Ratusan Siswa SMA dari Yogyakarta geruduk Universitas Tidar, Ada Apa?
Magelang – Universitas Tidar (Untidar) digeruduk 252 siswa SMA Negeri 2 Banguntapan Bantul dan 59 siswa SMA SahabatQu, Sleman pada Rabu (9/10) di Gedung Kuliah Umum (GKU) dr. H.R. Suparsono, Kampus Tuguran. Bukan untuk tawuran, ternyata mereka melakukan kunjungan studi untuk mengenal dunia kampus lebih jauh.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan lebih dekat lingkungan akademik dan fasilitas yang dimiliki Untidar kepada para siswa, sekaligus memberikan gambaran nyata mengenai kehidupan perkuliahan di perguruan tinggi negeri yang berlokasi di Magelang tersebut.

Kepala Bagian Akademik Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama Universitas Tidar, Wahyu Andriyanto, S.A.P., menyampaikan bahwa kunjungan edukatif ini merupakan salah satu bentuk komitmen Untidar dalam memperluas akses informasi pendidikan tinggi.
“Harapannya, para siswa dapat mengenal lebih jauh seperti apa Universitas Tidar itu, mulai dari fasilitas, prestasi mahasiswa, hingga akreditasi program studi. Kami ingin mereka mendapatkan gambaran utuh agar bisa menjadikan Untidar sebagai pilihan kuliah di masa depan,” jelasnya.
Beliau menambahkan, kegiatan semacam ini juga menjadi media bagi siswa untuk melihat langsung suasana akademik kampus dan memahami potensi Magelang sebagai kota pendidikan dan wisata. “Biasanya, rombongan siswa juga melanjutkan kunjungan ke destinasi wisata edukatif seperti Ketep, Borobudur, atau Museum BPK RI,” imbuhnya.

Salah satu peserta, Levy, dari SMA Negeri 2 Banguntapan, mengungkapkan kesan positifnya terhadap kegiatan ini. “Aulanya keren banget, luas, dingin, dan nyaman. Kegiatannya juga menarik, karena dari awal sampai akhir dijelasin semua tentang kampus, jadi kita gak perlu tanya-tanya lagi,” ujarnya dengan antusias.
Melalui kegiatan kunjungan edukatif ini, Universitas Tidar berharap dapat membuka wawasan para siswa SMA tentang dunia perkuliahan sekaligus menumbuhkan motivasi untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, khususnya di Universitas Tidar.
Penulis: Aghna Nur Shabrina
Editor: Danu Wiratmoko



