Mapala Sulfur Untidar Taklukkan Gua Jomblang

 

    Sabtu dan Minggu, 31 Januari s.d. 1 Februari 2015, 10 orang anggota Unit Kegiatan Mahasiswa Mahasiswa Pecinta Alam Sulfur Untidar adakan caving di Gua Jomblang. Caving atau Jelajah Gua adalah aktivitas yang biasa dilakukan oleh Mahasiswa Pecinta Alam. Bagi anggota Mapala Sulfur ini adalah untuk pertama kalinya. Caving adalah salah satu kegiatan petualangan di alam bebas. Kegiatan yang disukai karena tantangannya sangat berbeda dengan kegiatan lain, semisal mendaki gunung atau arung jeram. Caving atau susur gua adalah kegiatan alam yang mencoba menelusuri alam di bawah tanah dalam keadaan gelap dan hanya menggunakan penerangan kecil, semisal senter. Tapi bagi para Caver ( Penggiat susur gua ), itu menjadi tantangan tersendiri. Mapala Sulfur memilih untuk berpetualang di Gua Jomblang. Salah satu alasannya Gua Jomblang merupakan salah satu gua dari ratusan goa di kawasan Gunungkidul yang terkenal karena keunikan dan keindahannya. Tidak heran jika Gua Jomblang pernah dijadikan tempat pengambilan gambar acara Amazing Race Amerika pada tahun 2011 dan ini juga yang semakin membuatnya populer.

    Gua Jomblang merupakan gua vertikal yang bertipe collapse doline. Goa ini terbentuk akibat proses geologi amblesnya tanah beserta vegetasi yang ada di atasnya ke dasar bumi yang terjadi ribuan tahun lalu. Runtuhan ini membentuk sinkhole atau sumuran yang dalam bahasa Jawa dikenal dengan istilah luweng. Itulah yang membuat unik karena di dalam goa terdapat luas mulut goa sekitar 50 meter. Mulut goa inilah yang sering disebut dengan nama Luweng Jomblang. Untuk memasuki Goa Jomblang yang tingginya 80 meter ini diperlukan nyali yang besar. Juga diperlukan kemampuan teknik tali tunggal atau single rope technique (SRT). 80 meter bukanlah jarak yang pendek. Untuk menuruninya juga harus perlahan. Namun setelah beberapa meter turun biasanya rasa panik akan hilang dan berganti rasa yang sangat menyenangkan. Gua Jomblang juga dikenal dengan Hutan Purba di dalamnya. Ini yang menjadi daya tarik tersendiri. Karena Caving bukan hal yang mudah, tidak semua anggota Mapala mengikuti kegiatan ini. Hanya 8 orang anggota laki-laki dan 2 orang perempuan yang mengikuti ekspedisi kali ini. Meskipun medan cukup berat, 10 Caver Untidar berhasil menaklukkan Goa Jomblang.

Mapala Sulfur Untidar selama ini memang sangat aktif mengadakan kegiatan yang berhubungan dengan alam. Mapala Sulfur  memiliki 6 divisi yaitu Rimba Gunung, Caving, Olahraga Arus Deras, Lingkungan Hidup, Panjat dan SAR. 
    

BENGKEL SENI SUKSES PENTASKAN “SANG DURJANA SENJA”

Unit Kegiatan Mahasiswa Bengkel Seni Untidar untuk kesekian kalinya menggelar "Pentas Perdana Gladhen 16". Pentas Perdana adalah penampilan dari cantrik-cantrik Bengkel Seni yang baru saja bergabung menjadi anggota Bengkel Seni. Pentas Perdana kali ini diwujudkan dalam "Sang Durjana Senja". "Sang Durjana Senja" adalah sebuah penampilan kolaborasi enam unsur seni yaitu seni teater, musik, film, sastra, tari dan dan seni rupa. Mereka yang tampil adalah para cantrik baru bengkel seni yang notabene adalah mahasiswa semester 1 Untidar. Sebelum menjadi anggota bengkel seni, calon anggota diwajibkan untuk mengikuti gladhen. Pentas perdana merupakan ajang untuk menunjukkan kemampuan cantrik baru dalam berkesenian. "Sang Durjana Senja" bercerita tentang fenomena kehidupan rakyat kecil yang jauh dari kemewahan, dan harus rela hidup dalam kekurangan, karena seringkali secara tidak langsung dirugikan oleh ulah pejabat yang menyalahgunakan kekuasaan untuk melakukan korupsi, kolusi dan sejenisnya. Penampil berjumlah kurang lebih 44 orang. Selama kurang lebih 2 jam, 400 penonton yang memadati auditorium Untidar menyaksikan aksi teater, tari, seni rupa, film, dan sastra yang dikemas apik, disutradarai oleh Guntur Nugroho. " Kurang lebih 2 bulan kami mempersiapkan ini. Karena tidak mudah menyatukan 44 artis dalam satu kolaborasi". Meskipun penampilan kali ini belum sempurna, tapi kami cukup puas dengan penampilan para cantrik baru ", kata Welly Handoko selaku Lurah/Ketua Bengkel Seni. Saya juga senang karena apresiasi mahasiswa Untidar begitu tinggi. "Terbukti kurang lebih 400 orang datang menyaksikan acara ini, tambah Welly". Pentas Perdana ini menandai 16 tahun eksistensi Bengkel Seni sebagai sebuah unit kegiatan mahasiswa yang konsisten mewadahi minat dan kreativitas mahasiswa Untidar dalam berkesenian. Bengkel Seni terdiri dari 6 Divisi yaitu Tari, Teater, Sastra, Rupa, Musik dan Film. Berbagai kegiatan rutin dilaksanakan diantaranya Gladhen Cantrik, Pentas Perdana, Latihan Bersama,  dan di tahun 2015 ini beberapa kegiatan baru akan dilaksanakan diantaranya Pagelaran tari, Pameran Seni Rupa (Art Exibition), Kompilasi Layar Indie, dan Antologi Puisi.

BEM KM UNTIDAR ADAKAN MUSYAWARAH KERJA BLM, BEM DAN UKM

Kamis 29 Januari 2015, Musyawarah Program Kerja BLM, BEM dan UKM digelar. Acara dimulai sejak pukul 09.00 WIB dan berakhir pukul 15.00. Hadir dalam acara ini para mahasiswa yang aktif dalam organisasi kampus yaitu Badan Legislatif Mahasiswa, Badan Eksekutif Mahasiswa dan Unit Kegiatan Mahasiswa. Di Universitas Tidar, selain Badan Legislatif Mahasiswa dan BEM Universitas, juga terdapat BEM di tingkat Fakultas, Himpunan Mahasiswa Jurusan di tingkat Program Studi, dan bermacam Unit Kegiatan Mahasiswa yaitu Resimen Mahasiswa, Mahasiswa Pecinta Alam Sulfur, Bengkel Seni, Lembaga Pers Mahasiswa M@T@, Unit Kegiatan Agama Islam Ar-Ribath, Unit Kegiatan Mahasiswa Kristiani, Paduan Suara Gema Suara Tidar, Pencak Silat Merpati Putih, UKM Pramuka, dan UKM Olahraga. Selain UKM yang sudah terlebih dahulu eksis ada juga Unit Kegiatan yang sedang berproses menjadi Unit Kegiatan Mahasiswa yaitu Unit Kegiatan Taekwondo, Koperasi Mahasiswa Wirausaha, dan Unit Kegiatan Anti Narkoba. 

    Acara diawali dengan sambutan Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof. Ir. Ali Munawar, Msc., Ph.D., Prof. Ali dalam sambutannya mengingatkan agar mahasiswa yang aktif berorganisasi bisa membagi waktu dengan baik sehingga meskipun aktif berorganisasi, tetap memiliki prestasi akademik yang baik. "Mahasiswa Untidar adalah generasi elit, karena tidak semua orang bisa mengenyam pendidikan di perguruan tinggi apalagi perguruan tinggi negeri, sehingga selama menjadi mahasiswa diharapkan bisa memanfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk melaksanakan kegiatan yang positif", kata Prof. Ali.  Dalam musyawarah kali ini, setiap unit yang ada mempresentasikan program kerjanya masing-masing yang akan dilaksanakan di tahun 2015. Semua Program Kerja yang sudah diajukan akan direview oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, untuk kemudian didiskusikan dengan Wakil Rektor II dan Unit maupun Fakultas yang terkait. Diharapkan pertengahan bulan Februari sudah bisa dirumuskan program kerja apa saja yang bisa terealisasi berikut dananya. Wakil Rektor III Untidar Dr. Bambang Kuncoro, M.Si dalam arahannya menjelaskan beberapa hal penting, diantaranya mengenai perlunya kehati-hatian dalam menyusun anggaran. UKM juga diharapkan bisa melakukan beberapa analisa mencakup analisa harga, analisa SWAT juga analisa kebutuhan, dalam menyusun program kerja. Disamping itu diharapkan program kerja sejalan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan PIP Untidar yaitu Kewirausahaan dan Pembangunan Perdesaan.

Racana Panglima Polim-Nyi Ageng Serang Seleksi Anggota Brigsus

RACANA PANGLIMA POLIM-NYI AGENG SERANG UNTIDAR SELEKSI ANGGOTA BRIGADE KHUSUS

      Untuk pertama kalinya Racana Panglima Polim-Nyi Ageng Serang akan membentuk Brigade Khusus (Brigsus). Brigade Khusus adalah satuan elit yang solid dan loyal dalam mengembangkan kegiatan di Racana Panglima Polim-Nyi Ageng Serang. Satuan yang memiliki kecakapan khusus dan siap mengabdikan diri di satuan gugus depan maupun di masyarakat. Pandu yang memiliki kecakapan khusus dan kemampuan lebih namun tetap berpegang teguh pada norma agama dan norma kemasyarakatan. "Akan dipilih 10 anggota, untuk menjadi bagian dari Brigsus".jelas Puguh Muhammad Setyawan, Ketua Racana Panglima Polim-Nyi ageng Serang.  

      Tes tertulis kali ini diikuti oleh 31 peserta. Selain tes tertulis, juga akan dilaksanakan tes fisik dan mental. Nantinya mereka yang lolos seleksi akan rutin mengikuti berbagai latihan agar menguasai pengetahuan umum dan kepramukaan, trampil serta memiliki watak yang kuat dan kreatif.  "Targetnya Maret 2015, Brigsus sudah terbentuk. Setelah terbentuk Brigsus akan berkomitmen untuk lebih mengaktifkan kegiatan Kepramukaan di Untidar", kata Puguh. 

       Pramuka adalah kegiatan yang sangat positif, jauh dari kegiatan hura-hura dan hedonis. Selain membentuk karakter disiplin, mandiri, bertanggung jawab dan gemar menolong sesama, Pramuka juga mengajarkan anggotanya untuk selalu mencintai lingkungan.  "Diharapkan dengan adanya Brigsus dalam tubuh Racana Panglima Polim-Nyi Ageng Serang Untidar, Kegiatan Kepramukaan di lingkungan Universitas Tidar bisa semakin berkembang, banyak mahasiswa yang mau terlibat aktif, sehingga akan menghasilkan generasi muda yang unggul, mandiri namun tetap rendah hati", tambah Puguh. 

 

10 Proposal Mahasiswa Untidar Lolos PKM 2015

Tahun ini 10 Proposal yang diajukan oleh Mahasiswa Untidar berhasil lolos Program Kreativitas Mahasiswa. 10 Proposal tersebut adalah :

 

1. Bbm Murah : Beternak Bebek Mudah Dengan Modifikasi Ransum Dari Limbah

Ketua : Ahmadi, Kategori PKM Kewirausahaan

2. Saatnya Si Manis Menjadi Ber "Uang"

Ketua : Cita Puspitaning, Kategori PKM Kewirausahaan

3. Berternak Lovebird Lutino Mata Merah

Ketua : Kuhno Rudianto, Kategori PKM Kewirausahaan

4. Budidaya Bibit Durian Petruk Tanaman Asli Indonesia Dengan Multi Kaki (Satu Tanaman Empat Batang Bawah)

Ketua : Muhammad Iqbal Febriavaldy, Kategori PKM Kewirausahaan

5. Pemanfatan Limbah Pasar Tradisional Untuk Budidaya Pembesaran Ikan Lele Dumbo Untuk Meningkatkan Ekonomi Mahasiswa Dan Menjaga Kelestarian Lingkungan

Ketua : Muhammad Nur Khabib, Kategori PKM Kewirausahaan

6. Tabulampot 3 In 1 (Satu Tanaman Tiga Varietas Berbeda)

Ketua : Wibowo, Kategori PKM Kewirausahaan

7. “Kuburan Pak Kas” (Tungku Peleburan Kampas Bekas) Sebagai Solusi Aplikatif Untuk Mengurangi Dan Meningkatkan Nilai Ekonomi Limbah Kampas Bekas

Ketua : Afi Sodik, Kategori PKM Penerapan Teknologi

8. “One Engine Four Function” Untuk Sentra Kerajinan Sangkar Burung

Ketua : Danang Henri Wibowo, Kategori PKM Penerapan Teknologi

9. Si Catulit "Mesin Pemecah Batu Penghasil Split" Portable Stone Crusher Dengan Metode Gearbox Yang Hemat Energi

Ketua : Eko Sulisyanto, Kategori PKM Penerapan Teknologi

10. “Petualang Rimba” Pemotong Rumput Ramah Lingkungan, Aplikatif Dan Tanpa Bahan Bakar

Ketua : Umar Najib, Kategori PKM Penerapan Teknologi

 

Selamat dan sukses, dan terus berkarya !

Mahasiswa Untidar Gali Ilmu Melalui Kopi Tidar

             Selama kuliah, mahasiswa diharapkan bisa mengembangkan potensi yang ada dalam diri sebaik-baiknya. Selain berkutat dengan kegiatan akademis, perlu juga aktif dalam kegiatan kemahasiswaan dalam rangka mengembangkan softskill yang dimiliki. Pengembangan softskill bisa didapatkan salah satunya melalui Unit Kegiatan Mahasiswa. Di Universitas Tidar saat ini ada sekitar 12 Unit Kegiatan Mahasiswa yaitu Resimen Mahasiswa, Mahasiswa Pecinta Alam, Bengkel Seni, Lembaga Pers Mahasiswa, Pramuka, Unit Kegiatan Agama Islam, Unit Kegiatan Mahasiswa Kristiani, UKM Olahraga, Paduan Suara, Pencak Silat, Taekwondo dan Radio Untidar. Mahasiswa bisa memilih UKM sesuai dengan minat dan bakat yang dimiliki. 
              Meskipun sudah banyak UKM yang ada, masih banyak ketrampilan yang perlu digali. Berangkat dari pemikiran ini, muncullah ide untuk mendirikan Komunitas Kopi Tidar. Adalah Anendya Enggar Pradipta, mahasiswa Teknik Mesin Universitas Tidar Semester 1 yang menggagas Kopi Tidar bersama dengan teman teman satu kelompok yang saat itu bersama-sama mengikuti kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan yang diadakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Untidar. 
                Kopi Tidar adalah singkatan dari Komunitas Penggali Ilmu Tidar. Meskipun Penggeraknya adalah mahasiswa Untidar namun tiap kali mengadakan acara, bisa diikuti oleh mahasiswa dari luar kampus Untidar. Sejak 2 Desember 2014, Kopi Tidar rutin mengadakan pertemuan mingguan. Acara biasanya diadakan setiap hari Rabu, membahas tema tertentu dan menghadirkan pemateri yang kompeten di bidangnya. Sampai saat ini sudah 5 kali pertemuan diadakan. Acara selalu dikemas santai tapi serius. Yang dibahas beragam seperti materi Tentang Public Speaking, Orasi, Pidato, Presentasi dll. Arfi salah seorang aktivis Kopi Tidar mengatakan kegiatan yang selama ini telah dilaksanakan membuatnya tahu banyak hal baru. Materi yang didapat selama pertemuan biasanya memang belum terlalu mendalam. Namun paling tidak cukup memberi gambaran mengenai suatu bidang atau ilmu yang bisa digali lebih dalam lagi sesuai dengan minat masing-masing peserta. Banyak mahasiswa Untidar yang antusias untuk mengikuti kegiatan ini. Kedepan Enggar yang saat ini menjadi Ketua Kopi Tidar berharap semakin banyak mahasiswa yang mau mengikuti pertemuan yang diadakan, sehingga semakin terbuka wawasannya untuk mengembangkan softskill yang dimiliki yang tentunya akan sangat bermanfaat saat lulus kuliah nanti.  

Faperta Adakan Sarasehan di Auditorium Untidar

       Sabtu, 24 Januari 2015, Dosen, Karyawan dan Mahasiswa Fakultas Pertanian Program Studi Agroteknologi berkumpul di auditorium Universitas Tidar mengikuti acara Sarasehan Faperta. Dalam suasana santai baik dosen, karyawan maupun mahasiswa secara bergantian tanya jawab mengenai berbagai persoalan, mulai dari kegiatan akademis/perkuliahan, kegiatan ekstrakurikuler, field trip dsb. Dekan Fakultas Pertanian Ir. Hadi Riyanto, M.Sc memberikan banyak penjelasan mengenai kegiatan kurikuler. "Mahasiswa Faperta di semester 2 nanti harus lebih giat kuliah, karena sarana dan prasarana sudah mendukung. Saat ini di semua ruang kelas sudah dilengkapi dengan LCD proyektor sehingga kegiatan kuliah tatap muka bisa lebih efektif", ungkap Hadi."Kuliahlah tepat waktu dan lulus dengan nilai yang memuaskan", tambahnya.  Selain penjelasan dari Dekan Faperta, dalam kesempatan ini Wakil Rektor I Untidar Prof. Ir. Ali Munawar, M.Sc yang baru saja dilantik berkenalan lebih dekat dengan sivitas akademika Faperta. Prof. Ali yang memiliki latar belakang pendidikan Ilmu Tanah, akan mengajar beberapa mata kuliah di Fakultas Pertanian. 
          Dalam forum ini juga dilaksanakan Pelantikan Ketua dan Fungsionaris BEM Faperta. Ketua BEM Hony Kharisma mengatakan bahwa salah satu komitmen BEM Faperta kedepan adalah melakukan pendampingan semua Proposal PKM, PMW dan PHBD yang diajukan mahasiswa Fakultas Pertanian. Tahun ini BEM Perta meraih prestasi yang membanggakan karena 5 dari 10 poposal PKM Untidar yang lolos adalah proposal yang diajukan BEM Faperta. Hony berharap kedepan semakin banyak proposal PKM yang lolos dan mengharumkan nama Untidar. 

10 Proposal Mahasiswa Untidar Lolos Program Kreativitas Mahasiswa 2015

Tahun ini 10 Proposal yang diajukan oleh Mahasiswa Untidar berhasil lolos Program Kreativitas Mahasiswa. 10 Proposal tersebut adalah :

1. Bbm Murah : Beternak Bebek Mudah Dengan Modifikasi Ransum Dari Limbah

Ketua : Ahmadi, Kategori PKM Kewirausahaan

2. Saatnya Si Manis Menjadi Ber "Uang"

Ketua : Cita Puspitaning, Kategori PKM Kewirausahaan

3. Berternak Lovebird Lutino Mata Merah

Ketua : Kuhno Rudianto, Kategori PKM Kewirausahaan

4. Budidaya Bibit Durian Petruk Tanaman Asli Indonesia Dengan Multi Kaki (Satu Tanaman Empat Batang Bawah)

Ketua : Muhammad Iqbal Febriavaldy, Kategori PKM Kewirausahaan

5. Pemanfatan Limbah Pasar Tradisional Untuk Budidaya Pembesaran Ikan Lele Dumbo Untuk Meningkatkan Ekonomi Mahasiswa Dan Menjaga Kelestarian Lingkungan

Ketua : Muhammad Nur Khabib, Kategori PKM Kewirausahaan

6. Tabulampot 3 In 1 (Satu Tanaman Tiga Varietas Berbeda)

Ketua : Wibowo, Kategori PKM Kewirausahaan

7. “Kuburan Pak Kas” (Tungku Peleburan Kampas Bekas) Sebagai Solusi Aplikatif Untuk Mengurangi Dan Meningkatkan Nilai Ekonomi Limbah Kampas Bekas

Ketua : Afi Sodik, Kategori PKM Penerapan Teknologi

8. “One Engine Four Function” Untuk Sentra Kerajinan Sangkar Burung

Ketua : Danang Henri Wibowo, Kategori PKM Penerapan Teknologi

9. Si Catulit "Mesin Pemecah Batu Penghasil Split" Portable Stone Crusher Dengan Metode Gearbox Yang Hemat Energi

Ketua : Eko Sulisyanto, Kategori PKM Penerapan Teknologi

10. “Petualang Rimba” Pemotong Rumput Ramah Lingkungan, Aplikatif Dan Tanpa Bahan Bakar

Ketua : Umar Najib, Kategori PKM Penerapan Teknologi

 

Selamat dan sukses, dan terus berkarya !

UNTIDAR Serahkan Beasiswa Bidik Misi kepada 100 Mahasiswa Semester 1

Sebanyak 100 orang mahasiswa semester 1 Universitas Tidar, menerima beasiswa bidik misi. Penerima Bidik Misi berhak untuk mendapatkan biaya kuliah sebesar 2,4 juta per semester dan biaya hidup 3,6 Juta per semester. Biaya hidup sebesar 3,6 juta tidak diterimakan secara langsung melainkan dalam bentuk tabungan. Secara simbolis, dalam acara kali ini, tabungan diserahkan langsung oleh Kepala BRI Cabang Magelang kepada 2 perwakilan mahasiswa penerima Bidik Misi.

            Selain Penyerahan Dana Bidik Misi, Rektor juga menyerahkan seragam kepada 3 Unit Kegiatan Mahasiswa di Lingkungan Universitas Tidar yaitu UKM Menwa, UKM Pramuka  dan UKM Paduan Suara. Dalam sambutannya Rektor Untidar Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd. menyampaikan agar penerima bidik misi lebih giat belajar dibandingkan yang tidak menerima bidik misi. Harus mampu menunjukkan kalau unggul secara akademik. Salah satu persyaratan bidik misi adalah memiliki kemampuan akademik yang baik. Jika selama masa studi prestasi akademik menurun, dana bidik misi bisa dihentikan. “Paling tidak IPK minimal 3.5 “ tandas Rektor. “Mahasiswa sebaiknya juga menyeimbangkan kegiatan kurikuler, kokulikuler dan ekstrakurikuler sehingga memiliki kompetensi yang memadai saat lulus nanti”. Sementara itu Wakil Rektor III, Dr. Bambang Kuntjoro, M.Si menyampaikan perlunya mahasiswa penerima bidik misi untuk selalu disiplin waktu, karena itu merupakan salah satu kunci sukses. “Manfaatkan waktu sebaik-baiknya agar bisa lulus tepat waktu”.

            Acara berlangsung selama kurang lebih 2 jam, di Auditorium Untidar. Dihadiri oleh Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Semua Penerima Bidik Misi, dan fungsionaris UKM di lingkungan Universitas Tidar. 

Wakil Rektor III Lantik Ketua BEM dan BLM Universitas Tidar

            Bertempat di Ruang Multimedia Universitas Tidar, Selasa 6 Januari 2015, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Bambang Kuntjoro, M.Si. melantik Ketua BEM, Wakil Ketua BEM dan Ketua BLM Untidar Periode 2015 – 2016. Aris Priyatmoko dilantik menjadi Ketua Badan Legislatif Mahasiswa, Chaerul Iman dilantik sebagai Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa, dan Listyono Wardoyo sebagai Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa.

            Acara ini dihadiri oleh perwakilan Unit Kegiatan Mahasiswa, perwakilan BEM Fakultas, perwakilan Himpunan Mahasiswa Jurusan serta perwakilan partai-partai yang turut serta dalam Pemilu Raya Universitas beberapa waktu yang lalu.

            Wakil Rektor III dalam sambutannya mengatakan “Semoga ke depan Ketua dan Wakil Ketua BEM, serta Ketua BLM yang baru saja dilantik bisa membawa perubahan yang positif. Kegiatan Kemahasiswaan di Untidar lebih maju sehingga tidak jauh tertinggal dengan PTN yang lain”. Perlu komitmen yang tinggi untuk terus aktif dalam berkegiatan, sehingga mahasiswa bisa unggul di segala lini. Unggul secara akademis maupun non akademis “.