UNTIDAR Uji Coba Mesin 3D Printing Metal Bersama Teknisi Profesional Turki

Dosen Fakultas Teknik, Universitas Tidar melakukan uji coba mesin 3D Printing Metal LPBF (Laser Powder Bed Fusion) bersama Ahmed Sever, seorang application engineer dari Ermaksan Additive.

“Mesin ini adalah terobosan baru dalam teknologi industri manufaktur yang menggunakan prinsip additive manufacturing. Dimana konsep ini sangat sesuai dengan perkembangan teknologi 4.0 saat ini,” jelas Ahmed Server.

Additive manufacturing adalah teknologi yang digunakan untuk membangun objek tiga dimensi (3D) dengan menambahkan bahan secara bertahap dan bertingkat.

“Perkembangan mesin additive manufacturing berkembang cepat di berbagai negara dan mulai digunakan dibeberapa perusahaan terkemuka. Pemanfaatkan teknologi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan jumlah produksi,” tambah Ahmed.

Indonesia adalah negara kedua setelah Malaysia di Asia Tenggara yang mulai memanfaatkan teknologi ini. Mesin 3D Printing Metal LPBF hanya ada 2 di Indonesia dan salah satunya ada di UNTIDAR.

Ermaksan Additive adalah bagian dari Ermaksan Machinery yaitu perusahaan yang memproduksi mesin dengan teknologi additive manufacturing 3D logam pertama di Turki.

Faiz Listyanda, S.T., M.Eng., dosen program studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik yang ikut dalam uji coba mesin 3D Printing Metal LPBF, berharap dengan kehadiran mesin ini UNTIDAR kedepannya bisa memproduksi produk yang bentuknya kompleks.

“Dalam dunia medis seperti implan, baik dari tulang, gigi, ataupun bentuk kompleks lainnya yang tidak bisa di machine-ning, nantinya bisa produksi disini, di UNTIDAR. Penjelasan sederhananya, mesin ini mengubah gambar menjadi produk 3D. Mulai dari melelehkan bahan seperti bubuk metal dengan laser lalu mencetaknya sesuai desain yang telah disesuaikan,” jelasnya saat ditemui, Senin (15/01) di Laboratorium Teknik Mesin, Gedung Laboratorium Terpadu, kampus Sidotopo UNTIDAR.

Untuk sementara penggunaan alat ini diperuntukan untuk penelitian dosen, namun tidak menutup kemungkinan mahasiswa juga bisa ikut menggunakannya dengan bergabung dalam tim penelitian dosen.

“Teknologi ini merupakan teknologi terbaru dari dunia manufaktur yang berfungsi meminimalisir bahan mentah sehingga menjadi bentuk tatal maupun baru,” pungkasnya.

 

Penulis :

Eni Octavia Ariyana dan Nikmatur Rohmah

Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi, Fisipol, UNTIDAR

 

Editor : Humas UNTIDAR

Dirjen Diktiristek: Sistem SNPMB 2024 Dibuat Lebih Adil dan Transparan

Jakarta — Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) resmi diluncurkan. Sistem seleksi masuk perguruan tinggi negeri pada tahun 2024 didasarkan pada Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 62 Tahun 2023 tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Diploma dan Program Sarjana pada Perguruan Tinggi Negeri.

Terdapat tiga jalur seleksi masuk perguruan tinggi negeri yaitu Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan Seleksi Mandiri. Pada SNPMB 2024, ada puluhan PTN yang bisa menjadi pilihan bagi calon-calon mahasiswa meliputi 76 perguruan tinggi negeri (PTN) akademik, 45 PTN vokasi, dan 24 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).

Panitia SNPMB 2024 melakukan beberapa perubahan aturan yang bertujuan mendorong peserta didik fokus mengenali bakat, minat, aspirasi karier serta bertanggung jawab terhadap pilihan yang diambilnya. Pada SNBP 2024, calon mahasiswa yang dinyatakan lolos seleksi jalur prestasi tidak diperbolehkan mengikuti SNBT atau Seleksi Mandiri. Demikian pula dengan SNBT 2024, calon mahasiswa yang lolos dan sudah melakukan daftar ulang pada PTN yang dituju tidak boleh mengikuti Seleksi Mandiri di PTN manapun.

Menanggapi perubahan aturan tersebut, Pelaksana tugas (Plt.) Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Nizam mengatakan bahwa perubahan-perubahan yang ada pada SNPMB 2024 tentunya akan membawa dampak baik bagi calon-calon mahasiswa dan semua pemangku kepentingan.

“Ada beberapa perubahan dalam SNPMB 2024, tetapi prinsip utama kita adalah kita memberikan layanan yang semakin lama semakin baik bagi calon mahasiswa dan juga membangun sistem yang berkeadilan. Sistem yang fair, sistem yang transparan, sistem yang akuntabel dan sistem yang efisien, efektif bagi semua pihak,” tutur Nizam pada Konferensi Pers Peluncuran SNMPB 2024, Jumat (8/12).

Dengan aturan baru ini, menurut Nizam, mahasiswa harus menentukan pilihannya secara jelas. Pada pelaksanaan seleksi penerimaan mahasiswa tahun-tahun sebelumnya kebanyakan mahasiswa yang sudah diterima di salah satu jalur tetap mendaftar lagi di jalur lainnya. Hal ini memungkinkan adanya kekosongan kursi yang akan merugikan semua pihak.

“Kekosongan bangku di perguruan tinggi itu artinya semuanya rugi. Perguruan tinggi rugi, masyarakat yang tadinya bisa masuk mengisi bangku di perguruan tinggi kita itu jadi tertutup kesempatannya karena bangku yang kosong tadi. Hal itu yang ingin kita coba eliminir, hapus atau hindari di tahun ini,” imbuh Nizam.

Perubahan aturan lainnya pada SNBT 2024, calon mahasiswa memiliki kesempatan untuk memilih maksimal empat pilihan program studi (prodi) yang terdiri dari 2 (dua) pilihan program akademik (sarjana) dan 2 (dua) pilihan program vokasi (diploma tiga dan diploma empat/sarjana terapan). Bagi calon mahasiswa yang memilih 1 atau 2 prodi, bebas memilih program apapun. Namun, jika calon mahasiswa memilih 3 prodi, maka harus memilih 2 program akademik dan 1 program vokasi, atau 2 program vokasi dan 1 program akademik. Jika, calon mahasiswa memilih 4 pilihan prodi, maka harus memilih 2 program akademik dan 2 program vokasi dengan minimal 1 program diploma 3.

Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB, Ganefri menjelaskan perubahan terkait pemilihan prodi ini bermaksud menggabungkan pendidikan akademik dengan vokasi pada sistem seleksi masuk PTN 2024. “Bergabungnya pendidikan akademik dengan vokasi, kita harapkan ada peningkatan untuk peminat vokasi. Jadi saat ini kita berikan kesempatan untuk anak-anak kita ada empat pilihan,” ungkap Ganefri.

Selain perubahan terkait kuota maksimal pilihan prodi calon mahasiswa dalam SNBT 2024, format penilaian dalam SNBT 2024 juga sedikit memiliki perubahan. Biasanya soal dalam SNBT hanya berupa pilihan ganda tetapi pada tahun 2024 soal dalam SNBT juga berupa isian singkat. Namun, materi tes untuk SNBT 2024 tetap sama yaitu tentang Tes Potensi Skolastik (TPS), penalaran matematika, dan literasi dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.

Meskipun terdapat perubahan, Plt. Sekretaris Ditjen Diktiristek Tjitjik Srie Tjahjandarie menegaskan hal ini tidak akan menyulitkan mahasiswa. “Memang terdapat perubahan, tetapi ini bukan merupakan soal isian esai yang memerlukan jawaban panjang dan peserta tes harus mengisi rumus serta jawaban-jawaban panjang. Peserta mahasiswa hanya perlu menuliskan jawabannya secara singkat dan merupakan jawaban akhir jika itu soal matematika. Angkanya juga merupakan angka bulat, tidak berupa pecahan sehingga tidak akan menyulitkan mahasiswa dan tetap bisa dinilai lewat sistem komputer,” tutur Tjitjik.

Pada pelaksanaan SNPMB 2024, tim SNPMB juga telah menyediakan kanal pelaporan yang diharapkan mampu memberikan banyak manfaat bagi calon mahasiswa. Hal ini tentunya juga sejalan dengan konsep dan semangat transparansi yang terus dijunjung dalam proses seleksi mahasiswa baru.

“Pada tahun 2023 kanal pelaporan hanya ada di tingkat Itjen saja atau Inspektorat Jenderal Kemendikbudristek. Maka untuk Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru maupun seleksi Mandiri perguruan tinggi 2024, setiap masyarakat boleh melakukan pelaporan sesuai dan tentunya dilengkapi dengan bukti. Tentunya pelaporan ini dilakukan ke setiap kanal yang disediakan oleh perguruan tinggi dan Itjen. Pelaporan yang diunggah harus melewati kanal yang telah disediakan oleh perguruan tinggi dan juga Itjen,” jelas Tjitjik.

Informasi resmi tentang SNPMB 2024 dapat dilihat pada laman http://www.snpmb.bppp.kemdikbud.go.id dan akun media sosial SNPMB IG: @_snpmbbppp, Twiter/X: @snpmb_bppp, Tiktok: @snpmb_bppp, atau Facebook dan Youtube: SNPMB BPPP.

(YH/DZI/FH/DH/NH/SH/MSF)

*Humas Ditjen Diktiristek*

*Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi*

Laman : www.diktiristek.kemdikbud.go.id

FB Fanpage : @ditjen.dikti

Instagram : @ditjen.dikti

Twitter : @ditjendikti

Youtube : Ditjen Diktiristek

E-Magz Google Play : Satu Dikti

Tiktok : Ditjen Dikti

Mapala Sulfur UNTIDAR Jaga Ekosistem dengan Kegiatan Resik Kali

Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Sulfur UNTIDAR mengadakan kegiatan resik kali di Sungai Kalibening, RW 4 Potrobangsan, Kota Magelang, Rabu pagi (10/1). Kegiatan resik kali yang diikuti tiga puluh anggota Mapala Sulfur UNTIDAR mampu mengumpulkan sepuluh kantong berisi sampah sungai.

“Kegiatan ini bertujuan membuat aliran sungai menjadi bersih, mengembalikan ekosistem sungai yang baik, serta  menghindari penumpukan sampah yang bisa mengakibatkan banjir,” kata anggota Mapala Sulfur, Hanan.

Tiga puluh anggota Mapala Sulfur dibagi menjadi dua tim di dua lokasi untuk mempercepat proses pembersihan sungai.  Ia melanjutkan, kegiatan ini mendapatkan sambutan baik dari masyarakat sekitar.

“Masyarakat sekitar ingin mengembalikan ekosistem aliran air menjadi sama seperti dulu. Ketika datang pertama kali ke Magelang tahun 1960-an, aliran air masih sangat jernih dan ekosistemnya masih sangat terjaga,” kata Adi, Ketua RW 4 Potrobangsan yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Anggrek Potrobangsan, serta tergabung dalam Komunitas Lingkungan Kali Bersih.

Ia berharap, kegiatan resik kali dapat terus berjalan untuk mengupayakan ekosistem aliran air Sungai Kalibening yang lebih baik sekaligus mempererat silaturahmi masyarakat sekitar dengan mahasiswa UNTIDAR.

Salah seorang peserta resik kali, Arjuna, juga membagikan pengalamannya. Menurutnya, kegiatan ini bentuk kepedulian mahasiswa UNTIDAR terhadap lingkungan di sekitarnya.

“Kegiatan yang sangat positif dan menghasilkan output yang positif. Kegiatan yang harus terus berjalan dan terus berkembang. Sehingga, terus terjaga lingkungan yang bersih dan sehat. Caranya dengan saling menjaga dan peduli akan lingkungan,” pungkasnya.

 

Reporter: Hanan, Mapala Sulfur
Editor: Isaka, Magang Humas Untidar

UNTIDAR Gelar Pelepasan Mahasiswa PMM Inbound 3

Isak tangis peserta Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) pecah usai acara Pelepasan Mahasiswa PMM inbound 3, yang diselenggarakan oleh Universitas Tidar di Gedung Kuliah Umum Dr. H.R. Suparsono UNTIDAR, Selasa (09/01/2024).

Rektor Universitas Tidar, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. dalam sambutannya memberi apresiasi kepada peserta PMM inbound 3 yang telah menyelesaikan studinya di Universitas Tidar.

“Kami sangat berharap program ini dapat menyatukan kita, Indonesia. Dari tempat-tempat berbeda mengenal Magelang, mengenal Jawa. Saya yakin ini akan menjadi inspirasi untuk dibawa pulang. Goresan cerita dalam benak akan bermakna. Dengan cara ini pula, kami berharap UNTIDAR juga makin dikenal. Selain itu, nama Magelang juga dikenal di seluruh Indonesia,” tuturnya.

PMM inbound 3 tahun 2023 diikuti 31 mahasiswa dari 16 universitas di Indonesia. Selain kegiatan akademik, mereka mengikuti kegiatan non akademik dalam mata kuliah Modul Nusantara. Koordinator PMM inbound 3 UNTIDAR, Ikhwan Taufik, S.Pd., M.Eng. berharap, peserta PMM inbound 3 mendapat ilmu yang bermanfaat selama satu semester belajar di UNTIDAR.

“Teman-teman PMM inbound ini melalui Modul Nusantara telah mengunjungi berbagai tempat ibadah klenteng, masjid, gereja, dan sebagainya selama berkuliah di sini. Termasuk Candi Prambanan, Candi Borobudur, Gereja Ayam, Museum Akmil dsb.. Ada pula kunjungan kewirausahaan ke sentra usaha keramik dan pothil. Selain itu, mereka juga melakukan kontribusi sosial di salah satu panti asuhan di Magelang,” jelasnya.

Acara pelepasan turut dimeriahkan dengan nyayian dan tarian tradisional dari mahasiswa PMM Inbound 3. Selain itu, acara ini menampilkan kompilasi video kilas balik kegiatan mereka selama berkuliah di UNTIDAR. Seketika ruangan dipenuhi isak tangis haru peserta Mahasiswa PMM Inbound 3.

Kepala Suku PMM inbound 3, Johannes Parsaoran Nainggolan dari Universitas Jambi mengungkapkan rasa terima kasih kepada UNTIDAR. Ia merasa, sambutan baik para dosen dan teman-teman UNTIDAR  membantunya selama berkuliah di Magelang.

“Terima kasih kepada UNTIDAR telah menerima PMM 3 dengan baik. Kesan hangat yang diberikan sangat berharga, serta ilmu yang di dapat di UNTIDAR akan menjadi pengalaman serta wawasan baru untuk kami semua,” ungkapnya.

 

Penulis : Kerin

Editor : Isaka

667 Mahasiswa KKN UNTIDAR Siap Mengabdi di 65 Desa Kabupaten Magelang

Universitas Tidar secara resmi menerjunkan 667 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 65 desa di wilayah Kabupaten Magelang, Senin (8/1). KKN UNTIDAR periode Semester Gepan Tahun Akademik 2023/2024 ini dilaksanakan 8 Januari – 9 Februari 2023.

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNTIDAR, Dr. Dra. Eny Boedy Orbawati, M.Si. menjelaskan 22 dosen akan mendampingi 66 kelompok yang akan melaksanakan KKN. Setiap kelompok sudah membuat program kegiatan yang atas bimbingan dosen pendamping untuk diimplementasikan pada masyarakat.

“Para mahasiswa sudah mendapatkan pembekalan dua kali, pertama secara online dan kedua secara offline. Kami dari LPPM menekankan bagaimana mahasiswa KKN harus menjunjung tinggi etika bermasyarakat mahasiswa. Junjunglah tinggi nama baik dan almamater UNTIDAR melalui kegiatan KKN ini dan program yang kalian buat,” tuturnya.

Dr. Eny melanjutkan, nantinya kegiatan KKN juga melibatkan monitoring dan evaluasi oleh pimpinan UNTIDAR. Tahap terakhir kegiatan ini adalah penilaian untuk setiap peserta.

Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Suyitno, M.Sc. hadir dan berpesan agar mahasiswa peserta KKN selalu menjaga kesehatan hingga akhir kegiatan nanti agar studinya tetap berjalan baik. Ia juga mengingatkan makna menjadi mahasiswa yang membanggakan.

“Saya pengin mengajak kalian menjadi orang yang bangga pada dirinya sendiri atas capaian dan perilaku kalian. Banggalah karena punya perilaku yang baik dan punya capaian yg baik. Jaga Kesehatan karena kalian masih punya tugas menyelesaikan perkuliahan hingga lulus,” jelasnya.

Prof. Suyitno juga mengingatkan makna almamater dan alumnus serta bagaimana setiap mahasiswa harus memahami asal-usul katanya sekaligus berbangga dengan UNTIDAR.

“Mahasiswa UNTIDAR harus memiliki rasa bangga terhadap almamater kampus, salah satunya dengan menghafal lagu himne UNTIDAR. Kata ‘alma-mater’ berasal dari bahasa Yunani yaitu ‘ibu asuh’. Orang tua menitipkan anaknya kepada orang-orang yang dianggap pantas sebagai ibu asuh. Sementara alumnus artinya  anak yang pernah diasuh,” urainya.

Ia berharap, setiap alumnus untidar akan bekerja sebaik-baiknya dan membanggakan bagi alumnus lain dan almamater.

Pelepasan mahasiswa KKN kali ini juga dimeriahkan oleh kesenian Gedruk yang dibawakan oleh pemuda Desa Dumpoh. Makna Tari Gedruk adalah sikap pantang menyerah yang diharapkan dapat memberi semangat untuk para mahasiswa peserta KKN UNTIDAR.

Penulis :

Yusnia Dewi Ardan dan Zukhruf Hidayah

Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi, Fisipol

Editor : Isaka

UNTIDAR Panen 20.000 Ayam Pedaging

Universitas Tidar berhasil memanen 20.000 ekor ayam pedaging di Bandongan Teaching Farm, Selasa-Rabu (2-3/1). Rektor Universitas Tidar, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. didampingi Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan Dr. Astuty, M.Pd. turut hadir untuk mengawasi proses panen ayam.

Panen ayam kali ini dianggap jauh lebih menguntungkan dibandingkan panen sebelumnya. Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. mengungkapkan, Bandongan Teaching Farm pernah tiga kali panen tetapi hasil panen tidak sebanyak sekarang. Keberhasilan panen kali ini dinilai berpotensi menghasilkan revenue bagi Universitas Tidar.

Rektor berharap, Bandongan Teaching Farm menjadi unit usaha yang membantu biaya operasional UNTIDAR menuju Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN BLU).

“Karena kita secara institusi diharapkan berubah dari PTN Satuan Kerja (Satker) ke PTN BLU, kemudian ke PTN Badan Hukum, maka mau tidak mau harus mengarah kepada usaha kemandirian. Dengan usaha ini, kita akan mendapatkan income (pemasukan) yang dapat digunakan untuk operasional berjalanya lembaga pendidikan kita,” terangnya.

Unit Bandongan Teaching Farm merupakan agrokompleks yang dikelola oleh UNTIDAR. Selain sebagai tempat penelitian dan pendidikan, unit ini juga dialokasikan sebagai unit usaha persiapan Untidar menuju PTN-BLU.

Penulis: Kerin

Pembekalan KKN, Rektor Harap Mahasiswa UNTIDAR Bisa Menerapkan Ilmu Kuliahnya

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Tidar Gelombang II Tahun Akademik 2023/2024 akan kembali dilaksanakan pada Januari 2024. Sebelum terjun langsung, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) menyelenggarakan pembekalan kepada peserta KKN UNTIDAR.

“Mahasiswa harus mempersiapkan diri sebelum terjun langsung di lapangan dan mampu menerapkan ilmu yang didapat selama perkuliahan di masyarakat,” ungkap Rektor, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si.

Pembekalan KKN diselenggarakan, Rabu (3/1) di Gedung Kuliah Umum dr. H.R. Suparsono, Kampus Tuguran UNTIDAR. Peserta pembekalan adalah 667 mahasiswa yang dibagi dalam 65 kelompok dan ditempatkan pada 9 Kecamatan 60 Desa yang ada di Kabupaten Magelang. Kecamatan yang dituju meliputi Kecamatan Bandongan, Borobudur, Kajoran, Kaliangkrik, Mungkid, Windusari, Salaman, Tempuran, dan Srumbung. Kegiatan KKN sendiri akan dilaksanakan tanggal 8 Januari 2024 hingga 9 Februari 2024

Tujuan dari acara pembekalan disampaikan oleh Ketua LPPM UNTIDAR, Dr. Dra. Eny Boedi Orbawati, M.Si.,  untuk mengingatkan mahasiswa tentang prinsip etika pergaulan di lokasi KKN.

“Mahasiswa perlu memahami prinsip etika pergaulan di lokasi KKn yaitu rukun, hormat, moral/kesusilaan dan keindahan/keserasian,” jelasnya.

Pemahaman prinsip etika ini bertujuan membentuk mahasiswa yang bertanggung jawab, berkualitas, dan memiliki integritas.

“Agar terhindar dari konflik, ikhlas untuk  menghormati orang lain, menghormati tata aturan/hukum yang  telah ditetapkan atau yang berlaku di  masyarakat, mampu mengendalikan diri dari perbuatan tercela,” tambahnya.

Pembekalan KKN ini menghadirkan 3 narasumber yaitu Bappeda Kabupaten Magelang oleh Bapak Eko Supriyadi, Pemberdayaan Masyarakat Desa yang disampaikan oleh Kepala BBPPM, Dr. Ir. Widarjanto, dan Prof. Dr. Suyitno, S.T., M.Sc. IPM sebagai Academic Leader 2022 bidang Sains dan Teknologi, Dirjen Diktiristek sekaligus Wakil Rektor Bidang Akademik UNTIDAR mengenai Citizen Jurnalism dan etika bermasyarakat.

KKN pada tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Fokus KKN tahun ini mahasiswa yaitu  dapat membantu mengenai pendataan Anak Tidak Sekolah (ATS) pada masing-masing desa tempat mahasiswa terjun KKN.

“Harapannya dengan adanya program Penanganan Anak Tidak Sekolah (PATS) dapat meningkatkankan angka keberlanjutan sekolah di desa yang terletak di Kabupaten Magelang, jadi mahasiswa yang mau terjun KKN tahun ini dapat membantu pendataan Anak Tidak Sekolah (ATS) dengan mengisi melalui aplikasi yang disediakan”, ungkap Eko Supriyadi.

Perwakilan peserta KKN mengaku pembekalan ini bermanfaat sebagai persiapan terjun langsung ke masyarakat.

“Informasi yang di sampaikan oleh narasumber bisa menjadi pengantar saat KKN terjun ke masyarakat nantinya, mengingat mereka sudah sangat berpengalaman dalam bidangnya, dan juga nasehat yang mereka sampaikan bisa menjadi bekal bagi kami dalam melaksanan kegiatan KKN,” kata Adi Nugraha Pratama mahasiswa Fakultas Ekonomi.

 

Penulis :

Eni Octavia Ariyana dan Nikmatur Rohmah

Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi, Fisipol, UNTIDAR

 

Editor : Humas UNTIDAR

Sambut IISMA 2024 UNTIDAR Adakan Sosialisasi dan Bootcamp

Office of International Affair (OIA) Universitas Tidar mengadakan sosialisasi dan bootcamp IISMA, Selasa (2/1) melalui zoom meeting dan live YouTube OIA UNTIDAR.

UNTIDAR sebagai salah satu kampus yang berada dibawah naungan Kemendikbudristek berkesempatan untuk mengikuti program unggulan IISMA.

“Tujuan dari program ini yaitu untuk membantu mahasiswa menambah pengetahuan dan menggali softskill sehingga dapat bersaing dalam perkembangan zaman,” ungkap Dwitya Ari Nugraheni, Koordinator IISMA UNTIDAR.

IISMA (Indonesian International Student Mobility Awards) merupakan program beasiswa unggulan dari Kemendikbudristek untuk mendanai mahasiswa Indonesia dalam program mobilitasi selama satu semester (dalam kurun waktu 4-6 bulan) di kampus ternama luar negeri. Dalam melangsungkan programnya Kemendikbudristek juga bekerjasama dengan LPDP(Lembaga Pengelola Dana Pendidikan). Program IISMA sendiri dapat diikuti oleh semua mahasiswa semester 4 dan 6 yang berada di kampus bawah naungan Kemendikbudristek.

Dwitya sampaikan bahwa program IISMA ini semakin bertambah tahun semakin banyak pula peminatnya di kalangan mahasiswa. Dilihat dari  jumlah pendaftar yang semakin meningkat dari waktu ke waktu.

“Pada tahun 2021 terdapat 2.551 pendaftar, meningkat drastis di tahun 2022 menjadi 7.500 pendaftar, hingga tahun 2023 bertambah lagi menjadi 8000 pendaftar dari seluruh Indonesia yang antusias mengikuti program IISMA,” tambah Dwitya.

Dilihat dari peminatnya maka dapat disimpulkan bahwa program IISMA disambut dengan antusias oleh mahasiswa dari seluruh penjuru Indonesia di bawah naungan Kemendikbudristek.

Mahasiswa indonesia yang berhasil berangkat ke perguruan tinggi internasional dipersiapkan untuk menghadapi internasionalisasi, industri 4.0, dan merdeka belajar. Harapannya mahasiswa yang terpilih memiliki skill dan moral yang dapat merepresentasikan citra baik bangsa Indonesia. Oleh sebab itu proses seleksi di lakukan dengan ketat untuk menentukan mahasiswa unggulan yang layak. Proses seleksi yang di lakukan memanglah sangat ketat, namun sebanding dengan benefit yang akan di peroleh oleh awardee.

Tahun 2023, terdapat 2 mahasiswa yang sudah mengikuti program IISMA yaitu Maulana Yusuf di University Warswaw Polandia dan Dita Ariyantika Ramadhani di Middle East Technology University (METU), Turki. Keduanya adalah mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, FKIP.

Tahun 2024, program IISMA di UNTIDAR diharapkan dapat menarik minat mahasiswa lebih banyak dari tahun sebelumnya. Untuk menindaklanjuti hal tersebut, UNTIDAR mengadakan kegiatan Bootcamp sebagai ajang persiapan mahasiswa sebelum melakukan pendaftaran IISMA.

Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 17 hari yakni pada tanggal 8-25 Januari 2024 bertempat di Kampus Tuguran secara offline. Selama kegiatan tersebut, mahasiswa akan mempelajari materi tentang :

  1. Awardee’s attitude
  2. Latihan menulis essay
  3. Latihan wawancara
  4. Latihan tes kebangsaan
  5. Training IELTS
  6. English proficiency test

Mahasiswa yang sudah memenuhi kriteria dapat mendaftar melalui 3 jalur; yakni : reguler, afirmasi, dan Co funding. Mahasiwa yang lulus seleksi akan dikirim ke kampus ternama luar negeri yang sudah terjalin kerja sama sesuai dengan pilihan mahasiswa. Tentunya disertai dengan banyak benefit yang akan di peroleh oleh penerima beasiswa IISMA selama menempuh perkuliahan di kampus dan negara tujuan.

 

Penulis :

Eni Octavia Ariyana dan Nikmatur Rohmah

Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi, Fisipol, UNTIDAR

 

Editor : Humas UNTIDAR

UNTIDAR Launching Komunitas Tidar Awardee LPDP Hadirkan Direktur Beasiswa LPDP

Rektor Universitas Tidar, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si meresmikan komunitas Tidar Awardee LPDP, Jumat (29/12). Komunitas ini digagas oleh 20 alumni UNTIDAR penerima manfaat beasiswa LPDP untuk memfasilitasi mahasiswa dan alumni Universitas Tidar yang berkeinginan melanjutkan studi S2 dan S3 dengan beasiswa LPDP.

“Saya sangat senang tanpa perlu dioyak-oyak mereka secara sukarela datang kepada saya dan menyampaikan itikad baiknya untuk mendukung alumni Untidar agar bisa studi lanjut”, ujar Rektor saat membuka acara launching komunitas tidar awardee lpdp.

Beasiswa LPDP adalah program beasiswa yang dibiayai oleh pemerintah Indonesia melalui pemanfaatan Dana Pengembangan Pendidikan Nasional (DPPN) dan dikelola oleh LPDP untuk pembiayaan studi lanjut pada program Magister atau program Doktoral di Perguruan Tinggi terbaik di dalam dan di luar negeri.

Seluruh alumni UNTIDAR yang tergabung dalam komunitas Awardee LPDP ini nantinya akan melakukan pendampingan dari persiapan berkas administrasi sampai mock test seleksi substansi atau seleksi wawancara.
Direktur Beasiswa LPDP, Ir.Dwi Larso MSIE,Ph.D menyampaikan bahwa penerima manfaat LPDP akan terus bertambah setiap tahunnya mengingat target Indonesia untuk lulusan S2 dan S3 pada tahun 2045 yaitu 9,8% atau sekitar 20 juta.

“Saat ini jumlah lulusan S2 dan S3 di Indonesia masih di angka 1 juta atau sekitar 0,52% tentu kita harus bekerja keras untuk mencapai angka tersebut agar kita bisa menjadi negara yang maju”, ucap Dwi Larso selaku direktur beasiswa LPDP.

Dwi Larso pada kesempatan ini menyampaikan informasi skema baru seleksi beasiswa LPDP yang juga disebut program prioritas. Materi yang disampaikan ini menurutnya baru selesai dirapatkan kemarin sore jadi masih sangat fresh from the oven.

Direktur Beasiswa LPDP tersebut juga menjamin proses seleksi LPDP clean dan transparan.

“Bangsa ini berhak mendapatkan putra putri terbaik, maka saya jamin proses seleksi LPDP ini bebas dari intervensi dan titipan siapapun, nama saya taruhannya”, tambah Dwi Larso.

Acara Launching Komunitas Tidar Awardee LPDP ini dihadiri 82 peserta dari mahasiswa, alumni, dan dosen UNTIDAR.

Penulis : Ali Yasfi

Editor : Humas UNTIDAR

Inisiasi Pusat Studi Pariwisata dan Kebudayaan, UNTIDAR Gandeng Budayawan dan Pelaku Pariwisata.

Rektor Universitas Tidar (UNTIDAR), Prof. Dr. Sugiyarto, M. Si. didampingi oleh sekretaris LPPM, Dr. Ericka Darmawan, S.Pd., M.Pd., Tim perintis Pusat Studi Pariwisata dan Kebudayaan, dan Prodi  Pariwisata bertemu dan berdiskusi dengan segenap Budayawan dan pelaku pariwisata Magelang dan Kedu di Borobudur International Golf and Country Club, Magelang, Sabtu (23/11/2023).

Pertemuan ini bertujuan untuk mendapatkan dukungan, pencerahan serta ajakan kerjasama pengembangan pariwisata Borobudur dan sekitarnya sebagai upaya peningkatan peran UNTIDAR sebagai satu-satunya PTN di Magelang.

“Penting bagi UNTIDAR berperan aktif secara Akademis dalam pembangunan Pariwisata di Selingkar Kedu,” sebut Rektor. “Apalagi Kita akan menginisiasi Pusat Studi Pariwisata dan Kebudayaan. Dalam hal ini UNTIDAR punya kewajiban meningkatkan kualitas SDM para pelaku wisata dan kebudayaan.”

Di kesempatan itu, Dewan Penyantun UNTIDAR yang sekaligus merupakan pendiri sekaligus Chairman Jababeka Group., S.D. Darmono, mendukung keterlibatan UNTIDAR dalam industri pariwisata dan Kebudayaan. “Kami siap membantu UNTIDAR sebagai PTN, dalam upayanya untuk meningkatkan kualitas SDM di Indonesia, khususnya di Jawa Tengah, untuk meningkatkan kualitas sektor Pariwisata dan preservasi kebudayaan lokal di Magelang yang memiliki ikon dunia yaitu Candi Borobudur. Sehingga dapat membantu menyejahterakan masyarakat dan pelestarian budaya,” jelasnya.

Ikut hadir dalam diskusi tersebut, Effendi Hansen (duta wisata spiritual Candi Borobudur/Wakil Presiden Asosiasi Buddha Tour Operator), Liem Chie An (ketua umum Borobudur Marathon), Haris Hudiyanto (General Manager Borobudur International Golf and Country Club/Wakil Ketua PHRI Magelang), Budi Cahyadi, dan Anto Tri dari Yayasan Tidar Heritage Foundation.

Penulis dan Editor : Humas UNTIDAR