REKTOR UNTIDAR SERAHKAN BANTUAN BIDIKMISI TAHUN 2016

MAGELANG – Rektor Universitas Tidar, Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd. menyerahkan bantuan Bidikmisi tahun 2016 kepada 180 mahasiswa di auditorium UNTIDAR, Kamis (08/09). Bantuan diserahkan secara simbolis kepada Mistiyah (FE/Ekonomi Pembangunan) dan Afif Nuur Hidayat (FT/Teknik Elektro).

“Kalian adalah mahasiswa pilihan yang lolos seleksi tingkat universitas. Tunjukan dengan prestasi akademik minimal IPK 3.00, lulus maksimal 8 semester dan aktif dalam kegiatan lain yang mendukung perkuliahan misalnya riset atau penelitian,” Prof. Cahyo.

Sesuai dengan visi UNTIDAR yaitu universitas berbasis riset dalam mengembangkan ipteks dan kewirausahaan, mahasiswa dituntut menerapkan prinsip-prinsip riset khususnya dalam dunia perkuliahan. Mayoritas kendala mahasiswa adalah pada tahap penyelesaian tugas akhir atau skripsi. Mahasiswa belum memahami atau baru pertama kali melakukan riset pada skripsinya sehingga berkali-kali harus melakukan revisi yang berakibat pada molornya waktu lulus/wisuda. Riset dapat dimulai dari berbagai program kemahasiswaan contohnya Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM), Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) dan Program Hibah Bina Desa (PHBD).

Rektor UNTIDAR saat memberikan pengarahan pada acara Sosialisasi Bidikmisi Tahun 2016, Kamis (08/09) di auditorium UNTIDAR.

Rektor UNTIDAR saat memberikan pengarahan pada acara Sosialisasi Bidikmisi Tahun 2016, Kamis (08/09) di auditorium UNTIDAR.

Sependapat dengan pernyataannya, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Bambang Kuncoro, M.Si. juga mendorong mahasiswa penerima Bidikmisi mulai akftif mengikuti PKM, PMW dan program sejenisnya mulai dari semester awal ini. Disamping dapat mengembangkan ketrampilan riset, mahasiswa juga berpeluang mendapat tambahan bantuan biaya hidup jika proposal mereka disetujui.

Bantuan Bidikmisi yang diterima sebesar Rp 6 juta tiap semesternya, dipotong untuk biaya UKT Rp 2,4 juta dan sisanya dikembalikan kepada mahasiswa sebagai biaya hidup. “Bantuan biaya hidup sejumlah Rp 3,6 juta melalui rekening bank yang sudah ditentukan,” tutur Ketua Panitia Bidikmisi UNTIDAR, Ir. Yulia Eko Susilowati, M.P.

Mahasiswa Bidikmisi UNTIDAR diberikan kewajiban untuk meraih dan mempertahankan IPK minimal 3.0. Pada 3 semester awal jika mahasiswa tidak dapat memenuhi kriteria tersebut maka Bidikmisi akan dicabut dan dialihkan kepada mahasiswa lainnya. Selain itu, keaktifan mahasiswa dalam berorganisasi maupun kegiatan kemahasiswaan lainnya mendapat poin tersendiri. Bantuan biaya hidup diberikan triwulanan pada bulan September dan Desember di semester ganjil lalu bulan Maret dan Juni untuk semester genap. “Selain batas IPK, mahasiswa perlu memperhatikan ketentuan lain yang dapat menyebabkan dicabutnya Bidikmisi mereka seperti, menikah, cuti, drop out dan non aktif,” jelas Koordinator Bidikmisi UNTIDAR, David Budhi Hartono, S.E. (DN)

HARI TANOESOEDIBJO : SUKSES ITU BERAWAL DARI DESTINY HIDUP YANG JELAS LALU BAGAIMANA KAMU MEWUJUDKANNYA

MAGELANG – CEO MNC Group, Hary Tanoesoedibjo menekankan bahwa setiap orang sukses pasti mempunyai destiny atau tujuan hidup yang jelas. “Pelajari, pahami lalu tentukan destiny hidupmu. Selanjutnya bekerja keraslah dalam mewujudkannya,” kata Hary.

Keinginannya bergelut dalam pasar modal saat remaja dahulu, membuat anak bungsu dari 6 bersaudara ini tahu betul hal apa saja yang harus dilakukannya untuk mewujudkannya. Pada suatu waktu, Hary remaja yang saat itu malas belajar dan gemar balap motor mengaku insaf. “Awalnya hanya karena ingin lulus kuliah lebih cepat dari kakak saya. Maka saya mulai membiasakan diri rajin belajar. Lama-lama malah rajinnya berlebihan,” tambahnya.

Tidak hanya rajin, speed, quality, disiplin serta konsekuen dalam melakukan tiap usaha menghantarkannya pada kesuksesan memimpin 35.000 pegawai dibawah naungan MNC Group yang terdiri dari 110 perusahaan baik lokal maupun internasional.

Sukses itu tidak ditentukan dari latar belakang keluarga “berpunya” atau tidak. Semua tergantung seberapa besar usaha masing-masing individu. Sukses tidak bergantung lama bekerja tapi juga memperhatikan timing dan speed yang tepat. “Jack Ma mendobrak kebiasaan transaksi jual beli tradisional ke arah digital dengan mendirikan e-commerce alibaba.com tahun 1999 lalu. Walau sempat mengalami kendala, kini alibaba.com menduduki tempat keempat perusahaan teknologi paling kaya sedunia setelah Apple, Google dan Microsoft,” kata Hary.

Mengusung tema “Membangun Ekonomi Indonesia Menghadapi Persaingan Ekonomi Global”, kuliah umum pada Senin (05/09) di auditorium UNTIDAR ini diikuti ribuan peserta yang terdiri dari mahasiswa, karyawan dan dosen. Menurut CEO yang memulai karirnya 27 tahun lalu ini ekonomi Indonesia belum siap menghadapi era global. Bukannya pesimis namun masyarakat belum siap. Terutama penggerak ekonomi dari daerah. “Jika roda ekonomi tiap daerah berjalan dengan baik maka tidak menutup kemungkinan membuat roda perekonomian nasional juga baik,” jelasnya.

Selain itu, semua industri diseluruh dunia sudah tidak dapat dipisahkan dengan perkembangan era digital yang semakin canggih. Jarak dan waktu dapat diatasi dengan mudah dengan memanfaatkan teknologi digital yang ada pada saat ini.

Rektor UNTIDAR, Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd. mengapresiasi kesediaan Hary Tanoesoedibjo menjadi narasumber pada kuliah umum kali ini. “Sosok pengusaha sukses seperti Hari Tanoesudibjo ini saya harap dapat menjadi panutan dan inspirasi bagi mahasiswa UNTIDAR. Harapannya jika lulus nanti tidak melulu menjadi pegawai tapi bisa menjadi pengusaha,” tuturnya.

Rektor UNTIDAR, Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd. bersama Hari Tanoe dan perwakilan mahasiswa penerima beasiswa dari MNC Group.

Rektor UNTIDAR, Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd. bersama Hari Tanoe dan perwakilan mahasiswa penerima beasiswa dari MNC Group.

Dalam kesempatan ini, Hari Tanoesudibjo mewakili MNC Group memberikan beasiswa dengan total Rp 25 juta kepada 25 mahasiswa terpilih UNTIDAR. Beasiswa ini diharapkan mampu membantu kelancaran perkuliahan mahasiswa serta memotivasi mereka untuk lebih rajin belajar lagi. (DN)

HASIL SELEKSI UJIAN TAHAP I TES PSIKOLOGI PENERIMAAAN PEGAWAI KONTRAK (FORMASI DOSEN) DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS TIDAR TAHUN 2016

Berdasarkan hasil Ujian Tahap I Tes Psikologi yang dilaksanakan pada tanggal 29 Agustus 2016, dengan ini diumumkan bahwa peserta yang nomor ujian dan namanya tercantum pada Lampiran I dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti Ujian Tahap II Tes Microteaching dan Wawancara yang pelaksanaannya tercantum dalam Lampiran II Pengumuman ini.
Demikian untuk menjadi perhatian.

PENGUMUMAN HASIL TES PSIKOLOGI REKRUTMEN DOSEN UNTIDAR_2 September 2016

PENGUMUMAN PENUNDANAAN HASIL TES PSIKOLOGI UNTIDAR

Menyusuli Pengumuman Rektor No. 1075.a/UN27/KP/2016 tanggal 22 Agustus 2016 pada huruf D angka 4, bahwa Pengumuman lulus seleksi tahap I Tes Psikologi yang semula direncanakan akan diumumkan pada tanggal 1 September 2016 ditunda sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan karena penilaian Hasil Tes Psikologi masih dalam proses. Kepada para peserta seleksi dimohon untuk aktif memantau informasi selanjutnya melalui laman http://www.untidar.ac.id.

Demikian, untuk dimaklumi.

PENGUMUMAN PENUNDANAAN HASIL TES PSIKOLOGI UNTIDAR

JAMU “HARTA KARUN” BANGSA YANG TERLUPAKAN

MAGELANG – Jamu atau djamoe merupakan singkatan dari djampi dan oesodo. Djampi berarti penyembuhan dengan ramuan obat-obatan atau doa dan ajian sedangkan oesodo berarti kesehatan. Jadi, jamu dapat diartikan ramuan obat untuk kesehatan.

“Masyarakat lupa, dahulu, jamu pernah menjadi satu-satunya obat ketika mereka sakit. Terbukti berkasiat, aman dan yang paling terpenting adalah merupakan warisan nenek moyang kita,” tutur Agung.

Ir. A. Agung Shusena, Direktur Utama Gujati Group yang menaungi perusahaan jamu Gujati 59 membagi pengalamannya berwirausaha dalam kuliah umum, Jumat (26/08) di auditorium Universitas Tidar. Pengusaha jamu dari Solo ini membuktikan bahwa jamu yang lekat dengan kesan “kuno” ini masih menjanjikan di dalam dunia wirausaha.

Pertama, Indonesia menyimpan 30.000 jenis tanaman yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku jamu. Kedua, segi pengalaman, Indonesia memiliki riwayat panjang dalam pembuatan jamu. Tertulis dalam Serat Kawruh dan Serat Centhini di perpustakaan Keraton Surakarta ditemukan 1.734 ramuan obat tradisional beserta kegunaannya. Terlebih banyak tokoh pesohor Indonesia yang terbukti awet muda dan tetap terjaga kesehatannya dengan rutin meminum jamu seperti Moeryati Sudibyo dan Poppy Darsono.

“Munculnya berbagai macam obat kimia yang beresiko tinggi membuat sebagian orang mulai menengok kembali jamu dan obat herbal. Peluang ini bisa dimanfaatkan dalam pengembangan usaha jamu yang dikelola dengan sistem manajemen modern,” tambah alumnus jurusan Agronomi, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor ini.

Menurutnya, sisi tradisional jamu gendong tetap harus dipertahankan namun tidak menutup kemungkinan pemasaran dan pengolahan jamu secara modern juga perlu ditingkatkan. Seperti halnya produk lainnya, jamu harus bisa mengikuti perkembangan jaman. Masyarakat tidak perlu menunggu Mbok Jamu lagi namun bisa kapan saja meminum jamu dalam bentuk kemasan praktis.

Fransina (kedua dari kiri) sedang mewawancari Ir. A. Agung Shusena sesuai Kulaih Umum.

Fransina (kedua dari kiri) sedang mewawancari Ir. A. Agung Shusena sesuai Kuliah Umum.

Salah satu peserta kuliah umum, Fransina Auscsilia Kedeikoto, mahasiswa semester 1, Prodi Administrasi Negara asal Nabire, Papua mengaku terinspirasi menjadi seorang pengusaha setelah mengikuti kuliah umum ini. “Saya menyempatkan diri menanyakan beberapa pertanyaan secara langsung kepada Pak Agung. Harapannya ilmu yang saya dapat ini besok bisa terapkan saat saya memulai usaha sendiri,” kata Fransina.

Kuliah umum merupakan agenda rutin yang diselenggarakan UNTIDAR sebelum mahasiswa baru memulai kuliah pertamanya. Mengusung tema “Pengembangan Jiwa Kewirausahaan bagi Mahasiswa” bertujuan untuk memotivasi serta memunculkan bibit-bibit wirausaha muda dari dalam kampus. Kuliah umum diikuti seluruh mahasiswa tahun akademik 2016/2017 sebanyak 1119 mahasiswa ditambah beberapa tamu undangan dari kalangan dosen serta UKM tingkat universitas. Dalam kesempatan ini, Agung juga membagikan salah satu produknya yaitu jamu kemasan Kunyit Asam yang dibagikan kepada seluruh peserta kuliah umum.(DN)

FGD PUSAT KARIR UNTIDAR BERSAMA MINTA HARSANA

MAGELANG – Minta Harsana, A.Par., M.Sc., Ketua Career Develelopment Center UNY dalam FGD UPT Karir dan Kewirausahaan, Selasa (23/08) menyatakan bahwa perguruan tinggi merupakan tempat pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, budaya serta persiapan sumber daya manusia yang andal. “Perguruan tinggi juga perlu memperlengkapi dan mempersiapkan lulusan untuk memperoleh lapangan kerja,” tuturnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Hibah Pusat Karir (PHPK) PT dari Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi yang resmi diterima UNTIDAR Februari lalu. PHPK-PT ini bertujuan untuk memfasilitasi pendirian dan pengembangan pusat karir PT, fungsi dan kegiatannya. Selain itu dilakukan juga pembinaan pusat karir di tingkat PT. Luaran program ini adalah terbentuk dan berfungsinya sistem karir di tingkat PT.

“Sebelumnya kami mengadakan studi banding pengelolaan kelembagaan pusat karir di Polines dan UNY. Kini kami mengajak pimpinan universitas dan fakultas, dosen serta mahasiswa dalam FGD dalam persiapan pembentukan pusat karir di UNTIDAR,” kata Sigit Joko Purnomo, S.T., M.T. sebagai Kepala Divisi Pengembangan Karir dan Pelatihan, UPT Karir dan Kewirausahaan UNTIDAR.

Dra. Mursia Ekawati, M.Hum., Kepala Pusat Karir dan Kewirausahaan menyerahkan kenang-kenangan kepada Minta Harsana, A.Par., M.Sc., Ketua Career Develelopment Center UNY.

Dra. Mursia Ekawati, M.Hum., Kepala Pusat Karir dan Kewirausahaan menyerahkan kenang-kenangan kepada Minta Harsana, A.Par., M.Sc., Ketua Career Develelopment Center UNY.

Kedepannya, pusat karir UNTIDAR diharapkan menjadi “pintu” yang menyediakan berbagai informasi mengenai lowongan pekerjaan serta pelatihan-pelatihan yang mendukung lulusan UNTIDAR agar lebih cepat memperoleh pekerjaan. Seperti halnya yang disampaikan Ketua CDC UNY, Minta Harsana, idelalnya kegiatan pusat karir terdiri dari seminar dan pelatihan, magang, bursa kerja online, pameran bursa kerja, rekrutmen kampus (campus recruitment), konseling karir, tracer study.

Tim Pusat Karir dan Kewirausahaan UNTIDAR terdiri dari Dra. Mursia Ekawati, M.Hum. sebagai Kepala Pusat Karir dan Kewirausahaan; Dr. Farikah, M.Pd. sebagai sekretaris; Sigit Joko Purnomo, S.T., M.T. sebagai Kepala Divisi Pengembangan Karir dan Pelatihan; serta Nuwun Priyono, S.E., M.Ak., Akt. Sebagai Kepala Divisi Pengembangan Kewirausahaan dan Pelatihan. (DN)

KULIAH UMUM “Pengembangan Jiwa Kewirausahaan bagi Mahasiswa”

undangan buat mahasiswa

undangan buat mahasiswa 002

Keterangan :

  1. Kuliah Umum WAJIB diikuti oleh seluruh mahasiswa baru Tahun Akademik 2016/2017.
  2. Mahasiswa wajib menggunakan jas almamater dan datang tepat waktu.
  3. Kuliah Umum dibagi dalam 2 sesi yaitu :

Sesi  1
Pukul : 07.00 – 09.15 WIB
Seluruh Mahasiswa Otadama 2016 Gelombang 1

Sesi 2
Pukul : 09.15 – 11.30 WIB
Seluruh Mahasiswa Otadama 2016 Gelombang 2

 

KOMARUDIN HIDAYAT : PERKUAT KARAKTER LANGKAH AWAL UNTIDAR GO NASIONAL

MAGELANG – Prof. Dr. Komaruddin Hidayat menjelaskan pentingnya karakter (image) dalam membangun sebuah kepercayaan masyarakat terhadap UNTIDAR. Seperti halnya sebuah produk, UNTIDAR perlu memiliki ciri khas yang memposisikannya sebagai tempat ideal dalam melanjutkan pendidikan tinggi. “Apa saja yang bisa UNTIDAR tawarkan pada khalayak luas? Minimal untuk menarik calon mahasiswa baru untuk datang kesini,” jelasnya.

Dalam dunia marketing, service oriented menjadi strategi jitu pemasaran yang mampu menjadi daya tarik sebuah produk. “Sama-sama sebuah perguruan tinggi tapi pasti mempunyai sistem pelayanan yang berbeda. Mutu yang baik namun pelayanan kurang mempengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat,” tambahnya.

Menuju UNTIDAR Go Nasional, kampus dituntut mulai berbenah mulai dari sikap, orientasi dan menentukan posisioning yang jelas antara teaching, research atau enterpreneur university. Selain itu, kampus juga harus dikondisikan terus “maju” tidak hanya jalan ditempat dengan meningkatkan suasana, fasilitas, dan stimulus/insentif. “Dosen harus punya rasa gelisah untuk maju, kalau perlu sering-seringlah datangkah motivator-motivator handal sebagai pemicu,” kata Prof. Komaruddin.

Pembekalan 2

Kegiatan outbond bersama atau pelatihan drama dapat dijadikan sarana peningkatan kerjasama, pengenalan karakter serta wadah mengekspresikan diri. Sepakat dengan pendapatnya, Drs. Budiono, M.Pd. dosen Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Pendidikan sekaligus moderator pada acara ini menyatakan bahwa kegiatan yang melibatkan dosen maupu tenaga pendidik mampu meningkatkan kekompakan dalam meraih tujuan bersama.

Pembekalan ini mendapat respon positif dari para peserta. “Satu yang bisa dipetik dari penuturan beliau yaitu pegawai yang bahagia akan lebih produktif,” tutur Winda Candra Hantari, S.S., M.A., dosen Prodi PBSI, FKIP. Selain itu, gaya bahasa dan penuturan materi yang dikaitkan dengan fenomena sehari-hari membantu para peserta memahami tujuan bersama sebagai lembaga maupun sebagai dosen. “Bahasanya sederhana namun penuh makna sangat memberi wawasan dan pengetahuan baru bagi saya,” kata Lilia Indriani, A.Pd., M.Pd.

Pada acara Pembekalan Dosen-Dosen UNTIDAR dalam Rangka Pelaksanaan Perkuliahan Tahun Akademik 2016/2017, Senin (22/08) bertempat di Grand Artos Hotel & Convention selain Prof. Komaruddin, seluruh peserta juga mendapat pengarahan dari Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd. mengenai kebijakan umum UNTIDAR serta beberapa pencapaian, baik yang sudah dan yang masih dalam perencanaan termasuk pembahasan usulan prodi baru dan rencana pembuatan mobil listrik. (DN)