SEJUMLAH 168 MAHASISWA UNTIDAR DITETAPKAN TERIMA BEASISWA PPA 2017

Rektor Universitas Tidar, Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd menetapkan 168 mahasiswa sebagai penerima beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) tahun 2017. Penetapan ini tertuang dalam Surat Keputusan Rektor Nomor 130/UN57/KM/2017. “Kuota beasiswa tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 33 orang, tahun ini menjadi 168 orang,” tutur Rektor.

Terdapat 3 unsur penilaian yang menjadi indicator lolosnya mahasiswa menerima beasiswa tersebut adalah dilihat dari nilai IPK, prestasi non-akademik dan juga dari segi ekonomi. Tahun ini terdapat 506 pendaftar dari seluruh mahasiwa UNTIDAR. Dari peningkatan ini Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr. Bambang Kuncoro, M.Si. menyampaikan harapannya untuk kedepannya akan lebih banyak mahasiswa yang mendapatkan beasiswa, salah satunya beasiswa PPA ini.

Kepala Sub Bagian Kemahasiswaan Ibu Murti Dhamayanti, S.E.  menambahkan adanya penerimaan beasiswa ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa. “Bisa menstimulus mahasiswa untuk termotivasi dalam akademik dan juga menambah prestasi non-akademik lainnya”, jelasnya. Karena syarat dalam mendaftar penerimaan beasiswa PPA tidak hanya dilihat nilai IPK saja tetapi juga dari presatasi non akademik dan juga kondisi ekonomi.

Dari 168 penerima ternyata sudah mencakup mahasiswa semester dua. Namidia Ayu Oliviana mahasiswa semester dua  program studi ekonomi pembangunan penerima beasiswa PPA tahun ini dengan  memiliki ipk 3,93. Dia merupakan penerima beasiswa dengan IPK tertinggi merasa bersyukur karena pengajuan pertamanya ini langsung lolos seleksi. “Tidak menyangka langsung diterima sekaligus bersyukur mendapatkan beasiswa di tahun pertama”, katanya.

Ia menuturkan uang ini akan digunakan untuk pembiayaan uang kuliahnya secara mandiri, agar dapat meringankan pembiayaan orang tua dengan 3 saudara lainnya. (HDN/DN)

PSM GRANDIO SONORA TIDAR SIAP BERLAGA DI 5TH VIETNAM INTERNATIONAL CHOIR COMPETITION

Rektor Universitas Tidar, Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd. resmi melepas tim Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Grandio Sonora Tidar yang akan mengikuti 5th Vietnam International Choir Competition, Selasa (06/06). Kompetisi antar tim paduan suara dibawah pengelolaan organisasi INTERKULTUR ini berlangsung di kota Hoi An, Vietnam pada Rabu-Minggu (7-11/06).

PSM Grandio Sonora Tidar berpamitan kepada Rektor Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd serta Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Drs. Hery Suroso, S.T., M.M sebelum berangkat ke 5th Vietnam International Choir Competition.

PSM Grandio Sonora Tidar berpamitan kepada Rektor Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd serta Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Drs. Hery Suroso, S.T., M.M sebelum berangkat ke 5th Vietnam International Choir Competition.

Sejumlah 17 mahasiswa, satu pembina, satu konduktor dan satu pengiring. PSM GST UNTIDAR akan bertanding dalam 3 kategori yaitu folklore, musica sacra dan mixed choir.

Kategori yang pertama Mixed Choir, dimana dilihat dari tingkat usia yang beragam berada dalam satu paduan suara. Dengan menyanyikan 3 lagu yaitu Ballade to the Moon, Segalariak, dan Il carnevale di Venezia. Kategori yang kedua Chamber Choirs of Mixed Voices dengan menyanyikan 3 lagu yaitu Dixit Maria, The Ground, dan Salmo 150. Kompetisi Internasional ini banyak menggunakan lagu bersyair latin.

Kategori yang ketiga adalah Folklore,dengan menyanyikan lagu daerah yang disarankan menggunakan lagu daerah asalnya. Dalam kesempatan ini GST UNTIDAR akan menyanyikan lagu Nunggang pit, Gai Bintang dan Yamko Rambe Yamko.

Rektor UNTIDAR Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd. bertemu dengan GST sebelum berangkat dan memberikan pesan bagi GST agar dapat tampil optimal sesuai dengan persiapan yang telah dilakukan selama ini. “Dengan semangat yang tinggi dapat tampil secara optimal dan para peserta paduan suara dapat menghayati isi syair sehingga vokal benar2 dapat dikeluarkan maksimal”, katanya.

Dalam pesan yang disampaikan ia memberikan ucapan selamat dan sukses agar nantinya dapat pulang membawa hasil yang baik. Dalam pamitan kali ini, GST sempat menyanyikan lagu Himne UNTIDAR dan menurut beliau suasana berubah menjadi haru sekaligus bangga akan para mahasiswa. “Saya sampai berkaca-kaca saat anak GST menyanyikan lagu Himne UNTIDAR, serta bangga bisa melawat mereka hingga akhirnya berangkat ke Vitenam”, jelasnya.

Penampilan PSM GST dalam Dies Natalis ke-3 UNTIDAR.

                                                   Penampilan PSM GST dalam Dies Natalis ke-3 UNTIDAR.

Keberangkatan PSM GST sempat mengalami beberapa kendala, khususnya masalah dana. Meskipun begitu, mereka tidak putus asa berbagai cara dilakukan untuk menggalang dana. “Tidak hanya yang berangkat ke Vietnam semua anggota PSM GST ikut berusaha mengumpulkan dana, mulai dari mengumpulkan koran bekas, berjualan kaos, gelang bahkan makanan ringan,” tutur Achmad Mursid, koordinator tim.

PSM GST juga mengirimkan proposal ke bagian Belmawa Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. “Ada informasi bantuan pembiayaan kegiatan mahasiswa dari kemristek, segera kami kirimkan proposal dan alhamdulillahnya lolos,” tambahnya.

Selain itu, keberangkatan PSM GST kali ini juga dibantu beberapa sponsor salah satunya PT. Mekar Armada Jaya dengan memberikan bantuan transportasi dari Magelang menuju Bandara dan akan menjemput kembali sepulangnya dari Vietnam. (HDN/DN)

JOKO WIDODO PIMPIN UPACARA PERINGATAN HARI LAHIR PANCASILA DI UNTIDAR

Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Joko Widodo, M.Pd menjadi Pembina Upacara Peringatan Hari Pancasila di Universitas Tidar, Kamis (01/06). Upacara ini diikuti seluruh dosen dan tenaga kependidikan UNTIDAR serta mahasiswa Bidikmisi angkatan 2016.

“Kodrat bangsa Indonesia adalah keberagaman. Berbagai etnis, bahasa, adat istiadat, agama, kepercayaan dan golongan bersatu padu membentuk Indonesia. Itulah kebhineka tunggal ika-an kita,” tutur Joko Widodo saat membacakan teks sambutan dari Presiden Republik Indonesia.

Haripanca 3

Peringatan Hari Lahir Pancasila tercantum di Peraturan Presiden (Perpres) No 24 Tahun 2016. Sejak Perpres ini dikeluarkan secara resmi tanggal 1 Juni diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila oleh seluruh rakyat Indonesia.

Dalam Perpres tersebut dijelaskan bahwa penetapan hari lahir Pancasila mengacu pada sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 29 Mei – 1 Juni 1945. Sedangkan istilah Pancasila baru diperkenalkan oleh Sukarno dalam pidatonya pada tanggal 1 Juni 1945 dilanjutkan rumusan Piagam Jakarta pada tanggal 22 Juni 1945 hingga rumusan final tanggal 18 Agustus 1945.

Haripanca 2

“Pancasila itu sangat penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia yang beragam. Sayangnya, sempat ada isu pertentangan tentang sah tidaknya Pancasila ditinjau dari sudut pandang agama,” kata Atif, Ketua Himpunan Mahasiswa Bidikmisi UNTIDAR (Himadiktar). Menurutnya, Pancasila sudah sesuai karena dalam pembuatannya juga melibatkan para ulama dan substansinya tidak bersebrangan dengan agamanya (Islam).

Bayu Setiaji Muslih, Ketua BEM KM menuturkan bahwa Indonesia sebagai Negara yang berideologi Pancasila merupakan sebuah keistimewaan. “Diluar sana negara lain menerapkan nilai liberalisme, soisalisme hingga komunis akan tetapi Indonesia melahirkan konsep dasar yang “khas” yaitu Pancasila,” katanya.

Senada dengan Atif dan Bayu, Tadjus Sobirin, mahasiswa Teknik Sipil ini mendukung Pancasila sebagai ideology pemersatu bangsa. “Melalui peringatan hari Pancasila diharapkan kita lebih bersemangat untuk terus berjuang serta mengabdi kepada bangsa meski kita berbeda-beda,” pungkasnya. (DN)

haripanca

PEKAN KEGURUAN 2017 FOKUS PADA BIDANG KEGURUAN, ILMU PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN

Pekan Keguruan 2017 yang diselenggarakan Senin-Sabtu (22-26/05) mendapat antusiasme tinggi dari keluarga besar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) maupun sivitas akademika UNTIDAR. Kegiatan dengan fokus utama pada bidang keguruan, ilmu pendidikan dan pengajaran (Bahasa Indonesia dan Inggris) ini diwujudkan dalam serangkaian lomba, seminar dan pentas seni.

Rangkaian Pekan Keguruan 2017 terdiri 9 acara yaitu Guest Lecturing & Academic Sharing, Tea Pot (Teacher Week’s Spot), Kompetisi Debat FKIP 2017, Seminar Regional, Lomba Media Pembelajaran, Lomba Best Practice Guru, Lomba Best Practice Mahasiswa, Lomba Esai Kependidikan dan Pentas Seni.

Best Practice Guru

                                                                       Best Practice Guru

“Kami juga melibatkan para guru di wilayah Kedu dalam kegiatan Pekan Keguruan 2017 ini terutama pada Lomba Best Practice dan Esai Kependidikan. Selain berkompetisi masing-masing guru juga mendapat kesempatan berbagi metode pembelajaraan dengan guru lain pada acara ini,” kata Winda Candra Hantari, S.S., M.A. selaku Ketua Panitia.

Pentas Seni

                                                                        Pentas Seni

Harapan kedepannya Pekan Keguruan FKIP dapat diselenggarakan rutin tiap tahunnya. Tidak menutup kemungkinan acara ini akan dikembangkan dengan melibatkan pihak umum lebih banyak lagi untuk tahun-tahun berikutnya. (FKIP UNTIDAR/DN)

Lomba Media Pembelajaran

Lomba Media Pembelajaran

Berita Pekan Keguruan FKIP UNTIDAR selengkapnya :

http://fkip.untidar.ac.id/

 

MEKANISME REGISTRASI (DAFTAR ULANG) CALON MAHASISWA BARU JALUR PMDK UNIVERSITAS TIDAR TAHUN 2017

DOWNLOAD MEKANISME REGISTRASI (DAFTAR ULANG) CALON MAHASISWA BARU JALUR PMDK UNIVERSITAS TIDAR TAHUN 2017 :

PENYERAHAN KLAIM ASURANSI KEMATIAN MAHASISWA UNTIDAR

Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan, David Budhi Hartono, S.E. menyerahkan klaim asuransi kepada keluarga alm. Novi Adiyanti, mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Rabu (24/05).

Asuransi diserahkan langsung kepada Ibu Siti Koidah, ibu dari alm. Novi di kediamannya, Dawungrejo Ngadirejo 2 RT 10/RW 5, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang. “Terima kasih atas perhatian kampus UNTIDAR kepada anak kami,” tutur Ibu Siti. Klaim asuransi kematian sebesar Rp 5.714.286 merupakan asuransi non kecelakaan dari PT Asuransi Jiwasraya. Novi merupakan mahasiswa semester 2, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP yang meninggal dunia pada bulan Maret 2017 lalu dikarenakan penyakit usus.

Sebelumnya, keluarga alm. Amalia Sofiyana, mahasiswi Fakultas Ekonomi juga menerima klaim asuransi serupa. Mahasiswi semester 6 yang meninggal karena demam berdarah ini menerima klaim asuransi sejumlah Rp 5.708.266. yang diserahlan langsung kepada Kakeh almarhumah, Joko Suryo Wibowo pada Kamis (06/04) di Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo.

Penyerahan asuransi kematian kepada kakek alm. Amalia Sofiyana, Joko Suryo Wibowo.

                  Penyerahan asuransi kematian kepada kakek alm. Amalia Sofiyana, Joko Suryo Wibowo.

“Pembayaran klaim tersebut merupakan asuransi kematian non kecelakaan, jumlah tiap individu berbeda ditentukan berdasarkan biaya rumah sakit dan lainnya,” jelas David.

Kerjasama PT Auransi Jiwasraya dengan UNTIDAR berlaku mulai 22 September 2016, terhitung dari penandatanganan kontrak kerjasama sampai pada 22 September 2017. Pengajuan klaim serta pencairan dana santunan hanya bisa dilakukan melalui pihak universitas. Mahasiswa harus mengajukan klaim kepada kampus. Setelah proses berlangsung, dana santunan juga nantinya diserahkan Jiwasraya kepada kampus untuk diteruskan kepada mahasiswa.

Hak peserta asuransi terdiri dari 2 jenis yaitu jaminan kecelakaan diri dan Jaminan Kematian (JKM). Jaminan kecelakaan diri meliputi biaya inap rumah sakit maksimal 40% dari uang asuransi, santunan cacat, santunan kematian akibat kecelakaan dan penyakit kecelakaan yang ketentuannya sudah ditetapkan di dalam perjanjian kerjasama. Jaminan Kematian meliputi santunan kematian akibat kecelakaan sebesar 100% dari uang asuransi dan santunan kematian karena kecelakaan sebesar 200% dari uang asuransi. (HDN/DN)

SAMBUT RAMADHAN, HMTS BERSIH-BERSIH MASJID SEKITAR KAMPUS UNTIDAR

Ratusan mahasiswa Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil (HMTS) membersihkan masjid di sekitar kampus UNTIDAR, Kamis (25/05) dalam rangka menyambut Buloan Ramadhan. Kegiatan bakti sosial ini diikuti kurang lebih 125 mahasiswa yang sebagian besar adalah mahasiswa semester 2. “Beberapa mahasiswa membawa alat kebersihan dari rumah. Kami menyapu, mengepel, membersihkan tempat wudhu hingga menjemur karpet alas sholat,” kata Wahyu Adi Pratama, Koordinator Lapangan untuk lokasi Masjid Shalahuddin Al Ayyubi, Potrobangsan.

Lokasi kegiatan bakti sosial HMTS ini terdiri dari 8 masjid yaitu Masid Ina’in Al Hidayah Dumpoh, Masjid Ukhuwah Islamiyah Badakan, Masjid At Taqwa Kebondalem, Masjid Al Hidayah Potrobangsan, Masjid Nurul Huda Potrobangsan, Mushola At Taqwa Tuguran dan Masjid Shalahuddin Al Ayyubi Potrobangsan.

Beberapa mahasiswa sedang membersihkan tempat wudhu di Masjid Al Hidayah Potrobangsan.

Beberapa mahasiswa sedang membersihkan tempat wudhu di Masjid Al Hidayah Potrobangsan.

“Ada 10-15 anak tiap lokasinya. Respon masyarakat positif bahkan para takmir beberapa masjid juga ikut membersihkan masjid bersama. Kami harap, program ini bisa dilaksanakan tahun depan bahkan untuk tahun-tahun selanjutnya,” tambah Wahyu.

Kegiatan dimulai mulai 07.00 Wib dimana seluruh peserta berkumpul dan melakukan briefing termasuk pembagian tim untuk masing-masing lokasi masjid. Selanjutnya tim beserta koordinator lapangan berangkat menuju lokasi yang ditentukan dengan berjalan kaki. Bersih-bersih masjid HMTS ini berakhir pukul 12.00 Wib dan seluruh peserta kembali ke kampus.

Wardoyo, Ketua RW V Potrobangsan sekaligus Takmir Masjid Shalahuddin Al Ayyubi menyambut baik kegiatan mahasiswa ini. “Terima kasih atas bantuan teman-teman mahasiswa, kegiatan ‘terjun langsung’ ke masyarakat seperti ini kami harap dapat ditingkatkan lagi. Kegiatan ini juga berguna untuk pengenalan kampus UNTIDAR ke masyarakat sekitar,” tandasnya. (DN)

RAKER PROGRAM DAN ANGGARAN UNTIDAR 2018

Rapat kerja Program dan Anggaran Tahun Anggaran 2018 dilaksanakan, Sabtu (20/05) di Grand Artos Aerowisata Magelang dihadiri oleh Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, Ketua SPI beserta Kepala Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Penjaminan Mutu Pendidikan, Kepala Biro, Kepala UPT, Para staf ahli, Pemegang Kas dan Staf keuangan juga Staf Pendukung PPK dan Kepala Bagian Bagian Tata Usaha tiap fakultas UNTIDAR.

Pembahasan rapat tersebut berkenaan rencana program dan anggaran tahun 2018 sesuai usulan yang telah diinput dalam SiPaku (Sistem Perencanaan dan Keuangan) . Terdapat Paparan program dan anggaran Bidang Akademik, Bidang Umum dan Keuangan, Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Paparan program dan anggaran per fakultas, LPPM-PMP, SPI, UPT TIK, UPT Perpustakaan, UPT Bahasa, hingga UPT Kewirausahaan dan Pengembangan Desa.

Dalam kesempatan tersebut Rektor UNTIDAR Prof. Cahyo Yusuf, M.Pd memberikan penyampaian sebelumnya agar anggaran dapat digunakan dengan tepat. “Jangan melakukan pemborosan uang negara, gunakan anggaran dengan sebaik-baiknya”, jelasnya.

Seluruh bagian memaparkan kebutuhannya dan akan disesuaikan supaya tidak ada hal terlewat pada tahun berikutnya. Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Drs. Herry Suroso, S.T, M.T menambahakan hal berkaitan dengan anggaran. Banyak kegiatan pula yang masih belum sesuai dan tidak bisa dilaksanakan karena belum ada ketentuan di dalamnya, perlu adanya revisi dan masukan agar semua kegiatan dapat berjalan. “Terkait kegiatan yang disampaikan dari unit dan fakultas ditemukan kegiatan yang tidak ada di SK rektor sehingga segera kirim surat kepada unit-unit untuk mengadakan suplemen SK tarif rektor”, katanya. (HDN)