UNTIDAR TERIMA 714 MAHASISWA JALUR SELEKSI MANDIRI

Universitas Tidar mengumumkan 714 calon mahasiswa lolos seleksi penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri (SM UNTIDAR). Pengumuman tersebut diunggah di laman untidar.ac.id dan sm.untidar.ac.id, Senin (17/07) pukul 17.00 Wib.

Dari total 1467 pendaftar, 714 calon mahasiswa dinyatakan lolos seleksi. Selanjutnya mereka harus mengisi borang sosial ekonomi untuk penentuan besaran UKT, membayar UKT, registrasi online lalu daftar ulang di kampus untuk benar-benar mendapatkan status mahasiswa UNTIDAR.

Total 714 orang yang dinyatakan lolos terdiri dari 42 orang Prodi S1 Agroteknologi, 71 orang D3 Akuntansi, 27 orang D3 Teknik Mesin, 103 orang Prodi S1 Akuntansi, 56 orang Prodi S1 Teknik Mesin, 38 orang Prodi S1 Ekonomi Pembangunan, 31 orang Prodi S1 Hukum, 41 orang Prodi Ilmu Administrasi Negara, 39 orang Prodi S1 Ilmu Komunikasi, 21 orang Prodi S1 Manajemen, 43 orang Prodi S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), 39 orang Prodi S1 Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), 41 orang Prodi S1 Peternakan, , 43 orang Prodi S1 Teknik Elektro, 41 orang Prodi S1 Teknik Sipil dan 38 orang Prodi Pendidikan IPA.

 

PENGUMUMAN HASIL SELEKSI MANDIRI UNIVERSITAS TIDAR (SM UNTIDAR) 2017

Pimpinan beserta seluruh sivitas akademika Universitas Tidar mengucapkan selamat atas keberhasilan saudara. Kepada calon mahasiswa yang dinyatakan DITERIMA dimohon memperhatikan ketentuan-ketentuan yang TERTULIS pada lembar 1 – 2 pengumuman terkait pengisian borang Sosial Ekonomi, dllnya.

Pengumuman dapat di download pada : Hasil SM UNTIDAR 2017

 

12 TIM PKM UNTIDAR JALANI SIMULASI JELANG MONEV DI UNNES

Sejumlah 12 tim Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) Universitas Tidar melaksanakan simulasi monitoring dan evaluasi (monev) di ruang E2.02.03, Gedung Fakultas Teknik, Senin (17/07). Simulasi ini merupakan persiapan monev PKM DIKTI tahun 2017 yang akan dilaksanakan di Universitas Negeri Semarang (UNNES) pada Kamis-Jumat (20-21/07) mendatang.

Rangga Asmara, S.Pd., M.Pd., dan Aji Novia Prastanti, S.Pd., pemonev pada simulasi PKM UNTIDAR 2017.

Mesin pemipih ini berpotensi meningkatkan produksi penghasil emping singkong di Dusun Karangrejo, Blokeng, Ngluwar, Kabupaten Magelang. “Rata-rata per harinya, setiap produsen hanya menghasilkan 2 kg emping dalam 5 jam jika menggunakan sistem manual. Dengan mesin ini, 2 kg emping bisa dikerjakan dalam waktu ½ jam saja, pastinya menghemat tenaga, waktu serta meningkatkan penghasilan masyarakat,” tambahnya.

Tim PKMPE Spray GAPIPA : Getah Pisang – Ekstrak Buah Pare Sebagai Anti Inflamasi Herbal sedang       mempersiapkan bahan presentasi pada simulasi Monev PKM UNTIDAR.

Menurut Rangga Asmara, S.Pd., M.Pd., pemonev pada simulasi PKM, materi yang disajikan tiap tim masih perlu dilengkapi lagi. “Sebagian besar masih harus melengkapi data laporan misal hasil produk serta dokumentasi pelengkap. Mereka hanya membaca apa yang ditayangkan di slide bukan mempresentasikannya,” jelasnya. Sebagian besar hanya membaca slide bukan mempresentasikan hasil PKMnya. “Mereka belum menguasai bahan yang dipresentasikan sehingga terpacu pada catatan atau tulisan di slide saja,” tambahnya.

Total 12 tim PKM UNTIDAR yang akan berangkat ke UNNES untuk Monev PKM DIKTI tahun 2017 terdiri dari 2 Program Kreativitas Mahasiswa Teknologi (PKMT) yaitu tim PKMT Mesin Pemipih Adonan Pada Proses Produksi Emping Singkong dan tim PKMT Mesin Pengering Padi Berbasis Elektrik Otomasi Dengan Metode Momen Putar; 4 Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKMK) yaitu tim PKMK Pemanfaatan Limbah Serbuk Gergaji Dan Gedebog Pisang Sebagai Media Tanam “Jibog” Di Kabupaten Jepara, PKMK Untung Ganda Dengan Bibit Manggis Kaki Ganda, PKMK Hotel Jamu Si Ompong (Homestay Karantina Sumber Laba Jasa Penggemukan Domba Potong, dan PKMK Pemanfaatan Nilai Estetika Limbah Serutan Kayu Sebagai Bahan Baku Pembuatan Lukisan Tiga Dimensi; 2 Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat (PKMM) yaitu PKMM Mitigation Of Landslides In Totogan (Milanta) : Pendidikan Pencegahan Bencana Tanah Longsor Terhadap Masyarakat Di Desa Rawan Bencana dan PKMM Pendidikan Karakter Bagi Anak Untuk Memperkuat Jati Diri Dan Cinta Indonesia Dengan Metode Pala Kancil (Pameran Dolanan Edukasi Anak Kecil) Di Kampung Karanggading Kota Magelang; 1 Program Kreatifitas Mahasiswa Karsacipta (PKMKC) yaitu PKMKC PLTBM (Pembangkit Listrik Tenaga Bandul Magnetis) Dengan Mengimplementasikan Konsep Gerak Harmonik Sederhana; 1 Program Kreatifitas Mahasiswa Penelitian Eksakta (PKMPE) yaitu PKMPE Spray Gapipa “Getah Pisang – Ekstrak Buah Pare Sebagai Anti Inflamasi Herbal”; dan 2 Program Kreativitas Mahasiswa Penelitian Sosial Humaniora (PKMPSH) yaitu PKMPSH Pengaruh Keberadaan Pabrik Terhadap Perkembangan Konservasi Lingkungan Masyarakat Kecamatan Tempuran Kabupaten Magelang dan PKMPSH Penerapan Community Based Tourism (Cbt) Di Desa Wisata Candirejo Borobudur Mewujudkan Kemandirian Desa.

Tim PKMK Pemanfaatan Nilai Estetika Limbah Serutan Kayu Sebagai Bahan Baku Pembuatan Lukisan Tiga Dimensi membawa membawa produk pertama mereka untuk dipresentasikan.

Tim PKM UNTIDAR ini akan mengikuti Monev PKM Dikti tahun 2017 bersama 18 PTN/PTS lain pada Kamis-Jumat (20-21/07) di auditorium UNNES (Gedung Prof. Wuryanto). Hasil monev ini akan menentukan tim PKM yang akan maju ke Pekan Ilmiah Nasional (PIMNAS) di Universitas Muslim Indonesia (UMI), Makasar, Sulawesi Selatan pada Agustus mendatang. (DN)

EFISIENSI WAKTU DENGAN SISTEM KOMPUTERISASI REGISTRASI

Calon mahasiswa Universitas Tidar jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) melakukan registrasi atau daftar ulang pada Senin-Selasa (10-11/07) di auditorium UNTIDAR. Tidak perlu menunggu lama, tiap calon mahasiswa rata-rata hanya membutuhkan 30-60 menit untuk melalui proses presensi, validasi, pengukuran jas almamater, foto hingga cetak kartu mahasiswa.

Penerapan sistem komputerisasi registrasi meminimalisir antrian, mengorganisasi data lebih baik serta memangkas waktu tunggu yang sering jadi kendala tiap registrasi. “Setiap petugas mulai dari presensi hingga cetak kartu mahasiswa terhubung dengan satu sistem pelayanan. Jadi, ketika mahasiswa datang di bagian presensi dalam waktu itu juga namanya sudah muncul di data antrian validasi begitupun seterusnya ditahap selanjutnya,” kata Kepala UPT Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK), Sigit Joko Purnomo, S.T., M.T.

Data pengukuran jas almamater segera diinput ke dalam sistem oleh petuga ketika mahasiswa telah menemukan ukuran yang tepat.

Penambahan tenaga registrasi khususnya di bagian presensi dan validasi data juga ikut andil dalam efisiensi waktu registrasi. “Petugas sudah makin terbiasa dan mahir menggunakan sistem, yang pasti adalah persiapan, koordinasi dan komunikasi yang baik sesama panitia. Sehingga semakin mantab saat pelaksanaan,” tambahnya.

Kepala Bagian Kemahasiswaan sekaligus Ketua Registrasi SBMPTN UNTIDAR 2017, David Budhi Hartono, S.E. mengatakan dari total 651 calon mahasiswa yang dinyatakan lolos masuk ke UNTIDAR hanya 527 calon mahasiswa yang melakukan registrasi online pada 3-9 Juli 2017 lalu. “Setelah dinyatakan lolos calon mahasiswa wajib mengisi data sosial ekonomi untuk menetapkan besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT), melakukan pembayaran bagi mahasiswa non Bidikmisi dan dan melakukan registrasi online,” jelasnya.

                                                  Pengambilan foto untuk kartu mahasiswa.

Mahasiswa yang telah melakukan registrasi online kemudian diwajibkan hadir di kampus UNTIDAR untuk daftar ulang yang bertujuan mendapatkan validitas atas semua data-data yang telah mereka unggah di dalam sistem via ukt.untidar.ac.id dan registrasi.untidar.ac.id dengan bukti yang sebenarnya. “Total 518 calon mahasiswa hadir dan telah tervalidasi datanya. Ada 9 mahasiswa yang telah registrasi online namun tidak hadir, mereka telah menghubungi pihak kampus meminta ijin dikarenakan sedang sakit dan harus dirawat di rumah sakit,” tutur David.

Calon mahasiswa sedang memeriksa kembali berkas-berkas yang harus dikumpulkan.

Panitia registrasi hanya akan mentolerir ijin tersebut jika para calon mahasiswa sesegera mungkin melengkapi berkas untuk validasi dan menyertakan surat bukti dirawat di rumah sakit yang asli dari pihak yang bersangkutan. “Toleransi ini diberikan terutama bagi mereka calon mahasiswa non Bidikmisi yang telah membayar UKT. Tetapi jika tidak segera ada konfirmasi ulang setelah ini, kami tidak segan menyatakan mereka gugur,” pungkasnya. (DN/HDN)

FKIP UNTIDAR KIRIM 20 MAHASISWA PPL DI MALAYSIA

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tidar mengirimkan 20 mahasiswanya ke Malaysia dalam rangka Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) Internasional. Mahasiswa yang direncanakan akan berangkat, Rabu (12/07) esok terdiri dari 14 mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) dan 6 orang mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI).

Rektor UNTIDAR saat mmberikan pembekalan pada peserta PPL internasional.

“Mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan kemampuan mengajar dan meneliti. Kemampuan mengajar meliputi perencanaan serta evaluasi sedangkan penelitian meliputi pengambilan data dan pelaporan pada akhir masa PPL,” tutur Rektor, Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd saat memberi pembekalan pada peserta PPL, Senin (10/07) di ruang I.7 FKIP UNTIDAR.

Ia juga menekankan pentingnya belajar hidup “beradap”. “Baik-baiklah hidup sesuai tuntutan lingkungan, beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya,” tambah Rektor.

Pada kesempatan ini, Dekan FKIP, Prof. Dr. Sukarno, M.Si. menuturkan bahwa ke-20 mahasiswa yang berangkat ke PPL Malaysia ini merupakan mahasiswa pilihan. “Dari jumlah pendaftar sebanyak 99 peserta setelah melalui beberapa tahap proses seleksi hanya menyisakan 20 siswa ini. Keseluruhannya sangat bersemangat menyambut keberangkatannya esok lusa,” tuturnya.

Menurutnya, selain mendapat kesempatan mengembangkan ilmunya di luar negeri, semua peserta PPL ini nantinya akan mendapatkan sertifikat khusus dari Pejabat Pendidikan Daerah (PPD) Hulu Selangor. “Peserta PPL akan mendapatkan sertifikat khusus dari PPD Selangor Hulu atau kita menyebutnya di Indonesia, Dinas Pendidikan. Sertifikat ini menjadi nilai tambah tersendiri bagi para peserta PPL ketika lulus nanti. Selain itu, mereka juga mendapat kesempatan untuk melakukan penelitian disana sebagai bahan skripsinya nanti ketika pulang ke kampus UNTIDAR,” jelas Dekan FKIP.

Sejumlah 20 mahasiswa FKIP mendapat kesempatan melaksanakan PPL di Malaysia.

Silviani Fajrin, mahasiswi PBI semester 7, salah satu peserta PPL menuturkan akan mengajar dengan metode kurikulum Malaysia. “Selain mempersiapkan kelengkapan pribadi yang jelas menyiapkan kelengkapan mengajar yang berbeda dari sistem pengajaran di Indonesia,” jelasnya. Silvi juga menjelaskan nantinya ia akan tinggal bersama orangtua asuh selama di Malaysia.

Para mahasiswa UNTIDAR akan melaksanakan PPL mulai Rabu (12/07) hingga Sabtu (06/08) di 3 lokasi berbeda yaitu Sekolah Kebangsaan Bandar Sungai Buaya, Sekolah Menengah Kebangsaan Bandar Sungai Buaya dan sekolah lain yang ditentukan oleh pihak PPd Hulu Selangor.

Program PPL internsional ini merupakan kelanjutan dari Nota Kesepahaman (MoU) antara FKIP UNTIDAR dengan Pejabat Pendidikan Daerah (PPD) Hulu Selangor, Universitas Pendidikan Sultan Idris (UPSI), Sekolah Kebangsaan Bandar Sungai Buaya, dan Sekolah Menengah Bandar Sungai Buaya pada bulan April 2017 lalu. Kedepannya kedua belah pihak akan terus mengembangkan Mou ini untuk pengembangan pendidikan dan penelitian. (DN/HDN)

SUKSES SELENGGARAKAN SM UNTIDAR 2017, 1372 PESERTA IKUTI UJIAN TANPA KENDALA

Sebanyak 1372 peserta mengikuti ujian Seleksi Mandiri Universitas Tidar (SM UNTIDAR) pada Sabtu (08/07). Dari total pendaftar sebanyak 1467 peserta, 95 peserta tidak hadir dan dianggap gugur. Peserta ujian terdiri dari 971 peserta kelompok ujian Soshum dan 401 peserta kelompok ujian Saintek. Ujian kelompok Soshum dilaksanakan di SMP N 5, SMP N 2 dan Kampus UNTIDAR. Sedangkan kelompok Saintek dilaksanakan di kampus UNTIDAR.

Ujian berlangsung di 3 lokasi yaitu kampus UNTIDAR, SMP N 5 dan SMP N 2 Magelang. Ketua SM UNTIDAR 2017, Dr. Farikah, M.Pd menuturkan bahwa pelaksanaan ujian berjalan lancar. “Dari awal masuk ruang ujian pada pukul 07.30 Wib sampai berakhirnya ujian tahap 2 pukul 11.30 Wib tidak ada laporan perjokian atau hal lain yang mengganggu pelaksanaan ujian. Hanya beberapa mahasiswa yang terlambat pada saat pembacaan tata tertib ujian tetapi masih bisa mengikuti proses ujiannya,” tuturnya.

Ujian SM UNTIDAR dilaksanakan secara tertulis. Peserta hanya diperbolehkan membawa alat tulis seperti pensil, bolpoint, rautan dan penghapus, kartu ujian, Surat Keterangan Lulus (SKL) serta identitas diri. Tas, alas ujian dan peralatan lain diletakkan didepan kelas lokasi ujian masing-masing.

Monev pelaksanaan ujian Rektor UNTIDAR, Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd dan Ketua SM UNTIDAR 2017 di kampus UNTIDAR.

Pihak keamanan juga memastikan orang tua, wali atau kerabat yang mengantarkan peserta ujian tidak menunggu di depan atau sekitar lokasi ujian untuk menghindari praktek joki dan sebagainya. Pengawas ujian pun sudah dihimbau untuk profesional dalam mengawasi jalannya ujian denganmenghindari bermain handphone serta mengobrol dengan pengawas lainnya.

Salah satu peserta ujian sedang mengisi data diri pada lembar LJK sebelum diperbolehkan mengerjakan soal oleh pengawas ujian masing-masing.

Rektor UNTIDAR, Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd. menuturkan bahwa SM UNTIDAR 2017 merupakan jalur seleksi penerimaan program Sarjana (S1) dan Diploma (D3) yang terakhir dilaksanakan pihak kampus. “Sesuai dengan prosentase kuota penerimaan yang telah ditetapkan, kuota penerimaan SM UNTIDAR sebanyak 30% dari keseluruhan jumlah penerimaan tahun 2017,” jelasnya.

                            Pengawas ujian membagikan soal satu persatu ke meja peserta.

Hasil SM UNTIDAR akan diumumkan pada 17 Juli 2017 lewat laman untidar.ac.id. Selain pengumuman melalui laman ini peserta SM UNTIDAR diharapkan tidak mempercayainya terlebih bagi pihak-piha yang kurang bertanggung jawab yang menawarkan berbagai bentuk bantuan agar bisa lolos masuk ke UNTIDAR lewat jalur ini. (DN/HDN)

1467 PESERTA SIAP TEMPUH UJIAN SELEKSI MANDIRI UNIVERSITAS TIDAR

Setelah Seleksi nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri, Universitas Tidar (UNTIDAR) kembali akan melangsungkan ujian Seleksi Mandiri (SM) pada Sabtu (08/07) besok. Total 1467 peserta akan melangsungkan ujian yang berlokasi di Kampus UNTIDAR, SMP N 5 dan SMP N 2 Magelang.

“Seperti halnya tahun lalu, SM UNTIDAR membuka 2 kelompok ujian saitu Sains dan Tekonologi (Saintek) atau biasa juga disebut kelompok IPA dan Sosial Humaniora (Soshum) atau kelompok IPS. Total 1466 peserta ujian terdiri dari 439 peserta Saintek dan 1028 peserta Soshum,” tutur Dr. Farikah, M.Pd., Ketua SM UNTIDAR 2017.

Peserta SM UNTIDAR akan melaksanakan ujian di 3 lokasi yaitu kelompok Soshum di SMP N 5 Magelang, SMP N 2 Magelang serta kampus UNTIDAR. Sedangkan kelompok Saintek akan melaksanakan ujian hanya di kampus UNTIDAR saja.

“Tahun ini jumlah pendaftar SM UNTIDAR sedikit meningkat dari Tahun 2016 sejumlah 1375 peserta dan Tahun 2017 ini sejumlah 1466 peserta,” tambahnya.

Ujian akan dilaksanakan mulai pukul 07.30 – 11.30 Wib. Masing-masing peserta akan melaksanakan ujian dalam 2 tahap. Tahap pertama yaitu Tes Potensi Akademik (TPA) dan Kemampuan Bahasa. Serta tahap kedua yaitu Tes Kemampuan Saintek atau Soshum sesuai kelompok ujian yang dipilih.

Berbeda dengan SBMPTN, peserta SM UNTIDAR hanya diperbolehkan memilih 2 program studi dalam kelompok ujian yang sama. Prodi yang dibuka adalah program Diploma (D3) Akuntansi dan Teknik Mesin/Otomotif. Program Sarjana (S1) adalah Ekonomi Pembangunan, Akuntansi, Manajemen, Agroteknologi, Peternakan, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan IPA, Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Elektro, Ilmu Administrasi Negara, Hukum dan Ilmu Administrasi Negara.

Mahasiswa yang lolos SM UNTIDAR selain harus membayar biaya UKT tiap semesternya juga dikenakan biaya Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) yang dibayarkan 1 kali selama masa kuliah. Besaran UKT ditentukan dari pengisian data sosial ekonomi mahasiswa sedangkan biaya SPI ditentukan oleh mahasiswa sendiri dengan tetap memperhatikan isian jumlah penghasilan orang tuanya.

SM UNTIDAR merupakan penerimaan mahasiswa baru secara mandiri melalui jalur ujian tertulis yang diselenggarakan oleh Universitas Tidar. SM UNTIDAR merupakan jalur penerimaan ketiga atau yang terakhir yang dilaksanakan UNTIDAR dalam memenuhi kuota penerimaan Tahun 2017 yaitu sebanyak 1595 mahasiswa. (DN/HDN)

MEKANISME REGISTRASI (VERIFIKASI AKADEMIK) CALON MAHASISWA JALUR SBMPTN 2017

Calon Mahasiswa Univeritas Tidar Jalur SBMPTN 2017diharapkan memperhatikan beberapa ketentuan terkait registrasi/daftar ulang dalam rangka verifikasi data akademik diharapkan memperhatikan hal-hal berikut ini :

Registrasi (Verifikasi Akademik) SBMPTN 2017