PPK ORMAWA HMJM Untidar Gandeng Desa Daleman Kidul Wujudkan Rumah Sampah Digital

Tahun 2024 ini Universitas Tidar (Untidar) berhasil meloloskan 17 proposal Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) yang dihelat oleh Belmawa Kemendikbud Ristek dari 600-an proposal yang diajukan oleh Perguruan Tinggi se-Indonesia. Capaian ini menempatkan Untidar pada posisi 3 besar di tingkat nasional.

17 Proposal ini masing-masing didanai antara 30 hingga 40 juta untuk diaplikasikan di 17 desa. 1 Desa di Temanggung, 1 di kota Magelang, dan 15 di Kabupaten Magelang. Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen (HMJM) Untidar sebagai salah satu Ormawa yang proposalnya lolos, memilih Desa Daleman Kidul, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang sebagai lokasi pengabdiannya. Mereka mengambil tema Rumah Sampah Digital. Rencananya, mereka akan menjalankan program dari Juli hingga Oktober 2024 ini.

Acara pembukaan PPK Ormawa HMJM tersebut dilakukan di Ruang Serba Guna Kantor Kepala Desa Daleman Kidul, Senin (15/07). Hadir dalam acara tersebut, Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama Untidar, Giri Atmoko, Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Pakis, Zaenal Fuad, Kepala Desa Daleman Kidul, Sunaryo, Bappeda Kabupaten Magelang, BRIN, DLH Kabupaten Magelang, Diskominfo Kabupaten Magelang, perwakilan masyarakat Daleman Kidul, mahasiswa pelaksana program, dan para sdosen pembimbing dari Fakultas Ekonomi Untidar

Dalam sambutannya, Giri Atmoko menyebutkan tahun 2023 dengan 12 proposal yang lolos, Untidar berhasil tembus 5 proposal di skema Abdidaya tingkat nasional.

“Dengan 17 proposal tahun ini diharapkan yang tembus bisa lebih banyak, sehingga akan semakin besar manfaat Untidar bagi masyarakat sekitarnya,” Imbuhnya. Untuk itu, lanjutnya, ia berharap tim di daleman Kidul ini benar-benar serius dalam menjawab permasalahan sampah yang ada.

Sementara itu, Zaenal Fuad mewakili Camat Pakis menyampaikan terimakasihnya kepada Untidar yang telah memilih Desa Daleman Kidul sebagai lokasi pengabdiannya. Ia menambahkan, sampah memang menjadi masalah serius di Kabupaten Magelang.

“Jika berhasil memecahkan sampah di sini, kami akan mereplikasi di desa lainnya,” tuturnya.

Kepala Desa Daleman Kidul, Sunaryo, menyebutkan permasalahan sampah pertanian di desanya masih belum menemukan solusi yang tepat. Sampah tersebut masih sering tampak di pinggir-pinggir jalan dibiarkan begitu saja.

“Kami memohon kepada Untidar untuk bisa menjadi Desa Binaan agar ada keberlanjutan program yang  baik ini” pintanya.

Dalam acara pembukaan ini, PPK Ormawa HMJM Untidar memberikan kesempatan kepada tamu undangan untuk menyampaikan masukan dan pendapatnya untuk menampung aspirasi dan menambah literasi mahasiswa dalam pelaksanaannya kelak. Bappeda Kabupaten Magelang menyampaikan program PPK Ormawa ini diharapkan dapat bekerjasama dengan Pemkab dalam mewujudkan Magelang Go-Organik. Akan semakin baik jika di akhir program, pengelolaan antar dusun dilombakan untuk memicu semangat masyarakat. Sementara utusan BRIN menyebutkan agar dalam prosesnya ada tahap evaluasi, agar diperoleh jawaban, program ini benar-benar dapat mengatasi problem atau tidak.

Ketua Tim PPK Ormawa HMJM Yeni Reiza Fitriana didampingi dosen pembimbing Budi Hartono menyebut akan mengajak secara massif masyarakat daleman Kidul, utamanya ibu-ibu PKK sebagai garda terdepan program ini, untuk bersinergi.

“Sesuai Tri Dharma Perguruan Tinggi, untuk memberikan semangat dalam pemberdayaan masyarakat di sini kami gaungkan tagline Nawasena Kemala yang artinya Berdampak dan Menyala,” pungkasnya.

Penulis dan Editor : Humas Untidar

Total Anggaran 610 Juta, 17 Tim PPK Ormawa Untidar Siap Dampingi Pemberdayaan Desa di Kota dan Kabupaten Magelang.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Tidar, Prof. Dr. Parmin, S.Pd., M.Pd. menandatangi Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan 17 Desa Mitra Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa), Rabu (10/7) di Gedung Kuliah Umum dr.H.R Suparsono.

PKS ini bertujuan untuk menjalin kerja sama antara Untidar dengan desa mitra untuk dalam pelaksanaan program pengabdian dan pemberdayaan desa. Kegiatan ini akan dimulai Juli 2024 hingga bulan Oktober 2024.

“PPK Ormawa berbeda dengan KKN. Program ini fokus pada kegiatan pengabdian dan pemberdayaan desa. Tahun 2024 ini, ada 17 tim PPK Ormawa Untidar yang lolos dengan total pendanaan Rp 610.200.000,” ujar Prof Parmin pada sambutannya.

PPK Ormawa ini nantinya akan dilombakan dan dipilih tim terbaik untuk mendapatkan Anugerah Abdidaya. Ada salah satu kategori penilaian yaitu kategori kepala desa yang memberikan dukungan terbaik pada pelaksanaan program.

“Harapannya dari 17 Kepala Desa yang hadir saat ini, mudah-mudahan ada yang diundang Anugerah Abdidaya. Kami mohon dukungan penuh kepada kegiatan PPK Ormawa Untidar sampai program selesai akhir Oktober mendatang dan seterusnya program tetap bisa dijalankan oleh desa saat kegiatan telah berakhir,” jelasnya.

 

Hadir pula Muhzen Fanani selaku Kepala Desa Sumberarum, Tempuran, Kabupaten Magelang yang pada tahun 2023 mendapatkan kesempatan hadir dalam acara Anugerah Abdidaya 2023.

Dalam sambutanya, Fanani membagikan pengalamannya terlibat dalam pelaksanaan PPK Ormana di Desa Sumberarum.

Tahun 2023 lalu, Desa Sumberarum menjadi lokasi PPK Ormawa UKM Iqsan Untidar dengan program Desa Religi. Kebetulan di desa kami terdapat 5 pondok pesantren di 17 dusun. Pada waktu itu, di desa kami ingin mengadakan Festival Rebana tingkat desa. Banyak festival kesenian tradisional yang diselenggarakan namun seni religi hanya ada di masing-masing pondok pesantren belum sampai ke dusun-dusun.

“Akhirnya kami sepakat untuk membentuk grup hadroh di masing-masing dusun. Alhamdulillah berkat adanya Tim PPK Ormawa yang menjadi pendampingg, kini desa kami dapat membentuk grup hadroh dan sudah mendampingi banyak kyai. Semoga PPK Ormawa Untidar tahun ini lebih sukses dan dapat memberikan manfaat yang jauh lebih besar lagi,” harapnya.

PPK Ormawa adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.

Lokasi PPK Ormawa Untidar Tahun 2024 yaitu Desa Nampirejo, Temanggung, Kab. Temanggung; Desa Sukosari, Kec. Bandongan, Kab. Magelang; Desa Temanggal, Kec. Tempuran, Kab. Magelang; Desa Pucungroto, Kec. Kajoran, Kab. Magelang; Desa Gandusari, Kec. Bandongan, Kab. Magelang; Desa Treko, Kec. Mungkid, Kab. Magelang; Desa Daleman Kidul, Kec. Pakis, Kab. Magelang; Desa Kaponan, Kec. Pakis, Kab. Magelang; Desa Ngemplak, Kec. Windusari, Kab. Magelang; Desa Payaman, Kec. Secang, Kab. Magelang; Desa Bawang, Kec. Tempuran, Kab. Magelang; Desa Bandongan, Kec. Bandongan, Kab. Magelang; Desa Wonoroto, Kec. Windusari, Kab. Magelang;Desa Mangli, Kec. Kaliangkrik, Kab. Magelang; Desa Sumberarum, Kec. Tempuran, Kab. Magelang; Desa Pogalan, Kec. Pakis, Kab. Magelang; dan Kelurahan Rejowinangun Selatan, Kec. Magelang Selatan, Kota Magelang.

Penulis : Kerin

Editor : Humas Untidar

 

DAFTAR TIM PPK ORMAWA LOLOS PENDANAAN BELMAWA 2024

NO ORMAWA KETUA JUDUL DOSEN PENDAMPING
1 DPM KM Tera Rhebekka Optimalisasi Program Kampung Iklim Melalui Adaptasi dan Mitigasi Berbasis Kearifan Lokal di Kelurahan Rejowinangun Selatan Alifia Revan Prananda,
M.Eng.
2 HIMAPBIO Siska Aulia Putri Sanggar Tani Muda Sebagai Pusat Regenerasi Petani Pengembang Agribisnis Modern di Desa Mangli Dr. Setiyo Prajoko, M.Pd.
3 UKM KRISTIANI Samuel Yoga
Muliawan
Wardoyo
Branding Pasar Curug Thitang Sebagai Desa Wisata Nampirejo Melalui Pengembangan Fasilitas Serta Pemberdayaan Masyarakat Unggul Berbasis Kebudayaan Lokal Indira Swasti Gama
Bhakti, S.H., M.H.
4 HIMATIKA Siti Nurul
Hidayah
Konservasi Toga Unggulan Desa Sukosari dengan Math City Map untuk Mengembangkan Usaha Ekonomi Produktif Berbasis Olahan Tumbuhan Obat Megita Dwi Pamungkas,
M.Pd.
5 BEM FISIPOL Muhammad
Fuad
Yudhoyono
PENGEMBANGAN DESA WISATA ALAM UNGGULAN MELALUI COLLABORATIVE GOVERNANCE DI DESA POGALAN Bonifasius Endo Gauh
Perdana, M.A.
6 UKM Bela Diri dan Olahraga Andriyanto PENGEMBANGAN OLAHRAGA UNGGULAN DESA TREKO DENGAN MENERAPKAN SPORT MANAGEMENT PRINCIPLES: STRATEGIC SPORT MANAGEMENT R. Faiz Listyanda, S.T.,
M.Eng.
7 KSPM FE Fransiska
Kurnia
Optimalisasi Pemasaran Hasil Bank Sampah Melalui Rumah Sampah Digital di Desa Bandongan Wildan Yudhanto, S.E.,
M.M.
8 UKM PELITA Verjunnea Ali
Choiriyan
REVITALISASI HUTAN PINUS DI DESA GANDUSARI MELALUI ECOEDUFORESTRY BERBASIS EKONOMI HIJAU UNTUK MEWUJUDKAN DESA HUTAN MANDIRI YANG BEKELANJUTAN Tri Puji Rahayu,
S.Pt.,M.P.
9 UBC RADIO Yukivy
Yasmien
Rindika
Loka Ancala: Pengembangan Literasi Bahasa dan Berhitung untuk Mewujudkan Desa Ngemplak Progresif Eny Ratnasari, S.I.Kom.,
M.I.Kom.
10 HMJM Yenny Reiza
Fitriana
Rumah Sampah Digital sebagai Sentral Pengolahan Sampah Organik dan Anorganik di Desa Daleman Kidul Guna Tercipta Nilai Tambah Ekonomis Budi Hartono, S.E.,
M.Sc.
11 HIMAKTA Auralia
Admyrals
Salsabilla Aidi
DESA SEHAT: PROGRAM PENGUATAN KADER BERBASIS KELEMBAGAAN GUNA MEMBERDAYAKAN KELUARGA AKSEPTOR UNTUK MENEKAN ANGKA STUNTING DI DESA WONOROTO Atika, S.E., M.Sc.
12 BEM FKIP Anindya
Khoirunnisa
SEMPURNA: SEKOLAH PEREMPUAN BERBASIS POTENSI UNGGULAN LOKAL DESA KAPONAN SEBAGAI MANIFESTASI PEREMPUAN BERDIKARI Karunia Galih
Permadani, S.Pd., M.Sc.
13 HIMAPBSI Fiki Mahya
Mafaza
Pengembangan Life Skills Perempuan melalui Seputik Sekar (Sekolah Perempuan Aktif, Kreatif, Semangat Berkarya) Berbasis Unggulan Desa Pucungroto Winasti Rahma Diani,
M.Hum.
14 HIMAPIPA Yumna
Mahdiyyah
Pertumbuhan Tanaman dan Perkembangan Ikan dengan Sistem Akuaponik Melalui Water Quality Smart Control Berbasis Internet of Things di Desa Temanggal Rina Rahayu, M.Pd.
15 DPM FKIP Lissanurus
Shofiya
Optimalisasi Pengembangan Produksi Makanan Unggulan Lokal Berbasis Technososiopreneur Untuk Pemberdayaan Umkm Di Desa Payaman Dr. Farikah, M.Pd.
16 UKM IQSAN Muchamad
Najih Jazuli
Ekselen Senireli: Optimalisasi Manajemen Sekolah Seni Religi untuk Meningkatkan Eksistensi Masyarakat Desa Sumberarum Menuju Desa Budaya Unggul Berbasis
Religi
Fuad Hilmy, S.T., M.T.
IPP.
17 HIMEPA Patricia Meita Vara Angelina Pembentukan Ekosistem Wirausaha melalui Hilirisasi Sumber Daya Perkebunan Unggulan Desa Bawang Dinar Melani Hutajulu,
S.Pd., M.Si.

Tim PPK ORMAWA UKM IQSAN Kembali Bina Desa Sumberarum Untuk Menjadi Desa Budaya berbasis Religi

Unit Kegiatan Mahasiswa Ilmu Al-Qur’an dan Seni Rebana (UKM IQSAN) Universitas Tidar kembali lolos pendanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) setelah dua tahun sebelumnya berturut-turut lolos pendanaan.

Tim PPK Ormawa UKM IQSAN 2024 melakukan pengembangan program dari PPK Ormawa UKM IQSAN 2023 yang berlokasi di Desa Sumberarum Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang. Tahun ini, Tim PPK Ormawa UKM IQSAN mengusung tema desa budaya bertajuk Ekselen Senireli: Optimalisasi Manajemen Sekolah Seni Religi Untuk Meningkatkan Eksistensi Masyarakat Desa Sumberarum Menuju Desa Budaya Unggul Berbasis Religi. Kegiatan ini menggandeng beberapa mitra seperti Kementerian Agama Kabupaten Magelang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang dan Untidar dalam mewujudkan Desa Budaya Seni Religi.

Dalam mendukung keberlanjutan program, PPK Ormawa UKM IQSAN melakukan sosialisasi kepada Masyarakat Desa Sumberarum yang pada Sabtu, (29/60) di GOR Aji Brajamusti Sumberarum. Kegiatan ini dihadiri oleh perangkat Desa Sumberarum, perwakilan Masyarakat tiap dusun, dan mitra. 

Kepala Desa Sumberarum, Bapak Muhzen Fanani menyambut hangat program PPK Ormawa UKM IQSAN 2024.

“Tahun lalu, Tim PPK Ormawa UKM IQSAN berhasil mengembangkan desa ini. Saya harap mahasiswa dan masyarakat dapat bersinergi dalam membangun Desa Sumberarum menjadi lebih baik, lebih dikenal masyarakat luas, dan terlestarikannya budaya seni religi di Desa Sumberarum,” tuturnya.

Dosen pembimbing lapangan, Ir. Fuad Hilmy, S.T., M.T., IPP. berharap masyarakat, tim PPK Ormawa, dan universitas dapat saling bersinergi.

“Tim PPK sudah melewati jalan yang panjang, begitu juga masyarakat dan universitas. Semoga dengan saling bersinergi, program ini dapat berjalan lancar dan bermanfaat bagi masyarakat, universitas, dan mahasiswa tentunya.”

Sosialisasi berjalan lancar karena dukungan dan partisipasi masyarakat yang antusias dalam menyambut kembali program PPK Ormawa UKM IQSAN di desa Sumberarum.

 

Penulis: Marisa Qonita & Siti Lailatul

Editor: Kerin

Paramasakti 2024 “Bersatu Terangi Bangsa: dari Inspirasi Menjadi Aksi Nyata”

Universitas Tidar menyelenggarakan Pekan Raya Mahasiswa Sains, Kebudayaan dan Teknologi (Paramasakti) bertajuk “Bersatu Terangi Bangsa: dari Inspirasi Menjadi Aksi Nyata” pada Senin, (27/05) di GKU H.R. Suparsono.

Kegiatan Paramasakti merupakan kegiatan tahunan dari Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) dimana tahun 2024 ini diselenggarakan dalam 3 rangkaian kegiatan yakni Pameran Jurusan, Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) tingkat nasional, dan Seminar Personal Branding yang diisi oleh Nuri Azzahra, S.Pd. Total peserta kegiatan ini 26 peserta LKTI dan 25 Tim Program Studi mengikuti Pameran jurusan.

Mewakili Walikota Magelang turut hadir Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Magelang, Drs. Parjopo, Kapolsek Magelang Utara, Kompol Purwanto, S.H., M.H., dan Perwakilan Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kol. Cpm. Maryadi, A.Md.

Rektor Universitas Tidar, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si, M.Pd. mengapresiasi seluruh peserta dan panitia kegiatan Paramasakti yang merupakan kelanjutan dari program-program tahun sebelumnya.

“Program-program di Universitas Tidar sudah sangat berdampak ke level nasional seperti PARAMADYA (Pekan Raya Mahasiswa Pemberdaya) dan PPK Ormawa yang tahun ini lolos 17 proposal di tingkat nasional, saya berharap agar kedepannya Paramasakti bisa lebih besar dan dikemas dengan lebih menarik. Selain itu. Mahasiswa juga harus memiliki kemampuan untuk berkolaborasi dan memberikan dampak positif terhadap masyarakat dan sesama mahasiswa,” jelasnya.

Dalam sambutanya, Drs. Parjopo menghimbau kepada seluruh siswa Kota Magelang dan calon mahasiswa baru untuk memanfaatkan momen Pameran Jurusan sebagai wadah mengenal program studi yang akan dipilihnya.

“Dengan adanya Paramasakti, informasi mengenai sains dan budaya bisa tersampaikan secara detail kepada siswa dan calon mahasiswa. Kegiatan ini dapat dimanfaatkan untuk menyambut Indonesia Emas 2045 karena seluruh elemen bangsa memiliki tanggung jawab untuk memajukan Indonesia dengan memberi inspirasi untuk belajar dan berkarya sebaik mungkin. Manfaatkan setiap momen yang ada, dimulai hari ini,” pungkasnya.

Pameran jurusan meliputi Prodi D4 Teknologi Rekayasa Perancangan Manufaktur (TRPM) menampilkan prototype becak listrik, Prodi Teknologi Pangan menyuguhkan Torakur atau Tomat Rasa Kurma serta minuman kombucha serta Prodi Teknik Elektro yang menampilkan Car Simulation serta masih banyak lainnya.

Paramasakti turut dikunjungi siswa-siswi dari Sekolah Menengah sederajat dari wilayah Kota dan Kabupaten Magelang. Selain lebih mengenal bermacam program studi di Untidar dalam kesempatan ini juga dibuka stand khusus mengenai konsultasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Untidar khususnya Seleksi Mandiri Untidar yang direncanakan akan dibukan Juni 2024 mendatang.

Penulis : Kerin

Editor : Humas Untidar

UKM Pelita UNTIDAR Kenalkan Budidaya Maggot di Desa Kenalan Borobudur

Unit Kegiatan Mahasiswa Penalaran Ilmiah dan Kreativitas Mahasiswa (UKM Pelita) Universitas Tidar menyelenggarakan kegiatan pengabdian di Desa Kenalan, Borobudur, Kabupaten Magelang dengan menggelar sosialisasi Budidaya Maggot.

“Kami ingin mengajak warga Desa Kenalan bisa mengelola sampah organik untuk dimanfaatkan dalam program budidaya maggot, sampah bisa dikelola dan warga bisa panen maggot untuk pakan ternak,” jelas Verjunnea Ali Choiriyan, Ketua Panitia Pelita Mengabdi, Selasa (26/9).

Kegiatan Pelita Mengabdi bertema “Peran mahasiswa dalam memanfaatkan limbah organik di Desa Kenalan melalui Budidaya Maggot ” diselenggarakan pada tanggal 23 September 2023 di Aula Balai Desa Kenalan.

“Kegiatan ini dihadiri 35 warga yang merupakan pengurus bank sampah, pemilik usaha slondok, serta warga yang memiliki hewan peliharaan ternak dan unggas,” tambahnya.

Tri Puji Rahayu, S.Pt., M.P., Pembina UKM Pelita sekaligus Dosen Prodi Peternakan Fakultas Pertanian, UNTIDAR memberikan materi pemanfaatan sampah organik untuk budidaya maggot.

“Budidaya maggot sebenarnya tidak sulit namun butuh ketelatenan dan konsisten untuk menjalankannya. Siklusnya berputar dari telur menetas menjadi baby maggot/larva, kemudian maggot dewasa, pre pupa, pupa, dan lalat BSF (Black Soldier Fly). Sumber pakan bisa menggunakan sampah organik dapur, kotoran hewan/ayam yang mudah di dapat di sekitar Desa Kenalan,” papar Tri Puji.

Foto : Dok UKM Pelita

Maggot merupakan pakan ternak dengan protein tinggi yang baik digunakan untuk ternak unggas. Hasil maggot bisa dimanfaatkan warga yang juga berprofesi sebagai peternak untuk mengurangi biaya pakan ternak atau bisa juga dijual ke peternak unggas diluar desa.

Selain budidaya maggot, Syaiful Khusnul dari UKM Pelita mengajak diskusi warga terkait pengelolaan sampah yang selama ini diterapkan di Desa Kenalan.

Warga diajak mulai mengenal jenis-jenis sampah, cara untuk mengatasinya, dan mengevaluasi/menyimpulkan apakah cara yang selama ini dilakukan cukup efektif untuk mengatasi sampah. Warga juga diberi penjelasan mengenai sampah, jenis, cara efektif mengatasi, serta gambaran perbandingan sampah dan pengelolaannya antara di Indonesia vs di luar (di Singapura).

Kepala Desa Kenalan, Agus Waluyo berharap sosialisasi ini dapat mengajak warganya lebih bijak dalam mengelola sampah.

“Mari mulai mengelola sampah baik yang organik dengan budidaya maggot salah satunya dan mulai mengelola sampah anorganik menjadi berbagai macam kerajinan,” tuturnya.

Agus juga menghimbau bahwa pengelolaan sampah ini tidak bisa dikerjakan hanya per individu saja namun setiap warga harus berkerja bersama-sama. Jika sampah bisa dikelola tentunya lingkungan menjadi bersih, nyaman dan sehat.

Foto : Dok UKM Pelita

Kegiatan Pelita Mengabdi merupakan Pelita Mengabdi ini merupakan proker tahunan dari Divisi Hibah, UKM dimana bertujuan memberikan kesempatan mahasiswa untuk terjun langsung membantu dan meningkatkan keswadayaan masyarakat serta memberikan wawasan yang luas kepada masyarakat awam. Untuk agenda kali ini, Pelita Mengabdi mengambil tema mengatasi masalah pencemaran sampah dengan implementasi budidaya maggot di Desa Kenalan.

Penulis : UKM Pelita UNTIDAR

Editor : Humas UNTIDAR

Seleksi MTQMN Universitas Gali Talenta Qurani Mahasiswa ke Ajang Nasional

Seleksi Musabaqah Tilawatil Qur’an Mahasiswa Nasional (MTQMN) tingkat Universitas Tidar kembali digelar Minggu (10/9) di Gedung Fakultas Pertanian, Kampus Sidotopo. Acara ini“ mengangkat tema Aktualisasi Nilai-Nilai Qur’ani dalam Mencetak Talenta Emas Indonesia” dan diikuti sekitar seratus mahasiswa. Nantinya, para juara akan mewakili UNTIDAR pada ajang MTQMN tingkat nasional.

“Setelah seleksi internal ini, kandidat yang menjadi juara 1 akan berlaga ke MTQMN tingkat nasional yang akan diselenggarakan di Universitas Brawijaya Malang pada bulan November mendatang,” kata Koordinator MTQMN tingkat UNTIDAR, Mohammad ‘Ulyan, M.Pd.

Foto : Haikal UNTIDAR TV

Ketua panitia Kegiatan MTQMN tingkat UNTIDAR, Erdian Rizki Agung Nugroho menyebutkan, “Untuk kali ini, kita ada 10 perlombaan, yaitu Musabaqah Tartil Qur’an, Musabaqah Hifdzil Qur’an, Musabaqah Khattil Qur’an, Musabaqah Fahmil Qur’an, Musabaqah Syarhill Qur’an, Musabaqah Pembacaan Kitab Maulid Nabi Muhammad SAW, Musabaqah Karya Tulis Ilmiah Kandungan Al-Qur’an, Musabaqah Desain Aplikasi Komputer Al-Qur’an, Musabaqah Tilawatil Qur’an, Musabaqah Debat Ilmiah Kandungan Al-Qur’an (Bahasa Arab),” jelasnya.

Foto : Haikal UNTIDAR TV

Erdian menambahkan, mahasiswa yang lolos seleksi akan mendapatkan pelatihan khusus untuk mempersiapkan diri menghadapi MTQMN tingkat nasional. “Sebelum mereka lomba di tingkat nasional, akan ada pembekalan terlebih dahulu. Jadi ada pembekalan dari kampus. Setelah kira-kiranya ada dua atau tiga kali persiapan, nanti di akhir baru mengikuti lomba,” pungkasnya.

Penulis : Haikal, Arinda Hikma Wati

Editor : Isaka

 

DAFTAR JUARA
No Kategori Lomba Juara Nama
1 Musabaqah Tartil Qur’an
Putra 1 Izzudin Abdul Faroj
2 Muhammad Emerald Syach Pahlevi
3 Ahmad Rifai
Putri 1 Hadiyatul Milah
2 Zanuba Azizah Rahmawati
3 Dewi Maryam
2 Musabaqah Hifdzil Qur’an 1 Fadhila Syahida Wibowo
2 Fadilah Surya Dewi
3 Qonita Nabila Putri
3 Musabaqah Khattil Qur’an
Dekorasi Putra 1 Sigit Supriono
Dekorasi Putri 1 Setya Agustina
2 Sikni Aini Widadti
3 Jamilatun Khumairoh
Kontemporer Putra 1 Muhamad Rizki Cipta Maulana
Kontemporer Putri 1 Latifatuzzahro
2 Nurul Aulia Firmadhani
3 Devi Cahya Ningrum
4 Musabaqah Fahmil Qur’an 1 Muhammad Nur Rohman
Fathi Syamil Izzudin
Fikri Dani Setiyawan
2 Keysa Neva Nabiha
Nikmatur Rohmah
Eni Octavia Ariyana
3 Afrokha Salsabila
Amalia Amini
Siti Khodijah
5 Musabaqah Syarhill Qur’an 1 Atharazka
2 Laskar An-Nuur
6 Musabaqah Pembacaan Kitab Maulid Nabi Muhammad SAW 1 Adila Kautsar Malik
Ahmad Faza Muttaqin
Zuhdi Baghiz Zain Nafi’
Ardo Arul Hermawan
Muhamad Saiful Bakhri
2 Siti Latifah
Kurnia Fauziyah
Ofi Laili Nur Shochifah
Siti Rohayah
Laonul Laelin Nadifah
3 Juara 3 Selli Dwi Parwati
Nabila Ardania
Diyana Nur Anisa
Indah Nawang Sari
7 Musabaqah Karya Tulis Ilmiah Kandungan Al-Qur’an
Tim Ibnu Al-Jurum 1 Mufadlotul Izzah
Tim Bravo 2 M Najih Jazuli
Tim Al Fath 3 Hafizh Ihsan Raihanudin
8 Musabaqah Desain Aplikasi Komputer Al-Qur’an
QORI 1 Ningrum Aslikhatul Khirom
Narisya Diar Permana
Atsalisa Khoerunnisa
ABEESATYA 2 Abdan Syakuro
Nur Eka Bagus Kurniawan
ABLA 3 Fakhira Kamila Ainurrafik
Dinda Fatin Nabila
Wafauzia Nur Fatimah
9 Musabaqah Tilawatil Qur’an
Putra 1 Ahmad Khoirurrozikin
Putri 1 Yu’iinu Fauqottoqoti
Irka Lestari
Intan Nur’aini
10 Musabaqah Debat Ilmiah Kandungan Al-Qur’an (Bahasa Arab)
Putri 1 Annisa Zahra Qonita

Bangkit Pasca Pandemi, PSM GST UNTIDAR Raih Emas dan Perak di Ajang Internasional

Paduan Suara Mahasiswa Grandio Sonora Tidar (PSM GST) Universitas Tidar, raih prestasi internasional pada 13th International Choral Festival Orientale Concentus, Singapore 2023, Minggu (2/6)  di Yong Siew Toh Conservatory Concert Hall Singapura.

Pada ajang 13th International Choral Festival Orientale Concentus, Singapore 2023 PSM GST mengikuti dua kategori lomba yaitu Mixed Voice A3 Senior Youth dan Folksong. PSM GST UNTIDAR berhasil meraih Silver Grade I kategori Mixed Voice A3 Senior Youth dan Gold Grade III kategori Folksong.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNTIDAR, Prof. Dr. Parmin, S.Pd., M.Pd mengungkapkan rasa bangga atas raihan PSM GST UNTIDAR.

“Kami sangat mengapresiasi pencapaian tim GST. Dengan semangat juang yang sangat tinggi, tim GST mampu berkiprah di tingkat internasional. Ke depannya, akan kita ikuti kembali dengan support yang lebih besar, agar tim GST kembali dapat meraih prestasi internasional yang sangat membanggakan ini.”

Di bawah bimbingan konduktor Alex Henry Eko Prabowo, 28 mahasiswa Univeristas Tidar berlaga dengan apik. Prestasi ini amat dinanti, mengingat PSM GST sempat vakum beberapa tahun di ajang internasional akibat pandemi Covid-19.

“Perjalanan ini tidak mudah dan cukup panjang. Anak-anak bertumbuh dalam musik mulai dari 0 karena adanya pandemi. Dengan adanya kegiatan ini mereka kembali berkumpul untuk berani memperjuangkan mimpi mereka. Bagi saya hal ini adalah hal yang luar biasa. Pencapaian pada malam ini (2 Juli 2023) 1 medali perak dan 1 medali emas membuktikan bahwa anak-anak kita di tengah keterbatasan masih bisa berprestasi sejajar dengan anak-anak di seluruh dunia.” tutur Alex Henry Eko Prabowo.

Salah satu peserta, Fitri Dwi Yanti amat bersyukur dengan pengalaman yang luar biasa ini.

“Saya merasa sangat bersyukur karena tim kami dapat menjalankan misi dengan baik dan lancar. Misi ini sebagai batu lompatan kami untuk membangun kembali kepercayaan diri tim GST dalam mengikuti kompetisi-kompetisi bergengsi selanjutnya setelah panjangnya pandemi.”

Dengan ini, PSM GST UNTIDAR menjadi inspirasi bangkitnya semangat juang para mahasiswa dengan mengukir prestasi membanggakan di skala internasional.

Penulis : Isaka “Ica”

MUHADHARAH UKM IQSAN, AJANG UNJUK TALENTA DAN PERERAT SILATURRAHMI

Unit Kegiatan Mahasiswa Ilmu Al Quran dan Seni Rebana (IQSAN) UNTIDAR menggelar acara Muhadharah, Sabtu (20/8), sebagai ajang dalam mengembangkan, mengajak, serta mengenalkan berbagai macam seni religi. Kegiatan diadakan di Joglo Kandang Lestari, Tempuran, Magelang, dihadiri oleh Pembina UKM IQSAN, Ketua dan Pengurus UKM IQSAN, delegasi Organisasi Mahasiswa (ORMAWA), dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) UNTIDAR, serta masyarakat umum. Dalam sambutannya, ketua panitia Shofiyuddin Ali Ahmad menyampaikan terima kasih kepada panitia, tamu, dan penonton yang telah meramaikan serta menyukseskan acara Muhadharah UKM IQSAN.

Ketua UKM IQSAN, Yusna Hidayat menyampaikan, bahwa Muhadharah adalah ajang pentas seni pengurus dan anggota IQSAN. “Saya berharap juga bisa menjadi ajang silaturrahmi antara UKM IQSAN dengan UKM dan OMAWA, baik tingkat prodi, fakultas maupun universitas di Universitas Tidar. Selain itu juga memperluas tali persaudaraan dengan masyarakat umum, khususnya masyarakat sekitar Joglo Kandang Lestari.

Acara diawali dengan pembukaan oleh MC, sambutan, kemudian arak-arakan oleh pengurus UKM IQSAN, diiringi sholawat Mahalul Qiyam. Pertunjukan pertama adalah drama dari divisi tahfidz, yang bercerita tentang kehidupan di Pesantren Al-IQSAN, diiringi dengan berbagai cerita, lelucon, murojaah, dan suara adzan yang begitu indah. Diselanya ada tartil tilawah dan tari Zapin, yang edukatif sekaligus menghibur. Tarian ini biasa digunakan sebagai media dakwah islamiah melalui syair lagu lagu Zapin yang yang didendangkan.

Penampilan kedua yaitu dari tim rebana, membawakan 2 lagu shalawat yang indah. Penampilan ketiga dari tim kaligrafi yang mempresentasikan dan menjelaskan tentang kaligrafi dan karya-karya mereka yang terlukis indah, ikut mengindahkan tempat pentas kala itu.

Penampilan ketiga dari tim KTIA, yang menampilkan Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an, yang dipresentasikan dengan judul “EPIK: E-modul Pendidikan Islam Kekinian Untuk Membentuk Generasi Muslim Berkualitas di Era Society 5.0”.

Pentas seni juga diwarnai penampilan nasyid dan syarhil Qur’an. Acara ditutup dengan   penampilan tim rebana, berpadu dengan alat musik modern,  mendendangkan Rindu Muhammadku, Sholawat Mughrom, Hayyul Hadi, dan Sholawat Jibril.  

Penulis : Humas

MESIN PENGOLAH RUMPUT MULTIFUNGSI KARYA MAHASISWA UNTIDAR, SOLUSI JITU PERMASALAHAN KELOMPOK WANITA TANI WINDUSARI

Pemberian pakan yang berkualitas dapat meningkatkan pertumbuhan yang baik bagi usaha penggemukan ternak domba. Biasanya pada hewan ternak domba diberikan pakan hijau-hijauan, dan diberikan tambahan konsentrat. Akan tetapi dalam proses pengolahan rumput pakan ternak menjadi adonan pakan, Kelompok Wanita Tani (KWT) SIDO MAJU, Kecamatan Windusari masih menggunakan cara manual, yaitu rumput dicacah menggunakan sabit atau parang. Pencacahan rumput yang banyak jumlahnya membutuhkan waktu yang lama, juga tenaga yang banyak. Rumput yang sudah dicacah kemudian dicampur dengan pakan tambahan lainnya menggunakan tangan dan peralatan sederhana.

“Sebenarnya untuk rumput gajahnya ada, hanya saja untuk pencacahan itu lama. Dalam 1 hari kami hanya bisa mencacah sekitar 100 kg rumput, itu saja dilakukan oleh banyak orang dan tidak  terus menerus. Biasanya hanya pagi dan sore,” kata Komariyah selaku ketua KWT SIDO MAJU. Ia menambahkan, setiap 100 kg cacahan rumput kemudian dicampur dengan bekatul, ampas tahu, dan konsentrat, lalu ditambah dengan sedikit air. Semua dikerjakan secara manual menggunakan alat seadanya. “Jika membayar orang nanti rugi, karena harga jual hewan ternak dengan harga untuk membayar orang yang memproduksi pakan tidak sebanding,” katanya.

Permasalahan ini yang memicu sekelompok mahasiswa UNTIDAR menciptakan Mesin Pengolah Rumput Pakan Ternak. Mereka adalah Kunti Nafingatul Khusna (S1 Teknik Mesin), Rohim Hidayat (S1 Teknik Mesin), Denni Bagus Jayanto (S1 Teknik Mesin), Nia Nur Faizah (S1 Peternakan), dan Danang Wicaksono (S1 Teknik Elektro), di bawah bimbingan Xander Salahudin S.T., M.Eng.

Kunti Nafingatul Khusna selaku ketua tim mengatakan bahwa inovasi Mesin Pengolah Rumput Pakan Ternak, dengan spinrotatiton centrifugal mixer tube ini hadir sebagai solusi dari permasalahan pencacahan, dan pencampuran rumput pakan ternak yang efektif, efisien, dan multifungsi. “Mesin ini mungkin terlihat sederhana, namun dapat melaksanakan dua fungsi pencacahan dan pencampuran rumput pakan ternak ruminansia dalam sekali proses,” tutur Kunti. “Perajangan rumput secara konvensional membutuhkan waktu yang lama, sesuai dengan cepat lambatnya kinerja tangan. Sedangkan jika menggunakan mesin ini proses perajangan dapat mencapai 360 kg/jam. Hasil rajangan sudah langsung tercampur dengan bahan tambahan sehingga siap untuk langsung diberikan ke ternak. Mesin ini sudah diimplementasikan ke KWT SIDO MAJU dan sedang dalam tahap monitoring,” tambahnya. Ia juga menjelaskan mesin yang dibuatnya bersama tim juga mudah dalam perbaikan dan perawatan, serta ramah lingkungan karena tidak menghasilkan polusi yang dapat merusak keseimbangan ekosistem lingkungan hidup.

Menurut Kunti, dengan mesin ini pengolahan pakan pada ternak ruminansia bisa lebih efektif dan efisien. Hal ini tentu  sangat bermanfaat bagi peternak, sebab tidak perlu lagi berlelah-lelah menghabiskan waktu dalam mencacah dan mencampur rumput pakan ternak dengan bahan tambahan lainnya.

Mesin Pengolah Rumput Pakan Ternak Multifungsi dengan spinrotation centrifugal mixer tube karya  mahasiswa UNTIDAR, tahun ini berhasil lolos dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), skema Penerapan IPTEK (PI), dengan pendanaan penuh dari Kemendikbudristek tahun 2022. Karya ini diharapkan bisa memotivasi mahasiswa dan akademisi UNTIDAR, untuk terus berinovasi dan menghadirkan temuan di bidang teknologi, yang nantinya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat secara luas. Inovasi Mesin Pengolah Rumput Pakan Ternak Multifungsi dengan spinrotation centrifugal mixer tube juga menginspirasi industri peternakan, karena prospek yang sangat luas, produktif dan sangat kompetitif.

Penulis : Humas

6 TIM MAHASISWA UNTIDAR LOLOS PROGRAM PEMBINAAN MAHASISWA WIRAUSAHA (P2MW)

Indonesia berpotensi menjadi negara maju dengan tingkat ekonomi yang kuat. Untuk mencapai hal tersebut salah satu langkah yang ditempuh adalah mengusahakan rasio kewirausahaan minimal 4 persen dari jumlah penduduk. Kemendikbudristek melalui Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Diktiristek berkomitmen untuk mendukung penguatan perekonomian Indonesia, dengan mencetak SDM Wirausaha melalui program pengembangan usaha di perguruan tinggi, karena mahasiswa sangat potensial untuk dikembangkan bakat, minat, kreativitas dan inovasinya dalam berwirausaha.

Direktorat Belmawa Ditjen Diktiristek menginisiasi Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW). Melalui program ini Direktorat Belmawa Ditjen Diktiristek melakukan pembinaan, mentoring, bimbingan teknis, serta bantuan dana usaha kepada tim mahasiswa yang lolos seleksi.

Di tahun 2022, total dari seluruh Indonesia, 316 perguruan tinggi berhasil lolos dengan 888 kelompok mahasiswa yang berhasil menerima bantuan pendanaan. UNTIDAR berhasil meloloskan 6 tim mahasiswa wirausaha. Mahasiswa nantinya diharapkan mengikuti aturan pertanggungjawaban yang telah ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi yakni berupa monitoring dan evaluasi yang dilakukan secara berkala hingga program selesai.

Selamat kepada 6 tim mahasiswa wirausaha UNTIDAR yang lolos P2MW :

KATEGORIJUDUL USAHA MAHASISWANAMA KETUA KELOMPOKANGGOTA    
1Industri Kreatif, Seni, Budaya, dan PariwisataKreasi Usaha Tanaman Sukulen Aranaa id Sebagai Souvenir Untuk Mendukung Green LifestyleKarisma Sekar Nurriski  Alfi Anjani; Sherly Widya Antika; Dea Danis Sofiatun Nafi’ah    
2Industri Kreatif, Seni, Budaya, dan PariwisataKumico Kursi Mini EcobrickAndini Kharisma DeviViena Trisnanti Atmaja; Jayanti Tri Ananda; Meylani Agustin  
3Produksi/BudidayaPoly Puk Inovasi Polybag Dan Pupuk Dengan Re Recycle DiapersArditia Tri NugrohoI`Anatul Hidayah; Silvia Dwi Agustia; Dias Dwi Astuti; Egi Alifaki  
4Teknologi TerapanSAMIJEL Sabun Minyak JelantahMuhamad Ardi AmirulArwin Puji Rahayu; Putri Maharani; Ayu Nuryanti; Nasyitha Oktavia Rahmawati    
5Makanan dan MinumanSelai Ubi Ungu Kekinian SebunianDina Ragilia SetianingsihEgita Sevira Br Brahmana; Martina Ishia Aryani; Fina Umi Fadlila Armayasari; Duta Yanuar Pamungkas
6Jasa dan PerdaganganSouvenir Hoki Sebagai Wujud Nyata Usaha Pemulihan Ekonomi Sektor UMKM PascapandemiArzan AlawiAkhmad Fauzan; Aryani

Penulis : Humas