PUSKOM UNTIDAR “LAUNCHING” TRACER STUDY UNTUK JARING INFORMASI ALUMNI

MAGELANG – Calon wisudawan/wisudawati UNTIDAR periode Oktober 2016 mengikuti pembekalan kewirausahaan, Kamis (06/10) sebelum resmi diwisuda Sabtu mendatang. Pada acara yang sama, UPT Teknologi, Informasi dan Komunikasi mensosialisasikan pertama kalinya laman alumni.untidar.ac.id. Laman ini diperuntukan untuk melacak aktivitas para lulusannya setelah masa pendidikan tinggi, baik masa transisi maupun pergerakan alumni di dunia kerja serta melacak jejak lulusan/alumni setelah 2 (dua) tahun setelah lulus.a

“Laman ini berisi konten tracer study, lowongan kerja, lamaran kerja serta data statistik persebaran alumni. Kedepannya lulusan UNTIDAR bisa saling sharing lowongan pekerjaan bagi sesama alumni serta tidak menutup kemungkinan sekaligus mengirim lamaran melalui laman ini,” kata Kepala UPT TIK, Sigit Joko Purnomo, S.T., M.T.

Tampilan laman untidar.ac.id

Tampilan laman untidar.ac.id

Laman ini diperuntukan juga untuk melakukan pendataan alumni serta update data pribadi alumni. Data ini hanya bisa diakses alumni dan pengelola data sehingga dapat dijamin kerahasiaannya. Data ini nantinya dapat dijadikan rujukan kepada bidang akademik maupun bidang lain yang terkait untuk mengevaluasi berbagai program yang berhubungan dengan peningkatan kualitas lulusan. “Nantinya dapat diketahui rata-rata waktu lulusan UNTIDAR mendapat pekerjaan atau apakah sudah tepat dengan jurusan yang ditempuhnya,” tambahnya.

Pada kesempatan ini Rektor UNTIDAR, Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd. menekankan bahwa mahasiswa jangan hanya fokus menjadi pegawai, bukan hanya sebagai job seeker namun juga job creator. “Pegawai itu tiap bulannya hanya menunggu gaji. Kalau pengusaha sebaliknya memberi gaji bahkan penghasilannya melebihi pegawai negeri,” tuturnya.

Beberapa mahasiswa yang juga seorang wirausahawan berbagi pengalaman mereka dalam membangun usahanya dari nol. Pengalaman ini menjadi pemotivasi bagi mahasiswa lainnya untuk memulai usaha sejak dini.

Pembekalan ini merupakan kegiatan rutin yang bertujuan untuk memberikan pembekalan kewirausahaan kepada seluruh calon wisudawan/wisudawati. Wisuda kedua, bulan Oktober tahun 2016 ini meluluskan 177 mahasiswa. (DN)

PENTAS DRAMA, STRATEGI JITU TINGKATKAN PEMAHAMAN MAHASISWA

MAGELANG – Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan sukses menampilkan drama berjudul “No Me Ames No Se Puede”, Senin (03/10) di auditorium UNTIDAR. Pentas drama berbahasa Inggris yang melibatkan sekitar 80 orang mahasiswa semester 5 terinspirasi dari novel “Dan Bidadari Pun Mencintaimu” karya Ali Imron, S.S., M.Hum, penulis buku sekaligus dosen PBI/FKIP UNTIDAR.

“Inilah saat dimulainya revolusi ilmu keguruan dan pendidikan Bahasa Inggris khususnya di UNTIDAR dengan muatan sastra positif. Sastra yang membangun karakter mahasiswa dan mendukung pengajaran Bahasa Inggris,” kata Ali yang populer dengan nama pena, Ali Imron El Shirazy.

Menurutnya, praktek drama dalam kegiatan perkuliahan mendukung pemahaman mahasiswa sampai diatas 70%. Pentas drama ini merupakan implementasi hasil akhir mata kuliah literary appreciation yang ditempuh pada semester 4 lalu. Pada mata kuliah ini mahasiswa dituntut dapat mengapresiasikan sastra dalam konteks perbandingan nilai moral sastra Indonesia dan Inggris. Apresiasi yang dimaksud adalah mencerna sastra tersebut kemudian mengalihkannya dalam wahana lain. “Contohnya dari novel diapresiasikan ke dalam bentuk pentas drama seperti ini,” tambahnya.

Ali Imron El Shirazy (kanan) saat memberikan apresiasi kepada para mahasiswanya yang mampu tampil maksimal dalam pementasan drama.

Ali Imron El Shirazy (kanan) saat memberikan apresiasi kepada para mahasiswanya yang mampu tampil maksimal dalam pementasan drama.

Drama “No Me Ames No Se Puede” yang artinya dalam Bahasa Indonesia adalah “jangan cintai aku jika itu mustahil” ini menceritakan tentang kehidupan yang berlatarbelakang lingkungan pesantren. Diperankan 3 tokoh utama yaitu Sherly Briliantika (Pelangi), Arif Budianto (Ghozali) dan Ahmad Abi (Guntur) drama ini menceritakan kisah Pelangi yang jatuh hati kepada Ghozali, seorang pemuda yang alim dan pandai. Namun, Guntur selalu berusaha memisahkan mereka berdua dengan membuat rumor negatif tentang Ghozali agar Pelangi mulai menjauhinya. Di lubuk hati yang paling dalam, Ghozali pun jatuh hati kepada Pelangi namun, masa lalunya yang kelam membuatnya rendah diri untuk berani membuka hati untuk wanita sempurna sepertinya.

“Persiapan sekitar 2-3 bulan. Walaupun sangat sulit untuk mempertemukan semua anggota untuk latihan bersama namun penampilan teman-teman sudah maksimal malam ini,” kata Erlinda Putri Purnamasari, sutradara pentas drama. Ratusan penonton menyaksikan drama yang dimulai pukul 19.00 WIB ini tak hanya berasal dari kalangan internal UNTIDAR, drama ini juga ditonton oleh khalayak umum dari sekitar kampus. Disela-sela drama, dibagikan beberapa doorpize yang dipandu pembawa acara kocak yang mampu memeriahkan suasana.

Beberapa penonton drama pada pentas "No Me Ames No Se Puede”, Senin (03/10) di auditorium UNTIDAR.

Beberapa penonton drama pada pentas “No Me Ames No Se Puede”, Senin (03/10) di auditorium UNTIDAR.

Pentas drama yang direncanakan dijadikan agenda tahunan ini ditanggapi positif oleh Dekan FKIP, Prof. Dr. Sukarno, M.Si. “Mahasiswa dapat bebas berkespresi. Acara semacam ini akan didukung penuh oleh Fakultas untuk kedepannya bahkan dimasukkan dalam agenda rutin fakultas,” pungkasnya. (DN)

TINGKATKAN KEMAMPUAN PERBANKAN, WAKIL REKTOR BIDANG AKADEMIK RESMIKAN MINI BANK UNTIDAR

MAGELANG – Wakil Rektor Bidang Akademik UNTIDAR, Prof. Ir. Ali Munawar, M.sc., Ph.D. bersama dengan Erdianto Sigit Cahyono, Direktur Bisnis Mikro dan Dana, BRI Syariah Pusat dan Dekan Fakultas Ekonomi, Prof. Dr. Joko Widodo, M.Pd. meresmikan mini banking hasil kerjasama Fakultas Ekonomi dengan Bank BRI Syariah Yogjakarta, Rabu (29/09). Mini Banking ini diharapkan dapat mewadahi mahasiswa dalam mengembangkan dan meningkatkan kemampuan perbankan melalui praktik dan pendampingan langsung.

“Kehadiran mini banking di UNTIDAR diharapkan dapat mendukung proses belajar mengajar khususnya untuk mahasiswa Fakultas Ekonomi,” kata Prof. Ali.

Wakil Rektor I Bidang Akademik UNTIDAR, Prof. Ir. Ali Munawar, M.Sc., Ph.D. meresmikan Mini Bank kerjasama Fakultas Ekonomi dan BRI Syariah Cabang Yogjakarta.

Wakil Rektor I Bidang Akademik UNTIDAR, Prof. Ir. Ali Munawar, M.Sc., Ph.D. meresmikan Mini Bank kerjasama Fakultas Ekonomi dan BRI Syariah Cabang Yogjakarta.

Senada dengan pendapatnya, Erdianto menyatakan bahwa mini banking ini dapat difungsikan sebagai prototipe bank dimana mahasiswa dapat belajar menjadi teller, customer service, analis dan lainnya. “Jika lulus nanti dan kebetulan mendapat pekerjaan di bank, lulusan UNTIDAR sudah tidak kaku karena sudah mendapatkan pengalaman perbankan sewaktu masih kuliah dahulu,” katanya.

Mini Bank UNTIDAR berlokasi di lantai 1, gedung Fakultas Ekonomi. Seperti halnya bank konvensional lainnya, mini banking ini dilengkapi dengan meja teller, customer service serta kursi tunggu. BRI Syariah Cabang Yogyakarta dalam waktu dekat akan melengkapinya dengan sistem perbankan serta menyelenggarakan pelatihan tentang bagaimana mengoperasikan sistem tersebut sekaligus pelatihan lainnya yang mendukung dalam pengoperasian mini bank.

Di hari yang sama, Fakultas Ekonomi juga menyelenggarakan Seminar Nasional dan Call for Papers “Strategi Pengembangan UMKM dan Industri Kreatif sebagai Mesin Pertumbuhan Ekonomi Indonesia” di auditorium UNTIDAR. Seminar yang akan dilaksanakan secara rutin tiap tahunnya di bulan yang sama ini menghadirkan Prof. Dr. Purbayu Budi Santosa, M.S., Guru Besar Fakultas Ekonomi, Universitas Diponegoro dan Erdianto Sigit Cahyono, Direktur Bisnis Mikro dan Dana, BRI Syariah Pusat sebagai pembicara utama. Seminar ini dihadiri oleh mahasiswa semester 5 dan 7 serta para dosen Fakultas Ekonomi.

Prof. Dr. Purbayu Budi Santosa, M.S., (kiri) Guru Besar Fakultas Ekonomi, Universitas Diponegoro dan Erdianto Sigit Cahyono, (tengah) Direktur Bisnis Mikro dan Dana, BRI Syariah Pusat narasumber utama Seminar Nasional dan Call for Papers “Strategi Pengembangan UMKM dan Industri Kreatif sebagai Mesin Pertumbuhan Ekonomi Indonesia” .

Prof. Dr. Purbayu Budi Santosa, M.S., (kiri) Guru Besar Fakultas Ekonomi, Universitas Diponegoro dan Erdianto Sigit Cahyono, (tengah) Direktur Bisnis Mikro dan Dana, BRI Syariah Pusat narasumber utama Seminar Nasional dan Call for Papers “Strategi Pengembangan UMKM dan Industri Kreatif sebagai Mesin Pertumbuhan Ekonomi Indonesia” .

“Pemerintah mendorong perkembangan perbankan syariah dilandasi oleh keyakinan bahwa perbankan syariah akan membawa maslahat bagi peningkatan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan masyarakat,” kata Erdianto saat memaparkan materi mengenai “Peran Perbankan Syariah bagi UKM dan Pembangunan Daerah”.

Bank syariah dinilai lebih dekat dengan sektor riil, tidak terdapat produk-produk yang bersifat spekulatif (gharar) dan sistem bagi hasil yang menjadi ruh perbankan syariah akan membawa manfaat yang lebih adil bagi semua pihak sehingga diyakini “ideal” dalam mendukung perkembangan ekonomi dimulai dari pembangunan daerah dan UKMnya.

Intelectual, bussines dan goverment merupakan kunci sukses pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif di Indonesia,” kata Purbayu Budi Santosa.

Menurutnya, intellectuals merupakan titik awal aktivitas-aktivitas penciptaan baru yang mempunyai daya tawar ke masyarakat yang berpotensi ditransformasikan menjadi sebuah nilai ekonomi business kemudian didukung oleh goverment yang memberikan program insentif, iklim bisnis yang kondusif dan arahan edukatif kepada masyarakat dalam mengembangkan UMKM dan industri kreatif. Selain seminar utama, terdapat seminar paralel yang diikuti 32 pemakalah dari luar kampus UNTIDAR dan 19 pemakalah dari Fakultas Ekonomi UNTIDAR sendiri. (DN/HDN)

PUSAT KARIR & KEWIRAUSAHAAN UNTIDAR MAGANGKAN MAHASISWA DI UMKM KOTA & KABUPATEN MAGELANG

MAGELANG – Setelah melakukan rekruitmen dan proses seleksi pertengahan September lalu, Pusat Karir dan Kewirausahaan UNTIDAR akhirnya mengumumkan 10 mahasiswa yang berhasil lolos seleksi Program Belajar Terpadu (PBBT) / Cooperative Education (Co-op) 2016. Kesepuluh mahasiswa ini mengikuti acara pembekalan, Selasa (27/09) di ruang multimedia, UNTIDAR.

“Peserta diberi pembekalan soft skill, pembukuan UMKM serta pemasaran online sebelum mereka melaksanakan magang selama 3 bulan di beberapa UMKM wilayah Kota dan Kabupaten Magelang,” kata Dr. Farikah, M.Pd., Ketua Pelaksana Co-op 2016 UNTIDAR.

Co-op 2016 ini merupakan program hibah dari Direktorat Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi yang bertujuan menciptakan lulusan sarjana yang lebih terampil, berjiwa enterpreneur, dan siap menciptakan lapangan kerja. Program ini memberikan bekal ketrampilan bagi para mahasiswa sebelum lulus dengan menjalani program belajar bekerja (magang) selama kurun waktu tertentu (3-4 bulan) di industri/Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Peserta Co-op 2016 UNTIDAR akan disebar di lima lokasi UMKM yang berbeda di wilayah Kota dan Kabupaten Magelang. UMKM tersebut diantaranya Harmony Brownis (Japunan), Nur Cake (Bogeman), UMKM makanan ringan dan pembuatan keset di Balesari, Kecamatan Windusari dan satu lokasi di Kota Magelang yang masih dalam konfirmasi.

“Kami mengarahkan mahasiswa untuk magang di UMKM dengan harapan kedepannya menumbuhkan jiwa wirausaha mereka sehingga besar harapannya selepas kegiatan ini berakhir akan bermunculan wirausahawan muda dari UNTIDAR,” tambah Farikah.

Peserta Co-op 2016 UNTIDAR terdiri dari 10 mahasiswa semester 7/9 atau yang telah menyelesaikan 110 SKS.

Peserta Co-op 2016 UNTIDAR terdiri dari 10 mahasiswa semester 7/9 atau yang telah menyelesaikan 110 SKS.

Pembekalan materi soft skill disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Bambang Kuncoro, M.Si. dan materi pembukuan UMKM oleh Siti Arifah, SE.Akt, M.Si., dosen jurusan Akuntasi UNTIDAR. Khusus materi pemasaran online diisi pemateri dari luar kampus UNTIDAR yaitu Rizal Kasim, S.Kom., seorang strategic planner yang juga merupakan manager director dari ceraproduction.com dan Hansel Indonesia.

“Jangan sok tahu dalam memulai usaha! Pahami masalah (situasi) lalu susun strategi lanjut ke eksekusi,” tegas Rizal.

Penerima penghargaan Indonesia Youth Startup Icon 2013 dan Wirausaha Muda Mandiri 2015 ini menuturkan bahwa banyak pengusaha muda yang terlalu terburu-buru menentukan strategi sebelum memahami betul kondisi usahanya. “Riset produk, konsumen dan pesaing menentukan strategi apa yang harus dilakukan seorang pengusaha dalam mengembangkan produk serta pemasarannya,” tambahnya.

Menjamurnya bisnis online yang menawarkan kemudahan pemasaran produk serta luasnya pangsa pasar yang dapat dijangkau memberikan tantangan tersendiri bagi calon-calon pengusaha muda bagaimana membuat atau menempatkan produknya “berbeda” dengan produk para pesaingnya.

“Kesempatan praktik langsung di lapangan dalam hal berwirausaha ini harapannya bisa dimanfaatkan mahasiswa dengan kuota lebih banyak lagi,” tutur Tabah Riyadi salah satu peserta Co-op 2016.

Peserta Co-op 2016 UNTIDAR adalah Tabah (FKIP), Rohmad Budi Setiawan (FKIP), Hindratno (FT), Diah Kusumawardhani (FISIP), Muhammad Nur Khabib (FE), Aprilia Herdianti (FKIP), Choirunisa Dwi Astarini (FKIP), Listiyono Wardoyo (FKIP), Liya Fitiyani (Fisip), dan Kusnita Mawarni (FKIP). Seluruh peserta merupakan mahasiswa semester 7 & 9 atau yang sudah menempuh 110 SKS, berjiwa wirausaha dan menyanggupi mengikuti magang full time 6-7 jam per hari di tiap-tiap lokasi UMKM.

Tabah dan kesembilan rekannya mulai menjalani masa magangnya pada Kamis (29/09) dan berakhir 3 bulan kedepan sekitar bulan Desember 2016. Peserta Co-op akan mendapatkan pengalaman mentoring wirausaha, sertifikat ketrampilan pendamping ijasah serta uang kompensasi. (DN/HDN)

SOC VII 2016, ASAH KEMAMPUAN NAVIGASI & ANALISA MEDAN PARA MAPALA

MAGELANG – Mapala “Sulfur” Universitas Tidar sukses menyelenggarakan Sulfur Orienteering Competition VII 2016, Sabtu-Minggu (24-25/09). Event berskala nasional ini diikuti 36 tim yang berasal dari Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Kegiatan ini dipusatkan di tiga desa di Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang yaitu Desa Wonoroto, Desa Tanjung Sari dan Desa Pasang Sari.

SOC merupakan kompetisi kemampuan membaca peta kompas dan menganalisa medan untuk mencapai sasaran (titik point). “Panitia menempatkan beberapa titik poin antara start dan finish. Peserta lomba bebas menentukan titik poin untuk mencapai titik point akhir yaitu garis finish dalam jangka waktu yang telah ditentukan,” jelas Dwi Andriyanto, Ketua Mapala “Sulfur”.

Penilaian perlombaan menggunakan sistem score orienteering yaitu peserta harus mengumpulkan poin sebanyak mungkin selama waktu yang ditentukan. Poin didapatkan dari seberapa banyak titik poin yang dilalui peserta yang nantinya dikalkulasi dengan lama waktu yang ditempuh peserta.

“Persiapan penyelenggaran SOC ke 7 ini sudah kami persiapkan 10 bulan terakhir ini. Persiapan paling lama adalah menentukan titik poin sekaligus membuat peta area pelaksanaan kegiatan,” tambah Andri.

Salah satu tim peserta SOC VII sampai di salah satu titik poin yang ditentukan panitia.

Salah satu tim peserta SOC VII sampai di salah satu titik poin yang ditentukan panitia.

SOC merupakan kegiatan rutin Sulfur yang diselenggarakan setiap 2 tahun sekali. Selain meningkatkan kemampuan navigasi, membaca peta serta melintasi medan kegiatan ini juga melatih sportifitas dan mempererat tali persaudaraan di kalangan mapala dan orienteer-orienteer di Indonesia.

Juara pertama kompetisi antar tim mahasiswa pecinta alam (mapala) ini diraih oleh Brahmahardika, FKIP Universitas Sebelas Maret, Surakarta baik untuk kategori putra dan putri. Juara kedua kategori putra adalah Mahesapala Sekolah Tinggi Ekonomi AMA, Salatiga; kategori putri Garba Wirabuana, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Juara tiga diraih oleh Mentari, Universitas Muhamadiyah Magelang untuk kategori Putri dan Mapalast, Unisbank, Semarang. Masing-masing juara mendapatkan trofi, sertifikat dan uang pembinaan.

“SOC VII 2016 ini merupakan kompetisi orienteering yang luar biasa. Pesertanya banyak serta medannya menantang. Persiapan panitia juga cukup matang. Alhamdulillah, Brahmahardika UNS bisa mendapatkan gelar juara pertama di kategori putra dan putri,” tutur Arief Budi Cahyono, peserta sekaligus juara pertama SOC 2016 dari Mapala Brahmahardika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, UNS. (DN)

PERPUSTAKAAN UNTIDAR BERBENAH, PENGUNJUNG MENINGKAT 1000%

MAGELANG – Perpustakaan Universitas Tidar terus meningkatkan performanya sebagai penyedia pelayanan dan sumber referensi bagi seluruh sivitas akademika. Berdasarkan data, sepanjang tahun 2016 ini khususnya mulai bulan Maret jumlah kunjungan sebanyak 181 pengunjung terus meningkat. Bahkan pada minggu kedua bulan September ini pengunjung sudah mencapai 2029 orang.

“Dalam 7 bulan terakhir, jumlah pengunjung meningkat hingga 1000%. Capaian ini merupakan hasil kerja keras tim perpustakaan mulai dari pengembangkan sistem, penambahan koleksi buku serta pelayanan dan pengkondisian perpustakaan agar menjadi lokasi yang nyaman bagi pengunjungnya,” kata salah satu staff Perpustakaan, Ginanjar Kurniawan, SIP.

Penerapan SLIMS (Senayan Library Management System) mulai tahun 2014 lalu efektif membantu perpustakaan UNTIDAR terutama dalam hal sirkulasi koleksi buku. Aplikasi open source yang pertama kali diterapkan di Perpustakaan Kementrian Pendidikan Nasional, Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat, Kementrian Pendidikan Nasional ini mempermudah sistem manajemen perpustakaan (library management system) yang meliputi manajemen keanggotaan, inventarisasi koleksi, laporan dan statistik, pengelolaan terbitan berkala, dan masih banyak fungsi penunjang lainnya. Aplikasi ini disediakan dalam berbagai macam bahasa yaitu Indonesia, Inggris, Spanyol, Arab, dan Jerman.

Mahasiswa dapat memanfaatkan ruang perpustakaan untuk berdiskusi dan mengerjakan tugas kuliah.

Mahasiswa dapat memanfaatkan ruang perpustakaan untuk berdiskusi dan mengerjakan tugas kuliah.

“Pengunjung dapat mencari judul buku serta mengecek ketersediaan buku secara online. Sayangnya masih terbatas local host. Jadi pencarian hanya bisa dilakukan di wilayah kampus serta hanya berfungsi di jam kerja saja,” tutur Dicky

Sampai saat ini koleksi buku perpustakaan UNTIDAR terdiri dari buku teks cetak sebanyak 11.731 judul dan 55.521 buku teks elektronik. Jurnal nasional terakreditasi sebanyak 12 judul dengan jumlah copy sejumlah 70 eksemplar. Jurnal internasional cetak 2 eksemplar dan elektronik sebanyak 6.282 serta prosiding cetak 5 eksemplar dan elektronik sebanyak 81 dengan jumlah copy sebanyak 10 eksemplar.

“Perpustakaan kami buat senyaman mungkin untuk membaca, mengerjakan tugas, berdiskusi atau bahkan bersantai sambil menunggu jam kuliah,” tambah Ginanjar. Fasilitas pendukung lainnya adalah spot untuk foto/selfie serta pembagian cokelat bagi pengunjung di hari-hari tertentu. Pembagian cokelat sebagai wujud apresiasi kepada pengunjung perpustakaan dan direncanakan akan menjadi agenda rutin dua kali dalam sepekan.

Sayangnya fasilitas pendingin ruangan sampai saat ini belum bisa terpenuhi secara maksimal. Pihak Perpustakaan menyatakan sudah mengusahakannya namun belum bisa terpenuhi dalam waktu dekat ini. Selain pendingin ruangan, pemenuhan koleksi buku internasional juga masih mengalami kendala.

“Suasana cukup nyaman dan koleksi buku mencukupi. Tapi, kalau bisa ditingkatkan lagi sehingga semakin banyak yang datang ke perpustakaan,” kata Gita Setyaningsih, mahasiswa Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). (DN)

Pengunjung perpustakaan mendapatkan cokelat pada Hari Kunjung Pepustakaan, Rabu (14/09) dan direncanakan akan menjadi agenda rutin 2 kali daalam sepekan.

Pengunjung perpustakaan mendapatkan cokelat pada Hari Kunjung Pepustakaan, Rabu (14/09) dan direncanakan akan menjadi agenda rutin 2 kali daalam sepekan.

HIMAGRO UNTIDAR RAIH JUARA 2 KEJUARAAN FUTSAL HIMAGRI CUP SE-JATENG & DIY

MAGELANG – Prestasi membanggakan diukir Himpunan Mahasiswa Agroteknologi (Himagro) UNTIDAR yang berhasil membawa pulang piala Juara kedua pada HIMAGRI CUP, Sabtu-Minggu (17-18/09/2016). Sempat tampil maksimal di babak penyisihan, performa Himagro UNTIDAR mulai menurun pada babak final dan akhirnya dikalahkan oleh tim Himagro Universitas Muhamadiyah Yogyakarta (UMY).

“Bersyukur bisa meraih prestasi ini padahal persiapan hanya 2 kali latihan ditambah seluruh tim harus rela bolak-balik Magelang-Jogja selama mengikuti kejuaraan futsal ini,” tutur Alfian.

Menurutnya, stamina tim mulai menurun pada babak final dikarenakan kelelahan menempuh perjalanan Magelang-Jogja selama 2 hari mengikuti kejuaraan Himagri Cup di Gelanggang Olahraga UGM.

Tim Himagro UNTIDAR terdiri dari Arsa Bela Cahyadi, Restu Dika Alvian, Bagas Wahyu P., Putra Eko P., Angga Septiawan, M. Cahyo Purnomo, Nuzulul Madiasto S., Sabastian Adi P., dan Muhammad Alfian M. Semuanya merupakan anggota Himagro UNTIDAR yang duduk di semester 1, 5 dan 7.

Bagas Wahyu P. (kanan) Ketua timfutasal Himagro UNTIDAR saat menerima hadiah dari panitia HImagri Cup di Gelanggang Olahraga UGM.

Bagas Wahyu P. (kanan) Ketua timfutasal Himagro UNTIDAR saat menerima hadiah dari panitia HImagri Cup di Gelanggang Olahraga UGM.

Himagri Cup merupakan kejuaraan futsal pertama antar mahasiswa jurusan agroteknologi/agrobisnis/agronomi yang tergabung dalam Forum Komunikasi dan Kerjasama Himpunan Mahasiswa Agronomi Indonesia (FKK Himagri) koordinantor wilayah 3 Jateng dan DIY. Pada kesempatan perdana ini, Ikatan Mahasiswa Agronomi dan Pemuliaan Tanaman (IMAGRO) Fakultas Pertanian Universitas Gajah Mada berkesempatan menjadi penyelenggara. Kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan komunikasi dan kerjasama serta meningkatkan kualitas dan prestasi mahasiswa melalui kegiatan olahraga.

“Rencana kedepannya kegiatan sejenis ini akan dijadikan agenda rutin sebagai ajang silaturahmi dan sharing sesama mahasiswa agroteknologi/agronomi/agrobisnis se-Jateng & DIY,” tambah Alfian.

Himagro UNTIDAR sebagai juara 2 Himagri Cup 2016 membawa pulang trophi, piagam penghargaan, serta uang pembinaan sebesar Rp 1.000.000. Selamat Untuk Tim Futsal HIMAGRO UNTIDAR, Teruslah berkarya untuk kemajuan Bersama. (DN)

PENGUMUMAN SELEKSI AKHIR DOSEN UNTIDAR

Berdasarkan hasil Ujian Tahap II Tes Microteaching dan Wawancara yang dilaksanakan pada tanggal 5 September 2016 dan rapat akhir Panitia Seleksi Pegawai Kontrak (Formasi Dosen) Universitas Tidar tanggal 13 September 2016, dengan ini diumumkan bahwa peserta yang namanya tercantum pada Lampiran Pengumuman ini dinyatakan lulus seleksi dan memenuhi syarat untuk diangkat sebagai Pegawai Kontrak Universitas Tidar.

Sebagai tindak lanjut proses selanjutnya, peserta dimohon hadir dalam pengarahan yang akan dilaksanakan pada :

  • Hari, tanggal : Senin, 19 September 2016
  • Pukul : 10.00 WIB – selesai
  • Tempat : Ruang rapat rektorat Universitas Tidar

Demikian untuk menjadi perhatian.

PENGUMUMAN SELEKSI AKHIR DOSEN UNTIDAR_13 September 2016