudaan Wisudawan Terbaik, Detta Rahmadhani Putrie. Foto : Dok.Humas

“Yah gimana ini bayarnya? Kan takutnya enggak bisa lanjut kuliah. Awalnya mikir kayak gitu. Tapi, kata Bapak, ‘Udah, enggak apa-apa, kuliah aja. Insya Allah rezeki mah ada,’ gitu. Nah, makanya semenjak itu saya langsung bertekad harus selesai kuliah cepat. Bapak sudah berjuang, nyari uang buat bayar UKT,” tutur Detta.

Detta pun juga mencoba berbagai cara untuk membantu perekonomian keluarga dengan magang di Humas UNTIDAR, menjadi asisten dosen mata kuliah algoritma dan pemrograman; layout editor jurnal Math Locus, serta menjadi asisten penelitian dosen.

Hasil tidak akan mengingkari usaha, Detta menerapkan manajemen waktu untuk membagi aktifitas untuk belajar dan kegiatan lainnya.

”Membiasakan diri membuat daftar kegiatan yang harus selesai setiap harinya. Menyusun kegiatan berdasarkan prioritas, termasuk beristirahat. Kadang jenuh namun bagaimanapun harus semangat dan konsisten, dan alhamdulillah hasilnya bias menjadi Wisudawan Terbaik,” pungkas Detta.

Penulis : Isaka

Editor : Humas UNTIDAR

UNTIDAR Ikut Andil Dalam SMANLA CAMPUS EXPO 2023

Melalui Bidang HUMAS, Universitas Tidar ikut andil dalam pelaksanaan Pameran Pendidikan yang digelar oleh SMA Negeri 5 Semarang, dengan tajuk SMANLA CAMPUS EXPO 2023. Acara diselenggarakan di lingkungan sekolah tersebut, Rabu (1/11). Selain dikunjungi siswa SMA 5, tampak pula siswa sekolah lain ikut hadir dan mengunjungi stand yang tersedia.

Ketua Tim Bidang Kerja Kehumasan UNTIDAR, Danu Wiratmoko, menjelaskan keikutsertaan UNTIDAR ini sebagai ajang promosi dan sosialisasi UNTIDAR untuk siswa SMA di kota Semarang.

Foto : Yoni Magang ULT

“Kami menemukan fakta bahwa ternyata lebih dari 90% siswa belum mengenal UNTIDAR. Ini peluang efektif untuk memperkenalkan UNTIDAR sebagai Perguruan Tinggi Negeri yang bisa menjadi alternatif pilihan mereka melanjutkan studinya, selain PTN yang sudah lebih lama established semacam UNDIP atau UNNES,” tuturnya.

UNTIDAR bersama 18 perguruan tinggi lain, baik negeri maupun swasta, membuka stand di lapangan SMA Negeri 5 Semarang, dengan menghadirkan keunggulan masing-masing. “Muatan Kewirausahaan yang dikedepankan UNTIDAR cukup menarik minat siswa. Memang ada kecenderungan minat anak jaman sekarang untuk memiliki bisnis sendiri,” imbuh Danu.

Foto : Yoni Magang ULT

Saat UNTIDAR diberi kesempatan menyampaikan presentasi di 3 kelas, antusias siswa sangat besar. Mereka baru tahu jika di Magelang ada Universitas Negeri yang memiliki segudang prestasi dan benefit yang layak dilirik.

“Magelang memiliki atmosfer positif sebagai tempat menimba ilmu. Kotanya tidak begitu ramai, relatif serba murah, fasilitasnya lengkap, dan angka kriminalitasnya rendah,” tambah Ginanjar Pramuditya, staff HUMAS UNTIDAR yang ikut dalam rombongan.

Sepanjang perhelatan, stand UNTIDAR pun banyak diserbu pengunjung. Pertanyaan mereka cukup beragam. Mulai jalur PMB, prodi apa saja yang tersedia, hingga kegiatan-kegiatan kemahasiswaan yang ada.

Penulis dna Editor : Humas UNTIDAR

Dosen dan Mahasiswa Tekpang UNTIDAR Kenalkan Keamanan Pangan ke Siswa MI Maarif Gunungpring

Dosen dan Mahasiswa dari Prodi Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian, Universitas Tidar menggelar kegiatan edukasi keamanan pangan di MI Maarif Gunungpring, Muntilan, Kabupaten Magelang.

“Mitos makanan jatuh boleh diambil sebelum 5 menit itu salah.  Makanan yang sudah jatuh sebelum 5 sudah tidak boleh diambil. Jangankan 5 menit 5 detik saja sudah tidak boleh karena mikroorganisme atau bakteri itu bisa pindah dengan cepat tanpa menunggu 5 menit,” jelas Rahayu Wulan, S.Si.,M.Si., Dosen Prodi Tekpang, Kamis (26/10).

Menurut data BPS Tahun 2019-2021 diare masuk dalam 10 besar penyakit terbanyak di Magelang sumber BPS, hal ini rata-rata karena adanya keracunan jajanan atau makanan, yang disebabkan kurang nya edukasi kesadaran akan pemilahan makanan.

“Siswa pada tingkatan MI/sekolah dasar harus mulai dikenalkan cara memperhatikan kehigenisan dan kelayakan pada jajanan yang dibeli, dari kondisi fisik dan baunya,” tambahnya saat memberikan materi di depan para siswa.

Kegiatan edukasi  yang diselenggarakan pada Sabtu, 21 Oktober 2023 ini diikuti siswa Mi Maarif Gunungpring dari kelas 1-6. Siswa terlihat antusias dengan kedatangan mahasiswa dan dosen tekpang UNTIDAR dari beberapa siswa yang mengajukan pertanyaan.

Tujuan adanya kegiatan ini untuk memberi tips dan kondisi pangan seperti apa yang sehat sekaligus aman, seperti tips memilih pangan, nilai aman pangan, penyakit apa saja yang disebabkan pangan yang tidak aman.

“Intinya, setelah kegiatan ini siswa bisa paham mana jajanan yang aman  dan makanan apa yang tidak boleh dimakan,” tegasnya.

Sarita Anggraeni, S.Pd, Guru MI Maarif menyambut baik kegiatan ini dan berharap bisa berkelanjutan dengan kegiatan lain yang bisa memberikan pengetahuan-pengetahuan baru yang bermanfaat bagi siswa.

Foto : Dok. Prodi Tekpang

“Acaranya bagus, siswa belajar pengetahuan kesehatan. Biasanya anak-anak kalau jajan tidak tahu mana yang sehat dan tidak. Setelah ini harapannya mereka bisa memilah jajanan yang sehat dan baik untuk kesehatan mereka,” tuturnya.

Kegiatan edukasi sangat penting untuk keberlangsungan dalam kehidupan, salah satunya mengenai kesehatan khususnya keamanan pangan.

Keamanan pangan adalah kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah pangan dari kemungkinan cemaran biologis, kimia, dan benda lain yang dapat mengganggu, merugikan, dan membahayakan kesehatan manusia serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat sehingga aman untuk di konsumsi (UU No.18 Tahun 2012).

Foto : Dok. Prodi Tekpang

Kegiatan edukasi yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa merupakan salah satu upaya menggerakkan dan menginformasikan mengenai pemahaman keamanan pangan.

“Kami melakukan edukasi di MI Maarif sebagai langkah kecil untuk mewujudkan kesehatan masyarakat yang baik, dan sekaligus menyalurkan ilmu yang sudah kita dapat pada saat pembelajaran,” kata Riko, salah satu mahasiswa Prodi Tekpang.

 

Penulis :

Alisa Alya Riani

Farhan Rizqi Ragiliawan

Shiva Reicha Febrin

Nanang Riko Firmansyah

 

Editor : Humas UNTIDAR