Untidar Adakan Monitoring dan Evaluasi Internal Serta Workshop Dan Seminar Hilirisasi dan Komersialisasi Hasil-Hasil Penelitian Dosen/Peneliti Perguruan Tinggi

Undang-undang Nomor 12 Tahun 2012 mewajibkan perguruan tinggi untuk melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi, yaitu menyelenggarakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Penelitian sebagai salah satu kegiatan yang wajib dilaksanakan di perguruan tinggi harus selalu terjaga kualitas penyelenggaraannya, luaran yang dihasilkan, dan kontribusinya terhadap kebutuhan masyarakat. Untuk memenuhi hal tersebut, setiap perguruan tinggi diharapkan dapat mengelola kegiatan penelitian lebih profesional diantaranya diperlukan monitoring dan evaluasi internal terhadap kegiatan penelitian yang dilakukan oleh penerima hibah penelitian. Monitoring dan evaluasi internal penelitian dipandang penting untuk setiap tahapan kegiatan tersebut.  "Melalui monitoring dan evaluasi internal, kinerja penelitian akan diketahui dan saran-saran perbaikan diberikan sebagai dasar penyusunan program kerja penelitian di masa-masa berikutnya. Selain itu juga diperlukan deseminasikan hasil penelitian melalui seminar", tutur Ir. Usman Siswanto, M.Sc., Ph.D. Ketua LPPM-PMP Untidar. "Untuk itulah kami mengadakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Internal Serta Workshop Dan Seminar Hilirisasi dan Komersialisasi Hasil-Hasil Penelitian Dosen/Peneliti Perguruan Tinggi"

"Kegiatan ini bertujuan untuk memonitoring dan evaluasi kegiatan penelitian di lapangan bagi dosen yang menerima hibah penelitian di lingkungan Universitas Tidar tahun 2015 serta deseminasikan hasil penelitian melalui seminar" tambahnya. Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Internal Serta Workshop Dan Seminar Hilirisasi dan Komersialisasi Hasil-Hasil Penelitian Dosen/Peneliti Perguruan Tinggi diadakan pada tanggal 1 Desember 2015 untuk pemeriksaan awal di Ruang LPPM-PMP Universitas Tidar, dilanjutkan 5 Desember 2015 di Hotel Artos Magelang. 

Kegiatan ini menghadirkan Narasumber   Prof. Dr. Supriyono, Dosen Agronomi Fakultas Pertanian UNS. Acara diawali dengan sambutan Rektor, Ketua LPPM dilanjutkan paparan oleh narasumber tentang pemanfaatan hasi penelitian dan komersialisasi hasil penelitian. Dilanjutkan diskusi dengan dibagi menjadi 4 kelompok. Setiap kelompok memaparkan proses pelaksanaan penelitian hingga mendapatkan hasil penelitian yang diharapkan. Jumlah penelitian yang dibiayai DIPA UNTIDAR tahun ini sebanyak 38 judul penelitian dosen

Untidar Meriahkan International Food and Culture Festival

Dalam upaya untuk memberikan wadah dan kesempatan tukar menukar informasi kebudayaan antar negara diantara mahasiswa international dan lokal, maka International Office Universitas Diponegoro menyelenggarakan International Food and Culture Festifal (IFCF) 2015. Acara dikemas dalam bentuk expo makanan dan pentas seni tradisional negara-negara di dunia.

Menurut Jati Utomo PhD selaku Direktur IO Undip acara bertujuan sebagai ajang perkenalan diri dan budaya masing-masing negara. Selain itu, acara yang dikemas dalam suasana penuh kekeluargaan ini diharapkan dapat menumbuhkan atmosfir belajar yang kondusif dan menyenangkan.

IFCF 2015 berlangsung lebih meriah dari tahun sebelumnya. Tahun ini, Undip berkolaborasi dengan tujuh universitas lain yang ada di wilayah Semarang dan sekitarnya. Ketujuh universitas tersebut Univertitas Kristen Satya Wacana, Universitas Sultan Agung, Universitas Dian Nuswantoro, Stikubank, Universitas Wahid Hasyim, Universitas Muhammadiyah Semarang dan Universitas Tidar

Turut berpartisipasi dalam acara ini beberapa Atase Budaya negara-negara lain. Tiap peserta menyajikan makanan tradisional dari negara bersangkutan yang juga bisa dinikmati bersama antar peserta dan para pengunjung. Masing-masing peserta juga menampilkan seni budaya tradisional mereka. Acara berlangsung sangat semarak. Universitas Tidar sebagai salah satu peserta menyajikan Gethuk sebagai makanan khas Magelang. Perwakilan dari Untidar yaitu Esterika Kuswardani beserta tim menampilkan Kompilasi Tarian Jawa dan Seni Pedalangan. Selain itu acara dimeriahkan dengan penampilan berbagai kesenian tradisional yaitu Korean Singing Performance, Thailand Music Performance, Turkish Singing Performance, Tari Merak, Japaneese Traditional Dance Surambusi Libyan Culture, Tari Dzikir Putri dari Thailand juga Afganistan Dance Performance

Himpunan Mahasiswa Penerima Bidikmisi Adakan Makrab

HIMADIKTAR yaitu Himpunan Mahasiswa Bidik Misi Untidar yang beranggotakan seluruh mahasiswa Universitas Tidar yang mendapatkan batuan dana Bidik Misi  mengadakan acara Makrab. "Diharapkan penerima Bidik Misi yang tadinya tidak saling mengenal bisa saling bersilaturahmi dan mengikat tali persaudaraan. Kegiatan juga bertujuan untuk membangun kesadaran berorganisasi" jelas Tajus Sobirin Ketua Himadiktar.

Tahun ini kuota penerima bidik misi Untidar bertambah. Jika tahun 2014 penerima bidik misi berjumlah 100 mahasiswa. Tahun 2015 bertambah menjadi 200 orang. Makrab diadakan dalam 2 gelombang. Gelombang 1 sudah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu dengan 100 peserta, dan gelombang 2 dilaksanakan Sabtu dan Minggu tanggal 5 dan 6 Desember 2015. Acara Makrab kali ini bertema Prestasi Meraih Mimpi. Dalam kegiatan Makrab ini peserta mendapatkan sajian materi dari Pembina Himadiktar, Materi dan Motivasi dari Wakil Rektor 3, Materi mengenai Program Mahasiswa Wirausaha dan Program Kreativitas Mahasiswa. Selain itu mahasiswa juga akan menerima materi mengenai bidik misi, pemutaran video inspirasi dan motivasi, dan serta dimeriahkan dengan Outbond. 

BEM FE ADAKAN MAKRAB Satu Hati Keluarga Ekonomi

"Akrab merupakan satu kata yang mudah terucapkan, tetapi sulit dilakukan. Apalagi kalau sedang berada dilingkungan yang serba baru, kampus baru, teman baru, dan suasana baru. Hal tersebut membuat seseorang merasa canggung dalam berkomunikasi ataupun menjalin hubungan kerjasama. Padahal salah satu kunci sebuah kesuksesan adalah seseorang mampu bekerjasama membangun teamwork ataupun jaringan yang baik dengan berbagai pihak maupun berbagai kalangan. Dengan adanya keakraban, bisa dipastikan kerjasama akan terbentuk, tetapi yang menjadi permasalahan sekarang ini adalah bagaimana membentuk sebuah keakraban di suatu lingkungan yang serba baru. Hal inilah yang memerlukan cara dan upaya agar suasana harmonis serta rasa solidaritas dapat tercipta dalam lingkungan tersebut. Melihat kondisi tersebut kami BEM FE-UNTIDAR mencari solusi untuk mengatasi permasalahan itu. Salah satunya dengan mengadakan kegiatan Malam Keakraban (Makrab) dimana dengan kegiatan ini diharapkan mampu membentuk keakraban yang menghasilkan sikap solidaritas antar sesama melalui kreativitas bisa membentuk sebuah jalinan kerjasama maupun jaringan yang baik" jelas Agung Setyo Pamungkas Ketua BEM Fakultas Ekonomi. 

MAKRAB kali ini bertema “Satu Hati Keluarga Ekonomi” Kegiatan bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara mahasiswa baru dengan Dosen Fakultas Ekonomi, mempererat kerjasama antar progam study Ekonomi Pembangunan dan Akuntansi  Fakultas Ekonomi UNTIDAR, Mempererat kebersamaan,kekeluargaan dan komunikasi antar angkatan Fakultas Ekonomi UNTIDAR, meningkatkan peran Mahasiswa dalam bidang kemahasiswaan baik akademis maupun praktis dan menyatukan semangat juang para mahasiswa Fakultas Ekonomi UNTIDAR.

Selama Makrab peserta bermalam di tenda tenda. Mendapatkan berbagai materi pencerahan, mengikuti kegiatan api unggun dan juga outbond. Acara yang diadakan 2 hari 1 malam ini diharapkan semakin memotivasi mahasiswa baru untuk mau selalu bekerjasama dan terus meningkatkan skill dan pengetahuan selama kuliah di Fakultas Ekonomi Untidar. 

HIMEPA Adakan Seminar Kewirausahaan “Open Our Mind To Be Young Entrepreneurs Who Are Ready to Face ASEAN Economic Community”

Himpunan Mahasiswa Jurusan Ekonomi Pembangunan Universitas Tidar mengadakan kegiatan Seminar Kewirausahaan dengan tema "Open Our Mind To Be Young Entrepreneurs Who Are Ready to Face ASEAN Economic Community'', Selasa 24 November 2015. Acara berlangsung di Auditorium Untidar diikuti oleh sekitar 150 peserta. "Kami berharap melalui kegiatan ini mahasiswa prodi Ekonomi Pembangunan dapat terbuka wawasan dan pengetahuannya mengenai Kewirausahaan. Bisa menanamkan mindset dan tergerak untuk berwirausaha setelah lulus kuliah nantinya", kata Muhammad Nur Khabib Ketua HMJ Ekonomi Pembangunan Untidar. 

Kegiatan diikuti oleh mahasiswa semester 1, 3 dan 5. Kegiatan ini menghadirkan 2 pembicara yaitu Priyo Trimanto, alumnus Untidar yang telah sukses berwirausaha dan Febriyo Hadikusuma atau lebih dikenal dengan nama Bio Hadikusuma. Bio adalah lulusan UGM yang merupakan bussiness owner Digibooks, Konsultan Bisnis, Penulis, Public Speaker yang pernah berbicara di hadapan 100 ribu peserta dan Dosen Kewirausahaan FMIPA UGM. 

Priyo yang merupakan Direktur Kospin Mitra Abadi Jaya menuturkan tak perlu terlalu pintar untuk menjadi pengusaha. Tapi harus gigih dan ulet. "Untuk menjadi pengusaha juga tidak harus dengan modal yang besar Dengan modal yang kecil apabila kita yakin dan dengan kemampuan sendiri serta dibarengi dengan keuletan maka usaha yang kita lakukan juga bisa sukses. Gagal itu pasti. Asal bertahan dan tak pantang menyerah, kesuksesan pasti diraih" jelasnya. 

Bio yang tampil sebagai pembicara kedua menuturkan untuk mencapai sebuah impian kita harus berusaha dengan semangat dan yakin bahwa yang kita kerjakan tidak akan sia sia. Usaha harus dimulai dari kecil lalu dikembangkan terus, karena jika dimulai langsung usaha besar akan kurang pengalaman, sehingga jika ada cobaan akan sulit untuk menanganinya. " Menjadi wirausahawan banyak untungnya. Kita bisa meraih penghasilan ekstra, kebebasan finansial, pengembangan diri, bisa membantu orang lain, memperbanyak relasi, bisa pensiun dini dsb. Bisnis adalah solusi sebuah masalah.Kegagalan dan keberhasilan ada di jalur yang sama.Usaha asal dilakukan karena niat untuk mencari Ridho Allah insyaallah akan berkah dan keberhasilan akan mudah diperoleh" tuturnya. 

Acara seminar kewirausahaan ini merupakan seminar pertama yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Ekonomi Pembangunan. Pada seminar ini sekaligus diadakan launching/ peresmian Himpunan Mahasiswa Ekonomi Pembangunan (Himepa) Universitas Tidar. Diresmikan dengan pemotongan tumpeng oleh Dekan Fakultas Ekonomi, Drs.Sri Bondan, M.Si dan diberikan kepada perwakilan mahasiswa prodi Ekonomi Pembangunan dari semester 1, 3 dan 5. 
 

PUSKOMINFO ADAKAN WORKSHOP SOSIALISASI SISTEM AKADEMIK UNTIDAR

"Sistem Informasi Akademik UNTIDAR sampai saat ini masih dalam pengembangan berdasarkan Peraturan Akademik Universitas Tidar.  Fitur-fitur yang dibangun dalam sistem ini meliputi KRS, Daftar Presensi Mahasiswa, Jadwal Kuliah, Input Nilai dan KHS.  Beberapa fitur yang terdapat pada SIA Untidar telah siap digunakan oleh Mahasiswa, Dosen, Operator Prodi dan BAKPK.  Dalam implementasinya di lapangan, diperlukan sosialisasi penggunaan sistem terlebih dahulu kepada seluruh calon pengguna sistem agar pengguna mengenal lingkungan sistem dengan tampilan dan fitur yang baru" Jelas Ika Setyowati, S.T., M.Eng, Ka Puskominfo Untidar. "Untuk itulah kami mengadakan kegiatan Workshop Sosialisasi Sistem Informasi Akademik Untidar.Kegiatan ini akan difokuskan untuk memperkenalkan fitur sistem penilaian, penjadwalan dan KRS" tambahnya

Workshop Sosialisasi Sistem Informasi Akademik Untidar diharapkan menjadi pembekalan bagi Dosen dan Operator Prodi untuk menggunakan Sistem Informasi Akademik UNTIDAR sehingga pengguna sistem dapat secara mandiri input nilai sesuai jadwal disepakati.Adapun sasaran kegiatan ini adalah pengguna sistem dapat menggunakan SIA UNTIDAR sesuai dengan petunjuk dan fungsinya secara efisien.  Peserta kegiatan ini adalah semua Dosen Pengampu Matakuliah dan Operator Prodi.  

Workshop Sosialisasi Sistem Informasi Akademik Untidar dilaksanakan tanggal 24 dan 25 November 2015.  Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini adalah penyerahan username dan password bagi Dosen dan Operator, paparan alur kerja sistem dan praktek menggunakan sistem yang dipandu oleh staff puskom. Setelah mengikuti kegiatan ini, peserta workshop diharapkan dapat memahami dan menggunakan SIA Untidar sesuai dengan fungsinya.

Untidar Tingkatkan Kualitas Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi Melalui Program Mobilisasi Dosen Pakar

Tahun 2015 ini Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi kembali menetapkan Program Mobilisasi Dosen Pakar/Ahli (PMDP/A). Tujuan utama program ini adalah dalam rangka peningkatan kualitas pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi di Perguruan Tinggi sasaran (Pertisas) terutama pada Perguruan Tinggi Negeri baru. 

Tahun ini setelah melalui seleksi oleh Tim Reviewer Direktorat Jenderal Sumber Daya IPTEK dan DIKTI, Untidar terpilih menjadi salah satu perguruan tinggi sasaran. 5 orang Dosen Pakar yaitu Satriyo Widi Purbojo dari Universitas Jenderal Soedirman, Wahyu Widanarto dari Universitas Jederal Soedirman, Fajar Rakhman Wibowo dari Universitas Sebelas Maret, Anas Wibawa dari Universitas Sebelas Maret dan Boko Susilo dari Universitas Bengkulu bertugas memberikan pendampingan dalam meningkatkan kualitas Tri dharma Perguruan Tinggi dan Pengembangan Kelembagaan di Untidar.

Selama 1 bulan bertugas di Universitas Tidar Ir. Satrijo Widi Purbojo M.P., Ph.D memberikan pendampingan mengenai Peningkatan Kualitas Tata Kelola Perguruan Tinggi melalui kegiatan Penyusunan RENSTRA DAN RENOP Perguruan Tinggi dan Pendirian Program Studi Baru Berdasarkan Permendikbud No 95 Tahun 2014. Dr. rer. nat. Fajar Rakhman Wibowo, S.Si., M.Si mengenai Penyusunan dan Pendampingan Penerapan Sistem Penjaminan Mutu. Anas Wibawa , S.E., M.Si., Ak., CA mengenai Satuan Pengawas Internal, Dr, -Ing. R. Wahyu Widanarto mengenai Peningkatan Produktivitas Publikasi Ilmiah Melalui Kegiatan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat dan Drs. Boko Susilo, M. Kom., mengenai Pengembangan Kurikulum PT dan Inovasi Pembelajaran.

"Kegiatan berlangsung sampai dengan 24 November 2015. Melalui program ini tentunya semakin meningkatkan iklim akademik, melengkapi dan menyempurnakan berbagai kelengkapan institusi melalui proses pembinaan dan pelatihan, membangun suasana yang kondusif bagi penyelenggaraan kehidupan akademik di kampus Untidar dan merupakan sarana untuk membangun jejaring kerjasama antara Pertisas dengan stakeholders serta Pertisas dengan Pertisum asal Dosen Pakar atau Ahli" tutur Wakil Rektor I Untidar Prof. Ir. Ali Munawar, Ph.D. 

Staf Biro Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan dan Kerjasama Kunjungi Universitas Siliwangi

Sebagai Perguruan Tinggi Negeri Baru, ada berbagai tantangan yang dihadapi seperti permasalahan Kepegawaian, Sistem Akademik dan Sistem Informasi Akademik, Pengalihan Status Pegawai, dsb. Hal inilah menjadi topik diskusi saat Staf Biro Akademik Kemahasiswaan Perencanaan dan Kerjasama (BAKPK) Untidar berkunjung ke Universitas Siliwangi, Rabu 18 November 2015. Sekitar 18 orang staf dipimpin oleh Kepala BAKPK Drs. Giri Atmoko M.Si bertandang ke Universitas Siliwangi Tasikmalaya. Rombongan Untidar tiba pukul 09.00 WIB. disambut oleh Wakil Rektor I Unsil Prof. Dr. H. Deden Mulyana, S.E., M.Si., Wakil Rektor II Unsil Nundang Busaeri, Ir., M.T., dan Kepala Biro Administrasi Akademik Andi Rustandi, S.E., M.Si. beserta staf. 

"Universitas Siliwangi dan Universitas Tidar adalah saudara kembar karena lahir dalam waktu yang hampir bersamaan.Sama-sama dinegerikan 1 April 2014. Untuk itu sudah seharusnya kita saling bantu untuk kemajuan bersama" tegas Wakil Rektor I Unsil Prof. Dr. H. Deden Mulyana, S.E., M.Si saat membuka acara. Diskusi dan tanya jawab berlangsung selama kurang lebih 3 jam. Berbagai permasalahan mulai dari Penyusunan Program Akademik, Evaluasi dan Laporan, Sarana dan Prasarana, sampai Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru didiskusikan. Rombongan Untidar juga mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi beberapa unit terkait termasuk Pusat Informasi dan Komunikasi Unsil. Acara diakhiri pukul 13.00 dengan tukar cinderamata, santap siang dan acara ramah tamah.

DOSEN DAN MAHASISWA TEKNIK ELEKTRO TEBARKAN BENIH IKAN BERJUTA MANFAAT DI SUNGAI PROGO

Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Tidar mengadakan kegiatan bakti sosial menebar benih ikan Nila dan  ikan Melem di Sungai Progo Magelang. Kegiatan Tabur benih ikan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan 2 (dua) kali dalam satu tahun akademik. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 12 November 2015 ini merupakan kegiatan yang ke 3 (tiga). Kegiatan ini dilakukan berangkat dari keprihatinan semakin maraknya penangkapan ikan dengan cara yang tidak ramah lingkungan dan cenderung merusak ekosistem sungai, mematikan bibit-bibit ikan, merusak biota sungai dan lain sebagainya.  Dengan kegiatan ini diharapkan dalam 2 – 3 bulan ke depan banyak sekali manfaat yang dapat diperoleh diantaranya adalah meningkatkan taraf perekonomian masyarakat, ikan merupakan sumber protein yang tinggi, meningkatkan asupan gizi pada anak khususnya untuk mendukung perkembangan otaknya karena ikan mengandung DHA yang tinggi, menjaga keseimbangan ekosistem sungai, pembinaan soft skill mahasiswa, menciptakan wisata alam yang murah melalui kegiatan memancing, keberlangsungan kehidupan ikan Melem yang merupakan ikan endemik Sungai Progo dapat lestari, dan lain sebagainya, sehingga Tema Bakti Sosial kali ini adalah “TEBARKAN BENIH IKAN BERJUTA MANFAAT”.

Sumber dana kegiatan ini berasal dari Swadaya civitas akademika Jurusan Teknik Elektro dan alokasi dana dari Universitas Tidar untuk kegiatan bakti sosial. Kegiatan tebar benih ikan ini juga didukung oleh Dinas Peternakan dan Perikanan Kota Magelang dan Kabupaten Magelang dalam bentuk bantuan benih ikan.

Kegiatan tabor benih ikan ini dihadiri oleh mahasiswa Jurusan Teknik Elektro semester 1, 3 dan 5, dosen-dosen, Pejabat Fakultas Teknik, Pejabat Universitas, serta perwakilan dari Dinas Peternakan dan Perikanan Kota Magelang dan Kabupaten Magelang.

Kegiatan ini juga memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai Tri Dharma Perguruan Tinggi. Civitas akademika UNTIDAR selain melaksanakan kegiatan pendidikan, penelitian juga harus aktif melaksanakan kegiatan-kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang salah satu bentuknya adalah bakti sosial. (Sekjur Teknik Elektro)

Sembilan PTN Tanam Pohon di Hutan Rektor Untidar

Sebanyak sembilan perguruan tinggi negeri (PTN) melakukan penanaman pohon di kawasan terbuka hijau Kampung Sidotopo, Kelurahan Kedungsari, Kecamatan Magelang Utara, Kamis (12/11/2015). Penanaman pohon oleh rektor ini ditujukan untuk mendukung program hutan rektor yang pertama kali dilakukan Universitas Tidar Magelang ini. Penanaman sejumlah pohon ini dilakukan oleh sejumlah PTN dan PTS seperti Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, ISI Yogyakarta, Universitas Jendral Sudirman, UMM, Universitas Negeri Semarang, Universitas Diponegoro (Undip), Politeknik Negeri Cilacap.

Hilman Nugroho, Dirjen pengendalian Daerah Aliran Sungai (DAS) dan hutan lindung menjelaskan, hutan rektor ini pertama kali dibuat di Untidar Magelang. Hutan Rektor ini merupakan inisiasi dan kesepakatan dari 179 PTN dan PTS se Indonesia untuk terus melestarikan lingkungan.
"Sebenarnya, pelestarian lingkungan ini bisa mengurangi efek dari pemanasan global," jelasnya. Dia menyebut, program menanam ini dilakukan sejak SD hingga orang yang akan menikah. Dengan harapan, kelestarian air dan juga alam akan lebih terjaga.Rektor Untidar, Prof Cahyo Yusuf mengatakan, penanaman hutan rektor ini akan menjadi sebuah hutan kecil. Selain itu juga diirencanakan menjadi etalase herbal di samping perencanaan pembangunan Fakultas Kedokteran. "Ini harapan kami agar menjadi etalase herbal dan hutan kecil," katanya. (tribunjogja.com)

http://jogja.tribunnews.com/2015/11/12/sembilan-ptn-tanam-pohon-di-hutan-rektor-untidar