Wisuda Pascasarjana, Sarjana dan Ahli Madya UNTIDAR ke-64 Tahun 2023

Wisuda Universitas Tidar ke-64 dilaksanakan di Gedung Kuliah Umum dr. H. Suparsono, Kampus Tuguran UNTIDAR pada Sabtu, 29 Juli 2023. UNTIDAR meluluskan 536 wisudawan di mana 250 wisudawan mendapatkan predikat Cumlaude atau “Dengan Pujian”.

Rektor UNTIDAR, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. dalam sambutannya mengucapkan selamat atas kelulusan para wisudawan. “Kami yakin sepenuhnya bahwa prosesi wisuda pada hari ini sebagian besar putra-putri kita yang telah berhasil menyelesaikan pendidikannya, merupakan acara yang sangat dinantikan dan diharapkan sebagai salah satu kenangan terindah selama masa studi di almamater kampus UNTIDAR tercinta,” tutur Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si.

Pewisudaan terdiri dari 1 wisudawan dari Jenjang Pascasarjana (S2), 525 wisudawan dari Jenjang Sarjana (S1) dan 10 wisudawan dari jenjang Diploma (D3).

Berikut rincian data wisudawan :

Fakultas Program Studi Jumlah
Fakultas Ekonomi D3 Akuntansi 6
  S1 Ekonomi Pembangunan 36
  S1 Akuntansi 31
  S1 Manajemen 47
Fakultas Pertanian S1 Agroteknologi 28
  S1 Akuakultur 15
  S1 Peternakan 38
FKIP S2 Pendidikan Bahasa Indonesia 1
  S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 37
  S1 Pendidikan Bahasa Inggris 30
  S1 Pendidikan IPA 24
  S1 Pendidikan Biologi 27
  S1 Pendidikan Matematika 21
Fisipol S1 Ilmu Administrasi Negara 58
  S1 Hukum 14
  S1 Ilmu Komunikasi 16
Fakultas Teknik D3 Teknik Mesin 4
  S1 Teknik Elektro 34
  S1 Teknik Mesin 40
  S1 Teknik Sipil 29
  Total 536

 

WISUDAWAN TERBAIK UNIVERSITAS PROGRAM DIPLOMA TIGA
NO. NPM NAMA LENGKAP WISUDAWAN TEMPAT / TANGGAL LAHIR JENIS KELAMIN IPK TANGGAL LULUS PROGRAM STUDI
1 2010102045 An Nissa Cahyaning Budi Kebumen, 30 Mei 2002 Perempuan 3,73 27 Juni 2023 D3 AKUNTANSI
WISUDAWAN TERBAIK UNIVERSITAS PROGRAM SARJANA
NO. NPM NAMA LENGKAP WISUDAWAN TEMPAT / TANGGAL LAHIR JENIS KELAMIN IPK TANGGAL LULUS PROGRAM STUDI
1 1910306101 Sherla Salsabila Adawiyah Sukoharjo, 23 September 2001 Perempuan 3,96 13 Juni 2023 S1 PENDIDIKAN MATEMATIKA
2 1910601039 Nur Rahmawati Demak, 18 Juni 1999 Perempuan 3,92 6 April 2023 S1 HUKUM
WISUDAWAN TERMUDA UNIVERSITAS  PROGRAM DIPLOMA TIGA
NO. NPM NAMA LENGKAP WISUDAWAN TEMPAT / TANGGAL LAHIR JENIS KELAMIN IPK TANGGAL LULUS PROGRAM STUDI
1 2010504004 Ardian Fatah Nurroziqin

Lulus dalam usia 20 Tahun 21 hari

Temanggung, 10 Agustus 2002 Laki – Laki 3,17 20 Desember 2022 D3 TEKNIK MESIN
 

 

 

WISUDAWAN TERMUDA UNIVERSITAS  PROGRAM SARJANA

NO. NPM NAMA LENGKAP WISUDAWAN TEMPAT / TANGGAL LAHIR JENIS KELAMIN IPK TANGGAL LULUS PROGRAM STUDI
1 1910601116 Rian Fadholi

Lulus dalam usia 21 Tahun

Magelang, 4 Juni 2002 Laki – Laki 3,80 5 April 2023 S1 HUKUM
WISUDAWAN TERCEPAT UNIVERSITAS PROGRAM DIPLOMA TIGA
NO. NPM NAMA LENGKAP WISUDAWAN TEMPAT / TANGGAL LAHIR JENIS KELAMIN IPK TANGGAL LULUS PROGRAM STUDI
1 2010504002 Muhammad Izzudin Allam Syah Pemalang, 24 Mei 2002 Laki – Laki 3,42 15 Desember 2022 D3 TEKNIK MESIN
2 2010102045 An Nissa Cahyaning Budi Kebumen, 30 Mei 2002 Perempuan 3,73 27 Juni 2023 D3 AKUNTANSI
 

 

WISUDAWAN TERCEPAT UNIVERSITAS PROGRAM SARJANA

NO. NPM NAMA LENGKAP WISUDAWAN TEMPAT / TANGGAL LAHIR JENIS KELAMIN IPK TANGGAL LULUS PROGRAM STUDI
1 1910201116 Fifi Oktaningtyas Magelang, 10 Oktober 2000 Perempuan 3,80 31 Januari 2023 S1 ILMU ADMINISTRASI NEGARA

 

Sherla-Sherli, Wisudawan Kembar dengan Predikat Cumlaude

Sherla Salsabila Adawiyah dan Sherli Salsabila Adawiyah, saudara kembar mahasiswi S1 Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) lulus dengan predikat Cumlaude pada Wisuda Pascasarjana, Sarjana dan Ahli Madya ke-64 Universitas Tidar, Sabtu (29/07).

Keduanya lulus menyandang predikat Cumlaude dengan masa kuliah kurang dari 4 tahun. Sherla lulus dengan IPK 3.96 dengan waktu kelulusan 3 tahun 9 bulan 25 hari sedangkan Sherli lulus dengan IPK 3,91 dengan waktu kelulusan 3 tahun 10 bulan 3 hari.

Sherla juga mendapat penghargaan sebagai Wisudawan Terbaik UNTIDAR pada Wisuda ke 64 Tahun 2023.

Sempat diremehkan orang-orang sekitarnya untuk meneruskan kuliah karena pekerjaan Ayah yang hanya mempunyai usaha bengkel kecil, Sherla dan Sherli kini mampu membanggakan orang tuanya dengan presatsinya saat ini.

“Pernah diremehkan apakah bisa dengan pendapatan bapak yang hanya usaha bengkel bisa membayar biaya kuliah, apalagi anak kembar tentunya semua biayanya dobel. Tapi Bapak dan Ibu meyakinkan kami kalo nanti pasti ada rejekinya,” jelas Sherla.

Anak kedua dan Ketiga dari Bapak Ali Supriyanto dan Ibu Kawit asal Dusun Karanglo, Rt 01 Rw 10, Desa Mertan , Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Provinsi Jawa Tengah mempunyai hobi Belajar dari masa SMA.

“Mulai muncul hobinya dari SMA dan berlanjut ke kuliah. Setiap magrib kami berdua belajar bersama, membahas kuliah yang sudah diterima hari itu dan mengerjakan tugas. Mata kuliah itu kalau tidak segera dibahas ulang nanti lupa dan kalo tugas gak segera dikerjakan nanti keburu banyak dan numpuk-numpuk,” tambah Sherli.

Usaha tidak akan menghianati hasil, Sherla-Sherli mengurangi waktu “bermain” untuk belajar namun kini mereka bisa membuktikan dengan raihan IPK yang memuaskan.

“Niat yang paling utama, saat bapak dan ibu mendukung kami untuk kuliah walau keadaan sepertinya tidak memungkinkan saat itu juga kami bertekad tidak akan mengecewakan mereka berdua, kuliah yang bener, lulus tepat waktu dan semoga kami bisa melanjutkan ke S2 dengan beasiswa,” tambah Sherla.

Predikat wisudawan terbaik diraih oleh Sherla Salsabila Adawiyahdari dari program studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Wisudawan kelahiran Sukoharjo, 23 September 2001 itu meraih indeks prestasi kumulatif 3,96.

“Suatu kehormatan besar bagi saya dapat berdiri disini mewakili rekan-rekan wisudawan-wisudawati Universitas Tidar menyampaikan rasa terimakasih dan syukur sedalam-dalamnya, kebahagiaan, serta rasa haru kami atas pencapaian yang telah kami peroleh,” kata Sherla dalam sambutannya.

Shela menuturkan, UNTIDAR menjadi rumah kedua bagi para wisudawan yang telah menjadikan mereka diri mereka seperti sekarang. Melalui proses pendidikan tinggi ini, UNTIDAR telah menjadi rumah yang menjadi tangga berpijak dalam meraih mimpi.

“Terima kasih penuh cinta juga untuk teman-teman, sahabat dan orang-orang yang telah hadir memberikan warna dalam kehidupan kami, dukungan kesabaran dan doa serta terima kasih kepada dosen dan tenaga kependidikan Universitas Tidar yang telah sabar mendampingi kami selama melaksanakan penelitian hingga kami berada disini pada pagi hari ini,” lanjutnya.

Alumni Sukses UNTIDAR

Turut hadir dalam wisuda ini selaku alumni UNTIDAR, Prof. Dr. Istiningsih, M.Pd. yang merupakan lulusan S1 Pendidikan Bahasa Inggris UNTIDAR angkatan 1984. Saat ini, ia merupakan dosen Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.

“Pendidikan adalah tonggak utama dalam kehidupan kita. Memberikan landasan yang kuat bagi kita semua untuk menggapai impian dan menghadapi tantangan yang ada di dunia nyata. Melalui pendidikan kita mampu menghadapi masa depan dan tekad yang kuat. Sepanjang perjalanan kuliah kalian semua telah menghadapi banyak ujian, tugas, dan proyek yang menuntut. Namun ingatlah bahwa ini semua adalah tantangan dan bagian dari proses pembelajaran. Melalui setiap kesulitan, kita dapat tumbuh  dan berkembang menjadi pribadi yang lebih kuat dan bijaksana,” tuturnya.

Prof. Dr. Istiningsih, M.Pd. juga berpesan untuk para wisudawan agar terus menjadi pembelajar seumur hidup, terutama di era disrupsi dan multidimensi ini. Untuk itu, setiap pembelajar harus selalu yakin dengan mimpi mereka dengan keluar dari zona nyaman.

“Para wisudawan, masa depan kalian adalah sebuah lembaran kosong yang menunggu untuk kalian isi sendiri. Jadilah penulis kisah sukses kalian sendiri. Dan saya yakin dengan semangat, keberanian, dan ketekunan, kalian akan menghadapi masa depan dengan penuh percaya diri dan kebahagiaan. Sekali lagi selamat untuk kelulusan kalian,” katanya.

Penulis : Isaka

Editor : Humas UNTIDAR

Dosen dan Tenaga Kependidikan UNTIDAR Ikuti Pelatihan Contract Drafting

Bertempat di meeting room Emersia Malioboro Hotel, Bidang Hukum dan Organisasi UNTIDAR mengadakan kegiatan Melek Hukum Part 1. Kali ini tema pelatihan terkait Contract Drafting/ Penyusunan Kontrak Sesuai Kaidah Hukum di lingkungan Universitas Tidar.

Pelatihan diikuti oleh perwakilan tenaga kependidikan (tendik) dari semua unit dan fakultas di lingkungan UNTIDAR, dosen yang ditugaskan di Gugus Kerjasama tingkat fakultas, serta tim kerja yang berpotensi memiliki kepentingan mengadakan perjanjian kerjasama.

Dalam laporannya Kepala Biro Perencanaan, Keuangan dan Umum, Drs. Among Wiwoho, S.E., M.M. menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan oleh tim Hukum dan Tata Laksana, tim Sumber Daya Manusia, tim pengembang dan pengelola JDIH (Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum), dan tim Advokasi Hukum.

Kita namakan kegiatan ini ‘Melek Hukum Part 1’, sehingga diharapkan akan ada seri seri selanjutnya dalam rangka peningkatan softskill dan hardskill pegawai UNTIDAR, terutama terkait permasalahan hukum,” ungkapnya. “Kita hadirkan narasumber yang ahli di bidangnya untuk berbagi ilmu kepada 50 peserta yang hadir agar memiliki kemampuan menyusun draft perjanjian kerjasama,” imbuhnya.

Pelatihan Contract Drafting dibuka oleh Rektor UNTIDAR, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. “Semoga kegiatan dengan materi Contract Drafting ini bisa menjadi pemacu bagi kegiatan lain yang lebih luas. Saat ini perguruan tinggi harus memenuhi 10 Indikator Kinerja Utama (IKU), dan kesemuanya terkait dengan kemampuan menjalin kerjasama dengan banyak pihak. Hal ini merupakan kebutuhan dasar karena terkait dengan bagaimana kita membangun pola kerjasama terbaik yang kita miliki,” jelas Rektor.
“Kita selalu berupaya untuk memperluas kerjasama baik dengan alumni maupun stakeholders lainnya. Kedepan jika kita sudah menjadi BLU, dan dituntut untuk menggali sumber pendapatan dari banyak lini, kerjasama dengan banyak pihak mutlak diperlukan,” tambah Rektor.

Rektor berharap melalui pelatihan Contract Drafting para peserta dapat mendapatkan pencerahan yang paripurna dari narasumber, paham mengenai dasar-dasar kerjasama, dan semua bisa saling melengkapi satu sama lain, agar kerjasama yang dilakukan bisa produktif sesuai capaian IKU.

Pemateri dalam pelatihan Contract Drafting kali ini adalah Dodik Setiawan Nur Heriyanto, S.H., M.H., L.LM., Ph.D. (Ketua Prodi Hukum Program Sarjana FH UII). Dalam paparannya, Dodik Setiawan memberikan penjelasan tentang pembuatan draft MOU (Memorandum of Understanding) atau Nota Kesepahaman dan draft MOA (Memorandum of Agreement) atau Perjanjian Kerjasama. Peserta juga diberikan wawasan tentang seluk beluk kerjasama.

Selepas penyampaian materi, peserta dibagi menjadi beberapa kelompok dan diwajibkan untuk berlatih membuat draft MOU dan draft MOA. Ketua Tim Kerja Bidang Hukum dan Organisasi, Yogi Prayogo, S.H., M.H. berharap melalui kegiatan ini, semua peserta mendapatkan pemahaman yang komprehensif terkait penyusunan kontrak sesuai kaidah hukum di lingkungan Universitas Tidar.

Penulis : Tim Kerjasama UNTIDAR

Usung Strategi Komunikasi Melestarikan Bahasa Jawa Bagi Generasi Muda, Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNTIDAR Raih Juara dalam Ajang Commparty UNS

Tiga mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Tidar meraih juara kedua dalam  lomba Strategic Plan “Commparty 2023” yang digelar di Surakarta, Sabtu (22/07). Kompetisi ini diselenggarakan oleh  Program Studi Ilmu Komunikasi, Fisip, Universitas Sebelas Maret.

Mahasiswa tersebut adalah Rizky Amanda Nasution (Ilmu Komunikasi 2020), Ananda Cheryl Nethania Taqwa (Ilmu Komunikasi 2020), dan Rizal Rizky Hermawan (Ilmu Komunikasi 2019). Ketiganya tergabung dalam tim yang bernama “Abhipraya Team” dengan dosen pembimbing Eny Ratnasari, M.I.Kom. dari Program Studi Ilmu Komunikasi UNTIDAR.

Mata lomba Strategic Plan mengusung tema “I’m Proud to Be Indonesian” merupakan lomba bertaraf nasional yang terbuka bagi mahasiswa aktif dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Kompetisi ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengasah kreativitas dalam merencanakan program komunikasi strategis yang efektif.

Tim Abhipraya menggagas strategi komunikasi untuk melestarikan bahasa jawa bagi generasi muda di Jawa Tengah. Gagasan tersebut dituangkan dalam proposal program komunikasi bertajuk “JJ Bareng: Jum’at Jawa Sareng-Sareng”.

Hasil mini riset tim kami menunjukkan bahwa generasi muda di Jawa Tengah mulai jarang menggunakan bahasa jawa utamanya krama. Ada yang merasa kesulitan. Ada pula yang merasa nggak percaya diri dalam menuturkan bahasa jawa,” jelas Rizky.

Berangkat dari fenomena tersebut, Tim Abhipraya merancang sebuah proposal komunikasi kreatif, yang terdiri dari aktivasi media sosial hingga merancang special event dalam bentuk festival untuk meningkatkan kesadaran generasi muda di Jawa Tengah agar membiasakan menuturkan bahasa jawa dalam keseharian.

Rizky mengatakan bahwa terdapat 5 tim yang masuk sebagai grand finalist setelah melalui proses seleksi. Lima tim terbaik kemudian presentasi langsung dihadapan para juri untuk menentukan pemenang kompetisi.

“Kami sadar bahwa sebagai mahasiswa Ilmu Komunikasi, membuat proposal komunikasi kreatif adalah keterampilan dasar yang wajib kami kuasai. Lomba seperti ini menjadi semangat untuk kami agar terus mengasah kemampuan kami. Kami bersyukur dan sangat berterima kasih dengan seluruh pihak yang terlibat, semoga prestasi ini menjadi semangat bagi para Tidar Muda untuk dapat terus berkarya. Selain itu, kami percaya sekaligus ingin membuktikan bahwa tidak ada batasan bagi seseorang untuk bisa berprestasi, selagi kita semua mau belajar dan berusaha. Maka dari itu, jangan sekali-kali menciptakan batasan pada dirimu sendiri dengan pikiranmu.” pungkas Rizky.

Penulis : Eny Ratnasari, S.I.Kom., M.I.Kom.

Editor : Humas UNTIDAR

KSR PMI UNTIDAR Gelar Humanity Festival

Unit Kegiatan Mahasiswa Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR PMI) UNTIDAR mengadakan kegiatan Humanity Festival (HUMFEST) di Gedung Kuliah Umum dr. H. R. Suparsono, Senin (17/7). HUMFEST menggandeng Palang Merah Remaja (PMR) tingkat SMA/SMK dari Kota dan Kabupaten Magelang, meliputi lomba kepalangmerahan, seminar kesehatan mental, dan donor darah.

Ketua PMI Kota Magelang, Suko Tricahyono, S.H., M.H. yang hadir saat acara pembukaan, berpesan kepada seluruh peserta kegiatan lomba Humanity Festival untuk senantiasa menjaga sportivitas. “Saya juga berharap kegiatan ini dapat memberikan output atau luaran yang bermanfaat luas, baik itu untuk peserta maupun penyelenggara,” ujarnya.
Terdapat tiga cabang lomba yang dipertandingkan, yaitu lomba pertolongan pertama, lomba pendidikan remaja sebaya, dan lomba cerdas tangkas palang merah. Kegiatan dilanjutkan dengan seminar mengenai kesehatan mental dengan narasumber Dhea Abidah Hanum, S.Psi. Seminar ini membahas mengenai cara mengenal dan mencintai diri sendiri.

“Kita harus lebih bisa mengenali diri sendiri. Dengan kita mengenali diri sendiri maka kita akan lebih mudah untuk mengambil keputusan. Tahu dan bisa membedakan tentang apa yang dibutuhkan dan juga diinginkan. Dengan begitu, kita akan menghargai perbedaan, mencintai diri, dan juga tahu cara yang tepat untuk dapat menyelesaikan masalah pada diri kita,” katanya.

Untuk itu, menurut Dhea Abidah Hanum, S.Psi., penting bagi kita untuk memetakan aspek diri. Salah satunya memahami metode Johari Windows yang terdiri dari aspek diri open area (diketahui individu dan orang lain), blind area (tidak diketahui individu, melainkan orang lain), hidden area (diketahui individu, tidak diketahui orang lain), dan unknown area (sisi diri yang belum dieksplorasi diri sendiri dan orang lain). Sehingga melalui eksplorasi diri, penerimaan diri, dan pengalaman baru, rasa cinta diri pun meningkat.
Melengkapi acara HUMFEST, KSR PMI juga mengadakan kegiatan donor darah yang bekerja sama dengan Unit Donor Darah Kota Magelang, Selasa (18/7). Kegiatan ini berhasil mengumpulkan 29 kantong darah.

Penulis : Isaka

UNTIDAR Tanda Tangani Nota Kesepakatan dengan Pemkab Magelang

UNTIDAR menandatangani nota kesepakatan dengan Pemerintah Kabupaten Magelang, Selasa (11/7). Kegiatan turut dihadiri oleh Bupati Magelang, Zaenal Arifin, S.I.P., 11 kepala desa di wilayah Kabupaten Magelang, dan mahasiswa di Gedung dr. H. R. Suparsono, UNTIDAR.

“UNTIDAR adalah bagian dari Magelang Raya, Kedu Raya. Sebagian kampus kita ada di wilayah Kabupaten Magelang. Tentu kita tidak akan bisa mengembangkan dengan baik kalau tidak ada kebersamaan dari pemerintah setempat. Kami sangat berharap kebersamaan antara UNTIDAR dengan pemerintah Kabupaten Magelang akan berjalan secara terus-menerus berkesinambungan,” ujar Rektor UNTIDAR Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. dalam sambutannya.

Berlaku selama lima tahun, penandatanganan nota kesepakatan tersebut mengenai sinergi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kedepan UNTIDAR akan menginisiasi program, tenaga ahli, dan kegiatan diseminasi hasil penelitian untuk masyarakat Kabupaten Magelang.

Bupati Magelang Zaenal Arifin, S.I.P. menyambut baik penandatanganan nota kesepakatan ini. Ini adalah langkah baik untuk mengatasi masalah kemiskinan ekstrem, stunting, dan lainnya yang memerlukan kontribusi dari berbagai pihak. “Terima kasih kepada Bapak Rektor yang telah bersama-sama bergotong royong untuk mewujudkan tujuan konstitusi. Maka dari itu, kita harus membuat persepsi masyarakat terhadap bangsa kita menjadi positif,” katanya.

Acara dilanjutkan dengan perjanjian kerja sama antara Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNTIDAR dengan 11 desa di Kabupaten Magelang. Sebelas desa tersebut meliputi Desa Banyusidi, Desa Bondowoso, Desa Girirejo, Desa Kenalan, Desa Pogalan, Desa Ngepanrejo, Desa Genito, Desa Kalirejo, Desa Sumberarum, Desa Sukomulyo, dan Desa Tempurejo.
“11 kepala desa ini pilihan rektor yang luar biasa. Filosofinya apa saya juga tidak tahu. Tapi menurut saya, 11 inilah bisa menjadi jembatan emas kita mewujudkan Kabupaten Magelang yang berdaya saing dan sejahtera,” ungkap Zaenal Arifin, S.I.P.

Perjanjian kerja sama ini bertujuan melaksanakan program pembinaan, pengembangan, dan pelatihan untuk meningkatkan kualitas program kemahasiswaan di bidang pengabdian kepada masyarakat. Program kemahasiswaan tersebut meliputi program penguatan kapasitas organisasi kemahasiswaan (PPK Ormawa), program kreativitas mahasiswa (PKM) dan lainnya. Perjanjian ini berprinsip kemitraan dan saling memberi manfaat dengan mengikutsertakan dosen dan mahasiswa.

“Harapannya, kalau tahun ini kita mendapatkan 12 judul (PPK Ormawa) yang mendapatkan pendanaan dari Jakarta (Kemdikbud), tahun depan harus tidak kurang dari 12. Syukur bisa lebih banyak lagi sehingga sesrawungan antara UNTIDAR dengan masyarakat akan menjadi lebih sering lagi dan berhasil guna secara berkelanjutan,” jelas ujar Rektor UNTIDAR Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si.

 

Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. juga menuturkan, mahasiswa peserta PPK Ormawa adalah mahasiswa kreatif yang memiliki solusi untuk desa. Mahasiswa diharapkan bisa menguatkan kemampuan dan kompetensi mereka dalam mendarmakan ilmu pengetahuan dan kompetensinya di tengah masyarakat sehingga mereka bisa menjadi penerus bangsa ini.
Penandatanganan nota kesepakatan dan perjanjian kerja sama ini merupakan langkah UNTIDAR untuk semakin bermanfaat di tengah masyarakat Magelang secara berkelanjutan.

Penulis : Isaka

UNTIDAR Terjunkan 1407 Mahasiswa Peserta KKN

UNTIDAR menerjunkan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) di halaman gedung dr. H. R. Suparsono, Senin (10/7). 1407 mahasiswa akan melaksanakan KKN pada 10 Juli-11 Agustus 2023.

Beberapa wilayah KKN kali ini meliputi 17 kelurahan, 70 desa ekstrim miskin, dan 7 desa binaan LPPM UNTIDAR di Kabupaten Magelang. Penentuan desa tersebut berdasarkan masukan data Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Magelang dan Bappeda Kabupaten Magelang.

Pelaksana Tugas Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNTIDAR Dr. Eny Boedi Orbawati, M.Si. dalam sambutannya menyampaikan, “KKN kali ini, LPPM bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Komimfo) RI dalam rangka literasi digital ke 14.200 masyarakat. Targetnya, setiap kelompok KKN akan membuat kegiatan dua kali. Setiap kegiatan dihadiri oleh 50 peserta,” urainya.

1407 mahasiswa dibagi menjadi 142 kelompok beranggotakan 8-10 mahasiswa. Sebelumnya, mahasiswa telah mengajukan proposal program kerja menurut permasalahan di lokasi KKN. Terkait pengembangan literasi digital, dosen UNTIDAR juga akan berpartisipasi sebagai narasumber.

“Seluruh rangkaian pra-KKN sudah dilaksanakan. Mahasiswa sudah mendaftar, mendapatkan kelompok, mendapatkan dosen pembimbing, mendapatkan lokasi tempat KKN, dan menyusun program kerja. Nah pada saat ini penerjunan, nanti tinggal implementasi program, dan ada monitoring dan evaluasi, serta laporan kegiatan yang menjadi kewajiban mahasiswa KKN,” imbuh Dr. Eny Boedi Orbawati, M.Si.

Dr. Eny Boedi Orbawati, M.Si. berharap agar mahasiswa melaksanakan program KKN dengan sungguh-sungguh tanpa melupakan etika bermasyarakat. “Tetap pegang teguhlah etika, baik etika pribadi, etika sosial masyarakat, maupun etika bermedia sosial. Kemarin etika bermedia sosial juga sudah disampaikan oleh Kominfo. Dan sudah menjadi tugas dari mahasiswa untuk menyampaikan pada masyarakat,” pungkasnya.

Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Suyitno, M.Sc. hadir dan berpesan agar mahasiswa peserta KKN selalu menjaga sikap dan perilaku di tempat KKN. Ia juga berharap segala materi yang sudah diterima selama pembekalan bisa diterapkan selama KKN.

Acara penerjunan turut dimeriahkan dengan pelepasan balon dan penampilan tari Topeng Ireng oleh UKM Bengkel Seni UNTIDAR. Penerjunan secara resmi disimbolkan dengan sesi penyematan jaket almamater kepada perwakilan koordinator ketua kelompok KKN Kota Magelang dan Kabupaten Magelang.

 

Penulis : Isaka

Bagus Eka Saputra, Mahasiswa Prodi S1 Ekonomi Pembangunan, Juara 2 Duta GenRe Kota Magelang

Bagus Eka Saputra, Mahasiswa Program Studi S1 Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi UNTIDAR Angkatan 2020, berhasil meraih Juara 2 Duta GenRe Kota Magelang. Duta GenRe adalah singkatan dari Duta Generasi Berencana, yakni sebuah program pemilihan duta yang digagas oleh Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), yang ditujukan dari, oleh, dan untuk remaja, guna menangani permasalahan krusial di masa remaja, dan fokus pada perencanaan remaja di masa depan.

Di Kota Magelang, Pemilihan Duta Generasi Berencana dilaksanakan oleh Forum Genre Kota Magelang, di bawah koordinasi Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kota Magelang. Bagus Eka Saputra menyampaikan ada sekitar 50-an peserta yang mengikuti babak penyisihan. Setelah diseleksi terpilihlah 26 finalis, terdiri dari 13 orang peserta putra dan 13 orang peserta putri.

“Pemilihan Duta GenRe diawali dengan seleksi berkas, kemudian tes wawancara, tes tertulis, dan tes psikologi. Setelah itu diumumkan peserta yang berhasil menjadi finalis,” ujar Bagus. Ia menambahkan bahwa para finalis mendapatkan pembekalan kurang lebih selama dua minggu. “Pembekalan mengenai penguatan materi GenRe, materi public speaking, materi personality, materi personal branding dan sebagainya. Setelah itu ada juga uji tes substansi dan minat bakat. Pada uji tes substansi, peserta dinilai dari bagaimana performanya ketika melakukan sosialisasi ke masyarakat. Pada uji minat bakat, juri melihat dan mengamati potensi bakat yang dimiliki seorang Duta GenRe,” imbuhnya.

“Kemampuan utama yang harus dikuasai sebagai Duta GenRe adalah kemampuan dalam public speaking dan kemampuan memahami target audiens, sebab tugas Duta GenRe adalah melaksanakan sosialisasi mengenai materi GenRe kepada masyarakat. Tidak hanya kepada remaja, namun kepada anak-anak, orang dewasa, serta orang tua,” urai Bagus.
Baginya merupakan sebuah kebanggaan dan kehormatan bisa menjadi Juara 2 Duta Genre Kota Magelang. Bagus bertekad melaksanakan tugas utama sebaik mungkin, yaitu melaksanakan sosialisasi dan penyuluhan mengenai 8 substansi GenRe, mencakup Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP), 8 Fungsi Keluarga, HIV/AIDS, Life Skill, KIE/Advokasi, Gender, Seks Bebas, dan NAPZA.

Humas UNTIDAR

2257 Peserta Ikuti Seleksi Mandiri Ujian Tulis (SMUT) UNTIDAR

Universitas Tidar melaksanakan Seleksi Mandiri Ujian Tulis (SMUT), Sabtu dan Minggu (8-9/7). Pelaksanaan SMUT dipusatkan di Kampus Tuguran. Universitas UNTIDAR telah membuka pendaftaran SMUT sejak tanggal 6 Juni, dan ditutup pada 30 Juni 2023. Sementara pengumuman seleksi pada 14 Juli 2023.

Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Suyitno, M.Sc. menyampaikan bahwa UNTIDAR membuka 26 program studi dalam penerimaan mahasiswa baru lewat jalur SMUT 2023.
“Jumlah program studi yang bisa dipilih ada 26, terdiri dari 24 prodi S1, 1 prodi D4 dan 1 prodi D3,” jelasnya, Sabtu (8/7).

Koordinator Pelaksana SMUT UNTIDAR, Muh Azril, S.S.T.Pi., M.Sc. mengatakan kuota penerimaan jalur SMUT Untidar sebanyak 893 mahasiswa.
Ia menguraikan bahwa peserta SMUT disyaratkan memiliki Ijazah Lulusan SMA, MA, SMK, MAK atau yang setara pada Tahun 2021, 2022, dan 2023. Bagi lulusan Tahun 2023 yang belum memiliki Ijazah, wajib melampirkan Surat Keterangan Lulus (SKL) dari Kepala Sekolah, yang dilengkapi dengan pas foto yang bersangkutan dan dicap.

Bagi Lulusan Paket C dibuktikan dengan Surat Keterangan Lulus (SKL) dan fotokopi rapor 3 (tiga) tahun terakhir. Peserta SMUT juga harus memiliki kesehatan yang memadai, sehingga tidak mengganggu kelancaran proses belajar mengajar di Universitas Tidar (khusus kelompok program studi Saintek tidak buta warna).

“Sejauh ini peserta masih didominasi dari pelajar di Kedu Raya maupun Jawa Tengah. Namun, tercatat ada peserta terjauh dari Batam, Kepulauan Riau,” ujarnya. Ia menambahkan, untuk jurusan paling diminati untuk bidang IPA yakni Teknik Sipil. Sedangkan untuk bidang IPS, yang paling diminati adalah jurusan Ilmu Komunikasi dan Manajemen.

Dalam pengerjaan ujian, lanjut dia, peserta diwajibkan membawa smartphone dengan perangkat smartphone minimal OS 8 dan IOS 14.
Azril menjelaskan dalam SMUT UNTIDAR, materi tes yang diujikan adalah Tes Potensi Skolastik (TPS), Literasi dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, serta Penalaran Matematika.

Selain melalui SMUT, Jalur Mandiri UNTIDAR telah menerima sebanyak 242 mahasiswa dari Seleksi Mandiri Jalur Prestasi dan 22 mahasiswa dari jalur Seleksi Mandiri Jalur Kerjasama (SMJK).

Humas UNTIDAR

UNTIDAR Tuan Rumah Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Permadani Diksi KIP Kuliah Nasional Tahun 2023

Permadani Diksi KIP-K Nasional (PDKN) merupakan forum yang mewadahi seluruh mahasiswa dan alumni penerima beasiswa Bidikmisi KIP Kuliah seluruh Indonesia. Permadani Diksi KIP-K Nasional (PDKN) memiliki peran sebagai agen perubahan dan memiliki tujuan untuk menyatukan cita-cita bersama mahasiswa dan alumni Bidikmisi KIP Kuliah dalam rangka mewujudkan generasi emas Indonesia dan memutus mata rantai kemiskinan yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945 serta Bhineka Tunggal Ika.

Paling sedikit sekali dalam setahun, Permadani Diksi KIP-K Nasional mengadakan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas). Rapimnas merupakan forum tertinggi setelah Musyawarah Nasional (Munas). Forum ini dihadiri minimal oleh BPP (Badan Pengurus Pusat) dan BPW (Badan Pengurus Wilayah.

Tahun 2023, UNTIDAR menjadi tuan rumah Permadani Diksi KIP-K Nasional (PDKN). Kegiatan kali ini tak hanya dihadiri oleh BPP (Badan Pengurus Pusat) dan BPW (Badan Pengurus Wilayah), namun juga dihadiri BPC (Badan Pengurus Cabang) dan Forum-Forum Kampus. Rapimnas akan membahas berbagai hal yang bertujuan untuk menjadikan Permadani Diksi KIP-K Nasional lebih baik kedepannya.

“Pada perhelatan Rapimnas 2023, Permadani Diksi KIP-K Nasional mengusung tema ‘Bersinergi Mewujudkan Pemimpin Generasi Emas’. Dengan tema tersebut Permadani Diksi KIP-K Nasional memiliki pandangan yang luas kedepan akan kontribusi mahasiswa dan alumni Bidikmisi KIP Kuliah untuk Indonesia. Sebanyak 60 peserta dari 34 Perguruan Tinggi berpartisipasi dalam Rapimnas di UNTIDAR ini,” jelas Adit Triyono selaku Ketua Pelaksana Rapimnas PDKN 2023.

“Dalam rangka menjadi tuan rumah Rapimnas, Himpunan Mahasiswa Bidikmisi/KIP-K UNTIDAR (Himadiktar) menyelenggarakan Pagelaran Ilmiah Nasional Tidar (PIN-Tidar) dengan dua cabang lomba yakni Lomba Esai Tingkat Nasional dan Lomba Business Plan Tingkat Nasional. Pendaftar kedua lomba ini berjumlah lebih dari 150 orang dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia,” tambahnya.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNTIDAR saat memberikan sambutan di acara Opening Ceremony Rapimnas menyampaikan pesan agar alumni dan mahasiswa penerima beasiswa KIP-K senantiasa mengedepankan sikap santun, disiplin, bersungguh-sungguh, berkarakter dan bisa menjadi teladan yang baik.

“Saat ini branding yang tepat untuk mahasiswa penerima beasiswa KIP-K bukanlah mahasiswa ‘kurang mampu’, melainkan mahasiswa ‘berprestasi’. Peraih hibah PKM, PPK Ormawa, P2MW, pemenang Kontes Robot dan kompetisi tingkat nasional lainnya, 70 persennya adalah mahasiswa penerima beasiswa KIP-K. Terus pertahankan prestasi yang membanggakan ini,” tegasnya.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, S.H., M.I.P. dalam sambutannya yang disampaikan oleh Plt. Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah, Sulistyo, S.Pd. M.M. menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Rapimnas Permadani Diksi KIP-K Nasional tahun 2023, sebagai sarana penting dalam mendorong pertumbuhan dan pembentukan pemimpin-pemimpin masa depan yang gemilang. “Tema ‘Pemimpin Generasi Emas’ sangat relevan dalam mendorong generasi muda tampil sebagai pemimpin guna merespon situasi dan tantangan yang sedang Indonesia hadapi untuk saat ini,” kata Ganjar.

Ia berpesan Pemimpin Generasi Emas harus memiliki wawasan yang luas dan mampu berpikir global. “Kita hidup dalam era yang ditandai oleh kemajuan teknologi dan komunikasi yang pesat, di mana perubahan terjadi dengan cepat dan kita harus siap menghadapinya. Oleh karena itu, jangan pernah lelah apalagi berhenti belajar. Terus kembangkan pengetahuan serta keterampilan yang relevan dengan zaman. Jadilah pemimpin yang tidak hanya fokus pada kemajuan diri sendiri, tetapi juga mampu memajukan daerah, bangsa, dan dunia,” tegasnya.

Rapat Pimpinan Nasional Permadani Diksi KIPK Nasional dan Pagelaran Ilmiah Nasional Tidar Tahun 2023 berlangsung tanggal 7-9 Juli 2023 dengan agenda yang padat. Dimulai dengan Opening Ceremony, dilanjutkan Talkshow Alumni Bidikmisi, Rapat Pleno Rapimnas, Presentasi Finalis Lomba PIN TIDAR, Field Trip ke Borobudur, Ramah Tamah dengan Walikota Magelang, Sarasehan, dan Penutupan serta Pengumuman Juara PIN-Tidar.

Humas UNTIDAR

Tim HIMADIKTAR Juara 1 Permadiksi Fair Essay Competition

Permadiksi Fair Essay Competition merupakan kompetisi di bidang kepenulisan esai tingkat nasional, yang diselenggarakan oleh Persatuan Mahasiswa Bidikmisi dan KIP Kuliah Universitas Pembangunan Panca Budi (PERMADIKSI UNPAB). Kegiatan ini ditujukan untuk mahasiswa aktif penerima Bidikmisi dan KIP Kuliah D3/D4 dan S1 di seluruh perguruan tinggi di Indonesia.

Permadiksi Fair Essay Competition mengacu pada hasil ide dan gagasan kreatif yang dikembangkan dengan pola pikir ilmiah, dan berdasarkan informasi kekinian yang reliable, permasalahan beserta pemecahannya. Lomba penulisan esai dengan tema “Peran Mahasiswa Bidikmisi/KIP Kuliah Melalui Inovasi dan Strategi Dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2045” ini, diselenggarakan dengan tujuan agar bisa menjadi wadah bagi Mahasiswa Bidikmisi dan KIP Kuliah Indonesia secara umum untuk menuangkan pemikiran, ide, gagasan, dan inovasi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Proses alur seleksi mulai dari seleksi tahap 1, yaitu seleksi karya yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia untuk memilih 10 finalis. Para finalis kemudian mempresentasikan karyanya di depan dewan juri secara langsung. Perguruan Tinggi yang berhasil lolos diantaranya adalah Universitas Tidar, Universitas Sumatra Utara, Politeknik Negeri Samarinda, Universitas Jambi, Universitas Malikussaleh, Universitas Riau, dan Universitas Pembangunan Pancabudi Medan.

Pada kompetisi bergengsi ini Universitas Tidar berhasil meloloskan dua tim untuk melaju ke babak final. Tim 1 yang diketuai oleh Danang Wicaksono (Teknik Elektro) dan beranggotakan Novanda Yoga Astaraga (Teknik Sipil) berhasil menyabet Juara 3. Esai yang ditulis terkait dengan inovasi di bidang teknologi, berupa optimalisasi energi baru terbarukan sebagai salah satu upaya penguatan Desa Mandiri Energi, melalui pemberdayaan dengan sistem pembangkit listrik Hybrid Photovoltaic-Mikrohidro.

Tim 2 yang diketuai oleh Mulyadi (S1 Akuntansi), dan beranggotakan Dwi Wahyu Lestari (S1 Manajemen) dan Fella Ardina Cahyani (S1 Akuntansi) berhasil menyabet Juara 1 dalam ajang tersebut. Tema yang diangkat adalah inovasi pemberdayaan UMKM melalui pelatihan dan pendampingan untuk mendapatkan perluasan akses modal. Program tersebut dijalankan melalui sebuah website untuk mendorong perekonomian Indonesia pasca pandemi guna mewujudkan Golden Moment 2045.

Perjuangan tim HIMADIKTAR ini tidak luput dari peran dan dukungan Universitas Tidar dan banyak pihak terkait. Semoga pencapaian ini memotivasi para mahasiswa  untuk menghasilkan prestasi lainnya, yang akan semakin mengharumkan nama UNTIDAR.

Humas UNTIDAR