DPM KM UNTIDAR Kembangkan Pemahaman Mahasiswa Tentang Pelayanan Publik Legislatif

Dewan Perwakilan Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (DPM KM) UNTIDAR menggelar dialog legislatif tentang pelayanan publik di ranah legislasi, Kamis (6/7). Acara digelar di Gedung Kuliah Umum dr. H. R. Suparsono UNTIDAR secara langsung dan daring melalui zoom meeting.

Acara ini diikuti oleh mahasiswa umum UNTIDAR, staf DPM KM, dan DPM Fakultas. Acara bertujuan membagikan pemahaman kepada mahasiswa tentang pelayanan publik di ranah legislasi dengan menghadirkan dua narasumber ahli, yaitu dosen S1 Ilmu Administrasi Negara UNTIDAR Rizza Arge Winanta, S.A.P., M.Si. dan dosen S1 Hukum UNTIDAR Sholihul Hakim, S.H., M.H.

Acara ini diharapkan meningkatkan pengetahuan mahasiswa tentang pelayanan publik. Apalagi, pelayanan publik mencakup kebutuhan warga negara atas barang, jasa, dan/atau pelayanan administratif. Oleh karena itu, pelayanan harus berjalan efisien dengan informasi syarat, prosedur, biaya, dan jangka waktu yang dipahami masyarakat.

Sebagai agen perubahan, mahasiswa memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan mempelajari dan memberikan kontribusi akademik terhadap pelayanan publik yang diterapkan di Indonesia.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kedatangan para peserta dan para panitia yang telah berkontribusi dalam kegiatan dialog legislatif. Harapannya, dalam melaksanakan kegiatan ini semoga dapat menambah relasi, pengalaman, dan pengetahuan,” kata Ketua DPM KM Universitas Tidar, Muhammad Khoirul Saleh.

 

Dialog legislatif yang diselenggarakan oleh DPM KM UNTIDAR memperluas pemahaman mahasiswa tentang pentingnya pelayanan publik dalam konteks legislasi. Kegiatan ini merupakan langkah awal yang baik dalam menggerakkan mahasiswa untuk terlibat aktif dalam mempelajari pelayanan publik demi kepentingan warga negara.

Penulis : Isaka

KKN UNTIDAR Targetkan Pengembangan Literasi Digital Untuk 14.200 Warga

UNTIDAR berkolaborasi dengan Kominfo menggelar Training of Trainers untuk dosen dan mahasiswa UNTIDAR yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN). ToT diadakan Selasa-Rabu, 4-5 Juli di Gedung dr. H.R. Soeparsono UNTIDAR. Pelatihan ini bertujuan untuk memandu 1407 peserta KKN yang akan memulai programnya pada 10 Juli-11 Agustus 2023.

Kegiatan dihadiri oleh Direktur Pemberdayan Komunikasi dan Informatika Ir. Bonifosius Wahyu Pudjianto, M.Eng., Ph.D, Ketua Tim Literasi Digital Sektor Pendidikan Bambang Tri Santoso dan jajaran pimpinan UNTIDAR diantaranya Rektor, Prof. Sugiyarto, M.Si, Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Suyitno, M.Sc. Plt. Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNTIDAR, Dr. Eny Boedi Orbawati, dan Koordinator Pengabdian Kepada Masyarakat, Dr. Ericka Darmawan, M.Pd.

“Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah kegiatan intrakulikuler yang memadukan pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi dengan metode pemberian pengalaman belajar dan bekerja kepada mahasiswa dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu, KKN diarahkan untuk menjamin keterkaitan antara dunia akademik-teoritik dan dunia empirik-praktis,” jelas Rektor UNTIDAR, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. dalam sambutannya.

KKN periode ini akan dilaksanakan di 17 kelurahan di Kota Magelang, serta 77 desa di Kabupaten. Magelang. Pemilihan lokasi ini berdasarkan masukan dan data Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Magelang dan Bappeda Kabupaten Magelang. 77 desa lokasi KKN di Kabupaten Magelang terdiri dari 70 desa ekstrem miskin serta 7 desa binaan LPPM UNTIDAR.

Kegiatan KKN akan berfokus mengakselerasi pembangunan di beberapa kelurahan/desa di Kota dan Kabupaten Magelang, utamanya desa-desa dengan kemiskinan ekstrem. Selain berkoordinasi dengan Bappeda Kota dan Kabupaten Magelang, UNTIDAR juga bekerja sama dengan UNICEF terkait Pendata Sistem Informasi Pembangunan Berbasis Masyarakat (SIPBM) Program Anak Tidak Sekolah (PATS).

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNTIDAR juga bekerja sama dengan Direktorat Pemberdayaan Komunikasi dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, untuk mengimplementasikan program Literasi Digital Sektor Pendidikan. Rektor UNTIDAR Prof. Sugiyarto, M.Si secara resmi telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Semuel Abrijani Pangerapan, B.Sc., M.M pada bulan Februari tahun 2023 yang lalu. Salah satu rencana kegiatan yang dicanangkan adalah literasi digital untuk mahasiswa KKN.

“Secara teknis kegiatan literasi digital akan dilaksanakan oleh 142 kelompok mahasiswa KKN. Setiap kelompok nantinya dijadwalkan untuk melaksanakan kegiatan literasi digital selama dua kali pertemuan. Setiap pertemuan menargetkan 50 anggota masyarakat. Jadi setiap kelompok akan ada kegiatan literasi digital pada 100 orang, keseluruhan targetnya adalah 14.200 warga. Sedangkan narasumber kegiatan ini ada 107 dosen,” kata Ketua LPPM UNTIDAR, Dr. Eny Boedi Orbawati, M.Si.

1407 peserta KKN bersama dosen-dosen UNTIDAR nantinya akan memberikan literasi kepada 14.200 warga di lokasi KKN. 1407 mahasiswa akan dibagi menjadi 142 kelompok, dengan anggota sejumlah 8-10 mahasiswa. Nantinya, mahasiswa dapat memilih program sesuai dengan permasalahan di lokasi KKN.

“Rekan-rekan mahasiswa ini adalah calon penerus bangsa. Sehingga kami mengharapkan dari program literasi digital ini tidak hanya faktor-faktor yang sifatnya substantif saintifik, tapi justru memupuk sensitivitas atau empati mereka terhadap kehidupan masyarakat. Dari sini nanti akan muncul para leaders, pemimpin bangsa di masa depan,” tutur Direktur Pemberdayan Komunikasi dan Informatika, Ir. Bonifosius Wahyu Pudjianto, M.Eng.

Program literasi digital untuk masyarakat sejalan dengan program KKN UNTIDAR yang terdiri dari program edukasi dan karya pengabdian. Program tersebut dapat dipilih sesuai dengan peminatan, bidang ilmu, dan permasalahan di lokasi KKN.

Untuk mendukung program literasi digital, para mahasiswa dibekali dengan beberapa materi terkait. Materi yang disampaikan antara lain digital culture, digital skills, digital ethics, digital safety, identifikasi kebiasaan bermedia digital, citizen journalism, nilai berita, dan paparan administrasi literasi digital KKN. Sejumlah narasumber juga dihadirkan oleh Kemenkominfo, yakni Luqman Hakim (kaliopak.com), Aidil Wicaksono (Kaizen Room), Andika Renda (Sinarmas), dan Andy Zulchaidir Ashary (Pena Enterprise).

Penulis : Isaka/ Editor : Humas UNTIDAR

Kembali Cetak Prestasi, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Fisipol UNTIDAR Juara 1 Lomba Debat dan Juara 3 Lomba Essay Tingkat Nasional

Mahasiswa Universitas Tidar (UNTIDAR) kembali mengukir prestasi. Kali ini, mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi (Ilkom) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) UNTIDAR, yaitu Dian Kartika Aji, Ubaid Hawari, dan Nur Khobibah berhasil meraih Juara 1 Lomba Debat “Party of Public Relations 2023”, yang diselenggarakan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga. Acara tersebut berlangsung tanggal 16-17 Juni 2023.

“Pengumuman pemenang tanggal 27 Juni lalu, alhamdulillah saya dan tim berhasil meraih juara satu, mendapatkan plakat, sertifikat, uang pembinaan, dan bingkisan. Kegiatan ini digelar untuk mencetak insan Public Relations atau Kehumasan yang unggul di masa depan,” tutur Ubaid Hawari.

Nur Khobibah menuturkan, ada beberapa kategori lomba diantaranya, lomba essay, debat, podcast, dan reporter. “Peserta yang mengikuti lomba debat terdiri dari beberapa perwakilan universitas dari seluruh Indonesia,” jelasnya.

Nur Khobibah menambahkan, selain meraih juara 1 pada kategori debat, ia juga berhasil meraih Juara 3 dalam lomba essay bersama Berinika Winara Audiranti dan Fakhrisa Nurtalitha Sari. “Sebelumnya saya sudah pernah mengikuti kegiatan dengan bidang yang sama. Awalnya saya tau informasi lomba ini dari dosen, kemudian saya tertarik untuk mengikutinya. Alhamdulillah saya berhasil meraih kemenangan pada dua kategori lomba yang diadakan, lomba debat dan lomba essay. Saya tidak menyangka dapat meraih juara, melihat banyak peserta dengan penampilan yang sangat meyakinkan,” ucap Nur Khobibah.

Tema debat yang dilombakan yakni Ready For Change To Be The Next Level of PR. “Semoga pencapaian ini memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus belajar dan bersemangat menggapai cita-cita sesuai dengan bidang yang disukai,” tutur Dian Kartika Aji.

Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi UNTIDAR, Ascharisa Mettasatya A, S.Sos., M.I.Kom. mengungkapkan, ia sangat mendukung para mahasiswa untuk terus meningkatkan kompetensi, tak hanya di kampus namun juga di luar kampus. “Selaku Ketua Jurusan saya sangat bersyukur bahwa Dian Kartika Aji, Ubaid Hawari, Nur Khabibah, Berinika Winara Audiranti dan Fakhrisa Nurtalitha Sari berhasil meraih kemenangan yang membanggakan,” ungkapnya.

Ascharisa menambahkan bahwa para dosen Ilmu Komunikasi Fisipol UNTIDAR senantiasa membimbing dan meningkatkan kompetensi mahasiswa dengan cara memberikan berbagai pelatihan.

Hanim Rohnulyanti, S.I.Kom., M.A selaku Dosen Pembimbing Lomba Debat menyampaikan bahwa dosen-dosen Ilkom rutin mengadakan pelatihan. “Disamping itu saat kuliah, kami tak hanya mengajarkan teori, namun juga melaksanakan praktek sesuai dengan bidang Ilmu Komunikasi yang diajarkan,” pungkasnya.
Eny Ratnasari, S.I.Kom., M.I.Kom. selaku Dosen Pembimbing Lomba Essay menambahkan “Saya berharap agar mahasiswa dapat menjadi contoh teladan bagi diri mereka. Mengasah bakatnya dibidang yang mereka sukai,” pungkasnya.

source : fisipol.untidar.ac.id

Bangkit Pasca Pandemi, PSM GST UNTIDAR Raih Emas dan Perak di Ajang Internasional

Paduan Suara Mahasiswa Grandio Sonora Tidar (PSM GST) Universitas Tidar, raih prestasi internasional pada 13th International Choral Festival Orientale Concentus, Singapore 2023, Minggu (2/6)  di Yong Siew Toh Conservatory Concert Hall Singapura.

Pada ajang 13th International Choral Festival Orientale Concentus, Singapore 2023 PSM GST mengikuti dua kategori lomba yaitu Mixed Voice A3 Senior Youth dan Folksong. PSM GST UNTIDAR berhasil meraih Silver Grade I kategori Mixed Voice A3 Senior Youth dan Gold Grade III kategori Folksong.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNTIDAR, Prof. Dr. Parmin, S.Pd., M.Pd mengungkapkan rasa bangga atas raihan PSM GST UNTIDAR.

“Kami sangat mengapresiasi pencapaian tim GST. Dengan semangat juang yang sangat tinggi, tim GST mampu berkiprah di tingkat internasional. Ke depannya, akan kita ikuti kembali dengan support yang lebih besar, agar tim GST kembali dapat meraih prestasi internasional yang sangat membanggakan ini.”

Di bawah bimbingan konduktor Alex Henry Eko Prabowo, 28 mahasiswa Univeristas Tidar berlaga dengan apik. Prestasi ini amat dinanti, mengingat PSM GST sempat vakum beberapa tahun di ajang internasional akibat pandemi Covid-19.

“Perjalanan ini tidak mudah dan cukup panjang. Anak-anak bertumbuh dalam musik mulai dari 0 karena adanya pandemi. Dengan adanya kegiatan ini mereka kembali berkumpul untuk berani memperjuangkan mimpi mereka. Bagi saya hal ini adalah hal yang luar biasa. Pencapaian pada malam ini (2 Juli 2023) 1 medali perak dan 1 medali emas membuktikan bahwa anak-anak kita di tengah keterbatasan masih bisa berprestasi sejajar dengan anak-anak di seluruh dunia.” tutur Alex Henry Eko Prabowo.

Salah satu peserta, Fitri Dwi Yanti amat bersyukur dengan pengalaman yang luar biasa ini.

“Saya merasa sangat bersyukur karena tim kami dapat menjalankan misi dengan baik dan lancar. Misi ini sebagai batu lompatan kami untuk membangun kembali kepercayaan diri tim GST dalam mengikuti kompetisi-kompetisi bergengsi selanjutnya setelah panjangnya pandemi.”

Dengan ini, PSM GST UNTIDAR menjadi inspirasi bangkitnya semangat juang para mahasiswa dengan mengukir prestasi membanggakan di skala internasional.

Penulis : Isaka “Ica”

Tim Pelita UNTIDAR Raih Medali Perunggu IHSIF 2023

Tim Pelita UNTIDAR berhasil meraih Medali Perunggu dalam ajang kompetisi international Health Science and Invention Fair (IHSIF) tahun 2023, yang diikuti oleh berbagai perguruan tinggi di Indonesia maupun luar negeri. IHSIF merupakan kompetisi terbuka dalam bidang ilmu kesehatan, farmasi, dan invensi, yang diselenggarakan oleh Universitas Andalas bekerjasama dengan Indonesia Science Sosiety (ISS).

Tim Pelita UNTIDAR yang diketuai Silvi Fatika Wulandari bersama Dewi Nur Rizqi Fatmala, Gilang Wisnu Harsono, Nafisa Khoiriah, dan Nofal Zuhaeri membawakan inovasi berjudul “The Effectiveness of Mentha piperita L. and Ficus hispida L. Extract Face Masks as Headache Reliever”, yaitu inovasi masker wajah untuk perawatan kecantikan yang sekaligus efektif meredakan nyeri akibat sakit kepala, yang berasal dari ekstrak daun mint dan kulit batang kayu luwingan.

Berbagai persiapan dilakukan oleh Tim Pelita untuk mempresentasikan inovasinya di depan Dewan Juri pada Sabtu, (17/6). Tim sempat terkendala dengan jaringan dan permasalahan teknis, sehingga presentasi dirasa kurang maksimal. Namun usaha keras yang dilakukan Tim Pelita akhirnya membuahkan hasil dengan diraihnya Medali Perunggu dalam ajang IHSIF tahun 2023.

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pelita merupakan organisasi penalaran tingkat perguruan tinggi di Universitas Tidar yang aktivitasnya meliputi kegiatan diskusi ilmiah dan kegiatan penelitian ilmiah lainnya. Pada tahun 2023, UKM Pelita UNTIDAR termasuk UKM yang dinyatakan lolos PPK Ormawa oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Banyak pula prestasi yang ditorehkan oleh para anggota UKM Pelita dalam berbagai ajang lomba tingkat Nasional. Tentu pencapaian yang membanggakan dapat memacu segenap anggota Tim Pelita UNTIDAR untuk kembali berprestasi dalam ajang kompetisi internasional lainnya.

Kontributor : Silvi Fatika/ Editor : Humas UNTIDAR

Wakili Provinsi Jawa Tengah di Tingkat Nasional, Mapala Sulfur Terima Kunjungan Tim Penilai Lomba Apresiasi Wana Lestari, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Sulfur UNTIDAR menerima kunjungan tim penilai lomba Apresiasi Wana Lestari dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, di ruang rapat LPPM pada Senin, 26 Juni 2023. Kegiatan ini merupakan tahapan penilaian dan verifikasi dari keikutsertaan Mapala Sulfur pada lomba Apresiasi Wana Lestari tingkat Nasional, setelah sebelumnya menjadi juara pertama lomba Apresiasi Wana Lestari tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Lomba Apresiasi Wana Lestari merupakan perlombaan rutin yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk menilai prestasi perorangan, kelompok, dan aparatur pemerintah dalam memberdayakan dan mengubah perilaku masyarakat di bidang lingkungan hidup dan kehutanan. Dalam kesempatan ini, Mapala Sulfur menjadi peserta lomba apresiasi Wana Lestari kategori Kelompok Pencinta Alam (KPA), dan mewakili provinsi Jawa Tengah di tingkat Nasional.

Proses penilaian diawali dengan presentasi dan verifikasi dokumen dari kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Mapala Sulfur dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan, dan mengubah perilaku masyarakat di bidang lingkungan hidup pada tahun 2020-2022. Kegiatan penilaian dilanjutkan dengan verifikasi lapangan terhadap desa binaan Mapala Sulfur dalam upaya pelestarian lingkungan di Dusun Witono, Desa Genito, Kecamatan Windusari.

Tim penilai antara lain Sulistiyanto, S.Hut. M.Sc. dan Jossy Talutta dari Direktorat Pengelolaan Kawasan Konservasi, Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Turut hadir perwakilan dari Kantor Cabang Dinas Kehutanan IX, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, serta Pendamping Mapala Sulfur.

Pada kesempatan yang berbeda, Rektor Universitas Tidar Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. mengapresiasi dan mendukung penuh keikutsertaan Mapala Sulfur di Perlombaan Apresiasi Wana Lestari. “Saya mendukung penuh kiprahnya (Mapala Sulfur) untuk berjuang mengikuti lomba Wana Lestari di Tingkat Nasional. Harapan kami tidak hanya di tahun ini melainkan juga di tahun-tahun yang akan datang. Teruslah belajar menjadi lebih baik,” pesan Rektor.

Penulis: Kurnia Fahmy/Editor Humas UNTIDAR

UNTIDAR Terima Penghargaan Sebagai Pengelola Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Perguruan Tinggi Integrasi Dalam Wadah Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional

UNTIDAR mendapatkan penghargaan sebagai Pengelola Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Perguruan Tinggi Integrasi, Dalam Wadah Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional, berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 002.5/21 Th 2023 tanggal 22 Juni 2023.

Penghargaan diberikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno, S.E, M.M,. didampingi oleh Kepala Pusat Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional Nofli, Bc. I.P., S.Sos., S.H., M.Si., kepada Kepala Biro Perencanaan, Keuangan, dan Umum (BPKU) UNTIDAR, Among Wiwoho, S.E., M.M.

Penghargaan diserahkan pada acara Rapat Koordinasi dan Pemberian Penghargaan Pengelola JDIH Provinsi Jawa Tengah Tahun 2023 dengan tema “Membangun Database Dokumen Hukum Jawa Tengah Terintegrasi Menuju Satu Data Dokumen Hukum Indonesia melalui wadah JDIHN”, bertempat di Gedung Gradhika Bhakti Praja Kantor Gubernur Jawa Tengah, Selasa (27/6).

Kepala Pusat Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional Nofli, Bc. I.P., S.Sos., S.H., M.Si. menyampaikan harapannya agar seluruh pengelola JDIH di Provinsi Jawa Tengah dapat secara aktif bersinergi. “Kami berharap seluruh pengelola JDIH di Provinsi Jawa Tengah mengembangkan kerja sama yang efektif antar anggota JDIHN, seperti antara Kabupaten/Kota dan juga Perguruan Tinggi, untuk membentuk dan melakukan integrasi dengan jdihn.go.id., sehingga dapat tercipta informasi hukum yang akurat bagi masyarakat”

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno, S.E, M.M. menyampaikan bahwa penghargaan yang diberikan bukanlah merupakan tujuan utama dalam pengelolaan JDIH, melainkan agar produk hukum mudah diakses oleh masyarakat umum, khususnya bagi masyarakat Jawa Tengah.

JDIH UNTIDAR merupakan upaya Universitas Tidar dalam rangka penyimpanan dan penyebarluasan peraturan perundang-undangan dan informasi hukum bagi para pengguna atau pencari informasi produk hukum baik dari kalangan Sivitas Akademika Universitas Tidar maupun masyarakat, dengan cara yang lebih cepat, mudah, dan akurat.

Dengan adanya JDIH UNTIDAR diharapkan kebijakan hukum yang dihasilkan dapat diketahui oleh masyarakat luas dan dapat diimplementasikan dengan sebaik-baiknya. Atas dasar hal tersebut Universitas Tidar mengembangkan website Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Universitas Tidar (JDIH UNTIDAR), sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 5 ayat (1) Peraturan Presiden Nomor 33 Tahun 2012, tentang Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional.

Kepala BPKU UNTIDAR, Among Wiwoho, S.E., M.M. menyampaikan bahwa penghargaan kali ini merupakan penghargaan kedua yang diterima oleh JDIH Untidar. “Sebelumnya UNTIDAR berhasil meraih penghargaan sebagai Anggota Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional Terbaik II Tahun 2022, kategori Perpustakaan Hukum. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Hukum dan HAM Prof. Yasonna Laoly, S.H., M.Sc., Ph.D. kepada Rektor Universitas Tidar, pada Pertemuan Nasional Pengelola JDIH Tahun 2022 di Jakarta, pada Oktober 2022,” terangnya.

Among berharap dengan diraihnya penghargaan ini, dapat terus menjadi penyemangat dalam mengelola JDIH di Universitas Tidar, serta lebih mengoptimalkan pelayanan prima kepada pengguna, demi tercapainya satu data dokumen hukum Nasional dan efektivitas pelayanan publik bagi masyarakat.

Humas UNTIDAR

Yogi Indrawan Dukung Pemerintah Wujudkan Net Zero Emission Melalui Program GERILYA

Yogi Indrawan, mahasiswa semester 6 program studi S1 Teknik Elektro Angkatan 2020 Fakultas Teknik Universitas Tidar (UNTIDAR), mengikuti kegiatan MSIB Batch 4, melalui Program GERILYA (Gerakan Inisiatif Listrik Tenaga Surya), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Yogi Indrawan mengikuti GERILYA bersama dengan 2 mahasiswa prodi Teknik Elektro lainnya, yaitu M. Mujib Burrochman dan Dhea Sugiyanti.

Program GERILYA adalah program magang yang menyediakan tempat bagi mahasiswa untuk mendapatkan ilmu, relasi, pengalaman, dan mengetahui tentang dunia kerja pada sektor bidang industri terbarukan. Program GERILYA mendapatkan konversi sebesar 10-20 SKS, dan ditujukan untuk mahasiswa eksakta dari berbagai jurusan, dengan minimal di semester 6.

Program GERILYA yang diikuti oleh Yogi berlangsung selama 5 bulan dimulai dari 16 Februari sampai 30 Juni 2023. Metode pembelajaran terdiri dari : 1 bulan untuk online course, dan 4 bulan melakukan team-based project di perusahaan yang telah bekerja sama. Selama online course mahasiswa akan didampingi oleh pengajar dan mentor yang berpengalaman di bidang PLTS. Selanjutnya mahasiswa menjalani site visit di PPSDM KEBTKE untuk melakukan praktek langsung instalasi pembangkit listrik tenaga surya.

“Tujuan saya mengikuti program ini adalah untuk mendukung upaya pemerintah dalam peningkatan kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga EBT (Surya) menuju Net Zero Emission pada tahun 2060 atau lebih cepat lagi, percepatan pemanfaatan energi baru terbarukan sebesar 23% dari bauran energi nasional di tahun 2025, dan program GERILYA yang menargetkan peningkatan pembangkit listrik tenaga surya Atap lebih dari 200 kWp,” jelas Yogi. “Mengingat masih kurangnya sumber daya manusia yang kompeten di bidang energi terbarukan juga kurangnya literasi energi terbarukan kepada masyarakat, melalui program ini saya ingin mengaplikasikan keilmuan yang telah saya pelajari pada bidang ketenagalistrikan khususnya Pembangkit Listrik Tenaga EBT (Surya),” imbuhnya.

Banyak kompetensi yang didapatkan oleh Yogi dengan mengikuti program GERILYA, seperti pemahaman mengenai kebijakan khususnya tentang energi baru terbarukan serta pemanfaataannya, memahami langkah-langkah mendesain PLTS Atap dan mengukur sensivitas desain PLTS Atap, mengetahui aspek keekonomian seperti: tarif listrik penghematan tagihan, investasi dan BEP PLTS Atap.

“Melalui kegiatan team based-project, saya ditempatkan di PT Jarwinn Feliciti Hotapea berlokasi di Tangerang Selatan, merupakan perusahaan yang berfokus pada sumber energi surya atau PLTS. Yogi turut melakukan praktik pemasangan PLTS secara langsung bersama tim engineering ataupun teknisi. Di lapangan saya belajar bagaimana cara proses instalasi PLTS, komisioning, operasi, gangguan, perawatan, analisis permasalahan yang saya temui di lapangan serta survei ketertarikan pasar PLTS untuk mengetahui faktor-faktor yang menghambat perkembangan PLTS Atap di Indonesia. Project terbesar saya adalah pemasangan sistem PLTS On Grid Skala Industrial dengan kapasitas 80 kWp di Jakarta Utara,” urainya.

Pada MISB Batch 4 Program GERILYA, tercatat sebanyak 2.456 pendaftar hingga terpilih 67 mahasiswa, 3 diantaranya adalah mahasiswa program studi S1 Teknik Elektro Fakultas Teknik UNTIDAR.

Humas UNTIDAR

12 Proposal Mahasiswa Wirausaha UNTIDAR Berhasil Lolos Pendanaan P2MW

Sebanyak 12 proposal yang diajukan oleh mahasiswa wirausaha UNTIDAR, berhasil lolos Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW). P2MW merupakan program yang diinisiasi oleh Direktorat Belmawa, Ditjen Diktiristek untuk mendorong dan meningkatkan minat, bakat, kreativitas dan inovasi mahasiswa dalam bidang wirausaha.

P2MW merupakan program penguatan ekosistem kewirausahaan di Perguruan Tinggi berupa pembinaan, pendampingan serta pelatihan (coaching) usaha kepada mahasiswa peserta P2MW. Mahasiswa peserta P2MW memiliki privilege berkesempatan untuk mengikuti program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) berwirausaha di perguruan tinggi. Program ini sangat penting bagi perguruan tinggi dan mahasiswa dalam mencetak mahasiswa wirausaha serta membentuk ekosistem kewirausahaan di perguruan tinggi.

Capaian UNTIDAR dalam meloloskan proposal P2MW jika dibandingkan tahun sebelumnya, naik 100 persen. “Saya begitu bangga dan berbahagia, karena tahun 2023 ini, mahasiswa UNTIDAR berhasil menaikkan prosentasi proposal yang lolos untuk didanai Ditjen Diktiristek, baik di PPK Ormawa, PKM, maupun P2MW,” jelas Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Parmin, M.Pd. “Semoga dengan adanya pendanaan P2MW ini, usaha yang dijalankan oleh mahasiswa di kampus UNTIDAR semakin bertumbuh,” imbuhnya.

Seperti yang dijelaskan dalam panduan P2MW, tujuan pelaksanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) adalah : Peningkatan jumlah mahasiswa yang menjalankan wirausaha di perguruan tinggi; Penguatan pembinaan kewirausahaan di perguruan tinggi yang berprinsip pada pengembangan karakter inovatif, berdampak, dan berkelanjutan; dan Penguatan ekosistem kewirausahaan perguruan tinggi dengan melibatkan dunia usaha dunia industri (DUDI), komunitas, pemerintah, maupun pemangku kepentingan lainnya.

Selamat dan Sukses untuk mahasiswa wirausaha UNTIDAR yang berhasil menerima hibah P2MW tahun 2023

Daftar Tim P2MW UNTIDAR Lolos Pendanaan BELMAWA
No Nama Usaha Kategori Ketua Pengusul Dosen Pembimbing
1 Aesthetic Craft Wedding sebagai Sahabat di Momen Spesial Jasa dan Perdagangan Ayuk Yuliana ERNI PUJI ASTUTIK, M.Si.
2 Budidaya Ikan Lele dan Sayur Kangkung dengan Sistem Aquaponik Budidaya Wakhidatul Choeriyah HANUNG EKA ATMAJA, S.E., M.M.
3 Inovasi Candle Aromatherapy Rempah Rempah Bernuansa Batik dengan Terintegrasi QR Code Guna Menjaga Mental Health Industri Kreatif, Seni, Budaya, dan Pariwisata Meylani Agustin SYITA FATIH ‘ADNA, S.Pd., M.Sc.
4 Parca Natural Scent Manufaktur dan Teknologi Terapan Dina Ragilia Setianingsih Eli Trisnowati, M.Pd
5 Sabun Limbah Kulit Pisang SALIKUPI Manufaktur dan Teknologi Terapan Tiara Oktaviani RINA RAHAYU, M.Pd.
6 Sambal Fish Queen Makanan dan Minuman Redha Hermawan RINA RAHAYU, M.Pd.
7 Sewa Gerobak Dalam Meningkatkan Sektor Usaha Kecil Dan Mikro Serta Mendukung Pemulihan Ekonomi Setelah Pandemi Jasa dan Perdagangan Imam Fadhil Nugroho Panji Kusuma Prasetyanto, S.E., M.Ec.Dev.
8 The Story of Tumbler Abadikan Kisahmu dengan Tumbler Penyimpan Kenangan dalam QR Code Industri Kreatif, Seni, Budaya, dan Pariwisata Putri Maharani EKO JULIYANTO
9 TOKA Totebag Anti Theft dengan Desain Kaligrafi yang Menawan Solusi Aman dan Stylish Industri Kreatif, Seni, Budaya, dan Pariwisata Devi Cahya Ningrum SYITA FATIH ‘ADNA, S.Pd., M.Sc.
10 TWENTYONE.CAKE KUE TART MINI KEKINIAN Makanan dan Minuman Regita Putri Nugroho Hanung Eka Atmaja, S.E., M.M.
11 UMBRELLA PROJECT Manufaktur dan Teknologi Terapan Rifky Arditya Nur Rahma Dwi Novianto, S.Pd., M.Eng.
12 Victor Edu Bimbel dengan Pendekatan FUTURE Learning sebagai Upaya Mewujudkan Pengalaman Belajar yang Kreatif dan Adaptif Jasa dan Perdagangan Auzan Fildzah Hakim RINA RAHAYU, M.Pd.

Humas UNTIDAR

Mahasiswa Prodi Teknik Sipil UNTIDAR Raih Juara 2 dan Juara Favorit Bridge Modelling Competition Civilfest 2023

Setelah berkompetisi dengan tim dari Universitas Brawijaya, Universitas Gajah Mada, Universitas Diponegoro, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Jambi, Universitas Mulawarman, dan Intitut Teknologi Sepuluh November, 6 mahasiswa program studi Teknik Sipil UNTIDAR berhasil meraih Juara 2 dan Juara Favorit dalam ajang Bridge Modelling Competition Civilfest 2023, yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil (Himatesi) Universitas Jambi.

Tim Eljatar Wani yang diketuai oleh Fauzan Firman Amrulloh, dan beranggotakan Elis Prayoga serta Pingky Rizka Febriyanti, berhasil meraih Juara 2. Tim ini menyajikan karya Jembatan Niscala Dewangga.

Sementara Tim Eljatar Savvy yang diketuai oleh Muhammad Farriz Nurfalah, dan beranggotakan Bagas Devano Akbar serta Ervan Arvianto, berhasil meraih predikat Juara Favorit melalui karyanya Jembatan Amerta Gajahsora

Saat ditemui, Fauzan, ketua tim Eljatar Wani menyampaikan salah satu faktor kemenangan Jembatan Niscala Dewangga adalah karena kekokohannya “Kekokohan jembatan Niscala Dewangga terlihat pada kestabilan struktur dalam menahan beban yang bekerja. Kombinasi rangka Warren Truss menjadikan jembatan ini sangat kuat, kokoh serta tidak mudah terjadi deformasi struktur dan defleksi bentang,” jelasnya. Ia menambahkan bentuk busur pada rangka menambah kekompakan batang dan menambah kestabilan rangka batang sehingga dapat menahan gaya batang yang tinggi.

“Jembatan ini diharapkan mampu menjadi icon jembatan masa depan yang inovatif, kuat, dan efisien. Jembatan Niscala Dewangga tergolong jembatan yang ringan dan memiliki kekuatan yang tinggi. Jembatan ini didesain dengan memperhatikan penggunaan batang dan memperhatikan konsep strukturnya, sehingga dihasilkan jembatan yang unik dan indah,” urainya.

Tak kalah dengan jembatan Niscala Dewangga, jembatan Amerta Gajahsora yang dibuat oleh Tim Eljatar Savvy juga memiliki banyak kelebihan. Muhammad Farriz selaku ketua tim menyampaikan, jembatan Amerta gajahsora, konsep arsitekturnya terinspirasi dari Gunung Merapi dan Gunung Merbabu.

“Konfigurasi menyilang pada jembatan melambangkan persatuan dan kesatuan serta menciptakan kesan harmoni visual yang indah. Desain jembatan ini menggunakan warna merah untuk melambangkan keberanian dan kekuatan, serta warna putih untuk melambangkan keindahan dan kemurnian, sehingga terlihat elegan, bersih, dan memukau,” tegas Farriz.

Ia menuturkan selain berfungsi sebagai sarana transportasi yang fungsional, jembatan Amerta Gajahsora juga menjadi daya tarik wisata yang memukau. Desain megah dan indah ini mencerminkan kekuatan penopang yang kuat serta keindahan alam.

Selamat dan Sukses untuk Tim Eljatar Wani dan Eljatar Savvy