PEMBEKALAN WIRAUSAHA, PAHAMI LITERATUR UNTUK USAHA YANG SUKSES

Menjelang penyelenggaraan wisuda, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kewirausahaan dan Pembangunan Perdesaan Universitas Tidar menyelenggarakan acara orientasi kewirausahaan bagi 220 calon wisudawan-wisudawati periode Oktober 2017, Kamis (12/10).

drh. Berlianagara Arrestiarsi Husodo, pemilik PT. Jogja Farm menuturkan bahwa pemahaman literature itu penting bagi keberhasilan sebuah usaha. “Yang terpenting dalam memulai usaha adalah memiliki sumber informasi utama atau literatur yang sesuai dan mendukung usaha yang kita tekuni. Baik dari buku, artikel, website dan media lainnya,” katanya.

Jogja Farm adalah perusahaan yang bergelut di bidang agribisnis, peternakan dan kesehatan hewan yang berada di Yogyakarta. Fokus utamanya adalah pengembangan ternak ayam kampung serta menyediakan bibit ayam kampung/doc ayam kampung asli dan super, Ayam Kampung Arab petelur, Telur tetas ayam kampung asli Grade A, Telur Tetas ayam kampung super, Ayam Kampung Konsumsi ukuran 0,8-1kg., DOD itik,DOQ puyuh dan semua produk BURAS.

Kepala UPT KWU, Drs. Sri Bondan, M.Si. dalam sambutannya menuturkan agar calon wisudawan tergerak berwirausaha dan dapat  bermitra bagi kampus. Selain itu untuk melanjutkan kehidupan setelah lulus tidak hanya terpaku pada ijazah yang didapatkan namun juga dapat dengan berwirausaha dan melihat dunia secara luas.

“Meraih cita-cita tidak melulu terpaku dari ijazah. Namun ijazah adalah bukti dari ketrampilan atau ilmu yang kita tekuni. Cobalah melihat kesempatan secara luas, berwirausaha misalnya,” katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa berwirausaha merupakan belajar tanpa mengundang narasumber berpengalaman untuk memberikan materi karena dapat langsung namun belajar mandiri dengan situasi dan kondisi langsung. “Diawali dengan minat dahulu, cobalah untuk berwirausaha tanpa menunggu lowongan dan dapat memulai usaha dirumah sendiri,” tambahnya.

Tujuan kegiatan ini untuk memberikan pembekalan kewirausahawan kepada calon wisudawan-wisudawati yang selama ini hanya mendapat materi dalam mata kuliah dengan mendengar dan berbagi ilmu langsung dari pelaku usaha yang telah sukses. Pembekalan ini diharapkan dapat menjadi bekal wisudawan-wisudawati tidak hanya dapat mencari pekerjaan dalam perusahaan tetapi dapat membuka lapangan pekerjaan sendiri dengan wirausaha.

“Tranformasi pengetahuan anda, lulusan UNTIDAR tidak boleh menjadi pengganggur intelektual, maka itu ada mata kuliah kewirausahaan, mahasiswa dapat mengetahui dasar-dasar cara berwirausaha,” jelas Rektor, Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd.

Dihadapan calon wisudawan beliau menuturkan agar dapat berani mencoba dalam wirausaha. “Yang belum mencoba wirausaha, tumbuhkanlah jiwa wirausaha dengan dimulai menganalisis kondisi pasar apa yang perlu dimunculkan dan yang sudah lanjutkan usaha kalian dan kembangkanlah,” tambahnya. (HDN/DN)

PERPUSTAKAAN UNTIDAR PERSIAPKAN DIRI JADI PERPUSTAKAAN DIGITAL

Perpustakaan Universitas Tidar mengadakan Workshop dan Seminar dengan tema Sistem Penelusuran Informasi Perpustakaan dan Akses e-journal serta e-book, Rabu (11/10). Kegiatan yang berlangsung di Auditorium UNTIDAR kali ini digelar untuk memantapkan penggunaan e-book serta e-journal bagi mahasiwa dan dosen.

Penggunaan kedua sistem terus mengalami kenaikan dari awal peluncurannya. Capaian peningkatannya terhitung per bulan Januari 2016 sampai April 2017 yaitu pengakses e-book IG Publishing pada tahun 2016 sebanyak 53 orang meningkat menjadi 93 orang per hari di tahun 2017. Untuk e-journal Proquest diakses oleh 250 pengakses ditahun 2016  dengan diunduh sebanyak 35 kali per harinya, naik 2 kali lipat menjadi 541 pengakses tiap harinya dan diunduh sebanyak 126 kali per harinya.Peningkatan akses e-journal dan e-book ini menjadi indikator bahwa perpustakaan UNTIDAR hendaknya mulai berbenah dan mempersiapkan diri bertransformasi menjadi perpustakaan digital.

Hendro Wicaksono, SS., M.Hum selaku pembicara memberikan dorongan kepada sivitas akademika agar turut aktif memanfaatkan perpustakaan semaksimal mungkin. Memasuki era digital, perpustakaan digital juga mendukung kemajuan universitas itu sendiri. “Perpustakaan digital maksudnya menerapkan teknologi semaksimal mungkin dalam pelayanan perpustakaan,” jelasnya.

Ia menjelaskan untuk menuju perpustakaan digital bukan hanya didasarkan kemudahan dengan sumber digital yang dibutuhkan oleh pengguna, tetapi juga tempat yang nyaman dan buku yang dibutuhkan dapat dijangkau sehingga dapat mengajak lebih banyak pengunjung untuk memilih perpustakaan sebagai sumber informasi. Pustakawan juga berperan penting dalam peningaktan mutu perpustakaan, karena pustawakan dapat menjadi pemandu bagi pengguna perpustakaan.

“Pustakawan harusnya dapat menyediakan literatur, memandu pengguna sampai mendistribusikannya kepada pengguna bagaimana menggunakan perpustakaan secara langsung maupun secara online,” katanya.

Menurutnya perlu untuk membangun repositori institusi yang nantinya dapat digunakan untuk akreditasi. “Repositori Institusi merupakan tempat penyimpanan dan penyebarluasan  informasi atau materi yang diterbitkan oleh institusi induknya,” tambahnya.

Selain menjadi pembicara, kali ini beliau juga membantu untuk mensinkronkan data perpustakaan dengan server universitas. Sinkronisasi ini memudahkan mahasiswa dalam mengakses E-book dan E-journal yang selama ini mengalami kendala dalam kecepatan akses. (HDN/DN)

PROF. GAUTAM KUMAR : INDONESIA-INDIA, WE ARE BROTHERS

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bahasa, Universitas Tidar menggandeng dosen sekaligus praktisi Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (BIPA) dari Universitas Jawaharlal Nehru, New Delhi, India, Prof. Dr. Gautam Kumar Jha, Ph.D dalam acara Academic Sharing Pengajaran BIPA, Senin (10/10).

“Bahasa Indonesia beliau cukup lancar, saya cukup terkejut. Pastinya menjadi praktisi BIPA di India bukanlah hal yang mudah maka itu dalam acara ini tentunya kita dapat belajar serta berbagi ilmu tentang bagaimana pengajaran BIPA di luar negeri terutama India,” kata Rektor.

 

Prof. Gautam Kumar Jha, Ph.D mulai menekuni sejarah, budaya serta bahasa Indonesia pada tahun 2003. Sampai saat ini, dari 27 jurnal internasional yang beliau terbitkan hampir setengahnya membahas tentang Indonesia. Beliau juga mempelajari Bahasa Indonesia serta mengajarkannya di India. “Indonesia-India seperti saudara kandung, we are like brother, like siblings. Dari jaman dahulu, mulai dari jaman epos Ramayana Mahabarata, jaman perdagangan kuno, hingga saat ini kita menjalin hubungan yang baik,” jelasnya.

Beberapa bahasa Indonesia serapan dari bahasa India seperti acar, candu, jaya, raja, dan lainnya merupakan salah satu bukti eratnya hubungan India dan Indonesia. “Nama bapak Rektor ‘Cahyo’ dalam bahasa India merupakan past tense dari cahya. Dalam bahasa India, cahyo berarti sunset atau matahari tenggelam,” jelas Prof. Gautam.

Kedekatan sejarah, budaya dan bahasa membuat orang Indonesia akan selalu disambut dengan tangan terbuka di India. “Memang baru 1 atau 2 universitas yang membuka program Bahasa Indonesia. Tetapi tidak berarti tidak akan berkembang nantinya,” tambahnya.

Dr. Farikah, M.Pd., selaku Kepala UPT Bahasa menuturkan tujuan Academic Sharing kali ini adalah meningkatkan pemahaman pengajaran BIPA di tingkat internasional bagi dosen maupun mahasiswa, baik dari prodi bahasa atau diluar bahasa. “Kedepannya UPT Bahasa akan merintis program-program pengajaran BIPA di UNTIDAR dan kesempatan bertemu dan sharing ilmu dengan Prof. Gautam tentunya menjadi awalan kerjasama juga UNTIDAR khususnya UPT Bahasa dengan Universitas Jawaharlal Nehru, New Delhi, India,” pungkasnya. (DN)

HASIL SELEKSI ADMINISTRASI CPNS UNIVERSITAS TIDAR

Pengumuman Penundaan Jadwal Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Seleksi Pengadaan CPNS di Lingkungan Kementrerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi :

Pengumuman Perubahan Jadwal Seleksi CPNS Kemristekdikti (1)

 

Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Seleksi Pengadaan CPNS di Lingkungan Kementrerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Tahun Anggaran 2017 :

pengumuman_seleksi_administrasi

 

Daftar Hasil Seleksi Administrasi Seleksi Pengadaan CPNS di Lingkungan Kementrerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Tahun Anggaran 2017 Unit Kerja UNIVERSITAS TIDAR :

universitas_tidar_ttd

LAUNCHING PRODI ILMU KOMUNIKASI UNTIDAR

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tidar menggelar acara launcing Program Studi Ilmu Komunikasi dan Seminar “Generasi Digital, Kreatif dan Inovatif”, Kamis (05/10). Acara ini diselenggarakan di Auditorium UNTIDAR dihadiri jajaran pimpinan universitas, perwakilan Gubernur AKMIL, Pemkot Magelang, Kepala Sekolah SMA dan SMK se-Kota Magelang serta beberapa divisi humas intansi di wilayah Kota Magelang.

“Sebagai prodi baru, dosen dan mahasiswa tidak perlu berkecil hati namun harus optimis agar dikemudian hari menghasilkan lulusan yang berprestasi dan mendapatkan akreditasi yang baik pula,” kata Dekan FISIP, Dr. Samodra Wibawa, M.Sc.

Akreditasi program studi merupakan hal yang dipertimbangkan ketika mahasiswa nanti telah lulus dan mencari pekerjaan. “Harapannya dalam kurun waktu 2 tahun ini, Prodi Ilmu Komunikasi mampu mendapatkan akreditasi A atau minimal mendapatkan akreditasi B ‘gemuk’,” tambahnya.

Pada tahun pertama pembukaan ini, total dosen Prodi Ilmu Komunikasi  adalah 6 dosen dan peserta didik sebanyak 42 mahasiswa. Walaupun baru di-launching namun kegiatan perkuliahan telah dimulai 4 September 2017 lalu.

Dalam kesempatan ini, Daru Wibowo, Ketua Perhimpunan Humas Indonesia (Perhumas) Yogyakarta salah satu narasumber seminar, menekankan bahwa komunikasi adalah ‘kunci’ keberhasilan dalam berbagai bidang.

“Di era digital seperti sekarang ini, ketika beberapa produk memiliki kualitas yang sama maka yang menjadi penentu laku atau tidaknya produk tersebut ditentukan dari cara mengkomunikasikannya kepada konsumen,” kata Daru.

Konsumen tidak lagi hanya melihat kualitas produk tetapi juga image dari produk tersebut. Perilaku konsumsi media digital yang meningkat setiap harinya harusnya mampu dimanfaatkan untuk menaikkan image produk yang nantinya berbanding lurus dengan penjualannya.

Selain Daru, CEO www.goodnewsfromindonesia.com, Wahyu Aji juga turut berbagi seputar jurnalisme digital. “Bangunlah ide-ide kreatif dan positif dalam menciptakan suatu berita agar terhindar dari Hoax,” kata Daru.

Ditengah menjamurnya generasi “sharing” yang dengan mudahnya menyebarkan berita/konten yang menurut mereka menarik tanpa mengkonfirmasi atau menelaah kembali isi konten tersebut rentan terhadap penyebaran berita hoax. “Berita keren itu adalah berita baik, berita benar atau berita bukan hoax. Jangan asal share tapi cek dlu,” tambahnya.

Menurut Wahyu Aji, informasi positif, konten yang bagus serta penyebaran berita/sharing merupakan poin penting dalam jurnalisme digital. Kemudahan sharing merupakan keuntungan penyebaran berita namun sekaligus ancaman dalam mudahnya penyebaran hoax. (DN)

WISUDA OKTOBER

RANGKAIAN PELAKSANAAN WISUDA SARJANA (S1) & DIPLOMA (D3)

UNIVERSITAS TIDAR

PERIODE OKTOBER 2017

Kegiatan

Waktu

Tempat

Pengambilan Undangan dan Toga Selasa, 10 Oktober 2017

(pada jam kerja)

Fakultas masing-masing
Orientasi Kewirausahaan Kamis, 12 Oktober 2017

Pukul : 08.00

Auditorium
Gladi Bersih Jumat, 13 Oktober 2017

Pukul : 08.00

Wisuda Periode Oktober 2017 Sabtu, 14 Oktober 2017

Pukul : 07.00

 

CATATAN PENTING :

  1. Calon Wisudawan wajib mengikuti setiap rangkaian kegiatan wisuda sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
  2. Info resmi terkait wisuda hanya dikeluarkan oleh Biro Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan dan Kerjasama (BAKPK) UNTIDAR.

PKMT 2017 : SIPEDI GEOGEMPAR, SOLUSI PENGERINGAN PADI HEMAT WAKTU & TENAGA

Pasca panen sebagian besar para petani dari Kelompok Tani Dumpoh, Kelurahan Potrobangsan langsung menjual padi dalam keadaan basah. Kondisi ini menyebabkan penghasilan yang diperoleh tidak maksimal. Cuaca yang kurang menentu dan tenaga yang terbatas memaksa para petani melepas hasil panen padi dlam keadaan basah dengan kisaran harga Rp 4000/kg.

Kondisi ini menginspirasi Suranto Heri Prasetyo, Agus Musafa, Rizal Martovani Vauzi, Miftahul Rhama Yudha mahasiswa Fakultas Teknik, Universitas Tidar menciptakan Mesin Pengering Padi Berbasis Elektrik Otomasi dengan Metode Momen Putar (SIPEDI GEOGEMPAR).

 

SIPEDI GEOGEMPAR merupakan alat pengering padi berdimensi panjang 160 cm, lebar 80 cm dan tinggi 130 cm yang memanfaatkan energi listrik dan kompor sebagai sumber pemanasan. Mesin tersebut juga dilengkapi beberapa komponen yang dapat memberikan berbagai kemudahan pekerjaan, antara lain: pengendalian suhu pengeringan secara otomatis melalui perangkat thermocontrol, pemerataan pengeringan secara kontinu dan otomatis melalui blower dan sistem mekanik serta drum silinder padi sebagai tempat pengeringan padi dengan kapasitas 100 kg.

“Pengeringan padi dengan alat ini mampu meningkatkan penghasilan para petani. Harga padi kering yang dihasilkan bisa dijual seharga Rp 8000/kg, walaupun ada pengurangan berat pada saat proses penggilingan, penghasilan para petani tetap meningkat 35%,” kata Heri.

Proses pengeringan metode konvensional memerlukan waktu 5 hari untuk 10 ton padi sedangkan menggunakan SIPEDI GEOGEMPAR padi 10 ton bisa dikeringkan dalam waktu 1 hari. Penggunaan motor listrik dengan daya rendah, ukuran alat yang tidak terlalu besar, adanya gir pemutar dan pengatur suhu menjadi keunggulan alat ini.

 

“Pengeringan bisa dilakukan sewaktu-waktu. Hasil pengeringannya pun memiliki kualitas yang lebih baik. Kadar air terkontrol dengan baik yaitu 14-15% dengan warna kulit padi yang lebih cerah. Kondisi ini meminimalisir adanya padi yang busuk saat penyimpanan setelah dikeringkan,” tambah Heri.

Mesin Pengering Padi Berbasis Elektrik Otomasi dengan Metode Momen Putar (SIPEDI GEOGEMPAR) merupakan Program Kreatifitas Mahasiswa Teknologi (PKMT) UNTIDAR yang lolos didanai Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) tahun 2017. (DN/HDN)

BUPATI TABANAN BALI HIMBAU MAHASISWA FISIP UNTIDAR TAAT HUKUM

FISIP adakan kuliah umum dengan tema Membangun, Melayani dan Menjaga Kerukunan Masyarakat Kabupaten Tabanan. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (13/09) di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Untidar.

Mengundang Bupati Tabanan dari Bali Ni Putu Eka Wiryastuti, menjelaskan rukunnya masyarakat Kabupaten Tabanan sesuai dengan ajaran Bung Karno yaitu untuk dapat maju kuncinya adalah pancasila yaitu persatuan.

Untuk bisa mencapai kerukunan antar sesama dapat dimulai dari diri kita sendiri dahulu. “Menjalankan hidup dengan benar, taat akan hukum maupun administrasi maka pasti hasilnya baik dan menghasilkan langgeng”, jelasnya.

Ia juga menambahkan dalam menjalankan sesuatu yang benar jangan sampai kita acuh dengan apa yang sudah ada saat ini termasuk aturan karena dengan membenarkan posisi dan kebijakan kita barulah dapat mengambil keputusan. “Jangan tutup mata akan aturan yang sudah ada, perlu dilakukan secara terus menerus maka akan langgeng dan tidak akan ada yang menyalahkan”,tambahnya.

Terinspirasi dengan pernyataan bung karno bawa melawan bangsa sendiri itu sulit. Dalam hubungannya dengan kuliah umum tersebut beliau menyampaikan bahwasanya semua agama itu tidak ada yang salah, berjalan dengan caranya sendiri-sendiri karena menurutnya perbedaan itu indah. “Perbedaan itu indah dan hendaknya perlu kita syukuri”, katanya.

Bupati dengan 17 rekor muri itu banyak memberikan motivasi bagi mahasiswa dan dosen yang hadir dalam kuliah umum yang bertempat di Fakultas Ilmu Sosial dan Potilik lalu. Banyak cerita dalam berbagai program yang telah beliau lakukan untuk membantu masyarakat Kabupaten Tabanan diantaranya diadakan sunatan massal, adanya panti sosial Werdha Shanti bagi para veteran yang sudah renta dan tidak memiliki keluarga lagi, juga adanya mobil sehat yang memberikan pelayanan pemeriksaan IVA dan kanker serviks bagi kaum perempuan masyarakat tabanan serta masih banyak program lainnya. (HDN)

3 HARI “JUPE” DI UNTIDAR

Perpustakaan Untidar mengadakan acara jumpa pemustaka (jupe) yang berlangsung selama 3 hari sejak tanggal  5 hingga 7 september 2017 lalu. Acara itu merupakan Pekan Promosi  Perpustakaan Untidar 2017 dengan mengusung tema “more than just library” . “Acara ini diselenggarakan dalam rangka mengenalkan lebih dekat antara perpustakaan dengan sivitas akademika Untidar”, kata Kepala UPT Perpustakaan Dr. A. Sri Haryati, M.Pd.

Sebelumnya telah berlangsung lomba pre-event diantaranya membuat video kampanye, menulis esai perpustakaan untidar ideal dan cipta lagu jingle perpustakaan untidar. Pembuatan karya lomba tersebut selayaknya harus melakukan penjajakan keperpustakaan untidar terlebih dahulu. “Kedatangan para peserta sekaligus menarik pengunjung perpustakaan agar lebih banyak dan mengenal guna perpustakaan lebih baik”, tambahnya.

Pada acara puncak, tampil  mahasiswa Pecinta alam  yang tergabung dalam UKM Mapala Untidar dengan aksi vertical rescue juga mahasiswa dari UKM UKAI dengan kesenian rebananya, lomba tari dan lomba stand up comedy. Disamping penampilan pada panggung acara,ada pula stand yang berisi pameran hasil maupun pengenalan ukm untidar bagi para pengunjung.

Dalam kesempatan promosi ini perpustakaan Untidar mendatangkan Unit Damkar kabupaten Magelang (Pemadam kebakaran) guna memberikan pelatihan memadamkan kebakaran tabung gas tanpa panik. “Tidak lupa juga kami ucapkan banyak terimakasih kepada Pemadam Kebakaran Kabupaten Magelang, yang bersedia menerima undangan kami, untuk memberikan edukasi (pembelajaran) menanggulangi kebakaran api, kebakaran gas dan kebakaran rumah tangga” , tambahnya. Kegiatan ini dilakukan dengan dasar memberikan pengetahuan seluas-luasnya pada banyak orang sesuai dengan tujuan perpustakaan.

Adapun pengumuman pemenang lomba dan video kegiatan lomba dapat dilihat pada website perpustakaan untidar lib.untidar.ac.id.