UNTIDAR dan Ditbelmawa Kemdikbudristek Jalin Kerja Sama Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka 4 Tahun 2024

Universitas kembali terpilih menjadi Perguruan Tinggi Penerima dalam Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka 4 Tahun 2024. Terpilihnya UNTIDAR ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Universitas Tidar dengan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan di Plaza Insan Pendidikan Berprestasi, Gedung A Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI, Jakarta, Kamis (18/1/2024).

Penandatanganan ini dihadiri Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemdikbudristek, Prof. Dr. Ir. Sri Suning Kusumawardani, S.T., M.T., Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kemdikbudristek, Dr. Ir. Kiki Yuliati, M.Sc., Direktur Beasiswa LPDP, Ir. Dwi Larso, M.SIE., Ph.D., serta Kepala Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka, Asri Aldila Putri, S.Sos., M.Si. Adapun Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerja Sama UNTIDAR, Prof. Dr. Suyitno, S.T., M.Sc., IPM turut hadir didampingi Koordinator PT Penerima UNTIDAR, Eny Ratnasari, M.I.Kom. dalam penandatanganan ini.

Dalam sambutannya, Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan memberikan apresiasi kepada seluruh perguruan tinggi penerima yang lolos pada Program PMM 4. Ia menerangkan bahwa program pertukaran ini memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi mahasiswa.

Selaras dengan Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi juga mengapresiasi seluruh perguruan tinggi penerima PMM 4. Ia menambahkan bahwa program pertukaran mahasiswa ini menjawab tantangan zaman yang terus berubah dengan memberikan pengalaman belajar di luar kelas dengan rekognisi.

Adapun dalam laporan Kepala Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka, dikatakan bahwa panitia melakukan seleksi ketat terkait perguruan tinggi penerima PMM 4. “Dari 210 perguruan tinggi yang mendaftar Program PMM 4, hanya 128 yang lolos sebagai perguruan tinggi penerima,” ujarnya.

Para peserta yang telah lolos, mengikuti pembekalan selama 3 hari pada 22-24 Januari 2024 secara online. Dalam kesempatan itu Kepala Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka, turut menjelaskan supaya peserta dapat memahami hak dan kewajiban  dalam mengikuti kegiatan PMM. “Satu hal yang perlu dipahami, sebelum bertanya terkait dengan hak.nya mohon untuk mengingatkan diri sendiri terkait kewajibannya”, jelasnya.

Hak peserta PMM berupa Bantuan Biaya Hidup (BHH), Bantuan Asuransi (BPJS Kesehatan), SPP Program, Bantuan Biaya Transportasi dan peserta berkewajiban untuk mengirimkan laporan kegiatan sampai seluruh kelengkapan adinistrasi terpenuhi.

Eny Ratnasari, selaku Koordinator Perguruan Tinggi Penerima UNTIDAR menjelaskan, “Pada PMM 4 Tahun 2024, UNTIDAR menerima 36 mahasiswa inbound dari 23 perguruan tinggi dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua.”

“Selain sebagai upaya untuk meningkatkan indeks kinerja utama poin kedua, keikutsertaan UNTIDAR sebagai perguruan tinggi penerima adalah upaya branding UNTIDAR. Semoga keikutsertaan ini membuka peluang kerja sama lainnya dengan perguruan tinggi asal dari mahasiswa inbound,” terangnya.

UNTIDAR juga mengirimkan 35 mahasiswa outbound untuk belajar di berbagai perguruan tinggi di luar Pulau Jawa yang tersebar di Pulau Sumatera, Bali, Nusa Tenggara, hingga Sulawesi.

Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) merupakan bagian dari sembilan Program Merdeka Kampus Merdeka (MBKM). Program yang dilaksanakan satu semester ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar di luar kampus serta meningkatkan wawasan kebhinekaan melalui kegiatan Modul Nusantara. Disamping itu, Program PMM juga memfasilitasi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman belajar terbaik sesuai dengan ciri khas Universitas Tidar yang unggul dalam kewirausahaan.

Penulis: Eny Ratnasari

Dosen UNTIDAR Isi Kuliah Tamu dan Lakukan Benchmarking di Sejong University, Korea Selatan

Dosen program studi Teknik Industri Universitas Tidar, Muhammad Rifqi Maarif, S.T. M. Eng., mengisi kuliah tamu pada mata kuliah machine learning bagi mahasiswa pascasarjana di Sejong University, Seoul, Korea Selatan, Selasa (28/11/2023).  Pada kesempatan tersebut, ia memaparkan hasil kolaborasi risetnya dengan Muhamad Syafrudin, peneliti dari Sejong University berjudul Uncovering Sustainability Insight from Amazon’s Eco-friendly Product Review for Design Optimalization.

“Riset ini memberikan insight (wawasan) mengenai review produk ramah lingkungan dengan data yang berasal dari product review di laman amazon.com. Data review produk dikumpulkan dan dianalisis menggunakan pemrosesan bahasa alami atau natural language processing (NLP) dan analisis korespondensi atau correspondence analysis (CA) untuk mengukur analisis sentimen, ekstraksi istilah-istilah kunci, dan topic modeling untuk memperkaya perspektif keberlanjutan pada produk ramah lingkungan,” jelas Muhammad Rifqi Maarif, S.T. M. Eng.

Hasil penelitian tersebut memvisualisasikan hubungan antara fitur produk ramah lingkungan dan sentimen konsumen. Kondisi ini memperlihatkan adanya hubungan antara fitur aspek keberlanjutan yang spesifik dengan kepuasan konsumen.

Dosen program studi Teknik Industri Universitas Tidar, Muhammad Rifqi Maarif, S.T. M. Eng. saat mengisi kuliah mengenai risetnya kepada mahasiswa pascasarjana Sejong University, Selasa (28/11).

Kuliah yang dilaksanakan di gedung Daeyang AI Center, Sejong University ini merupakan bagian dari kunjungan dan tindak lanjut riset kolaboratif antara Muhammad Rifqi Maarif, S.T. M. Eng. dari UNTIDAR dengan Muhamad Syafrudin dari Sejong University. Keduanya menghasilkan dua buah artikel dengan Muhammad Rifqi Maarif, S.T. M. Eng. sebagai corresponding author (penulis penanggung jawab) pada jurnal ilmiah internasional bereputasi.

“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari riset yang sudah dilaksanakan sebelumnya, pada kesempatan ini kunjungan dilakukan untuk finalisasi artikel ilmiah hasil kolaborasi dan inisiasi kerjasama penelitian dan pengembangan dengan The College of Hospitality and Tourism Management Sejong University,” ujar Ir. Ibrahim Nawawi, S.T. M.T., IPM, Kepala Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPM-PP), UNTIDAR yang turut dalam kunjungan tersebut.

Kegiatan patok duga (benchmarking) ke Sejong University, Korea Selatan merupakan salah satu kegiatan untuk meningkatkan kinerja dan mutu dalam mencapai Indikator Kinerja Utama (IKU) UNTIDAR, khususnya IKU 3 tentang dosen berkegiatan di luar kampus, IKU 5 tentang hasil kerja dosen digunakan oleh masyarakat, di mana riset dipublikasikan di jurnal internasional bereputasi, dan IKU 6 tentang program studi yang bermitra dengan program studi dari peguruan tinggi pada peringkat QS-100 by Subject.

Kegiatan kunjungan tersebut dilakukan oleh tiga orang dosen Universitas Tidar yaitu: Ir. Ibrahim Nawawi, S.T., M.T., IPM dari Program Studi Teknik Elektro, Muhammad Rifqi Maarif, S.T. M. Eng, dari Program Studi Teknik Industri, serta Kurnia Fahmy Ilmawan, S.Si. M.Sc, dari program studi Pariwisata. Kegiatan tersebut telah dilaksanakan pada Sabtu, 25 November 2023 hingga Minggu, 3 Desember 2023.

 

Penulis: Kurnia Fahmy Ilmawan

Editor: Isaka, Humas Untidar

 

Jaring Atlet Mahasiswa, UNTIDAR Teken Kerjasama dengan KONI

Rektor Universitas Tidar, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. dan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia Kota Magelang, Ali Sobri, A.Md.Ak. resmi menandatangi dokumen kerjasama, Sabtu (28/10) di Gedung Olahraga (GOR) Samapta.

Kerjasama ini memberikan dasar hukum bagi UNTIDAR dan KONI untuk melaksanakan kegiatan Pembinaan Kemampuan, Minat dan Bakat Olahraga Mahasiswa serta meningkatkan prestasi di bidang olah raga.

“Besar harapan kami mulai muncul atlet-atlet potensial dari UNTIDAR dan juga bisa memotivasi atlet di Magelang untuk tidak perlu kuliah diluar kota tapi bisa melanjutkan kuliah di UNTIDAR lewat jalur prestasi,” tutur Ketua KONI, Ali Sobri.

Foto : Haikal UNTIDAR TV

Dalam kesempatan yang sama diselenggarakan seremonial penyerahan Beasiswa Mahasiswa Berprestasi Kota Magelang, Rektor Cup Turnamen Tenis Lapangan dan Kejuaraan Pencak Silat Krida Satria.

Hamza, S.Sos., M.Si., Sekretaris Daerah Kota Magelang yang hadir mewakili Walikota berharap beasiswa yang diberikan kepada mahasiswa asal Kota Magelang ini dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin dan memebrikan motivasi dalam perkuliahannya.

“Harapannya agar bantuan beasiswa ini dapat menjadi motivasi untuk belajar, bekerja, berkaya dan berprestasi lebih tinggi dimasa yang akan datang,” kata Hamza, Sekda Kota Magelang.

Beasiswa Mahasiswa Beprestasi Kota Magelang Tahun 2023 diterima oleh 55 mahasiswa UNTIDAR dimana setiapa orangnya menerima bantuan sebesar 3 juta rupiah. Seleksi beasiswa telah dilaksanakan sekitar bulan Juni 2023, proses seleksi dilaksanakan Dispora Kota Magelang dan Bagian Kemahasiswaan UNTIDAR.

Foto : Haikal UNTIDAR TV

Senada dengan Sekda Kota Magelang, Rektor UNTIDAR juga berharap beasiswa pendidikan dari Pemkot ini bisa menjadi salah satu cara menaikkan indeks pendidikan di Kota Magelang.

“Beasiswa ini merupakan wujud nyata tanggung jawab Pemkot Magelang menaikkan indeks pendidikan di Kota Magelang. Putra putri Magelang bisa terbantu dengan beasiswa ini. UNTIDAR dan Pemkot akan terus berkolaborasi untuk kemajuan Kota Magelang,” ujar Rektor.

Rektor Cup

UNTIDAR di hari yang sama juga menyelenggarakan Rektor Cup Turnamen Tenis Lapangan se-Karesidenan Kedu. Peserta dibagi adalam 2 kelompok, tournamen antar mahasiswa dari 6 tim dari 4 perguruan tinggi yaitu Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Akademi Teknik Tirta Wiyata (AKATIRTA), Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) dan UNTIDAR.

Foto : Haikal UNTIDAR TV

Juara 1 diperoleh oleh AKATIRTA, Juara 2 oleh UMP dan Juara 3 adalah UNTIDAR. Sedangkan kelompok 2 adalah kelompok eksebisi antara pegawai UNTIDAR dan Pemkot Magelang.

Penulis : Recka

Editor : Humas UNTIDAR

UNTIDAR Jalin Kerjasama dengan Indonesian Society of Steel Construction

Universitas Tidar menandatangani perjanjian kerjasama/MoA dengan Indonesian Society of Steel Construction (ISSC) dalam kegiatan ISSC Goes to Campus di Gedung Kuliah Umum dr. H. R. Suparsono, Jumat (20/10). ISSC Goes to Campus ini juga bertujuan membuka wawasan mahasiswa melalui seminar mengenai rancang bangun konstruksi baja.

Penandatanganan MoA diwakili oleh Dekan Fakultas Teknik, Dr. Ir. Gito Sugiyanto, S.T., M.T., IPM., ASEAN. Eng. dan Ketua Umum ISSC yang diwakili  oleh Wakil Ketua Umum ISSC, Purnama Indra Laksmana.

Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Suyitno, S.T., M.Sc. IPM. dalam sambutannya menuturkan, UNTIDAR ingin mengembangkan riset di bidang teknologi baja seiring berkembangnya era industri 4.0. Nota kesepahaman ini akan mendukung keterlibatan industri dalam pembelajaran di universitas.

Foto : Haikal UNTIDAR TV

“Kami ingin menjadi yang utama di bidang ini. Kami ingin mahasiswa kami punya kemampuan yang baik di bidang teknologi. UNTIDAR ingin punya pusat unggulan, salah satunya adalah di bidang manufaktur dan bidang material. Kenapa itu penting? Karena sekarang, kita telah memasuki era industri 4.0,” ungkapnya.

Prof. Dr. Suyitno, S.T., M.Sc. IPM. berharap, mahasiswa UNTIDAR memiliki kemampuan dan pengetahuan yang baik di bidang teknologi. Terutama seiring dengan berkembangnya peralatan riset di UNTIDAR, salah satunya teknologi 3D print logam. Hal ini turut didukung dengan rencana UNTIDAR mengembangkan riset dan teknologi produksi serbuk logam sebagai bahan baku 3D print logam.

Ketua Panitia Seminar ISSC Goes To Kampus Dr. Edison Hatoguan Manurung, M.M. M.T., M.H. dalam sambutannya menuturkan,  dengan UNTIDAR diharapkan dapat berdampak baik bagi pengembangan keahlian para mahasiswa.

“ISSC Goes to Campus bertujuan memberikan pengalaman ilmu tentang konstruksi baja melalui penelitian/riset, magang, kerja praktik, di industri baja. Hal ini tentu dapat berjalan bila kita melaksanakan nota kesepahaman. Selain merupakan program sosialisasi, kami ingin meningkatkan daya saing masyarakat tentang konstruksi baja dan sumber daya konstruksi baja,” kata Dr. Edison.

Foto : Haikal UNTIDAR TV

Menurut Sekretaris Umum ISSC Ir. Singgih Wasesa, penandatanganan nota kesepahaman ini juga akan memberikan pendampingan bagi mahasiswa, terutama terkait tugas akhir.

“Sekarang persaingan cukup ketat. Softskill, hardskill harus dimiliki. Dalam studi, kita harus mencari cara ataupun modal untuk diterapkan di lapangan. Kita mencoba mencari solusi untuk teman-teman mahasiswa yang ingin melakukan magang maupun tugas akhir skripsi. Akan diberikan pendampingan. Dan baja itu bidangnya beragam sekali. Kita bicara tentang bangunan, gedung, jembatan, pembangkit, itu semua bisa dilakukan penelitian,”

Setelah dilakukan penandatanganan nota kesepahaman, acara dilanjutkan dengan sesi seminar dari sejumlah praktisi perusahaan, di antaranya dari PT. Krakatau Steel Tbk., PT. Indotrans Konstruksi, PT. Wijaya Stelindo, PT. Sinergy Sarana Baja, PT. Citra Galvanizing Indonesia, dan PT. Total Solusi Warna (MakePaint).

Foto : Haikal UNTIDAR TV

Peserta seminar melibatkan mahasiswa Prodi Teknik Mesin, Teknik Elektro dan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, UNTIDAR masing-masing sebanyak 50 orang. Tidak hanya peserta internal, seminar ini juga dihadiri peserta eksternal dari Fakultas Teknik UNIMMA, UNSIQ Wonosobo, Dinas PUPR se-kedu raya, Gapensi Kota Magelang, Kabupaten Magelang dan Temanggung. Perwakilan beberapa perusahaan ternama seperti PT. Armada Hada Graha, PT. Mekar Armada Jaya dan Karoseri Trisakti turut hadir dalam kegiatan ini. Panitia juga turut mengundang beberapa perwakilan SMK di Kota dan Kabupaten Magelang.

Seminar terdiri dari dua sesi, sesi pertama membahas mengenai rancang bangun konstruksi baja, presentasi produk material baja hulu, dan teknologi fabrikator. Tak kalah menarik, sesi kedua dilanjutkan dengan presentasi produk material baja ringan, produk gorong-gorong, teknologi galvanizing, dan teknologi coating pada konstruksi baja.

Penulis : Isaka

Editor : Humas UNTIDAR

Perkuat Kerja Sama, Unnes dan UNTIDAR Tanda Tangani Nota Kesepahaman

Universitas Tidar (UNTIDAR) dan Universitas Negeri Semarang (Unnes) melaksanakan Penandatangan Nota Kesepahaman. Acara berlangsung di Ruang Vicon Gedung H Lantai 4 Universitas Negeri Semarang pada Selasa, 27 September 2023.

Penandatangan dilakukan oleh Rektor UNTIDAR, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si., dan Rektor Unnes Prof. Dr. S Martono, M.Si., dengan didampingi oleh para Wakil Rektor dari kedua belah pihak. Beberapa pejabat UNTIDAR turut hadir, diantaranya Kepala Biro Umum dan Keuangan, Kepala Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran, Sub Koordinator Perencanaan dan Penganggaran serta Ketua Tim Kerja Sama.

Acara Penandatangan Nota Kesepahaman juga dihadiri para pejabat Universitas Negeri Semarang, diantaranya Direktur Sistem Informasi dan Humas, Direktur Perencanaan dan Keuangan, Direktur Umum dan Sumber Daya Manusia, Direktur Akademik, Kemahasiswaan dan Konservasi, serta perwakilan Kasubdit, Kasie dan staf Unnes.

Foto : Dok. Unnes

“Sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang sudah berstatus Badan Hukum (PTNBH), Unnes mendapatkan tugas untuk mendampingi PTN Satuan Kerja (Satker). Unnes memilih UNTIDAR karena faktor kedekatan,” jelas Rektor Unnes, Prof. Martono. Ia menambahkan bahwa di tahun 2024, proposal pendampingan akan diajukan ke Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

“Yang pasti kerja sama antara UNTIDAR dan Unnes tidak hanya sebatas kerjasama antar SDM, tapi membuka kemungkinan untuk sharing sarana. Semua dioptimalkan untuk kepentingan Unnes, UNTIDAR dan pendidikan,” imbuhnya.

Rektor UNTIDAR, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. menyampaikan apresiasinya atas kedekatan antara Unnes dan UNTIDAR. “Kerja Sama terdekat tentunya pendampingan revitalisasi UNTIDAR untuk bertransformasi menjadi Badan Layanan Umum, targetnya di akhir 2023.

“Adapun pendampingan akan dilakukan mulai 2024. Tak hanya itu, Unnes juga akan menjadi pendamping terkait branding UNTIDAR, pendamping dalam pembukaan prodi Olahraga, dan pendamping dalam pengembangan sistem di UPT TIK UNTIDAR,” ujar Prof. Sugiyarto saat ditemui, Rabu (27/09).

Foto : Dok. Unnes

“Sesuai slogan Unnes sebagai universitas konservasi, kami juga mengharapkan adanya kerja sama antara Unnes dan UNTIDAR dalam pengembangan bidang kebudayaan, terutama budaya Jawa, mengingat posisi Candi Borobudur yang merupakan salah satu keajaiban dunia berada di wilayah Jawa Tengah.

Acara Penandatangan Nota Kesepahaman antara UNTIDAR dan Unnes diakhiri dengan foto bersama dan saling tukar cinderamata.

Penulis : Tri Endah Kusumaningrum

Kunjungan ke Malaysia, UNTIDAR Gagas Kolaborasi Strategis

Lima dosen Universitas Tidar melakukan kunjungan strategis ke Universiti Malaya, Universiti Kebangsaan Malaysia,  dan Kedutaan Besar Republik Indonesia Kuala Lumpur Malaysia. Kunjungan tersebut dalam rangka peningkatan kualitas pengajaran melalui patok duga pengelolaan pengajaran ke universitas bereputasi di luar negeri, Senin-Kamis (5-7/9).

Kelima dosen tersebut di antaranya Plt. Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan dan Umum Dr. Astuty, M.Pd., Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Dr. Sri Mulyani, M.Si., Dekan Fakultas Ekonomi Prof. Dr. Hadi Sasana, S.E., M.Si., dan Dosen Teknologi Rekayasa Perancangan Manufaktur Ir. Nurhadi, S.T., M.T., IPM., dan Dosen Peternakan Dody Houston Billhaq, S.Pt., M.Sc.

Foto : Dody Houston Billhaq

Dua universitas yang dikunjungi merupakan universitas kelas dunia. Menurut QS World University Ranking 2024, Universiti Malaya menempati peringkat ke-65 dunia, sementara Universiti Kebangsaan Malaysia menempati peringkat ke-159 dunia. Perwakilan UNTIDAR berkesempatan meninjau langsung kegiatan proses pengajaran, manajemen kelas, fasilitas penunjang pembelajaran, dan laboratorium di kedua universitas tersebut.

“Besar harapan kami bahwa Universitas Tidar dapat terus berkembang dengan standar universitas dunia,” kata Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tidar Dr. Sri Mulyani, M.Si.

Baca juga : Kunjungi Borobudur, Mahasiswa PMM3 Untidar Perdalam Pengetahuan Budaya Nusantara

Dalam kegiatan diskusi bersama Universiti Malaya dan Universiti Kebangsaan Malaya, terdapat pembahasan dukungan implementasi lanjutan program pre-doctoral untuk dosen Universitas Tidar. Program ini bertujuan mendorong percepatan peningkatan kualitas dosen dengan studi lanjut jenjang S3 di universitas bereputasi dunia.

International Office Relation Official Universiti Malaya, Salifah Hasanah Ahmad Bedawi menyatakan bagaimana kewirausahaan juga bisa menjadi bidang kolaborasi antaruniversitas. “Universiti Malaya and Universitas Tidar shared the importance of entrepreneurship amongst the students and graduates so it is definitely one of the areas of collaboration that we can pursue,” katanya.

Foto : Dody Houston Billhaq

Diskusi juga membahas perihal Program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM) dengan Universiti Malaya melalui Long Term Mobility Program. Selain itu, diskusi ini juga membuka kesempatan bagi UNTIDAR untuk bergabung dalam forum ekonomi internasional, yakni Malaysia-Indonesia International Conference on Economics, Management and Accounting (MIICEMA).

Dalam kunjungan ke Universiti Kebangsaan Malaysia, Nur Haiqal Rawlins Una Abdullah selaku Chief Assistant Registrar menyampaikan, “I believe the meeting was fruitful to all the delegates and some form of partnerships/collaboration will materialize soon,” pungkasnya.

Sementara itu, kunjungan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur juga mendorong inisiatif kerja sama kegiatan kemahasiswaan bersama UNTIDAR. Kegiatan tersebut di antaranya program magang di KBRI Kuala Lumpur dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) internasional di Sekolah Indonesia Malaysia dan Sanggar Belajar Malaysia.

Penulis : Hardina

Editor : Isaka

UNTIDAR Delegasi Summer School di Rusia

Implementasi Kerja Sama Universitas Tidar (UNTIDAR) dengan Tula State University (TSU) yaitu dengan berlangsungnya kegiatan  Summer School of Russian and Russian Culture. Tiga dosen berangkat ke Moscow, Rusia mengikuti kegiatan tersebut pada Senin-Sabtu (11-16/09) diantaranya Dwi Novianto, S.Pd., M.Eng. (Fakultas Teknik); Kenyo Kharisma Kurniasari, S.S., M.I.T.M. (Fakultas Ekonomi) dan  Muh. Azril, S.S.T.Pi., M.Sc. (Fakultas Pertanian). Mereka bertujuan kegiatan ini dapat menjadi bentuk keterbukaan Rusia danuntuk memperkuat kerjasama dengan Indonesia khususnya antar perguruan tinggi.

Foto : Dok. Tula State University

Pada Juli 2022 Tula State University diwakili oleh Vyacheslav A. Arlyapov (Slava) dan Tatiana V. Kozlova (Tanya) telah hadir ke Universitas Tidar untuk melaksanakan tur kampus dan tur laboratorium. Giliran UNTIDAR diundang berkegiatan, dimulai dengan mengikuti kelas Russian language, History and Culture class disana.

Disampaikan oleh Prof. Labadze Olesya Evgenievna selaku Vice-Rector for International and Project Activities bahwa, “Indonesia adalah mitra strategis bagi Rusia dalam Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara, terutama dalam mengembangkan hubungan perdagangan dan budaya. Dan dari sudut pandang ini, delegasi dosen dari Universitas Tidar ke Tula State University diharapkan untuk menjadi implementasi kedua negara dalam mengembangkan kerjasama ilmiah dan pendidikan serta mobilitas akademik antar universitas”, katanya.

Foto : Dok. Tula State University

Delegasi UNTIDAR juga sempat berdiskusi mengenai Kerjasama riset dosen dan kegiatan mahasiswa kedepannya, dilanjutkan mengunjungi fasilitas riset di TSU, mempresentasikan profil Universitas Tidar juga kultur dan budaya Indonesia serta ekskursi ke pusat kota dan museum kota Moscow, Rusia.

Perjalanan tidak hanya berhenti di TSU, kunjungan dilakukan ke Patrice Lumumba Peoples’ Friendship University of Russia (RUDN University). Perwakilan UNTIDAR menjajaki RUDN dalam rangka inisiasi kerja sama. Kedatangan UNTIDAR disambut baik oleh pihak RUDN. Dalam kesempatan itu Prof. Inna Andronova (Dean of the Faculty of Economics of the RUDN University, & Head of Department of International Economic Relations) mengatakan bahwa, “Pihak RUDN senang menerima kunjungan balasan dari Universitas Tidar di Moscow. Kami harap dua universitas dapat berkolaborasi lebih banyak di masa mendatang, terutama dalam bidang penelitian dosen dan kegiatan antar mahasiswa’, tuturnya.

Pihak RUDN laiinya yang hadir dalam pertemuan itu diantaranya Balashova Svetlana (Head of the Department of Economic and Mathematical Modeling); dan Andrey Berezin (Lecturer at Department of Economic and Mathematical Modeling).

Foto : Dok. Tula State University

Kehadiran UNTIDAR ke Rusia juga diketahui oleh Pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia yang bertempat di Moskow, dalam pertemuan singkat itu disampaikan “Semoga hubungan baik yang dijalin oleh Universitas Tidar dengan Tula State University dan RUDN University dapat membuka jalan untuk penelitian bersama dan kerjasama lain dalam berbagai macam bidang keilmuan”, tutur Berlian Helmy, Wakil Duta Besar RI.

Dalam kesempatan ini UNTIDAR memiliki harapan meningkatkan capaian indikator kinerja utama dengan kerjasama dan kolaborasi dengan berbagai universitas di dunia. Salah satunya dengan berkegiatan dengan universitas luar negeri yang masuk kedalam kategori QS100 by subject. Ini juga disampaikan oleh Kenyo Kharisma Kurniasari, S.S., M.I.T.M. yang menjadi salah satu delegasi ke rusia. “Tujuan utama dari kunjungan kami sebagai dosen untuk berkegiatan di Tula State University, Tula, dan RUDN University, Moscow, adalah untuk mempererat hubungan Universitas Tidar dengan kedua universitas di Rusia tersebut pada bidang pendidikan, ilmu pengetahuan, dan budaya. Hal ini dilaksanakan sebagai upaya dalam menjalankan komitmen Universitas kami untuk meningkatkan kualitas pendidikan bertaraf internasional”’ ucapnya.

Penulis : Hardina Suryani

Editor : Humas UNTIDAR

UNTIDAR Tanda Tangani Nota Kesepakatan dengan Pemkab Magelang

UNTIDAR menandatangani nota kesepakatan dengan Pemerintah Kabupaten Magelang, Selasa (11/7). Kegiatan turut dihadiri oleh Bupati Magelang, Zaenal Arifin, S.I.P., 11 kepala desa di wilayah Kabupaten Magelang, dan mahasiswa di Gedung dr. H. R. Suparsono, UNTIDAR.

“UNTIDAR adalah bagian dari Magelang Raya, Kedu Raya. Sebagian kampus kita ada di wilayah Kabupaten Magelang. Tentu kita tidak akan bisa mengembangkan dengan baik kalau tidak ada kebersamaan dari pemerintah setempat. Kami sangat berharap kebersamaan antara UNTIDAR dengan pemerintah Kabupaten Magelang akan berjalan secara terus-menerus berkesinambungan,” ujar Rektor UNTIDAR Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. dalam sambutannya.

Berlaku selama lima tahun, penandatanganan nota kesepakatan tersebut mengenai sinergi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kedepan UNTIDAR akan menginisiasi program, tenaga ahli, dan kegiatan diseminasi hasil penelitian untuk masyarakat Kabupaten Magelang.

Bupati Magelang Zaenal Arifin, S.I.P. menyambut baik penandatanganan nota kesepakatan ini. Ini adalah langkah baik untuk mengatasi masalah kemiskinan ekstrem, stunting, dan lainnya yang memerlukan kontribusi dari berbagai pihak. “Terima kasih kepada Bapak Rektor yang telah bersama-sama bergotong royong untuk mewujudkan tujuan konstitusi. Maka dari itu, kita harus membuat persepsi masyarakat terhadap bangsa kita menjadi positif,” katanya.

Acara dilanjutkan dengan perjanjian kerja sama antara Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNTIDAR dengan 11 desa di Kabupaten Magelang. Sebelas desa tersebut meliputi Desa Banyusidi, Desa Bondowoso, Desa Girirejo, Desa Kenalan, Desa Pogalan, Desa Ngepanrejo, Desa Genito, Desa Kalirejo, Desa Sumberarum, Desa Sukomulyo, dan Desa Tempurejo.
“11 kepala desa ini pilihan rektor yang luar biasa. Filosofinya apa saya juga tidak tahu. Tapi menurut saya, 11 inilah bisa menjadi jembatan emas kita mewujudkan Kabupaten Magelang yang berdaya saing dan sejahtera,” ungkap Zaenal Arifin, S.I.P.

Perjanjian kerja sama ini bertujuan melaksanakan program pembinaan, pengembangan, dan pelatihan untuk meningkatkan kualitas program kemahasiswaan di bidang pengabdian kepada masyarakat. Program kemahasiswaan tersebut meliputi program penguatan kapasitas organisasi kemahasiswaan (PPK Ormawa), program kreativitas mahasiswa (PKM) dan lainnya. Perjanjian ini berprinsip kemitraan dan saling memberi manfaat dengan mengikutsertakan dosen dan mahasiswa.

“Harapannya, kalau tahun ini kita mendapatkan 12 judul (PPK Ormawa) yang mendapatkan pendanaan dari Jakarta (Kemdikbud), tahun depan harus tidak kurang dari 12. Syukur bisa lebih banyak lagi sehingga sesrawungan antara UNTIDAR dengan masyarakat akan menjadi lebih sering lagi dan berhasil guna secara berkelanjutan,” jelas ujar Rektor UNTIDAR Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si.

 

Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. juga menuturkan, mahasiswa peserta PPK Ormawa adalah mahasiswa kreatif yang memiliki solusi untuk desa. Mahasiswa diharapkan bisa menguatkan kemampuan dan kompetensi mereka dalam mendarmakan ilmu pengetahuan dan kompetensinya di tengah masyarakat sehingga mereka bisa menjadi penerus bangsa ini.
Penandatanganan nota kesepakatan dan perjanjian kerja sama ini merupakan langkah UNTIDAR untuk semakin bermanfaat di tengah masyarakat Magelang secara berkelanjutan.

Penulis : Isaka

Siap Selenggarakan PMM3, UNTIDAR Jalin Kerjasama dengan Ditbelmawa Kemendikbudristek

Universitas Tidar menjadi salah satu dari 144 Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta seluruh Indonesia yang menandatangani Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristekdikti) terkait penerima Program Pertukaran Merdeka 2023.

Penandatangan PKS ini dilaksanakan, Kamis (15/6) di Ruang Auditorium, Gedung D lantai 2 Kemendikbudristek, Jakarta.

“Penandatangan PKS secara serentak ini merupakan evaluasi atau pembelajaran dari pelaksanaan PMM sebelumnya sehingga tidak ada lagi keterlambatan dan pelaksanaan berjalan dengan lancar,” tutur Kepala Program Kampus Mengajar dan PMM, Asri Aldila Putri, S.Sos., M.Si.

Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar di kampus lain dalam negeri selama satu semester. Mahasiswa juga diajak untuk mengenal keberagaman nusantara melalui mata kuliah modul nusantara.

“PMM3 juga bertujuan agar mahasiswa memiliki pemahaman yang komprehensif terhadap nilai-nilai budaya, kebangsaan, dan kebhinekaan di Indonesia,” tambahnya.

Dalam kesempatan ini turut hadir, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerjasama, Prof. Dr. Suyitno, M.Sc. dan PIC PMM3 Ikhwan Taufik, S.Pd., M.Eng. sebagai perwakilan UNTIDAR.

“Suatu kehormatan bagi  UNTIDAR menjadi salah satu dari perguruan tinggi yang lolos sebagai perguruan tinggi tuan rumah PMM3,” ujar Ikhwan taufik, PIC PMM3 UNTIDAR.

Tahun 2023 ini, UNTIDAR menerima 33 mahasiswa Inbound  dan mengirim 45 mahasiswa Outbound ke berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia.

Harapannya, pelaksanaan PMM3 kali ini akan berjalan dengan lancar, tidak ada halangan atau hambatan apapun. Sehingga, mahasiswa peserta PMM3 juga akan nyaman dalam mengikuti kegiatan-kegiatan di dalamnya.

Sampai pelaksanaan PMM pada tahun ketiga ini, sudah terdapat 24 ribu mahasiswa yang mengikuti program Pertukaran Mahasiswa Merdeka yang berasal dari 500 lebih perguruan tinggi asal dan 228 perguruan tinggi penerima. Pada program PMM ini, seluruh mahasiswa diberikan hak dan kesempatan yang luas untuk menimbah ilmu dan ekosistem baru dalam lingkup perguruan tinggi pilihan mahasiswa dari seluruh wilayah Indonesia.

Penulis : Ikhwan Taufik, S.Pd., M.Eng.

Editor : Humas UNTIDAR

REKTOR UNTIDAR DAN KEPALA KANWIL DIREKTORAT JENDERAL PAJAK JAWA TENGAH II TANDATANGANI PERPANJANGAN KESEPAKATAN BERSAMA TAX CENTER

Bertempat di ruang Multimedia UNTIDAR, Rektor UNTIDAR, Prof. Dr. Ir. Mukh. Arifin, M.Sc. dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Tengah II, Slamet Sutantyo, melaksanakan penandatanganan Kesepakatan Bersama tentang Tax Center Universitas Tidar, Kamis (1/9). Acara turut dihadiri oleh Kepala KPP Pratama Magelang, Kepala KPP Pratama Temanggung, Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kebumen, Wakil Rektor Bidang Akademik UNTIDAR, Kepala BAKPK, Kepala BUK, para Dekan, perwakilan dosen dan perwakilan staf DJP serta staf UNTIDAR.

Dalam sambutannya, Prof. Arifin menyampaikan bahwa kerjasama antara Direktorat Jenderal Pajak dan Universitas Tidar berkembang dengan baik, dan banyak manfaat yang telah dirasakan oleh sivitas akademika UNTIDAR. “Terkait materi pembelajaran misalnya, urusan pajak bisa disupport oleh DJP,” kata Rektor. “Setelah kuliah selama 4-5 tahun, mahasiswa akan terjun ke masyarakat. Mereka nantinya akan siap menjadi wajib pajak yang taat aturan,” tambahnya. Senada dengan yang dikatakan Rektor, Kepala Kanwil DJP Jawa Tengah II, Slamet Sutantyo menyampaikan bahwa dengan adanya kerjasama antara DJP dan UNTIDAR, mempermudah sosialisasi terkait perpajakan. Mahasiswa bisa lebih dini memahami berbagai peraturan dan permasalahan terkait pajak, sehingga nantinya saat menjadi wajib pajak, sudah tumbuh kesukarelaan dan kepatuhan untuk membayar pajak.

Kesepakatan Bersama antara DJP dan UNTIDAR dimaksudkan sebagai landasan untuk melakukan kerjasama dalam hal pelaksanaan edukasi, layanan dan konsultasi perpajakan kepada sivitas akademika dan masyarakat; pelaksanaan penelitian dan atau pengkajian di bidang perpajakan; pemanfaatan perguruan tinggi dalam mengefektifkan jalinan kerjasama dan kemitraan antara DJP dengan para pemangku kepentingan, dalam rangka pemberian bantuan pelaksanaan program kerja DJP; dan peningkatan peranan Tax Center dalam upaya pengabdian kepada masyarakat, dalam bentuk edukasi dan peningkatan kesadaran serta kepedulian masyarakat, yang mengerti hak dan kewajiban perpajakannya.

Pada acara penandatangan Kesepakatan Bersama ini, Kanwil DJP Jawa Tengah II  memberikan penghargaan atas capaian UNTIDAR dalam program Inklusi Kesadaran Pajak. Selain kepada institusi, penghargaan juga diberikan kepada tenaga pengajar yang turut andil dalam menyukseskan program tersebut.

Penulis : Humas