Fakultas Ekonomi Gelar Seminar “Perkembangan Ekonomi Fiskal Terkini Serta Kebijakan Alokasi Dana Transfer ke Daerah Tahun 2015”

Fakultas Ekonomi Untidar Gelar Seminar dengan topik "Perkembangan Ekonomi Fiskal Terkini Serta Kebijakan Alokasi Dana Transfer ke Daerah Tahun 2015", Selasa 13 Oktober 2015. Acara dibuka oleh Dekan Fak. Ekonomi Drs. Sri Bondan, M.Si. Dalam sambutannya Sri Bondan menyampaikan kedepan KLKI sebagai program rutin FE, tidak hanya akan berkunjung ke instansi atau ke lembaga pemerintah, tetapi juga berkunjung ke Perguruan Tinggi lain, jadi bisa saling berbagi pengalaman terutama dibidang Kewirausahaan. 
"Sudah seharusnya mahasiswa tidak hanya menerima ilmu dari bangku kuliah saja tetapi juga harus belajar mencari pengalaman di luar bangku kuliah", tutur Bondan.

Agenda seminar kali ini, selain penyampaian hasil KLKI tahun 2015 juga membahas tentang perekonomian Indonesia terkini. Seminar diselenggarakan di SMP Kanisius Pendowo Secang. Pemateri utama adalah Wawan Setiadi, SE.,M.A.,M.S.E. Sementara pembicara dari mahasiswa adalah Haryanto Kristanto dan Muhammad Nur Khabib E. Dengan gaya interaktif dan hangat dalam paparannya Haryanto Kristanto (mahasiswa semester 3) Prodi Ekonomi Pembangunan F.E. menyampaikan materi mengenai kondisi ekonomi Indonesia, mulai pelemahan rupiah sampai dengan ajakan mencintai produk Indonesia untuk meningkatkan nilai tukar rupiah. Mengurangi import adalah salah satu caranya. 250 mahasiswa hadir dalam acara ini. Mahasiswa harus kritis dan partisipatif dalam pembangunan bangsa. Muhammad Nur Khabib E. menyampaikan paparan mengenai MEA (Masyarakat Ekonomi Asean). Dalam menghadapai MEA Indonesia harus memiliki daya saing yang tinggi. Skill, Certified dan Brave adalah syarat wajib memasuki MEA. Apabila hal tersebut tidak disiapkan maka peluang adanya lapangan kerja baru dan naiknya permintaan tenaga kerja profesional akan hilang begitu saja. Sehingga Indonesia akan kalah bersaing dengan negara negara lain. 

CALON WISUDAWAN UNTIDAR IKUTI ORIENTASI KEWIRAUSAHAAN

Calon Wisudawan Untidar, Kamis 15 Oktober 2015 mengikuti acara "Orientasi Kewirausahaan Bagi Calon Wisudawan". Acara diadakan di Auditorium Universitas Tidar, dimulai pukul 09.30 WIB dan berakhir pukul 12.30 WIB. Acara diawali dengan Laporan Ketua Panitia Drs. Sri Bondan, M.Si. Dilanjutkan dengan Diskusi Panel dengan Narasumber yaitu Prof. Dr. Hadri Kusuma, M.B.A.yang merupakan Guru Besar Bidang Akuntansi dan Keuangan UII serta Drs. Awan Santoso, M.Sc., Dosen Kewirausahaan Universitas Mercu Buana Yogyakarta

"Berdasarkan Pola Ilmiah Pokok, Universitas Tidar dikembangkan dengan ciri khas kewirausahaan. Untuk mewujudkan itu dilakukan melalui jalur intrakurikuler seperti perkuliahan, seminar dan extrakurikuler seperti program PMW dan PKM. Disamping itu ada juga kegiatan yang di tujukan untuk meningkatkan pengetahuan dan interaksi mahasiswa yang akan diwisuda dalam bentuk pembekalan kewirausahaan. Baik program kurikuler maupun ekstrakurikuler, belum mampu menjangkau semua mahasiswa dalam menggerakkan minat berwirausaha. Guna meningkatkan dan menggerakkan minat wirausaha yang akan diwisuda agara tetap konsisten mengamalkan dan menjalankannya maka perlu diberikan pembekalan oleh para praktisi dan teoritisi yang berpengalaman" jelas Drs. Bondan M.Si saat membuka acara. 

Orientasi kewirausahaan bagi wisudawan bertujuan untuk Meningkatkan pengetahuan dan wawasan praktek kewirausahaan dan Menumbuhkembangkan motivasi dan minat wisudawan dalam berwirausaha. 

"Berwirausaha bukan sesuatu yang mudah dilakukan lebih-lebih apabila kendala yang dihadapi cukup berat. Niat atau tekad yang semula terbentuk akan dengan mudah hilang. Akan tetapi kondisi pasar kerja dewasa akan perlambatan pertumbuhan ekonomi dapat memasukkan pemerataan akan tenaga kerja baru. Bahkan ancaman pemutusan hubungan kerja sudah mulai nyaring terdengar. Solusi yang tepat untuk masalah ini tidak lain adalah berwirausaha " tegas Prof. Dr. Hadri Kusuma, M.B.A. Tidak usah ragu melangkah. "Sejak lulus kuliah sudah harus jelas apa yang akan dituju. Pastikan benar-benar dorongan hati dan bukan semata-mata karena mengikuti omongan orang lain", tambahnya. 

Sementara itu Drs. Awan Santoso, M.Sc.yang selama ini mengampu mata kuliah kewirausahaan memberikan trik dan memotivasi calon wisudawan Untidar agar berani menjadi Wirausahawan. "Gagal itu biasa dan harus jadi pemacu untuk meraih sukses dalam berwirausaha" tandasnya.

 

 

 

ORIENTASI KEWIRAUSAHAAN BAGI CALON WISUDAWAN

Diberitahukan kepada calon Wisudawan/wati periode oktober 2015 untuk hadir pada pelaksanaan orientasi kewirausahaan bagi calon Wisudawan yang akan dilaksanakan pada hari Selasa 13 Oktober 2015 di Aula SMP Pendowo Secang pukul 09.00 – 11.30 WIB. Unduh ralat pengumuman ruang

MAHASISWA FISIPOL UNTIDAR GALANG DANA UNTUK SALIM KANCIL

Rabu 7 Oktober 2015, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Tidar Kota Magelang melakukan aksi penggalangan dana untuk Salim Kancil dan Tosan, aktivis penolak penambangan pasir besi di Lumajang, Jawa Timur. Penggalangan dana dilakukan di 4 titik di kota Magelang, yaitu di Alun-alun, Pecinan, Pasar Rejowinangun, dan Bayeman. "Ada sekitar 120 mahasiswa semester 1 dan 30 mahasiswa semester 3 yang kami libatkan", tutur Siam Khoirul koordinator kegiatan ini. "Ini merupakan aksi nyata wujud simpati kami untuk Salim Kancil dan Tosan yang merupakan korban pelanggaran HAM". tambah Siam.

Dalam aksinya mereka membawa sejumlah poster dan spanduk yang berisi tulisan solidaritas untuk tewasnya Salim Kancil yang menolak tambang pasir besi.Tulisan tersebut antara lain "Salim Kancil Dibunuh Karena Benar", "Di Tanah Kami Nyawa Kami Tak Semahal Tambang", dan tulisan lainnya. "Dengan mengumpulkan uang dari pengendara yang melintas, nantinya akan disumbangkan kepada keluarga Salim Kancil dan Tosan yang menjadi korban keberingasan mafia tambang. Dana yang terkumpul sebesar 5.283.500,- akan disampaikan langsung ke Lumajang". jelas Siam.

Penggalangan dana juga diisi dengan aksi teatrikal, musik, dan orasi. Aksi serupa juga akan dilakukan pada beberapa hari ke depan. Misalnya, hari Minggu saat Car Free Day. Dia berharap masyarakat bisa terlibat dalam aksi solidaritas ini. Seperti diketahui, Salim Kancil dibunuh setelah menolak penambangan liar di Lumajang, Jawa Timur. Sementara, rekannya, Tosan mengalami luka parah akibat dianiaya preman tambang.

Taekwondo Untidar Ucap Janji di Puncak Tidar

63 anggota Taekwondo Dojang Untidar mengikuti Makrab (Malam Keakraban). Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari tanggal 2-3 Oktober 2015 di Gedung Multi Media Kampus Untidar. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan semangat, niat, serta menyatukan Visi dan Misi bagi anggota baru Taekwondo. Sebagai Narasumber dalam kegiatan ini adalah Ketua Pengkot Taekwondo Indonesia (TI) Kota Magelang, Narko Krisbudianto. Dalam sambutannya Koko menyampaikan sejarah perkembangan Taekwondo, maksud dan arti bendera, logo, serta visi dan misi Taekwondo Indonesia. Beliau berharap Untidar dapat segera mengirimkan atletnya untuk berlaga di kejuaraan lokal maupun nasional.

Narasumber yang juga dihadirkan dalam makrab kali ini adalah Sabeum Tomi, pelatih Taekwondo yang sudah meraih Dan V. Dalam paparannya Sabeum Tomi menyampaikan agar anggota baru lebih serius mengikuti latihan, sebagai bekal ketika mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat yang rencananya akan diselenggarakan tanggal 25 Oktober 2015. Sebagai organisasi baru di Untidar, Taekwondo harus belajar dari UKM – UKM yang lain agar organisasi ini bisa berjalan dengan baik.

Sabtu, 3 Oktober 2015 seluruh Atlet melakukan jalan kaki dari Universitas Tidar sampai Puncak Gunung Tidar untuk mengikuti acara Out Bond dan serah terima pengurus lama ke pengurus baru Taekwondo periode 2015-2015. Sherly Brilliantika Ketua Taekwondo Untidar periode 2015 – 2016 berharap seluruh anggota tidak melupakan dan meninggalkan kegiatan perkuliahan. "Taekwondo adalah kegiatan Ekstra saja bukan utama. Jadi kuliah adalah yang utama, tapi berorganisasi di Taekwondo dapat mengenalkan nilai-nilai sosial, kebersamaan, toleransi,  semangat pantang menyerah, mandiri dan bertanggung jawab.” paparnya. Kegiatan ditutup dengan pembacaan sumpah dan janji Taekwondo Indonesia.

UNTIDAR bekerjasama dengan KEMENDESA Adakan Acara Sosialisasi Fasilitasi Penetapan Kawasan Perdesaan.

Rabu 30 September 2015, Universitas Tidar bekerjasama dengan Direktorat Perencanaan Pembangunan Kawasan Perdesaan, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI mengadakan Acara Sosialisasi Fasilitasi Penetapan Kawasan Perdesaan. Sosialisasi diadakan di Hotel Grand Artos Aerowisata Magelang diikuti oleh kurang lebih 60 peserta, yang berasal dari unsur Pemda Kabupaten Temanggung, Wonosobo, Klaten, dan Sleman.

Acara dimulai pukul 08.00 dan berakhir pukul 16.00. Acara dibuka dengan sambutan Rektor Universitas Tidar, Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd. "Setelah Untidar menandatangani MOU Dengan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi,  diharapkan bisa tercapai sinergitas antara kedua pihak dalam pengembangan kebijakan dan program pemberdayaan masyarakat desa guna mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat desa. Program Fasilitasi ini adalah satu langkah awal kontribusi Untidar untuk Masyarakat Desa". tutur Rektor Untidar saat membuka acara.  Dalam kesempatan yang sama, Ir. Usman Siswanto M.Sc PhD, Ketua LPPM-PMP Untidar sebagai Penanggungjawab Program ini mengatakan Program Fasilitasi daerah dalam penetapan kawasan perdesaan merupakan wujud implementasi UU Desa yang dimaksudkan sebagai  upaya untuk memajukan perekonomian masyarakat di perdesaan, mengatasi kesenjangan pembangunan kota dan desa, memperkuat peran penduduk desa dalam pembangunan serta meningkatkan pelayanan publik bagi warga masyarakat desa. Agar efektif kegiatan ini perlu pendampingan. Sehingga, acara sosialisasi yang diselenggarakan hari ini ditujukan untuk memfasilitasi pemerintah daerah dalam penetapan kawasan perdesaan di wilayah masing-masing".

Hadir sebagai pembicara dalam acara ini Mantan Mendagri Mayjen (Purnawirawan) Mardiyanto; Ir. Sejoli Sembiring Brahmana (Direktur Perencanaan Pembangunan Kawasan Perdesaan, Kementerian Desa PDTT); Ir. Hermen Malik, M.Sc., Ph.D. (Bupati Kaur);Ir. Hastu Prabaatmaja, M.Sc., Ph.D (Perencanaan Wilayah ITB);Ir. Agam Marsoyo, M.Sc., Ph.D. (PSPPR UGM); dan Ibu Leslie Angeningsih, M.Sc., Ph.D. (STPMD Yogyakarta);

Melalui FGD ini diharapkan bisa tercapai berbagai formula yang tepat untuk mendukung program fasilitasi penetapan kawasan perdesaan dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Desa memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah, pengentasan kemiskinan, dan pengurangan kesenjangan antar-wilayah.  Namun, desa yang saat ini berjumlah sekitar 74 ribu, masih menunjukkan ketimpangan kesejahteraan sebagai akibat dari keterbatasan terhadap akses baik transportasi, telekomunikasi, pendidikan, kesehatan, maupun permukiman. Oleh karena itu, arah kebijakan utama pembangunan wilayah nasional difokuskan untuk mempercepat pengurangan kesenjangan pembangunan antar-wilayah.

 

 

Untidar adakan Sosialisasi Penerapan Peraturan Tata Naskah Dinas di Lingkungan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi

Sejalan dengan perubahan organisasi maupun nomenklatur Kementerian Negara dalam kerangka Kabinet Kerja, bahwa Perguruan Tinggi Negeri sebagai salah satu Instansi Pemerintah di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sekarang dialihkan di bawah naungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, perlu dilakukan penyesuaian sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan tata naskah dinas yang seragam dan sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang disempurnakan.

"Dasar diterbitkannya Tata Naskah Dinas selain Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan, antara lain Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 22 Tahun 2008 tentang Tata Naskah Dinas, dan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 20 Tahun 2015 tentang Tata Naskah Dinas di Lingkungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi" Demikian dikatakan oleh Among Wiwoho, S.E., M.M. saat memberikan sosialisasi di hadapan Dekan, Wakil Dekan, Ketua Jurusan Fakultas, Kepala TU Fakultas/Staf TU yang mewakili, Kepala BAKPK, Tenaga Kependidikan lingkup BAKPK, Tenaga Kependidikan lingkup Bagian Keuangan, Tenaga Kependidikan lingkup Bagian Rumah Tangga, Ketua dan Sekretaris LPPM-PMP, Tenaga Kependidikan lingkup LPPM-PMP, Staf Ahli Rektor, Sekretaris Rektor dan Koord.Pengembang UNTIDAR, Anggota/Perwakilan SPI, Kepala UPT , Tenaga Kependidikan UPT (Perpustakaan dan TIK) di lingkungan Universitas Tidar, Sabtu 26 September 2015

"Biro Umum dan Keuangan Universitas Tidar bertanggung jawab untuk melakukan sosialisasi dan memberikan fasilitasi penataan naskah dinas unit kerja di lingkungan Universitas Tidar. Agar ada persamaan persepsi, tata persuratan bisa efektif dan efisien dalam penyelenggaraan organisasi maupun pelayanan di lingkungan Universitas Tidar" tutur Rektor Untidar Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd saat membuka acara.

Sekitar 60 orang hadirin mengikuti acara yang berlangsung sejak pukul 09.00 sd 14.00 WIB ini di Ruang LilyParis Grand Artos Aerowisata. Sosialisasi Penerapan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2015 tentang Tata Naskah Dinas Lingkungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia ini nantinya akan diikuti dengan workshop sehingga setiap unit kerja memiliki kesamaan persepsi dan gerak langkah dalam memberikan pelayanan kepada semua pihak.

 

 

PENGUMUNAN PENERIMAAN PROPOSAL PKM TAHUN 2015 PENDANAAN TAHUN 2016

Bersama ini dengan hormat kami sampaikan bahwa, Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat memberi kesempatan kepada mahasiswa perguruan tinggi negeri maupun swasta untuk mengajukan usulan proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 5 bidang yaitu : PKMP, PKMM, PKMK, PKMT dan PKMKC yang akan didanai tahun 2016.

Unduh lampiran pengumuman dan pedoman program PKM

English Student Association adakan MAKRAB

Himpunan Mahasiswa Jurusan Bahasa Inggris atau ESA ( English Student Association ) adalah salah satu organisasi di Universitas Tidar yang memiliki tujuan untuk menjadi wadah bagi mahasiswa dalam menyalurkan aspirasi dan kreatifitas. Demi terwujudnya kegiatan tersebut, Himpunan Mahasiswa Jurusan Bahasa Inggris mengadakan kegiatan ‘Barbeque Party 2015’ yang merupakan gabungan dari agenda tahunan 2 jam bersama progdi, malam keakraban (makrab), dan FIESTA (Festival of English Students’ Association) 2015. FIESTA (Festival of English Students’ Association) 2015 adalah kompetisi antar mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris untuk mahasiswa semester 1 yang dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Bahasa Inggris Universitas Tidar. Melalui kegiatan ini diharapkan mahasiswa semakin meningkatkan kemampuan berbahasanya khususnya speaking skill dan mengembangkan potensi yang mereka miliki. 

‘Barbeque Party 2015’ kali ini bertema Express Your Talent And Taste Togetherness (Ekspresikan Bakatmu dan Rasakan Kebersamaan). Melalui kegiatan ini diharapkan dapat tercapai beberapa tujuan yaitu :
a.   Terbinanya keterbukaan di Prodi Bahasa Inggris  Universitas Tidar dengan adanya wahana yang baik.
b.   Sebagai salah satu wadah dan wahana sharing Prodi Bahasa Inggris Universitas Tidar dan mempererat hubungan antara mahasiswa dan organisasi kemahasiswaan.
c.   Meningkatkan kemampuan berbahasa inggris serta menciptakan hubungan persahabatan  antarmahasiswa. 
d.   Mentransformasikan nilai-nilai intelektual melalui berbagai perlombaan.
e.   Membangun semangat berkompetisi dan persaingan yang sehat antarpeserta.
f.    Menyosialisasikan pentingnya berbahasa pada mahasiswa.

MAHASISWA FAPERTA LAKUKAN EXPLORASI DAN PENGENALAN TANAMAN OBAT SERTA PENANAMAN POHON KOPI DI DESA BALESARI

Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian dan seluruh civitas akademika Fakultas Pertanian mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan dilaksanakan di Desa Balesari, Kecamatan Windusari Kabupaten Magelang. Desa Balesari adalah desa yang tanahnya sangat potensial untuk ditanami sayuran, tanaman pangan dan tanaman buah buahan. Desa balesari adalah pusat penghasil sayuran dengan mutu yang baik di wilayah Kabupaten Magelang. 

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat selain menjadi bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, juga bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara mahasiswa Faperta Untidar, melatih mahasiswa untuk terjun dan bersosialisasi kepada masyarakat sekitar, memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang perbaikan lingkungan pertanian berkelanjutan dan konservasi lahan pertanian, memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang tanaman industri (kopi) yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan. 

Sasaran kegiatan ini adalah petani desa Balesari, Kecamatan Windusari Kabupaten Magelang sejumlah 20 orang. Sedangkan sivitas akademika Faperta berjumlah 140 mahasiswa dan 10 orang dosen. "Selama di sini berbagai kegiatan dilakukan mulai dari bakti sosial, sarasehan, eksplorasi dan pengenalan tanaman obat, penyuluhan tentang penghijauan dan budidaya tanaman kopi, penanaman 10.000 batang bibit pohon kopi dan pohon tahunan, aksi terjun lapang ke lahan pertanian, training motivasi, outbond,  bazaar, dan bersih lingkungan", tutur Ginanjar Tri Wahono Ketua Panitia Kegiatan. Kegiatan dilaksanakan 18 sd 20 September 2015. Bertema "Penghijauan Untuk Kembalikan Gemah Ripah Loh Jinawi Indonesia". "Kami berharap kegiatan seperti ini bisa rutin dilaksanakan sebagai bentuk sinergi antara kampus dengan desa. Mahasiswa bisa menganalisis berbagai permasalahan yang dihadapi petani dan bisa membantu mencari solusi. Metode-metode terbarukan di bidang pertanian bisa juga disosialisasikan kepada para petani agar bisa terus menghasilkan produk yang berkualitas unggul sehingga bisa meningkat taraf hidup petani. Dekan Faperta Ir Gembong Haryono, M.P. mengatakan: "Saat ini mahasiswa dan dosen Faperta rutin mengadakan berbagai penelitian dan pengabdian masyarakat ke Desa Balesari yang merupakan Desa Binaan Untidar".Ini sejalan dengan PIP Untidar yaitu kewirausahaan dan pembangunan perdesaan.