HASIL SELEKSI UJIAN TAHAP I TES PSIKOLOGI PENERIMAAAN PEGAWAI KONTRAK (FORMASI DOSEN) DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS TIDAR TAHUN 2016

Berdasarkan hasil Ujian Tahap I Tes Psikologi yang dilaksanakan pada tanggal 29 Agustus 2016, dengan ini diumumkan bahwa peserta yang nomor ujian dan namanya tercantum pada Lampiran I dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti Ujian Tahap II Tes Microteaching dan Wawancara yang pelaksanaannya tercantum dalam Lampiran II Pengumuman ini.
Demikian untuk menjadi perhatian.

PENGUMUMAN HASIL TES PSIKOLOGI REKRUTMEN DOSEN UNTIDAR_2 September 2016

PENGUMUMAN PENUNDANAAN HASIL TES PSIKOLOGI UNTIDAR

Menyusuli Pengumuman Rektor No. 1075.a/UN27/KP/2016 tanggal 22 Agustus 2016 pada huruf D angka 4, bahwa Pengumuman lulus seleksi tahap I Tes Psikologi yang semula direncanakan akan diumumkan pada tanggal 1 September 2016 ditunda sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan karena penilaian Hasil Tes Psikologi masih dalam proses. Kepada para peserta seleksi dimohon untuk aktif memantau informasi selanjutnya melalui laman http://www.untidar.ac.id.

Demikian, untuk dimaklumi.

PENGUMUMAN PENUNDANAAN HASIL TES PSIKOLOGI UNTIDAR

JAMU “HARTA KARUN” BANGSA YANG TERLUPAKAN

MAGELANG – Jamu atau djamoe merupakan singkatan dari djampi dan oesodo. Djampi berarti penyembuhan dengan ramuan obat-obatan atau doa dan ajian sedangkan oesodo berarti kesehatan. Jadi, jamu dapat diartikan ramuan obat untuk kesehatan.

“Masyarakat lupa, dahulu, jamu pernah menjadi satu-satunya obat ketika mereka sakit. Terbukti berkasiat, aman dan yang paling terpenting adalah merupakan warisan nenek moyang kita,” tutur Agung.

Ir. A. Agung Shusena, Direktur Utama Gujati Group yang menaungi perusahaan jamu Gujati 59 membagi pengalamannya berwirausaha dalam kuliah umum, Jumat (26/08) di auditorium Universitas Tidar. Pengusaha jamu dari Solo ini membuktikan bahwa jamu yang lekat dengan kesan “kuno” ini masih menjanjikan di dalam dunia wirausaha.

Pertama, Indonesia menyimpan 30.000 jenis tanaman yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku jamu. Kedua, segi pengalaman, Indonesia memiliki riwayat panjang dalam pembuatan jamu. Tertulis dalam Serat Kawruh dan Serat Centhini di perpustakaan Keraton Surakarta ditemukan 1.734 ramuan obat tradisional beserta kegunaannya. Terlebih banyak tokoh pesohor Indonesia yang terbukti awet muda dan tetap terjaga kesehatannya dengan rutin meminum jamu seperti Moeryati Sudibyo dan Poppy Darsono.

“Munculnya berbagai macam obat kimia yang beresiko tinggi membuat sebagian orang mulai menengok kembali jamu dan obat herbal. Peluang ini bisa dimanfaatkan dalam pengembangan usaha jamu yang dikelola dengan sistem manajemen modern,” tambah alumnus jurusan Agronomi, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor ini.

Menurutnya, sisi tradisional jamu gendong tetap harus dipertahankan namun tidak menutup kemungkinan pemasaran dan pengolahan jamu secara modern juga perlu ditingkatkan. Seperti halnya produk lainnya, jamu harus bisa mengikuti perkembangan jaman. Masyarakat tidak perlu menunggu Mbok Jamu lagi namun bisa kapan saja meminum jamu dalam bentuk kemasan praktis.

Fransina (kedua dari kiri) sedang mewawancari Ir. A. Agung Shusena sesuai Kulaih Umum.

Fransina (kedua dari kiri) sedang mewawancari Ir. A. Agung Shusena sesuai Kuliah Umum.

Salah satu peserta kuliah umum, Fransina Auscsilia Kedeikoto, mahasiswa semester 1, Prodi Administrasi Negara asal Nabire, Papua mengaku terinspirasi menjadi seorang pengusaha setelah mengikuti kuliah umum ini. “Saya menyempatkan diri menanyakan beberapa pertanyaan secara langsung kepada Pak Agung. Harapannya ilmu yang saya dapat ini besok bisa terapkan saat saya memulai usaha sendiri,” kata Fransina.

Kuliah umum merupakan agenda rutin yang diselenggarakan UNTIDAR sebelum mahasiswa baru memulai kuliah pertamanya. Mengusung tema “Pengembangan Jiwa Kewirausahaan bagi Mahasiswa” bertujuan untuk memotivasi serta memunculkan bibit-bibit wirausaha muda dari dalam kampus. Kuliah umum diikuti seluruh mahasiswa tahun akademik 2016/2017 sebanyak 1119 mahasiswa ditambah beberapa tamu undangan dari kalangan dosen serta UKM tingkat universitas. Dalam kesempatan ini, Agung juga membagikan salah satu produknya yaitu jamu kemasan Kunyit Asam yang dibagikan kepada seluruh peserta kuliah umum.(DN)

FGD PUSAT KARIR UNTIDAR BERSAMA MINTA HARSANA

MAGELANG – Minta Harsana, A.Par., M.Sc., Ketua Career Develelopment Center UNY dalam FGD UPT Karir dan Kewirausahaan, Selasa (23/08) menyatakan bahwa perguruan tinggi merupakan tempat pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, budaya serta persiapan sumber daya manusia yang andal. “Perguruan tinggi juga perlu memperlengkapi dan mempersiapkan lulusan untuk memperoleh lapangan kerja,” tuturnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Hibah Pusat Karir (PHPK) PT dari Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi yang resmi diterima UNTIDAR Februari lalu. PHPK-PT ini bertujuan untuk memfasilitasi pendirian dan pengembangan pusat karir PT, fungsi dan kegiatannya. Selain itu dilakukan juga pembinaan pusat karir di tingkat PT. Luaran program ini adalah terbentuk dan berfungsinya sistem karir di tingkat PT.

“Sebelumnya kami mengadakan studi banding pengelolaan kelembagaan pusat karir di Polines dan UNY. Kini kami mengajak pimpinan universitas dan fakultas, dosen serta mahasiswa dalam FGD dalam persiapan pembentukan pusat karir di UNTIDAR,” kata Sigit Joko Purnomo, S.T., M.T. sebagai Kepala Divisi Pengembangan Karir dan Pelatihan, UPT Karir dan Kewirausahaan UNTIDAR.

Dra. Mursia Ekawati, M.Hum., Kepala Pusat Karir dan Kewirausahaan menyerahkan kenang-kenangan kepada Minta Harsana, A.Par., M.Sc., Ketua Career Develelopment Center UNY.

Dra. Mursia Ekawati, M.Hum., Kepala Pusat Karir dan Kewirausahaan menyerahkan kenang-kenangan kepada Minta Harsana, A.Par., M.Sc., Ketua Career Develelopment Center UNY.

Kedepannya, pusat karir UNTIDAR diharapkan menjadi “pintu” yang menyediakan berbagai informasi mengenai lowongan pekerjaan serta pelatihan-pelatihan yang mendukung lulusan UNTIDAR agar lebih cepat memperoleh pekerjaan. Seperti halnya yang disampaikan Ketua CDC UNY, Minta Harsana, idelalnya kegiatan pusat karir terdiri dari seminar dan pelatihan, magang, bursa kerja online, pameran bursa kerja, rekrutmen kampus (campus recruitment), konseling karir, tracer study.

Tim Pusat Karir dan Kewirausahaan UNTIDAR terdiri dari Dra. Mursia Ekawati, M.Hum. sebagai Kepala Pusat Karir dan Kewirausahaan; Dr. Farikah, M.Pd. sebagai sekretaris; Sigit Joko Purnomo, S.T., M.T. sebagai Kepala Divisi Pengembangan Karir dan Pelatihan; serta Nuwun Priyono, S.E., M.Ak., Akt. Sebagai Kepala Divisi Pengembangan Kewirausahaan dan Pelatihan. (DN)

TADJUS SOBIRIN : TIADA PULANG TANPA PRESTASI

Tadjus Sobirin, mahasiswa program studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik berhasil menjadi satu-satunya wakil UNTIDAR yang kisahnya dibukukan bersama 98 mahasiswa Bidikmisi lainnya dalam buku bertajuk “Para Pembidik Mimpi, 99 Kisah Bidikmisi Berprestasi”. Buku ini merupakan gagasan Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi untuk menghimpun inspirasi dari para penerima bantuan pendidikan Bidikmisi. Selain itu juga sebagai media menyampaikan aspirasi dan wujud dedikasi atas bantuan yang diberikan pemerintah.

Mengusung judul “Tiada Pulang Tanpa Prestasi”, Tadjus menceritakan bagaimana dirinya sangat bersyukur bisa mendapatkan Bidikmisi. “Jangankan kuliah, lulus SMA saja sudah merupakan suatu pencapaian luar biasa bagi anak pedagang kecil seperti saya,” tutur Tadjus. Bidikmisi sudah menjembatani untuk meraih mimpi-mimpinya bahkan besar kemungkinan untuk mewujudkannya menjadi kenyataan dikemudian hari nanti.

Mahasiswa Bidikmisi dituntut berprestasi baik dalam bidang akademik maupun non akademik. Tuntutan ini tidak pernah dianggap sebagai beban bagi seorang Tadjus tapi sebagai wujud terima kasih. “Ribuan mahasiswa gagal mendapatkan Bidikmisi maka, bagi yang sudah menerima wajib hukumnya mempertahankan dan membuktikan bahwa kami memang layak mendapatkan bantuan ini,” tambahnya.

Universitas Tidar memberlakukan ketentuan batas minimal IPK mahasiswa Bidikmisi adalah 3.00 serta mahasiswa dituntut aktif dalam kegiatan kemahasiswaan seperti PKM, PMW, PHBD maupun kegiatan lain di luar akademik. Mahasiswa yang tidak memenuhi ketentuan tersebut maka besar kemungkinannya akan dicabut Bidikmisinya dan digantikan mahasiswa lainnya yang lebih membutuhkan.

“Tiada pulang tanpa prestasi adalah kalimat yang selalu terpatri di pikiran saya agar terus berprestasi melebihi teman-teman lainnya sampai terpikir saya tidak berani pulang ke rumah ketika tidak ada cerita yang membuat orang tua saya tersenyum, entah itu prestsi akademik, non akademik maupun organisasi,” kata mahasiswa kelahiran Temanggung, 17 Desember 1995 ini.

Sejak semester pertama, Tadjus tercatat belum pernah mendapat IPK selain cumlaude. Tadjus mematahkan stigma mahasiswa prodi Teknik Sipil yang sulit mendapatkan IP cumlaude. Selain itu, dia juga aktif dalam kegiatan organisasi yaitu Ketua Himpunan Mahasiswa Bidikmisi UNTIDAR (Himadiktar), Ketua Departemen Akpro UKAI Ar-Ribath, Staff Difisi Sosmas BEM-FT dan Staff Difisi Advokasi Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Teknil Sipil. Beberapa prestasi yang pernah diraih yaitu Runner Up Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) UNTIDAR tahun 2015, peserta program Ibk UNTIDAR tahun 2016 “Pemanfaatan Limbah Karung Beras Menjadi Alat Cuci Perabotan Rumah Tangga”.

Buku antologi “Para Pembidik Mimpi” ini  diberikan melalui Kemenristekdiktik kepada Presiden Ir. Joko Widodo pada acara Hari Kebangkitan Teknologi Nasional yang dipusatkan di Solo awal Agustus lalu. Serta dibagikan sebagai cinderamata kepada seluruh peserta peringatan Harteknas sekaligus Temu Nasional Mahasiswa Bidikmisi, Adik Papua Daerah 3T dan SM3T, PPGSM3T dan PPGT se-Indonesia yang terdiri dari ratusan mahasiswa yang berasal dari Sabang sampai Merauke. (DN)

PKMK 2016 : PENGGEMUKAN KELINCI REX MURAH DENGAN PAKAN FERMENTASI LIMBAH

Hafidha Ade Lutfiana, Heri Susanto dan Achmad Heru Triatmoko berhasil memanfaatkan limbah ampas tahu, batang pohon pisang dan sisa sayur limbah rumah tangga menjadi pakan ternak kelinci. Ketiga mahasiswa Prodi Agroteknologi, Fakultas Pertanian ini mengolah limbah tersebut menjadi pakan fermentasi yang terbukti dapat menikkan berat badan/menggemukkan kelinci dari berat 1kg menjadi 3-5 kg dalam waktu 2 bulan.

“Batang pisang dan sisa sayur dipotong kira-kira ukuran 3 cm lalu dicampurkan dengan ampas tahu yang sudah diperas untuk mengurangi kadar air. Kemudian ditambahkan EM4 dan molase. Pakan ini siap digunakan 2 hari setelah pembuatan,” jelas Hafidha.

EM4 atau effective microorganism adalah biakan bakteri yang biasanya digunakan sebagai aktifator kompos. Kandungan beberapa bakteri seperti bakteri fotosintetik, lactobacillus sp, streptomycetes sp, ragi (yeast) dan actinomycetes membantu proses fermentasi pakan ternak. Sedangkan molase atau tetes tebu adalah sisa pengkristalan gula pasir yang mengandung vitamin B kompleks serta karbohidrat tinggi yaitu 48-60% melengkapi proses fermentasi serta menambah nilai gizi pakan ternak.

Ide penggemukan kelinci ini dipilih Hafidha dan kedua teman satu tim PKMKnya karena perawatan kelinci tergolong mudah jika dibandingkan hewan ternak lainnya. Terlebih, penggunakan pakan fermentasi limbah  memangkas sebagian pengeluaran untuk pakannya. Bahan batang pisang, ampas tahu dan sisa sayur rumah tangga dapat ditemukan dengan mudah di daerah Salaman, Kabupaten Magelang, rumah Heru yang juga sekaligus menjadi lokasi penggemukan kelinci. Lokasi ini juga dekat dengan tempat pemasaran kelinci siap jual yaitu disekitaran wilayah Borobudur.

Kelinci Rex yang sudah siap jual berbobot 3-5 kg hasil pemberian makanan fermentasi selama 2 bulan.

Kelinci Rex yang sudah siap jual berbobot 3-5 kg hasil pemberian makanan fermentasi selama 2 bulan.

Pemilihan kelinci jenis Rex dikarenakan harganya yang murah serta tergolong kelinci untuk budidaya pedaging atau dikonsumsi. Budidaya maupun penggemukan kelinci juga tergolong masih sedikit ditemukan di wilayah Kota maupun Kabupaten Magelang sehingga pangsa pasarnya masih luas.

“PKMK penggemukan kelinci ini berpotensi menjadi usaha yang menjanjikan. Kelinci usia 2 bulan seharga Rp 60.000 dengan berat rata-rata 1 kg, setelah dua bulan menjalani program penggemukan akan bertambah berat badannya menjadi 3-5 kg atau seharga Rp 180.000 – Rp 300.000/ekornya,” tambah Hafidha.

Pakan ternak hasil fermentasi terbukti lebih signifikan menaikkan berat badan ternak jika dibandingkan pakan biasa berupa pelet atau sayuran saja. Kombinasi pakan fermentasi, pelet dan sayuran juga diperlukan agar kelinci tidak bosan. Kandungan beberapa bakteri baik dalam pakan fermentasi juga membantu memperbaiki sistem pencernaan dan meningkatkan nafsu makan. Selain itu juga dapat digunakan sebagai pakan alternatif saat harga pelet atau sayur sedang mahal. (DN)

KULIAH UMUM “Pengembangan Jiwa Kewirausahaan bagi Mahasiswa”

undangan buat mahasiswa

undangan buat mahasiswa 002

Keterangan :

  1. Kuliah Umum WAJIB diikuti oleh seluruh mahasiswa baru Tahun Akademik 2016/2017.
  2. Mahasiswa wajib menggunakan jas almamater dan datang tepat waktu.
  3. Kuliah Umum dibagi dalam 2 sesi yaitu :

Sesi  1
Pukul : 07.00 – 09.15 WIB
Seluruh Mahasiswa Otadama 2016 Gelombang 1

Sesi 2
Pukul : 09.15 – 11.30 WIB
Seluruh Mahasiswa Otadama 2016 Gelombang 2

 

KOMARUDIN HIDAYAT : PERKUAT KARAKTER LANGKAH AWAL UNTIDAR GO NASIONAL

MAGELANG – Prof. Dr. Komaruddin Hidayat menjelaskan pentingnya karakter (image) dalam membangun sebuah kepercayaan masyarakat terhadap UNTIDAR. Seperti halnya sebuah produk, UNTIDAR perlu memiliki ciri khas yang memposisikannya sebagai tempat ideal dalam melanjutkan pendidikan tinggi. “Apa saja yang bisa UNTIDAR tawarkan pada khalayak luas? Minimal untuk menarik calon mahasiswa baru untuk datang kesini,” jelasnya.

Dalam dunia marketing, service oriented menjadi strategi jitu pemasaran yang mampu menjadi daya tarik sebuah produk. “Sama-sama sebuah perguruan tinggi tapi pasti mempunyai sistem pelayanan yang berbeda. Mutu yang baik namun pelayanan kurang mempengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat,” tambahnya.

Menuju UNTIDAR Go Nasional, kampus dituntut mulai berbenah mulai dari sikap, orientasi dan menentukan posisioning yang jelas antara teaching, research atau enterpreneur university. Selain itu, kampus juga harus dikondisikan terus “maju” tidak hanya jalan ditempat dengan meningkatkan suasana, fasilitas, dan stimulus/insentif. “Dosen harus punya rasa gelisah untuk maju, kalau perlu sering-seringlah datangkah motivator-motivator handal sebagai pemicu,” kata Prof. Komaruddin.

Pembekalan 2

Kegiatan outbond bersama atau pelatihan drama dapat dijadikan sarana peningkatan kerjasama, pengenalan karakter serta wadah mengekspresikan diri. Sepakat dengan pendapatnya, Drs. Budiono, M.Pd. dosen Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Pendidikan sekaligus moderator pada acara ini menyatakan bahwa kegiatan yang melibatkan dosen maupu tenaga pendidik mampu meningkatkan kekompakan dalam meraih tujuan bersama.

Pembekalan ini mendapat respon positif dari para peserta. “Satu yang bisa dipetik dari penuturan beliau yaitu pegawai yang bahagia akan lebih produktif,” tutur Winda Candra Hantari, S.S., M.A., dosen Prodi PBSI, FKIP. Selain itu, gaya bahasa dan penuturan materi yang dikaitkan dengan fenomena sehari-hari membantu para peserta memahami tujuan bersama sebagai lembaga maupun sebagai dosen. “Bahasanya sederhana namun penuh makna sangat memberi wawasan dan pengetahuan baru bagi saya,” kata Lilia Indriani, A.Pd., M.Pd.

Pada acara Pembekalan Dosen-Dosen UNTIDAR dalam Rangka Pelaksanaan Perkuliahan Tahun Akademik 2016/2017, Senin (22/08) bertempat di Grand Artos Hotel & Convention selain Prof. Komaruddin, seluruh peserta juga mendapat pengarahan dari Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd. mengenai kebijakan umum UNTIDAR serta beberapa pencapaian, baik yang sudah dan yang masih dalam perencanaan termasuk pembahasan usulan prodi baru dan rencana pembuatan mobil listrik. (DN)

Penerimaan Pegawai Kontrak sebagai Dosen di lingkungan Universitas Tidar Tahun 2016 (Revisi)

Universitas Tidar memberikan kesempatan kepada Warga Negara Indonesia untuk menjadi Pegawai Kontrak (Formasi Dosen) dengan ketentuan sebagai berikut :

Lowongan Dosen Untidar_Agustus 2016_REVISI