AA ADVENTURE : JASA PENYEWAAN DAN TRIP SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT LERENG GUNUNG

Visi Universitas Tidar adalah Menjadi Universitas Unggul Dalam Bidang Kewirausahaan Berbasis Sumberdaya dan Kearifan Lokal. Untuk itu UNTIDAR senantiasa mendorong mahasiswanya agar mau berwirausaha sejak dini, agar dapat memperkaya pengalaman dan pengetahuan untuk menemukan jalan keberhasilan. Berbagai program dan stimulus diberikan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa mengembangkan keterampilan berwirausaha. Selain itu UNTIDAR juga selalu memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada mahasiswa untuk mengikuti berbagai kompetisi hibah/pendanaan pengembangan bisnis yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Tahun 2021 ini, 5 kelompok mahasiswa UNTIDAR berhasil lolos program Kegiatan Berwirausaha Mahasiswa Indonesia (KBMI). Salah satu proposal KBMI yang lolos adalah AA Adventure: Jasa Penyewaan dan Trip Sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Lereng Gunung, yang digagas oleh Ariawan (S1 Teknik Mesin Fakultas Teknik) dan 4 orang anggota tim yaitu Feri Irawan (S1 Teknik Mesin), Fina Al Fatikhiah (S1 Pendidikan IPA), Danar Putri Miranda (S1 Akuntansi), dan Muhammad Avan Subhkan (S1 Ekonomi Pembangunan). Kegiatan Bisnis Manajemen Mahasiswa Indonesia (KBMI) adalah program Kemendikbudristek yang diperuntukkan untuk mahasiswa yang memerlukan stimulasi dana pengembangan bisnis.  Pendampingan Melekat disiapkan sebagai upaya perbaikan secara berkala dan sistematis kepada mahasiswa peserta program KBMI agar kegiatan yang dijalankan dapat lebih terarah dan optimal. Tujuan program kegiatan wirausaha bagi mahasiswa antara lain memberikan bantuan kepada mahasiswa yang memiliki minat berwirausaha untuk mengembangkan usahanya lebih dini dan terbimbing. Selain itu juga bertujuan menangani permasalahan pengangguran yang menghasilkan pengangguran intelektual dari kalangan sarjana.

Berawal dari keprihatinan karena masih seringnya terjadi kecelakaan selama pendakian gunung di sekitaran Kabupaten Magelang dikarenakan minimnya peralatan, Ariawan dan tim berinisiatif untuk memberikan kemudahan, keamanan, dan keselamatan kepada para pecinta alam melalui penyewaan perlengkapan yang standar guna meminimalisir angka kecelakaan. Selain itu Ariawan juga memiliki keinginan untuk turut andil mengentaskan kemiskinan melalui pemberdayaan masyarakat lereng gunung sebagai guide trip dengan menciptakan lapangan pekerjaan baru guna mengurangi jumlah pengangguran untuk mendukung tercapainya Sustainable Development Goals. Timbullah inisiatif untuk mendirikan AA Adventure.

“Jenis usaha tim kami adalah jasa penyewaan peralatan traveling dan trip. Kami menyewakan peralatan pendakian yang memenuhi standar keamanan dalam melakukan traveling di alam. Hal itu, dapat meminimalisir angkat kecelakaan yang disebabkan peralatan yang kurang memadai dan tidak memenuhi standar. Selain itu, kami memberdayakan masyarakat lereng gunung sebagai guide trip guna mengurangi tingkat pengangguran di lereng gunung serta memberikan keamanan kepada pelanggan trip karena guide menguasai medan geografis”, jelas Ariawan. “Posisi tempat usaha kami sangat strategis, dimana Magelang merupakan wilayah yang dikelilingi gunung-gunung (gunung Andong, Sindoro, Sumbing, Slamet, Prau, Merbabu, Merapi, Telomoyo, Ungaran). Selain itu banyaknya kampus yang berada di daerah Karesidenan Kedu dan DIY dapat menjadi peluang untuk terus berkembangnya usaha kami. Pelanggan yang menjadi target sasaran adalah mahasiswa di Jawa Tengah dan DIY yang mencapai 1.072.524 jiwa dan siswa menengah atas yang mencapai 546.857 jiwa. Alasan kami menarget mahasiswa dan pelajar sebagai pelanggan karena di usia tersebut keinginan untuk menjelajahi alam sangat tinggi, namun mereka kurang memperhatikan keamanan dan keselamatan dalam melakukan aktivitas”, tambahnya.

Ariawan menjelaskan yang menjadi kelebihan AA Adventure adalah mempunyai guide yang menguasai kondisi geografis medan, melayani sistem COD, dilengkapi dengan jasa trip, peralatan dijamin bersih dan wangi, serta kualitas perlengkapan sesuai dengan standar safety.“ Kami juga memiliki kelebihan karena mempunyai mitra organisasi pecinta alam seperti sispala dan mapala, mempunyai guide yang menguasai kondisi geografis gunung dan berpengalaman, dan pemasaran menggunakan offline dan online seperti Instagram ads, facebook ads, google SEO. Yang kami kerjakan mungkin bukan ide yang luar biasa. Paling tidak ada tujuan mulia yang kami wujudkan dengan pengembangan usaha AA Adventure ini” ungkap Ariawan.

Penulis : Tri Endah Retno Kusumaningrum (Humas UNTIDAR)

MAHASISWA UNTIDAR KEMBANGKAN KREATIF PALM SUGAR DI DESA SUMBERARUM TEMPURAN KABUPATEN MAGELANG

Tahun ini, 6 proposal mahasiswa Untidar berhasil lolos Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa. Salah satu dari 6 proposal yang lolos berjudul Pengembangan Ekonomi Kreatif Palm Sugar Dengan Penerapan Inovasi Teknologi Kristalisator, Dalam Upaya Optimalisasi Air Nira di Desa Sumberarum Kecamatan Tempuran, yang diinisiasi oleh Hasna Kurnia Mirta sebagai ketua tim bersama dengan 10 orang anggota yaitu Ariska Maulita, Andini Rahman, Meita Ika Setiowati, Lutfia Ika Cahyani, Arini Lestari, Gita Frahmah Diah, Aufar Adhi Permana Firdaus, Bagas Daifullah, Mochammad Aulia Rizky Ramadhan, dan Zacky Anwar Mubarok. Kesemuanya adalah mahasiswa Ilmu Administrasi Negara FISIP UNTIDAR. Sasaran pendampingannya adalah masyarakat dusun Teluk desa Sumberarum Tempuran Kabupaten Magelang. Di dusun Teluk terdapat banyak pohon kelapa. Oleh karena itu banyak masyarakat yang menderes nira kelapa. Kegiatan menderes nira dan mengolahnya menjadi gula jawa sudah menjadi kegiatan yang dilakukan masyarakat dusun Teluk guna mencukupi kehidupan mereka. Namun, tersedianya air nira yang melimpah di Dusun Teluk Desa Sumberarum belum dimanfaatkan masyarakat secara maksimal dan inovatif. Hal ini dapat dilihat dari pengolahan air nira yang hanya dijadikan gula jawa dan produktivitas dalam pembuatan gula jawa yang belum maksimal.

Dalam pengolahan gula jawa kebanyakan masyarakatnya masih menggunakan cara tradisional yaitu mengaduk air nira menggunakan adukan kayu panjang serta dimasak di atas tungku kayu. Padahal, di masa sekarang ini pengolahan gula jawa bisa menggunakan teknologi yang lebih maju yaitu menggunakan teknologi mesin pengaduk otomatis. “Setelah melakukan observasi, kami berinisiatif untuk melakukan pendampingan kepada masyarakat dusun Teluk. Air nira yang biasanya hanya dijadikan gula jawa dapat diubah menjadi palm sugar/gula semut. Dalam pengembangan inovasi pengolahan air nira  menjadi palm sugar, masyarakat Dusun Teluk Desa Sumberarum dapat memanfaatkan teknologi yang ada yaitu mesin kristalisator. Mesin kristalisator merupakan mesin dengan sistem kerja pengaduk untuk membuat air nira menjadi kristal. Tentunya ini bisa meningkatkan efektivitas dan efisiensi masyarakat Dusun Teluk Desa Sumberarum dalam memproduksi palm sugar”, jelas Hasna.

“Pengembangan inovasi palm sugar melalui teknologi merupakan langkah yang strategis untuk meningkatkan nilai produk olahan air nira menjadi lebih tinggi. Karena di pasaran harga palm sugar lebih tinggi dari gula jawa atau gula merah. Palm sugar juga merupakan alternatif yang baik untuk pengganti gula biasa karena indeks glikemik yang rendah dan tanpa efek samping sehingga lebih baik untuk kesehatan dibanding penggunaan gula biasa / konvensional maupun pemanis natural lainnya”, tambahnya.

Hasna menjelaskan di awal program akan dilakukan sosialisasi terkait pengolahan air nira dan penggunaan teknologi kristalisator pada pengolahan air nira. Sosialisasi akan diadakan secara langsung di Dusun Teluk dengan protokol kesehatan yang ketat mengingat pandemi Covid-19 yang belum berakhir. Sosialisasi akan didampingi oleh narasumber dari Dinas Perindustrian. Setelahnya tim PHBD akan membuat struktur pengelola dari warga dusun Teluk yang akan dibagi sesuai dengan bidang & keahliannya masing-masing. Dalam Tim Pengelola ini ada bidang administrasi yang bertugas sebagai pengelola kearsipan, bidang pemasaran sebagai pembuat strategi pemasaran (branding), memahami dan mencukupi kebutuhan konsumen, melakukan riset dan menentukan harga, lalu bidang keuangan yang akan mengurus pengeluaran dan pemasukan, serta bidang produksi yang bertugas untuk mengembangkan kualitas dan kuantitas dari produk palm sugar tersebut.

Di tahap selanjutnya Tim PHBD akan melakukan pelatihan bagaimana menggunakan teknologi kristalisator. “Kami berharap, melalui program ini masyarakat yang terhimpun dalam pemberdayaan Palm Sugar memiliki pengetahuan baru tentang pemanfaatan teknologi mesin kristalisator dan bisa memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi produk. Semoga program pemberdayaan ini bisa membantu masyarakat Dusun Teluk, Desa Sumberarum untuk dapat meningkatkan perekonomiannya. Palm sugar yang mereka produksi memiliki kualitas yang baik dan bisa terkenal di seluruh penjuru negeri”, pungkas Hasna.

Penulis : Tri Endah Retno Kusumaningrum (Humas UNTIDAR)

MAHASISWA UNTIDAR GERAKKAN MASYARAKAT DESA KERTOJAYAN, MANFAATKAN PLTB UNTUK BUDIDAYA UDANG VANAME

Desa Kertojayan adalah sebuah desa yang terletak  di pesisir Pantai Kertojayan Kabupaten Purworejo. Penduduknya sebagian besar memiliki mata pencaharian sebagai petani palawija dan petani tambak udang vaname.  Pemanfaatan pesisir pantai untuk budidaya udang vaname merupakan langkah yang sangat baik, akan tetapi dalam prosesnya budidaya udang vaname masih terkendala alat yang digunakan. Sirkulasi oksigen masih menggunakan mesin diesel, sedangkan bahan bakar solar untuk mesin diesel memiliki harga yang cukup tinggi. Pengadaan bahan bakar pun sulit karena letak geografis desa Kertojayan yang jauh dari pusat kota.

Di lain sisi sebenarnya letak Desa Kertojayan yang dekat dengan pantai memiliki keuntungan yaitu suplay tenaga angin yang sangat melimpah. Berangkat dari kondisi yang ada, Mahasiswa UNTIDAR yang tergabung dalam tim PHP2D (Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa) memiliki inisiatif untuk melakukan pendampingan pembuatan Pembangkit Listrik Tenaga Angin untuk menggerakkan motor listrik sebagai pengganti diesel. “ Alat tersebut dapat membantu perekonomian para petani tambak udang vaname di desa Kertojayan. Petani tambak udang biasanya menggelontorkan pengeluaran kurang lebih sebesar Rp. 8.000.00,- hanya untuk biaya solar selama 3 bulan.  Diharapkan mereka dapat terbantu dengan adanya kincir angin, mengingat sumber daya tenaga angin di pesisir pantai sangat melimpah. Hal ini tentunya juga dapat meningkatkan pendapatan per kapita masyarakat desa Kertojayan”, jelas Pradita Eka Cahya Fajariyanto, yang merupakan Ketua Pengusul Kegiatan Pemberdayaan Petani Udang Vaname di Desa Kertojayan, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo. Kegiatan ini digagasnya bersama dengan 13 anggota tim lainnya yaitu Feni Nur Arofah, Laula Suryaning Tyas, Muhammad Farhan Mahfuzh, Muhammad Ma’ruf Nur Rifai, Rinaldy Tyas Wibowo, Rifqi Fahriza, Sobri Khausan Al Muis, Novi Ismawati, Wildan Rizky Pamungkas, Taufan Restu Mulianto, Anisa Puji Handayani, Oktaviana Dwi Anjarsari, dan Diky Yusuf Kurniawan. Pemberdayaan Petani Udang Vaname di Desa Kertojayan, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo adalah satu dari 6 proposal Mahasiswa UNTIDAR yang lolos PHP2D Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2021.

Eka menjelaskan ada 3 program yang akan dilaksanakan, yaitu Program Pembangkit Listrik Tenaga Angin, Program Konsep Kuliner Khas Kertojayan, dan Program Pengembangan Pariwisata Desa Kertojayan. Program ini nantinya akan dikoordinir oleh tim PHP2D dengan dibantu oleh tokoh masyarakat, perangkat desa, dan pemuda setempat. “Kami akan mengawalinya dengan sosialisasi. Setelahnya Tim PHP2D dan masyarakat desa Kertojayan akan membuat kincir angin bersama-sama. Dengan praktek pembuatan secara langsung ini diharapkan masyarakat  dapat membuat sendiri dengan bekal pelatihan yang sudah diberikan. Setelah dilakukan pelatihan, kami dari tim PHP2D akan melakukan pendampingan, pemantauan kegiatan, pelaporan dan pencatatan berbagai program yang dilaksanakan sehingga dapat menjadi bahan evaluasi di kemudian hari”, tutur Eka.

“Terkait Program Konsep Kuliner Khas Kertojayan, kami akan  mengajak kelompok remaja perempuan atau ibu-ibu PKK untuk mengikuti penyuluhan mengenai pengolahan udang vaname yang gagal panen atau yang kurang bagus kualitasnya untuk diolah menjadi olahan kuliner khas desa Kertojayan. Penyuluhan ini dilaksanakan guna memaksimalkan hasil produksi dari tambak udang vaname, dimana setiap kali panen belum tentu semuanya memiliki kualitas yang bagus. Udang dengan kualitas kurang bagus harga jualnya tentu akan lebih murah. Oleh karena itu olahan kuliner diharapkan dapat menaikkan harga jual udang gagal”, tambahnya.“Tim PHP2D juga akan memberikan pengertian mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan bagaimana melakukan pengelolaan potensi wisata yang ada di desa Kertojayan. Bersama dengan Kelompok Sadar Wisata, Tim PHP2D akan memasang dekorasi yang dapat mengundang minat dari para wisatawan, melakukan penataan tempat wisata, menetapkan area parkir, memberikan sosialisasi mengenai pengelolaan wisata pantai, dan melakukan promosi dengan memanfaatkan teknologi yang sudah berkembang yaitu melalui platform social media supaya wisatawan dari luar tertarik berkunjung ke desa Kertojayan”, ungkap Eka menutup wawancara.

Penulis : Tri Endah Retno Kusumaningrum (Humas UNTIDAR)

PKKMB UNTIDAR TAHUN 2021, MENDIKBUDRISTEK TEKANKAN HAK MAHASISWA KULIAH 3 SEMESTER DILUAR PRODI ATAU LUAR KAMPUSNYA

Nadiem Makarim, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia menyampaikan bahwa mahasiswa di seluruh Indonesia memiliki hak 3 semester kuliah di luar program studi atau di luar kampusnya. 

“Mahasiswa Indonesia dapat mengikuti program Kampus Merdeka yang terdiri dari magang di perusahaan atau organisasi, studi independen, membangun desa, membuat projek kemanusiaan, merancang kewirausahaan serta mengajar di SD lewat program kampus mengajar. Mari isi masa kuliah dengan pengalaman yang tidak tertulis di buku maupun diajarkan diruang kuliah,” tuturnya dalam Sambutan Pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Tidar Tahun 2021 secara online pada Rabu (11/08).

Mas Menteri Nadiem juga menambahkan mahasiswa tidak perlu khawatir bagaimana cara bergabung dengan program ini. “Setiap perguruan tinggi sudah membuat rancangan Merdeka Belajar Kampus Merdeka sesuai dengan kondisinya masing-masing. Bahkan kementerian juga mendukung segala biayanya termasuk uang saku selama mengikuti program tersebut,” tambahnya.

Sependapat dengan Mas Menteri, Rektor UNTIDAR, Prof. Dr. Ir. Mukh Arifin, M.Sc. menjelaskan bahwa  semua program pembelajaran dirancang untuk memberikan kebebasan kepada para mahasiswa dalam memilih sendiri bidang ilmu pendukung selain bidang utama yang dipelajarinya. 

“UNTIDAR juga telah bergabung dalam jaringan kerjasama universitas di Asia, Asia Tenggara, dan beberapa universitas di Eropa yang siap menerima anda,” jelasnya. 

Upacara Sidang Senat Terbuka PKKMB UNTIDAR Tahun 2021 dilaksanakan di Gedung Kuliah Umum dr. H. Suparsono, UNTIDAR. Rektor secara simbolis menyematkan Jas Almamater dan Topi kepada perwakilan mahasiswa yaitu Woro Widowati, mahasiswi Prodi Ilmu Komunikasi, FISIPOL dan Luffi Erdian Pamungkas, mahasiswa Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi sebagai tanda penyambutan 2.930 mahasiswa baru UNTIDAR.

Kegiatan ini sekaligus merupakan pembukaan rangkaian PKKMB UNTIDAR Tahun 2021 yang dilaksanakan 11 – 16 Agustus 2021 yang diwajibkan diikuti oleh seluruh mahasiswa baru UNTIDAR.

Kegiatan PKKMB UNIVERSITAS TIDAR 2021 terbagi menjadi 4 Kelompok Besar Kegiatan Meliputi :

A.Pra PKKMB 2021

Pada kegiatan Pra PKKMB 2021 dilaksanakan berbagai kegiatan seperti :

  • Pendataan Mahasiswa Baru
  • Pembuatan Panduan dan Pembagian Panduan kepada Mahasiswa Baru
  • Pembuatan course PKKMB pada elmo.untidar.ac.id
  • Pembuatan akun elmo.untidar.ac.id untuk mahasiswa baru
  • Pengisian kuisioner awal
  • Technical Meeting

B.Pembukaan PKKMB 2021

Pada kegiatan Pembukaan PKKMB 2021 dilaksanakan pada tanggal 11 Agustus 2021 dengan kegiatan :

  • Sidang Senat Pembukaan
  • Orasi Ilmiah Tokoh-tokoh Nasional
  • Video/Koreo Niti Laku Universitas Tidar

C.Pelaksanaan PKKMB 2021

Pelaksanaan PKKMB 2021 dilaksanakan pada Tanggal 12-15 Agustus 2021 yang meliputi kegiatan :

  • Pemberian Materi Akademik Pendidikan Tinggi – 12 Agustus 2021
  • Pemberian Materi non-Akademik (softskill)  – 13 Agustus 2021
  • Pemberian Materi Kefalkutasan dan Keprodian – 14 Agustus 2021
  • Pemberian Materi Orientasi Prestasi Mahasiswa – 15 Agustus 2021

D.Pasca PKKMB 2021

Kegiatan Pasca PKKMB 2021 terdiri dari :

  • Nasionalisme dan Personal Branding serta peningkatan kewirausahaan (16 Agustus 2021)
  • Selebrasi Puncak PKKMB 2021 (16 Agustus 2021)
  • Doa Bersama Lintas Agama (16 Agustus 2021)
  • Pengabdian Kepada Masyarakat (Bakti Sosial) – September 2021

PKKMB UNTIDAR bertujuan memperkenalkan mereka kepada tata kehidupan kampus, tata cara bergaul dengan sesama mahasiswa, tata cara bergaul antara mahasiswa dengan dosen dan staf kependidikan, tata cara menjalani kegiatan akademik dan tata cara berkegiatan non akademik.

Mengangkat tema Abipraya Nawasena diharapkan mahasiswa baru UNTIDAR dapat menjadi generasi yang bersinergi di masa pandemi. Memunculkan inovasi, ide dan solusi untuk sebuah masa depan yang cerah dalam menghadapi masa pandemi ini.

Pada kesempatan ini Walikota Magelang yang diwakilkan oleh Taufiq Nurbakin, S.Pd., M.Pd., juga turut memberikan sambutan.

Orasi ilmiah diberikan oleh DR. Dra. Hj. Ida Fauziyah, M.Si., Menteri Ketenagakerjaan RI; KH. Taj Yasin Maimoen, Wakil Gubernur Jateng; dan Habieb Husein Ja’far Al Hadar, S.Fil.I, M.Ag. 

Sidang Senat Terbuka Pembukaan PKKMB UNTIDAR Tahun 2021 ditayangkan pada Kanan Youtube Universitas Tidar.

Penulis : Kusumo Wardani

Editor : Danu Wiratmoko

KOMPETISI CIPTA PRODUK EDUKASI KEUANGAN DAN INVESTASI

Dalam rangka meningkatkan edukasi/literasi masyarakat terkait dengan keuangan dan investasi, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) menyelenggarakan kegiatan kompetisi cipta ide produk edukasi keuangan dan investasi dalam program Inclusive Festival (InFest) Inkubasi 2021 : We Are Makers, We All Matter. Melalui InFest Inkubasi, DJPPR mendorong anak muda Indonesia menjadi bagian dari ekosistem solusi edukasi keuangan dan investasi untuk Indonesia yang lebih baik.

Info lengkap Pelaksanaan Kompetisi Cipta Ide Produk Edukasi Keuangan dan Investasi dalam Program InFest Inkubasi 2021 silahkan KLIK DISINI

PELAKSANAAN APEL PAGI BAGI PEGAWAI DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS TIDAR TAHUN 2021

Apel pagi bagi pegawai Universitas Tidar mulai diberlakukan 9 Agustus 2021, info lengkap KLIK DISINI



PENGUMUMAN PKKMB TAHUN 2021 DAN KELENGKAPAN ADMINISTRASI MAHASISWA BARU

Mahasiswa baru Universitas Tidar WAJIB mengikuti rangkaian PKKMB Tahun 2021 yang diselenggarakan pada 11 – 16 Agustus 2021 secara ONLINE. Jadwal dan ketentuan dapat diakses pada KLIK DISINI

Mahasiswa baru juga wajib melengkapi administrasi berupa pembuatan KTM/ATM Mahasiswa dan Asuransi. Informasi detal dapat dilihat pada pengumuman dibawah ini :

Pengumuman Jadwal Resmi PKKMB Tahun 2021 dan kelengkapan administrasi mahasiswa baru KLIK DISINI



REKTOR UNTIDAR TERJUNKAN 1113 MAHASISWA IKUTI KKN TEMATIK PERIODE AGUSTUS 2021

Rabu, 3 Agustus 2021, Rektor Untidar beserta jajarannya melepas 1113 Mahasiswa Untidar yang akan melaksanakan KKN Tematik Periode Agustus 2021. Karena masih dalam masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Perkantoran, Upacara Penerjunan hanya dihadiri oleh Rektor, Wakil Rektor, para Dekan, perwakilan peserta KKN dan perwakilan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Sebagian besar peserta KKN mengikuti Upacara Penerjunan secara daring.
“Pelajari permasalahan apa yang saat ini sedang dihadapi masyarakat. Petakan, lakukan analisis, pikirkan dan diskusikan bersama masyarakat dan dosen pendamping, lalu rumuskan alternatif solusinya. Akan lebih baik jika bisa langsung diimplementasikan dan bisa menyelesaikan permasalahan yang ada”, tutur Prof. Dr. Ir. Mukh. Arifin, M.Sc. dalam sambutannya. Senada dengan yang disampaikan oleh Rektor, Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Ir. Noor Farid, M.Si. berpesan kepada peserta KKN untuk cermat dalam memilih tema. “Pilih yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan masyarakat, sehingga KKN benar benar bisa memberikan arti bagi masyarakat sekitar”, tegas Dr. Noor Farid. “Jangan lupa protokol kesehatan tetap dijaga supaya tidak memunculkan hal hal yang tidak diinginkan”, tambahnya.
Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu wujud dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian masyarakat. KKN merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa secara interdisipliner, institusional, dan kemitraan. Kegiatan KKN ditujukan untuk peningkatan relevansi pendidikan tinggi dengan kebutuhan masyarakat terhadap ilmu pengetahuan, teknologi, serta seni dalam kehidupannya. Selain itu, KKN juga ditujukan untuk meningkatkan persepsi mahasiswa tentang relevansi antara kurikulum yang dipelajari di kampus dengan realita kehidupan bermasyarakat.
Dalam menyikapi perkembangan bangsa terkini, Universitas Tidar merasa perlu berkontribusi dalam pencegahan dan penanganan Covid-19 mengingat angka kasus harian yang masih tinggi. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat dan Penjaminan Mutu (LPPM-PMP) turut andil dengan merumuskan KKN Tematik di Masa Pandemi Covid-19, dalam rangka melaksanakan program akademik Universitas Tidar serta mendukung penanggulangan Covid-19.


KKN Tematik adalah program Kuliah Kerja Nyata dengan fokus yang spesifik dengan ciri: (1) relevan dengan program pembangunan daerah atau pemerintah pusat; (2) relevan dengan kebutuhan masyarakat; dan (3) relevan dengan visi, misi, renstra, kepakaran, dan IPTEKS yang dimiliki UNTIDAR. Program KKN ini telah terjadwal secara akademik di Universitas Tidar. Oleh karena itu, percepatan penanggulangan Covid-19 sangat strategis jika dilakukan dengan KKN secara tematik. “Ada 2 Tema KKN yang bisa dipilih oleh mahasiswa. Yaitu KKN Tematik Penanggulangan dan Edukasi Pencegahan Covid 19, dan KKN Berbasis Karya Pengabdian Kepada Masyarakat”, ujar Dr. Eny Boedi Orbawati, M. Si. (Plt. Kepala LPPM UNTIDAR).
Dr. Eny menjelaskan terkait dengan Penanggulangan dan Edukasi Pencegahan Covid 19, kegiatan yang bisa dilaksanakan oleh mahasiswa yaitu : Program Edukasi Pencegahan Covid-19 Bagi Masyarakat Secara Daring, Program Pelatihan Penataan Administrasi Pemerintah Desa Berbasis TIK, Program Pelatihan Mitigasi Bencana dalam New Normal Life, Program Pelatihan Ide Usaha & UMKM dalam New Normal Life, Program Pelatihan Pemanfaatan Lahan untuk Mandiri Pangan dalam New Normal Life, Program Pelatihan Pembelajaran Efektif dalam New Normal Life, Program Bicara Baik Tentang Covid 19, Program Digital Marketing di Tengah Pandemi Covid 19, Program Literasi Media dan Pemberitaan Covid-19, Program Penguatan Usaha Kecil Menengah (UKM) Terdampak Pandemi Covid-19, Program Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Daerah, Program Penyuluhan Hukum Perlindungan Ketenagakerjaan, Program Penyuluhan Hukum Pertanahan, Penyuluhan Hukum Perikatan dan Analisis Kontrak Jual Beli dan Sewa Menyewa, Penyuluhan Hukum Tindak Pidana Akibat Lemahnya Perekonomian, Penyuluhan Hukum Perpajakan, Penyuluhan Hukum Lingkungan, Program Pengelolaan Administrasi Pendidikan Pada Masa Pandemi Covid-19 Secara Daring, Peningkatan Inovasi Pembelajaran(perencanaan, strategi, media) Pada Masa Pandemi Covid-19 Bagi Peserta Didik Pada Satuan Pendidikan (TK/PAUD s/d SMA/SMK/MA) Secara Daring, Penataan Lingkungan (Adiwiyata) Satuan Pendidikan Bagi Masyarakat Pada Masa Pandemi Covid-19 Secara Daring, dan Pengembangan Manajemen Satuan Pendidikan Yang Sesuai Dengan Standar Nasional Pendidikan (SNP) pada masa pandemi Covid-19 Secara Daring,
Terkait dengan KKN Berbasis Karya Pengabdian Kepada Masyarakat, kegiatan yang bisa dilaksanakan oleh mahasiswa yaitu : Program Pemanfaatan Kebun Sebagai Sumber Gizi Dalam Rangka Meningkatkan Ketahanan Pangan Keluarga, Program Pasar Online Produk Pertanian, Pengembangan Smart Village Dalam Menghadapi Covid-19, dan Program Karya Pengabdian Pembuatan Alat Pencegahan Penyebaran Covid-19.
“KKN Tematik Periode Juli-Agustus 2021 diikuti oleh 1113 mahasiswa yang terbagi ke dalam 216 kelompok. Tiap kelompok terdiri dari 5-6 mahasiswa yang berasal dari minimal 3 bidang ilmu yang berbeda. Dosen Pembimbing Lapangan berjumlah 36 orang, dengan masing-masing dosen membimbing 6 kelompok KKN. Adapun Lokasi KKN tersebar ke 26 wilayah yaitu : Kabupaten Magelang (88 lokasi), Kota Magelang (68 lokasi), Kabupaten Temanggung (12 Lokasi), Kabupaten Kebumen (10 lokasi), Kabupaten Cilacap (4 lokasi), Kabupaten Pati (3 Lokasi), Kabupaten Purworejo (3 lokasi), Kabupaten Blora (2 lokasi), Kabupaten Klaten (2 lokasi), Kabupaten Boyolali (2 lokasi), Kabupaten Brebes (3 lokasi), Kabupaten Tegal (2 lokasi), Kabupaten Sukoharjo (1 lokasi), Kabupaten Karanganyar (1 lokasi), Kabupaten Pekalongan (1 lokasi), Kota Pekalongan (1 lokasi), Kabupaten Purbalingga (1 lokasi), Kabupaten Batang (1 lokasi), Kabupaten Semarang (1 lokasi), Kota Semarang (1 lokasi), Kabupaten Sleman (1 lokasi), Kabupaten Bekasi (1 lokasi), Kota Bekasi (1 lokasi), Kabupaten Banyumas (1 lokasi) dan DKI Jakarta (1 lokasi)”, tambahnya.

Penulis : Tri Endah Retno Kusumaningrum (Humas UNTIDAR)

TIM DEBAT UNTIDAR, SIAP MELAJU DI AJANG KDMI TINGKAT NASIONAL 2021

Setelah mengikuti seleksi tingkat wilayah (wilayah VI Jawa Tengah), saat ini Tim KDMI Untidar yaitu Muhammad Khoiruddin, mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Indonesia semester 7 dan Danar Putri Miranda, mahasiswi Program Studi S1 Akuntansi semester 7, bersiap untuk mengikuti seleksi KDMI tingkat nasional.

Sebelum maju ke tingkat wilayah, telah diadakan seleksi KDMI tingkat Universitas.  Perwakilan dari 5 fakultas dengan masing-masing 3 perwakilan harus melalui babak preliminary, semi final, dan grand final untuk menentukan Juara 1, 2, dan 3 tingkat universitas.  Setelah selesai kompetisi tingkat universitas, peserta dari 8 besar tim terbaik mengikuti seleksi individu untuk mendapatkan 2 perwakilan yang akan mewakili UNTIDAR menuju ke tingkat wilayah.

“Sebelum berlaga di tingkat Wilayah VI Jawa Tengah, kami digembleng dengan latihan rutin dan pemantapan selama 12 hari oleh Muhammad Rafy, praktisi debat yang juga salah satu juri seleksi KDMI tingkat UNTIDAR. Beliau ini memiliki banyak pengalaman menjadi mentor untuk mahasiswa peserta KDMI yang akan bertanding di tingkat Nasional. Kami juga didampingi oleh beberapa dosen yaitu Bu Theresia Pinaka Ratna Ning Hapsari, S.S., M.Pd., Bu Firstya Evi Dianastiti, S.Pd., M.Pd., dan Bu Agnira Rekha, M.Pd”, tutur Putri. “Seleksi dan latihan yang kami jalani sangat menguras tenaga, pikiran dan emosi, karena durasi latihan yang padat dan tantangan latihan yang berat. Tapi kegiatan ini sangat menyenangkan karena kampus mendukung penuh, dan alhamdulillah kami bisa meraih rangking 4 dari 31 tim yang berlaga di tingkat wilayah VI Jawa Tengah. Seperti halnya tahun lalu, seleksi KDMI tahun 2021 menggunakan sistem daring. Yang pasti kami akan berjuang semaksimal mungkin di tingkat nasional, dan berharap bisa mempersembahkan kemenangan untuk UNTIDAR”, tambah Putri.

Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia adalah ajang tahunan yang diadakan oleh Pusat Prestasi Nasional Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai upaya untuk membangun 6 C, yaitu collaboration (kerjasama), creativity (kreatifitas), critical thinking (berfikir kritis), communication (berkomunikasi), citizenship (kewarganegaraan), dan character (karakter) pada generasi muda.  Keleluasaan mahasiswa dalam mengolah informasi dan membuat keputusan yang rasional sangat lekat dengan prinsip kemerdekaan dalam belajar. Aktualisasi mahasiswa dalam kompetisi debat merupakan wujud dari kebijakan Kampus Merdeka. Mahasiswa mendapat kesempatan untuk menunjukkan sekaligus meningkatkan kemampuan akademis mereka melalui wahana kompetisi.

Penulis : Tri Endah Retno Kusumaningrum (Humas UNTIDAR)

PENYESUAIAN JADWAL PELAKSANAAN SELEKSI PENERIMAAN CPNS KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI TAHUN 2021

Sehubungan dengan proses verifikasi administrasi CPNS Kemdikbudristek Tahun 2021 yang sampai saat ini masih berlangsung serta mempertimbangkan Surat Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara Nomor 6602/B-KS.04.01/SD/E/2021 tanggal 30 Juli 2021 tentang Perpanjangan Masa Verifikasi dan Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi, maka dengan ini disampaikan penyesuaian rencana penjadwalan sebagai berikut :  KLIK DISINI